cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jptijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia
ISSN : 27754227     EISSN : 27754219     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpti.IDPaper
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia (JPTI) merupakan Jurnal Ilmiah Nasional yang menerbitkan artikel hasil penelitian dan gagasan ilmiah* dari Dosen, Peneliti, Praktisi, dan Guru dari seluruh Indonesia dan Mancanegara. JPTI memiliki fokus dan ruang lingkup yang terdiri dari 1. Lingkup pendidikan : Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Pendidikan Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Karakter, Pendidikan Non formal, Pendidikan Informal, Pendidikan Inklusi, dan Pendidikan Khusus lainnya (Kebencanaan, Komunitas, Anti Korupsi, Bela Negara, dll). 2. Lingkup Teknologi : Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Teknologi kesehatan, bidang keteknikan (Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Arsitektur, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Industri, Teknik Geologi, Teknik Kimia, Teknik Perkapalan, dll) Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia terbit setiap bulan (12 kali dalam setahun). JPTI terdaftar dengan P-ISSN : 2775-4227 dan E-ISSN : 2775-4219
Articles 701 Documents
Analisis Beban Kerja Mental Content Creator dalam Sistem Kerja Jarak Jauh Menggunakan Metode NASA-TLX Raihanah Apriliani Adissa; Dino Caesaron; Agus Kunayat
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1845

Abstract

Pertumbuhan pesat industri kreatif digital telah meningkatkan jumlah content creator yang bekerja dalam sistem kerja jarak jauh, yang sering kali dikaitkan dengan tuntutan kognitif tinggi serta struktur kerja yang fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja mental yang dialami oleh content creator dalam sistem kerja jarak jauh menggunakan metode NASA Task Load Index (NASA-TLX). Mengingat terbatasnya penerapan NASA-TLX dalam meneliti beban kerja mental di kalangan pembuat konten yang bekerja jarak jauh, studi ini memberikan bukti empiris dari profesi digital yang sedang berkembang dan masih kurang dieksplorasi dalam literatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 44 content creator di Bandung. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dan didukung oleh wawancara untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata Weighted Workload (WWL) berada di sekitar 70.32, yang mengindikasikan tingkat beban kerja mental yang tinggi. Dari enam dimensi yang diukur, effort, performance, dan temporal demand menjadi faktor dominan. Temuan ini menunjukkan bahwa pekerjaan content creator membutuhkan usaha yang besar secara keseluruhan, sangat dipengaruhi oleh tekanan waktu, serta tuntutan performa yang tinggi. Meskipun demikian, tingkat frustrasi yang relatif moderat mengindikasikan bahwa faktor intrinsik seperti passion mampu membantu mengurangi tekanan emosional. Penelitian ini menekankan pentingnya strategi manajemen kerja yang lebih terstruktur untuk mengurangi beban kerja mental dan mendukung produktivitas yang berkelanjutan. Rekomendasi praktis meliputi penerapan perencanaan tenggat waktu yang realistis, mengalokasikan periode revisi khusus, dan menjadwalkan istirahat teratur untuk mengurangi upaya berlebihan dan tuntutan waktu di antara para pembuat konten. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih luas dan mempertimbangkan faktor lain yang memengaruhi beban kerja mental dalam lingkungan kerja digital.
Efektivitas Virtual Reality dan Augmented Reality dalam Pendidikan Vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan: Systematic Literature Review (2020–2025) Murdiyono; Andi Kristanto
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1860

