cover
Contact Name
HIjrana
Contact Email
jurnal.midwifery@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6282346809090
Journal Mail Official
jurnal.midwifery@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Prodi Kebidanan
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Midwifery
ISSN : 27462145     EISSN : 27462153     DOI : 10.24252/jmw
Core Subject : Health,
This journal focuses on the dissemination of scientific works in the field of midwifery and reproductive health, including original research, literature reviews, case studies, and evidence-based innovations related to midwifery practice. Journal Scope Reproductive Health Adolescent reproductive health Pre-marital counseling and education Sexually transmitted infections (STIs), including HIV/AIDS Gender- and culture-based reproductive health Family planning and reproductive life planning Reproductive health promotion and prevention programs Antenatal Care (ANC) Normal and high-risk pregnancy care Early detection of pregnancy complications Maternal nutrition during pregnancy Mental health in pregnancy Health education for pregnant women Digital technology and tele-midwifery in ANC Intrapartum Care Normal labor and delivery care Prevention and management of labor complications Non-pharmacological pain management Evidence-based intrapartum practice Continuity of midwifery care models Postnatal Care (PNC) Physical and psychological recovery of postpartum mothers Lactation management Postpartum complications Postnatal education and self-care Family support during the postnatal period Neonatal, Infant, and Child Health Normal newborn care Early detection of neonatal abnormalities Infant and child growth and development monitoring Immunization Prevention of neonatal morbidity and mortality Family Planning Contraceptive methods effectiveness Community-based family planning services Fertility and pregnancy planning Midwifery-based family planning counseling Women’s Health Health across the female life cycle (pre-reproductive, reproductive, menopausal) Prevention and screening of cervical and breast cancer Personal hygiene Mental health in women Midwifery Service Management Quality of care and patient safety Ethics and legal aspects of midwifery practice Independent midwifery practice Leadership and decision-making in midwifery services Community Midwifery Community-based health promotion Midwife–community partnership Community interventions for maternal and child health Midwifery Research and Innovation Digital health and technology in midwifery Innovation in health devices Evidence-based midwifery practice Development of midwifery education and curriculum
Articles 115 Documents
Manajemen Asuhan Kebidanan pada Bayi Ny “H” dengan Hipotermi di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar Sarnah Sarnah; Firdayanti Firdayanti; Andi Sitti Rahma
Jurnal Midwifery Vol 2 No 1 (2020): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v2i1.10652

Abstract

Hipotermi adalah suhu tubuh di bawah 36,5ºC dan rentan terjadi pada bayi baru lahir,  dan bisa berakibat fatal misalnya hipoglikemia dan berlanjut menjadi kejang dan bahkan  kematian. Penelitian ini bertujuan untuk melaksanakan Manajemen Asuhan Kebidanan pada bayi Ny. “H” dengan Hipotermi di Puskesmas Jumpandang Baru Makassar sesuai dengan 7 langkah Varney dan SOAP. Hasil dari studi kasus yang dilakukan pada bayi Ny “H” ditegakkan diagnosis dengan Hipotermi berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Pada bayi Ny “H” ditandai dengan tanda-tanda vital heart rate : 124 x/menit, pernafasan : 44 x/menit, dan suhu : 35,3ºC dimana keadaan tubuh bayi dingin, refkles menghisap lemah, bibir pucat, pergerakan kurang aktif, dan kuku pucat. Pada pasien ini dilakukan penatalaksanaan yang bertujuan mengatasi hipotermi, mencegah komplikasi hipoglikemia, dan menjamin nutrisi  dengan cara menjaga kehangatan bayi dengan bedong, mengganti pakaian atau popok bayi tiap kali basah, menganjurkan kepada ibu untuk menyusui bayinya secara on demand , mengobservasi tanda-tanda vital setiap pagi dan sore. Berdasarkan hasil dari studi kasus 7 langkah varney dan SOAP yang digunakan untuk proses penyelesaian masalah hipotermi pada nenonatus, diperoleh hasil evaluasi suhu badan bayi kembali normal dan tidak mengalami komplikasi yang dikhawatirkan.
Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal pada Ny ”R” Gestasi 38-40 Minggu dengan Anemia Persalinan di RSUD Syekh Yusuf Tanggal 05 Juli 2018 Nurmawati Nurmawati; Sitti Saleha; Nadyah Nadyah
Jurnal Midwifery Vol 1 No 1 (2019): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v1i1.7532

