cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
mosharafajournal@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Lantai 2, Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Jalan Pahlawan No. 32 Sukagalih, Garut, Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : https://doi.org/10.31980/mosharafa
Core Subject : Education,
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Mosharafa terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Penerbit Mosharafa adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 3 (2021): September" : 15 Documents clear
Analisis Pengetahuan Matematika, Didaktika, dan Teknologi Calon Guru Sekolah Dasar Menggunakan Rasch Model Putra, Zetra Hainul; Hermita, Neni; Alim, Jesi Alexander
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.667

Abstract

Pengetahuan matematika, didaktika, dan teknologi yang harus dimilik oleh calon guru dan guru, sebelumnya diukur dengan metode classical test theory (CTT), namun memiliki keterbatasan. Penelitian bertujuan mengetahui pengetahuan tersebut dengan metode yang diprekdiksi lebih akurat yaitu item response theory (IRT) dari rasch model. Metode penelitian meliputi survey pengetahuan matematika dan didaktika serta survey pengetahuan teknologi menggunakan angket. Subjek penelitian yaitu 38 mahasiswa tahun kedua calon guru sekolah dasar dari sebuah institusi pendidikan guru sekolah dasar di Pekanbaru. Hasil studi menunjukkan calon guru sekolah dasar memiliki pengetahuan matematika dan teknologi cukup baik, namun pengetahuan didaktika sangat rendah. Analisis pengetahuan calon guru menggunkan rasch model mampu memberikan gambaran tingkat kesulitan soal/item yang diberikan, tingkat pengetahuan responden, dan interaksi antar responden dan antar soal. Institusi pendidikan perlu mengembangkan pembelajaran bagi calon guru sekolah dasar yang mampu mendukung penguatan dan pengembangan pengetahuan matematika, didaktika, dan teknologi. Knowledge of mathematics, didactics, and technology that must be owned by pre-service and in-service teachers, previously measured by the classical test theory (CTT) but has limitations. Study aims to determine that knowledge with a more accurate prediction method using the item response theory (IRT) from the Rasch model. Study used a survey of mathematical and didactic knowledge, and a survey of technological knowledge with a scale. The subjects were 38 second-year students from an elementary school teacher education institution in Pekanbaru. This study indicates that pre-service teachers have relatively sufficient mathematics and technological knowledge, but they lacked didactic knowledge. Analysis of pre-service teachers’ knowledge using the Rasch model can provide an overview of the difficulty level of the items given, the level of pre-service teachers’ knowledge, and the interaction between respondents and between questions. Institutions need to develop learning instruction for pre-service teachers that can support the strengthening and development of their mathematical, didactic, and technological knowledge.
Literasi Matematika Siswa IPS dalam Menyelesaikan Soal PISA Konteks Saintifik Purnomo, Bagus Wahyu; Sari, Anisa Fatwa
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.668

Abstract

Hasil penelitian literasi matematika di Indonesia tidak secara spesifik mengungkap literasi matematika siswa dengan mempertimbangkan latar belakang keilmuan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa IPS dalam menyelesaikan soal PISA. Literasi matematika yang diungkap berfokus pada pemahaman siswa IPS terhadap konteks saintifik. Penelitian deskriptif ini melibatkan 3 siswa IPS di salah satu SMA di Jawa Timur. Setiap subjek penelitian yang memiliki tingkat kemampuan matematika berbeda diberikan soal tes kemampuan literasi matematika kemudian diwawancarai. Hasil tes dan wawancara dianalisis menggunakan kerangka kerja PISA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa IPS memiliki tingkat pemahaman yang baik tentang konteks saintifik pada soal PISA. Dari 3 soal yang diberikan, siswa IPS hanya terkendala di satu soal sehingga tidak semua indikator pemahaman terhadap konteks PISA dapat dipenuhi oleh dua siswa. The results of research on mathematical literacy in Indonesia do not specifically reveal students' mathematical literacy by considering students' scientific backgrounds. This study aims to describe the mathematical literacy skills of social studies students in solving PISA questions. The mathematical literacy revealed focuses on the social studies students' understanding of the scientific context. This descriptive study involved 3 social studies students in one high school in East Java. Each research subject who has a different level of mathematical ability is given a mathematical literacy ability test question and then interviewed. The results of the tests and interviews were analyzed using the PISA framework. The results showed that social studies students had a good level of understanding of the scientific context on PISA questions. Of the 3 questions given, social studies students were only constrained in one question so that not all indicators of understanding the PISA context could be met by two students.
Pola Asuh Orang Tua Siswa dengan Motivasi Belajar Matematika Tingkat Tinggi pada Masa Pandemi Covid-19 Hendrawan, Dhita Nabilah; Hendriana, Benny
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.669

