cover
Contact Name
Yunilda Rosa
Contact Email
admin@stik-sitikhadijah.ac.id
Phone
+62711-315010
Journal Mail Official
admin@stik-sitikhadijah.ac.id
Editorial Address
Jl. Demang Lebar Daun Pakjo Palembang , Telp 0711-315010, Fax 0711-315010 email : yunildarosa2018@gmail.com admin@stik-sitikhadijah.ac.id
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
ISSN : 20874847     EISSN : 26863677     DOI : https://doi.org/10.52395/jkjims.v11i2.326
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences is a collection of health scientific articles. We regularly publish the issues in June and December. The journal accepts research-based papers, literature/health research regarding of pharmacy, nursing public science and midwifery. This journal published by STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG
Articles 148 Documents
GAMBARAN GANGGUAN MENSTRUASI AKSEPTOR KONTRASEPSI SUNTIK 1 BULAN DAN 3 BULAN DI BPM SUNDARI PALEMBANG TAHUN 2015 Marlini Siswondo
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 7 No 12 (2017): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v7i12.63

Abstract

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menunjukkan penggunaan alat kontrasepsi di dominasi jenis suntikan KB sebesar 34,4%. Pada kontrasepsi suntik 3 bulan gangguan menstruasi 50% klien mengalami amenorreasetelah lebihdarisatutahun.yang menggunakansuntik 1 bulan (kombinasi) mengalamiperdarahantidakteraturterjaditerutamaselamatigabulanpertama dan sebagian besar klien mengalami siklusmenstruasi teratursetelah tigabulan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran gangguanmenstruasiakseptorkontrasepsisuntik 1 bulan dan 3 bulan di BPM Sundari Palembang tahun 2015. Desain penelitian ini adalah deskriptif sederhana. Populasi adalah seluruh akseptor kontrasepsi yang datang ke Bidan Praktek Mandiri dengan menggunakan lembar kuesioner secara accidental sampling. Jumlah sampel 96 responden.Hasil yang didapatkan adalah distribusi frekuensi responden yang mengalami gangguan menstruasi sebanyak 68 responden (70,83%) dan yang tidakmengalamigangguanmenstruasisebanyak 28 responden (23,17%). Disarankan kepada pihak BPM agar dapat meningkatkan penyuluhan kesehatan khusunya tentang gangguan menstruasi pada akseptor kontrasepsi suntik, agar pengetahuan akseptor khususnya akseptor kontrasepsi suntik dari kalangan berpendidikan rendah lebih baik.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL DARAH TIKUS PUTIH JANTAN GALUR Gita susanti; Sonni Bramantio
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 8 No 02 (2018): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v8i02.134

Abstract

Hiperkolesterol adalah suatu kondisi dimana jumlah kolesterol di dalam darah melebihi batas normal (150 mg/dL). Penelitian ini dilakukan untuk mengamati pengaruh pemberian ekstrak etanol 96% kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap kadar kolesterol total darah tikus putih jantan galur Sprague-Dawley. Metode penelitian ini adalah pre and post test control group design. Tikus Sprague-Dawley jantan sebanyak 25 ekor dibagi sebanyak 5 kelompok perlakuan. Kelompok 1 (kontrol negatif) diberi aquadest, kelompok 5 (kontrol positif) diberi Gemfibrozil, sedangkan kelompok 2,3, dan 4 diberi ekstrak dengan dosis 125, 250, dan 500 mg/KgBB. Sebelum diberi perlakuan, tikus diberi pakan tinggi lemak yang terdiri dari 150 gram pakan standar, 20 gram kuning telur puyuh dan 50 gram margarin. Pakan tinggi lemak diberikan selama 1 minggu. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol kulit buah rambutan dosis 125, 250, dan 500 mg/KgBB dapat menurunkan kolesterol sebesar 17,81%, 34,98%, dan 52,35%. Data yang diperoleh dianalisis secara komputerisasi menggunakan One-Way ANOVA (PValue≤ 0,05).
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I PADA IBU BERSALIN DI BPM RABIAH PALEMBANG TAHUN 2017 Meta Rosdiana; Asih Fatriansari; Popi Vitaloka Oktavaini Nasaru
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 8 No 02 (2018): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v8i02.135

