Abdimas: Papua Journal Of Community Service
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. PJCS particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2020): January"
:
9 Documents
clear
Pengolahan Tepung Sagu Basah Menjadi Aneka Olahan Makanan Oleh Suku Moi Di Kampung Jeflio
Soekamto, Mira Herawati;
Ponisri, Ponisri;
Sangadji, Zulkarnain
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 2, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33506/pjcs.v2i1.806
Program diversifikasi pangan mengarah pada pengembangan Plasma nutfah hayati lokal dan penganekaragam jenis pangan olahan khususnya pada wilayah-wilayah pedalamaan dan yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Diversifikasi pangan atau yang dikenal dengan penganekaragaman pangan bertujuan untuk meningkatkan bahan pengolahan pangan pada berbagai macam olahan dengan tetap memepertahankan nilai gizi sehingga sasaran ketahanan pangan nasional dapat tercapai dimasyarakat. Kampung Jeflio yang terletak di Kabupaten sorong Papua Barat merupakan kampung yang didominasi suku asli Papua yaitu suku Moi yang mempunyai makanan pokok utama sagu setelah beras. Sumberdaya alam yang melimpah terutama pada tanaman sagunya menjadi sasaaran pengembangan diversifikasi pangan bagi masyarakat Moi karena kenyataan yang ada menunjukkan pemanfaatan dan pengolahan tanaman sagu pada masyarakat Suku Moi hanya pada pengolah menjadi sagu basah yang kemudian diolah menjadi Papeda (makanan khas papua dari sagu). Hasil dari kegiatan yang dilakukan menunjukkan pengaruh yang nyata dengan adanya dukungan masyarakat dalam mengikuti setiap kegiatan dengan tingkat keaktifan yang tinggi. Kegiatan penyuluhan tentang budidaya tanaman sagu dan keberlajutan lahan diikuti masyarakat suku Moi dan dilanjutkan dengan penanaman bibit tanaman sagu dilapangan. Hasil kegiatan ini mempunyai pengaruh yang sangat besar pada penambahan wawasan masyarakat Suku Moi tentang arti penting menjaga keberlanjutan sumberdaya alamnya. Hasil dari kegiatan pengolahan sagu menjadi berbagai jenis makanan menunjukan adanya peningkatan pada ketrampilan dalam mengolah sagu menjadi beragam. Tidak hanya kaum ibu tetapi remaja putri juga berperan aktif dalam kegiatan demostrasi pembuatan beberapa jenis makanan.
Pelatihan Menanam Kangkung dengan Sistem Hidroponik WICK di Kelurahan Tampa Garam Distrik Maladum Mes Kota Sorong
Fajeriana, Nurul
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 2, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33506/pjcs.v2i1.802
Kelurahan Tampa Garam yang wilayahnya berada di wilayah pesisir Kota Sorong dengan keterbatasan pada jenis tanah, curah hujan yang tinggi, topografi dari landai hinga curam, kepemilikan lahan, menjadi sulit untuk budidaya dalam bentuk pertanian konvensional. Sehingga untuk dapat memenuhi kemandirian pangan dalam hal sayuran maka dilakukan pelatihan budidaya kangkung dengan teknik hidroponik WICK yang lebih mudah dan murah. Kegiatan Pelatihan dilaksanakan pada hari Kamis, 25 April 2019 pukul 14.00 - 17.25 WIT, bertempat di Kantor Kelurahan Tampa Garam. Adapun peserta pelatihan terdiri dari ibu-ibu rumah tangga, anggota PKK Kelurahan Tampa Garam,dan juga bapak-bapak yang tidak ketinggalan turut ambil bagian dalam pelatihan. Total peserta pelatihan yakni 68 orang. Pelatihan dilakukan dengan memulai pemaparan atau pengenalan tentang Pertanian Hidroponik, yang dilajutkan dengan mempraktekkan tahapan budidaya, mulai dari cara melarutkan Pupuk ABmix, cara menyemai benih kangkung, dan cara menanam dengan teknik hidroponik WICK. Setelah mempratekkan, peserta kemudian diberi kesempatan untuk mencontohkan setiap tahapan. Antusiame warga yang luar biasa dalam pelatihan budidaya dengan teknik hidroponik yang merupakan hal yang baru bagi peserta sehingga seringkali tejadi diskusi disela-sela praktek yang dilakukan, dan pemateri masih terus mendampingi bahkan selalu mengulang rangkaian proses hingga peserta benar-benar mahir dan bisa melakukannya sendiri di rumah. Pelatihan dengan hidroponik WICK tidak memerlukan lahan yang luas melainkan pekarangan sempit yang dimiliki warga, sehingga tetap bisa bercocok tanam dan proses perawatan yang gampang dengan produksi yang banyak biasa membantu warga dalam menghemat pengeluaran atau belanja akan sayuran.
