cover
Contact Name
ARNIZA FITRI
Contact Email
arniza@teknokrat.ac.id
Phone
+6282181027220
Journal Mail Official
arniza@teknokrat.ac.id
Editorial Address
Jl. Zainal Abidin Pagaralam, No.9-11, Labuhan Ratu, Bandarlampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Journal of Infrastructural in Civil Engineering (JICE)
ISSN : -     EISSN : 27747239     DOI : 10.33365/jice
Core Subject : Engineering,
This journal aims to facilitate and promote the dissemination of scholarly information on research and development in the field of Civil Engineering including Hydraulic, Structures, Transportation and Construction of Management. The articles published in this journal can be the result of research, conceptual thinking, ideas, innovations, best practices, and review articles.
Articles 56 Documents
KARAKTERISTIK ALIRAN DAN DEBIT BANJIR PADA BEBERAPA SUNGAI DI INDONESIA: KAJIAN LITERATUR DESTIANA SAFITRI
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 02 (2021): VOLUME 02, NO 02, JULI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.266 KB) | DOI: 10.33365/jice.v2i02.1322

Abstract

Banjir adalah suatu bencana alam yang sejak dahulu sering terjadi di Indonesia terutama pada saat musim penghujan mengingat banyak sekali daerah aliran sungai (DAS) di wilayah Indonesia. Informasi mengenai aliran dan debit banjir di sungai sangat penting sebagai pengetahuan kepada masyarakat sekitar daerah sungai yang dapat digunakan sebagai referensi atau data untuk tindakan penanggulangan banjir oleh pihak terkait. Pada literatur ini, karakteristik aliran dan debit sungai di beberapa sungai di Indonesia diantaranya Sungai Sario, Sungai Talawaan dan Sungai Kawangkoan akan dibahas. Berdasarkan tiga sungai tersebut, dapat disimpulkan bahwa besarnya debit banjir dipengaruhi oleh letak geografi sungai, topografi dan cross section masing-masing sungai, curah hujan harian maksimum yang terjadi pada daerah aliran sungai (DAS), perubahan penggunaan lahan, bentuk profil sungai, dan elevasi sungai tersebut. Kata Kunci: Debit Banjir, Literatur, Tinggi Muka Air, Sungai di Indonesia.
KAJIAN NERACA AIR DAS WAY KANDIS UNTUK MERENCANAKAN ALOKASI AIR YANG BERKESINAMBUNGAN Lilik Ariyanto
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 02 (2021): VOLUME 02, NO 02, JULI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jice.v2i02.1297

Abstract

Pertumbuhan penduduk di suatu wilayah akan berdampak pada semakin meningkatnya kebutuhan akan air, baik untuk memenuhi keperluan sehari-hari maupun untuk keperluan aktivitas di bidang pertanian, perikanan dan industri. Untuk dapat memenuhi seluruh kebutuhan akan air, biasanya akan memanfaatkan air permukaan dan air di bawah permukaan tanah. Di setiap daerah temasuk di Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Kandis memiliki potensi air permukaan yang mengalir di Sungai Way Kandis yang berasal dari daerah tangkapan hujan di sekitarnya yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pemenuhan kebutuhan air untuk keperluan masyarakat di sekitarnya. Penelitian ini akan menghitung besarnya kebutuhan air untuk keperluan penduduk, pertanian dan industri serta menghitung jumlah ketersediaan air di DAS Way Kandis sehingga dapat diketahui kondisi neraca/keseimbangan air pada DAS Way Kandis. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan diketahui bahwa kebutuhan air rata-rata untuk penduduk, pertanian dan industri sebesar 4.06 m3 /s sedangkan dengan menggunakan metode NRECA diketahui ketersediaan air rata-rata sebesar 14.08 m3 /s. Berdasarkan besaran kebutuhan air dan ketersediaan air di DAS Way Kandis, maka diketahui bahwa kondisi DAS Way kandis surplus ketersediaan air rata-rata sebesar 10.02 m3 /s yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan irigasi dan industry serta sebagai cadangan air untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang akan semakin berkembang di masa yang akan datang.
STUDI HIDRO OSEANOGRAFI PANTAI SEBALANG KECAMATAN KATIBUNG KABOATEN LAMPUNG SELATAN Arbianto Prasetyo; Dian Pratiwi
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 02 (2021): VOLUME 02, NO 02, JULI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.982 KB) | DOI: 10.33365/jice.v2i02.1306