Abstract

Upaya dalam mengatasi nyeri persalinan ada dua metode yaitu secara medis dan non medis. Tindakan non medis salah satunya adalah pemberian kompres hangat yang diberikan didaerah punggung bawah. Penelitian ini didasarkan dari hasil wawancara yang dilakukan di BPM Rabiah Palembang bahwa metode yang diunakan untuk mengatasi nyeri pada ibu bersalin adalah pijat punggung dan pemberian dukungan emosional, sedangakan pemberian kompres hangat belum pernah diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap tingkat nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin di BPM Rabiah Palembang tahun 2017. Desain penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental dengan pendekatan pretest dan postest. Sampel penelitian ini berjumlah 10 ibu bersalin normal di BPM Rabiah Palembang tahun 2017. Dalam penelitian ini tingkat nyeri persalinan sebelum intervensi tertinggi pada kelompok nyeri sedang sebesar 5 responden. Tingkat nyeri persalinan sesudah intervensi tertinggi berada pada kelompok nyeri ringan sebanyak 6 responden. Hasil uji statistik wilcoxon signed rank test didaptkan nilai p value adalah 0.003 maka dapat disimpulkan ada pengaruh kompres hangat terhadap tingkat nyeri persalinan di BPM Rabiah Palembang. Diharapkan penelitian ini dapat diterapkan di BPM Rabiah palembang agar dapat membantu mengatasi, mengurangi nyeri persalinan, dan memberikan rasa nyaman dan rileks pada ibu bersalin.
UJI EFEKTIVITAS DIURETIK EKSTRAK ETANOL BIJI MELINJO (Gnetum gnemon L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) Maya Ranti Wilsya; Yenni Agustin; Ingrit Pratiwi
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 8 No 02 (2018): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v8i02.136

Abstract

Melinjo banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai buah sekaligus sayuran. Biji melinjo mengandung senyawa alkaloid, flavonoid dan saponin yang memiliki khasiat sebagai diuretik. Diuretik merupakan obat yang dapat menambah kecepatan pembentukan urine. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek diuretik ekstrak etanol biji melinjo dan menganalisis hubungan konsentrasi ekstrak etanol biji melinjo terhadap efek diuretik pada tikus putih jantan galur wistar (Rattus norvegicus). Sebanyak 24 ekor hewan uji dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan, yaitu : kontrol negatif (suspensi CMC 0,5%), kontrol positif (suspensi furosemide 0,72 mg), suspensi ekstrak etanol biji melinjo 0,2 %, suspensi ekstrak etanol biji melinjo 0,4%, suspensi ekstrak etanol biji melinjo 0,8% dan suspensi ekstrak etanol biji melinjo 1,6%. Pengujian terhadap efek diuretik dilakukan dengan mengukur volume urine yang dikeluarkan selama 12 jam. Dari hasil post hoc menunjukkan kelompok perlakuan suspensi ekstrak etanol biji melinjo 0,8 % dan 1,6 % memberikan efek sebagai diuretik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN KADER POSYANDU DI KELURAHAN 26 ILIR KECAMATAN BUKIT KECIL PALEMBANG TAHUN 2017 Hamyatri Rawalilah
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 8 No 02 (2018): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v8i02.137

Abstract

Keaktifan kader Posyandu merupakan suatu perilaku atau tindakan nyata yang bisa dilihat dari keteraturan dan keterlibatan seorang kader dalam berbagai kegiatan Posyandu baik kegiatan di dalam maupun di luar Posyandu. Kehadiran kader begitu besar manfaatnya terhadap kegiatan posyandu, karena tanpa kader kegiatan posyandu tidak dapat berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, pelatihan, dan penghargaan dengan keaktifan kader Posyandu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik metode Cross Sectional. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan kuisioner, dengan 35 sampel kader Posyandu. Penelitian ini dilaksanakan di Posyandu Kelurahan 26 Ilir Palembang pada bulan Januari 2018. Hasil penelitian ini ada 16 responden kader Posyandu yang aktif sedangkan ada 19 responden kader Posyandu yang kurang aktif. Didapatkan nilai p value untuk masing-masing variabel independen, yaitu pendidikan (p=0,005), pengetahuan (p=0,017), pelatihan (0,001), pekerjaan (p=0,005), penghargaan (p=0,001), ada hubungan antara pendidikan, pengetahuan, pekerjaan, pelatihan dan penghargaan dengan keaktifan kader Posyandu di Kelurahan 26 Ilir Palembang tahun 2017. Berdasarkan hasil Penelitian disarankan Petugas Puskesmas dapat menambah pengetahuan kader, melengkapi sarana Posyandu, dan memberikan penghargaan Kader Posyandu agar Kader Posyandu akan lebih aktif lagi dalam kegiatan Posyandu untuk memberikan pelayanan kesehatan di Posyandu.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN PENDIDIKAN IBU DENGAN PEMBERIAN MP-ASI PADA BAYI Era Mardiah Sari; Nisa Afra Meidina
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 8 No 02 (2018): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v8i02.138