Penanaman Pendidikan Moralitas dan Nilai Pancasila Anak Usia Dini dalam Perkembangan IPTEK
Ruslan, Ruslan
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 2, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33506/pjcs.v2i1.807
Pendidikan moral sangat diperlukan untuk ditanamkan dalam usia dini. Pondasi moral anak-anak diera perkembangan media informasi yang global, banyak terdegredasi oleh pengaruh-pengaruh dari budaya luar yang sangat terasa dan mudah masuk melalui media digital dan informasi sosial seiring dengan perkembangan internet. Penelitian ini bertujuan untuk memberi pendidikan tambahan serta pemahaman tentang pentingnya pendidikan moral yang berasaskan nilai-nilai pancasila bagi siswa di SD Muhammadiyah Makotyamsa distrik Myamuk Kabupaten Sorong. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan penyuluhan bagi siswa dan guru sekolah dasar. Dalam rangka membentuk karakter siswa yang berdasarkan moral pancasila salah satu aspek yang dikembangkan ialah pendidikan nilai. Pendidikan nilai dan moral sejak usia dini diharapkan mampu membentuk siswa untuk mampu membedakan baik buruk, benar salah, sehingga anak dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu pendidikan nilai-nilai moral pancasila. Pendidikan nilai moral dilakukan melalui beberapa pendekatan, yaitu; 1) Indokrinasi 2) Klarifikasi Nilai, 3) Teladan atau Contoh, 4.) Pembiasaan dalam perilaku baik diberikan melalui pendidikan formal maupun nonformal diharapkan mampu menciptakan rasa toleransi bagi anak dalam bermasyarakat.
Pelatihan Dasar-Dasar Pengoperasian GPS Garmin Bagi Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sorong
Farida, Anif;
Rosalina, Febrianti
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 2, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33506/pjcs.v2i1.995
Global Positioning System (GPS) merupakan teknologi yang sangat penting karena membantu untuk menentukan posisi koordinat di permukaan bumi. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengenalan tentang GPS Garmin, memperkenalkan feature-feature dan fungsi yang ada di dalam GPS Garmin, serta mengetahui respon mahasiswa terhadap pelatihan GPS. Metode dalam kegiatan pelatihan ini menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi yang bersifat teori dengan menggunakan slide (powerpoint). Selanjutnyanmenggunakan metode demostrasi alat (materi yang bersifat praktek) dengan memperkenalkan alat secara langsung. Metode terakhir yang digunakan dalam pelatihan yaitu metode tanya jawab dan diskusi untuk mempertajam serta memperjelas tingkat pemahaman peserta terkait teori dan cara menggunakan GPS. Berdasarkan hasil pelatihan yang telah dilakukan maka dapat diperoleh informasi bahwa: 1) GPS merupakan sebuah sistem satelit navigasi yang berguna untuk mengetahui suatu posisi di permukaan bumi. 2) Komponen yang terdapat di dalam GPS terdiri dari unit antena sebagai penangkap sinyal satelit, unit display sebagai penampil informasi hasil pembacaan, unit receiver sebagai penerima sinyal satelit untuk memperkirakan posisi. 3) Prinsip kerja GPS adalah pengukuran jarak (range) antara receiver dengan satelit. Dimana pemancaran sinyal satelit yang diterima alat secara pasif paling tidak GPS harus memperoleh sinyal dari 3 satelit untuk dapat menentukan posisi dengan tepat. 4) Kelebihan GPS adalah dapat dioperasikan oleh setiap orang kapan saja dan dimana saja,karena pengoperasisannya yang cukup mudah, serta posisi koordinat geografis dapat diketahui dengan cepat. Namun, GPS juga memiliki kelemahan pada sinyalnya yang lemah karena pengaruh atmosfer serta sulit digunakan di dalam ruangan atau bila terhalang gedung tinggi. selain itu tingkat akurasinya di atas 1 meter apabila digunakan di daerah dengan tutupan kanopi yang lebat (sehingga menyebab pergeseran lokasi).
