cover
Contact Name
Bakdal Ginanjar
Contact Email
nuansaindonesia1103@gmail.com
Phone
+6285728052474
Journal Mail Official
nuansaindonesia1103@gmail.com
Editorial Address
Program Studi S-1 Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Jalan Ir. Sutami 36 A, Kentingan, Surakarta, Jawa Tengah 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Nuansa Indonesia
ISSN : 08536075     EISSN : 27763498     DOI : 10.20961/ni
Nuansa Indonesia adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia. Jurnal ilmiah ini menerbitkan hasil penelitian bahasa, linguistik, sastra, dan filologi, Nuansa Indonesia diterbitkan dua kali setahun, pada bulan Mei dan November. Semua artikel yang diterbitkan telah melalui proses peninjauan oleh peer reviewer.
Articles 83 Documents
HIKAYAT DAMARWULAN: SUNTINGAN TEKS DISERTAI ANALISIS SASTRA BANDINGAN Mar’atus Syarifah
Nuansa Indonesia Vol 21, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i2.38218

Abstract

Damarwulan adalah salah satu tokoh populer di Jawa yang ceritanya sering diangkat dalam pertunjukan wayang krucil, Langendriya (sendratari perempuan), dan ketoprak. Damarwulan menceritakan tentang pertikaian antara kerajaan Majapahit dan Blambangan, di mana Damarwulan memperoleh kemenangan. Kepopuleran kisah Damarwulan membuat dongeng rakyat ini sudah beberapa kali ditayangkan dalam bentuk film. Hal tersebut menarik untuk diteliti karena kedua karya dibuat oleh orang yang berbeda dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda pula, tetapi kedua roman mempunyai kesamaan atau kesejajaran motif. Kesejajaran tersebut terletak pada ide cerita, yaitu mengenai kisah cinta antara laki-laki dan perempuan. Kesejajaran motif juga terdapat pada asal atau garis keturunan tokoh yang berasal dari kalangan bangsawan. Metode penyuntingan teks Hikayat Damarwulan menggunakan edisi standar. Hasil dari penyuntingan ditemukan 25 lakuna, 2 adisi, 12 subtitusi, dan 3 ditografi. Hikayat Damarwulan mempunyai struktur naratif biografis. Pola struktur naratif dalam Hikayat Damarwulan dan film Damar Wulan terdiri atas unit pembuka, unit tengah, dan unit penutup. Unit tengah adalah bagian yang memuat inti cerita. Unit tersebut menjadi bagian paling dominan dan terpenting. Perbedaan unsur naratif antara hikayat dan film disebabkan oleh faktor sosial, durasi, serta peristiwa yang tidak dapat divisualisasikan.
PEMBALIKAN DEIKSIS PERSONA DALAM TEKS DONGENG ANAK DI KORAN KOMPAS KLASIKA MINGGU Jarwati Jarwati
Nuansa Indonesia Vol 20, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v20i1.35803

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pembalikan deiksis persona dalam teks dongeng anak di koran Kompas Klasika Minggu. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan pembalikan deiksis persona dan fungsinya dalam teks dongeng anak di koran Kompas Klasika Minggu. Sumber data berasal dari rubrik Nusantara Bertutur di koran Kompas Klasika Minggu dengan data berupa kalimat-kalimat yang mengandung deiksis persona dalam teks dongeng anak pada rubrik Nusantara Bertutur di koran Kompas Klasika Minggu. Metode dan teknik pengumpulan data menggunakan metode simak, serta menggunakan teknik dasar catat. Metode dan teknik analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik dasar: teknik bagi unsur langsung (BUL) dan teknik lanjutan: teknik ganti dan metode padan. Teknik penyajian data pada penulisan ini disajikan dalam bentuk teknik informal, yaitu berupa kata-kata yang menjelaskan hasil dari analisis data dalam penelitian ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan didapatkan simpulan sebagai berikut: pembalikan deiksis persona yang terdapat dalam teks dongeng anak pada rubrik Nusantara Bertutur ini terdiri dari tigapembalikan deiksis persona, yaitu bentuk persona kedua untuk menunjuk persona pertama, bentuk persona ketiga untuk menunjuk persona pertama, dan bentuk persona ketiga untuk menunjuk persona kedua. Adapun fungsi pembalikan deiksis persona tersebut adalah menempatkan penutur berada di posisi mitra tuturnya sehingga teks dongeng anak inidapat dijadikan sebagai teks edukasi.
REGISTER JUAL BELI ONLINE DALAM MEDIA SOSIAL FACEBOOK GRUP CLOTHINGAN SOLO Pungki Dian Pertiwi
Nuansa Indonesia Vol 21, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i2.38209

