cover
Contact Name
Risfaisal
Contact Email
aksiologi@idpublishing.org
Phone
+6282337038444
Journal Mail Official
aksiologi@idpublishing.org
Editorial Address
Sidorejo, No 31A Kel. Ngestiharjo, Kec. Kasihan Kab. Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182, Indonesia
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : 27745686     EISSN : 27472752     DOI : https://doi.org/10.47134/aksiologi
Core Subject : Education, Social,
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial merupakan Jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Indonesian Journal Publisher, ISSN ONLINE 2747-2752 , Portal ISSN ISSN Print 2774-5686. Proses telaahnya Double Peer Review untuk publikasi artikel ilmiah di bidang pendidikan dan ilmu sosial, yang terbuka untuk para dosen, guru, dan masyarakat sesuai kebutuhan. Ruang lingkup dan fokus Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial adalah bidang pengembangan pendidikan, filsafat pendidikan, filsafat sosial, filsafat politik, sosiologi, budaya, isu-isu mutakhir sebagai ilmu murni dan terapan; hasil penelitian (kualitatif, penelitian tindakan kelas, etnografi, fenomenologi, studi kasus), penilaian dan pengembangan skripsi / tesis / disertasi / hasil penelitian yang belum pernah dipublikasikan di media lain.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2021): April" : 6 Documents clear
Persepsi Masyarakat Mengenai Wabah Pandemi Covid-19 (Studi Fenomenologi Pada Desa Kayuloe Barat Kecematan Turatea Kabupaten Jeneponto ) Nasriadi Nasriadi; Nur Asmi
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2021): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v1i2.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat mengenai wabah pandemi covid 19 pada desa kayu loe barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Sumber data yang diolah merupakan sumber data primer dan data sekunder. Dan metode  penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif. Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah persepsi masyarakat mengenai wabah pandemi covid 19 pada Desa Kayuloe Barat Kecematan Turatea Kabupaten Jeneponto adalah masyarakat sudah paham tentang adanya pandemi virus corona atau covid 19 serta bahaya yang ditimbulkan yang sedang mewabah pada saat ini, dan paham cara pencegahan agar terhindar dari virus corona atau covid 19, yaitu dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah diterapkan oleh pemerintah, dan dengan adanya pandemi covid 19 di masyarakat menyebabkan beberapa dampak seperti dampak ekonomi dan dampak sosial sehingga masyarakat semakin sulit  karena dampak yang di timbulkan oleh pandemi covid 19 ini.
Strategi Komunikasi Persuasif Farah Qoonita Dalam Menyampaikan Dakwah Melalui New Media Siti Aisyah Hajar; Muhammad Syukron Anshori
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2021): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v1i2.12

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi telah mengubah manusia menjadi lebih dinamis terhadap pola interaksi dan komunikasi, salah satunya seperti new media atau media digital untuk kepentingan transaksi informasi. Segala bentuk informasi dapat diakses melalui new media seperti blog, website, youtube dan media sosial (Siti,2017). Farah Qoonita menggunakan strategi komunikasi persuasif yaitu (The Psychodynamic strategy, The Sociocultural Strategy, dan The Meaning Construction Strategy). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi persuasif Farah Qoonita dalam menyampaikan dakwah melalui new media dengan menggunakan teori strategi komunikasi persuasif Melvin L. Defleur dan Sandra J. Ball-Rokeach. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi,wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data, penarikan serta uji kesimpulan. Hasil penelitian ini terdapat teori yang relevan dan mendukung rumusan masalah yang diteliti. Kesimpulan dari analisis strategi komunikasi persuasif Farah Qoonita dalam menyampaikan dakwah melalui new media sangat efektif yaitu desain grafis, bahasa yang digunakan dan posisi.
Dinamika Sosial Budaya Masyarakat Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa (Studi Solidaritas Petani Cengkeh) Haniah Haniah; Muhammad Ikbal Putra
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2021): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v1i2.18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk melihat dinamika sosial budaya para petani cengkeh di Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa. (2) Untuk melihat dampak dari perubahan solidaritas sosial petani cengkeh di Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu Kabupaten Gowa. Informasi dalam penelitian ini terdiri dari tujuh orang yakitu kepala desa, empat orang petani cengkeh dan dua warga. Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sementara analisis data dalam penelitian terdiri atas tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini adalah Pudarnya sistem gotong royong di Desa Rappolemba Kecamatan Tompobulu karena kurang efektifnya keikutsertaan masyarakat desa, khususnya petani cengkeh dalam bergotong royong sehingga menyebabkan kebiasaan membantu para petani dan masyarakat sekitar beralih ke cara yang individualis. Adanya Penerapan sistem upah mengurangi tingkat solidaritas dalam masyarakat dimana nilai kerjasama bisa diganti dengan sesuatu yang bernilai. Adanya sistem upah lebih menguntungkan sehingga lambat laun hal tersebut mulai memudarkan kebudayaan gotong royong yang mengandalkan kerjasama tanpa ketidakseimbangan. Adapun dampak positif dengan penerapan penerapan sistem upah memberikan sedikit pekerjaan bagi pemud-pemudi desa yang memerlukan pekerjaan atau bagi mereka yang tidak memiliki pekerjaan sama sekali. Selain itu dengan upah pekerja tersebut juga ikut serta dalam membantu mengurus ketuhan ekonomi para pekerja atau buruh cengkeh. Dampak negatif dari adanya sistem upah yaitu nilai kebersamaan dan kebiasaan yang selama ini terjalin dengan masyarakat mulai berkurang sehingga mereka mulai meninggalkan tradisi mereka yaitu gotong royong.
Resolusi Konflik Agama Dalam Integrasi Sosial di Kabupaten Sidenreng Rappang Lukman Ismail; Kaharuddin Kaharuddin; Nur Indah Fajrini S
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2021): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v1i2.16