Peran Pendidikan di Era Milenial
Saputra, Dian;
Said, Erpin;
Maipauw, Niny Jeni
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 2, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33506/pjcs.v2i1.808
Pendidikan merupakan sarana untuk mencapai proses keilmuan yang memadai, namun masih banyak kalangan yang belum memanfaatkan sarana tersebut untuk mengasah dan meningkatkan kapasitas dirinya. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam hal ini tersaji kedalam bentuk seminar dengan tema “Pendidikan Era Milenial untuk Siswa SMP Negeri 7 Tanjung Kasuari Di Kelurahan Suprau Distrik Maladomes Kota Sorong bertujuan agar memberikan informasi kepada siswa/i SMP tentang pentingnya pendidikan dan mudahnya mencapai cita-cita melalui pendidikan. Oleh karena itu, peran dari semua pemangku kepentingan dapat lebih turut andil dalam menciptakan sarana dan prasarana yang memadai guna membantu peserta didik memperoleh pendidikan yang terarah dan baik. Kegiatan ini meliputi beberapa aktifitas diantaranya; diawali dengan memberikan motivasi, demonstrasi dan tanya jawab kepada peserta seminar. Dalam pelaksanaannya program ini menunjukkan beberapa capaian positif diantaranya; antusiasme peserta dalam mengikuti seminar, menumbuhkan minat belajar peserta dan terserapnya informasi baru tentang adanya program beasiswa bagi putra-putri Papua. Adapun harapannya kedepan dengan adanya program Pengabdian Kepada Masyarakat dapat lebih memberikan manfaat yang nyata dan membantu meningkatkan sumber daya manusia di Kelurahan Suprau khususnya dan Kota Sorong seluruhnya.
Workshop Penguatan Media Pembelajaran Online Onenote Classroom Di Sma Muhammadiyah Kota Sorong
Fathurrahman, Muhammad;
Kahar, Muhammad Syahrul
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 2, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33506/pjcs.v2i1.999
Pemanfaatan Teknologi dan informasi saat ini sangat dibutuhkan dalam peningkatan mutu Pendidikan khususnya di SMA Muhammadiyah Al-Amin Kota Sorong, oleh karena itu perlunya memberikan penguatan kepada para guru dengan cara memberikan pemahaman dan pelatihan kepada para gruu. Pengabdian ini dilakukan dengan mensurvei kemampuan guru dalam hal teknologi, mewawancarai, dan memberikan pelatihan. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini adalah sebuah platform Microsoft education, dan onenote classroom unutuk masing-masing guru. Dengan memanfaatkan platorm onenote classroom ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di SMA Muhammadiyah Al-Amin Kota Sorong.
