cover
Contact Name
Dwi Astuti
Contact Email
jurnalpopulika@gmail.com
Phone
+6281578566925
Journal Mail Official
astibudiyanto@gmail.com
Editorial Address
nDalem Mangkubumen KT III 237 Yogyakarta 55132
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Populika
ISSN : 02162490     EISSN : 27759989     DOI : https://doi.org/10.37631/populika.v8i1
Jurnal POPULIKA is an open access, and peer-reviewed journal. Our main goal is to disseminate current and original articles from researchers and practitioners on various contemporary social and political issues: gender politics and identity, digital society and disruption, civil society movement, community welfare, social development, citizenship and public management, public policy innovation, international politics & security, media, information & literacy, politics, governance & democracy, radicalism and terrorism.
Articles 137 Documents
Pengelolaan Air Bersih (Pab) Banyumili Berbasis Masyarakat Di Srimulyo Piyungan Bantul Kusumawiranti, Retno
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan air bersih (PAB) Banyumili di Srimulyo, piyungan, Bantul, beserta berbagai permasalahan yang dihadapi selama ini. Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik kualitatif. Air tidak hanya penting untuk kelangsungan hidup manusia tetapi juga merupakan fondasi untuk ekonomi berbasis biomassa yang berkelanjutan. Akan tetapi masih jarang menjangkau masyarakat pedesaan yang miskin. Desa Srimulyo memiliki sebagian wilayahnya perbukitan berbatu. Sebelum adanya PAB Banyumili, warga kesulitan air harus mengambil air di Kaligatuk yang jaraknya cukup lumayan jauh dari rumah. Bahkan harus rela bersusah payah untuk mengambil dan memikul air untuk dibawa kembali ke rumah. Hal yang menarik dari sumber mata air yang dikelola PAB Banyumili yakni sumber air bersih pertama yang dikelola warga adalah bersumber dari mata air di tengah sungai bebatuan yang kemudian digali oleh warga dan dibuatkan tampungan di bawah tanah (Ground tank), selain dari sumur pompa hasil bantuan dari pemerintah. Akan tetapi berhubung lokasi sumber mata air di tengah sungai masih menemui berbagai kendala yakni pada waktu aliran sungai deras sering cor beton yang melindungi pipa dan kabel dari pompa air rusak tergerus aliran air. Selain juga aliran air tersebut membawa material yang kadang masuk ke penampungan air serta membuat tutup penampungan jadi sulit untuk dibuka, selain itu berhubung kondisi medan yang naik turun dengan kontur tanah yang keras dan berbatu sehingga menyulitkan untuk melakukan penanaman pipa agar lebih awet
PERAN BUMDes CIPTO DADI DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA BANYUADEM, SRUMBUNG, MAGELANG suwarjo, suwarjo; Sugianta, Sugianta
POPULIKA Vol. 10 No. 2 (2022): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v10i2.636

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipto Dadi didirikan untuk menjadi penggerak perekonomian masyarakat Desa Banyuadem yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani salak pondoh, dan pelaku usaha kecil rumahan gula jawa. Unit usaha pemasaran menjadi pilihan BUMDes Cipto Dadi di tengah kebiasaan sebagian masyarakat petani salak pondoh dan pelaku usaha rumahan gula jawa yang masih melakukan transaksi sistem ijon dengan tengkulak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan daya dukung yang diperlukan BUMDes Cipto Dadi dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Banyuadem. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran BUMDes Cipto Dadi dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Banyuadem sudah sangat baik. Berdirinya BUMDes Cipto Dadi merupakan inisiasi dari masyarakat dengan unit usaha yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. BUMDes Cipto Dadi telah memiliki jalinan kerjasama yang erat dengan beberapa instansi untuk penyelenggaraan pelatihan dan pendampingan. Kerjasama saling menguntungkan dengan masyarakat melalui unit usaha pembibitan kelapa, penjualan pupuk dan jasa internet. Daya dukung internal maupun eksternal bagi operasionalisasi BUMDes Cipto Dadi telah memadai. Penyertaan modal bagi BUMDes Cipto Dadi didukung penuh oleh Pemerintah Desa Banyuadem melalui anggaran Dana Desa.
Pemberdayaan Komunitas Ibu Rumah Tangga dalam meningkatkan UMKM melalui Pelatihan pembuatan Kue Rumahan Husni Mubaroq; Dzulkarnain, Rangga
POPULIKA Vol. 11 No. 1 (2023): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v11i1.558

