Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Asuhan Sayang Ibu terhadap Kecemasan Ibu dalam Menghadapi Proses Persalinan di BPM CH Mala Palembang Damayanti, Mia; Rosdiana, Meta
Jurnal Kesehatan Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.153 KB) | DOI: 10.26630/jk.v7i2.196

Abstract

Salah satu masalah yang timbul dalam proses persalinan adalah munculnya kecemasan yang menyebabkan persalinan lama, dan menyebabkan komplikasi, untuk mengurangi tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan, tenaga kesehatan dituntut agar memberikan perawatan kepada ibu secara maksimum untuk mengurangi tingkat kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan yang berupa asuhan sayang ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh asuhan sayang ibu terhadap kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan di BPM CH Mala Palembang tahun 2016. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental designs dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dan besar sampel didapatkan 23 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata skor kecemasan sebelum diberikan asuhan sayang ibu adalah 37,22 dan nilai rata-rata skor kecemasan sesudah diberikan asuhan sayang ibu adalah 19,87. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji T dependen didapatkan nilai ρ-value=0,005 artinya ada pengaruh asuhan sayang ibu terhadap kecemasan ibu dalam menghadapi proses persalinan. 
PENGARUH KOMPRES HANGAT TERHADAP TINGKAT NYERI PERSALINAN KALA I PADA IBU BERSALIN DI BPM RABIAH PALEMBANG TAHUN 2017 Meta Rosdiana; Asih Fatriansari; Popi Vitaloka Oktavaini Nasaru
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 8 No 02 (2018): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v8i02.135

Abstract

Upaya dalam mengatasi nyeri persalinan ada dua metode yaitu secara medis dan non medis. Tindakan non medis salah satunya adalah pemberian kompres hangat yang diberikan didaerah punggung bawah. Penelitian ini didasarkan dari hasil wawancara yang dilakukan di BPM Rabiah Palembang bahwa metode yang diunakan untuk mengatasi nyeri pada ibu bersalin adalah pijat punggung dan pemberian dukungan emosional, sedangakan pemberian kompres hangat belum pernah diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompres hangat terhadap tingkat nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin di BPM Rabiah Palembang tahun 2017. Desain penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental dengan pendekatan pretest dan postest. Sampel penelitian ini berjumlah 10 ibu bersalin normal di BPM Rabiah Palembang tahun 2017. Dalam penelitian ini tingkat nyeri persalinan sebelum intervensi tertinggi pada kelompok nyeri sedang sebesar 5 responden. Tingkat nyeri persalinan sesudah intervensi tertinggi berada pada kelompok nyeri ringan sebanyak 6 responden. Hasil uji statistik wilcoxon signed rank test didaptkan nilai p value adalah 0.003 maka dapat disimpulkan ada pengaruh kompres hangat terhadap tingkat nyeri persalinan di BPM Rabiah Palembang. Diharapkan penelitian ini dapat diterapkan di BPM Rabiah palembang agar dapat membantu mengatasi, mengurangi nyeri persalinan, dan memberikan rasa nyaman dan rileks pada ibu bersalin.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS DENGAN LAMA PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI BPM NANI SURYANTI PALEMBANG TAHUN 2019 Meta Rosdiana
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 9 No 01 (2019): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v9i01.143

Abstract

Luka perineum adalah robekan yang terjadi pada perineum pada saat persalinan, lama penyembuhan luka perineum yang baik adalah ≤ 7 hari dikatakan sembuh apabila luka kering, tidak ada kemerahan, tidak ada pembengkakan dan jaringan menyatu. Ibu nifas yang mengalami luka perineum terjadi peningkatan setiap tahun di Bidan Praktik Mandiri Nani Suryanti Palembang yaitu sebesar 70,77% pada tahun 2018 dan 66,20% pada tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan lama penyembuhan luka perineum di Bidan Praktik Mandiri Nani Suryanti Palembang Tahun 2019. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 April s/d 07 Mei 2019. Metode penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Besar sampel adalah 31 responden diambil dengan teknik Accidental Sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan Chi Square. Hasil univariat didapatkan lama penyembuhan luka perineum baik sebesar 19 (61,3%) dan kurang baik sebesar 12 (38,7%) dan hasil bivariat menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu nifas dengan lama penyembuhan luka perineum dengan nilai p value = 0,010 < α 0,05 dan terdapat hubungan antara sikap ibu nifas dengan lama penyembuhan luka perineum dengan nilai p value =0,002 < α 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan bagi Bidan Praktik Mandiri Nani Suryanti agar dapat mengupayakan dan meningkatkan pelayanan kesehatan terutama pada ibu nifas yang mengalami luka perineum dengan memberikan asuhan tentang cara menjaga dan melakukan perawatan luka perineum sampai luka perineum sembuh dan membaik.
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SESUDAH PENDIDIKAN IMUNISASI DASAR DI BPM SUSILAWATI Meta Rosdiana; Anisah Khoiriah
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 10 No 01 (2020): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v10i01.305