Abstract

Pendahuluan Persalinan memiliki resiko bagi ibu maupun janin terutama jika persalinan dengan anemia. Resiko yang dapat terjadi pada ibu dengan anemia pada persalinan adalah pada kala I dan kala II berlangsung lama sehingga dapat melelahkan dan sering memerlukan tindakan dan operasi kebidanan, pada kala III (kala uri) dapat diikuti retensio plasenta, post partum hemoragik karena atonia uteri, sedangkan pada kala IV dapat terjadi perdarahan post partum sekunder dan atonia uteri. Karya Tulis Ilmiah adalah studi kasus yang bertujuan untuk melaksanakan asuhan Manajemen Asuhan Kebidanan Intranatal pada Ny “R” dengan Anemia pada Persalinan di RSUD Syekh Yusuf Tahun 2018 sesuai dengan 7 Langkah Varney dan SOAP. Berdasarkan manajemen asuhan pada kasus ini keadaan ibu dan bayi baik, serta tidak terjadi komplikasi pada masa persalinan maupun pasca persalinan.Kesimpulan Kesimpulan dari kasus yaitu 7 langkah Varney dan SOAP yang digunakan untuk proses penyelesaian masalah kebidanan telah dilaksanakan pengkajian berupa pemantauan dan analisa data Ny “R” dengan anemia pada persalinan di RSUD Syekh Yusuf tahun 2018 proses persalinan kala I sampai IV berlangsung normal, tanpa komplikasi, bayi lahir spontan dengan jenis kelamin perempuan, plasenta lahir kesan lahir lengkap dan telah dilakukan pendokumentasian semua temuan dan tindakan yang telah dilaksanakan pada Ny “R” dengan hasil tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan kasusringan disertai BBLR.ABSTRACTIntroduction Childbirth has a risk for both mother and fetus, particularly when it is anemia. The risks that can take place at the mothers with anemia in childbirth are at the first and second stage occurring for so long that can be tiring and often requires the midwifery action and surgery, can be followed by placental retention and hemorrhagic postpartum due to uterine atone at the third stage, while at the fourth stage it can occur a secondary postpartum bleeding and uterine atone. The scientific writing is a case study aimed to carrying out the care of Intranatal Midwifery Care Management on Mrs. "R" with Anemia at the Delivery in RSUD Syekh Yusuf in 2018 in accordance with 7 Steps of Varney and SOAP. Based on the care management in the case, the condition of mother and baby is good, and no complication during the delivery and postpartum.The conclusion of the case is that 7 steps of Varney and SOAP applied for the process of midwifery problem solving has been conducted in the forms of monitoring and data analysis of Mrs. "R" with anemia at the delivery in RSUD Syekh Yusuf in 2018 of normal delivery process from stage I to IV, no complication, femele baby spontaneously born wit complete placenta, and all findings as well as actions performed on Mrs. "R" have been applied with the results of no gap between the theory and case.
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA PRAKONSEPSI DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS Nurfulaini Nurfulaini; Anieq Mumthi’ah Al Kautsar; Nurfaizah Alza
Jurnal Midwifery Vol 3 No 1 (2021): FEBRUARY
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v3i1.21029

Abstract

Pendahuluan Status gizi merupakan ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi untuk ibu hamil. Kekurangan energi kronis pada ibu hamil dapat berdampak pada kesehatan ibu selama kehamilan, persalinan dan kondisi kesehatan anak yang akan dilahirkannya. Metode Karya tulis ini menggunakan metode penelitian studi kepustakaan literatur review dengan mengumpulkan berbagai referensi baik dari buku, jurnal nasional maupun jurnal internasional melalui pendekatan 7 langkah Varney. Hasil Didapatkannya asuhan penalataksanaan 5 Lintas Diare serta penatalaksanaan yang menggunakan obat alami dan herbal seperti yogurt dan madu yang terbukti mengurangi frekuensi diare pada Balita selama dilakukannya asuhan. Kesimpulan Kesimpulan dari literatur review ini yakni komplikasi pada ibu dan janin tidak terjadi jika asuhan yang diberikan kepada ibu dengan kehamilan yang disertai dengan kekurangan energi kronis sudah sesuai standar asuhan kebidanan.
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN BAYI BARU LAHIR PADA BAYI NY “I” DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD SYEKH YUSUF KABUPATEN GOWA TANGGAL 23 JULI - 25 JULI 2019 Ismayanah Ismayanah; Nurfaizah Nurfaizah; Syatirah Syatirah
Jurnal Midwifery Vol 2 No 2 (2020): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jm.v2i2a2

