cover
Contact Name
Bakdal Ginanjar
Contact Email
nuansaindonesia1103@gmail.com
Phone
+6285728052474
Journal Mail Official
nuansaindonesia1103@gmail.com
Editorial Address
Program Studi S-1 Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Jalan Ir. Sutami 36 A, Kentingan, Surakarta, Jawa Tengah 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Nuansa Indonesia
ISSN : 08536075     EISSN : 27763498     DOI : 10.20961/ni
Nuansa Indonesia adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia. Jurnal ilmiah ini menerbitkan hasil penelitian bahasa, linguistik, sastra, dan filologi, Nuansa Indonesia diterbitkan dua kali setahun, pada bulan Mei dan November. Semua artikel yang diterbitkan telah melalui proses peninjauan oleh peer reviewer.
Articles 49 Documents
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM DAKWAH ISLAM USTAZ MUHAMMAD NUZUL DZIKRI Wakidah, Anisa; Nugroho, Miftah
Nuansa Indonesia Vol 25, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i1.81760

Abstract

Penelitian ini membahas tindak tutur direktif dalam dakwah Islam Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan realisasi tindak tutur direktif dalam dakwah Islam Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bersifat deskriptif. Data yang dikaji pada penelitian ini merupakan tuturan Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri yang mengandung tindak tutur direktif. Sumber data diperoleh dari video kajian Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri yang diunggah pada beberapa kanal Youtube. Pada penelitian ini, data diperoleh menggunakan metode simak dengan teknik catat. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis kontekstual. Pada penelitian ini, analisis data dilakukan dengan menggunakan teori tindak tutur direktif Searle dan Vanderveken. Berdasarkan analisis data, ditemukan 7 jenis tindak tutur direktif yang dilakukan Ustaz Muhammad Nuzul Dziki, yaitu menyuruh, memperingatkan, melarang, bertanya, mengizinkan, memberi nasihat, dan berdoa. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil berupa faktor kedudukan sosial penutur memengaruhi jenis tindak tutur direktif yang digunakan.Kata kunci: tindak tutur, tindak tutur direktif, dakwah Islam
TINDAK TUTUR DIREKTIF PEMBAWA ACARA PADA ACARA “GRITTE BUKA PRAKTEK” DI KANAL YOUTUBE GRITTE AGATHA Kusumawati, Monica; Widyastuti, Chattri S.
Nuansa Indonesia Vol 25, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i1.81753

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai tindak tutur direktif dalam acara “Gritte Buka Praktek” di kanal youtube Gritte Agatha. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur direktif yang digunakan pembawa acara dalam acara “Gritte Buka Praktek” di kanal youtube Gritte Agatha. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif bersifat deskriptif. Tuturan pembawa acara pada acara “Gritte Buka Praktek” merupakan data pada penelitian ini. Sumber data penelitian ini diambil dari 4 episode pada acara “Gritte Buka Praktek”. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak dan teknik catat, sedangkan metode analisis data menggunakan metode kontekstual dan cara-tujuan. Hasil penelitian ini (i) ditemukan data tindak tutur direktif pembawa acara sejumlah 6 tindak tutur direktif, meliputi (i) meminta, (ii) menyuruh, (iii) bertanya, (iv) berdoa, (v) menyarankan, dan (vi) mengajak. Tindak tutur paling ditemukan yaitu tindak tutur mempertanyakan.Kata kunci: pragmatik, tindak tutur, pembawa acara, youtube
ANALISIS WACANA KRITIS TEKS TENTANG PEREMPUAN DAN PERNIKAHAN DALAM BUKU MUSLIMAH YANG DIPERDEBATKAN KARYA KALIS MARDIASIH Hidayati, Kaffa; Syukri, Hanifullah
Nuansa Indonesia Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i2.81779

Abstract

Artikel ini menyajikan studi terhadap teks tentang perempuan dan pernikahan dalam buku Muslimah yang Diperdebatkan karya Kalis Mardiasih. Penelitian berfokus pada dua teks tentang permasalahan perempuan yang berkaitan dengan pernikahan, yaitu poligami dan pernikahan siri. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan struktur teks yang membangun wacana pada dua teks tentang perempuan dan pernikahan dalam buku Muslimah yang Diperdebatkan. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dan catat. Metode padan dan model analisis wacana kritis Teun A. van Dijk digunakan untuk menganalisis data. Hasil analisis menunjukkan bahwa melalui penggunaan berbagai elemen dimensi teks, penulis cenderung memberi gambaran negatif terhadap laki-laki yang merugikan perempuan, pihak-pihak yang dikritik dalam teks, dan pihak-pihak yang berbeda pandangan dengannya. Sementara itu, penulis cenderung menggambarkan perempuan, pihak-pihak yang didukung dalam teks, serta pihak-pihak yang sependapat dengan dirinya secara positif. Secara keseluruhan, analisis data menegaskan bahwa penulis memberikan dukungan penuh terhadap para perempuan, khususnya yang memperoleh tindakan tidak adil. Beberapa simpulan tersebut menunjukkan kesesuaian teks dengan ideologi Kalis Mardiasih sebagai feminis yang fokus memperjuangkan hak-hak perempuan.Kata kunci: analisis wacana kritis, perempuan, feminism, poligami, pernikahan siri
PENGUASAAN BUNYI BILABIAL PADA ANAK TUNARUNGU DI SLB-PRI KOTA PEKALONGAN Abiyyi, ‘Ufairoh Shoofii
Nuansa Indonesia Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i2.81768

