cover
Contact Name
HIjrana
Contact Email
jurnal.midwifery@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6282346809090
Journal Mail Official
jurnal.midwifery@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Prodi Kebidanan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Midwifery
ISSN : 27462145     EISSN : 27462153     DOI : 10.24252/jmw
Core Subject : Health,
This journal focuses on the dissemination of scientific works in the field of midwifery and reproductive health, including original research, literature reviews, case studies, and evidence-based innovations related to midwifery practice. Journal Scope Reproductive Health Adolescent reproductive health Pre-marital counseling and education Sexually transmitted infections (STIs), including HIV/AIDS Gender- and culture-based reproductive health Family planning and reproductive life planning Reproductive health promotion and prevention programs Antenatal Care (ANC) Normal and high-risk pregnancy care Early detection of pregnancy complications Maternal nutrition during pregnancy Mental health in pregnancy Health education for pregnant women Digital technology and tele-midwifery in ANC Intrapartum Care Normal labor and delivery care Prevention and management of labor complications Non-pharmacological pain management Evidence-based intrapartum practice Continuity of midwifery care models Postnatal Care (PNC) Physical and psychological recovery of postpartum mothers Lactation management Postpartum complications Postnatal education and self-care Family support during the postnatal period Neonatal, Infant, and Child Health Normal newborn care Early detection of neonatal abnormalities Infant and child growth and development monitoring Immunization Prevention of neonatal morbidity and mortality Family Planning Contraceptive methods effectiveness Community-based family planning services Fertility and pregnancy planning Midwifery-based family planning counseling Women’s Health Health across the female life cycle (pre-reproductive, reproductive, menopausal) Prevention and screening of cervical and breast cancer Personal hygiene Mental health in women Midwifery Service Management Quality of care and patient safety Ethics and legal aspects of midwifery practice Independent midwifery practice Leadership and decision-making in midwifery services Community Midwifery Community-based health promotion Midwife–community partnership Community interventions for maternal and child health Midwifery Research and Innovation Digital health and technology in midwifery Innovation in health devices Evidence-based midwifery practice Development of midwifery education and curriculum
Articles 115 Documents
ANALISIS FAKTOR DEMOGRAFI IBU TERHADAP MINAT KEIKUTSERTAAN VAKSINASI MR (MEASLES RUBELLA) DI BEBERAPA PUSKESMAS KOTA MAKASSAR Ardhia Regita Cahyani; Syatirah Jalaluddin; Asriani Asriani
Jurnal Midwifery Vol 3 No 1 (2021): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v3i1.20993

