cover
Contact Name
Ekasatya Aldila Afriansyah
Contact Email
ekafrian@gmail.com
Phone
+628979550972
Journal Mail Official
mosharafajournal@institutpendidikan.ac.id
Editorial Address
Gedung B, Lantai 2, Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut Jalan Pahlawan No. 32 Sukagalih, Garut, Jawa Barat
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 20864280     EISSN : 25278827     DOI : https://doi.org/10.31980/mosharafa
Core Subject : Education,
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2086-4280 & e-ISSN: 2527-8827) mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang pendidikan matematika yang belum pernah dipublikasikan. Penulis dapat berasal dari berbagai level, seperti mahasiswa (S1, S2, S3), guru, dosen, praktisi, maupun pemerhati pendidikan matematika. Mosharafa terbit tiga kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, Mei, dan September. Penerbit Mosharafa adalah Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,006 Documents
Tingkat Pemahaman Konsep Siswa pada Materi Pola Bilangan Berdasarkan Teori APOS Novianti; Pratama, Fika Widya
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.702

Abstract

Apabila guru dalam mengajarkan materi dapat berjalan dengan baik kemudian siswa dapat memahami isi materi tersebut maka fungsi pendidikan itu dapat dikatakan tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman konsep siswa pada materi Pola Bilangan dengan hasil belajar tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan teori APOS. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan purposive sampling sebagai teknik dalam pengambilan sampel. Instrumen yang digunakan adalah peneliti itu sendiri sebagai instrumen utama, 2 soal materi Pola Bilangan, dan pedoman wawancara dengan jenis semiterstruktur. Sampel diambil dari siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Salatiga tahun ajaran 2019/2020 semester 2. Terdapat 3 subjek dengan masing-masing dipilih dari 3 kategori hasil belajar yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian pada subjek RU (subjek dengan hasil belajar tinggi) dan subjek RA (subjek dengan hasil belajar sedang) pemahaman konsepnya dapat memenuhi tahap aksi, proses, objek, dan skema. Sedangkan hasil penelitian pada subjek DE (subjek dengan hasil belajar rendah) pemahaman konsepnya hanya sampai tahap aksi dan proses. If the teacher in teaching the material can run well then students can understand the content of the material, then the educational function can be said to be achieved. This study aims to analyze the level of understanding of students' concepts on the Number Pattern material with high, medium, and low learning outcomes based on the APOS theory. This type of research is descriptive qualitative with purposive sampling as a sampling technique. The instrument used was the researcher himself the main instrument, 2 questions about the number pattern material, and a semi-structured interview guide. The sample was taken from class VIII SMP Negeri 3 Salatiga academic year 2019/2020 semester 2. There were 3 subjects with each selected from 3 categories of learning outcomes, namely high, medium, and low. The results of research on RU subjects (subjects with high learning outcomes) and RA subjects (subjects with moderate learning outcomes) understanding the concept can meet the stages of action, process, object, and schema. While the results of research on the subject of DE (subjects with low learning outcomes) the understanding of the concept is only up to the stage of action and process.
Etnomatematika: Konsep Matematika pada Kue Lebaran Diniyati, Indah Amanah; Ekadiarsi, Aisyah Nurwulan; Salsabila; Herdianti, Ika Akmalia Herva; Amelia, Tasya; Wahidin
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.703

