cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Principal Contact: Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd. (085239967417) Technical Support Contact: Randi Pratama M., M.Pd. (085781267181) Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
ISSN : 27748030     EISSN : 27744183     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 3 (2025)" : 53 Documents clear
TINJAUAN ARTIKEL PENGARUH DIABETES MELLITUS TERHADAP KEBERHASILAN DAN STABILITAS IMPLANT GIGI Halim, Susanna; Susanto, Susanto; Arianto, Muhammad Wandy; Al-Furqa’an, Muhammad; Pang, Vincent
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6436

Abstract

Dental implants are the latest and most effective restorative solution for replacing missing teeth. However, their success rate can be significantly affected by the patient's systemic conditions, particularly diabetes mellitus, which can inhibit bone osseointegration if blood glucose levels are uncontrolled. This background encourages the need for in-depth investigation of strategies to improve implant survival in this at-risk population. This study, structured as a literature review, specifically focuses on analyzing methods and techniques that can optimize the success of dental implants in people with diabetes. The research phase involved a systematic review of scientific articles from the PubMed and Google Scholar databases published between 2019 and 2024, analyzing cases of diabetic patients who received immediate post-extraction implant treatment. The main findings indicate that good osseointegration can be achieved through the technique of placing implants directly into the new extraction socket, particularly in the anterior mandible. This success is significantly supported by the use of advanced regenerative materials, such as the combination of freeze-dried bone allograft (FDBA) with injectable platelet-rich fibrin (i-PRF), which has been shown to effectively stimulate bone and periodontal tissue regeneration even in cases of aggressive periodontitis. Furthermore, the use of longer implants, a collagen membrane in the posterior area, and supportive protocols such as prophylactic antibiotics and 0.12% chlorhexidine mouthwash play a significant role in minimizing the risk of inflammation. In conclusion, although diabetic patients have a higher risk of implant failure, the application of appropriate and personalized treatment methods—including surgical techniques, regenerative materials, and long-term maintenance—can achieve very high success rates of up to 97.6%. These results underscore the importance of comprehensive individualized treatment planning and careful evaluation of the patient's systemic condition to ensure the long-term success of implant restorations. ABSTRAKImplan gigi merupakan solusi restoratif terkini dan paling efektif untuk menggantikan gigi yang hilang, namun tingkat keberhasilannya dapat sangat dipengaruhi oleh kondisi sistemik pasien, terutama diabetes mellitus, yang dapat menghambat proses osseointegrasi tulang jika kadar glukosa darah tidak terkendali. Latar belakang ini mendorong perlunya investigasi mendalam terhadap strategi untuk meningkatkan ketahanan implan pada populasi berisiko ini. Penelitian ini, yang disusun sebagai studi literatur, secara spesifik berfokus pada analisis metode dan teknik yang dapat mengoptimalkan keberhasilan implan gigi pada penderita diabetes. Tahapan penelitian melibatkan peninjauan sistematis terhadap artikel ilmiah dari database PubMed dan Google Scholar yang dipublikasikan antara tahun 2019 hingga 2024, menganalisis kasus-kasus pasien diabetes yang menerima perawatan implan segera pasca-ekstraksi. Temuan utama menunjukkan bahwa osseointegrasi yang baik dapat dicapai melalui teknik pemasangan implan secara langsung pada soket ekstraksi baru, terutama di area anterior mandibula. Keberhasilan ini didukung secara signifikan oleh penggunaan material regeneratif canggih, seperti kombinasi freeze-dried bone allograft (FDBA) dengan injectable platelet-rich fibrin (i-PRF), yang terbukti efektif merangsang regenerasi tulang dan jaringan periodontal bahkan pada kasus periodontitis agresif. Selain itu, penggunaan implan yang lebih panjang, membran kolagen pada area posterior, serta protokol pendukung seperti pemberian antibiotik profilaksis dan obat kumur klorheksidin 0,12% turut berperan penting dalam meminimalkan risiko inflamasi. Kesimpulannya, meskipun pasien diabetes memiliki risiko kegagalan implan yang lebih tinggi, penerapan metode perawatan yang tepat dan terpersonalisasi—mencakup teknik bedah, material regeneratif, dan pemeliharaan jangka panjang—dapat mencapai tingkat keberhasilan yang sangat tinggi hingga 97,6%. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya perencanaan perawatan individual yang komprehensif dan evaluasi kondisi sistemik pasien secara cermat untuk memastikan kesuksesan jangka panjang restorasi implan.
FISHBONE ANALYSIS TERHADAP KELOLOSAN DEFECT FABRIC STRATEGI PERBAIKAN PADA MANAJEMEN GUDANG TEKSTIL Hanafi, Andhi Sukma; Amaras, Aaron Dias; Istikowati, Rita; Pradifta, Reski Alya
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6506

