cover
Contact Name
Nazarwin Saputra
Contact Email
nazarwin.saputra@umj.ac.id
Phone
+6287865877618
Journal Mail Official
jurnal.annur@umj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. KH. Ahmad Dahlan, Cireundeu, Ciputat Tangerang Selatan, 15419, Email: jurnal.as-syifa@umj.ac.id
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
AN-Nur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27460096     DOI : https://doi.org/10.24853/an-nur
Core Subject : Health, Education,
AN-NUR :Jurnal kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat merupakan jurnal penelitian dalam rumpun ilmu kesehatan masyarakat yang berisikan hasil gagasan pemikirian ilmiah serta hasil penelitian kesehatan. Artikel yang diterbitkan di Jurnal ini juga merupakan hasil penelitian yang pernah dipersentasikan di forum ilmiah. E-ISSN : 746-0096 Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu di bulan Agustus dan Januari. Jurnal ini juga menerima hasil penelitian dalam berbagai bidang diantaranya epidemiologi, promosi kesehatan, kesehatan lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja, entomologi, kesehatan reproduksi, gizi masyarakat serta rumpun ilmu kesehatan lainnya yang relevan. Semua artikel yang masuk akan di review oleh peer review secara professional.
Articles 44 Documents
Dampak Minuman Kemasan Berkadar Gula Tinggi Bagi Kesehatan Mahasiswa Anwar, Celicarina; Dwi Puspitasari, Ratna
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.5.2.196-202

Abstract

Abstrak Minuman manis kemasan merupakan jenis minuman padat yang tinggi kalori dan gula namun rendah nutrisi. Mengonsumsi minuman dengan kadar gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti obesitas, diabetes melitus tipe II, dan penyakit kardiovaskular. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas mahasiswa dalam mengkonsumsi minuman kemasan berkadar gula tinggi yang berdampak pada kesehatan. Metode : Desain studi yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden 36 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling dari beberapa universitas melalui kuesioner online. Hasil : Tingkat konsumsi minuman manis terhadap mahasiswa [38,9 %] tergolong rendah. Hasil analisis juga menunjukkan jika proporsi minuman kemasan berkadar gula tinggi berdasarkan usia [18-19 = 80,6%]. Kesimpulan : Tingkat konsumsi minuman kemasan berkadar gula tinggi cenderung lebih tinggi pada responden remaja. Kata kunci : Minuman kadar gula tinggi, Remaja, Mahasiswa   Abstract Packaged sweet drinks are a type of solid drink that are high in calories and sugar but low in nutrients. Consuming drinks with excessive sugar content can increase the risk of non-communicable diseases such as obesity, type II diabetes mellitus, and cardiovascular disease. Purpose : This study aims to determine the intensity of students in consuming packaged drinks with high sugar content which have an impact on health. Method : The study design used is a quantitative approach with 36 respondents. The sampling technique was carried out by random sampling from several universities through online questionnaires. Results : The level of consumption of sweet drinks by students [38.9 %] is low. The results of the analysis also show that the proportion of packaged drinks with high sugar content is based on age [18-19 = 80.6%). Conclusion : The level of consumption of packaged drinks with high sugar content tends to be higher among adolescent respondents. Keywords : Drinks with high sugar content, Teenagers, Students
HIGIENE DAN SANITASI KANTIN SEKOLAH ( STUDI BANDING SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DAN SWASTA DI KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT TAHUN 2024 ) mellisa, mellisa mellisa kasim; Riptifah, Siti; umar, dihartawan; Efendi, Rusman
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.5.2.185-195