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi dan membantu permasalahan UMKM yang ada di Kelurahan Pilang Kota Pobolinggo. Terutama untuk ibu rumah tangga yang mencoba dan ada keinginan untuk memperbaiki ataupun meningkatkan Kinerja dan Keefektivitasan dalam bidang Usaha Rumahan Terutama dalam bidang pembuatan kue yang merupakan topik dan tema penelitian yang peneliti kerjakan.banyak potensi yang dimiliki para ibu rumah tangga yang akan malang jika tak digunakan dan dikembangkan, apalagi dengan adanya Covid 19 saat ini yang beanar benar merusak perekonomian masyarakat Terutama masyarakat kalangan bawah dan menengah. Komunitas Pembuatan kue rumahan ini merupakan salah satu bentuk usaha yang dilakukan oleh Bu Siti Sumiati terhadap kondisi situasi di kelurahan pilang Terutama bagi ibu rumah tangga agar dapat memanfaatkan waktu dan situasi seperti apapun menjadi lahan uang dan pendapatan. Melalui komunitas ini, para mitra usaha Mikro dilatih dalam hal branding, marketing dan edukasi dalam meningkatkan usaha mereka dalam bidang kue rumahan
Analisis Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 59 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik Dimas, Dimas Imaniar
POPULIKA Vol. 11 No. 1 (2023): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v11i1.692

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan penyelenggaraan inovasi pelayanan publik pada mal pelayanan publik Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi. Pada penelitian ini dipergunakan adalah metode penelitian paradigma kualitatif, analisa data menggunakan redukdi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan Aspek komunikasi: Transmisi, kejelasan kebijakan maupun konsistensi kebijakan dalam inovasi mal pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi sudah efektif; Aspek sumberdaya: Sumber daya manusia, informasi dan wewenang dalam inovasi mal pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi sudah efektif, namun sumber daya anggaran dalam inovasi mal pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi masih belum mencukupi untuk menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat di Kabupaten Banyuwangi. Aspek disposisi: sikap pelaksana dalam inovasi mal pelayanan publik di  Kabupaten Banyuwangi dapat bekerjasama dengan baik dengan melaksanakan tugas dan wewenangnya masing-masing, namun terdapat kecenderungan perilaku negatif dari implementasi mal pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi. Aspek birokrasi pada inovasi mal pelayanan publik di  Kabupaten Banyuwangi sudah efektif karena sudah melaksanakan masing-masing tugasnya dan sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan prosedur yang sudah ditetapkan pada Perbup No 59 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Mal Pelayanan Publik. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa (1) Bentuk pelaksanaan  implementasi mal pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi. (2) implementasi mal pelayanan publik  sebagai paradigma baru untuk mengantisipasi problem Pelayanan di Kabupaten Banyuwngi (3) Makna dan fungsi dari implementasi mal pelayanan publik di Kabupaten Banyuwangi.
Membaca Mitos dan Tradisi dalam Konflik Perkawinan Beda Etnis Uyun, Nurul
POPULIKA Vol. 11 No. 1 (2023): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v11i1.700

Abstract

Mitos seringkali dikaitkan dengan konflik yang terjadi dalam perkawinan beda etnis. Mitos adalah bentuk ideologi, ide atau gagasan yang dibuat atau dihasilkan secara berulang dengan adanya sebuah tanda dalam suatu kejadian sehingga dipercayai masyarakat hingga saat ini. Sampai saat ini belum ada data yang menyatakan bahwa konflik dan perceraian terjadi akibat adanya mitos. Dalam pencarian data, penulis menggunakan metode studi literatur. Seluruh naskah dibaca dan dianalisis dengan seksama. Sebagai pendukung data tambahan penulis melakukan wawancara dengan LSM Rifka Annisa Women’s Crisis Center. Ternyata, mitos pada tiap suku memiliki keunikannya tersendiri yang secara tidak langsung berpengaruh dalam membentuk pribadi setiap orang. Perbedaan kepribadian itulah yang menjadi penyebab konflik dalam ikatan perkawinan beda etnis bukan mitosnya.
Kebijakan Luar Negeri Iran Terhadap Amerika Serikat di Bawah Kepemimpinan Hassan Rouhani Ahmad Zainal Mustofa
POPULIKA Vol. 11 No. 1 (2023): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v11i1.725