Abstract

Perkembangan teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) telah membawa perubahan signifikan dalam pendidikan vokasi dan pelatihan kompetensi teknik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian, karakteristik implementasi, efektivitas, serta tantangan penggunaan VR dan AR dalam pembelajaran vokasi selama periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Proses pencarian literatur dilakukan melalui basis data Scopus dan Google Scholar, sehingga diperoleh 27 artikel terindeks yang memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis berdasarkan fokus penelitian, bidang kompetensi, metode pembelajaran, jenis teknologi, dan hasil implementasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian VR dan AR dalam pendidikan vokasi mengalami peningkatan yang signifikan dan berkembang dari sekadar media simulasi menuju immersive learning, virtual laboratory, game-based learning, metaverse learning, dan integrasi Artificial Intelligence (AI). Implementasi teknologi VR dan AR banyak diterapkan pada bidang otomotif, elektronika, manufaktur, konstruksi, kesehatan, dan pemrograman. Selain itu, penggunaan VR dan AR terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor melalui pengalaman belajar yang lebih interaktif, realistis, dan kontekstual. Meskipun demikian, implementasi teknologi immersive learning masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, biaya perangkat, kompetensi guru, serta pengembangan konten pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa VR dan AR memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi pendidikan vokasi yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan industri pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.
Analisa Pengaruh Pemasangan Interceptor Terhadap Hambatan Kapal Crew Transfer Melalui Simulasi Computational Fluid Dynamic Eko Prayetno; Eriyantoro; Anton Hekso Yunianto
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1865

Abstract

Peningkatan ladang eksplorasi lepas pantai yang semakin menjamur, membuat kebutuhan moda transportasi laut yang super efisien ikut meroket. Kuncinya cuma satu yaitu dengan mengurangi hambatan pada lambung kapal. Langkah ini sangat krusial demi menekan biaya operasional sekaligus menghemat bahan bakar. Salah satu trik paling murah meriah adalah memodifikasi area transom memakai sistem interceptor. Hidrodinamika kapal bisa langsung naik kelas tanpa perlu repot-repot membongkar struktur utama lambung aslinya. Penelitian ini sengaja mengulik dan membandingkan total hambatan serta karakter gaya angkat dinamis pada kapal crew transfer, baik saat kondisi tanpa interceptor maupun ketika dipasangi pelat interceptor pada bagian buritan. Pengujian dilakukan lewat simulasi digital berbasis Computational Fluid Dynamics (CFD), sedangkan model geometri 3D kapal dirancang menggunakan software CAD. Ada tiga konfigurasi yang dianalisis secara runtut: tanpa interceptor, posisi interceptor 50% (h = 25 mm), dan interceptor 100% (h = 50 mm). Semuanya dioperasionalkan pada kecepatan dinas 26, 28, dan 30 knot. Dari data simulasi, pelat interceptor terbukti ampuh mengurangi hambatan kapal (drag) secara konsisten. Di sisi lain, gaya angkat pada buritan juga melonjak drastis. Saat dioperasionalkan pada kecepatan di 30 knot, setelan pelat 100% keluar sebagai jawaranya dengan performa paling optimal. Hambatan total kapal berkurang sebesar 11,61% dan gaya angkat buritan kapal meroket hingga 137,64%. Bahkan saat berjalan di kecepatan 26 knot pun, pelat yang keluar penuh tetap bisa mengurangi hambatan kapal sampai 6,20% sekaligus mendongkrak gaya angkat hingga 131,98%.
Pengembangan Domino Penjadi sebagai Media Hybrid Learning Berbasis Literasi Sejarah dalam Pembelajaran IPS Kelas VIII SMP Qonita Rahma Zahira; I Dewa Putu Eskasasnanda; Oemi Oemi
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1899