Abstract

Pendahuluan Measles atau yang dikenal dengan campak sedangkan Rubella jenis lain dari Measles yang dikenal dengan German measles atau campak Jerman merupakan penyakit infeksi yang dapat menular melalui saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus campak dan rubella. Minimnya pengetahuan dan kesadaran pencegahan Rubella membuat sejumlah ibu menolak imunisasi campak dan Rubella untuk anaknya, oleh karena itu penting diketahui faktor-faktor demografi yang dapat mempengaruhi minat keikutsertaan ibu terhadap vaksinasi MR yang dapat mendukung keberhasilan program pemerintah. Antara lain Tingkat Pendidikan, Faktor Agama, Pengetahuan tentang Vaksin, dan Umur Ibu. Untuk itu perlu dilakukan pengkajian terkait keterkaitan faktor-faktor tersebut terhadap minat keikutsertaan orang tua dari anak yang akan menerima vaksinasi MR. Metode Jenis penelitian yang digunakan bersifat observasional analitik observasional dengan desain penelitian Cross-Sectional dan menggunakan Teknik pengambilan sampel Purposive Sampling dengan 96 orang sampel yang memenuhi kriteria. Hasil dari penelitian diperoleh sebanyak 96 responden, dengan minat imunisasi sebanyak 89,6% dan menemukan adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat Pendidikan (p= 0,001), pengetahuan akan vaksinasi MR (p= 0,000) dan tidak ada hubungan antara umur ibu (p= 0,403). Kesimpulan terdapat faktor yang berpengaruh terhadap minat ibu dengan vaksinasi MR seperti pengetahuan akan imunisasi MR, tingkat Pendidikan tapi tidak dengan umur ibu di wilayah kerja Puskesmas. ABSTRACT Introduction Measles or what is known as measles while Rubella is another type of measles known as German measles or German measles is an infectious disease that can be transmitted through the respiratory tract caused by the measles and rubella viruses. The lack of knowledge and awareness of Rubella prevention has made a number of mothers refuse measles and Rubella immunization for their children, therefore it is important to know the demographic factors that can influence the participation of mothers in MR vaccination that can support the success of the government program. Among others, Education Level, Religious Factors, Knowledge of Vaccines, and Mother's Age. For this reason, it is necessary to conduct an assessment related to the relationship of these factors to the participation of parents of children who will receive MR vaccination. Methods This type of research is observational analytic observational with cross-sectional research design and using purposive sampling technique with 96 samples who meet the criteria. The results of the study were 96 respondents, with an interest in immunization as much as 89.6% and found that there was a significant effect between education level (p = 0.001), knowledge of MR vaccination (p = 0.000) and there was no relationship between maternal age (p = 0.403). In conclusion, there are factors that influence maternal interest in MR vaccination, such as knowledge of MR immunization, education level but not the age of the mother in the working area of the Puskesmas.
Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal Berkelanjutan pada Ny “M” dengan Preeklampsia Berat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tanggal 15 Oktober – 21 November 2018 Kasnur Kasnur; Firdayanti Firdayanti; Rauly Rahmadhani
Jurnal Midwifery Vol 2 No 1 (2020): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v2i1.13156

Abstract

Pendahuluan preeklampsia merupakan komplikasi kehamilan dan persalinan yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah, proteinuria dan oedema, yang kadang-kadang disertai dengan komplikasi koma.Gejala dari preeklampsia seperti hipertensi, oedema dan proteinuria sering tidak diperhatikan, sehingga tanpa disadari dalam waktu singkat dapat timbul menjadi preeklampsia berat, bahkan eklampsia.Metode Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal Berkelanjutan pada Ny “M” dengan Preeklampsia Berat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2018 sesuai Manejemen Asuhan Kebidanan 7 langkah Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP.Hasil Penatalaksanaan Asuhan Persalinan dengan preeklampsia berat pada Ny “M” yaitu dilakukan pemberian asuhan yang sesuai standar operasional prosedur serta melakukan upaya pencegahan komplikasi dengan pemberian Magnesium Sulfat  untuk mencegah terjadinya eklampsia, HELLP Sindrom, solusio plasenta, gangguan organ, KJDR pada bayi serta dilakukannya pemantauan dan Asuhan Manejemen Kebidanan dari kala I sampai kala IV.Kesimpulan dari kasus yaitu diantaranya pendokumentasian dalam bentuk SOAP yang digunakan untuk proses penyelesaian masalah kebidanan telah dilaksanakan pengkajian serta asuhan dengan penatalaksanaan yang sesuai pada Ny “M” dengan preeklampsia berat di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2018 yakni dari kala I sampai kala IV, tidak ditemukannya komplikasi pada ibu dan bayi.
Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Nifas Menggunakan Jasa Dukun di Wilayah Kerja Puskesmas Bontomarannu Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar 2017 Kurniati Kurniati; Nadyah Nadyah; Darmawansyih Darmawansyih
Jurnal Midwifery Vol 1 No 1 (2019): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v1i1.7535