Abstract

Pada saat belajar matematika sering mengalami kendala yang disebabkan ketika pembelajaran tidak memberikan contoh konkret dari objek matematika yang abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis etnomatematika yang terdapat di kue lebaran. Metode yang digunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Total objek yang diteliti ada 4 buah kue lebaran, yaitu kue lidah kucing, kue kastangel, kue putri salju, kue nastar, dan 1 subjek untuk diwawancara, yaitu pedagang kue. Teknik penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini diperoleh Diantaranya pada kue nastar yang terbentuk dari bangun ruang setengah bola, kue putri salju yang terbentuk dari juring dan tembereng lingkaran kue kastangel yang terbentuk dari bangun ruang balok, dan kue Lidah kucing yang terbentuk dari bangun datar persegi panjang dan setengah lingkaran. Diharapkan dari pembelajaran konstektual yang menggunakan kue lebaran sebagai media pembelajaran dapat membantu serta menambah wawasan dalam memahami konsep bangun geometri pada matematika. At the time of learning mathematics often experience obstacles caused when learning does not provide concrete examples of abstract mathematical objects. The purpose of this study was to analyze the ethnomathematics contained in the Eid cake. The method used is qualitative research with an ethnographic approach. The total objects studied were 4 Eid cakes, namely cat tongue cake, kastangel cake, snow-white cake, nastar cake, and 1 subject to be interviewed, namely a cake seller. This research technique uses observation, interviews, and documentation. The results of this study were obtained. Among them are nastar cakes which are formed from a half-spherical shape, snow princess cakes which are formed from circles and circles of kastangel cakes which are formed from blocks of space, and cat's tongue cakes which are formed from rectangular and semi-circular flat shapes. It is hoped that contextual learning using Eid cakes as a learning medium can help and add insight into understanding the concept of geometric shapes in mathematics.
Kesulitan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Program Linear pada Pembelajaran Daring Utami, Laily Wijayanti; Hidayanto, Erry; Hidayanto, Sisworo
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.704

Abstract

Peserta didik mengalami kesulitan dalam pembelajaran daring matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan program linear pada pembelajaran daring. Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas XII MIPA 1 SMAN 5 Pamekasan tahun pelajaran 2020/2021 sejumlah 29 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa soal tes program linear sebanyak 2 soal bentuk uraian, soal tersebut sudah divalidasi sebelumnya oleh dua validator. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, pemberian soal tes dan wawancara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif di mana data dikumpulkan melalui hasil pengerjaan soal program linear, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami beberapa kesulitan dalam menyelesaikan program linear pada beberapa langkah, yaitu mengubah soal cerita program linear menjadi bentuk matematika, mengarsir dan menentukan daerah hasil penyelesaian, menentukan koordinat titik pojok pada daerah penyelesaian dan menarik kesimpulan. Students have difficulty learning mathematics online. This study aims to describe the difficulties of students in solving linear programming problems in online learning. The research subjects were students of class XII MIPA 1 SMAN 5 Pamekasan for the academic year 2020/2021 a total of 29 students. The instrument used in the study was in the form of linear program test questions as many as 2 questions in the form of descriptions, these questions had been previously validated by two validators. Data was collected employing observation, giving test questions, and interviews. This type of research is qualitative research where data is collected through the results of working on linear programming questions, observations, interviews, and documentation. The data analysis technique was carried out in several stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that students experienced some difficulties in completing linear programming in several steps, namely changing linear programming story problems into mathematical form, shading and determining the area of ​​the solution, determining the coordinates of the corner points in the settlement area, and drawing conclusions.
Keterampilan Guru Matematika Se-Kabupaten Kuningan dalam Pemanfaatan Platform Pembelajaran Online Masa Pandemic Toheri; Kismeina, Aliyah; Persada, Alif Ringga
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.719

Abstract

Permasalahan yang dihadapi pada masa pandemic COVID-19 mengharuskan pendidik melakukan kegiatan mengajar di rumah. Pendidik dituntut dapat menggunakan dan memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran daring. Penilitian dilakukan untuk mengetahui keterampilan guru matematika dalam pemanfaatan platform pembelajaran online dan mengetahui bagaimana kualitas pembelajaran yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mixed method yaitu menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 122 guru matematika se-Kabupaten Kuningan dengan jumlah 44 sekolah (9 negeri dan 35 swasta). Peneliti menggunakan teknik Cluster Random Sampling dengan sampel sebanyak 25 guru dari 10 sekolah (5 negeri dan 5 swasta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru dalam konteks TIK masuk dalam kategori “Kurang Baik”. Kualitas pembelajaran cenderung menurun, dan nilai-nilai karakter menurun. Pencapaian siswa pada masa pandemic umumnya belum mencapai nilai KKM yang sudah ditentukan oleh sekolah. Hasil nilai rapor siswa juga cenderung fluktuatif. The problem faced during the pandemic COVID-19 requires that educators perform teaching activities at home. Educators must be able to use and utilize technology for online learning. This study aims to determine the skills of mathematics teachers in the use of learning platforms online; to find out how the quality of the resulting learning. This research uses research, mixed method which combine quantitative and qualitative methods. The population in this study consisted of 122 mathematics teachers throughout Kuningan Regency with a total of 44 schools (9 public and 35 private). Researchers used the technique Cluster Random Sampling with a sample of 25 teachers from 10 schools (5 public and 5 private). The results of the study indicate that the skills of teachers in the context of ICT are included in the "Not Good". The quality of learning tends to decrease, and character values decline, besides that, many student achievements during the pandemic have not reached the KKM value that has been determined by the school, and fluctuating student report card scores are also shown.
Pedagogical Content Knowledge Guru dalam Pembelajaran Matematika Daring Rahayu, Diar Veni; Muhtadi, Dedi; Ridwan, Irwan Muhammad
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.720