Abstract

Pembelajaran IPS pada materi Masa Pendudukan Jepang di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti penggunaan media yang monoton, rendahnya keterlibatan peserta didik, serta kurang optimalnya pengembangan literasi sejarah dalam pembelajaran. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik cenderung pasif dan mengalami kesulitan memahami hubungan sebab-akibat dalam peristiwa sejarah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Domino Penjadi sebagai media hybrid learning berbasis literasi sejarah dalam pembelajaran IPS kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Design Thinking yang terdiri atas lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan test. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII E SMP Negeri 9 Malang dengan karakteristik gaya belajar peserta didik cenderung kinestetik. Produk yang dikembangkan berupa media permainan kartu domino sejarah yang dipadukan dengan hybrid learning melalui integrasi barcode digital dan model Teams Games Tournament (TGT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Domino Penjadi memperoleh persentase validasi ahli materi sebesar 98% dan validasi ahli media sebesar 98,2%, yang keduanya termasuk kategori sangat layak. Selain itu, hasil uji keterbacaan peserta didik memperoleh persentase sebesar 82,42% dengan kategori sangat layak. Temuan tersebut menunjukkan bahwa media Domino Penjadi mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan kontekstual serta mendukung pengembangan kemampuan literasi sejarah peserta didik. Dengan demikian, Domino Penjadi dapat dijadikan sebagai alternatif inovasi media pembelajaran IPS berbasis hybrid learning yang layak digunakan dalam pembelajaran sejarah di SMP.
Self-Directed Learning sebagai Konstruksi Resiliensi Keluarga pada Komunitas Orang Tua Anak Autisme di Pusat Layanan Psikologi Melati Jember Maulana Rinaldi; Hardika Hardika; Ica Purnamasari; Ahmad Ahmad; Maryam Tsaqifah Muwahhidah
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1950

Abstract

Orang tua anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) menghadapi berbagai tantangan pengasuhan yang menuntut kemampuan adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Self-Directed Learning (SDL) sebagai konstruksi resiliensi keluarga pada orang tua anak ASD dalam konteks pendidikan nonformal dan informal (PNFI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di Pusat Layanan Psikologi Melati Jember dengan melibatkan empat orang tua anak ASD yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif dalam pengasuhan dan proses pembelajaran mandiri. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mengembangkan pembelajaran mandiri melalui pengalaman langsung, proses reflektif, pemanfaatan sumber informasi digital, serta interaksi dalam komunitas. Proses tersebut diperkuat melalui program parenting dan komunitas orang tua yang berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan, strategi adaptif, dan kapasitas emosional. Temuan penelitian menegaskan bahwa SDL tidak hanya mendukung kompetensi pengasuhan, tetapi juga menjadi mekanisme penting dalam membangun resiliensi keluarga. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan ekosistem pembelajaran informal dan nonformal yang didukung akses terhadap sumber belajar digital untuk memperkuat kapasitas pengasuhan dan keberlanjutan resiliensi keluarga.
Efektivitas Pemanfaatan AI Chatbot dalam Mendukung Penulisan Akademik Mahasiswa Teknologi Pendidikan Indhy Sukma Wardhani; Nindya Az-zahra; Fahriati Dian Nur Arifah; Aulia Luthfi Ramadhani; Vit Ardhyantama
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1977

