cover
Contact Name
Sunny Wangko
Contact Email
sunnypatriciawangko@gmail.com
Phone
+628124455733
Journal Mail Official
sunnypatriciawangko@gmail.com
Editorial Address
medscopej@gmail.com
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Medical Scope Journal (MSJ)
ISSN : -     EISSN : 27153312     DOI : https://doi.org/10.35790/msj
Core Subject : Health, Science,
Medical Scope Journal (MSJ) diterbitkan oleh Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia (PAAI) Komisariat Manado bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Tulisan yang dimuat dapat berupa artikel telaah (review article), hasil penelitian, dan laporan kasus dalam bidang ilmu kedokteran baik dalam bahasa Indonesia maupun dalam bahasa Inggris.
Articles 245 Documents
Hubungan Penggunaan Dopamin Agonis dengan Kualitas Tidur pada Pasien Parkinson Silalahi, Elsa D.; Warouw, Finny; Mahama, Corry N.
Medical Scope Journal Vol. 8 No. 2 (2026): MEDICAL SCOPE JOURNAL
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v8i2.67062

Abstract

Abstract:  Parkinson’s disease is a progressive neurodegenerative disorder characterized by motor and non-motor symptoms, including sleep disturbances that reduce quality of life. Dopamine agonists such as pramipexole and ropinirole not only improve motor symptoms but may also affect sleep quality in Parkinson’s disease patients. This study aimed to evaluate the correlation between the use of dopamine agonist and sleep quality in Parkinson’s disease patients. This was an analytical and observational study using a cross-sectional design, involving 34 outpatient Parkinson’s disease patients at the CVBC Neurology Clinic of Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital in September 2025. Sleep quality was assessed using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) and data were analyzed with the chi-square test. The results showed that of the 34 patients, 18 used dopamine agonists and 16 did not. Good sleep quality was observed in 72.2% of dopamine agonist users compared with 25% of non-users. There were significant correlations between dopamine agonist use and sleep quality (p=0.006), and between age and sleep quality (p=0.010). Meanwhile, sex, comorbidities, and disease duration did not show significant correlations. In conclusion, there is a significant correlation between the use of dopamine agonist and sleep quality in Parkinson’s disease patients. Dopamine agonist users tend to have better sleep quality than those who do not use them. Keywords: Parkinson’s disease; dopamine agonists; sleep quality; non-motor symptoms    Abstrak: Penyakit Parkinson (PP) merupakan gangguan neurodegeneratif progresif dengan gejala motorik dan nonmotorik, termasuk gangguan tidur yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Dopamin agonis seperti pramipeksol dan ropinirol tidak hanya memperbaiki gejala motorik tetapi juga diduga berpengaruh terhadap kualitas tidur pasien PP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan dopamin agonis dengan kualitas tidur pada pasien PP. Jenis penelitian ialah observasional analitik dengan desain potong lintang yang melibatkan 34 pasien PP rawat jalan di Poliklinik Saraf CVBC RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado pada bulan September 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), data rekam medik, dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian mendapatkan dari 34 pasien, 18 pasien menggunakan dopamin agonis dan 16 pasien tidak. Sebanyak 72,2% pasien pengguna dopamin agonis memiliki kualitas tidur baik, sedangkan pada kelompok non-pengguna hanya 25%. Terdapat hubungan bermakna antara penggunaan dopamin agonis dan kualitas tidur (p=0,006); dan antara variabel usia dan kualitas tidur (p=0,010). Jenis kelamin, komorbiditas, dan lama menderita tidak menunjukkan hubungan bermakna. Simpulan penelitian ialah terdapat hubungan bermakna antara penggunaan dopamin agonis dengan kualitas tidur pada pasien penyakit Parkinson. Pasien penyakit Parkinson yang menggunakan dopamin agonis memiliki kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan pasien yang tidak menggunakan. Kata kunci:  penyakit Parkinson; dopamin agonis; kualitas tidur; simtom nonmotorik
Hubungan Durasi Tidur Malam Hari dengan Siklus Menstruasi pada Siswi SMP Kelas IX Koloay, Chelsea H. J.; Engka, Joice N. A.; Marunduh, Sylvia R.
Medical Scope Journal Vol. 8 No. 2 (2026): MEDICAL SCOPE JOURNAL
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v8i2.67063

