cover
Contact Name
Rizky Ardian Hartanto Sawal
Contact Email
rizkyardianhartanto@gmail.com
Phone
+6282242543071
Journal Mail Official
lppm.stiferasemarang@gmail.com
Editorial Address
LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Semarang Jl. Medoho III No. 2, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Farmasi dan Sains Indonesia (JFSI)
ISSN : 26219360     EISSN : 26863529     DOI : https://doi.org/10.52216
Core Subject : Health, Science,
Focus and Scope Jurnal Farmasi & Sains Indonesia is an open-access journal that published twice a year by Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera. This journal is a media of research publication on all aspects of pharmaceutical & science that is innovative, creative, original and based on scientific. Articles published in this journal about drug discovery, drug delivery systems and drug development with specific field include: 1. Medicinal chemistry 2. Pharmacology 3. Pharmacokinetics 4. Pharmacodynamics 5. Pharmaceutical analysis 6. Drug delivery systems 7. Pharmaceutical technology 8. Pharmaceutical biotechnology 9. Herbal medicines and active components 10. Clinical evaluation of the medicine
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 2 (2020)" : 8 Documents clear
UJI EFEKTIFITAS SITOTOKSIK EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG SIRSAK TERHADAP SEL T47D Firstca Aulia Rachma; Haryoto; Peni Indrayudha
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Tanaman sirsak (Annona muricata L.) merupakan bahan alam yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksik dari simplisia kulit batang sirsak (Annona muricata L.) terhadap sel T47D. Uji sitotoksik dilakukan dengan metode MTT dengan menggunakan 4 seri konsentrasi, yaitu 250; 125; 62,50; 31,25 dan 15,63 µg/mL dengan kepadatan sel 10.000 sel/sumuran. Identifikasi golongan senyawa kimia menggunakan metode kromatografi lapis tipis dengan fase diam silika GF254 dan fase gerak etil asetat : n-heksan 8:2 menggunakan beberapa pereaksi semprot yaitu FeCl3, Lieberman Burchard, Vanilin, Sitroborat, dan Dragendorff. Hasil uji sitotoksik menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit batang sirsak (Annona muricata L.) kurang poten dalam menghambat sel kanker payudara dengan nilai IC50 sebesar 221,81 µg/mL.
UJI EFEK PROTEKSI MUKOSA LAMBUNG LARUTAN PATI KANJI PADA TIKUS WISTAR TERINDUKSI ASETOSAL Ismi Puspitasari; Meta Kartika Untari
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tukak lambung adalah penyakit yang ditandai dengan luka karena terkikisnya lapisan mukosa lambung akibat pengaruh peningkatan kadar asam lambung dan enzim pepsin yang disekresikan. Salah satu obat herbal yang dimiliki oleh Indonesia dan digunakan secara empiris untuk terapi tukak lambung adalah umbi singkong (Manihot utilissima Pohl.). Penelitian terhadap umbi singkong tersebut dilakukan dengan mengolahnya menjadi pati atau tepung yang oleh masyarakat dikenal dengan istilah pati kanji atau tapioka. Pada pengujian efek proteksi mukosa lambung digunakan sebanyak 25 ekor tikus secara acak yang dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol negatif diberikan CMC 0,5%, kelompok II sebagai kontrol positif diberikan sukralfat 500 mg/kgBB, dan kelompok III-V diberikan larutan pati kanji dengan konsentrasi berturut-turut 12,5%, 25% dan 50%. Sebelum perlakuan, semua kelompok dipuasakan 24 jam dan diberikan minum secara ad libitum. Pengujian efek proteksi mukosa lambung diawali dengan memberikan sediaan uji pada masing-masing kelompok uji. Setelah 30 menit pemberian sediaan uji, dilakukan induksi tukak dengan asetosal dosis 200 mg/kg BB tikus pada semua kelompok hewan uji. Semua perlakuan diberikan secara oral dan diulang setiap 24 jam selama 7 hari. Pada hari ke-7, tikus dipuasakan selama 18 jam dan pada hari ke-8, tikus dikorbankan dengan cara dislokasi leher kemudian dilakukan pembedahan untuk diamati keadaan makroskopis organ lambungnya, histopatologi dan analisa data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa larutan pati kanji konsentrasi 12,5%, 25% dan 50% memberikan efek proteksi mukosa lambung pada tikus Wistar terinduksi asetosal. Konsentrasi efektifnya adalah 50% namun berdasarkan analisa statistik, tidak terdapat perbedaan yang nyata antara kelompok kontrol positif sukralfat dan larutan pati kanji konsentrasi 12,5%, 25% dan 50%.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN PARIJOTO (Medinilla speciosa Blume) SEBAGAI PENUMBUH RAMBUT PADA HEWAN UJI KELINCI JANTAN Hasty Martha Wijaya; Muflichatun Nisyak