Abstract

Penelitian ini mengkaji perihal register jual beli online dalam media sosial Facebook grup Clothingan Solo yang memfokuskan pada bentuk register. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, dan abreviasi yang termasuk register. Sumber data yang digunakan media sosial Facebook grup Clothingan Solo. Metode penyediaan data dalam penelitian ini berupa metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan berupa metode padan, yakni padan referensial, translasional, dan padan pragmatis, sedangkan teknik yang digunakan yaitu teknik pilah unsur penentu (PUP). Sementara itu, hasil dari analisis data dalam penelitian ini disajikan dengan metode informal. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa bentuk register yang digunakan dalam grup Clothingan Solo berupa bentuk tunggal, bentuk majemuk, dan frasa.
FUNGSI PENGGUNAAN DISFEMISME DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM @OFFICIALKVIBES Mawar Tri Handayani
Nuansa Indonesia Vol 22, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v22i2.46117

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi penggunaan disfemisme yang terdapat dalam kolom komentar akun Instagram @officialkvibes. Data pada penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung disfemisme dalam kolom komentar akun Instagram @officialkvibes. Metode penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode agih dengan teknik lesap serta metode padan referensial dan translasional dengan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi penggunaan disfemisme dalam kolom komentar akun Instagram @officialkvibes adalah fungsi cemoohan (menghina atau merendahkan, menyindir), fungsi menunjukkan kejengkelan, fungsi menunjukkan ketidaksetujuan, dan fungsi menunjukkan emosi lain (kagum, senang).
JENIS-JENIS METAFORA PADA RUBRIK “KAJIAN UTAMA” DALAM MAJALAH ISLAM SUARA HIDAYATULLAH Anisa Faulia
Nuansa Indonesia Vol 20, No 1 (2018): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v20i1.35798

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena kebahasaan berupapenggunaan metafora yang semakin pesat di media cetak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan mengambil sumber data dari rubrik “Kajian Utama”. Data penelitian ini adalah data kebahasaan berupa kalimat yang di dalamnya terdapat kata, frasa, maupun klausa yang mengandung  metafora  yang  terdapat  pada  rubrik  “Kajian  Utama”  dalam majalah Islam Suara Hidayatullah. Metode penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak dengan teknik pustaka. Metode analisis data yang digunakan ialah metode padan dengan teknik pilah unsur tertentu dan teknik lanjutan hubung banding menyamakan. Metode penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode informal. Dari analisis terhadap151 data dapat ditarik kesimpulan hasil dari penelitian, bahwa ditemukan empat jenis  metafora,  yaitu  metafora  antropomorfis  sebanyak  10  data,  metafora binatang sebanyak 4 data, metafora dari konkret ke abstrak sebanyak 129 data, dan metafora sinaestetik sebanyak 8 data
STRATEGI KETIDAKSANTUNAN NEGATIF DALAM REALITY SHOW 86 DI NET TV Katrina Larasati Utami
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38204

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi ketidaksantunan negatif yang digunakan oleh anggota polisi dan masyarakat dalam reality show 86 di NET TV. Data pada penelitian ini berupa dialog yang mengandung strategi ketidaksantunan yang diambil dari 10 video dari tayangan reality show 86 pada bulan Agustus 2018. Analisis data didasarkan pada teori strategi ketidaksantunan Culpeper. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ketidaksantunan negatif yang ditemukan dalam reality show 86 terdapat tujuh substrategi yang meliputi: (i) menakut-nakuti, (ii) mencemooh/mengejek, (iii) meremehkan, (iv) meragukan, (v) menuduh, (vi) mengancam, (vii) memaksa. Substrategi yang paling menonjol dan paling sering digunakan dalam reality show 86 tersebut adalah meragukan. Adanya faktor perbedaan kekuasaan memunculkan tuturan yang mengandung strategi ketidaksantunan negatif.
NOVEL BLAKANIS KARYA ARSWENDO ATMOWILOTO ANALISIS STRUKTURALISME LEVI STRAUSS Satriyo Anggoro Rusdiono
Nuansa Indonesia Vol 22, No 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v22i1.44260

Abstract

AbstrakPenelitian ini mengkaji struktur luar dan dalam pada novel Blakanis karya Arswendo Atmowiloto dengan menggunakan teori strukturalisme Levi Strauss. Permasalahan pada penelitian ini adalah bagaimana kesatuan struktur novel Blakanis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sturktur luar dan dalam novel Blakanis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang bersifat deksriptif. Metode penelitian menggunakan metode deskripsi intepretasi data. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak, catat, dan mengolah bahan penelitian. Analisis data dilakukan setelah menemukan miteme yang ada pada novel. Struktur luar dan dalam novel menjadi acuan untuk menemukan pesan yang ingin disampaikan pada novel Blakanis. Hasil penelitian ini adalah yang termasuk struktur luar (sekuen) dalam novel Blakanis, serta struktur dalam yang dikaitkan dengan konteks.Pada analisis sekuen, diketemukan 2 kategori pengisahan, yaitu Kehidupan Tokoh Ki Blaka, dan Kehidupan Tokoh disekitar Ki Blaka. Tokoh Ki Blaka adalah simbol kejujuran, yakni ia menularkan kejujuran kepada tokoh-tokoh yang ada disekitarnya berupa ajaran-ajaran menjalani hidup. Selain kejujuran, Ki Blaka juga selaku simbol perubahan. Sejak kedatangannya banyak yang telah berubah sebagai contoh lingkungan, peraturan, bahkan tokoh-tokoh disekitarnya. Struktur dalam diketahui setelah mendapatkan pesan yang terkandung dalam novel kemudian pesan tersebut dikaitkan dengan konteks yang terjadi di realita.Kata-kata kunci: Strukturalisme, struktur luar dan dalam, makna novel
PENERAPAN PRINSIP POLLYANNA PADA ACARA DAKWAH “KAJIAN KITAB KUNING SHAHIH BUKHARI” DI TVRI Eka Istini
Nuansa Indonesia Vol 21, No 1 (2019): Mei
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i1.38092

