cover
Contact Name
Muhammad Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Pos: 20222, Medan Website. //http:www.pusdikrara-publishing.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Ability : Journal of Education and Social Analysis
ISSN : 27742431     EISSN : 27468216     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Journal Ability mengundang para Dosen, sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitiannya di bidang yang berkaitan dengan Pendidikan, yang meliputi studi tekstual dan lapangan dengan berbagai perspektif, Manajemen Pendidikan, Kebijakan Pendidikan, Teknologi Pendidikan, Psikologi Pendidikan, Pengembangan Kurikulum dan Strategi Pembelajaran serta hasil-hasil penelitian kontemporer dalam bidang Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 273 Documents
Upaya Penerapan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Di Kelas XI SMK Negeri 3 Medan Hotmarisda Sitanggang
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 2 April 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i2.1209

Abstract

Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran tipe TGT (Team Games Tournament) telah terjadi peningkatan cukup baik. Sebelum dilaksanakan tindakan kelas nilai rata-rata mata pelajaran Fisika siswa di kelas XI adalah 60,00 dengan rentang nilai 40 dan simpangan baku 10,58. Setelah dilakukan tindakan kelas pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya menjadi 66,30, dengan rentang nilai 30 dan standar deviasi 11,61. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa telah terjadi peningkatan, yaitu menjadi 73,25 dengan rentang nilai 25 dan simpangan bakunya 13,55. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa sebelum dilaksanakan tindakan adalah 20 % (Dari 40 orang siswa hanya 8 orang yang tuntas belajar). Kemudian pada siklus I (pertama), tingkat ketuntasan siswa menjadi 40 % (tuntas sebanyak 18 orang dari 40 orang jumlah). Selanjutnya pada siklus ke II (dua) setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil dari refleksi pada siklus I presentase tingkat ketuntasan siswa menjadi 75 %.
Peningkatan Hasil Belajar Fisika Dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Nht (Number Head Together) Di Kelas X SMK Negeri 1 Balige Jenton Munthe
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 2 April 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i2.1215

Abstract

Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran Power Two menjadi meningkat. Sebelum dilaksanakan tindakan kelas nilai rata-rata mata pelajaran FISIKA siswa di kelas X adalah 60,01 dengan simpangan baku 12,80. Setelah dilakukan tindakan pada siklus I nilai hasil belajar siswa rata-ratanya menjadi 71,50 dan standar deviasi 7,25. Demikian pula pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa terjadi peningkatan, yaitu 80,07 berada pada kategori baik dengan simpangan bakunya 7,21. Sebelum dilakukan tindakan kategori rata-rata hasil belajar siswa berada pada kategori rendah dengan tingkat ketuntasan 37,5 % (Dari 40 orang siswa ada 15 orang yang tuntas). Pada siklus I setelah dilakukan tindakan hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan tingkat ketuntasan 85 % (34 orang yang tuntas dari 40 siswa). Pada siklus II setelah dilaksanakan tindakan lebih lanjut sebagai hasil dari refleksi siklus I hasil belajar siswa berada pada kategori tinggi (nilai rata-rata 80,07) dengan presentase tingkat ketuntasan 97,5 %.
Penerapan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Stad Serta Pengaruhnya Terhadap Kebiasaan Belajar Dan Hasil Belajar Siswa Dalam Mata Pelajaran Bahasa Inggris: (Studi Eksperimen Pada SMP Negeri 1 Kota Pematangsiantar) Irmasari Irmasari
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 4 Oktober 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i2.1216

Abstract

Student Teams Achievement Divisions (STAD) is the simplest cooperative learning model and a good model for a novice teacher to use a cooperative approach. The STAD learning model is unique because it involves competition between groups for group awards. Study habits are actions that are routinely done in carrying out learning activities. Learning activities include when receiving lessons in class when repeating lesson material, and dealing with tasks related to learning and activities carried out in order to avoid those that interfere with learning concentration. This experimental research was conducted at SMP Negeri 1 Pematangsiantar with the following results: 1) There are differences in student learning outcomes taught with the STAD-type cooperative learning model and the expository learning model. The mean of English learning outcomes taught with the STAD-type cooperative learning model, amounted to 76.21 and the mean of English learning outcomes with the expository learning model amounted to 73.89, 2) There is a difference in student learning outcomes between those with high learning habits and those with low learning habits. The mean learning outcome of students with high learning habits is 78.96 and the mean learning outcome of students with low learning habits is 71.14, and 3) There is no interaction between learning models and learning habits.
Peran Guru Dalam Membimbing Ibadah Sholat Pada Anak Usia Dini Di Ra Darul Ikhlas Nurlaili, Alya Zahro Azhari, Ria Handayani, Dhea Safira, Fennika
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 2 April 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i2.1217