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi telah mendorong meningkatnya penggunaan AI Chatbot sebagai alat bantu pembelajaran, khususnya dalam penulisan akademik mahasiswa. Namun, penggunaan AI dalam penulisan akademik tidak hanya memberikan manfaat, tetapi juga memunculkan tantangan terkait kemampuan berpikir kritis, kemandirian belajar, dan etika akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan AI Chatbot dalam mendukung penulisan akademik mahasiswa Teknologi Pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif evaluatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert kepada 34 mahasiswa yang pernah menggunakan AI Chatbot dalam kegiatan akademik. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif berupa persentase, mean, dan standar deviasi untuk mengetahui tingkat efektivitas penggunaan AI pada setiap indikator penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI Chatbot berada pada kategori efektif hingga sangat efektif, terutama dalam membantu pencarian ide, penyusunan kerangka tulisan, serta perbaikan tata bahasa dan struktur kalimat. Di sisi lain, penelitian juga menemukan adanya kekhawatiran terhadap akurasi informasi, potensi ketergantungan teknologi, dan penurunan kemampuan menulis mandiri mahasiswa. Oleh karena itu, penggunaan AI Chatbot perlu diimbangi dengan penguatan literasi digital, kemampuan evaluasi informasi, dan pemahaman etika akademik agar teknologi dapat dimanfaatkan secara kritis dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Analisis Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Membantu Guru Mengembangkan Kemampuan Membaca Anak (Penelitian Di SDn 1 Telukjambe Karawang) Reva Fellana Putri Hasyim; Aina Cahaya Ramadhani; Syifa Ramadani; Nia Adinia; Salahuddin
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya peran orang tua dalam membantu guru mengembangkan kemampuan membaca anak. Rendahnya tingkat literasi pada sebagian anak menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kurangnya pembiasaan membaca di rumah, rendahnya motivasi membaca anak, serta kurang optimalnya kerja sama antara orang tua dan guru dalam mendukung perkembangan kemampuan membaca anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap 3 guru, 3 orang tua, dan 3 siswa di SDN 1 Telukjambe Karawang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, serta tes membaca yang diberikan kepada 3 siswa kelas III sebagai data pendukung. Selain itu, studi pustaka terhadap artikel jurnal yang relevan digunakan untuk memperkuat analisis dan interpretasi hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan literasi dan kemampuan membaca anak. Bentuk peran tersebut meliputi pendampingan kegiatan membaca di rumah, pemberian motivasi membaca, penyediaan bahan bacaan yang sesuai, serta penciptaan suasana belajar yang nyaman. Selain itu, kerja sama yang baik antara orang tua dan guru mampu membantu anak memahami bacaan dengan lebih baik dan meningkatkan minat literasi mereka. Dalam mendukung perkembangan literasi anak, orang tua juga perlu melakukan pendampingan terhadap penggunaan gadget. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam memberikan perhatian dan pendampingan yang konsisten untuk meningkatkan kemampuan membaca dan literasi anak. Melalui dukungan, motivasi, serta pengawasan yang baik dari orang tua, kemampuan membaca dan literasi anak dapat berkembang lebih optimal sehingga proses pembelajaran di sekolah menjadi  lebih efektif.
Klasifikasi Tipe Berat Badan Obesitas Menggunakan Metode Decision Tree Brian Herlambang; Fatchul Arifin
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.2021

Abstract

Edukasi masyarakat tentang gejala dan konsekuensi obesitas adalah salah satu dari banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah obesitas. Menyediakan sistem sederhana yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan cek secara mandiri mengenai kondisi kesehatannya memungkinkan mereka untuk melanjutkan pemeriksaan ke dokter jika hasilnya menunjukkan gejala penyakit seperti obesitas. Ini adalah metode edukasi. Algoritma pembelajaran mesin terawasi dapat digunakan untuk mewujudkan sistem tersebut, seperti menggunakan algoritma klasifikasi untuk data yang digunakan sebagai basis pelatihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menerapkan algoritma Decision Tree untuk mengklasifikasikan masalah tipe berat tubuh. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang berfokus pada prediksi klinis, kebaruan penelitian ini terletak pada perancangan model yang dioptimalkan khusus untuk instrumen edukasi mandiri masyarakat awam. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah model Decision Tree. Decision Tree adalah sebuah metode klasifikasi dan prediksi yang menggunakan struktur pohon untuk mengambil keputusan. Setiap simpul mewakili keputusan berdasarkan suatu fitur dan cabangnya menggambarkan kemungkinan hasil atau keputusan selanjutnya. Terdapat 6 proses pembangunan model Decision Tree yaitu: (1) Import Data, (2) Cleaning Data, (3) Exploratory Data Analysis, (4) Data Exploration, (5) Modeling & Evaluation, (6) Testing. Hasil perhitungan akurasi dari model Decision Tree yang diterapkan adalah 81.63%, yang menandakan bahwa metode ini dapat diandalkan untuk membantu masyarakat dalam mengidentifikasi status obesitas secara mandiri. Dengan demikian, penggunaan algoritma ini tidak hanya memberikan informasi mengenai klasifikasi berat badan tetapi juga berfungsi sebagai alat edukasi yang penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko kesehatan terkait obesitas.
Efektivitas Wayground sebagai Media Assessment as Learning dalam Meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada Pembelajaran Informatika Putri Yuliana; Afif Rahman Riyanda; Margaretha Karolina Sagala; Bayu Saputra
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.2111

