Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Hydrogen: The Chemistry Education Journal published by the Chemistry Education Study Program which contains articles raised from the results of conceptual research and studies in chemistry and chemistry education including education and learning, device development, media and learning models.
Articles
618 Documents
PENERAPAN MODEL LEARNING TOGETHER (LT) BERBASIS ENTREPRENEURSHIP TERHADAP MINAT WIRAUSAHA DAN HASIL BELAJAR SISWA
Dewi Ularrasyidi Katamsih;
Citra Ayu Dewi;
Pahriah Pahriah
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 4, No 1 (2016): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (451.501 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v4i1.41
Petroleum has characteristics macroscopic, microscopic, and symbolic. All three of these characteristics are related to each other, so that the students in the learning process was difficult to understand the material of petroleum, which leads to lower interest entrepreneurial students and student learning achievement. This problem can be solved by applying the LTmodel based Entrepreneurship. This study aimed to determine the effect of the application of LT models based entrepreneurship to entrepreneurs interests and student learning achievement. This type of research was quasi-experimental research design pretest-posttest control group design. The sample in this study was 70 students of class X SMAN 7 Mataram where was divided into an experimental group of 36 students and a control group of 34 students. The experimental class were learning by LT models based entrepreneurship and control class were learningby conventional learning models. Instruments used include syllabi, lesson plans, worksheets, implementation sheets of lesson plans, interest entrepreneurship test and learning achievement. Data analysis technique using One-Way ANOVA using SPSS 16.0 for Windows. From the results of this study concluded that: (1) Score average interest entrepreneurial students in the experimental class has risen from 71 to 73 who are at high category, and the average score in the control group were also at the high category, but experience changing interests of entrepreneurs from the average score of 71 to 70. (2) the application of LT models based entrepreneurship effect on student learning achievement. This was evidenced by sig. amounting to 0.036> 0.05.
Pengaruh Waktu Pada Elektroplating Krom Dekoratif Dengan Logam Basis Tembaga Terhadap Laju Korosi
Citra Ayu Dewi;
Ahmadi Ahmadi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 1, No 2 (2013): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (128.515 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v1i2.632
Dalam penelitian ini telah dilakukan proses elektroplating krom dekoratif dengan logam basis tembaga, elektroplating logam sering digunakan sebagai sarana untuk memberikan lapisan tipis pada permukaan logam lain atau substrat dengan menggunakan logam yang memiliki keunggulan dari segi properti dan ketahanan terhadap korosi. Dalam elektroplating krom dekoratif digunakan nikel dan krom sebagai bahan pelapis, nikel dan krom digunakan sebagai pelapis karena sifatnya yang protektif dan dekoratif, Protektif artinya dapat mencegah korosi dan dekoratif karena tampak mengkilap sehingga tampak menarik. Dipilihnya logam tembaga karena aplikasinya yang sangat banyak didalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur laju korosi pada logam tembaga setelah proses elektroplating krom dekoratif berdasarkan variasi waktu yang digunakan selama proses elektroplating. Penelitian ini penting dilakukan karena selama proses elektroplating akan diperoleh teknik elektoplating krom dekoratif yang dituangkan dalam bentuk modul, dan modul tersebut akan digunakan untuk memberikan pelatihan kepada mahasiswa untuk menambah bekal keterampilannya. Penelitian ini dilakukan di laboratorium kimia IKIP Mataram dengan waktu satu tahun. Proses yang dilakukan dalam penelitian ini secara berurutan adalah menyiapkan larutan elektrolit yang digunakan untuk elektroplating, menyiapkan logam basis tembaga supaya bebas dari oksida atau karat, pelapisan nikel dan terakhir pelapisan dengan krom. Dari proses pelapisan yang dilakukan kemudian hasilnya akan dianalisa laju korosinya dengan perendaman dalam larutan NaCl pada konsentrasi 36,05 gram/L selama 336 jam, berdasarkan variasi waktu yang digunakan selama proses elektroplating yaitu 10; 20; 30; 40; dan 50 Menit, diperoleh hasil laju korosi berturut-turut 0,029; 0,013; 0,017; 0,022; dan 0,012 mm/thn; sedangkan logam tembaga yang tidak dilapisi laju korosinya 0,308 mm/thn. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa logam tembaga yang dilapisi nikel krom akan efektif menahan korosi dengan waktu yang diberikan 50 Menit.