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat mendorong terjadinya pergeseran paradigma dalam proses pembelajaran matematika, di mana pembelajaran daring menjadi salah satu pilihan yang sering dilakukan. Hal tersebut berimplikasi pada adanya perubahan kerangka Pedagogical Content Knowledge (PCK) guru dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kerangka PCK guru dalam pembelajaran matematika daring. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten yang digunakan untuk merancang kerangka konseptual PCK guru dalam pembelajaran matematika daring. Analisis konten yang dilakukan berupa literatur review dan penggalian data. Untuk penggalian data, digunakan instrumen berupa angket dan pedoman wawancara dengan subjek sebanyak lima orang guru matematika. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerangka PCK guru dalam pembelajaran matematika daring dapat diadaptasi dan dioperasionalkan dari model PCK Lannin yang meliputi: knowledge of instructional strategies for mathematics, knowledge of student understanding within mathematics, knowledge of curriculum for mathematics dan knowledge of assessment for mathematics. Guru sudah memiliki paradigma, kesiapan dan faktor pendukung yang cukup baik dalam melaksanakan pembelajaran matematika daring, namun masih belum optimal dalam kemampuan dan struktur tugas siswa. Rapid technological developments encourage a paradigm shift in the mathematics learning process, where online learning is one of the choices that is often done. This implies a change in the teacher's Pedagogical Content Knowledge (PCK) framework in learning mathematics. This study aims to describe the PCK framework of teachers in online mathematics learning. This study uses the content analysis method used to design the conceptual framework of teachers' PCK in online mathematics learning. Content analysis is carried out in the form of a literature review and data mining. For data mining, instruments in the form of questionnaires and interview guidelines were used with the subject of five mathematics teachers. The data analysis technique used is triangulation. The results showed that the teacher's PCK framework in online mathematics learning can be adapted and operationalized from Lannin's PCK model which includes knowledge of instructional strategies for mathematics, knowledge of student understanding within mathematics, knowledge of the curriculum for mathematics and knowledge of assessment for mathematics. Teachers already have a fairly good paradigm, readiness, and supporting factors in implementing online mathematics learning, but they are still not optimal in the abilities and structure of students' assignments.
Desain LKM Elektronik Bermuatan Etnomatematika pada Pakaian Adat Dayak Iban dan Bahasa Inggris Hartono; Putra, Muhammad Iqbal Ripo
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.721