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa pada mata pelajaran Informatika yang masih didominasi metode pembelajaran konvesional dan belum optimalnya penggunaan media pembelajaran berbasis digital sebagai sarana Assessment as Learning (AaL). Berbeda dari platform gamifikasi yang hanya menekankan kompetisi seperti Kahoot atau Quizizz, Wayground mengintegrasikan misi berbasis soal interaktif dengan mekanisme umpan balik adaptif dan refleksi mandiri yang dirancang khusus untuk mendorong proses berpikir tingkat tinggi dalam konteks pembelajaran Informatika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan Wayground sebagai media AaL dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa pada mata pelajaran Informatika. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design yang melibatkan dua kelas pada siswa kelas VII salah satu SMP di Bandarlampung. Data kognitif diperoleh melalui pretest dan posttest menggunakan soal pilihan ganda untuk mengukur kemampuan HOTS, sedangakan data afektif diperoleh melalui lembar observasi dan refleksi siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan HOTS siswa, di mana nilai rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen sebesar 73,35 dengan kategori tinggi, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 26,74 dengan kategori rendah. Uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai Signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar < 0,000 sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Wayground sebagai media AaL efektif dalam meningkatkan kemampuan HOTS siswa.
Kajian Konseptual Integrasi Materi Sistem Hormon dalam Pendidikan Biologi sebagai Upaya Penguatan Empati untuk Pencegahan Kekerasan Seksual pada Mahasiswa Adhelia Dwi Rachmawati; Durrotun Fadhilah Maulidya
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.2112

