cover
Contact Name
ARNIZA FITRI
Contact Email
arniza@teknokrat.ac.id
Phone
+6282181027220
Journal Mail Official
arniza@teknokrat.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagaralam, No.9-11, Labuhan Ratu, Bandarlampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Journal of Infrastructural in Civil Engineering (JICE)
ISSN : -     EISSN : 27747239     DOI : 10.33365/jice
Core Subject : Engineering,
This journal aims to facilitate and promote the dissemination of scholarly information on research and development in the field of Civil Engineering including Hydraulic, Structures, Transportation and Construction of Management. The articles published in this journal can be the result of research, conceptual thinking, ideas, innovations, best practices, and review articles.
Articles 56 Documents
ANALISIS POLA ALIRAN BANJIR PADA SUNGAI CIMADUR, PROVINSI BANTEN DENGAN MENGGUNAKAN HEC-RAS Destiana Safitri; Rio A. M. Putra; fajar dewantoro
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Volume 03, Issue 01, January 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.009 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i01.1764

Abstract

Banjir adalah masalah umum yang sering terjadi di wilayah Indonesia, terutama diwilayah padat penduduk, contohnya di daerah perkotaan. Kerugian yang ditimbulkan aibat banjir cukup besar, baik dari segi materi maupun kerugian jiwa/kematian, maka dari itu permasalahan banjir perlu mendapatkan perhatian yang serius. Salah satu masalah banjir yang masih menjadi pusat perhatian saat ini adalah masalah banjir di Sungai Cimadur, Provinsi Banten Hasil analisis debit kala ulang 5 tahun, 10 tahun, 25 tahun dan 50 tahun dihitung menggunakan Metode Polygon Thiessen dengan hasil debit pada kala ulang 5 tahun sebesar 101,6100 m3/s, kala ulang 10 tahun sebesar 127,2145 m3/s, kala ulang 25 tahun sebesar 199,4511 m3/s dan kala ulang 50 tahun sebesar 165,7435 m3/s. Debit banjir yang telah didapatkan digunakan untuk melakukan running Program Hec-Ras dengan hasil analisis mengenai tinggi muka air banjir pada bagian hilir Sungai Cimadur pada titik 1 sampai dengan titik 8 mengalami banjir pada seluruh titik yang dianalisis. Banjir di titik-titik analisis memiliki perbedaan tinggi muka air banjir yang berbeda, letak banjir yang berbeda yaitu ada pada bagian kanan dan ada pada bagian kiri sungai serta ada juga pada yang terjadi pada keduanya. Kata Kunci: Banjir, Debit, Polygon Thiessen, Tinggi Muka Air Banjir.
EVALUASI SIMPANG TAK BERSINYAL DAN PERENCANAAN APILL Rinka Adela Anggraini; Yudi Edoardo Sinaga; Fera Lestari; Galuh Pramita; kastamto kastamto
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 3, No 02 (2022): VOLUME 03 NO 02, JULY 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.767 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i02.2152