Abstract

Pendahuluan persalinan adalah Salah satu kasus kesehatan yang masih banyak terjadi di Indonesia dengan pertolongan oleh dukun bayi. Banyak faktor yang memepengaruhi sebagian ibu menggunakan jasa dukun dalam menolong persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi ibu nifas menggunakan jasa dukun di Wilayah Kerja Puskesmas Bontomarannu Kec. Galesong Selatan Kab. Takalar. Dengan penelitian deskriptif pada bulan Oktober – November 2017. Populasi dalam penelitian ini semua ibu nifas yang berada di Puskesmas Bontomarannu. Teknik dalam penelitian yang diambil menggunakan purposivesampling sebanyak 36 responden. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik sebagian besar responden adalah sebagai berikut, ibu dengan pendidikan terakhir terbanyak SD yaitu sebanyak 18 responden (50,0%), pekerjaan terbanyak ibu rumah tangga yaitu sebanyak 31 responden (86,1%). Beberapa alasan ibu menggunakan jasa dukun dalam proses persalinan antara lain : pengetahuan yang rendah sebanyak 30 responden (83,3%), tempat praktik dukun lebih dekat dengan tempat tinggal (69,4%), melahirkan di rumah sakit butuh banyak biaya (100%), semua keluarga melahirkan di dukun (77,8%), lebih percaya pada dukun dibandingkan petugas kesehatan (77,8%), sudah sering menggunakan jasa dukun (61,1%), banyak jasa dukun di lingkungan sekitar (69,4%), dan dukungan dari keluarga untuk menggunakan jasa dukun (88,9%)..Kesimpulan berdasarkan hasil penelitian ini, sebaiknya petugas kesehatan terutama bidan bekerja sama dengan instansi kesehatan mengadakan kegiatan penyuluhan agar dapat meningkatkan pengetahuan dan informasi bagi ibu tentang pemilihan penolong persalinan yang tepat.pemantauan dan analisa data pada Ny “N” dengan Usia Kehamilan Preterm di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018 yakni dari kala I sampai kala IV, tidak ditemukannya komplikasi pada ibu ditandai dengan tanda-tanda vital dalam batas normal, serta bayi mengalami asfiksia ringan disertai BBLR.
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN MASA NIFAS PADA NY “S” DENGAN NYERI LUKA JAHITAN PERINEUM PADA TANGGAL 24 JULI-03 SEPTEMBER 2019 DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA TAHUN 2019 Nurul Atikah; Zelna Yuni Andryani. A; Dewi Setiawati
Jurnal Midwifery Vol 2 No 2 (2020): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jm.v2i2a4

Abstract

Pendahuluan Nifas adalah masa sesudah persalinan yaitu sejak kelahiran bayi, plasenta dan selaput yang diperlukan untuk memulihkan kembali kesehatan seperti sebelum hamil dengan waktu kurang lebih 6 minggu. Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan manajemen asuhan kebidanan masa nifas pada ibu dengan nyeri luka jahitan perineum di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2019 menggunakan pendekatan studi kasus, dengan metode manajemen asuhan kebidanan tujuh langkah Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP. Hasil asuhan pada Ny “S” dengan Nyeri Luka Jahitan Perineum Asuhan dilakukan selama 42 hari dengan melakukan kunjungan masa nifas sebanyak 7 kali, baik di RS maupun di rumah ditemukan ibu mengalami nyeri luka jahitan perineum sejak setelah ibu melahirkan pada tanggal 24 Juli 2019, selama pemantauan tidak ditemukan adanya masalah potensial seperti tanda-tanda infeksi serta pada hari ke 6 masa nifas Ny “S” luka jahitan perineum tampak mulai menyatu dengan kulit dan berangsur sembuh. Kesimpulan dari studi kasus setelah pemantauan dan analisa data pada ibu dengan nyeri luka jahitan perineum di RSUD Syekh Yusuf Gowa tahun 2019 pemantauan masa nifas berjalan normal, tanda-tanda vital dalam batas normal dan telah dilakukan pendokumentasian semua temuan dan tindakan yang telah dilaksanakan pada Ny “S” dengan hasil tidak ditemukannya kesenjangan antara teori dan kasus yang di dapatkan.
Manajemen Asuhan Kebidanan Antenatal Care pada Ny “N” dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat III di Rsud Syekh Yusuf Gowa Tanggal 3 Juni-12 Juli 2019 Irna Nisaulkhusna Kadir; Sitti Saleha; Nadyah Nadyah
Jurnal Midwifery Vol 1 No 2 (2019): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v1i2.10832