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rambut merupakan mahkota seseorang yang dapat mencerminkan kepribadian, umur serta kesehatan. Oleh karena itu, kerontokan rambut yang berlebih menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan pada setiap orang karena dapat berakibat pada kebotakan. Daun parijoto (Medinilla speciosa Blume) dapat digunakan sebagai pertumbuhan rambut karena mengandung senyawa flavonoid, saponin dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun parijoto (Medinilla speciosa Blume) sebagai penumbuh rambut pada hewan uji kelinci jantan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Subjek uji menggunakan kelinci jantan new zealand white (Oryctolagus cuniculus) yang berjumlah 5 ekor. Setiap punggung kelinci dibuat 5 kotak perlakuan, kelompok perlakuan terdiri dari kontrol negatif berupa aquadest, kontrol positif berupa minoksidil 2%, ekstrak daun parijoto dengan konsentrasi 5%, 10% dan 20%. Perlakuan dilakukan setiap hari dengan dosis 2 kali sehari sebanyak 1 ml, kemudian diamati pertumbuhan rambut setiap 7 hari selama 21 hari. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan SPSS dengan uji ANOVA. Hasil menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun parijoto dengan konsentrasi 5%, 10% dan 20% efektif sebagai penumbuh rambut pada kelinci dengan konsentrasi optimum yaitu konsentrasi 20%.
AKTIVITAS FRAKSI-FRAKSI EKSTRAK ETANOL DAUN MURBEI (Morus australis Poir.) TERHADAP FUNGSI HATI TIKUS PUTIH MODEL HIPERKOLESTEROLEMIA YANG DIBERI DIET TINGGI LEMAK Nurul Huda; Rina Herowati; Arief Nurrochmad
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun murbei mengandung flavonoid, alkaloid, dan polifenol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas fraksi-fraksi ekstrak etanol daun murbei terhadap fungsi hati tikus putih model hiperkolesterolemia yang diberi diet tinggi lemak. Hewan uji yang digunakan adalah tikus jantan wistar sebanyak 35 ekor dibagi menjadi 7 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor tikus. Kelompok I kontrol normal, kelompok II kontrol negatif, kelompok III kontrol positif (simvastatin 0,9 mg/Kg BB), kelompok IV ekstrak etanol dosis 500 mg/Kg BB, kelompok V fraksi n-heksan dosis 60 mg/Kg BB , kelompok VI fraksi etil asetat dosis 40 mg/Kg BB , dan kelompok VII fraksi air dosis 400 mg/Kg BB. Semua kelompok diberikan pakan diet tinggi lemak+PTU selama 28 hari kecuali kelompok normal diberikan pakan standar. Pemberian fraksi uji dilakukan selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat dengan dosis 40 mg/kg BB merupakan fraksi yang paling optimal dalam menurunkan kadar ALT dan AST pada tikus yang diberi diet tinggi lemak dan PTU.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOLIK ALGA MERAH Porphyra ssp DENGAN METODE DPPH (1,1-Diphenyl-2-picryl Hidrazil) Choirul Huda
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan alga merah Porphyra ssp melalui uji fitokimia dan uji DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhidrazyl). Untuk proses ekstraksi penelitian ini menggunakan pelarut etanol dengan konsentrasi 70%. Analisis yang dilakukan meliputi rendemen, uji fitokimia, dan perhitungan IC50 dari masing-masing ekstrak. Nilai rendemen sebesar 1,8%. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa sampel yang diekstrak dengan methanol 95% memiliki 6 komponen antioksidan yang diuji secara kualitatif (alkaloid, steroid, saponin, terpenoid, polifenol dan flavonoid). Nilai IC50 paling baik diperlihatkan oleh sampel yang diekstrak dengan etanol 70% yaitu sebesar 97,522 ppm. Secara keseluruhan penelitian ini memperlihatkan efektivitas sampel Porphyra ssp sebagai sumber antioksidan alami.