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi motivasi belajar anak. Terkait hal tersebut, bimbingan dan didikan dari orang tua akan mempengaruhi motivasi belajar anak, yang pada akhirnya menjadi salah satu penentu keberhasilan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh yang diterapkan orang tua pada siswa yang memiliki motivasi belajar matematika tinggi di kelas 8 SMP. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan instrumen penelitian berbentuk angket dan wawancara. Subyek penelitian yaitu 38 siswa kelas 8A dengan fokus 5 siswa pada salah satu SMP Negeri di Tambun Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 5 siswa yang mempunyai tingkat motivasi belajar matematika kategori tinggi, terdapat 3 orang tua yang menggunakan tipe pola asuh demokratis dan terdapat 2 orang tua yang menggunakan tipe pola asuh permisif. Kedua pola asuh tersebut dapat digunakan untuk menumbuhkan motivasi belajar matematika yang tinggi pada siswa. Parenting patterns are one of the factors that can affect children's learning motivation. Parenting. Related to this, the guidance and upbringing of parents will affect children's learning motivation. This study aims to determine how parenting styles are applied by parents to have high motivation to learn mathematics in grade 8 junior high school. This research used descriptive analysis method and the research instrument used questionnaires and interviews. The research subjects were 38 students of grade 8A with a focus of 5 students in one of the public junior high schools in Tambun Selatan. The results of the study from 5 students who had a high level of motivation to learn mathematics showed that 3 parents used the democratic parenting type and there were 2 parents who used the permissive parenting type. Both parenting patterns can be used to grow students' high motivation to learn mathematics.
Pengungkapan Aspek Matematis pada Aktivitas Etnomatematika Produksi Ecoprint di Butik El Hijaaz Puspasari, Ratih; Rinawati, Anis; Pujisaputra, Anung
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.670

Abstract

Butik El Hijaaz merupakan pengrajin kain ecoprint di Tulungagung yang mengembangkan teknik ecoprint menggunakan bahan alam sebagai pewarna kain dan pencetak motif yang ramah lingkungan. Penelitian dilakukan untuk mengungkap aspek matematika yang terkandung dari proses pembuatan kain ecoprint, seperti membilang, mengukur, mendesain. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap aspek-aspek matematis dan aktivitas-aktivitas fundamental matematis yang terdapat dalam aktivitas ecoprint di butik El Hijaaz Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi yakni observasi, wawancara, dokumentasi. Subjek penelitian yaitu karyawan butik dan pemilik Butik El Hijaaz. Lokasi penelitian yaitu di butik El Hijaaz Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) aktivitas fundamental yang ditemukan pada proses pembuatan kerajinan kain ecoprint di Galery El Hijaaz antara lain counting, measuring, design, locating, playing dan explaining. 2) Konsep matematis yang dapat diungkap adalah perbandingan, konversi waktu, konversi suhu, konsep membilang, himpunan, konsep pecahan, konsep pengukuran, refleksi, kesebangunan, kongruensi, program linier, aritmatika sosial. Butik El Hijaaz is an ecoprint fabric craftsman in Tulungagung who develops ecoprint techniques using natural materials as fabric dyes and prints environmentally friendly motifs. The research was conducted to reveal the mathematical aspects contained in the process of making ecoprint fabrics, such as counting, measuring, designing. The purpose of this research is to reveal the mathematical aspects and mathematical fundamental activities contained in the ecoprint activity at El Hijaaz boutique Tulungagung. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods namely observation, interviews, documentation. The research subjects are boutique employees and El Hijaaz Boutique owners. The research location is the El Hijaaz boutique, Tulungagung Regency. The results of the study show that: 1) the fundamental activities found in the process of making ecoprint fabrics at the El Hijaaz Gallery include counting, measuring, design, locating, playing and explaining. 2) Mathematical concepts that can be revealed are comparison, time conversion, temperature conversion, counting concept, set, fraction concept, measurement concept, reflection, similarity, congruence, linear program, social arithmetic.
Analisis Kelengkapan RPP Matematika pada Guru SMAN 5 Tapung Abdullah, Tomy; Maimunah; Roza, Yenita
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.671