Pemanfaatan Limbah Anorganik Untuk Penataan Taman Di Kelurahan Malawele
Ponisri, Ponisri;
Soekamto, Mira Herawati
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 2, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33506/pjcs.v2i1.810
Sampah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Sampah anorganik adalah sampah yang sudah tidak dipakai lagi dan sulit terurai. Salah satu faktor yang menyebabkan rusaknya lingkungan hidup yang sampai saat ini masih tetap menjadi “PR” besar bagi bangsa Indonesia adalah faktor pembuangan limbah plastik. Limbah ini setiap tahun terus meningkat dalam penggunaannya karena dipengaruhi oleh faktor pertambahan penduduk dan industri teknologi yang berkembang. Sehingga banyak mengeluarkan limbah apabila tidak dikelola dengan baik maka menimbulkan berbagai penyakit dan dampak lingkungan. Limbah plastik merupakan limbah yang berbahaya dan sulit dikelola, untuk itu penanganan limbah ini perlu ditangani secara serius baik oleh pemerintah dan masyarakat sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui studi kasus terkait kegiatan penataan taman dengan mengunakan sampah anorganik. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Pengelolaan sampah sangat penting untuk mencapai kualitas lingkungan yang bersih dan sehat, dengan demikian sampah harus dikelola dengan sebaik-baiknya sedemikian rupa sehingga hal-hal yang negatif bagi kehidupan tidak sampai terjadi. Berbagai cara pemanfaatan dan pengolahan sampah anorganik dapat dilakukan dengan cara prinsip 6R yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), Recycle (mendaur ulang sampah), Replace (mengganti), Replant (menanam kembali), dan Repair (pemeliharaan atau perawatan). Untuk pemanfaatan dan pengolahan sampah yang dilakukan di Kelurahan Malawele yaitu dengan cara Recycle (mendaur ulang sampah) yang digunakan untuk penataan taman. Dampak sampah bagi manusia dan lingkungan yaitu dampak pada kesehatan, lingkungan dan dampak terhadap keadaan sosial dan ekonomi.
Manfaat Ekosistem Mangrove Dalam Meningkatkan Kualitas Lingkungan Masyarakat Pesisir
Nanlohy, Lona Helti;
Masniar, Masniar
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 2, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33506/pjcs.v2i1.804
Hutan mangrove penting terhadap lingkungan dikarenakan hutan mangrove memiliki peranan atau fungsi yang penting baik fungsi fisik, fungsi kimia, fungsi biologi, fungsi ekonomi dan fungsi wisata, apabila hutan mangrove rusak atau bahkan hilang, banyak kerugian yang harus ditanggung manusia ataupun makhluk hidup lainnya serta lingkungan, seperti moluska, kepiting, ikan, udang, dan biota lainnya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat pesisir di Kelurahan Kbalinain Distrik Aimas Kabupaten Sorong yang terlibat langsung dalam memanfaatkan ekosistem mangrove dan upaya untuk melestarikan ekosistem mangrove tersebut melalui kesadaran masyarakat pesisir. Metode yang dipergunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah adalah sosialisasi berupa penyuluhan kepada masyarakat pesisir. Hasil pengabdian yang dilakukan adalah: Peningkatan kapasitas masyarakat pesisir tentang manfaat dan pelestarian ekosistem mangrove.
Dampak Sampah Plastik Bagi Ekosistem Perairan
Fahrizal, Ahmad;
Akib, Muhaiminah
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol 2, No 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33506/pjcs.v2i1.801
The purpose of the service to high school/vocational high school, and junior high school students in malagusa Village, Aimas Distric, Sorong Regency is to provide knowledge and understanding to students about waste and plastic waste, types of plastic waste, the solution ecosystem. The method used is a lecture and demonstration method with sxhool students in Kelurahan Malagusa about waste and its handling. The results of the implementation of this community service where students attending Malagusa Village were(1) appreciation of the local government in this case the Malagusa village Government in this case the Malagusa Government regarding the seminar activities carried out (2) the high motivation of the community service seminar participant coming from Vocational, high school and junior high school students the whole village of Malagusa with liveliness asking questions at the discussion session guided by the activity organizing committee. (3) Increaasing students’ understanding, knowledge and ability in understanding about waste and increasing waste for the environment.