Abstract

Penggunaan LKM cenderung sudah mulai dilakukan pada masa pandemic ini, hanya saja perlu adanya inovasi dari LKM yang akan digunakan dalam pembelajaran. LKM ELektronik dan memiliki muatan budaya lokal dengan penyajian menggunakan Bahasa internasional, yaitu Bahasa inggris menjadi inovasi baru pada pendidikan matematika. Penelitian ini memiliki tujuan agar menghasilkan LKM Elektronik bermuatan Etnomatematika pada pakaian adat Dayak iban dan Bahasa Inggris yang layak digunakan. Metode dalam penelitian ini yang digunakan merupakan model penelitian pengembangan dari Borg and Gall. Teknik pengumpul data menggunakan teknik komunikasi tak langsung yaitu lembar validasi dan angket, dan teknik pengukuran, yaitu tes. Hasil penelitian LKM elektronik bermuatan etnomatematika dan bahasa inggris mencapai skor 83, 61% pada penilaian sebagai media dan 82,47% pada penilaian materi sehingga kriteria dinyatakan sangat valid; LKM elektronik bermuatan etnomatematika dan bahasa inggris mencapai persentase 83% kriteria sangat praktis; LKM elektronik bermuatan etnomatematika mencapai 75% mahasiswa yang memiliki nilai minimal baik, sehingga terkategori efektif. The use of LKM tends to have started during this pandemic, it's just that there needs to be innovation from LKM that will be used in learning. LKM electronic and has local cultural content with a presentation using international language, namely English, is an innovation in mathematics education. The purpose of this research is to produce an Electronic LKM containing ethnomathematics on Dayak Iban's traditional clothes and English that are suitable for use. The research method used is Borg and Gall's development research. Data collection techniques use indirect communication techniques, namely validation sheets and questionnaires, and measurement techniques, namely tests. The results of the electronic MFI research containing ethnomathematics and English reached a score of 83, 61% on the assessment as a medium and 82.47% on the assessment of the material so the criteria were declared very valid; Electronic LKM containing ethnomathematics and English reaches a percentage of 83% very practical criteria; Electronic LKM containing ethnomathematics reaches 75% of students who have a good minimum score, so they are categorized as effective.
Media Pembelajaran Matematika Digital “BABADA” pada Materi Kesebangunan Bangun Datar Marthani, Gabriela Yan; Ratu, Novisita
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.722

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi sangat diperlukan dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari media pembelajaran digital “BABADA” sebagai media pembelajaran untuk siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengembangkan sebuah media pembelajaran berbasis Software Adobe Animate CC. Metode pengembangan yang dipakai adalan model pengembangan ADDIE yang terdapat lima langkah pelaksanaan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek dalam peneltian ini yaitu 20 siswa kelas IXE SMP Negeri 1 Bandungan. Intrumen yang digunakan adalah lembar validasi media, lembar kepraktisan media dan lembar keefektifan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital “BABADA” valid, praktis dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran siswa pada materi kesebangunan bangun datar dengan kategori sangat baik. Hasil analisis lembar respon siswa juga menunjukkan respon yang baik dari siswa. “BABADA” dapat direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang baik untuk digunakan pada materi kesebangunan bangun datar. The use of technology-based learning media is very necessary in learning. The purpose of this study is to determine the validity, practicality and effectiveness of the digital learning media "BABADA" as a learning media for students. This research is a Research and Development that develops a learning media based on Adobe Animate CC Software. The development method used is the ADDIE development model which has five implementation steps, namely Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The subjects in this study were 20 students of class IXE SMP Negeri 1 Bandungan. The instruments used were media validation sheets, media practicality sheets and media effectiveness sheets. The results obtained that the digital learning media "BABADA" is valid, practical and effective to be used as a student learning medium on the material of similarity in the very good category, and the results of the analysis of student response sheets get a good response. “BABADA” can be recommended as a good learning media to use on the material of similarity.
Pengembangan Ethno–Virtual Card Berbasis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dan Rasa Ingin Tahu Amalia, Noor Azif; Wanabuliandari, Savitri; Rahayu, Ratri
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.723