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan pada wanita hamil yang dapat mempengaruhi status kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin sehingga penanganan dan pengobatan perlu segera diberikan. Pada Hiperemesis gravidarum tingkat III (Berat), Keadaan umum sangat parah, muntah berhenti, kesadaran sangat menurun, nadi kecil dan cepat, suhu meningkat, tensi menurun, dan ikterus. Komplikasi dapat berakibat fatal pada susunan syaraf pusat dan timbulnya ikterus menunjukkan adanya payah hati.Karya Tulis ini bertujuan untuk melaksanakan Manajemen Asuhan Kebidanan Antenatal Care pada Ny“N”dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat III di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2019 sesuai dengan 7 langkah Varney dan SOAP. pada kasus ini keadaan ibu kembali normal, serta tidak terjadi komplikasi pada ibu dan janin.Kesimpulan dari Karya Tulis Ilmiah dengan 7 langkah Varney dan SOAP yang digunakan berdasarkan manajemen asuhan. Pada kasus ini proses penyelesaian masalah kebidanan telah dilaksanakan pengkajian berupa pemeriksaan dan analisa data pada Ny “N” dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat III di RSUD Syekh Yusuf Gowa tahun 2019, tindakan segera dan kolaborasi dilakukan untuk memperbaiki keadaan umum ibu serta proses pengobatan dan pemulihan sehingga kondisi ibu kembali normal. Telah dilakukan pendokumentasian semua temuan dan tindakan yang telah dilaksanakan pada Ny “N” dengan hasil tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasus yang didapatkan 
Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal Pada Ny “N” dengan Usia Kehamilan Preterm di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tanggal 01 Juli 2018 Indah Indah; Firdayanti Firdayanti; Nadyah Nadyah
Jurnal Midwifery Vol 1 No 1 (2019): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v1i1.7531

Abstract

Pendahuluan persalinan normal adalah proses pengeluaran hasil konsepsi dari dalam uterus pada umur kehamilan 37–42 minggu dengan ditandai adanya kontraksi uterus yang menyebabkan terjadinya penipisan dan dilatasi serviks. Terjadinya persalinan normal bukan berarti tidak ada komplikasi, tetapi melainkan banyak kemungkinan hal yang bisa terjadi. Salah satu komplikasinya adalah persalinan preterm.Metode jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal pada Ny “N” dengan Usia Kehamilan Preterm di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018 sesuai dengan 7 langkah Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP.Hasil penatalaksanaan Asuhan Persalinan Preterm pada Ny “N” yaitu dilakukan dengan pemberian asuhan yang sesuai standar operasional prosedur serta melakukan upaya pencegahan komplikasi terutama terjadinya gawat janin, partus lama, perdarahan postpartum, hipotermi, asfiksia dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) serta dilakukannya pemantauan dan asuhan dari kala I sampai kala IV.Kesimpulan dari kasus yaitu asuhan 7 langkah Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP yang digunakan untuk proses penyelesaian masalah kebidanan telah dilaksanakan pengkajian berupa pemantauan dan analisa data pada Ny “N” dengan Usia Kehamilan Preterm di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018 yakni dari kala I sampai kala IV, tidak ditemukannya komplikasi pada ibu ditandai dengan tanda-tanda vital dalam batas normal, serta bayi mengalami asfiksia ringan disertai BBLR.
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN ASFIKSIA (LITERATUR REVIEW) Leny Murniati; Ferawati Taherong; Syatirah Syatirah
Jurnal Midwifery Vol 3 No 1 (2021): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v3i1.21028