Abstract

Kekerasan seksual masih menjadi permasalahan serius di lingkungan perguruan tinggi yang berdampak pada kondisi fisik, psikologis, sosial, dan akademik korban. Rendahnya empati serta masih tingginya perilaku victim blaming menjadi salah satu faktor yang menghambat upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual. Pendidikan memiliki peran penting dalam membangun kesadaran sosial dan empati mahasiswa, termasuk melalui pembelajaran biologi yang mengaitkan konsep ilmiah dengan permasalahan sosial. Artikel ini bertujuan mengkaji secara konseptual potensi integrasi materi sistem hormon dalam pendidikan biologi sebagai upaya penguatan empati untuk mendukung pencegahan kekerasan seksual pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) yang disusun berdasarkan pedoman PRISMA. Literatur diperoleh dari basis data Google Scholar, ScienceDirect, dan Garuda dengan fokus pada kajian mengenai sistem hormon, respons stres dan trauma, empati, pendidikan biologi, serta kekerasan seksual. Proses pencarian awal menghasilkan 42 artikel, kemudian dilakukan proses penyaringan berdasarkan relevansi topik, tahun publikasi, serta kriteria inklusi sehingga diperoleh 18 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa trauma akibat kekerasan seksual dapat mempengaruhi regulasi sistem hormon, khususnya melalui aktivasi sumbu hipotalamus-pituitari-adrenal (Hypothalamic-Pituitary-Adrenal Axis/HPA Axis) yang berperan dalam respons stres. Sintesis terhadap literatur terpilih menunjukkan bahwa sebagian besar studi melaporkan adanya hubungan antara trauma seksual dengan disregulasi hormon stres seperti kortisol dan ACTH, sedangkan beberapa studi pendidikan menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual berbasis isu sosial efektif meningkatkan empati peserta didik. Pemahaman mengenai dampak biologis trauma melalui materi sistem hormon dapat membantu mahasiswa memahami kondisi korban secara lebih komprehensif, meningkatkan kesadaran sosial, serta menumbuhkan empati. Peningkatan empati berpotensi mengurangi perilaku victim blaming dan stigma terhadap korban, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kampus yang lebih aman dan inklusif. Integrasi materi sistem hormon dengan isu kekerasan seksual juga dapat menjadi bentuk pembelajaran kontekstual yang tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep biologis, tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Oleh karena itu, materi sistem hormon memiliki potensi untuk diintegrasikan dalam pendidikan biologi sebagai strategi penguatan empati dan pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 8 (2026): JPTI - Agustus 2026 Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026 Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026 Vol 6 No 5 (2026): JPTI - Mei 2026 Vol 6 No 4 (2026): JPTI - April 2026 Vol 6 No 3 (2026): JPTI - Maret 2026 Vol 6 No 2 (2026): JPTI - Februari 2026 Vol 6 No 1 (2026): JPTI - Januari 2026 Vol 5 No 12 (2025): JPTI - Desember 2025 Vol 5 No 11 (2025): JPTI - November 2025 Vol 5 No 10 (2025): JPTI - Oktober 2025 Vol 5 No 9 (2025): JPTI - September 2025 Vol 5 No 8 (2025): JPTI - Agustus 2025 Vol 5 No 7 (2025): JPTI - Juli 2025 Vol 5 No 6 (2025): JPTI - Juni 2025 Vol 5 No 5 (2025): JPTI - Mei 2025 Vol 5 No 4 (2025): JPTI - April 2025 Vol 5 No 3 (2025): JPTI - Maret 2025 Vol 5 No 2 (2025): JPTI - Februari 2025 Vol 5 No 1 (2025): JPTI - Januari 2025 Vol 4 No 12 (2024): JPTI - Desember 2024 Vol 4 No 11 (2024): JPTI - November 2024 Vol 4 No 10 (2024): JPTI - Oktober 2024 Vol 4 No 9 (2024): JPTI - September 2024 Vol 4 No 8 (2024): JPTI - Agustus 2024 Vol 4 No 7 (2024): JPTI - Juli 2024 Vol 4 No 6 (2024): JPTI - Juni 2024 Vol 4 No 5 (2024): JPTI - Mei 2024 Vol 4 No 4 (2024): JPTI - April 2024 Vol 4 No 3 (2024): JPTI - Maret 2024 Vol 4 No 2 (2024): JPTI - Februari 2024 Vol 4 No 1 (2024): JPTI - Januari 2024 Vol 3 No 12 (2023): JPTI - Desember 2023 Vol 3 No 11 (2023): JPTI - November 2023 Vol 3 No 10 (2023): JPTI - Oktober 2023 Vol 3 No 9 (2023): JPTI - September 2023 Vol 3 No 8 (2023): JPTI - Agustus 2023 Vol 3 No 7 (2023): JPTI - Juli 2023 Vol 3 No 6 (2023): JPTI - Juni 2023 Vol 3 No 5 (2023): JPTI - Mei 2023 Vol 3 No 4 (2023): JPTI - April 2023 Vol 3 No 3 (2023): JPTI - Maret 2023 Vol 3 No 2 (2023): JPTI - Februari 2023 Vol 3 No 1 (2023): JPTI - Januari 2023 Vol 2 No 12 (2022): JPTI - Desember 2022 Vol 2 No 11 (2022): JPTI - November 2022 Vol 2 No 10 (2022): JPTI - Oktober 2022 Vol 2 No 9 (2022): JPTI - September 2022 Vol 2 No 8 (2022): JPTI - Agustus 2022 Vol 2 No 7 (2022): JPTI - Juli 2022 Vol 2 No 6 (2022): JPTI - Juni 2022 Vol 2 No 5 (2022): JPTI - Mei 2022 Vol 2 No 4 (2022): JPTI - April 2022 Vol 2 No 3 (2022): JPTI - Maret 2022 Vol 2 No 2 (2022): JPTI - Februari 2022 Vol 2 No 1 (2022): JPTI - Januari 2022 Vol 1 No 12 (2021): JPTI - Desember 2021 Vol 1 No 11 (2021): JPTI - November 2021 Vol 1 No 10 (2021): JPTI - Oktober 2021 Vol 1 No 9 (2021): JPTI - September 2021 Vol 1 No 8 (2021): JPTI - Agustus 2021 Vol 1 No 7 (2021): JPTI - Juli 2021 Vol 1 No 6 (2021): JPTI - Juni 2021 Vol 1 No 5 (2021): JPTI - Mei 2021 Vol 1 No 4 (2021): JPTI - April 2021 Vol 1 No 3 (2021): JPTI - Maret 2021 Vol 1 No 2 (2021): JPTI - Februari 2021 Vol 1 No 1 (2021): JPTI - Januari 2021 More Issue