cover
Contact Name
Junaidi
Contact Email
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Phone
+6285251738890
Journal Mail Official
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Jln. Sumantri Brojonegoro No 1, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 4110040     EISSN : 25497235     DOI : https://doi.org/10.23960/sosiologi
SOSIOLOGI merupakan Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung berisikan makalah ilmiah dan hasil-hasil Penelitian. Terbit pertama kali pada tahun 1999 dan telah memiliki p-ISSN 1411-0040 dan e-ISSN 2549-7235.
Articles 164 Documents
PEMETAAN KEKUATAN DAN KEPENTINGAN STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE DI PULAU BAAI BENGKULU Abdul Kholek; Muhammad Izzudin
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 2 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v23i2.141

Abstract

ABSTRAK Kawasan mangrove merupakan Kawasan yang tidak terlalu menarik dalam pengembangan wisata. Namun Kawasan mangrove menyimpan potensi pariwisata yang dapat terus dikembangkan. Pengembangan wisata ini menuntut adanya aktor atau stakeholder yang sangat penting peranannya. Paper ini menjelaskan bagaimana peran stakeholder punya peranan yang besar dalam keberhasilan pengembangan ekowisata mangrove di Pulau Baai , Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah indepth interview kepada stakeholder yang berperan dakam pengembangan ekowisata sebanyak 18 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) stakeholder yang paling berperan dalam pengembangan ekowisata adalah masyarakat lokal (civil society) dan (2) pengaruh yang besar dialam penentuan keberhasilan pengembangan ekowisata dipengaruhi oleh kekuatan lurah sebagai penguasan lokal Kata Kunci: ekowisata, pengembangan wisata, stakeholder, kepulauan
DINAMIKA SOSIAL DAN BUDAYA DALAM PERENCANAAN ARSITEKTUR PADA MASSA PANDEMI Dini Hardilla; Kelik Hendro Basuki; Nugroho Ifadianto; Dona Jhonnata
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 2 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v23i2.142

Abstract

Perubahan yang terjadi di masyarakat akibat adanya dinamika perkembangan zaman dan terjadinya pandemic, secara garis besar menimbulkan terjadinya perubahan dalam kontek social dan budaya di masyarakat. Perubahan-perubahan ini yang kemudian dimanifestasikan dalam perilaku masyakarakat dalam berbagai hal di kehidupan sehari-hari, tidak terkecuali dalam kegiatan perancangan dan pembangunan arsitektural. Arsitektur yang seyogyanya merupakan hasil pemahaman dan pemikiran manusia yang dituangkan dalam sebuah tatanan fisik dan diwujudkan melalui keberagaman budaya. Arsitektur memberikan pemahaman tentang bagaimana identitas social, baik dalam bermasyarakat maupun lingkungannya, sebagai pertanda bahwa dinamika budaya telah mengalami perkembangannya secara pesat. Kajian dinamika social dana budaya dibutuhkan untuk menghasilkan desain arsitektur yang kreatif dan inovatif. Kajian ini akan melihat bagaimana perubahan social dan budaya masyarakat, baik yang dipengaruhi oleh kondisi pandemic ataupun bukan, dapat mempengaruhi sebuah desain dan perkembangannya. Penelitian ini dapat menjadi dasar bagi arsitektur dalam merancang sebuah desain, dengan menggunakan metode rasionalisme dan etnografi pada masa mendatang.
MODEL KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KERJASAMA KEWASPADAAN DINI GEJOLAK SOSIAL ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN MESUJI PROVINSI LAMPUNG DAN KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR PROVINSI SUMATERA SELATAN Andri Marta; Ulfa Umayasari
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 2 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v23i2.143

Abstract

Pilihan kebijakan dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan yang rendah dan kualitas sumberdaya aparatur yang sangat minim melalui kebijakan kerjasama antar daerah dalam hal ini jalinan kerjasama antara Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Ogan Komering Ilir dalam rangka pemberian penyelesaian konflik sosial serta bagaimana mengembangkan model kebijakan kerjasama kewaspadaan dini gejolak sosial antara Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif. hasil temuan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa kerjasama antar Pemerintah Kabupaten Mesuji dengan Pemerintah Kabupaten OKI yang berada di wilayah perbatasan merupakan salah satu upaya untuk memecahkan masalah bersama yaitu penyelesaian masalah konflik sosial yang terjadi di daerah tersebut. Implementasi kerjasama antara Pemkab Mesuji dengan Pemkab OKI tidak efektif karena tidak didukung oleh kelembagaan yang kuat, opreasionalisasi program, dukungan anggaran dan penyelesaian masalah yang masih cenderung reaktif, serta model penyelenggaraan pemerintahan yang masih didasarkan pada kuatnya ego-daerah. Oleh karena itu, harus dikembangkan model kerjasama antara pemerintah daerah yang efektif antara lain dengan memperkuat dukukungan institustional, penyediaan program yang oprasional, sifat penyelesaian masalah pada jangka panjang dan dukungan anggaran yang layak.
HUBUNGAN KELEKATAN MAHASISWA DALAM PEMBEALAJARAN DARING DI MASA PANDEMIK COVID-19 Deni Sutisna; Arif Widodo
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 2 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v23i2.152