Abstract

MP-ASI adalah makanan yang diberikan selain ASI ketika bayi telah berusia 6 bulan. MP-ASI wajib diberikan kepada bayi saat usia telah mencapai 6 bulan karena pada usia tersebut ASI sudah tidak dapat memenuhi kebutuhan si bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan pendidikan ibu dengan pemberian MP-ASI pada bayi usia <6 bulan di RB Citra Palembang Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan metode Survey Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 Juni 2017. Populasi pada penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia <6 bulan di RB Citra Palembang pada bulan Maret – Mei yaitu sebanyak 206 orang, dan sampel sebanyak 43 orang. Pengambilan sampel mengunakan metode Non Random Sampling dengan teknik Accidental Sampling. Berdasarkan uji statistik pengetahuan diperoleh nilai p value 0,001<0,05, sedangkan pendidikan diperoleh p value 0,017<0,05, ini menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pengetahuan dan pendidikan ibu terhadap pemberian MPASI pada bayi usia <6 bulan di RB Citra Palembang Tahun 2017. Diharapkan bagi petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan kesehatan untuk memberikan informasi kesehatan sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu khususnya tentang pemberian MP-ASI yang tepat.
UJI AKTIFITAS ANTIPIRETIK EKSTRAK RIMPANG KENCUR (Kaemferia galanga L.) TERHADAP TIKUS PUTIH GALUR WISTAR (Rattus norvegicus Yeni Agustin; Maya Wilsya; Muhammad Rizki Tolanda
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 8 No 02 (2018): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v8i02.140

Abstract

Demam dapat didefinisikan dengan suatu keadaan suhu tubuh di atas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus, Salah satu tanaman yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai obat tradisional adalah kencur. Rimpang kencur mengandung beberapa senyawa aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antipiretik ekstrak rimpang kencur dan mengetahui dosis berapa ekstrak rimpang kencur yang dapat menimbulkan efek pada tikus jantan galur wistar . Sebanyak 24 ekor tikus putih jantan wistar di bagi menjadi 6 kelompok perlakuan: yaitu suspensi ekstrak rimpang kencur dengan variasi dosis 4 mg/g BB; 5 mg/g BB; 6 mg/g BB; 7 mg/g BB; paracetamol 9 mg/g BB; dan larutan CMC 0,5%). Pengujian terhadap efek antipiretik dilakukan dengan cara mengukur suhu rektal tikus putih jantan wistar dengan interval waktu 30 menit sampai ke 180 menit. Data yang diperoleh di analisis dengan spss ver.20, uji one way ANOVA untuk melihat perbedaan rata-rata setiap kelompok perlakuan. Pada dosis ektrak rimpang kencur 7 mg/g BB menunjukan tidak adanya perbedaan yang signifikan dengan paracetamol pada menit ke 150. Hal ini berarti semakin tinggi dosis maka semakin besar efek antipiretik yang akan dihasilkan.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN ANTIOKSIDAN SINTETIK TERHADAP KADAR SUPEROXIDE DISMUTASE (SOD) PADA AKTIVITAS FISIK ANAEROBIK Apriani; Hardi Darmawan; Theodorus
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 7 No 12 (2017): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v7i12.141

Abstract

Latar Belakang: Aktivitas fisik anaerobik dapat mengakibatkan terbentuknya radikal bebas sehingga dapat menyebabkan terjadinya stres oksidatif. Untuk mencegah terjadinya stres oksidatif diperlukan antioksidan sintetik. Salah satu contohnya adalah glisodin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian antioksidan sintetik dan plasebo terhadap kadar SOD pada aktivitas fisik anaerobik.Metode: Penelitian Randomised Controlled Trials, double blind dilaksanakan di Lapangan Olahraga Universitas Sriwijaya Bukit Palembang, sedangkan untuk pemeriksaan kadar SOD di Laboratorium Biologi Molekuler Universitas Sriwijaya Palembang. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 sampel yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dengan pemberian antioksidan sintetik (glisodin) sebanyak 2 kapsul (500 IU) dan kelompok plasebo dengan pemberian 2 kapsul kosong dengan warna, bentuk dan ukuran yang sama dengan glisodin.Hasil: Hasil penelitian melalui paired t-test menunjukkan bahwa rerata kadar SOD (dalam satuan Dalton) sebelum perlakuan pada kelompok glisodin 0,066 ± 0,059 dan sesudah perlakuan 1,135 ± 0,959, denganp value = 0,000, sedangkan pada kelompok plasebo sebelum perlakuan 0,059 ± 0,064 dan sesudah perlakuan 0,343 ± 0,224, dengan p value = 0,000. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar SOD yang signifikan pada kelompok perlakuan setelah diberikan antioksidan sintetik (glisodin).Kesimpulan: Ada perbedaan efektivitas pemberian antioksidan sintetik dan plasebo terhadap kadar SOD pada aktivitas fisik anaerobik.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN MANAJEMEN DIRI PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALANG-ALANG LEBAR PALEMBANG Dewi Rury Arindari; Rina Lestari
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 01 (2019): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v9i01.142