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih adanya guru yang menjadikan RPP hanya sebagai syarat administrasi tanpa memperhatikan tentang kelengkapan RPP yang sesuai dengan Permendikbud 103 tahun 2014. Penelitian ditujukan untuk mendeskripsikan kesesuaian kelengkapan 3 RPP dari 3 guru matematika yang menggunakan Kurikulum 2013 pada SMA 5 Tapung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, sasaran penelitian ini adalah 3 RPP dengan materi Nilai Mutlak. Hasil dari analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif memberikan hasil dengan rata-rata 77,2% termasuk dalam kategori sesuai dengan Kurikulum 2013. Berdasarkan rata-rata yang diperoleh maka dapat dikatakan bahwa guru matematika di SMA 5 Tapung telah sadar dan sangat memperhatikan tentang aturan Permendikbud 103 tahun 2014. The background of this research is that there are still teachers who make RPP only as an administrative requirement without paying attention to the completeness of the RPP following Permendikbud 103 of 2014. The research is aimed at describing the suitability of the completeness of 3 RPP from 3 mathematics teachers who use the 2013 Curriculum at SMA 5 Tapung. This study uses a qualitative descriptive method, the target of this research is 3 lesson plans with Absolute Value material. The results of data analysis using descriptive qualitative methods gave results with an average of 77.2% included in the category according to the 2013 Curriculum. Based on the average obtained, it can be said that the mathematics teacher at SMA 5 Tapung has been aware and very concerned about the rules of Permendikbud 103 of 2014.
Buku Saku Digital Berbasis STEM: Pengembangan Media Pembelajaran terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Anita, Yuyun; Thahir, Andi; Anita, Komarudin; Suherman; Rahmawati, Novia Dwi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.672

Abstract

Pembelajaran di abad 21 sangat memerlukan berbagai inovasi media pembelajaran yang dapat dijadikan sebagai alat bantu pendidik dalam melaksanakan kurikulum. Buku saku digital berbasis science, technology, engineering, and mathematics (STEM) bertujuan agar dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran yang layak dan menarik terhadap kemampuan pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah Reseach and Depelovment (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif serta kuantitatif. Proses uji coba dilakukan setelah validasi ahli materi dan ahli media yang menunjukkan bahwa buku saku berbasis STEM memiliki kriteria menarik untuk digunakan. Namun uji efektivitas media pembelajaran buku saku digital tidak dapat terlaksana disebabkan adanya pandemi covid-19 yang mengakibatkan kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring atau online. Adanya kebijakan tersebut mengakibatkan penelitian ini hanya terlaksana sampai pada tahap development atau pengembangan. The 21st century needs a variety of learning media innovations that can be used as a device in implementing the curriculum. The goal of digital pocketbooks based on science, technology, engineering, and mathematics (STEM) is to develop into worthy and interesting learning media on mathematical problem-solving skills. The research method used Research and Development (R&D) using the ADDIE model. Data analysis techniques use qualitative and quantitative descriptive techniques. The process was conducted after validation of material experts and media experts who showed that STEM-based pocketbooks had interesting criteria to use. However, the effectiveness of digital pocketbook learning media cannot be carried out due to the covid-19 pandemic that resulted in learning activities being conducted online or online. The existence of this policy resulted in this research only being carried out to the stage of development or development.
Penerapan Video Media Pembelajaran Penjumlahan Bilangan Bulat Tristanti, Lia Budi; Ernawati, Wiwik; Hidayati, Wiwin Sri
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.673