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah ingin menghasilkan media pembelajaran ethno-virtual card berbasis pemecahan masalah dan rasa ingin tahu yang mencapai kriteria valid, dan praktis. Metode penelitian ini adalah pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang memiliki 5 tahapan, yakni: Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Namun, pada penelitian ini hanya sampai pada tahap Implementation. Subjek pada penelitian ini adalah 9 siswa Kelas VII G SMP N 1 Jekulo. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan angket. Instrumen penelitian meliputi lembar wawancara studi pendahuluan, lembar wawancara analisis kebutuhan, lembar wawancara uji skala terbatas, lembar angket studi pendahuluan, lembar angket analisis kebutuhan, lembar validitas, dan lembar kepraktisan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil validasi ethno-virtual card berbasis pemecahan masalah dan rasa ingin tahu memiliki kriteria valid. Tingkat kepraktisan ethno-virtual card berbasis pemecahan masalah dan rasa ingin tahu memiliki kriteria praktis. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ethno-virtual card berbasis pemecahan masalah dan rasa ingin tahu yang dikembangkan dapat digunakan karena memenuhi kriteria kevalidan, yakni valid dan memenuhi kriteria kepraktisan, yakni praktis. The purpose of this research is to produce an ethno-virtual card learning media based on problem solving and curiosity that reaches valid and practical criteria. This research method is developed using the ADDIE development model which has 5 stages, namely: Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. However, this study only reached the implementation stage. The subjects in this study were 9 students of Class VII G SMP N 1 Jekulo. Data collection techniques include interviews and questionnaires. The research instruments include preliminary study interview sheets, needs analysis interview sheets, limited scale test interview sheets, preliminary study questionnaire sheets, needs analysis questionnaire sheets, validity sheets, and practicality sheets. Based on the results of the study, the results of the ethno-virtual card validation based on problem solving and curiosity have valid criteria. The level of practicality of ethno-virtual cards based on problem solving and curiosity has practical criteria. Thus, it can be concluded that the problem-solving and curiosity-based ethno-virtual card that was developed can be used because it meets the validity criteria, namely valid and meets the practicality criteria, namely practical.
Modul Matematika dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Husniah, Aulia; Azka, Raekha
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.724

Abstract

Melihat tujuan dan standar proses pembelajaran matematika, penalaran matematis merupakan kemampuan yang diharapkan dapat dicapai siswa. Akan tetapi, penalaran matematis siswa Indonesia masih rendah dan sumber belajar yang digunakan masih terbatas. Kemudian salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut, peneliti berupaya membuat modul matematika dengan model pembelajaran problem-based learning (PBL). Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul matematika dengan model pembelajaran PBL untuk memfasilitasi kemampuan penalaran matematis siswa dan mengetahui bagaimana kevalidan modul tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan yaitu PPE yang terdiri dari Planning, Production, dan Evaluation. Teknik pengumpulan data adalah uji validitas produk yang dilakukan oleh ahli materi yaitu dua dosen dan ahli media yaitu dua guru matematika dan satu dosen. Penelitian ini berhasil mengembangkan sebuah modul matematika dengan model pembelajaran PBL. Modul yang dikembangkan ini dikatakan valid dengan rata-rata skor aktual yaitu 94 dengan kriteria Baik dan 50,33 dengan kriteria Sangat Baik. Seeing the goals and standards of the mathematics learning process, mathematical reasoning is an ability that is expected to be achieved by students. However, Indonesian students' mathematical reasoning is still low, and the learning resources used are still limited. Then one of the efforts to overcome this, the researchers tried to make a mathematics module with a problem-based learning (PBL) learning model. The purpose of this research is to develop a mathematics module with a PBL learning model to facilitate students' mathematical reasoning abilities and find out how valid the module is. This research is a research and development with a development model, namely PPE which consists of Planning, Production, and Evaluation. The data collection technique is a product validity test conducted by material experts, namely two lecturers and media experts, namely two mathematics teachers and one lecturer. This research succeeded in developing a mathematics module with PBL learning model. The developed module is said to be valid with an average actual score of 94 with good criteria and 50.33 with Very Good criteria.
Media Google Classroom Berbantuan Animasi PowerPoint terhadap Hasil Belajar Siswa Jamil, Abdul; Sa’dijah, Cholis; Susanto, Hery
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i2.725

