cover
Contact Name
Nova Indra
Contact Email
ejournalwartapendidikan@gmail.com
Phone
+62811990400
Journal Mail Official
ejournalwartapendidikan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Danau Tambingan G6E/5 Malang, Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Warta Pendidikan : Jurnal Pendidikan dan Budaya
ISSN : 25409344     EISSN : 27762904     DOI : https://doi.org/10.0503/wp
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmiah WARTA PENDIDIKAN, adalah JURNAL NASIONAL yang terbit bulanan. Warta Pendidikan hadir sebagai media ilmiah yang khusus diperuntukkan bagi pemuatan/publikasi materi-materi ilmiah yang berasal dari Karya Ilmiah Guru, Dosen, Mahasiswa S1, S2,dan S3.
Articles 165 Documents
Peningkatan Kompetensi Menulis Karangan Deskriptif Menggunakan Model Quantum dengan Tahapan “TANDUR” pada Peserta Didik Kelas V SDN 02 Karangasem Kecamatan Talun Pekalongan Nurtrianik
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 4 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i4.156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yaitu guru merasa kesulitan dalam membiasakan peserta didik belajar menulis karangan khususnya karangan deskripsi. Penyebabnya adalah kesalahan dalam hal pengajaran yang terlalu kaku sehingga menimbulkan kesan bahwa menulis itu sulit. Selain itu guru belum memahami pentingnya keterampilan menulis. Guru belum bisa menyuguhkan materi pelajaran dengan cara yang tepat dan menarik. Maka dari itu, wajar jika peserta didik pun akhirnya tidak mampu dan tidak menyukai pelajaran menulis (mengarang). Dengan permasalahan tersebut maka guru melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan kompetensi menulis karangan deskripsi menggunakan model quantum dengan tahapan “Tandur” (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi Dan Rayakan) pada peserta didik kelas V SDN 02 Karangasem Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan Semester 1 Tahun Pelajaran 2018/2019, serta untuk mengetahui perubahan perilaku belajar peserta didik kearah positif yang bermuatan karakter. Model quantum merupakan program pemercepatan belajar merangkaikan sebuah kekuatan yang memadukan multisensori, multikecerdasan, dan kompatibel dengan otak yang didalamnya meramu konsep berbagai teori. Hasil penelitian tindakan kelas menggunakan model quantum dengan tahapan “Tandur” terbukti meningkatkan keaktifan proses pembelajaran, meningkatkan kompetensi menulis karangan deskripsi dan dapat merubah perilaku belajar peserta didik ke arah positif yang bermuatan karakter. Hasil siklus I ada 18 peserta didik (81,82%) tuntas dengan rata-rata 73,36. Siklus II meningkat menjadi 21 peserta didik (95,45%) tuntas dengan rata-rata nilai 80,00. Sedangkan pada perilaku belajar peserta didik siklus I berkategori baik pada semua aspek dan pada siklus II meningkat menjadi kategori sangat baik pada aspek rasa hormat dan tanggungjawab.
Upaya Meningkatkan Aktivitas Siswa dalam Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Cooperatif Learning di Kelas VI SD Negeri 23 Bukik Apik Isnaini
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 4 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i4.157

Abstract

This research was purposed to improving the student activity by aproach Cooperative Learning in Mathemetic lessons. This research is the action class research that has three sikluses . hypotesis action from this research is cooperative learning approach that got to improve the student activity in doing mathemetic question exercises. The subject of this research is the sixth class of SDN 23 Bukik Apik,Kecamatan Baso,at 2019, it consist of thirty one Students. The instrument of Data Collective that used was An observation wide activity and the result of study test. To get the data was needed the compiler thing data such as, observation wide activitiy of student and the result of student test,and after that ,it wiil be analised. According to data analised result ,it will be meet some of important things likes, 1) it would be improvement of positif activity student by cooperative learning lesson,it is 45,6 % for the fiirst siklus tobe 66,2 % for the second siklus and the last tobe 84,8% for the third siklus.2) it would be negative degradation student activity by cooperative learning lesson.it’s 18,25%for the firts siklus to be 7,25 % foor the second siklus, and the last 3,5% for the third siklus 3) it would be improvement of student study result by aproach cooperative learning. For the first mean skor siklus is 7,35 and the third siklus is 8,03.
Pengaruh Aturan Sekolah Terhadap Disiplin, Sikap, Motivasi dan Prestasi Belajar Peserta Didik pada SMK Negeri 1 Kupang Yopetrus Liku; Yulius Bera Tenawahang
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 5 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i5.158