Pengembangan Perangkat Pembelajaranberbasis Pendekatan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Memberdayakan Kemampuan Berpikir Kritis Kimia Siswa
Suryati Suryati;
Husnul Hatimah
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 3, No 1 (2015): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.058 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v3i1.671
Termokimia merupakan salah satu materi kimia SMA yang sulit dipahami oleh siswa. Hal tersebut disebabkan karena dalam materi tersebut terdapat konsep-konsep dan teori-teori serta dibutuhkan pembuktian dalam suatu percobaan. Materi termokimia merupakan materi yang tersusun dari konsep-konsep abstrak, melibatkan perhitungan matematika, dan saling berkaitan antara konsep yang satu dengan konsep yang lain. Perlu kemampuan berpikir kritis untuk membelajarkan materi termokimia ini, hal ini disebabkan materinya banyak membutuhkan praktikum. Berpikir kritis siswa ini umumnya terlihat pada saat proses praktikum yaitu mulai dari kemampuan siswa dalam menganalisis masalah-masalah kontekstual sampai kemampuan siswa menarik kesimpulan dari suatu percobaan yang dilakukan. Sesuai dengan kurikulum 2013 kemampuan berpikir kritis siswa perlu dikembangkan dengan mengubah pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran kritis. Pembelajaran yang mampu memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa melalui langkah-langkah dalam pendekatan pembelajaran Inkuiri. Di samping itu pendekatan inkuiri merupakan rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berpikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban dari suatu permasalahan yang dipertanyakan. Untuk itu tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis pendekatan inkuiri terbimbing yang layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran untuk memberdayakan kemampuan berpikir kritis kimia siswa. Pengembangan perangkat pembelajaran berbasis inkuiri terbimbing ini berupa Lembar Kegiatan Siswa (LKS) dan Buku Guru serta Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang sesuai dengan Kurikulum 2013 dan instrumen tes kemampuan berpikir kritis kimia siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan rancangan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) tahap define, (2) tahap design, (3) tahap develop, dan (4) tahap disseminate. Penelitian ini tidak sampai pada tahap disseminate dengan beberapa penyesuaian berdasarkan kebutuhan pengembangan. Hasil pengembangan divalidasi oleh tiga validator ahli yaitu tiga orang dosen yang mengajar pada program studi pendidikan kimia dan satu validator praktisi yaitu guru kimia serta ujicoba kepada 10 orang siswa di SMAN 7 Mataram dengan menggunakan instrumen berupa angket. Data kuantitatif hasil validasi dianalisis dengan rumus persentase dan data kualitatif berupa tanggapan dan saran perbaikan dari validator dan siswa yang digunakan sebagai pertimbangan untuk melakukan revisi terhadap perangkat yang dikembangkan. Berdasarkan hasil validasi dari uji ahli terhadap perangkat pembelajaran hasil pengembangan berupa LKS dan Buku Guru diperoleh persentase rata-rata dari dosen 95%, dan guru kimia 95% serta ujicoba pada siswa 87%. Untuk validasi instrumen tes evaluas kemampuan berpikir kritis siswa diperoleh persentase rata-rata dari dosen 97%, dan dari guru kimia 98%. Kesimpulannya perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat valid dan layak untuk digunakan.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Predict Observe Explain (POE) Berorientasi Green Chemistry Untuk Menumbuhkan Sikap Ilmiah Siswa Pada Materi Asam Basa
Muliani Muliani;
Khaeruman Khaeruman;
Citra Ayu Dewi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 7, No 1 (2019): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (521.642 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v7i1.1654
One of the chemistry conceptsthat was considered difficult by students was acid-base concept. Acid-base conceptwas closely related to everyday life and includes three representations of chemical levels, namely: macroscopic level, microscopic level and symbolic level, so students experience difficulty in learning it. The development of a teaching material in the form of LKS was seen as a solution to this problem. This study aimed to develop teaching materials in the form of POE LKS oriented to green chemistry to foster students' scientific attitudes towards acid-base concepts. This studywas development research with ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation)model design. Quantitative data from the results of feasibility validation and the results of assessment of scientific attitudes of students were analyzed by percentage formula and the results of student responses were calculated using N-gain. Qualitative data in the form of responses and suggestions for improvement from the validator. The validator's assessment of the results of the development obtained an average percentage of 83.2%, 84%, 81.6%, and 78.93%. While the responses of students were analyzed using the N-gain test obtained an average score of 0.4 with a moderate category and students' scientific attitude data obtained an average score of 61% with moderate qualifications. This showed that the LKS developed was very feasible to proceed to a broader stage and effectively improve students' scientific attitudes.