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penguasaan bunyi pada anak tunarungu, khususnya bunyi bilabial. Oleh sebab itu, penelitian ini memiliki tujuan untuk menyelidiki penguasaan bunyi bilabial oleh siswa kelas 1A dan 1B penyandang tunarungu di SLB PRI Kota Pekalongan. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan data tuturan informan yang mengandung bunyi bilabial. Informan yang dijadikan sumber data adalah lima siswa yang duduk di kelas 1A dan 1B penyandang tunarungu di SLB PRI Kota Pekalongan. Metode penyediaan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak libat cakap dengan teknik pancing, rekam, dan catat. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan menggunakan metode padan fonetis artikulatoris. Hasil temuan dari penelitian ini adalah bunyi bilabial yang berdistribusi di awal kata lebih dapat direalisasikan sebagai bunyi bilabial murni. Selain itu, ditemukan pula pelesapan dan perubahan bunyi, ataupun penyisipan bunyi bunyi bilabial lainnya. Perubahan yang ditemukan adalah perubahan bunyi bilabial menjadi bunyi bilabial lainnya, laringal, palatal, lateral, velar, semivokal bilabial, apiko-interdental, apiko-alveolar, dan gugus konsonan.Kata kunci: penguasaan bunyi, bilabial, tunarungu
KANDASNYA CITA-CITA KARTINI KE BELANDA – AMBIVALENSI PADA SURAT-SURAT KARTINI Hasan, Nur Wahid
Nuansa Indonesia Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i2.81788

Abstract

Penelitian membatasi masalah pada surat-surat Kartini dengan wacana ambivalen pada periode 1989 - 1902. Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui latar sosial hubungan elit politik pribumi dengan kolonialisme di masa R.A. Kartini, (2) Mengetahui hubungannya dengan narasi ambivalen dalam surat-surat Kartini (3) Mengetahui alasan kemunculan narasi. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan dekonstruksi Jaquest Derrida. Data yang diambil adalah surat-surat Kartini dengan wacana ambivalensi pada periode 1989 - 1902. Teknik pengumpulan data menggunakan reduksi data. Teknik analisis menggunakan dekonstruksi Jacques Derrida dengan perspektif pascakolonial Homi K. Bhabha dengan langkah-langkah (1) Melakukan pembacaan surat-surat Kartini untuk menemukan wacana ambivalen, (2) Memunculkan oposisi biner dari wacana ambivalen, (3) Menganalisis hubungan subjek terjajah dengan subjek penjajah untuk menemukan wacana yang tersembunyi. Teknik penarikan simpulan menggunakan teknik induktif, yaitu melihat masalah dari data bersifat khusus untuk memperoleh data bersifat umum. Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) Ambivalensi yang muncul disebabkan oleh sikap Kartini yang menghadapi resistensi tradisi jawa terhadap keinginan kartini yang ingin mendapatkan pendidikan tinggi di Belanda. (2) Batalnya keberangkatan Kartini dikarenakan posisi ayah Kartini dalam kancah perpolitikan Jawa dan bujukan pasangan Abendanon. (3) Kompromi Kartini untuk menghadapi pembatalan keberangkatannya ke Belanda ialah menggunakan status bangsawannya untuk membuka sekolah perempuan yang setelah kematiannya dilanjutkan oleh pasangan Abendanon.Kata kunci: R.A. Kartini, wacana kolonial, ambivalensi
PELANGGARAN PRINSIP KESANTUNAN DALAM COMEDY SHOW CERITA CINTAKU DI KANAL YOUTUBE RADITYA DIKA Arselan, Asrina Syafa’ati; Yustanto, Henry
Nuansa Indonesia Vol 25, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i1.81761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelanggaran prinsip kesantunan yang terjadi dalam comedy show Cerita Cintaku pada kanal Youtube Raditya Dika. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan pragmatik. Data yang digunakan peneliti berupa tuturan Raditya maupun peserta acara yang mengandung pelanggaran prinsip kesantunan dalam comedy show Cerita Cintaku. Sumber data penelitian berasal dari lima video comedy show Cerita Cintaku dengan jumlah penonton lebih dari lima juta penonton. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dan menggunakan teknik simak bebas libat cakap sebagai teknik lanjut dari metode simak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik unduh dan teknik catat. Peneliti menggunakan metode analisis data dengan analisis kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggaran prinsip kesantunan terjadi pada maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim kerendahan hati, maksim kesepakatan, dan maksim simpati.Kata kunci: pelanggaran, prinsip kesantunan, Comedy Show Cerita Cintaku
STRATEGI KETIDAKSANTUNAN DALAM ACARA GELAR WICARA TONIGHT SHOW DI NET TV Anisa, Anne; Nugroho, Miftah
Nuansa Indonesia Vol 25, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i1.81755