Abstract

Pendidikan merupakan suatu usaha reformasi terencana untuk meningkatkan kualitas manusia, yakni peserta didik. Salah satu usaha tersebut adalah penerapan aturan sekolah agar mempengaruhi kedisiplinan, sikap, motivasi serta capaian hasil belajar peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Kupang dengan metode penelitiannya adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran instrumen dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian berjumlah 2.352 orang, sedangkan sampel penelitian berjumlah 96 orang yang ditentukan dengan teknik Random Sampling. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi linear sederhana (signifikansi 0,05). Tujuan penelitian untuk (1) membuktikan pengaruh Aturan Sekolah terhadap disiplin peserta didik SMK Negeri 1 Kupang. (2) membuktikan pengaruh Aturan Sekolah terhadap sikap peserta didik SMK Negeri 1 Kupang; (3) membuktikan pengaruh Aturan Sekolah terhadap motivasi peserta didik SMA Negeri 1 Kupang. Dan (4) membuktikan pengaruh Aturan Sekolah terhadap capaian hasil belajar peserta didik SMK Negeri 1 Kupang. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F, diperoleh hasil Fhitung sebesar 151,587 dan setelah dikonsultasikan dengan nilai Ftabel, di mana nilai Ftabel sebesar 1,45 maka dapat disimpulkan bahwa Fhitung>Ftabel, artinya, ada pengaruh yang signifikan antara aturan sekolah (X) terhadap disiplin (Y1) pada SMK Negeri 1 Kupang; (2) Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F, diperoleh hasil Fhitung sebesar 69.992 dan setelah dikonsultasikan dengan nilai Ftabel, di mana nilai Ftabel sebesar 1,45 maka dapat disimpulkan bahwa Fhitung>Ftabel, artinya, ada pengaruh yang signifikan antara aturan sekolah (X) terhadap sikap (Y2) pada SMK Negeri 1 Kupang; (3) Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F, diperoleh hasil Fhitung sebesar 1.163 dan setelah dikonsultasikan dengan nilai Ftabel, di mana nilai Ftabel sebesar 1,45 maka dapat disimpulkan bahwa Fhitung > Ftabel, artinya, ada pengaruh yang signifikan antara aturan sekolah (X) terhadap motivasi (Y3) pada SMK Negeri 1 Kupang; dan (4) Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F, diperoleh hasil Fhitung sebesar 1.023 dan setelah dikonsultasikan dengan nilai Ftabel, di mana nilai Ftabel sebesar 1,45 maka dapat disimpulkan bahwa Fhitung < Ftabel, artinya tidak ada pengaruh yang signifikan antara aturan sekolah (X) terhadap motivasi (Y4) pada SMK Negeri 1 Kupang.
Pohon Absen Meraih Bintang untuk Meningkatkan Karakter Disiplin dan Kehadiran Tepat Waktu Siswa Kelas VI SD Negeri 02 Karangasem Nurtrianik
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 5 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i5.159

Abstract

Karakter adalah sifat, watak atau nilai-nilai yang tertanam pada diri seseorang sebagai perwujudan dirinya, karakter perlu dibangun agar seseorang mempunyai pijakan dalam melakukan segala tindak tanduknya. Sekolah salah satu lembaga pencetak generasi muda tidak bisa lepas dari tanggung jawab membangun karakter bangsa yang berlandaskan sendi-sendi moral budaya bangsa dan nilai-nilai religius dalam agama. Budaya global telah membuka lebar masuknya nilai-nilai negatif yang secara langsung maupun tak langsung mempengaruhi karakter peserta didik untuk membentengi pengaruh negatif tersebut. Guru perlu mewujudkan tindakan nyata dalam membangun dan mengembangkan karakter pada peserta didik terutama karakter disiplin. Penggunaan pohon absen meraih bintang adalah salah satu upaya guru dalam menumbuhkan dan mengembangkan karakter disiplin yang salah satu tolak ukur jangka pendek adalah hadir tepat waktu. Dengan menggunakan stimulan pohon absen meraih bintang guru mengajak peserta didik untuk hadir disiplin tepat waktu, apabila karakter itu sudah tumbuh maka peserta didik akan mengajak dan mempengaruhinya supaya temannya juga memiliki karakter yang sama dan akhirnya karakter disiplin hadir tepat waktu akan menjadi budaya kelas. Terbentuknya karakter disiplin dan hadir tepat waktu pada diri peserta didik akan berimplikasi secara nyata pada kegiatan-kegiatan yang lain seperti mengerjakan tugas sekolah, belajar, kegiatan ekstrakulikuler dan kegiatan lainnya yang tentunya akan berpengaruh positif bagi peserta didik dalam melakukan kegiatan kegiatan lainya juga diluar kegiatan sekolah.
Guru Hebat; Pendidik yang Kehadirannya Dirindukan Siswa Erni Fulwati
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 5 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i5.160

Abstract

Tinggi atau rendahnya kebudayaan suatu masyarakat maju atau mundurnya tungkat kebudayaan suatu masyarakat, maju atau mundurnya tingkat kebudayaan suatu masyarakat dan negara, sebagian besar bergantung kepada pendidikan dan pengajaran yang diberikan oleh guru-guru. Senada dengan itu, menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 2005, guru dan Dosen merupakan pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini melalui jalur formal pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
Pendidikan Karakter Pelajar Pancasila Nurtrianik
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 6 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i6.161