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan Prinsip Pollyanna dalam sesi tanya jawab acara “Kajian Kitab Kuning Shahih Bukhari” di TVRI. Data pada penelitian ini berupa tuturan-tuturan yang mengandung penerapan Prinsip Pollyanna yang diambil dari situs televisi daring UseeTV. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak. Analisis data didasarkan pada teori Prinsip Pollyanna Leech dengan menggunakan metode kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Prinsip Pollyanna yang ditemukan dalam acara dakwah “Kajian Kitab Kuning Shahih Bukhari” terdapat dua penggunaan aspek Prinsip Pollyanna yang meliputi (i) penggunaan aspek eufemisme dan (ii) penggunaan aspek adverbial of degree (keterangan tingkatan). Aspek yang paling sering digunakan dalam acara dakwah Kajian Kitab Kuning Shahih Bukhari adalah aspek adverbial of degree (keterangan tingkatan). Penggunaan Prinsip Pollyanna pada tuturan dalam acara dakwah tersebut bertujuan untuk memperhalus tuturan sehingga tuturan terkesan santun.
AJARAN TIGA PILAR AGAMA ISLAM DALAM TEKS SYAIR ORANG BERBUAT AMAL Sagita Tearisha
Nuansa Indonesia Vol 21, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v21i2.38219

Abstract

Teks Syair Orang Berbuat Amal (1806) merupakan teks kesusastraan Melayu yang masuk dalam golongan syair keagamaan. Teks ini berisi ayat naratif ajaran tiga pilar dalam agama Islam. Teks ini dikarang oleh fakir Daar „l-aamaan di Nagari Kedah pada tahun 1806 dan terjemahan Al-quran dan sunah Rasulullah saw. digunakan sebagai dasar untuk mengungkapkan ajaran tiga pilar agama Islam yang terdapat dalam teks. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah naskah berjudul Collection of Three Syair and One Hikayat dengan kode MSS Malay B 3 yang di dalamnya memuat teks Syair Orang Berbuat Amal. Naskah tersebut disimpan di British Library. Proses penyuntingan menghasilkan adanya kesalahan salin tulis dan ketidakkonsistenan penulisan yang terdiri atas lima puluh lima lakuna, empat adisi, tujuh puluh enam substitusi, dua ditografi, dan empat puluh enam  ketidakkonsistenan. Dari analisis yang telah dilakukan, ada tiga ajaran dasar dalam agama Islam yang menjadi tingkatan kesempurnaan ibadah kepada Allah Swt., yaitu rukun Islam, iman, dan ihsan. Teks ini menyebutkan dengan lengkap lima perkara rukun Islam, enam perkara rukun iman, dan ihsan tanpa ada sedikit pun pengurangan dalam ajaran dasar agama Islam.
REPRESENTASI INSAN KAMIL DALAM SYAIR HIDAYATUL IHSAN: PENDEKATAN SEMIOLOGI ROLAND BARTHES Nuraini Isti Kusumah
Nuansa Indonesia Vol 20, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v20i2.38084

Abstract

Teks Syair Hidayatul Ihsan merupakan salah satu teks sastra Melayu Klasik yang ditulis oleh Raja H. Ahmad bin Raja H. Hasan. Ia merupakan seorang ulama dan tabib kerajaan Riau. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari suntingan teks Syair Hidayatul Ihsan dengan naskah digitalnya tersimpan di laman  https://eap.bl.uk/archieve- file/EAP153-6-1, British Library dengan nomor meta data EAP/153/6/1. Berdasarkan penelitian yang dilakukan diketahui bahwa teks SHI mengandung sembilan buah pasal. Kesembilan pasal tersebut memiliki makna konotasi yang merujuk pada perilaku pribadi insan kamil. Representasi insan kamil yang dimaksud dalam teks mengandung enam pesan, yaitu (1) penyadaran untuk mentaati perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan-Nya dengan keikhlasan; (2) penyadaran untuk memiliki bekal ilmu; (3) penyadaran untuk melakukan perkara-perkara yang baik; (4) penyadaran untuk bersyukur atas nikmat Allah Swt.; (5) penyadaran untuk membina hubungan baik dengan sesama; (6) penyadaran akan datangnya kematian dan hari akhir.