Abstract

Abstract: Sleep is an important physiological process for energy recovery and hormonal balance, including maintaining a regular menstrual cycle. Hormonal imbalances caused by lack of sleep can lead to menstrual disorders such as oligomenorrhea and amenorrhea. Teenagers' sleep duration often decreases due to school activities and smartphone use, which can affect the hormonal system. Previous studies have shown inconsistent results regarding the relationship between sleep duration and the menstrual cycle. Therefore, this study aims to determine the relationship between nighttime sleep duration and the menstrual cycle in ninth-grade female students at SMP Negeri 1 Manado. This was  a quantitative observational and analytical study using a cross-sectional design. Data were obtained through the Sleep Timing Questionnaire (STQ) and a menstrual cycle questionnaire distributed via Google Forms. Data analysis was performed using the chi-square statistical test. The results showed that most respondents had insufficient nighttime sleep duration (70.5%) and regular menstrual cycles (61.4%). The chi-square statistical test showed no significant relationship between nighttime sleep duration and menstrual cycle, with a p-value of 0.052. In conclusion, there is no significant relationship between the duration of nighttime sleep and the menstrual cycle in ninth-grade female students at SMP Negeri 1 Manado. Keywords: nighttime sleep duration; menstrual cycle; junior high school students    Abstrak: Tidur merupakan proses fisiologis penting bagi pemulihan energi dan keseimbangan hormonal, termasuk dalam menjaga keteraturan siklus menstruasi. Ketidakseimbangan hormon akibat kurang tidur dapat menyebabkan gangguan menstruasi seperti oligomenore dan amenore. Durasi tidur remaja sering berkurang karena aktivitas sekolah dan penggunaan smartphone yang dapat memengaruhi sistem hormonal. Penelitian terdahulu menunjukkan hasil yang belum konsisten mengenai hubungan durasi tidur dan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi tidur malam hari dengan siklus menstruasi pada siswi kelas IX SMP Negeri 1 Manado. Jenis penelitian kuantitatif yang bersifat observasional analitik dengan desain potong lintang. Data diperoleh melalui Sleep Timing Questionnaire (STQ) dan kuesioner siklus menstruasi yang dibagikan melalui Google Form. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian mendapatkan sebagian besar responden memiliki durasi tidur malam hari yang kurang (70,5%) dan siklus menstruasi yang teratur (61,4%). Uji statistik chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan bermakna antara durasi tidur malam hari dengan siklus menstruasi dengan nilai signifikansi p=0,052. Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan bermakna antara durasi tidur malam hari dengan siklus menstruasi pada siswi kelas IX di SMP Negeri 1 Manado. Kata kunci: durasi tidur malam hari; siklus menstruasi; siswi SMP
Gambaran Sikap dan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Bahu Manado Tahun 2025 Simbolon, Marissa Z.; Tendean, Hermie M. M.; Wagey, Frank M. M.
Medical Scope Journal Vol. 8 No. 2 (2026): MEDICAL SCOPE JOURNAL
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v8i2.67064

Abstract

Abstract: Pregnancy is a very important and critical period in a woman’s life; therefore, antenatal care is important for pregnant women to ensure the best possible conditions for themselves and their babies during pregnancy. This study aimed to obain the description of attitudes and knowledge of pregnant women regarding antenatal care (ANC). This was a quantitative descriptive study with a cross-sectional design. Respondents were pregnant women who came to Puskesmas Bahu Manado (Community Health Center) for ANC. Data were collected using questionnaires administered to respondents using accidental sampling techniques. The results showed that 78.6% of respondents were in 20–34-year age group, 40.0% had senior high school education, 67.1% worked as housewives, and 50.0% had multiparous parity. The majority of respondents had positive attitudes and sufficient knowledge. In conclusion, the majority of pregnant women at Puskesmas Bahu Manado have positive attitude and sufficient knowledge about antenatal care. Keywords: antenatal care; pregnant women; attitudes; knowledge    Abstrak: Kehamilan merupakan masa yang sangat penting dan kritis bagi kehidupan seorang wanita, sehingga diperlukan pelayanan kesehatan yang optimal. Asuhan antenatal care (ANC) penting dilakukan oleh ibu hamil untuk mengupayakan terwujudnya kondisi terbaik bagi ibu dan bayi yang dikandungnya selama masa kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran sikap dan pengetahuan ibu hamil tentang ANC. Jenis penelitian ialah deskriptif kuantitatif dengan desain potong lintang dengan menggunakan kuesioner kepada ibu-ibu hamil di Puskesmas Bahu Manado yang sedang melakukan kunjungan kehamilan. Hasil penelitian mendapatkan mayoritas responden berada pada rentang usia 20–34 tahun (78,6%), pendidikan terakhir pada jenjang SMA (40,0%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (67,1%), dan memiliki paritas multipara (50,0%). Mayoritas responden memiliki sikap positif dan pengetahuan cukup mengenai ANC. Simpulan penelitian ini ialah mayoritas ibu hamil di Puskesmas Bahu Manado memiliki sikap positif dan pengetahuan cukup tentang antenatal care. Kata kunci: antenatal care; ibu hamil; sikap; pengetahuan
Hubungan Kualitas Tidur dengan Gait Speed pada Mahasiswa Kedokteran Nayoan, Oswaldo S.; Wungouw, Herlina I. S.; Polii, Hedison
Medical Scope Journal Vol. 8 No. 2 (2026): MEDICAL SCOPE JOURNAL
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v8i2.67066