Abstract

Imunisasi merupakan suatu tindakan untuk memberikan perlindungan atau kekebalan kepada tubuh bayi dan anak dengan menyuntikkan vaksin atau serum dari suatu penyakit yang telah dilemahkan kedalam tubuh. Imunisasi ini bertujuan untuk melindungi dan mencegah bayi dan anak – anak dari penyakit – penyakit yang menular atau berbahaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbedaan Pengetahuan Ibu Sebelum dan Sesudah Pendidikan Imunisasi Dasar di BPM Susilawati Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan desain Pre Ekperimental dengan pendekatan Pre and post test, dengan teknik pengambilan datanya menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia dibawah 1 Tahun di BPM Susilawati Palembang. Penelitian dilakukan pada Tanggal 22 Mei sampai Tanggal 11 Juni 2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan random sampling berstrata. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 36 orang. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon Matched Pair Test. Hasil dari penelitian ini rata-rata skor sebelum pendididkan Imunisasi Dasar 7,00 dengan (95 % CI : 6,66 – 7,62) dengan standar devisiasi 1,417. Tingkat skor terkecil adalah 5 dan tingkat skor terbesar adalah 10, sedangkan rata-rata skor sesudah pendidikan Imunisasi Dasar 9,00 dengan ( 95 % CI : 8,60 – 9,23) dengan standar divisiasi 0,937. Tingkat skor terkecil adalah 7 dan tingkat skor terbesar adalah 10. Hasil analisa bivariat menunjukan bahwa ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pendidikan imunisasi dasar dengan P value = 0,000. Dari hasil penilitian ini diharapkan lebih meningkatkan lagi penyuluhan tentang imunisasi dengan penyampaian yang lebih mudah dimengerti oleh ibu sehingga akan menimbulkan pengetahuan ibu yang lebih baik guna meningkatkan atau mencapai kesehatan yang optimal.
HUBUNGAN PENDAMPINGAN SUAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN DI RB CITRA PALEMBANG TAHUN 2018 admin; Meta Rosdiana
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 9 No 17 (2019): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v9i17.29

Abstract

Ketidaksiapan menghadapi proses persalinan akan menimbulkan rasa takut dan cemas pada ibu. Kecemasan yang dialami oleh ibu bersalin semakin lama akan semakin meningkat seiring dengan semakin seringnya kontraksi muncul sehingga keadaan ini akan membuat ibu semakin tidak kooperatif. Kehadiran suami atau pasangan sangat dianjurkan untuk mendampingi ibu selama persalinan karena pendekatan langsung dapat mendorong komunikasi diantara keduanya sehingga dapat mengatasi semua kekhawatiran. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pendampingan suami terhadap tingkat kecemasan ibu bersalin di Rumah Bersalin Citra Palembang Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Sampel berjumlah 28 responden diambil dengan teknik Accidental Sampling. Dari hasil uji Chi-Square diperoleh p value (0,030) < (0,05) yang artinya ada hubungan yang bermakna antara pendampingan suami pada ibu bersalin dengan tingkat kecemasan ibu bersalin. Pendampingan suami berhubungan dengan tingkat kecemasan ibu saat bersalin sehingga diharapkan persalinan dengan pendampingan suami menjadi lancar dan terjadinya komplikasi akibat cemas dapat diminimalkan.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN IBU HAMILTENTANG ANTENATAL CARE TERHADAP KEPATUHAN KUNJUNGAN KEHAMILAN DI PMB RABIAH PALEMBANG TAHUN 2020 Nelly Mariyam; Latifah; Meta Rosdiana; Tiara Pratiwi; Mardelia Astriani
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 12 No 24 (2022): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v12i24.176