Pembelajaran Berbasis Lesson Study dengan Media Animasi sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas pembelajaran Biokimia
Khaeruman Khaeruman
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 1, No 1 (2013): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (133.286 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v1i1.577
Proses pembelajaran dikelas masih didominasi oleh strategi pembelajaran konvensional satu arah yang hanya bertumpu kepada dosen. Hal ini menyebabkan minat belajar dan motivasi belajar mahasiswa akan menjadi rendah, sehingga akan berdampak pada prestasi belajar mereka. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, menuntut pembelajaran sains sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan perubahan. IKIP Mataram sebagai LPTK melalui Fakultas MIPA, memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter para pendidik yang akan mengajarkan sains di sekolah yang sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi. Untuk mencetak para pendidik yang berkualitas tersebut perlu dilakukan terobosan melalui perbaikan kualitas pembelajaran.Salah satu faktor yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran ini adalah dosen. Karena dosen memegang peran sentral dalam menciptakan kondisi belajar yang kondusif dan menarik bagi mahasiswa, sehingga akan meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar mahasiswa. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tersebut dapat dilakukan menggunakan model Lesson Study. Lesson study dapat diartikan sebagai program in-service training guru atau dosen yang dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan. Lesson study dilakukan di dalam kelas dengan tujuan untuk memahami mahasiswa dengan lebih baik dan dilakukan secara bersama-sama dengan guru atau dosen lain. Berdasarkan permasalahan yang telah dikemukakan, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di IKIP Mataram khususnya di jurusan kimia Fakultas MIPA, maka perlu untuk dilakukan model lesson study dalam pembelajaran dengan harapan dapat meningkatkan mutu pendidikan di IKIP Mataram, sehingga dapat mencetak para pendidik yang berkualitas dan bermutu untuk mengembangkan pendidikan khususnya di Nusa Tenggara Barat sesuai dengan visi dan misi IKIP Mataram. Berdasarkan hasil peneitian dapat disimpulkan bahwa dengan lesson study maka dosen mampu mengidentifikasi masalah yang ditemui dalam proses perkuliahan yang dilaksanakan. Dengan demikian maka dosen secara kolaboratif mencari solusi permasalahan dan melaksanakannya pada kegiatan perkuliahan berikutnya. Hal ini menjadikan situasi perkuliahan lebih dinamis sehingga mampu memotivasi mahasiswa dan berdampak terhadap hasil belajarnya.
Pengembangan Media Animasi Dengan Macromedia Flash Pada Materi Struktur Atom
Rohanawati Rohanawati;
Suryati Suryati;
Citra Ayu Dewi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 2, No 2 (2014): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.329 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v2i2.655
Struktur atom merupakan salah satu materi pokok kimia yang dianggap sulit bagi sebagian besar siswa. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yitu: 1). Materinya yang bersifat abstrak, 2). Masih kurangnya pemanfaatan alat bantu mengajarberupa media pembelajaran. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mengembangkan media pembelajaran berupa media animasi dengan macromedia flash. Macromedia Flash dapat menjelaskan keabstrakan dari materi struktur atom, memperjelas penyampaian pesan serta meningkatkan motivasi dan pemahaman peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kelayakan media animasi dengan macromedia flash pada materi struktur atom. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan rancangan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapyaitu Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Model pengembangan ADDIE dalam penelitian ini terbatas pada tahap Analysis, Design, Developmentdan tidak sampai pada tahapn Implementation dan Evaluation dengan beberapa penyesuaian berdasarkan kebutuhan pengembangan. Hasil pengembangan divalidasi oleh 2 validator ahli dan satu praktisi yaitu guru mata pelajaran kimia serta di uji cobakan kepada 10 orang siswa SMAN 1 Gangga. Data kuantitatif hasil validasi dianalisis dengan rumus persentase dan data kualitatif berupa tanggapan dan saran dari validator digunakan sebagai pertimbangan dalam melakukan revisi terhadap media pembelajaran yang dikembangkan. Spesifikasi hasil pengembangan yang dihasilkan berupa media animasi dengan materi struktur atom. Berdasarkan validitas uji ahli diperoleh rata-rata persentase kelayakan yaitu sebesar 84,16%, uji dari guru kimia sebesar 82,35%, dan dari 10 orang siswa kelompok terbatas sebesar 80,5%. Jadidapat di simpulkanbahwa media animasi dengan macromedia flash pada materi struktur atom sudah layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Modul Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul Berorientasi Nature of Science Untuk Menumbuhkan Literasi Sains Siswa
Hifzani Nurwanti;
Yusran Khery;
Baiq Asma Nufida
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 6, No 2 (2018): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (880.07 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v6i2.1603
This development aims to determine the characteristics and feasibility of the oNature of Science (NOS) oriented module On the Chemical Bonds andMolecular Forms subject material through the 4D stage (Define, design,develop and disseminate). This research and development is carried out up tothe stage of development (development) with adjustments based ondevelopment needs. The module prototype was validated by 2 expertvalidator, 1 practitioner validator and 10 students as limited test respondents.Quantitative data were analyzed by percentage formulas and category.Qualitative data in the form of responses and suggestions are used asconsiderations for revisions. The results of expert validation showed anaverage percentage of 92.67% with very good categories of material experts,83.34% with very good categories from product design experts and 76% withgood categories from teacher practitioners. The average response of studentsto the modul prototype is 85.1% with a very good category. This shows thatthe module that developed is feasible to proceed to a large-scale trial phase.