KAJIAN RESEP SECARA ADMINISTRASI DAN FARMASETIK PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA PERIODE 10 MARET-10 APRIL 2017 Anna Yusuf; Via Fitria; Davit Nugraha; Nurunnisa Mentari
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian resep merupakan aspek yang sangat penting dalam peresepan karena dapat membantu mengurangi terjadinya medication error. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kelengkapan resep dan kejelasan penulisan terkait obat pada resep rawat jalan di RSUD dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya periode 10 Maret – 10 April 2017 berdasarkan Permenkes nomor 58 tahun 2014. Penelitian yang dilakukan bersifat non eksperimental deskriptif dan pengambilan data dilakukan secara prosfektif. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metedo random sampling, didapatkan sebanyak 800 resep. Hasil penelitian menunjukan bahwa kelengkapan resep yang memenuhi standar Permenkes nomor 58 tahun 2014 secara administrasi adalah 12%, sedangkan secara farmasetik adalah 44%. Hasil pengkajian kelengkapan resep ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien dan dapat mencegah terjadinya medication error pada fase prescribing.
UJI AKTIVITAS ANTIARTHRITIS EKSTRAK ETANOL BIJI ALPUKAT (Persea americana Mill.) PADA TIKUS JANTAN YANG DIINDUKSI COMPLETE FREUND’S ADJUVANT (CFA) Odilia Dea Christina; Affiah Khourinissa
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artritis reumatoid adalah penyakit kronis yang menyebabkan inflamasi pada persendian khususnya pada jari-jari, pergelangan dan lutut yang dikarakterisasi dengan munculnya rasa nyeri serta pembengkakan sendi. Pengobatan artitis dapat mengunakan bahan alam. Salah satu tanaman yang dapat digunakan adalah biji alpukat. Biji alpukat mengandung senyawa polifenol, flavonoid, triterponoid, alkaloid, tannin, saponin yang memiliki aktivitas antiarthritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antiartritis, mengetahui profil penurunan volume udem, dan perbaikan profil histopatologi pada kaki tikus jantan yang diinduksi CFA, setelah pemberian ekstrak etanol biji alpukat Metode penelitian adalah eksperimental menggunakan hewan uji diinduksi CFA sebelum diberi perlakuan. Sediaan uji berupa suspensi ekstrak yang diberikan selama 7hari, volume udem kaki tikus diukur setiap hari. Kelompok pertama ekstrak biji alpukat dosis 1.96 g/kg BB, kelompok kedua ekstrak biji alpukat dosis 3.92 g/kg BB, kelompok ketiga ekstrak biji alpukat dosis 0.98 g/kg BB, kelompok keempat kontrol positif triamsinolon dosis 0.36 g/kg BB, kelompok kelima kontrol negative CMC 0,5%. Parameter yang diamati adalah presentase penurunan volume udem dan profil histopatologi sendi dan dianalisis dengna SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji alpukat memberikan efek antiarthritis. Dosis yang efektif menurunkan volume udem adalah 1,96 g/kg BB, dibuktikan pada profil histopatologi memberikan gambaran ruang sendi kaki tikus kelompok uji lebih bersih dan mengandung infiltrasi sel yang lebih sedikit dibanding kontrol negatif.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN IMPLEMENTASI PROGRAM DAGUSIBU OBAT ANTIBIOTIK PADA MASYARAKAT DI KABUPATEN JEPARA Arofa, Izanur; Suwarni, Sri; Indrasari, Ferika; Saptawati, Tunik; Gloria, Fransisca
Jurnal Farmasi & Sains Indonesia Vol 3 No 2 (2020)
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Nusaputera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The relatively high use of antibiotics poses a threat to the emergence and spread of antibiotic resistance, there are now several findings that antibiotics have been used freely by the public. These antibiotics are purchased to treat symptoms of flu, fever, cough, sore throat, headache and other minor pain symptoms with a duration of use of less than five days. The level of education and knowledge of the community is one of the causes of this. The DAGUSIBU program (get, use, store and dispose) is the most important thing because knowledge is one way to be able to use medicine, store, get, and dispose properly. The purpose of the study was to determine the effect of knowledge with the implementation of the DAGUSIBU program for antibiotic drugs in the community in Jepara Regency from January to March 2020. This type of research is associative research with observational methods. Data were taken prospectively with a quantitative approach from an action research questionnaire. The sample used amounted to 500 respondents. The sampling technique used purposive sampling. Data were processed with chi square and Wilcoxon statistical tests using the SPSS program. The results showed that after the treatment of counseling with video and exposure to speakers and the provision of brochures on the dangers of antibiotic resistance, there was an influence on the level of knowledge with the implementation of the antibiotic drug DAGUSIBU program in Jepara Regency. as evidenced by the p value of 0.00

Page 1 of 1 | Total Record : 8