Abstract

Masalah lalu lintas di Bandar Lampung merupakan gejala yang perlu diperhatikan dan ditangani dengan baik. Kota Bandar Lampung memiliki pusat aktivitas yang dinamis dan berkembang, terutama dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Kemacetan lalu lintas di berbagai lokasi menyebabkan tingkat pelayanan yang kurang baik di ruas jalan dan simpang. Permasalahan transportasi yang sering terjadi adalah arus lalu lintas khususnya daerah simpang. Permasalahan ini disebabkan oleh semakin meningkatnya mobilitas penduduk yang tidak berimbang dengan perkembangan sarana dan prasarana lalu lintas. Jalan Ir. Sutami dan Jalan Pangeran Tirtayasa merupakan jalan alternatif menuju area kawasan industri yang ada di Bandar Lampung. Seiring dengan meningkatnya tingkat perekonomian dan menjadi area pabrik/gudang, kawasan komersil, dan sebagai jalan akses utama sebagai keluar atau masuknya gerbang TOL Lematang, menjadikan banyaknya kendaraan yang melintas pada Jalan Ir. Sutami sehingga memiliki lalu lintas yang kompleks dan perkembangan lalu lintas yang pesat. Adanya angkutan barang dan rumah makan di sekitar simpang, juga menjadi faktor yang dapat menyebabkan penurunan kecepatan bagi kendaraan yang melewatinya. Senin 23 Mei 2022 pukul 07.00-08.00 sebesar 2418,8 skr/jam, hari Kamis 19 Mei 2022 pukul 07.00-08.00 sebesar 2319,9 skr/jam dan pada hari Sabtu 23 Mei 2022 16.00-17.00 sebesar 22504,7 skr/jam maka kinerja dari simpang pada kondisi eksisting menunjukkan hasil yang kurang baik..Dasar kinerja simpang tak bersinyal adalah kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan dan peluang antrian (PKJI 2014).Kata Kunci: Persimpangan, kemacetan, APILL, PKJI 2014
ANALISIS KEBISINGAN LINGKUNGAN PADA LINTASAN KERETA (STUDY KASUS : JALUR KERETA DI KELURAHAN REJOMULYO KEDATON) Dian pratiwi; Bagas Ubaidi; fajar dewantoro; Vanita Kesumawati Yakub; agus widodo
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 3, No 02 (2022): VOLUME 03 NO 02, JULY 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.686 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i02.2153

Abstract

Perjalanan kereta api yang membawa batu bara dari tanjung enim menuju tarahan menempuh perjalanan yang jauh dimana terdapat lintasan kereta api yang melintasi daerah pemukiman. Intensitas angkutan kereta api batu bara yang beroperasi selama 24 jam dapat menimbulkan kebisingan pada jam - jam tertentu. Pengunaan acuan lampiran I Kepmen LH Nomor 48 Tahun 1996 sebagai indeks standart kebisingan. Metode penelitian adalah langkah awal dalam melakukan penelitian suatu penelitian suatu permasalahan, kasus, fenomena atau lainya dengan jalan ilmiah untuk mendapatkan jalan yang rasional. Dalam pengujian ini intensitas intensitas kebisingan rata rata maksimal yang terjadi untuk didalam ruangan sebesar 85,8 dB sedangkan untuk diluara ruangan sebesar 86,2 dB angka tersebut diatas ambang batas Kepmen LH Nomor 48 Tahun 1996. Pemasangan barrier / penghalang yang bersifat permanen akan tetapi untuk penghalang yang bersifat permanen ini dapat membuat sekat antara pemukiman yang berada dikanan dan kiri perlintasan kereta api. Selain dapat mengunakan penghalang permanen dapat juga menggunakan penghalang yang berasal dari tumbuhan.Pemanfaatan pepohonan untuk mengurangi kebsisngan yang terjadi. Penambahan material pada dinding rumah untuk mengurangi kebisingan. Sebaiknya penelitian ini tidak hanya dilakukan sekali. Penelitian ini dapat dijadikan referensi dan kajian untuk penelitian selanjutnya. Jika masih ada kekurangan dalam penelitian ini, maka bisa dijadikan pelajaran dan perbaikan dalam penelitian selanjutnya.Kata Kunci: Kereta Api, Getaran, Pohon, Batu Bara, kebisingan
LAND SURFACE CHANGES DUE TO BUKITTINGGI CITY EARTHQUAKE USING THE 2019-2020 DInSAR METHOD Saiyidinal Fikri; Desi Syafriani; Fitra Hasanah
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 3, No 02 (2022): VOLUME 03 NO 02, JULY 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.976 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i02.2128