Abstract

     Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah merupakan bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gram tanpa memandang masa kehamilan, pada umumnya berat badan lahir rendah disebabkan karena adanya faktor dari ibunya yang mengalami penyakit tertentu, malnutrisi, faktor ekonomi maupun usia ibu yang melahirkan < 20 tahun atau >35 tahun.Karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk Melaksanakan Manajemen Asuhan Bayi Baru Lahir Pada Bayi Ny “I” dengan Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Syekh Yusuf Gowa  menggunakan pendekatan dengan metode manajemen asuhan kebidanan tujuh langkah Varney dan SOAP dimulai dari bayi baru lahir.Hasil asuhan pada bayi Ny “I” dengan berat badan lahir rendah Asuhan dilakukan selama 6 hari perawatan baik di RS maupun di rumah adalah pengawasan nutrisi, penimbangan berat badan secara rutin, mempertahankan suhu dengan ketat, pencegahan infeksi, mengajarkan metode kanguru dan pijat bayi serta memberikan konseling mengenai penanganan bayi baru lahir.Kesimpulan dari studi kasus setelah perawatan menunjukkan bahwa hasil berat badan bayi bertambah dari berat badan sebelumnya (2200 gram) menjadi normal (2600 gram), tanda-tanda vital dalam batas normal dan telah dilakukan pengkajian. Pendokumentasian semua temuan dan tindakan yang telah dilaksanakan pada bayi ny “I” dengan hasil tidak ditemukannya kesenjangan antara teori dan kasus.
Manajemen Asuhan Kebidanan Antenatal Pada Ny “S” dengan Hiperemesis Gravidarum Tingkat II di Rs TNI Angkatan Laut Jala Ammari Pada Tanggal 27 Mei-18 Juli 2018 Evi Susanti; Firdayanti Firdayanti; Nadyah Haruna
Jurnal Midwifery Vol 1 No 2 (2019): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v1i2.10557

Abstract

Kehamilan pada umumnya akan berlangsung normal sebanyak 80-90% dan hanya 10-12% kehamilan yang berkembang menjadi patologis. Salah satunya yaitu hiperemesis gravidarum dimana ibu mengalami mual dan muntah lebih dari 10 kali dalam 24 jam sehingga mengganggu aktifitas sehari-hari dan keadaan umum menjadi buruk. Hiperemesis gravidarum terbagi menjadi 3 tingkatan, yaitu tingkat I, II, dan III.Studi kasus pada Ny “S” dengan hiperemesis gravidarum tingkat II di RS TNI-AL Jala Ammari  menggunakan pendekatan dengan metode manajemen asuhan kebidanan tujuh langkah Varney. Asuhan dilakukan selama 3 hari perawatan di RS dengan memberikan pemenuhan kebutuhan dasar, cairan, obat-obatan, vitamin, support psikologis maupun spiritual. Kemudian melakukan kunjungan rumah selama ±8 minggu sebanyak 5 kali kunjungan.Evaluasi studi kasus menunjukkan bahwa setelah dilakukan perawatan di RS dan kunjungan rumah, mual dan muntah ibu teratasi, tidak ada penurunan berat badan (BB), dan pembesaran perut sesuai usia kehamilan ibu. Telah dilakukan pendokumentasian semua temuan dan tindakan yang telah dilakukan pada ibu
PENGETAHUAN IBU TENTANG ASUPAN GIZI PADA BALITA STUNTING: A LITERATUR REVIEW Risnah Risnah; Muhammad Irwan; Evawaty Evawaty; Masliya Masliya
Jurnal Midwifery Vol 3 No 2 (2021): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v3i2.23251