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah strategi ketidaksantunan dalam acara gelar wicara Tonight Show di NET TV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi ketidaksantunan dalam acara gelar wicara Tonight Show di NET TV. Penelitian ini berjenis penelitian kualitatif dengan bentuk deskriptif. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung strategi ketidaksantunan. Adapun sumber data yaitu acara Tonight Show di NET TV yang diunduh melalui kanal Youtube TonightShowNet. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik unduh dan catat. Kemudian, data dianalisis menggunakan metode analisis kontekstual dan disajikan dengan metode informal. Dari hasil analisis disimpulkan bahwa terdapat tiga strategi ketidaksantunan dalam acara gelar wicara Tonight Show, yaitu (1) ketidaksantunan positif yang meliputi lima substrategi, yakni mengabaikan orang lain, membantah, menunjukkan rasa ketidaktertarikan, menggunakan sebutan yang tidak pantas, dan membuat orang lain merasa tidak nyaman dengan bahasa yang digunakan, (2) ketidaksantunan negatif yang meliputi lima substrategi, yakni menakut-nakuti, mengejek dan menyalahkan orang lain, menghina orang lain, meremehkan orang lain, dan melanggar ruang pribadi, dan (3) kesantunan semu.Kata kunci: Ketidaksantunan, Strategi Ketidaksantunan, Pragmatik, Tonight Show
FENOMENA DIGLOSIA PADA SANTRI ASRAMA AL-HIKMAH PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BLOKAGUNG BANYUWANGI Hikmah, Siti Nur Afifatul; Fathrulloh, Agus
Nuansa Indonesia Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i2.81781

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui wujud-wujud dan faktor-faktor diglosia pada santri asrama Al-Hikmah Bawah Pondok pesantren Darussalam Blokagung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik studi kasus, dan kemudian dilanjutkan dengan menganalisis data menurut Milles dan Hubermen dengan malakukan analisis yang bersifat terus menerus yakni dengan pengumpulan data, reduksi data, menyajikan data, dan penarikan simpulan. Untuk menguji keabsahan pada hasil penelitian, peneliti menggunakan teknik triangulasi yakni, triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Data yang diperoleh bersumber dari data primer yakni, diperoleh dari percakapan yang dilakukan oleh santri asrama Al-Hikmah. Serta data sekunder, yang bersumber dari penelitian terdahulu yang berupa jurnal. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara, dan simak catat. Pada penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Wujud diglosia dapat diketahui dengan adanya ragam tinggi (T) dan ragam rendah (R), dan terdapat beberapa faktor yang memengaruhi wujud diglosia yakni, faktor fungsi, prestise, warisan kesusastraan, pemerolehan, standarisasi, stabilitas, gramatikal, leksikon, dan fonologi.Kata kunci: diglosia, bahasa, santri
RELASI TANDA DAN NILAI FILOSOFIS PIRANTI TRADISI ENTAS-ENTAS SUKU TENGGER: KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK Abidin, Muhammad Irvanul; Putri, Vranola Ekanis; Hasyim, Ali; Thalares, Titania Dena; Nathasia, Hana; Luhur, Gagawan Jawa Anjawani
Nuansa Indonesia Vol 25, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ni.v25i2.81772

Abstract

Suku Tengger masih kental dengan kebudayaannya, terutama pada upacara kematian. Tradisi Hari Kematian diawali pada hari meninggal hingga pemakaman seseorang. Tentunya pada tradisi Hari Kematian suku Tengger ini memiliki keunikan dan kesakralan tersendiri yang membuatnya menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan bentuk lingual, makna, referensial, dan nilai filosofi pada tradisi Hari Kematian suku Tengger dalam kajian Antropolinguistik. Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari hasil dokumentasi dan wawancara terhadap pemuka adat suku Tengger, Romo Eko dan Romo Pram. Dari narasumber tersebut dapat ditemukan piranti yang digunakan dalam ritual hari kematian seperti nyigar ontong, isen-isen, suguhan dan lainnya. Metode pengumpulan data yang akan digunakan adalah teknik simak dan catat. Metode analisis data akan menggunakan metode analisis wacana. Analisis wacana dipilih untuk mempelajari penggunaan bahasa tulis atau tulisan dalam kaitannya dengan konteks sosial. Lalu, makna referensial yang digunakan berdasarkan segitiga makna Ogden dan Richards dengan kategori budaya, sosial, sejarah, alam, religi, dan ekonomi. Hasil penelitian ditemukan bentuk lingual yang diperoleh dari upacara kematian, yakni 2 kategori: afiksasi dan reduplikasi, sedangkan pada makna referensial ditemukan 15 makna. Nilai filosofis pada tradisi kematian Tengger antara lain filosofis moral dan juga nilai filosofis adat/tradisi.Kata kunci: nilai filosofis, arti kematian, Tengger, Antropolinguistik