Abstract

The occurrence of undetected fabric defects during storage and sorting processes in the warehouse is a significant issue in the textile industry, as it can degrade product quality and negatively impact customer satisfaction. This study aims to identify the root causes of defect fabric passing through quality control using the Fishbone Analysis approach and to formulate effective improvement strategies within warehouse management. The research employs a descriptive qualitative method, with data collected through observation, interviews, and documentation. The observation results revealed a total of 106 defect cases (primarily stains and holes) that went undetected during two days of inspection. Fishbone analysis identified four dominant categories of root causes: man (lack of SOP comprehension), method (inaccurate point grade calculation), machine (unstable machine performance and insufficient lighting), and environment (dusty and unclean work areas). Recommended improvement strategies include employee training, providing calculation tools, implementing scheduled cleaning routines, and enhancing machine setup and lighting. These findings are expected to support the development of a more effective and preventive quality control system in textile warehouse operations. ABSTRAKKelolosan kain cacat (defect fabric) pada proses penyimpanan dan sortir di gudang merupakan salah satu permasalahan serius dalam industri tekstil, karena dapat menurunkan kualitas produk dan berdampak negatif terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelolosan defect fabric menggunakan pendekatan Fishbone Analysis, serta merumuskan strategi perbaikan yang tepat dalam konteks manajemen gudang. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengamatan menunjukkan terdapat 106 defect fabric yang lolos dari proses inspeksi selama dua hari pengamatan, dengan jenis cacat dominan berupa noda (stain) dan lubang (hole). Hasil analisis Fishbone mengidentifikasi penyebab utama berasal dari empat kategori dominan: manusia (kurangnya pemahaman SOP), metode (ketidaktepatan perhitungan point grade), mesin (mesin tidak stabil dan pencahayaan kurang), dan lingkungan (area kerja kotor dan berdebu). Strategi perbaikan yang disarankan meliputi pelatihan operator, penyediaan alat bantu hitung, penjadwalan pembersihan rutin, serta perbaikan pencahayaan dan performa mesin. Temuan ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam membangun sistem kontrol mutu yang lebih efektif dan preventif terhadap kelolosan cacat.
ANALISIS PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) PADA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA PRABUMULIH Jailani, Jailani; Mirza, Tony; Fahlevi, Arry Halbadika
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i3.6515

Abstract

This study examines the implementation of human resource (HR) development at the Prabumulih City Public Order Agency (Satpol PP), based on indications of suboptimal organizational performance. The background to this problem is the importance of quality human resources for improving public services, yet existing development programs are suspected of being ineffective. The focus of this study is to analyze in-depth the implementation of HR development programs, specifically education and training (diklat), through four management functions. The main research steps were conducted using a qualitative descriptive approach, with interviews as the primary data collection technique to obtain a comprehensive overview. The main findings indicate that although the planning and organization of training have been running quite well, implementation and oversight remain very weak. Many programs have not been realized as planned due to budget constraints, which has resulted in low personnel performance. Furthermore, the main conclusion confirms that the lack of post-training supervision and budget constraints are major obstacles, leading to decreased officer motivation and the inability to achieve HR development goals. Therefore, fundamental improvements in implementation management and oversight are needed to ensure program effectiveness and improve overall organizational performance. ABSTRAKPenelitian ini mengkaji implementasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Prabumulih, yang didasari oleh adanya indikasi kinerja organisasi yang belum optimal. Latar belakang masalah ini adalah pentingnya SDM berkualitas untuk meningkatkan pelayanan publik, namun program pengembangan yang ada diduga belum berjalan efektif. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalam pelaksanaan program pengembangan SDM, khususnya pendidikan dan pelatihan (diklat), melalui empat fungsi manajemen. Langkah penelitian utama dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan wawancara sebagai teknik pengumpulan data primer untuk mendapatkan gambaran menyeluruh. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun aspek perencanaan dan pengorganisasian diklat telah berjalan cukup baik, aspek pelaksanaan dan pengawasan masih sangat lemah. Banyak program tidak terealisasi sesuai rencana akibat kendala anggaran, yang berdampak pada rendahnya kinerja personel. Selain itu, simpulan utama menegaskan bahwa minimnya pengawasan pasca-diklat dan keterbatasan anggaran menjadi penghambat utama, menyebabkan motivasi petugas menurun dan tujuan pengembangan SDM tidak tercapai secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan fundamental dalam manajemen pelaksanaan dan pengawasan untuk memastikan efektivitas program dan peningkatan kinerja organisasi secara keseluruhan.