KARAKTERISASI ZEOLIT ALAM SELONG BELANAK LOMBOK SEBAGAI ADSORBEN DALAM PEMURNIAN ALKOHOL FERMENTASI
Hulyadi Hulyadi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 5, No 1 (2017): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.015 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v5i1.101
NTB has a large zeolite potential with a zeolite content percentage of 190,405 tons. One area that has great potential is the Selong belanak Central Lombok precisely at coordinates 8o51'48.5 "S 116o10'62.0" E mull mullet. Utilization of zeolite Lombok area is only used as a mixture of animal feed because it has not done research on its potential. One potential zeolite is its ability as an absorbent. Alcohol fermentation has not been able to be an alternative as a solution to energy problems. Alcohol fermentation only produces alcohols of less than 30% purity. This is caused by acetic acid byproducts that make microbes in the fermentation process can not breed optimally. From these problems need to be performed zeolite characteristic for optimal utilization. The purpose of this research is to find out the characteristics of natural zeolite of Selong belanak Lombok as an adsorbent in purifying alcohol of fermentation. The method of this research is descriptive with data collecting technique performed by zeolite characterization including cation exchange capacity with Schollenberger method, surface area using methylene blue method, absorption using Iodometry titration method, zeolite water content using gravimetric method and alcohol concentration determined by specific gravity and instrument GC-MS. Based on the result of natural zeolite research, Selong belanak Lombok has characteristic with natural cation zeolite exchange capacity of Selong Belanaq Lombok for 14,0894 meq / 100 gram. The zeolite surface area is 16, 3537 m2 / gram. Absorption zeolite to iodium is relatively low at 2.9357%. water content obtained from natural zeolite Selong Belanaq Lombok is 7.74%. After use of various alcoholic distillate absorbent fermentation alcohol concentration was obtained 81.4%. Based on the findings of natural zeolite researchers mullet tubes need to be activated more optimally to produce alcohols with purity above 99%, as laden mixture material in gasoline.
The Development Of Chemistry Virtual Laboratory On Colloidal System To Improve Generic Science Skills
Khaeruman Khaeruman;
Darmatasyah Darmatasyah;
Hulyadi Hulyadi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 5, No 2 (2017): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (587.382 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v5i2.1593
This study animed to obtain the from and feasibility of teaching materialsinteractive multimedia based on virtual laboratory on colloidal systemconcept for SMA. The development model used in this study was 4D namelyDefine, Design,, Development, And Disseminate. But in this study only cameto Development stage. The velopment result was validated by 2 lecturers, 1teacher and 10 students in Ma Nurul Muhsinin. Based on the assessment oftwo lecturers as validatorn got the average (71,3%) with the appropriatecategory, the validation result from the subject teachers got percentage of(77,7%) with appropriate category, and the limited trial result by 10 studentsgot percentage of (80,8%) with decent category. So it can be concluded thatthe feasibility of interactive multimedia based on virtual laboratory oncolloidal system material for SMA/MA/SMK was feasible to use.
Limbah Cangkang Telur Ayam Ras (Gallus Domesticus) Sebagai Bahan Pupuk Untuk Memperbaiki Sifat Kimia Tanah
Irna Il Sanuriza;
Dwi Kartika Risfianty
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 8, No 2 (2020): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (469.254 KB)
|
DOI: 10.33394/hjkk.v8i2.2928
Degradation of soil quality caused by the use of chemical fertilizers is a serious problem in agriculture. The use of environmentally friendly fertilizers is an important step to increase soil quality. One of them is by utilizing chicken eggshell waste as organic fertilizer. This study aims to utilize chicken eggshells with the right dose to improve soil quality. This research is a quantitative study using a completely randomized design. The results showed that the eggshell waste had the potential as an organic fertilizer to improve soil chemistry. Application of 6.25 gram egg shell/planting-hole can increase soil pH, C-Organic and N-total levels.