Abstract

Abstract: Poor sleep quality can impair motor functions, including balance and neuromuscular coordination. Gait speed is widely recognized as an important indicator of both motor and cognitive function. Medical students frequently experience reduced sleep quality due to demanding academic workloads, yet no research has examined this relationship in Indonesia. This study aimed to determine the relationship between sleep quality and gait speed among medical students. This cross-sectional analytic study involved 80 first-year medical students (aged 16–20 years) of Faculty of Medicine Universitas Sam Ratulangi, Manado, with normal BMI. Sleep quality was measured using the Indonesian version of the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), while gait speed was assessed using a stopwatch over a 4-meter walkway. Data were analyzed using the Pearson correlation test. The results showed that 83.75% of participants had poor sleep quality (PSQI >5), and 12.50% demonstrated slow gait speed. There was a significant negative correlation between sleep quality and gait speed (r=-0.402; p=0.000). In conclusion, poor sleep quality is significantly associated with slower gait speed among medical students. Keywords: sleep quality; gait speed; medical students; motor function    Abstrak: Kualitas tidur yang buruk dapat berdampak pada fungsi motorik, termasuk keseimbangan dan koordinasi neuromuskular. Gait speed dikenal sebagai indikator penting fungsi motorik dan kognitif. Mahasiswa kedokteran berisiko mengalami penurunan kualitas tidur akibat tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan kualitas tidur dan gait speed pada mahasiswa kedokteran. Studi observasional analitik dengan desain potong lintang dilakukan pada 80 mahasiswa semester 1 Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado yang berusia 16–20 tahun dengan IMT normal. Kualitas tidur diukur menggunakan PSQI versi Indonesia, sementara gait speed diukur menggunakan stopwatch pada lintasan 4 meter. Analisis dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 83,75% responden memiliki kualitas tidur buruk (PSQI >5), dan 12,50% memiliki gait speed lambat. Terdapat korelasi negatif bermakna antara kualitas tidur dan gait speed (r=-0,402; p=0,000). Simpulan penelitian ini ialah kualitas tidur yang lebih buruk berhubungan bermakna dengan gait speed yang lebih lambat pada mahasiswa kedokteran. Kata kunci: kualitas tidur; gait speed; mahasiswa kedokteran; fungsi motorik
Profil Cedera pada Korban Kecelakaan Lalu Lintas Pengguna Sepeda Motor di RS Bhayangkara Tk. III Manado Tahun 2022 – 2024 Tobing, Ias; Siwu, James F.; Mallo, Nolla T. S.
Medical Scope Journal Vol. 8 No. 2 (2026): MEDICAL SCOPE JOURNAL
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/msj.v8i2.67150

Abstract

Abstract: Traffic accidents are a serious problem in the fields of law and public health, with an increasing number of cases in Indonesia. Motorcycle users are at high risk of injury due to minimal physical protection while riding. This study aimed to determine the injury profile of motorcycle accident victims at Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Manado during the years 2022–2024. This was a descriptive and retrospective study using secondary data from Visum et Repertum. The result obtained 177 cases of motorcycle accident, most of them were male (71.2%) and aged between 19–59 years (70.6%). The highest number of accidents occurred in September 2022 and October 2023. The most common type of injury was abrasion (63%), with the lower extremities being the most frequent site of injury. In conclusion, the highest number of traffic accident cases occurred in September 2022 and October 2023, predominantly affecting males aged 19-59 years, with the type of injury was abrasion located in the lower extremities. Keywords: traffic accidents; motorcycle; injury profile    Abstrak: Kecelakaan lalu lintas (KLL) merupakan masalah serius di bidang hukum dan kesehatan masyarakat, dengan angka kejadian yang terus meningkat di Indonesia. Pengguna sepeda motor memiliki risiko tinggi mengalami cedera karena minimnya perlindungan fisik saat berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil cedera pada korban KLL pengguna sepeda motor di RS Bhayangkara Tk. III Manado tahun 2022–2024. Jenis penelitian ialah deskriptif retrospektif dengan menggunakan data sekunder dari Visum et Repertum. Hasil penelitian mendapatkan 177 kasus korban KLL pengguna sepeda motor. Sebagian besar korban berjenis kelamin laki-laki (71,2%) dan berada pada rentang usia 19–59 tahun (70,6%). Kasus KLL terbanyak terjadi pada bulan September 2022 dan Oktober 2023. Jenis luka yang paling banyak ditemukan ialah luka lecet (63%), dengan lokasi perlukaan terbanyak pada ekstremitas bawah. Simpulan penelitian ini ialah kasus kecelakaan lalu lintas terbanyak terjadi pada bulan September 2022 dan Oktober 2023 dengan rentang usia korban 19-59 tahun, didominasi oleh jenis kelamin laki-laki dengan jenis luka lecet dan lokasi perlukaan di bagian ekstremitas bawah. Kata kunci: kecelakaan lalu lintas; sepeda motor; profil cedera