Abstract

Fenomena konflik agama adalah suatu keniscayaan pada masyarakat majemuk namun bukan berarti tidak dapat diselesaikan secara damai, dengan melalui resolusi konflik sehinggga integrasi sosial dapat terwujud. sebagaimana halnya pada kasus konflik agama juga terjadi antara umat Islam dengan Hindu yang berhasil diselesaikan melalui resolusi konflik dalam integrasi sosial pada Desa Bila di Kabupaten Sidenreng Rappang.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses resolusi konflik antar agama dalam integrasi sosial di Desa Bila Kabupaten Sidenreng Rappang, sehingga dapat dijadikan suatu model dalam penyelesaian konflik antar umat beragama di nusantara.Adapun jenis metode dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif, dengan pendekatan Studi Kasus yang dimana Informannya terdiri dari kepala desa, tokoh masyarakat yang beragama islam dan hindu, serta masyarakat desa bila sendiri. sedangkan Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, proses resolusi konflik agama dalam integrasi sosial pada Desa Bila Kabupaten Sidenreng Rappang adalah pengamanan pelaksanaan peribadatan umat minoritas, interaksi antar umat beragama, peran pemerintah dalam menciptakan integrasi sosial dan kerukunan antar umat beragama. 
Penggunaan Smartphone Sebagai Sumber Belajar Anak Pada Masa Covid-19 di Komplek Bulakindo Kota Banjarmasin Rahmat Nur; Fatimah Azis; Yuli Apriati
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2021): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v1i2.17

Abstract

Perkembangan teknologi handphone dapat dilihat dari terobosan handphone jenis baru yang lebih canggih yaitu smartphone. Zaman sekarang smartphone menjadi barang penting dalam kegiatan sehari-hari termasuk kegiatan pembelajaran. Informan sebagai sumber informasi dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penggalian data dilakukan dengan observasi, wawancara secara mendalam (in-depth interview) terhadap informan yang telah terpilih dan Catatan harian merupakan salah satu sumber  data yang penting di dalam penelitian yang  digunakan. Hasil penelitian akan dianalisis dengan analisis fenomenologi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) fungsi smartphone sebagai sumber belajar dimasa Pandemi covid 19 yaitu dapat berfungsi sebagai alat komunikasi untuk untuk proses pembelajaran, Membantu guru dan anak-anak  dalam mengajar dan mengerjakan atau menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru; (2) respon anak-anak  menyukai smartphone digunakan sebagai sumber belajar karena mudah untuk digunakan dan cepat untuk menemukan jawaban yang dicari; anak-anak  banyak mengajukan pertanyaan kepada guru karena anak-anak  bingung menemukan jawaban yang cocok dan bahasa yang sulit dipahami. Respon guru selalu mengawasi anak-anak  saat mengunakan smartphone untuk melakukan browsing di internet
Paradigma Integrasi-Interkoneksi Islamisasi Ilmu Dalam Pandangan Amin Abdullah Tabrani Tajuddin; Neny Muthiatul Awwaliyah
Aksiologi : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol 1, No 2 (2021): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/aksiologi.v1i2.11

Abstract

Tulisan ini diawali dengan perumusan wacana seputar perkembangan dalam dunia ilmu pengetahuan. Sejauh ini gambaran yang menjadi wacana dalam perkembangan ilmu pengetahuan terkungkung disebabkan rujukan secara parsial dalam memperoleh suatu ilmu. Pengekotomian ilmu pengetahuan umum dan agama menjadi sebuah problem di era kontemporer. Pemisahan ini akan berdampak pada ketidaksesuaian antara perumusan wacana ilmu pengetahuan dengan perkembangan kebudayaan masyarakat. Hal ini akan membuat ilmu pengetahuan sebagai solusi untuk menjawab persoalan masyarakat menjadi mandeg. Dalam perkembangannya dibutuhkan terobosan baru yang lebih segar dalam menghadapi tantangan zaman. Dari kalangan cendekiawan muslim misalnya telah banyak melakukan upaya untuk menemukan titik kesesuaian ilmu pengetahuan sains dan agama. Selain itu pengadopsian ilmu barat secara teoritik disisi lain justru akan mengubah struktur nilai dasar dalam ajaran Islam.Dalam era yang berkemajuan. Dibutuhkan sebuah terobosan baru yang sifatnya tidak hanya mengulang-ulang teori lama, mengkritisi dan merekontruksi ulang tapi mengembangkan sehingga sejalan dengan zamannya. Olehnya itudalam bahasan makalah ini akan mengantarkan pembaca untuk melihat transimisi keilmuan yang berangkat dari normative-historis yang berfokus pada teks sebagai kerangka dasar kepada paradigma integratif-Interkonektif.

Page 1 of 1 | Total Record : 6