Abstract

Bukittinggi city is in the sink segmentation "semangko" fault line, which causes Bukittinggi City to frequently experience earthquakes. From 2019 to 2020, there have been at least 9 earthquakes above 5 on the Richter scale. DInSAR is a radar imaging method that utilizes phase, amplitude, and wavelength in its processing to obtain topography and land surface changes. This study has three aims. This research shows that the earthquake from 2019 to 2020 uses 18 pairs of sentinel-1 image scans recorded in 2019-2020 and uses DEM SRTM 30, namely the earthquake that happened on February 2, 2019, in the sub-district of Guguak Panjang with a range of 1 – 45 mm. The smallest increase occurred in the sub-district of Guguak Panjang and Mandiangin Koto Selayan, with a length of 1 mm on November 11, 2019. The most significant reduction happened in the sub-district of Aur Birugo with -22 mm. In contrast, a less substantial reduction occurred in the sub-district of Guguak Panjang with -5 mm on October 8, 2019. The Modified Mercalli intensity scale for earthquakes in 2019-2020 uses the measure of Donovan's parameters demonstrated by numbers 2, 3, and 4. Number 2 indicates that resting people feel the earthquake's strength, especially hanging, shaking, and vibrating on the second floor. Number 3 represents the vibrations of passing trucks, windows, doors, and glassware clashing and making noises
ALOKASI AIR DAS SEPUTIH SEBAGAI UPAYA PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR BERKELANJUTAN Lilik Ariyanto
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 3, No 02 (2022): VOLUME 03 NO 02, JULY 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.899 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i02.2136

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Sifat air sangat berbeda dibandingkan dengan sumber daya lainnya, sebab air merupakan sumber daya yang mengalir (flowing resources), tidak mengenal batas administrasi, dan kebutuhannya sangat bergantung pada waktu, ruang, jumlah dan mutu. Seiring semakin bertambahnya jumlah penduduk dan berkembangnya kehidupan sosio-ekonomi masyarakat, maka akan menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan air. Hal ini akan menyebabkan air semakin menjadi barang yang langka pada saat tertentu untuk beberapa lokasi yang rawan kekurangan air. DAS Seputih merupakan salah satu DAS utama di Provinsi Lampung yang masuk ke dalam Wilayah Sungai Seputih-Sekampung yang dikategorikan sebagai Wilayah Sungai strategis nasional yang memiliki potensi ketersediaan air yang besar sekaligus dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air Irigasi pada Daerah Irigasi seluas 15.854 Ha di Ajibaru dan 1.895 Ha di Pengubuan. Dengan ketersediaan air yang ada maka perlu diperhitungkan dan direncanakan pengalokasian air agar dapat memenuhi kebutuhan air untuk daerah di sekitarnya. Untuk mengetahui besaran kebutuhan air, maka diperlukan analisis data dan proyeksi perhitungan kebutuhan air yang terdiri dari kebutuhan air penduduk, ternak, industri, pemeliharaan sungai dan kebutuhan air Irigasi. Sedangkan potensi ketersediaan air dapat diperkirakan dengan pendekatan empiris menggunakan pengalihragaman hujan menjadi aliran sebagai control dari analisis data pengamatan tinggi muka air pada bangunan pengambilan yang ada. Berdasarkan analisis data dan perhitungan alokasi air diketahui bahwa untuk DAS Seputih (Ajibaru) tingkat ketersediaan air rata-rata sebesar 16.91 m3/s, Kebutuhan air rata-rata sebesar 8.25 m3/s, sehingga kondisi Neraca Air pada surplus sebesar 8.66 m3/s, sedangkan pada DAS Seputih (Pengubuan) ketersediaan air rata-rata sebesar 7.88 m3/s, Kebutuhan air rata-rata sebesar 1.72 m3/s, sehingga kondisi Neraca Air surplus sebesar 6.16 m3/s sehingga kondisi neraca air dapat dikategorikan surplus untuk dapat dilaksanakan pengalokasian air untuk memenuhi kebutuhan air yang ada
ANALISIS PENGARUH BELANJA ONLINE TERHADAP PERILAKU PERJALANAN BELANJA DIMASA PANDEMI COVID-19 Yeni Widiyawati; Christina Dwi Sakti Ningsih; Fera Lestari; Galuh Pramita
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 3, No 02 (2022): VOLUME 03 NO 02, JULY 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.759 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i02.2151