Abstract

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT PEMINATAN KESEHATAN LINGKUNGANSkripsi, Agustus 2024Mellisa Kasim“HIGIENE DAN SANITASI KANTIN SEKOLAH (STUDI BANDING SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DAN SWASTA DI KECAMATAN KEBON JERUK JAKARTA BARAT TAHUN 2024 )”Xvi +152 halaman +16 tabel + 3 gambar + 11 lampiran ABSTRAKLatar Belakang: Tempat jual beli dan pengolahan makanan adalah tempat yang dapat mempengaruhi kesehatan karena kualitas dan kebersihan makanan sangat mempengaruhi kesehatan orang yang mengkonsumsinya. Banyak orang menggunakan kantin sekolah Untuk menciptakan lingkungan kantin yang sehat, kantin sekolah harus memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengumpulkan data tentang tingkat kebersihan dan sanitasi di kantin sekolah di sekolah menengah negeri dan swasta di Kecamatan Kebon Jeruk. Metode: Penelitian ini yaitu deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini dibagi menjadi 3 kriteria yaitu informan kunci berjumlah 1 orang informan utama 1 orang dan informan pendukung 1 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara observasi dan wawancara dengan alat pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi (checklist) serta alat dokumentasi.Hasil: Higiene penjamah makanan, lokasi dan bangunan kantin, tempat pembuangan sampah serta tempat cuci tangan di kantin 2 sekolah tidak memenuhi syarat (100%), tempat cuci peralatan salah satu sekolah hanya (75%).Kesimpulan: Sebagian besar kantin sekolah belum memenuhi syarat higiene dan sanitasi menurut Permenkes RI No 1096 Tahun 2011Saran : Sebagian besar kantin sekolah belum memenuhi syarat higiene dan sanitasi menurut permenkes RI No 1096 Tahun 2011. Kata Kunci: Higiene dan Sanitasi, Kantin, SMPN & SwastaDaftar Pustaka: 41 (1990-2021)  
ACHIEVEMENT OF MINIMUM SERVICE STANDARDS (SPM) PRODUCTIVE AGE IN BOGOR CITY Apriyanthi, Ria; Fauziah, Munaya; Ernyasih, Ernyasih
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.5.2.174-184

Abstract

Minimum Service Standards (SPM) in the health sector is a health service quality policy that every citizen has the right to obtain. The SPM in the health sector consists of 12 basic services, one of which is the Productive Age Service with a target of 100% of the productive age being carried out for Early Detection of Non-Communicable Diseases which has not yet reached the target. The aim of this research is to determine the challenges and problems related to regional policy, human resources, the environment, funding infrastructure and facilities faced by SPM in the health sector and to prepare draft policy recommendations to achieve Minimum Service Standards for the productive age in Bogor City in 2024. This research is a qualitative research with 20 key informants and supporters taken using purposive sampling. Data collection methods were interviews, Discussion Group Forums (FGD). The results of the analysis showed that there was no regional policy regarding increasing the MSS for the Productive Age in Bogor City, but an early detection program for risk factors for non-communicable diseases had been carried out, implementing human resources were available but the needs were still lacking. , cross-sector support is quite good but there is no strategic division of roles, infrastructure and funding still need to be improved for services. A draft of policy recommendations has been prepared to increase Productive Age SPM Achievements in the City of Bogor with the Paguyuban Salapan Innovation Program
DETERMINAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT X KUPANG Andarini, Rr. Evy; Andriyani, Andriyani; Fauziah, Munaya; Suherman, Suherman; Aisah, Aisah
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.5.2.133-149

Abstract

Rumah Sakit merupakan institusi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara lengkap, salah satunya rawat jalan. Pemberian layanan kesehatan yang berkualitas dapat meningkatkan manfaat melalui kepuasan pelanggan, karena ada hubungan empiris antara kepuasan pelanggan dan manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kepuasan pasien  rawat jalan di RS X Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2023 – Januari 2024 di RS X Kupang. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 responden. Semua variabel dimensi kepuasan yaitu tampilan fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati memiliki korelasi yang signifikan dengan kepuasan pasien rawat jalan. Daya tanggap merupakan determinan kepuasan pasien rawat jalan di RS X. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien rawat jalan di RS X Kupang. Implikasi praktis dari temuan ini mencakup perluasan pelatihan staf dalam komunikasi dan responsif terhadap kebutuhan pasien, peningkatan transparansi informasi, dan penguatan aspek-aspek empati dalam pelayanan kesehatan. --- Hospitals are institutions that organise complete individual health services, one of which is outpatient care. Providing quality health services can increase benefits through customer satisfaction, because there is an empirical relationship between customer satisfaction and benefits. This study aims to analyse the determinants of outpatient satisfaction at RS X Kupang. This study is a quantitative study with a cross-sectional design . The research was conducted in December 2023 - January 2024 at RS X Kupang. The sample in this study totalled 80 respondents. All satisfaction dimension variables namely tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy have a significant correlation with outpatient satisfaction. Responsiveness is a determinant of outpatient satisfaction at RS X Kupang. This study makes an important contribution to understanding the factors that influence outpatient satisfaction at RS X Kupang. Practical implications of the findings include expanding staff training in communication and responsiveness to patient needs, increasing information transparency, and strengthening aspects of empathy in health services
HIRADC (Hazard, Identification, Risk Assessment and Determining Control) Analysis at PT Adhi Karya Mahata Serpong in 2025 Ananda, Delia Zakia; Santyorini, Triana
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.5.2.161-173