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan kelekatan diantara mahasiswa dalam pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran daring yang menyebabkan keterbatasan mahasiswa dalam berinteraksi dan bersosialisasi secara tatap muka sehingga hubungan kelekatan diantara mahasiswa menjadi terhambat. Penelitian ini di kaji dengan pendekatan Study kasus, dengan metode deskriptif. Data diperoleh melaui survei yang dilakukan kepada mahasiswa baru program studi pendidikan PKN FKIP Universitas Mataram kemudian diolah melalui proses pengumpulan, penyajian dan pengambilan kesimpulan. Ada beberapa temuan yang menjadi dasar mengapa pola pembelajaran daring menghambat proses hubungan kelekatan diantaranya; 1) sebagian besar mahasiswa belum pernah bertemu secara langsung dengan teman sekelasnya sehingga hanya sebagian kecil dari mereka yang saling mengenal, 2) Mahasiswa tidak memiliki teman dekat di kelasnya sehingga sebagian besar dari mereka belum pernah kumpul ataupun bermain bareng; 3) meskipun komunikasi diantara mereka masih berjalan baik akan tetapi semua dilakukan hanya melalui media sosial atau Chating. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hubungan kelekatan diantara mahasiswa dalam pembelajaran daring tidak terbentuk karena mahasiswa tidak memiliki cukup ruang dan waktu untuk mengenali lebih dalam. Kondisi tersebut tidak memberikan kesempatan mahasiswa untuk saling mengidentifikasi, sehingga tidak terjadi proses simpati, dan empati dan akhirnya hubungan kelekatan tidak terbentuk.
STRATEGI PELESTARIAN MAKNA DAN FUNGSI KEARIFAN LOKAL NENGAH-NYAPPUR PADA MASYARAKAT ADAT MARGA LEGUN PAKSI BULOK, KALIANDA, LAMPUNG SELATAN Damar Wibisono; Anita Damayantie; Pairul Syah; Suwarno Suwarno; Abdul Syani
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 2 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v23i2.162

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pelestarian makna dan fungsi kearifan lokal nengah-nyappur pada masyarakat adat Marga Legun Paksi Bulok, Kalianda, Lampung Selatan. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif. Metode kualitatif ini dalam prakteknya akan berusaha memahami dan menafsirkan interaksi tingkah laku manusia dalam situasi tetentu yang mengutamakan penghayatan (verstehen). Tujuannya adalah untuk membuat sebuah gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki. Metode ini cukup relevan untuk diterapkan dalam memperoleh gambaran mengenai nilai kearifan lokal nengah-nyappur latar, makna dan fungsi nengah-nyappur dalam kehidupan masyarakat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Di samping untuk dapat menggali lebih dalam tentang realitas sikap perilaku kearifan lokal nengah-nyappur dalam masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pelestarian makna dan fungsi kearifan lokal nengah-nyappur pada masyarakat adat Marga Legun Paksi Bulok, Kalianda, Lampung Selatan dapat dilakukan dengan cara: membuat sanggar budaya, membuat lembaga penyibang adat, dan memperkuat sumber daya masyarakat. Kata Kunci: Nengah-Nyappur, Makna dan Fungsi Kearifan Lokal, Masyarakat Adat
PERUBAHAN POLA ADAPTASI MASYARAKAT MISKIN PENERIMA MANFAAT PKH DI MASA PANDEMI COVID-19 Usman Raidar; Junaidi Junaidi
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 2 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v23i2.163