Abstract

Pendidikan karakter di Indonesia dirasakan amat perlu pengembangannya mengingat makin me-ningkatnya bentuk-bentuk kenakalan remaja di ber-bagai tempat, pemerasan/kekerasan (bullying), dan lain-lain. Bahkan yang paling memprihatinkan adalah membangun sifat jujur pada anak-anak, misal melaui kantin kejujuran di sekolah banyak yang gagal, ba-nyak usaha kantin kejujuran yang bangkrut karena belum adanya sikap jujur pada anak.
Konsep Dasar Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas Nova Indra
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 6 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i6.162

Abstract

Pada bidang pendidikan, khususnya dalam praktik pembelajaran, penelitian tindakan berkembang menjadi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Reserach (CAR). PTK adalah penelitian tindakan yang dilaksanakan di dalam kelas ketika pembelajaran terselenggara. PTK dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki atau meningkat-kan kualitas pembelajaran. PTK berfokus pada kelas atau pada proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas.
Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Mohamad Sukron
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 6 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i6.163

Abstract

Adanya kebijakan pembelajaran daring, sangat memengaruhi sistem pendidikan di negara kita, bahkan menimbulkan dampak bagi unsur-unsur pendidikan. Menyikapi adanya wabah Covid-19 Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI, Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pendidikan dalam Masa Darurat Corona Virus Disease (Covid-19), bahwa PJJ ini bisa lebih memaknai proses pendidikan dan ikut serta berpartisipasi dalam pelaksanaan pendidikan. Oleh sebab itu, kita tetap harus melakukan PJJ, yang tetap menarik dan membuat hati anak senang. Tujuan pelaksanaan pembelajaran daring adalah memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan selama pandemi Covid-19. Selain itu, tujuan yang lain adalah untuk melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk Covid-19, serta mencegah penyebaran dan penularannya di satuan pendidikan. Selain itu untuk memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik, dan orang tua.
PTM Terbatas, antara Kualitas dan Kesulitan Belajar Nasrudin
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 6 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i6.164

Abstract

Layanan pendidikan yang diberikan selama PTM Terbatas, berbeda dengan pelaksanaan pembelajaran normal sebelum masa pandemi. Konsep dari PTM terbatas ini yaitu dengan mengatur durasi belajar dan jumlah siswa yang lebih sedikit dari kondisi normal. Selain itu, protokol kesehatan juga diterapkan sangat ketat pada pembelajaran ini. Meski setidaknya penyelenggaraan PTM terbatas ini dapat mengurangi sedikit permasalahan dalam pembelajaran daring, faktanya penerapan pembelajaran ini pun memunculkan permasalahan baru. Serta masalah terkait PTM terbatas yang dihadapi sekolah bervariasi, sebab setiap daerah memiliki dinamika yang berbeda-beda. Pada beberapa daerah, penyelenggaraan PTM terbatas masih terhambat sebab sebagian besar pendidik dan tenaga kependidikan masih belum memperoleh vaksin. Kendala lainnya ialah materi pembela-jaran yang diberikan dalam PTM terbatas hanya berupa materi inti atau yang paling esensial. Penyampaian materi yang tidak maksimal itu terkait dengan durasi pembelajaran yang dibatasi, yakni rata-rata hanya dua jam saja. Hal ini tentu saja membuat beban guru menjadi lebih berat. Guru harus melaksanakan proses pembelajaran dua kali lipat dari sebelumnya.
Penggunaan Metode Diskusi Kelompok untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sub Tema Rukun dalam Perbedaan Siswa Kelas VI SDN 17 Gobah Kecamatan Canduang Enizawarti
Warta Pendidikan | e-Journal Vol. 6 No. 9 (2022): Warta Pendidikan
Publisher : Pusat Pengkajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (P3SDM) Melati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0503/wp.v6i9.165

Abstract

Untuk dapat meningkatkan hasil belajar siwa dalam pembelajaran Tema Rukun Dalam Perbedaan maka guru harus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Serta siswa dapat mengembangkan potensi belajar dengan baik. Berdasarkan kondisi di atas, maka perlu adanya penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan metode diskusi kelompok Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI SDN 17 Gobah Kecamatan Canduang tahun pelajaran 2021/2022 sebanyak 19 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan hasil tes dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil tes dan refleksi pada siklus I dan siklus II. Pada akhir siklus II diketahui telah terjadi peningkatan nilai siswa, dimana rata-rata juga meningkat dari siklus 1 memperoleh nilai rata-rata 73,11 dan pada siklus ke 2 memperoleh nilai rata-rata 85,79, berdasarkan hasil pengamatan siklus II yang diperoleh maka pelaksanaan siklus II sudah baik dan guru sudah berhasil menggunakan Metode Diskusi Kelompok pada pembelajaran Tema Rukun Dalam Perbedaan di kelas VI DN 17 Gobah Kecamatan Canduang.