Abstract

Educators have a responsibility to instill religious values in a child to receive prayers, because it is prayer that will account for all the deeds done in the world. Teach children about the importance of prayer and what are the benefits of prayer for themselves so that children understand and absorb better to become a refraction for a child in carrying out prayers. This research was conducted to find out how the role of teachers in guiding prayer services in early childhood at RA Darul Ikhlas. This type of research uses qualitative methods and the result of this research is that in teaching prayers to children, teachers of course need to do several methods as well as: 1) Exemplary, exemplary itself is a very powerful or effective method that can be applied by teachers or parents in a teaching and learning process. 2) Habituation, this habituation method itself is a method that is carried out regularly and continuously to train children in discipline, independence, good ethics, and self-adjustment in religion 3) Good advice, good advice will make the child think well and vice versa bad advice will make the child think badly too.and so on.
Pendidikan Islam Dan Kedudukannya Di Indonesia Saleh Adri
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 3 No 3 Juli 2022
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v3i3.1225

Abstract

Perspektif sejarah bahwa pendidikan Islam di Indonesia mengalami perubahan yang dinamis, perubahan tersebut meliputi beberapa fase, di antaranya, fase datangnya Islam ke Indonesia; fase pengembangan dengan melalui proses adaptasi; fase berdirinya kerajaan-kerajaan Islam (proses politik); fase kedatangan orang barat (zaman penjajahan); dan fase penjajahan Jepang. Pendidikan Islam pada masa sesudah kemerdekaan terdiri dari dua tahap, yaitu Pendidikan Islam pada masa orde lama, danPendidikan Islam pada masa orde baru. Pendidikan Islam sebelum kemerdekaan merupakan kebijakan pendidikan yang selalu bernuansa politik, sistem pendidikan yang ditetapkan melalui kebijakan pendidikan tersebut sebenarnya adalah usaha-usaha pemerintah sebagai kelompok elit minoritas yangsedang berkuasa di sebuah negara untuk melanggengkan status kekuasaannya serta melestarikan hegemoni atas rakyat mayoritas yang menjadi sasaran implementasi kebijakan tersebut. Pada masa kemerdekaan , penyelenggara pendidikan agama mendapat perhatian serius dari pemerintah, baik disekolah negeri maupun swasta. Keadaan pendidikan Islam pada akhir Orde Lama tahun 1965 lahir kesadaran umat Islam untuk mendalam terhadap masalah-masalah pendidikan untuk memperkuat ummat Islam.
Relevansi Kurikulum Pondok Pesantren Terhadap Kompetensi Santri Di Abad 21 : (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren Sunan Kalijaga Kabupaten Nganjuk) Kabul, Tri Fahad Lukman Hakim, Ahmad Mubarok
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 2 April 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i2.1260

Abstract

Adapun secara istilah terkait Relevansi Kurikulum Pondok Pesantren Terhadap Kompetensi Santri Di Abad 21 yakni proses adaptasi sebuah perencanaan pembelajaran yang ada di pondok pesantren dalam menghadapi kemajuan zaman demi melahirkan santri dengan kompetensi yang di butuhkan pada saat ini. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jika ditinjau dari sudut kemampuan atau kemungkinan penelitian dapat memberikan informasi atau penjelasan maka penelitian ini termasuk penelitian termasuk penelitian deskriptif. Untuk menguji data digunakan keabsahan data menggunakan uji kredibilitas data, uji transferabilitas, uji dependabilitas, uji konfirmabilitas. Hasil penelitannya adalah terkait penerapan kurikulum pondok pesantren di abad 21 yakni terkait learning to know dengan menggali informasi sebanyak-banyaknya dimana saja,learning to do dengan mempraktekkan hasil dari mengaji kitab kning yan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler,learning to live together yakni dengan saling tolong menolong, dan saling menghargai sesama teman maupun masyarakat sekitar.output yang dihasilkan nantinya ialah santri mempunyai kompetensi : kemampuan berfikir kitis dan memecahkan masalah,berkolaborasi, berkomunikasi,serta kreatif dan inovatif .Kesimpulan yang dapat diambil ialah melalui pendekatan kualitatif dapat diperoleh hasil pondok pesantren sunan kalijaga kabupaten nganjuk tetap memakai metode khas pondok pesantren dengan memadukan pembelajaran abad 21 agar santri memiliki kompetensi abad 21 sehingga Pondok Pesantren sunan kalijaga Kurikulumnya Relevansi Terhadap : lingkungan anak didik, kehidupan yang akan dating, ilmu pengetahuan serta dengan dunia kerja yang sangat dibutuhkan pasca santri lulus.
Strategi Kepala Madrasah dalam Menanamkan Nilai-Nilai Nasionalisme dan Religius Kepada Peserta Didik MIN 1 Mojokerto Ahmad Nur Fuadi, Tri Fahad Lukman Hakim, Ahmad Mubarok
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 4 No 2 April 2023
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v4i2.1261