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang kebijakan luar negeri Iran terhadap Amerika Serikat pada masa kepemimpinan Hassan Rouhani. Terpilihnya Rouhani sebagai Presiden Iran pada tahun 2013 memberikan lanskap baru dalam konstelasi politik Iran.  Sebelum era Rouhani, Iran merupakan negara yang tidak memiliki hubungan baik dengan AS, khususnya terkait kebijakan nuklir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif analitis. Kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik dokumentasi. Adapun teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini ialah teori analisis kebijakan luar negeri. Teori ini digunakan untuk menjawab pertanyaan bagaimana kebijakan luar negeri Hassan Rouhani terhadap Amerika Serikat? Setelah dilakukan penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa kebijakan Iran pada masa Rouhani berfokus pada penyelamatan ekonomi dan nuklir. Kebijakan ekonomi diambil untuk menyelamatkan Iran dari sanksi ekonomi AS. Kemudian kebijakan nuklir dilakukan untuk sekuritisasi. Kebijakan nuklir yang paling fenomenal ialah kesepakatan nuklir yang terjadi pada tahun 2015 atau disebut dengan Joint Comprehensive Plan of Act (JCPOA). Kehadiran JCPOA ini memberikan sesuatu yang baru dalam konstelasi kebijakan politik Iran. Hal ini dikarenakan JCPOA telah disepakati oleh negara P5+1 yang memegang peranan penting dalam perkembangan nuklir dunia. Selain itu, sanksi yang diberikan oleh AS terhadap Iran juga resmi dicabut. Dengan demikian, Iran berhasil terlepas dari tekanan ekonomi dan menjalin kesepakatan nuklir bersama dengan AS dan beberapa negara lainnya.
Inovasi Pemberdayaan BUMDes Sebagai Simpul Penggerak Ekonomi Masyarakat Desa Karyana, Yana
POPULIKA Vol. 11 No. 1 (2023): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v11i1.731

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) merupakan lembaga pemberdayaan masyarakat yang digunakan untuk mendukung pemberdayaan dan pengembangan kemandirian masyarakat desa. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan gambaran peran BUMDes yang dikembangkan oleh Desa Panggungharjo dalam melakukan proses pemberdayaan. Dengan penelitian ini akan bisa digambarkan strategi inovasi pemberdayaan yang dilakukan oleh BUMDes sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Temuan dari penelitian ini antara lain, pertama, proses pemberdayaan yang dilakukan antara lain tahap pengkapasitasan, bimbingan dan pelatihan, serta peningkatan kerjasama. Kedua, BUMDes melakukan identifikasi dan revitalisasi potensi yaitu kearifan lokal, ketiga, melibatkan seluruh komponen masyarakat sebagai sasaran pemberdayaan, dan keempat, peran dan fungsi BUMDes Panggung Lestari dalam pemberdayaan adalah sebagai actor, inisiator, mediator, dan fasilitator berbasis local community participation (partisipasi masyarakat lokal).
Resiliensi Umkm Manahan Surakarta, Upaya Siapa? Winduro, Wirid; Suhita, Damayanti; Yudistira, Febri
POPULIKA Vol. 11 No. 1 (2023): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v11i1.750