Abstract

Introduction Toddlers are one of the groups at risk of experiencing nutritional problems. The intake of foods rich in nutrients has a good impact on the growth and development of children. The emergence of nutritional problems in children can be influenced by many factors, one of which is parenting and how the family meets the child's adequate nutritional needs. Stunting (short stature) is a condition in which the body is very short to exceed -2 SD below the median length or height that is the international reference. Stunting describes a state of poor or poor nutrition. The purpose of this review is to determine the relationship between maternal knowledge about nutritional intake in children under five with stunting Method article searches were conducted on the pubmed and google scholar databases. With the keyword knowledge of mothers, nutrition, stunting toddlers. Result the search results were 1705 articles, then screened so that there were 5 articles left Conclusion The results of five studies indicate that there is a relationship between maternal knowledge about nutritional intake in children under five with stunting
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “S” DENGAN PERIMENOPAUSE DI PUSKESMAS BANGKALA KEC. BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO TANGGAL 08 S/D 29 DESEMBER 2020 Irdawati Sahir; Zelna Yuni Andryani; Firdayanti Firdayanti
Jurnal Midwifery Vol 3 No 2 (2021): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v3i2.24343

Abstract

Pendahuluan Perimenopause merupakan masa peralihan antara sebelum menopause dan sesudah menopause. Fase ini ditandai dengan siklus haid yang tidak teratur. Pada kebanyakan wanita siklus haidnya >38 hari, dan sisanya <18 hari (Lubis, 2016). Perimenopause dimulai sejak haid mulai tidak teratur dan adanya keluhan-keluhan berkisar diantara umur 45 tahun sampai 55 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan Asuhan Kebidanan Pada Ny“S” Dengan Perimenopause di Puskesmas Bangkala Kec. Bangkala Kabupaten Jeneponto Tanggal 08 Desember s/d 29 Desember 2020. Metode Yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi kasus sesuai dengan diterapkan 7 Langkah Varney dan SOAP Kunjungan Rumah. Hasil Penelitian studi kasus dengan Manajemen Asuhan Kebidanan 7 Langkah Varney didapatkan hasil bahwa ibu perimenopause usia 50 tahun mengalami siklus menstruasi mulai tidak teratur. Dan dari hasil pemeriksaan didapatkan tidak ada pengeluaran darah pada genetalia. Penatalaksanaan perimenopause yaitu menganjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung fitoestrogen, periksa payudara sendiri (Sadari), menjaga personal hygiene/kebersihan, dan melakukan aktivitas fisik/olahraga. Kesimpulan Dari penelitian ini adalah penatalaksanaan yang diberikan pada Ny”S” dengan perimenopause dapat dilakukan dengan baik sehingga tidak terjadi masalah potensial seperti hyperminorhea, stress, kanker payudara dan osteoporosis. Diharapkan bidan sebagai tenaga kesehatan mampu melakukan asuhan kepada ibu perimenopause untuk mencegah terjadinya masalah potensial/komplikasi.
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN INTRANATAL PATOLOGI DENGAN PERSALINAN LETAK SUNGSANG (LITERATUR REVIEW) Nur Dinda; Sitti Saleha; Nadyah Haruna
Jurnal Midwifery Vol 3 No 2 (2021): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v3i2.24345