Abstract

Penyakit kronik merupakan suatu kondisi medis atau masalah kesehatan yang berkaitan dengan gejala-gejala atau kecacatan yang membutuhkan penatalaksanaan jangka panjang. Data International Diabetes Federation (IDF) tahun 2013, diketahui bahwa Diabetes Mellitus menyebabkan 5,1 juta kematian, dengan penderita meninggal setiap 6 detik. Diabetes Mellitus menghabiskan dana kesehatan setidaknya 548 juta USD dan sekitar 11% dari total yang dihabiskan diberikan kepada penderita dewasa dalam rentang usia 26-45 tahun, Diabetes mellitus biasanya didiagnosis pada orang dewasa usia 40 atau lebih. Semakin meluasnya pola makan dan gaya hidup tidak sehat, mengakibatkan ratarata usia penderita diabetes mellitus kini bergeser semakin muda. Tujuan penelitian ini diketahuinya hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen diri pada penderita Diabetes Mellitus di Wilayah Kerja Puskesmas Alang-Alang Lebar Palembang. Rancangan penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Analisa univariat dan bivariat dengan chi square digunakan untuk menganalisa data. Populasi dalam penelitian adalah penderita Diabetes Mellitus yang berkunjung ke Puskesmas Alang-Alang Lebar dan tinggal dengan keluarga minimal tiga bulan terakhir, serta telah didiagnosa dokter menderita Diabetes Mellitus dalam 6 bulan terakhir. Besaran sampel dalam penelitian adalah 51 responden dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan manajemen diri penderita Diabetes Mellitus dengan dengan ρ value = 0,01. Diharapkan perawat Puskesmas Alang-Alang Lebar Palembang dapat memberikan pendidikan kesehatan secara rutin tentang pentingnya keluarga terhadap manajemen diri penderita Diabetes Mellitus.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS DENGAN LAMA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI BPM NANI SURYANTI PALEMBANG TAHUN 2019 Meta Rosdiana
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 01 (2019): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v9i01.143

Abstract

Luka perineum adalah robekan yang terjadi pada perineum pada saat persalinan, lama penyembuhan luka perineum yang baik adalah ≤ 7 hari dikatakan sembuh apabila luka kering, tidak ada kemerahan, tidak ada pembengkakan dan jaringan menyatu. Ibu nifas yang mengalami luka perineum terjadi peningkatan setiap tahun di Bidan Praktik Mandiri Nani Suryanti Palembang yaitu sebesar 70,77% pada tahun 2018 dan 66,20% pada tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan lama penyembuhan luka perineum di Bidan Praktik Mandiri Nani Suryanti Palembang Tahun 2019. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 April s/d 07 Mei 2019. Metode penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Besar sampel adalah 31 responden diambil dengan teknik Accidental Sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Chi Square. Hasil univariat didapatkan lama penyembuhan luka perineum baik sebesar 19 (61,3%) dan kurang baik sebesar 12 (38,7%) dan hasil bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu nifas dengan lama penyembuhan luka perineum dengan nilai p value = 0,010 < α 0,05 dan terdapat hubungan antara sikap ibu nifas dengan lama penyembuhan luka perineum dengan nilai p value =0,002 < α 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi Bidan Praktik Mandiri Nani Suryanti agar dapat mengupayakan dan meningkatkan pelayanan kesehatan terutama pada ibu nifas yang mengalami luka perineum dengan memberikan asuhan tentang cara menjaga dan melakukan perawatan luka perineum sampai luka perineum sembuh dan membaik.

Page 3 of 15 | Total Record : 148