Abstract

Pelaku UMKM, mengalami keterpurukan akibat Pandemi Covid 19, pemerintah wajib membangkitkan kembali UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi upaya resiliensi UMKM di Manahan pada masa pandemi dan keterlibatan Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta. Penelitian dilaksanakan di Dinas  Koperasi dan UKM Kota Surakarta dan Kalurahan Manahan, Surakarta. Responden dipilih secara purposif pada Pegawai Dinas Koperasi dan UKM dan pelaku UMKM di Kelurahan Manahan. Penelitian ini merupakan penelitian  kualitatif diskriptif dengan tujuan mendeskripsikan upaya resiliensi UMKM dan upaya pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta dalam permberdayaan tersebut. Data sekunder dan primer didapatkan di Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta dan Kalurahan Manahan Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan pelaku UMKM di Manahan cukup resilien. Tidak semua pelaku UMKM tersentuh pemberdayaan dari Dinas Koperasi UKM Kota Surakarta. Umumnya pelaku UMKM di Manahan menyatakan tidak mendapatkan akses permodalan dari Dinas, tidak mendapatkan pelatihan ketrampilan yang dibutuhkan, tidak memiliki perijinan usaha, dan akses jejaring yang terbatas. Meskipun demikian para pelaku UMKM berharap bila ada bantuan pemerintah melaui Dinas Koperasi UKM dapat berupa akses modal, akses pasar dan pendampingan usaha. UMKM di Manahan berupaya bangkit secara mandiri selama dan pasca pandemi. Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta dalam menjalankan tugas dan fungsinya menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah yang lebih luas. Sumberdaya pemerintah Kota Surakarta teralihkan untuk penanganan Covid19 demikian juga anggaran untuk Dinas Koperasi dan UKM. Segala kegiatan yang berkaitan dengan pemberdayaan UMKM tidak dapat dilaksanakan. Upaya pertolongan pada UMKM sebatas menyalurkan bantuan dari Kementerian Koperasi dan UKM berupa bahan pokok kepada pelaku UKM. Kegiatan pemberdayaan UMKM baru mulai kembali setelah Pandemi mereda pada skala yang terbatas.
Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rs-Rtlh) Di Kecamatan Ngampilan Purwanti, Oke Dwi; Syakdiah, Syakdiah; Mali, Matheus Gratiano
POPULIKA Vol. 11 No. 1 (2023): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v11i1.758

Abstract

Permensos No. 20 Tahun 2017 tentang Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni dan Sarana Prasarana Lingkungan bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal fakir miskin melalui perbaikan atau rehabilitas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Untuk mendapatkan informan yang tepat dan sesuai tujuan digunakan teknik purposive sampling. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, dokumentasi dan observasi.  Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada program Implementasi Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) di Kecamatan Ngampilan belum berjalan dengan optimal, keterlibatan dari pihak pemerintah pembuat program kebijakan hingga ke pelaksana dan sosialisasi yang disampaikan kepada masyarakat belum berjalan dengan baik, kendala dalam pelaksanaan perehabilitasian rumah tidak layak huni dari segi komunikasi dan sumber daya yang masih kurang. Pemerintah harus bertindak dalam penanganan rumah atau tanah ngindung sehingga dalam proses pemberian bantuan terhadap masyarakat lebih mudah untuk direalisasikan.
Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2016 Tentang Fasilitas Pelayanan Kesehatan: (Studi Kasus di RSUD Tidar Kota Magelang) Lestari, Nofi Dwi
POPULIKA Vol. 11 No. 1 (2023): Populika
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/populika.v11i1.759

Abstract

Narasi Kualitas layanan kesehatan dapat diukur dengan kepuasan yang dirasakan oleh setiap pasien.  Pada tahun 2020, RSUD Tidar Magelang mendapat skor IKM mencapai 81,437, dan secara umum, mutu pelayanannya berada dikategori B (Baik). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisi fasilitas kesehatan di RSUD Tidar Magelang berdasarkan PP No. 47 Tahun 2016 tentang Fasilitas Kesehatan, sehingga penelitian ini dapat diteliti lebih lanjut dan menjadi acuan pemerintah pusat dan daerah untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan, mulai dari meningkatkan kualitas dan ketersediaan tenaga kesehatan serta fasilitas kesehatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Tidar sudah sesuai peraturan perundang-undangan dan memenuhi dimensi Servqual. Dimensi Servqual merupakan suatu peralatan untuk mengukur kualitas dari pelayanan oleh sebuah informasi dari penyedia layanan agar bebas dari kesalahan (Zero Defect). Skala Servqual meliputi tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy.

Page 10 of 14 | Total Record : 137