Abstract

Nilai-nilai nasionalisme dan religius sangat penting ditanamkan sejak dini dalam pendidikan kepada peserta didik. Hal inilah yang melatarbelakangi penelitian ini untuk mengungkap strategi kepala madrasah dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan religius kepada peserta didik MIN 1 Mojokerto. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisa terkait strategi kepala madrasah dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan religius, mendeskripsikan dan menganalisa hasil pelaksanaan strategi kepala madrasah dalam menanamkan nilai nasionalisme dan religius. Penelelitian ini menggunakan jenis peneltian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini yaitu data primer atau data yang berasal dari jawaban ketika wawancara dan data sekunder atau data lain yang berhubungan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi Adapun keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan kepala madrasah dalam menamkan nilai-nilai nasionalisme dan religius yaitu pembiasaan, keteladanan dan terintegrasi dengan pembelajaran dan ekstrakulikler.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Melalui Penerapan Media Visual Pada Siswa Kelas IX-D SMP Negeri 2 Galang Tahun Pelajaran 2018/2019 Rahma Hastuti Sihombing
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas Lokasi penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Galang. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan September 2018 s/d Nopember 2018. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-D SMP Negeri 2 Galang Tahun Pelajaran 2018/2019 dengan jumlah siswa 34 orang. Yang terdiri dan 19 laki-laki dan 15 perempuan. Media merupakan salah satu factor penentu keberhasilan pembelajaran. Selain itu,media juga membantu memperjelas pesan pembelajaran. Keberhasilan penggunaan media, tidak terlepas dan bagaimana media itu direncanakan dengan baik. Hasil Siklus I, Dan 34 orang siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini temyata telah ada 20 orang siswa (58,82%) yang memiliki keaktifan belajar, sedangkan 14 orang siswa (41,18%) masih belum memiliki keaktifan belajar. Nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada siklus ini mencapai 64,18. Sedangkan pada siklus II dapat dilihat bahwa kemampuan siswa dalam melakukan tes hasil belajar secara klasikal sudah meningkat. Ternyata dan 34 orang siswa, terdapat 32 orang siswa yang aktif (94,11%) yang sudah memiliki keaktifan belajar, sedangkan selebihnya yaitu 2 orang siswa (5,89%) belum memiliki keaktifan belajar. Nilai rata-rata yang diperoleh hanya mencapai 82,1.Kesimpulan dari penelitian tindakan kelas ini yaitu “Terdapat Peningkatan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Melalui Penerapan Media Visual Pada Siswa Kelas IX-DSMP Negeri 2 Galang Tahun Pelajaran 2018/2019”.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Picture Series di Kelas IX-6 SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan Tahun Pelajaran 2021/2022 Mahlina Sariani Harahap
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 1 Januari 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan picture series terhadap hasil belajar Bahasa Inggris siswa siswa Kelas IX-6 SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan tahun pelajaran 2021/2022; untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya penggunaan picture series pada siswa siswa Kelas IX-6 SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini bertempat di SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februaru s.d. April tahun pelajaran 2021/2022. Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas IX-6 SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris sederhana menggunakan sistim perkenalan terapan, dilakukan melalui lima tahapan pembelajaran yaitu (1) Introduce (Perkenalkan), (2) Tahap kedua, Connect v(Hubungkan), (3) Pada tahap Apply (Terapkan), (4)Tahap berikutnya adalah Reflect (Refleksikan) (5) Melatih siswa mendiskripsikan sesuatu dalam kelompok. Picture Series dapat meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Bahasa Inggris Melalui Picture Series di Kelas IX-6 SMP Negeri 5 Percut Sei Tuan Tahun Pelajaran 2021/2022.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA Materi Struktur Dan Fungsi Jaringan Tumbuhan Dengan Menggunakan Media Gambar Pada Kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Namorambe Tahun Pelajaran 2019/2020 Munawar
Ability: Journal of Education and Social Analysis Volume 2 No 3 Juli 2021
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jesa.v2i3.1281

Abstract

Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran Media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam Biologi? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Biologi dengan diterapkannya metode pembelajaran Media gambar? Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran Media gambar terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam Biologi. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Biologi setelah diterapkannya pembelajaran Media gambar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas VIII . Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (66%), siklus II (80%), siklus III (93%). pembelajaran Media gambar dapat berpengaruh positif terhadap motivasi belajar Siswa kelas IV, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative Ilmu Pengetahuan Alam.