Abstract

ABSTRACTBackground: The importance of occupationalsafety and health in the construction sector, namely at PT Adhi Karya Mahata Serpong, is the main focus behind this research. The frequent occurrence of workplace accidents in this industry highlights the need to use the HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) technique to identify risks, evaluate hazards, and select appropriate control methods. The aim of this study is to provide a comprehensive overview of the risks present and the preventive measures that can be taken.Methods: The research methodology used was descriptive qualitative. Direct field observation and in-depth interviews were used to collect data. Managers and employees of PT Adhi Karya Mahata Serpong served as informants in this study. The data collection process, which focused on worker risk assessment and hazard identification, took place from December 2024 to 2025Results: Based on the study, a number of risks were noted including chemical exposure, falling objects, and falls from height. Certain activities were deemed high-risk by the risk assessment, requiring extra attention and management. The two main suggestions to lower the risk of accidents were the use of personal protective equipment (PPE) and workplace safety training.Conclusion: The conclusion of this study confirms the importance of using the HIRADC method to improve worker safety at PT Adhi Karya Mahata Serpong. To ensure compliance with established safety procedures, it is recommended that continuous safety training programs and frequent audits be conducted.Keywords: HIRADC, work safety, PPE
Pengaruh Penggunaan Platform Media Sosial Berbasis Short Video Applications (SVA) Terhadap Kualitas Hidup Remaja di Wilayah Perkotaan Syahputri, Adelia; Lusida, Nurmalia
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.5.2.150-160

Abstract

Abstrak Penggunaan media sosial berbasis video pendek (Short Video Applications/SVA) seperti TikTok dan Instagram Reels semakin meningkat, terutama di kalangan remaja. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan hiburan, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas hidup penggunanya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan platform SVA dengan kualitas hidup remaja di wilayah perkotaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 134 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square untuk menguji hubungan antara variabel penggunaan SVA (frekuensi, durasi, dan isi konten) terhadap kualitas hidup, yang diukur dengan kuesioner WHOQOL-BREF. Mayoritas responden (67,9%) menggunakan lebih dari tiga platform media sosial, dengan TikTok (34,8%) dan Instagram Reels (33,3%) sebagai platform yang paling dominan. Sebanyak 52,2% responden memiliki kualitas hidup yang buruk. Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi penggunaan SVA dan kualitas hidup (p=0,001), sedangkan hubungan antara isi konten dan durasi penggunaan dengan kualitas hidup tidak signifikan secara statistik (p>0,05). Meskipun penggunaan SVA tinggi di kalangan remaja, hanya frekuensi penggunaan yang memiliki hubungan signifikan dengan kualitas hidup. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan waktu penggunaan media sosial agar tidak berdampak negatif terhadap kesejahteraan remaja. Kata Kunci: Media sosial, Short Video Applications (SVA), kualitas hidup, remaja  --- Abstract The use of short video-based social media platforms (Short Video Applications/SVA), such as TikTok and Instagram Reels, has been increasing, particularly among adolescents. Social media serves not only as a means of communication and entertainment but also has the potential to influence users' quality of life. This study aims to analyze the relationship between SVA usage and the quality of life of urban adolescents. This research employed a descriptive-analytic method with a cross-sectional approach. The sample consisted of 134 students from Universitas Muhammadiyah Jakarta, selected using accidental sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using the chi-square test to examine the relationship between SVA usage variables (frequency, duration, and content consumption) and quality of life, which was measured using the WHOQOL-BREF questionnaire. The findings revealed that most respondents (67.9%) used more than three social media platforms, with TikTok (34.8%) and Instagram Reels (33.3%) being the most dominant. Additionally, 52,2% of respondents reported having a bad quality of life. The bivariate analysis indicated a significant relationship between SVA usage frequency and quality of life (p = 0.001). However, no statistically significant relationship was found between content consumption, usage duration, and quality of life (p > 0.05). Although SVA usage is prevalent among adolescents, only usage frequency has a significant correlation with quality of life. Therefore, proper management of social media usage time is essential to prevent potential negative impacts on adolescent well-being. Keywords: Social media, Short Video Applications (SVA), quality of life, adolescents
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL CARE TERPADU PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS AMBACANG KECAMATAN KURANJI KOTA PADANG TAHUN 2024 Muttakia Hardy, Siti Khalisha; Yetti, Husna; Basyir, Vaulinne
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.5.2.121-132