Abstract

Pendahuluan Asfiksia Neonatorum adalah keadaan dimana bayi tidak bernapas secara spontan dan teratur, sehingga dapat menurunkan oksigen dan meningkatkan karbondioksida yang menimbulkan akibat buruk dalam kehidupan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk memahami asuhan kebidanan pada Bayi Baru Lahir dengan Asfiksia melalui pendekatan dengan menggunakan teori 7 langkah Varney. Metode Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dan pengumpulan referensi yang kemudian dibuat menjadi Literatur Review dengan menggunakan metode asuhan 7 langkah varney. Hasil Pemeriksaan yang dilakukan pada bayi baru lahir dengan asfiksia ialah dilakukannya pemberian asuhan sesuai dengan evidence based yaitu dengan membersihkannya jalan napas, rangsang reflek pernapasan, serta mempertahankan suhu tubuh. Kesimpulan dari kasus ini yaitu didapatkannya evidence based pada bayi baru lahir dengan asfiksia bahwa pentingnya menilai Apgar atau kondisi bayi yang dilahirkan mengalami asfiksia serta melakukan tindakan segera yaitu resusitasi yang dimana sebagai bantuan hidup dasar untuk mengembalikan pernapasan secara normal.
Manajemen Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir pada Bayi Ny “A” dengan Hipotermi di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tanggal 12 Oktober-01 Desember 2018 Miranti Arti; Anieq Mumthi’ah Al Kautzar; Zelna Zelna
Jurnal Midwifery Vol 2 No 1 (2020): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v2i1.13158

Abstract

Pendahuluan Hipotermi adalah bayi dengan suhu badan di bawah normal. Adapun suhu normal bayi 36, 5-37,5ºC. Suhu bayi yang rendah mengakibatkan proses metabolik dan fisiologi melambat. Kecepatan pernafasan dan denyut jantung bayi melambat, tekanan darah rendah dan kesadaran menghilang. Bila keadaan ini berlanjut dan tidak segera mendapatkan penanganan maka dapat menimbulkan kematian pada bayi. Karya tulis ini bertujuan untuk melaksanakan Manajemen Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir dengan Hipotermi di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018 sesuai dengan 7 Langkah Varney dan SOAP. Pemantauan studi kasus pada bayi Ny “H” dilakukan sebanyak 6 kali selama kurang lebih 1 bulan.Hasil HPHT tanggal 20 januari 2018 , HTP 27 oktober 2018  dan melahirkan tanggal 15 Oktober 2018  pukul  12.30  wita,  usia  kehamilannya  yaitu  38 minggu 2 hari,  ibu  sering  datang memeriksakan kehamilannya dipelayanan kesehatan dan ibu juga telah mendapatkan suntik  TT,  ibu  mengatakan  tidak  ada  riwayat  penyakit  serius.  Bayi  lahir  normal, presentase belakang kepala dengan berat badan 2500 gram, panjang badannya yaitu 47 cm, keadaan umum bayi baik, bayi lahir tanggal  15 Oktober 2018 pukul 12:30 wita dengan Apgar Score 8/10. Kesimpulan dari studi kasus bayi Ny “A” dengan Hipotermi di RSUD Syekh Yusuf Gowa Tahun 2018  dengan menggunakan 7 Langkah Varney dan SOAP untuk proses penyelesaian masalah kebidanan, telah dilaksanakan pengkajian dan analisa data terhadap bayi Ny “A” dengan hasil tidak terjadi Hipotermi dan tidak ditemukannya kesenjangan antara teori dan kasus nyata yang ada di lapangan.
Correlation in an Anxiety and Cortisol Level About Premenstrual Syndrom Incident Dia Rianti
Jurnal Midwifery Vol 1 No 2 (2019): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v1i2.10517