Abstract

Abstrak Antenatal care (ANC) is a planned program in the form of observation, education, and medical treatment in pregnant women to obtain a process of pregnancy and childbirth are safe and satisfactory. On 2019, the coverange pregnant women visits (K1) at 96,73% and pregnant women visits (K4) at 95,19%.The purpose from this research is to know the Relationship characteristic and knowledge of pregnant women about Anc toward pregnancy visits. Kinds of this research used analytic survey through Cross Sectional approch. The population from this research were all the pregnant women in Alia Medika Health Center Palembang with the sample 61 respondents which took with accidental sampling technic. Data processed in a univariat analysis and bivariat analysis with Chi-Square test. The results from this research showed pregnant women with age at risk there were 70,5% and pregnant women not risk 29,5% and pregnant women with good knowledge there were 85,2% and low education 14,8%, pregnant women with good knowledge there were 85,2% and low knowledge 14,8% and pregnant women who work 73,8% and who did not work 26,2%. This research used Chi-Square test showed there was correlation between mother’s age with compliance visit pregnancy pregnant women’s knowledge about ANC toward pregnancy visits with p value = 0,029 and there was correlation between mother’s education with compliance visit pregnancy pregnant women’s knowledge about ANC toward pregnancy visits p value = 0,016 there was correlation between mother’s knowledge with compliance visit pregnancy pregnant women’s about ANC toward pregnancy visits with p value 0,016 there was correlation between mother’s job with compliance visit pregnancy pregnant women’s about ANC toward pregnancy visits with p value 0,048. Hoped for Alica Medica Health Center Palembang to improve service (K1-K4) appropriate national standards targets for society especially pregnant women.
MIDWIFERY STUDENT'S SATISFACTION ANALYSIS OF LABORATORY SERVICE WITH IMPORTANCE-PERFORMANCE ANALYSIS (IPA) METHOD AT STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG Meta Rosdiana; Rina Puspita
JURNAL KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jkb.v12i2.9193

Abstract

The laboratory­ is a place to apply theory, apply theoretical knowledge, and so on, equipped with tools and facilities with adequate quantity and quality. Service quality/satisfaction is everything that focuses on the efforts made to meet the needs and desires of users accompanied by accuracy in delivering them to create balanced suitability with user expectations. This study aims to analyze the satisfaction of midwifery students with laboratory services using the Importance-Performance Analysis (IPA) method at STIK Siti Khadijah Palembang and as an evaluation material in maximizing the quality of the midwifery study program. Simple random sampling technique, covering 80 students of midwifery students at levels 1, 2, and 3 starting on August 9 to August 15, 2022. This study resulted in the quality of service received by students not as expected, still incomplete hand washing facilities that can be used, lack of available toilets, and places of worship in the laboratory besides the lack of internet facilities in this case internet access is not yet available or not all lecturers/students can access the internet in the midwifery laboratory, it is hoped that improvements can be made to the priority of attributes that are in quadrant 1.
Perbedaan Jumlah Akseptor KB Hormonal pada Masa Sebelum Pandemi, Pandemi dan New Normal COVID-19 di RB Citra Palembang Meta Rosdiana; Rina Puspita
Indonesian Journal of Midwifery (IJM) Vol. 5 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Ngudi waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.048 KB) | DOI: 10.35473/ijm.v5i1.1269