Abstract

Perubahan serentak dari pembelajaran clasical menjadi pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Covid-19 menyebabkan pembelajaran berbasis internet perlu dilakukan. Salah satu yang dinilai mudah dipahami yaitu kombinasi antara animasi Powerpoint dengan Google Classroom. Melalui bantuan animasi Power Point yang di sisipkan dalam aplikasi Google Classroom diharapkan membuat pembelajaran lebih atraktif. Penelitian ini berfokus pada pengaruh pembelajaran online menggunakan Google Classroom berbantuan animasi PowerPoint terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian yaitu kuantitatif berdesain quasy-experiment dengan post-test only control group design. Sampel penelitian yaitu siswa kelas XII IPA di salah satu SMA Negeri di Pamekasan dengan jumlah 5 siswa kelas eksperimen dan 5 siswa kelas kontrol. Sampel diperoleh dengan simple random sampling. Materi penelitian yaitu geometri ruang. Instrumen menggunakan teknik tes tulis, dan dianalisis dengan uji t. Hasil Penelitian menunjukkan pembelajaran online dengan Google Classroom berbantuan animasi PowerPoint berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar. Kombinasi Google Classroom dan animasi PowerPoint direkomendasikan pada pembelajaran online. The simultaneous change from classical learning to distance learning due to the Covid-19 pandemic has forced internet-based learning to be carried out. One that is considered easy to understand is the combination of PowerPoint animation with Google Classroom. The help of PowerPoint animations inserted in the Google Classroom application is expected to make learning more interesting. This study focuses on the effect of online learning using Google Classroom with the help of PowerPoint animations on student learning outcomes. This type of research is a quantitative quasi-experimental design with a post-test-only control group design. The sample of this research was students of class XII science in one of the public high schools in Pamekasan with 5 students in the experimental class and 5 students in the control class. Samples were obtained by means of simple random sampling. The research material is the geometry of space. The instrument uses a written test technique and is analyzed by a t-test. The results showed that online learning with Google Classroom assisted by PowerPoint animation had a significant effect on learning outcomes. The combination of Google Classroom and PowerPoint animations is recommended for online learning.

Page 77 of 101 | Total Record : 1006


Filter by Year

2012 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 1 (2026): January Vol. 14 No. 4 (2025): October Vol. 14 No. 1 (2025): January Vol. 13 No. 4 (2024): October Vol. 13 No. 3 (2024): July Vol. 13 No. 2 (2024): April Vol. 13 No. 1 (2024): January Vol. 12 No. 4 (2023): October Vol. 12 No. 3 (2023): July Vol 12, No 3 (2023) Vol 12, No 2 (2023) Vol. 12 No. 2 (2023): April Vol. 12 No. 1 (2023): January Vol 12, No 1 (2023) Vol. 11 No. 3 (2022): September Vol 11, No 3 (2022) Vol. 11 No. 2 (2022): Mei Vol 11, No 2 (2022) Vol. 11 No. 1 (2022): Januari Vol 11, No 1 (2022) Vol. 10 No. 3 (2021): September Vol 10, No 3 (2021) Vol. 10 No. 2 (2021): Mei Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol. 10 No. 1 (2021): Januari Vol 9, No 3 (2020) Vol. 9 No. 3 (2020): September Vol 9, No 2 (2020) Vol. 9 No. 2 (2020): Mei Vol 9, No 1 (2020) Vol. 9 No. 1 (2020): Januari Vol. 8 No. 3 (2019): September Vol 8, No 3 (2019) Vol. 8 No. 2 (2019): Mei Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol. 8 No. 1 (2019): Januari Vol. 7 No. 3 (2018): September Vol 7, No 3 (2018) Vol. 7 No. 2 (2018): Mei Vol 7, No 2 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol. 7 No. 1 (2018): Januari Vol. 6 No. 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017) Vol. 6 No. 2 (2017): Mei Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol. 6 No. 1 (2017): Januari Vol 5, No 3 (2016) Vol. 5 No. 3 (2016): September Vol 5, No 2 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016): Mei Vol. 5 No. 1 (2016): Januari Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 3 (2015) Vol. 4 No. 3 (2015): September Vol 4, No 2 (2015) Vol. 4 No. 2 (2015): Mei Vol. 4 No. 1 (2015): Januari Vol 4, No 1 (2015) Vol 3, No 3 (2014) Vol. 3 No. 3 (2014): September Vol. 3 No. 2 (2014): Mei Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014): Januari Vol 2, No 3 (2013) Vol. 2 No. 3 (2013): September Vol. 2 No. 2 (2013): Mei Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013): Januari Vol 1, No 2 (2012) Vol. 1 No. 2 (2012): September Vol 1, No 1 (2012) Vol. 1 No. 1 (2012): Mei More Issue