Abstract

Pendahuluan Persalinan letak sungsang merupakan suatu kelainan patologis, dimana janin dilahirkan letak memanjang dengan kepala berada di fundus uteri dan bokong berada dibagian bawah kavum uteri. Persalinan letak sungsang adalah salah satu penyulit persalinan yang dapat menyebabkan kematian janin. Metode Menggunakan studi kepustakaan dan pengumpulan referensi yang kemudian dibuat menjadi Literatur review dengan menggunakan berbagai referensi literature dan membandingkan referensi satu dengan yang lainnya. Hasil Berdasarkan hasil penelitian-penelitian bahwa pemeriksaan untuk mendiagnosis persalinan letak sungsang dilakukan melalui pemeriksaan perut menggunakan manuver leopold yang dikombinasikan dengan pemeriksaan serviks, dan ultrasonografi. Kesimpulan Pertolongan persalinan letak sungsang dengan sectio caesarea maupun pervaginam dilakukan dengan banyak pertimbangan. diperlukan evaluasi kembali agar tindakan yang dilakukan terhadap pasien dengan kasus yang sesuai untuk kebutuhan medisnya.
MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN ANTENATAL PADA NY“I”DENGAN HIPERTENSI GESTASIONAL GESTASI 36-38 MINGGU DI PUSKESMAS BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA TANGGAL 15 JANUARI-12 MARET 2020 Rika Rika; Firdayanti Firdayanti; Ferawati Taherong
Jurnal Midwifery Vol 3 No 2 (2021): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v3i2.24348

Abstract

Pendahuluan Hipertensi gestasional adalah hipertensi yang muncul setelah usia kehamilan 20 minggu tanpa protein urin dan normal setelah kehamilan. Hipertensi gestasional merupakan hipertensi ringan (tingkat I) dengan tekanan darah 140/90 sampai dengan 149/99 mmHg. Metode Tugas akhir ini untuk melakukan pendekatan Asuhan Kebidanan Antenatal pada Ny ”I” dengan Hipertensi Gestasional gestasi 36-38 minggu di Puskesmas Bontomarannu Kabupaten Gowa tahun 2020 selama 8 minggu dengan melakukan pendekatan manajemen asuhan kebidanan 7 langkah menurut Helen Varney dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP. Hasil Asuhan yang diberikan pada Ibu dengan kasus kehamilan Hipertensi Gestasional yaitu memantau tekanan darah dan protein urin, mengkonsumsi makanan yang mengandung nutrisi serta mengurangi mengkonsumsi garam. Asuhan ini dilakukan mulai dari awal pemeriksaan pada usia kehamilan 36 minggu 1 Hari sampai dengan 42 hari post partum. Kesimpulan Hasil yang didapatkan pada pemeriksaan awal tekanan darah 150/100 mmHg tanpa protein urin, menjadi 130/90 mmHg setelah melahirkan, dan pada hari ketiga post partum tekanan darah ibu kembali normal yaitu 110/80 mmHg.
EVALUASI TEPAT PENGGUNAAN OBAT LINI PERTAMA DAN LINI KEDUA ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN PREEKLAMPSIA: A LITERATUR REVIEW Nurshalati Tahar; Egi Dwi Sakti Parenta; Alifia Putri Febriyanti; M Rusdi; Anieq Mumthi’ah Al Kautsar
Jurnal Midwifery Vol 3 No 2 (2021): AUGUST
Publisher : Prodi Kebidanan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jmw.v3i2.24341

Abstract

Pendahuluan. Preeklampsia adalah suatu kelainan pada kehamilan termasuk hipertensi yang dapat menyebabkan kematian bayi. Preeklampsia merupakan suatu penyebab dari kematian perinatal kehamilan dan banyak terjadi di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencegah dan mengobati hipertensi pada ibu, memperpanjang kehamilan dengan aman untuk janin yang lebih dewasa, dan meminimalkan paparan janin terhadap obat-obatan yang memberikan efek merugikan serta untuk mengetahui apakah penggunaan obat antihipertensi sudah sesuai dengan guidline pengobatan antihipertensi pada pasien preeklampsia. Metode pada penelitian ini adalah PICO (Population, Intervention, Comparation, Outcome). Hasil pengkajian menunjukkan bahwa obat Antihipertensi sering kali diresepkan terhadap pasien preeklampsia yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasien. Hal ini dapat dijadikan acuan bagi dokter dan apoteker dalam meresepkan obat. Kesimpulan dari ke 20 jurnal yang telah di analisis dapat diketahui bahwa tepat penggunaan obat antihipertensi untuk pasien preeklampsia dapat dicapai dengan obat antihipertensi yang sesuai seperti golongan CCbs (Calsium-Channel Blockers) dan Beta Blockers sebagai obat pilihan pertama dan obat pilihan kedua untuk hipertensi pada ibu hamil.

Page 3 of 12 | Total Record : 115