Abstract

Antenatal care (ANC) merupakan pelayanan untuk ibu hamil dalam upaya menjaga kesehatan ibu dan bayi dan mengurangi risiko komplikasi saat kehamilan dan persalinan dengan mendeteksi dini masalah dan risiko tinggi. Pada tahun 2022, cakupan K1 dan K4 ANC Puskesmas Ambacang menempati posisi yang cukup tinggi, namun terdapat tiga kematian ibu di wilayah kerja Puskesmas Ambacang. Efektivitas dan kualitas ANC di tidak hanya berdasarkan jumlah kunjungan, tetapi juga berbagai aspek, yaitu input, proses, dan output, serta kepuasan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran pelaksanaan pelayanan ANC di Puskesmas Ambacang dengan meninjau aspek input, proses, output, dan kepuasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan perspektif studi kasus dan menghasilkan data deskriptif berupa gambaran dan kata-kata tertulis dari wawancara mendalam terhadap informan serta perilaku yang diobservasi, juga telaah dokumen. Informan yang diwawancara pada penelitian ini sebanyak 12 orang. Komponen input sudah sesuai standar dengan sumber daya manusia yang memadai, baik dari kualitas dan kuantitasnya. Dana pelayanan dari BOK, APBD, dan BLUD. Sarana dan prasarana sudah layak, namun terdapat kendala pada luas ruangannya. Terdapat SOP pelayanan yang mengacu pada kebijakan dan standar pelayanan minimal. Komponen proses sudah berjalan dengan baik dan melaksanakan pelayanan 10T, namun pencatatan kunjungan pelayanan belum maksimal. Komponen output berupa angka cakupan K1–K4 yang mengalami penurunan dan berada dibawah target nasional. Secara garis besar, ibu hamil sudah merasa sangat puas dengan aspek SERVQUAL pelayanan yang diberikan. Secara keseluruhan, pelayanan ANC di Puskesmas Ambacang berjalan dengan baik, namun perlu mengoptimalkan proses pencatatan angka kunjungan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. --- Antenatal care (ANC) is a service provided to pregnant women to maintain the health of both the mother and the baby, and to reduce the risk of complications during pregnancy and childbirth by early detection of problems and high-risk factors. In 2022, the coverage of K1 and K4 ANC at Puskesmas Ambacang was relatively high, although there were three maternal deaths within its service area. The effectiveness and quality of ANC are not solely measured by the number of visits but also by various aspects, including input, process, output, and maternal satisfaction. This study aims to assess the implementation of ANC services at Puskesmas Ambacang by reviewing these aspects. The research adopts a qualitative approach with a case study perspective, producing descriptive data from in-depth interviews with 12 informants, observations, and document reviews. The input components meet the required standards, with adequate human resources in terms of both quality and quantity. Service funding is sourced from BOK, APBD, and BLUD. The facilities and infrastructure are adequate, though there are challenges related to the space available. Standard Operating Procedures (SOPs) are in place, aligned with policies and minimum service standards. The process component is functioning well, with the implementation of 10T services, although documentation of service visits has not been fully optimized. The output component, which refers to K1-K4 coverage, has declined and is below the national target. Overall, pregnant women express a high level of satisfaction with the SERVQUAL aspects of the services provided. In conclusion, ANC services at Puskesmas Ambacang are generally functioning well, but improvements are needed in optimizing the documentation and reporting of visit data to enhance service quality.
MENCIPTAKAN SIKAP SADAR TERHADAP KEBERSIHAN DIRI (PERSONAL HYGIENE) SEBAGAI LANGKAH MENJAGA KESEHATAN KELUARGA Fazira, Geisha; Yani Achdiani, Yani
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/annur.5.2.208-217