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan proses pembelajaran matematika dengan media video pada materi penjumlahan bilangan bulat dan kemampuan siswa dalam menjumlahkan bilangan bulat sebelum dan sesudah pemanfaatan media video materi penjumlahan bilangan bulat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Sebelum melaksanakan penelitian, video media pembelajaran penjumlahan bilangan bulat telah divalidasi dan dinyatakan layak digunakan oleh ahli materi dan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menjumlahkan bilangan bulat sebelum dan sesudah pemanfaatan media video terdapat perbedaan yang cukup signifikan yaitu dari 0% menjadi 96%. Artinya sebelum penerapan media video pembelajaran tidak ada siswa yang memenuhi indikator penjumlahan bilangan bulat yang sudah ditetapkan. Sedangkan, setelah penerapan media video pembelajaran terdapat 25 dari 26 siswa yang memenuhi 5 indikator penjumlahan bilangan bulat. Walaupun begitu, pembelajaran matematika menggunakan media video pada materi penjumlahan bilangan bulat belum mencapai ketuntasan kelas yaitu 100%. The purpose of this study is to describe the process of learning mathematics with video media on the material of adding integers and students' ability to add integers before and after using video media for adding integers. This study uses a qualitative approach. Methods of data collection using tests and documentation. Before carrying out the research, the instructional media video for adding integers has been validated and declared suitable for use by material and media experts. The results showed that the students' ability to add integers before and after the use of video media had a significant difference, from 0% to 96%. This means that before the application of instructional video media there were no students who met the predetermined integer addition indicators. Meanwhile, after the application of instructional video media, there were 25 out of 26 students who met 5 indicators of adding integers. Even so, learning mathematics using video media on the addition of integers has not yet reached class completeness, which is 100%.
Pengembangan Board Game TITUNGAN untuk Melatih Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Widiyanto, Joko; Yunianta, Tri Nova Hasti
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.674

Abstract

Berpikir kreatif adalah salah satu komponen penting dalam mengembangkan berpikir unggul untuk menciptakan manusia unggul. Melatih kemampuan berpikir kreatif dapat menggunakan board game. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan suatu produk berupa board game TITUNGAN yang valid, praktis dan efektif digunakan untuk melatih kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian pengembangan ini menggunakan contoh pengembangan ADDIE sebagai metode penelitian. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 8 siswa SMP Negeri 3 Tanjung Bintang. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket daftar isian (checklist) dan tes untuk menguji kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Hasil dari persentase rata-rata kevalidan sebesar 92,67% (lebih dari 90%) yang termasuk dalam kategori sangat Valid dan persentase rata-rata kepraktisan sebesar 80,9% (lebih dari 80%) yang termasuk dalam kategori Praktis, sedangkan hasil uji paired t-test menghasilkan perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Dapat disimpulkan bahwa board game TITUNGAN dapat dikatakan valid, praktis dan efektif digunakan untuk melatih kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Creative thinking is one of the important in developing superior thinking to create superior humans. Creative thinking skills can be trained using board games. This study aims to develop a TITUNGAN board game that is valid, practical, and effective in trained students’ mathematical creative thinking ability. This development research uses the example of ADDIE development as a research method. The subject in this study were 8 students of SMP Negeri 3 Tanjung Bintang. The research instruments were a checklist questionnaire and a test to test the validity, practicality, and effectiveness. The result of validity obtained an average percentage of 92,67% (more than 90%) which is included in the very valid category and an average percentage of the practicality of 80,9% (more than 80%) which is included in the practical category, while the result of paired t-test that there is a significant difference between the pretest and posttest scores. It can be concluded that the TITUNGAN board game can be valid, practical, and effective to train students’ mathematical creative thinking ability.
Proses Berpikir Kritis Matematis Siswa Ditinjau Dari Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert Rudianti, Rindu; Rudianti, Aripin; Muhtadi, Dedi
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.675

Abstract

Penelitian dilakukan mengingat pentingnya memperhatikan kemampuan berpikir kritis dan tipe kepribadian untuk menunjang keberhasilan belajar matematika. Penelitian ini mendeskripsikan proses berpikir kritis matematis siswa ditinjau dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert. Metode penelitian yaitu kualitatif eksploratif, dengan subjek sebanyak empat siswa kelas XII teknik busana butik salah satu SMK Negeri di Rajadesa. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan berpikir kritis matematis, wawancara, dan angket tipe kepribadian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek ekstrovert lebih cepat dibandingkan dengan introvert dalam menyelesaikan masalah, tetapi kurang teliti dalam menyelidiki permasalahan. Subjek ekstrovert juga menggunakan konsep yang salah ketika menarik kesimpulan, mereka tidak tepat dalam mengaitkan informasi yang ada dengan pengetahuan yang dimilikinya. Sedangkan subjek introvert, cenderung tenang, teliti, hati-hati, dan memikirkan kembali solusi sebelum menarik kesimpulan. Siswa introvert mampu mengembangkan argumen dengan mengembangkan informasi yang ada dan memberikan pernyataan yang mengarah pada langkah-langkah yang diambil dalam menyelesaikan masalah, meskipun tidak dapat menuliskannya dengan tepat. The research was conducted considering the importance of paying attention to critical thinking skills and personality types to support the success of learning mathematics. This study describes students' mathematical critical thinking processes in terms of extrovert and introvert personality types. The research method is qualitative exploratory, with the subject as many as four students of class XII fashion boutique engineering one of the SMK in Rajadesa. The instruments used are mathematical critical thinking ability tests, interviews, and personality type questionnaires. The results showed that extroverted subjects were faster than introverts in solving problems but less thorough in investigating problems. Extroverted subjects also use the wrong concept when concluding, they are not right in relating the existing information to the knowledge they have. While introverted subjects tend to be calm, thorough, careful, and rethink solutions before concluding. Introverted students can develop arguments by developing existing information and providing statements that lead to the steps taken in solving problems, even though they cannot write them down correctly.
Pembelajaran Matematika dengan Media Software GeoGebra Materi Dimensi Tiga Maf’ulah, Syarifatul; Wulandari, Suci; Jauhariyah, Lia; Ngateno
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2021): September
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v10i3.676