Abstract

During the COVID-19 pandemic, health care resources were used to obtain masks, virology services, personal protective equipment, ventilators, building a special covid field hospital, and morgues. Emergency COVID-19 care takes up the time, resources, and space that would normally be used for routine care. The loss of reproductive health services, which some governments consider unimportant, poses significant challenges for health care providers and women of reproductive age. During the lockdown period, working from home, isolation, and other restrictions have hampered access to health services including contraceptive services. These factors can cause millions of unplanned pregnancies, millions of unsafe abortions and result in thousands of deaths. In 2010-2014, an estimated 44% of pregnancies worldwide were not undesirable and this figure could increase during the COVID-19 pandemic. People are afraid to come to the hospital or health care center cause of contracting COVID-19. This is not much different from the number of family planning acceptors in the maternity hospital and independent practice midwives, which makes mothers afraid to get midwifery services, especially for women who accept hormonal family planning, which has short-term effectiveness, which requires the acceptor to return to a health care provider. This research is to find out the difference in the number of hormonal family planning acceptors during the pre-pandemic, pandemic, and New Normal periods at the Citra Palembang Maternity Hospital. A cross-sectional design, the sample of this study is all the number of hormonal family planning acceptors in the pre-pandemic, pandemic, and New Normal period at the Citra Palembang Maternity Hospital in the period 12th December 2019-27th August 2020. Pre-pandemic is the normal period before the COVID-19 pandemic in Indonesia (during the pandemic 12th December 2019 to 1st March 2020. (79 days). The pandemic started when the Indonesian president first announced the first case of COVID-19 in Indonesia on March 2nd, 2020. The pre-pandemic period is from March 2nd to May 19th, 2020. (79 days). New normal Started when the Indonesian government issued a health protocol for the New Normal situation on May 20th, 2020, through the Decree of the Minister of Health. May 20th, 2020, to August 27th, 2020. (79 days). Data of family planning acceptors in pre-pandemic, 124 oral acceptors, 317 acceptors as 1-month injections, 419 acceptors as 3-months injections, and 16 implant acceptors. During the pandemic, 30 oral acceptors, 80 acceptors 1-month injections, 90 acceptors as 3-months injections, and 4 implant acceptors. New normal COVID-19, 45 oral acceptors, 100 acceptors as 1-month injections, 100 acceptors as 3-month injections, and 3 implant acceptors. This study concludes that all hormonal family planning visits decrease during the pandemic, this is because of the COVID-19 pandemic, people are reluctant to leave the house because of the risk of contracting COVID-19, especially to come to health service providers.Abstrak Masa pandemi COVID-19 sumber daya perawatan kesehatan digunakan untuk mendapatkan masker, layanan virologi, alat pelindung diri, ventilator, membangun rumah sakit lapangan khusus COVID-19, dan kamar mayat. Perawatan darurat COVID-19 menyita waktu, sumber daya, dan tempat yang biasanya digunakan untuk perawatan rutin. Selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), bekerja dari rumah, isolasi, dan pembatasan lainnya telah menghambat akses pelayanan kesehatan termasuk layanan kontrasepsi. Pada 2010-2014, diperkirakan 44% kehamilan di seluruh dunia tidak diinginkan dan angka ini dapat meningkat selama masa pandemi COVID-19. Pandemi di Indonesia membuat kekhawatiran masyarakat untuk datang ke fasilitas kesehatan. karena takut tertular COVID-19. Perlu diberikan edukasi kesehatan yang tepat dan lengkap agar masyarakat yang memang membutuhkan layanan kesehatan non COVID-19 tidak takut berobat ke pelayanan kesehataan. Hal tersebut tidak jauh berbeda dengan jumlah akseptor KB pada rumah bersalin dan bidan praktek mandiri yang membuat ibu takut untuk mendapatkan pelayanan kebidanan, khususnya bagi wanita akseptor KB hormonal. Terlebih untuk KB hormonal yang memiliki jangka efektivitas pendek yang mengharuskan akseptor untuk kembali lagi ke penyedia layanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan jumlah akseptor kb hormonal pada masa sebelum pandemi, pandemi dan New Normal COVID-19 di Rumah Bersalin Citra Palembang. Desain penelitian cross sectional, sampel penelitian ini adalah semua jumlah akseptor KB Hormonal pada masa sebelum pandemi, pandemi dan New Normal COVID-19 di Rumah Bersalin Citra Palembang pada rentang waktu 12 Desember 2019- 27 Agustus 2020. Sebelum pandemi bila melakukan kunjungan KB pada 12 Desember 2019 sd 1 Maret 2020. Masa Pandemi, bila melakukan kunjungan KB pada 2 Maret sd 19 Mei 2020. New normal COVID-19, bila melakukan kunjungan KB pada 20 mei 2020 sd 27 Agustus 2020. Data akseptor KB sebelum pandemi, pil 124 akseptor, KB 1 bulan 317 akseptor, KB 3 bulan sebanyak 419 akseptor, dan akseptor KB implan 16 akseptor. Masa pandemi, PIL 30 akseptor, KB 1 bulan 80 akseptor, akseptor KB 3 Bulan 90 akseptor, dan akseptor KB implan 4 akseptor. Masa new normal COVID-19, pil 45 akseptor, akseptor KB 1 bulan 100 akseptor, akseptor KB 3 Bulan sebanyak 100 akseptor, dan akseptor KB implan 3 akseptor. Kesimpulan hasil penelitian ini memiliki hasil yang seragam yakni bahwa semua kunjungan KB hormonal menurun pada masa pandemi, hal ini karena keadaan pandemi COVID-19 masyarakat membatasi diri keluar rumah karena beresiko tertular COVID-19, terlebih untuk datang ke penyediaa layanan kesehatan.
KARAKTERISTIK WANITA PENDERITA KANKER SERVIKS DI RUMAH SAKIT MUHAMMADYAH PALEMBANG TAHUN 2022 Meta Rosdiana; Nelly Mariyam; Sri Muliasari; Annisa Khoiriah; Latifah
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 13 No 26 (2023): Journal of Health and Development
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v13i26.255