Abstract

Kebersihan diri (personal hygiene) merupakan salah satu upaya yang dilakukan individu untuk menciptakan hidup yang sehat dan berkualitas. Sehingga tulisan ini bertujuan untuk memahami bagaimana cara menciptakan sikap sadar terhadap kebersihan diri melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan sehari-hari oleh anggota di keluarga. Tulisan ini menggunakan metode library research atau penelitian kepustakaan, yaitu dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber di buku, jurnal atau artikel yang kemudian akan dianalisis sehingga menjadi sebuah kesimpulan. Hasil penelitian yang didapat akan membuktikan bagaimana cara dalam menciptakan kesadaran diri anggota keluarga dari adanya peran penting kebersihan diri dalam membentuk pondasi hidup yang sehat dan positif. Untuk menciptakan sikap sadar terhadap kebersihan diri dapat melakukan kegiatan berupa mencuci tangan sesuai dengan prosedur, mandi dengan rutin, hingga merawat bagian tubuh lainnya. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan dalam menciptakan sikap sadar terhadap kebersihan diri seperti mencari pemahaman yang lebih dalam mengenai kebersihan, terbiasa melakukan kebersihan diri, membuat pengingat, dan selalu membawa alat pembersih seperti hand sanitizer.
Personal Hygiene: Langkah Awal Menuju Sekolah Bebas Penyakit aulia, syifa; Achdiani, Yani
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, terjadi banyak kasus penyakit yang diakibatkan oleh kurangnya praktik kebersihan diri. Fokus utama dalam menerapkan kebiasaan kebersihan diri adalah pada anak-anak usia sekolah, khususnya yang berusia antara 6 dan 12 tahun, karena rentan terhadap penyakit. Pada kondisi ini, anak rentan terserang penyakit akibat kebersihan diri yang buruk. Artikel ini dirancang untuk menganalisis pentingnya kesadaran kebersihan diri dalam pencegahan penyakit di sekolah dasar. Melalui tinjauan literatur dan analisis data, artikel ini menunjukkan bahwa kebiasaan dasar seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan gigi, dan mandi secara rutin memberikan dampak yang signifikan terhadap penurunan risiko penyakit menular pada siswa sekolah dasar. Kesadaran tentang kebersihan diri tidak hanya melindungi kesehatan diri, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan aman, meningkatkan kehadiran siswa, dan meningkatkan konsentrasi saat belajar. Oleh karena itu, artikel ini menyoroti pentingnya kesadaran kebersihan diri di lingkungan sekolah dasar sebagai upaya preventif yang efektif untuk melindungi kesehatan siswa dan meningkatkan kualitas lingkungan belajar.Kata Kunci : kebersihan diri, mencegah penyakit, sekolah dasar
Penguatan Nilai QS Al Ma’un dalam Program Kesehatan untuk Pencegahan Penyakit Menular di Kalangan Remaja SMP Islam Al- Husna Jaksa, Suherman; Syahputri, Adelia; Djauzathunnisa, Amalia; Jameludin, Muhammad; Azka, Nafisa; Lusida, Nurmalia; Andriyani, Andriyani
AN-NUR: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Annur: Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan nilai-nilai dalam QS Al-Ma'un dalam program kesehatan untuk pencegahan penyakit menular di kalangan remaja SMP Islam Al-Husna. Al-Qur'an memberikan pedoman hidup yang mencakup berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan sosial. QS Al- Ma'un mengajarkan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama anak yatim dan orang miskin, yang relevan dengan upaya pencegahan penyakit menular, seperti HIV/AIDS. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja tentang bahaya penyakit menular dan pentingnya menjaga kebersihan serta kesehatan diri. Melalui pendekatan berbasis nilai-nilai agama, diharapkan para remaja dapat lebih memahami cara cara mencegah penyakit menular dan lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan. Penyuluhan ini juga memberikan manfaat bagi sekolah dan lembaga kesehatan dalam merancang program pencegahan yang efektif. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja mengenai penyakit menular dan pencegahannya setelah mengikuti program edukasi. Kata Kunci: Remaja, Nilai QS Al-Ma'un, Penyakit Menular.  --- This study discusses the application of the values in QS Al-Ma'un within a health program for the prevention of infectious diseases among adolescents at SMP Islam Al Husna. The Qur'an provides guidance for life, covering various aspects including health and social matters. QS Al-Ma'un teaches the importance of caring for others, especially orphans and the poor, which is relevant to efforts in preventing infectious diseases such as HIV/AIDS. This counseling aims to raise awareness among adolescents about the dangers of infectious diseases and the importance of maintaining personal hygiene and health. Through an approach based on religious values, it is expected that adolescents will better understand how to prevent infectious diseases and become more concerned about their health and environment. This counseling also benefits schools and health institutions in designing effective prevention programs. The results of this counseling showed an increase in adolescents' knowledge about infectious diseases and their prevention after participating in the educational program. Keywords: Teenagers, Values of QS Al-Ma'un, Infectious Diseases.