Abstract

Kesulitan siswa dalam memahami materi dimensi tiga perlu diatasi. Misalnya dengan menggunakan bantuan media pembelajaran yang tepat seperti Software GeoGebra. Penelitian bertujuan mendeskripsikan proses pembelajaran dan hasil belajar matematika menggunakan software GeoGebra. Penelitian deskriptif kualitatif ini terdiri dari 19 subjek kelas XII IPS salah satu MA swasta di Jombang. Instrumen penelitian yaitu lembar observasi, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa proses pembelajaran dengan media software GeoGebra diawali dengan menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengingatkan materi sebelumnya, menjelaskan unsur-unsur bangun ruang, memperkenalkan software GeoGebra, menjelaskan fungsi masing-masing menu, menjelaskan materi dimensi tiga menggunakan software GeoGebra, dan memberikan penguatan serta menyimpulkan inti materi yang telah dipelajari. Hasil penelitian lainnya menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang signifikan antara sebelum dan sesudah pemanfaatan GeoGebra. Software GeoGebra cocok digunakan untuk membantu siswa memahami materi dimensi tiga dengan baik. Students' difficulties in understanding three-dimensional material need to be overcome. For example, by using the help of appropriate learning media such as GeoGebra Software. The purpose of this research was to describe the learning process and learning outcomes of mathematics using GeoGebra software. This qualitative descriptive study consisted of 19 subjects of class XII IPS, one of the private MA in Jombang. The research instruments are observation sheets, tests, and documentation. Based on the results of the study, it is known that the learning process using the GeoGebra software media begins with conveying the learning objectives and reminding the previous material, explaining the elements of spatial structure, introducing the GeoGebra software, explaining the function of each menu, explaining the Three-Dimensional material using the GeoGebra software, and closing with providing reinforcement and conclude the core material that has been studied. The results of other studies indicate that there are significant differences in student learning outcomes between before and after the use of GeoGebra. GeoGebra software is suitable to help students understand three-dimensional material well.

Page 1 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2025): January Vol. 13 No. 4 (2024): October Vol. 13 No. 3 (2024): July Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol. 13 No. 1 (2024): January Vol. 12 No. 4 (2023): October Vol. 12 No. 3 (2023): July Vol 12, No 3 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 1 (2023): January Vol 12, No 1 (2023) Vol 11, No 3 (2022) Vol. 11 No. 3 (2022): September Vol. 11 No. 2 (2022): Mei Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022): Januari Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): Mei Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Januari Vol. 9 No. 3 (2020): September Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): Mei Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): Januari Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 3 (2019): September Vol. 8 No. 2 (2019): Mei Vol 8, No 2 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Januari Vol 8, No 1 (2019) Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 3 (2018): September Vol. 7 No. 2 (2018): Mei Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Januari Vol. 6 No. 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): Mei Vol. 6 No. 1 (2017): Januari Vol 6, No 1 (2017) Vol. 5 No. 3 (2016): September Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016): Mei Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol. 5 No. 1 (2016): Januari Vol. 4 No. 3 (2015): September Vol 4, No 3 (2015) Vol. 4 No. 2 (2015): Mei Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 1 (2015): Januari Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol. 3 No. 3 (2014): September Vol. 3 No. 2 (2014): Mei Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): Januari Vol. 2 No. 3 (2013): September Vol 2, No 3 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol. 2 No. 2 (2013): Mei Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013): Januari Vol. 1 No. 2 (2012): September Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Mei More Issue