Abstract

Latar Belakang : Kanker serviks mempunyai insiden yang tertinggi hampir 27% diantara penyakit kanker lain dan menjadi penyebab utama kematian wanita penderita kanker serviks menurut World Health Organization (WHO). Tujuan : Untuk mengetahui karakteristik wanita penderita kanker serviks di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2022. Metode : penelitian menggunakan deskriptif dengan menggunakan pendekatan crossectiona. Hasil : Penelitian karakteristik wanita penderita kanker serviks lebih banyak pada wanita yang berumur 35 tahun (83,7%), pada mereka berpendidikan SMA (77,6%), serta dengan paritas 3 anak (79,6%). Kesimpulan dari penelitian ini kejadian kanker serviks di Rumah Sakit Muhammadiyah Palemabang tahun 2022 banyak terjadi pada wanita yang berumur tua, berpendidikan rendah, serta paritas tinggi. Saran : Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk bisa memberikan promosi kesehatan kepada masyarakat khususnya tentang kanker serviks.
HUBUNGAN ANTARA INISIASI MENYUSU DINI (IMD) DENGAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU POST PARTUM Rina Puspita; Meta Rosdiana
Excellent Midwifery Journal Vol. 6 No. 1 (2023): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v6i1.244

Abstract

Involusi  uterus  merupakan  salah  satu  indikator  penting  dalam  melihat  kepulihan  ibu  pada  masa   nifas,   pemberian   inisiasi   menyusui   dini   diyakini   dapat   mempercepat involusi  uterus, akibat kontraksi otot-otot polos uterus. Proses involusi uterus disertai dengan penurunan tinggi fundus uteri (TFU). Untuk mengetahui proses involusi uteri dengan melakukan pemeriksaan palpasi untuk meraba letak TFU. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi proses penurunan TFU, diantaranya Inisiasi Menyusu Dini (IMD). Tujuan untuk mengetahui hubungan antara IMD terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum di PMB Sundari dan Ch Mala Palembang tahun 2023. Desain penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan rancangan cross sectional. Sample penelitian ibu post partum di PMB Sundari dan Ch Mala Palembang pada Januari -Maret 2023 berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel non random (non probability)sampling dengan metode accidental sampling. Hasil analisis univariat responden yang penurunan tinggi fundus uteri cepat sebanyak 22 responden (73,3%) dan penurunan tinggi fundus uteri lambat sebanyak 8 responden (26,7%). Peneliti menyimpulkan ada hubungan bermakna antara IMD terhadap penurunan tinggi fundus uteri pada ibu post partum dengan p value = 0,000 < dari nilai α = 0,05 diterima.Kata Kunci : Inisiasi Menyusu Dini (IMD), Penurunan Tinggi Fundus Uteri (TFU)