Abstract

Belanja adalah salah satu kegiatan yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti bahan makanan, pakaian, barang rumah tangga, kebutuhan sehari-hari, dan kebutuhan lainnya. Seiring dengan perkembangan jaman, internet saat ini sudah menjadi sesuatu yang sangat mudah didapatkan masyarakat, mulai dari remaja,tua, hingga dewasa. Maka tidak jarang banyak orang beralih menggunakan internet untuk membuka beberapa situs, salah satunya adalah situs belanja online. Oleh sebab itu, kemudian penulis melaksanakan studi tentang Analisis Belanja Online Terhadap Perilaku Perjalanan Belanja dimasa Pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan seseorang dalam memilih cara berbelanja baik secara konvensional maupun online yang meliputi karakteristik sosiodemografi-ekonomi konsumen dan atribut berbelanja serta menganalisis pengaruh hubungan aktivitas belanja online terhadap perilaku perjalanan belanja. Penelitian ini dilakukan dengan metode penyebaran kuesioner online dan offline kepada konsumen (di propinsi Lampung). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang paling besar pengaruhnya dalam menentukan keputusan berbelanja online yaitu: frekuensi penggunaan internet, kepemilikan kendaraan, terhadap karakteristik belanja offline. Selain itu diketahui bahwa konsumen atau pelaku belanja di propinsi Lampung hampir seluruh sampel responden pernah melakukan belanja online dan berbelanja secara konvensional serta pengaruh hubungan antara aktivitas belanja online dengan perilaku perjalanan belanja yaitu netral atau tidak mempengaruhi aktivitas perjalanan belanja sebab pelaku belanja konvensional paling sering membeli produk bahan makanan sedangkan untuk belanja online paling sering membeli produk fashion dan makanan cepat saji sehingga tidak mengurangi frekuensi perjalanan belanja dari pelakuKata Kunci: Belanja, Perjalanan, Perilaku, Pandemi, Karakteristik.
ANALISIS MANAJEMEN WAKTU DAN BIAYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG MENGGUNAKAN KONSEP METODE NILAI HASIL Dewi, Sari Utama
Journal of Infrastructural in Civil Engineering Vol 4, No 01 (2023): Volume 04, Issue 01, Januari 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v4i01.2571

Abstract

Perencanaan dan manajemen biaya dan waktu adalah bagian dari manajemen proyek konstruksi secara keseluruhan. Selain evaluasi kualitatif, pelaksanaan proyek juda dapat dievaluasi dari segi biaya dan waktu. Biaya yang dikeluarkan dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permintaan harus terus diukur untuk penyimpangan rencana.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah waktu penyelesaian dan biaya penyelesaian proyek Pembangunan Gedung G Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Tahap 1 telah sesuai dengan jadwal rencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan konsep nilai hasil dengan menggunakan program Ms. Project dan dapat dinyatakan dengan rumus berikut:Nilai Hasil = (% penyelesaian) x (anggaran biaya)Hasil perhitungan dari Analisis Earned Value terhadap Waktu dan Biaya pada Proyek Pembangunan Gedung G Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Tahap 1.
PENGGUNAAN LAMINASI CFRP SEBAGAI MATERIAL PERKUATAN PADA STRUKTUR BAJA: TINJAUAN LITERATUR yoresta, fengky satria
Journal of Infrastructural in Civil Engineering Vol 4, No 01 (2023): Volume 04, Issue 01, Januari 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v4i01.2335