Abstract

Pendahuluan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita dan merupakan masalah utama dalam masyarakat adalah gangguan menstruasi. Gangguan ini sering merupakan sumber kecemasan bagi wanita. Gangguan yang sering terjadi antara lain siklus menstruasi yang tidak teratur, gangguan volume menstruasi baik perdarahan yang lama atau abnormal, gangguan nyeri atau dismenorrhea, atau sindroma pramenstruasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis  Tingkat  kecemasan dan Kadar Kortisol pada wanita usia reproduksi sehat terhadap kejadian Premenstrual Syndrom pada mahasiswi DIV Kebidanan STIKes Mega Rezky MakassarMetode penelitian ini bersifat analitik observasional dengan rancangan cross-sectional study. Pengambilan Sampel sebanyak 40 responden dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, wawancara dan observasi. Penelitian dilaksanakan pada 01 Juni sampai dengan 14 Juli 2017 di STIKes Mega Rezky Makassar untuk mendapatkan data PMS dan Cemasnya sedangkan untuk data kortisolnya di Laboratorium Universitas Hasanuddin MakassarHasil penelitian menunjukan bahwa Kecemasan dan kadar kortisol mempengaruhi terjadinya Pre menstrual Syndrom dengan nilai Sig Model 0.00 < 0.05, dari kedua variabel tersebut kortisol merupakan penyebab langsung terjadinya Pre menstrual syndrom dengan nilai OR 2.530 yang berarti kortisol yang tidak normal memiliki kecenderungan 2.5 kali lipat mengalami Pre menstrual syndrom dibanding kortisol yang normal.Kesimpulan kecemasan dan kadar kortisol mempengaruhi terjadinya premenstrual syndrome, dari kedua variabel tersebut kortisol merupakan penyebab langsung terjadinya premenstrual syndrome. Perlunya pendidikan kesehatan tentang pre menstrual syndrome pada mahasiswi melalui pendekatan teori ataupun praktek yang lebih komprhensif selain itu penelitian ini memiliki beberapa keterbatasn dalam pelaksanaannya, tidak ditemukannya hubungan yang positif antara kecemasan yang dialami subjek penelitian dengan premenstrual syndrome.
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA NY ”M” DENGAN PERDARAHAN POSTPARTUM PADA TANGGAL 12 SEPTEMBER S.D. 25 OKTOBER DI RSUD SYEKH YUSUF GOWA TAHUN 2019 Riski Sahid; Darmawansyih Darmawansyih
Jurnal Midwifery Vol 2 No 2 (2020): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jm.v2i2a5

Abstract

Pendahuluan Perdarahan Postpartum merupakan penyebab kematian terbesar pada ibu yang ditandai dengan kehilangan darah lebih dari 500 ml. Salah satu penyebab Perdarahan yaitu Retensio Plasenta. Retensio Plasenta adalah tertinggalnya Plasenta di dalam uterus 30 menit setelah bayi lahir yang menyebabkan Perdarahan dan perlu dilakukan tindakan segera seperti Manual Plasenta. Metode Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan Manajemen Asuhan Kebidanan pada Ibu dengan Perdarahan Postpartum di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa Tahun 2019 sesuai dengan 7 langkah Varney dan SOAP. Hasil Penanganan yang diberikan kepada Ibu dengan Retensio Plasenta yakni dengan melakukan tindakan pemasangan infus RL + drips Oxytosin 2 ampl, kolaborasi dengan dokter untuk melakukan Manual plasenta, pemberian antibiotik, melakukan Pemeriksaan USG serta memantau Kala IV di RSUD Syekh Yusuf Kab. Gowa Tahun 2019 Kesimpulan dari studi kasus dengan Manajemen Asuhan Kebidanan 7 Langkah Varney dan SOAP yakni dari hari pertama sampai hari ketiga berlangsung normal yang ditandai dengan Plasenta dapat lahir tanpa ada sisa Plasenta, anemia teratasi, syok tidak terjadi, tanda-tanda infeksi tidak tampak serta tanda-tanda vital dalam batas normal. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada kesenjangan antara tinjauan kasus dan tinjauan teori.    

Page 2 of 12 | Total Record : 115