Abstract

The COVID-19 pandemic that hit the world community and even Indonesia caused various kinds of problems. This is related to how the community can adapt to the disaster, so that they are able to survive and get through it. All means are certainly done, including changing the habits they have been doing to adapt in normal times. Changes in habitual patterns in adapting are very interesting to study, especially for poor people who are beneficiaries of the hopeful family program who are certainly the most affected by this Covid-19 pandemic disaster. Therefore, it is necessary to conduct a study on how to change the adaptation pattern of the poor beneficiaries of the Family Hope Program (PKH). Of course this study uses a qualitative method with case studies. In addition, this study also uses quantitative techniques in collecting data, both in the form of primary and secondary data. This research was conducted in Bagelen Village, Gedong Tataan District, Pesawaran Regency. The results of this study, namely a change in the pattern of adaptation of the PKH beneficiary community during the Covid-19 pandemic. These changes are related to the patterns of survival carried out by PKH beneficiary communities during the Covid-19 pandemic.
DINAMIKA DAN HAMBATAN DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR DI PLABUHAN RATU KABUPATEN SUKABUMI Azis Amriwan
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 2 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v23i2.164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika yang terjadi dalam pelaksanaan programpemberdayaan masyarakat pesisir. Penelitian ini juga ingin melihat proses reproduksi praktikdominasi dalam masyarakat pesisir yang menjadi faktor penghambat dalam pemberdayaannelayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untukmenggali relasi sosial dalam masyarakat pesisir yang melibatkan nelayan, juragan (taweu),kelompok nelayan dan pemerintah dalam perspektif strukturasi Giddens. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat pesisir di Palabuhanratu KabupatenSukabumi bersifat charity berupa Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dan bersifat stimulusseperti program Pengembangan Usaha Mina Perdesaan (PUMP) Perikanan Tangkap. Konseppemberdayaan semacam ini hanya bersifat sementara, parsial dan belum menyentuh persoalanutama dalam struktur sosial masyarakat pesisir yang bersifat patron-klien. Nelayan merupakankelompok masyarakat pesisir yang paling sulit untuk keluar dari jaring kemiskinan. Kebijakanpemerintah dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan, mekanisme pasar, dan dominasikelompok nelayan (KUB) oleh juragan (taweu), menyebabkan nelayan mengalami ketergantunganterhadap akses (jaringan, modal dan pengetahuan) sebagai bentuk dominasi struktural. Temuanpenelitian menunjukkan bagaimana nelayan dapat keluar dari jerat kemiskinan ataupun dominasistruktural ketika nelayan menggunakan faktor keagenannya. Praktik sosial yang dialami secaraberulang membentuk kesadaran nelayan, yakni memanfaatkan akses yang dimiliki. Dalam konteksprogram pemberdayaan, nelayan dapat bersikap pragmatis ataupun otonom.
TRADISI LARANGAN MENIKAH NGALOR-NGULON Dwi Krisma wati; Sugeng Harianto
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 1 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v24i1.196

Abstract

ABSTRAK Artikel ini merupakan hasil penelitian tentang Fenomenologi tradisi larangan menikah ngalor-ngulon. Penelitian ini menjelaskan motif sebab dan motif tujuan yang mendasari keluarga masih menggunakan tradisi larangan menikah ngalor-ngulon sebagai syarat perhitungan yang dijadikan tolak ukur penentuan jodoh. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan mengenai tradisi larangan menikah ngalor-ngulon, menganalisis motif sebab dan tujuan keluarga dalam menggunakan tradisi larangan menikah ngalor-ngulon. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori fenomenologi because motif dan in order to motive yang digagas oleh Alfred Schutz . Penelitian ini sendiri menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dalam memperoleh data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa sosialisasi tradisi larangan menikah ngalor-ngulon dilakukan oleh dua agen yakni primer dan sekunder yaitu keluarga dan lingkungan sekitar. Adapun motif sebab yang mendasari menggunakan tradisi ngalor-ngulon seperti rasa saling menghormati tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur, menyakini atas tradisi itu sudah ada sejak dulu dan berada pada lingkungan Jawa. Sedangkan motif tujuanya, para keluarga di Desa Sukorejo menggunakan tradisi menikah ngalor-ngulon adalah ingin mendapatkan kelancaran dan keselamatan, serta enggan dianggap melupakan tradisi lelulur oleh lingkungan sekitar. Kata Kunci : Masyarakat desa, tradisi ngalor-ngulon, pernikahan, motif sebab, motif tujuan. ABSTRACT The article is the result of research on the phenomenology of the tradition of prohibing marriage from ngalor-ngulon. This study explains the cause and motive motives that underlie the family still using the tradition of prohibiting ngalor-ngulon marriage as a calculation requirement that is used as a benchmark for determining a mate. The purpose of this study is to describe the tradition of prohibiting ngalor-ngulon marriage, to analyze the motives of the causes and goals of the family in using the tradition of prohibiting ngalor-ngulon marriage. The theory used in this research is the theory of phenomenology because motive and in order to motive which were initiated by Alfred Schutz. The theory is used as an analysis in answering the problem formulation. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach proposed by Alfred Schutz. Data collection in this study was carried out by means of observation, interviews, and literature studies. The results of this study indicate that the socialization of the tradition of prohibiting ngalor-ngulon marriage is carried out by primary and secondary socialization agents, namely the family and the surrounding environment. The motive underlying the families in Sukorejo Village using the ngalor-ngulon tradition is a sense of respect for the traditional values ​​inherited from their ancestors, believing in the truth of the tradition, and being in the Javanese community. While the motive for the purpose, the families in Sukorejo Village use the tradition of marrying ngalor-ngulon to get smoothness and safety, and are reluctant to be considered forgetting the ancestral tradition by the surrounding environment. Keywords: Village community, ngalor-ngulon tradition, marriage, cause motive, purpose motive.
STRATEGI BERTAHAN HIDUP PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI MASA PANDEMI COVID-19 Dewi Ayu Hidayati; Siti Habibah; Yuni Ratnasari
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 1 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v24i1.234