Abstract

Dalam beberapa dekade terakhir, penggunaan carbon fiber reinforced polymer telah menarik banyak perhatian dalam aplikasinya pada bidang teknik sipil (civil engineering). Material ini disukai karena mempunyai banyak keunggulan, diantaranya adalah rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi, ketahanan yang baik terhadap korosi, bobot ringan, serta mudah untuk diaplikasikan. Para peneliti telah mengeksplorasi lebih jauh mengenai pemanfaatannya untuk struktur beton. Banyak paper telah dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Namun demikian, penelitian mengenai efektivitasnya untuk memperkuat struktur baja masih sangat terbatas. Paper ini mereview hasil kajian eksperimental yang telah dilakukan oleh para peneliti mengenai pemanfaatan material CFRP dalam memperkuat elemen struktur baja. Topik yang dipilih untuk dibahas difokuskan pada kasus perkuatan kolom baja pendek (short steel column) dan juga kolom baja panjang (long steel column). Termasuk dalam pembahasan meliputi skema penerapan CFRP pada kolom baja, perlakuan pada permukaan baja, jenis material CFRP, tipe pembebanan, serta efek perkuatan bahan CFRP terhadap nilai kapasitas aksial kolom, pertambahan kekuatan, dan perbaikan pada kekakuan dan bentuk model kegagalan. Kesimpulan singkat diakhir paper ini dapat berperan sebagai petunjuk awal yang baik bagi pihak yang berminat pada topik kajian ini.
PERBANDINGAN CAMPURAN TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PEMBUKAAN BEKISTING PADA BETON RINGAN FOAM pratama, rendy
Journal of Infrastructural in Civil Engineering Vol 4, No 01 (2023): Volume 04, Issue 01, Januari 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v4i01.2247

Abstract

Teknologi terbarukan mengenai penggunaan beton ringan telah banyak dikembangkan. Akan tetapi dalam penggunaan beton ringan tersebut terdapat beberapa kendala baik dari segi pemasangan, biaya yang tinggi dan dari segi waktu pengerjaannya. Oleh karena itu muncul suatu gagasan untuk mengembangkan penggunaan beton ringan struktural pada bangunan tinggal. Dalam hal ini penggunaan beton ringan yang dikembangkan merupakan beton ringan dengan foam sebagai pelat lantai rumah tinggal.Penelitian ini merupakan penelitian yang berfokus pada perbandingan campuran beton ringan foam terhadap keberhasilan bentuk beton ringan saat pembukaan bekisting 24 jam. Campuran yang digunakan pada penelitian ini yaitu   1:2:0.375 untuk campuran pertama dan 1:1:0.25 untuk campuran kedua. Berdasarkan hasil penelitian ini dari 13 percobaan didapatkan campuran pertama gagal dalam menghasilkan beton ringan foam sedangkan pada campuran kedua berhasil dalam menghasilkan beton ringan foam.Kata Kunci: Beton ringan foam, pelat lantai, campuran.
PENGUJIAN KUAT LELEH LENTUR DAN KUAT TUMPU PAKU Setiasih, Kenny; Yoresta, Fengky Satria
Journal of Infrastructural in Civil Engineering Vol 4, No 01 (2023): Volume 04, Issue 01, Januari 2023
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v4i01.2423

Abstract

Salah satu parameter yang menentukan dalam perencanaan sambungan kayu adalah kuat leleh lentur dan kuat tumpu alat sambung paku. Penelitian ini bertujuan menentukan nilai kuat leleh lentur (bending yield strength/Fyb) serta kuat tumpu paku beton dan paku kayu. Pengujian kuat leleh lentur paku dilakukan dengan metode three point loading menggunakan universal testing machine (UTM). Sedangkan pengujian kuat tumpu paku dilakukan terhadap dua jenis kayu, yaitu kayu keruing dan kayu meranti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tumpu paku meningkat seiring dengan peningkatan berat jenis kayu dan dipengaruhi oleh diameter dan jenis paku. Semakin besar diameter paku maka semakin menurunkan nilai kekuatan tumpu paku. Kayu keruing memiliki nilai kuat tumpu paku tertinggi (434 kg/cm2) dan terendah terdapat pada kayu meranti yaitu 356 kg/cm2. Selain itu, berdasarkan nilai Fyb yang diperoleh dapat diketahui bahwa paku yang digunakan dalam penelitian ini memiliki kuat lentur lebih tinggi dari nilai Fyb yang disyaratkan SNI 7973:2013. Terdapat kecenderungan bahwa semakin besar diameter paku maka nilai Fyb semakin rendah. Nilai Fyb terendah terdapat pada paku kayu dengan diameter 0,42 cm yaitu sebesar 7563 kg/cm2 dan Fyb tertinggi terdapat pada jenis paku beton putih dengan diameter 0,34 cm yaitu sebesar 14716 kg/cm2.