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang perubahan sosial ekonomi pedagang pasar tradisional Koga dan strategi bertahan hidup yang dilakukan dimasa pandemi Covid-19. Ditengah adanya pandemi Covid-19 yang memberikan dampak pada berbagai sektor kehidupan masyarakat baik secara sosial maupun ekonomi. Kalangan yang juga merasakan dampak pandemi adalah pelaku sektor informal salah satunya pedagang kecil di pasar tradisional. Pasar tradisional masih menjadi perhatian utama ditengah perkembangan pasar modern dan marketplace yang juga semakin maju. Eksistensi pedagang dalam bertahan ditengah perubahan akibat pandemi menjadi sangat penting untuk diteliti. Hal ini berkaitan dengan keberlangsungan usaha sektor informal yang sampai saat ini masih menjadi sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, pengamatan dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang dipakai yaitu reduksi data, triangulasi, membercheck, dan peer review.
STRATEGI PENCEGAHAN EIGENRECHTING DI LINGKUNGAN MASYARAKAT Kasmanto Rinaldi; Fajar Azhari; Ikhsan Alwafi; Novita Sari; Rezky Nugraha; Sherly Andrika Putri; Ucok Matsudi; Hilda Mianita
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 1 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v24i1.237

Abstract

Orang Indonesia pada umumnya mengenali perilaku main hakim sendiri sebagai suatu tindakan sewenang-wenang yang dilakukan terhadap individu atau sekelompok orang, dilakukan dengan cara menyakiti, menyusahkan, menumpas dan lain sebagainnya. Jika dilihat dari asalnya, perilaku main hakim sendiri di dunia internasional dimaknai sebagai perampasan yang dilakukan secara sengaja dan kejam terhadap hak dasar yang mana hal itu bertentangan dengan hukum internasional dengan alasan identitas kelompok. Tindakan main hakim sendiri meruntuhkan moral masyarakat. Di Indonesia sendiri, ada Undang-Undang yang mengatur tentang eigenrecthting atau tindakan main hakim sendiri ini. Eigenrecthing merupakan perbuatan melanggar hukum dan juga bertentangan dengan hak asasi manusia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif , yang mana pada tahap ini penulis melakukan wawancara kepada narasumber terkait. Hasil penelitian ini yaitu kasus eigenrechting sering terjadi di Kabupaten Kampar, Ada beberapa strategi pencegahan terhadap perilaku eigenrechting, antara lain yaitu memberikan edukasi atau pemahaman kepada masyarakat sekitar terkait proses peradilan pidana dengan tujuan meminimalisir perilaku eigenrechting pada masyarakat. Kata Kunci: Strategi Pencegahan, Masyarakat, Eigenrechting

Page 10 of 17 | Total Record : 164


Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 27 No. 2 (2025): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol. 27 No. 1 (2025): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 26 No 01 (2024): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol. 26 No. 01 (2024): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol. 26 No. 2 (2024): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol. 25 No. 2 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 25 No 1 (2023): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 2 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 24 No 1 (2022): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 2 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 23 No 1 (2021): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 22 No 2 (2020): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 22 No 1 (2020): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 2 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 1 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 2 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 20 No 1 (2018): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 19 No 1 (2017): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 17 No 2 (2015): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 17 No 1 (2015): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 16 No 2 (2014): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 16 No 1 (2014): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 14 No 1 (2012): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya More Issue