Abstract

Wilayah Pesisir Sebalang atau yang lebih dikenal dengan pantai sebalang mempunyai potensi pengembangan dalam hal pariwisata, ekonomi dan industri. Hal ini dapat terlihat dari aktivitas ekonomi penduduk setempat yaitu sebagai nelayan, tempat pariwisata yaitu pantai Sebalang dan PLTU Sebalang. Studi mengenai Hidro oseanografi pada Wilayah Sebalang sangat diperlukan sebagai acuan dari pertimbangan dalam pengembangan wilayah Sebalang. Penelilian ini bertujuan menganalisis pola angin pada BMKG Panjang dan BMKG Branti, kemudian dianalisis data angin pada BMKG Panjang dan BMKG Branti selama 10 tahun pencatatan (tahun 2011-2020) menjadi data gelombang terhitung di Pantai Sebalang. Selanjutnya melakukan analisis gelombang ekstrim dengan kala ulang 2, 5, 10, 25, 50 dan 100 tahun yang terjadi pada Pantai Sebalang. Studi ini dilakukan sebagai bahan rekomendasi untuk pengembangan wilayah sebalang berdasarkan gelombang terhitung yang terjadi. Berdasarkan hasil analisis terdapat ketidaksesuaian antara pola angin pada BMKG Panjang dan BMKG Branti. Akan tetapi data angin dari BMKG Panjang dan Branti dapat digunakan dalam penentuan gelombang terhitung karena nilai selisih antara gelombang terhitung di Pntai sebalang berdasarkan Data Angin di BMKG panjang dan BMKG Branti sangat kecil, yaitu 0,07 meter. Selanjutnya dalam analisis gelombang ekstrim untuk kala ulang 2, 5, 10, 25, 50 dan 100 tahun, metode yang memenuhi yaitu metode Fisher Pippet Type I.Kata Kunci: Pantai Sebalang, Pola Angin, Gelombang Terhitung, Gelombang Ekstrim.
ANALISA PENAMBAHAN BOTTOM ASH TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON Sari Utama Dewi; Febri Prasetyo
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 02 (2021): VOLUME 02, NO 02, JULI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.977 KB) | DOI: 10.33365/jice.v2i02.1307

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan kontruksi yang telah banyak digunakan untuk bangunan gedung, jembatan, jalan, dan lain lain. Beton mempunyai peranan sangat penting untuk kontruksi karena mampu menahan gaya tekan dengan baik. Pemakaian beton sudah populer, pada perkembangannya beton dicampuri dengan beberapa bahan tambahan baik berupa bahan kimia maupun non kimia di antaranya, abu Ampas tebu (AAT), Fly Ash, Bottom Ash dan polimer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tambahan limbah batu bara (bottom ash) terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton, dengan beberapa variasi tambahan. Pengambilan data atau pengujian sample dilakukan dilaboratorium Universitas Muhammadiyah Metro dengan metode SK SNI.T-15 -1990 – 03. Dari hasil penelitian yang sudah lakukan, penambahan bottom ash yang ideal adalah pada persentase 0.09% karena memiliki kuat tekan dan berat beton yang sesuai rencana. Kuat tekan maksimum yang dapat dicapai dari semua komposisi campuran yang digunakan terdapat pada penambahan bottom ash sebesar 0.09% pada umur 28 hari dengan nilai kuat tekan 292.144 Kg/
KINERJA STRUKTUR GEDUNG AKIBAT PERUBAHAN ARAH SUMBU PROFIL KOLOM BAJA Muhammad Ridwan
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Vol 2, No 02 (2021): VOLUME 02, NO 02, JULI 2021
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.153 KB) | DOI: 10.33365/jice.v2i02.1309

Abstract

Ketepatan penempatan arah sisi lemah dan kuat dari profil kolom baja pada struktur bangunan gedung tentu sangat berpengaruh terhadap performa dari struktur bangunan tersebut. Apalagi jika bangunan memiliki bentang yang berbeda pada arah x dan y bangunan, dimana sisi lemah akan mengarah pada bentang panjang dan sisi kuat mengarah pada bentang pendek. Hal ini dimungkinkan terjadi pada bangunan yang sudah terbangun, apalagi bangunan tersebut berada pada wilayah yang rawan terhadap gaya gempa. Maka pada bangunan ini perlu dilakukan re-evaluasi kinerja seismik terhadap struktur bangunan tersebut, terutama bangunan yang berfungsi untuk umum seperti rumah sakit. Dengan mengumpulkan data dari sebuah rumah sakit di kota Bukittinggi dan dengan menggunakan Finite Elemen software dan analisis pushover serta memberikan gaya lateral static dengan faktor pengali sacara bertahap sampai titik acuan struktur mengalami perpindahan (displacement) tertentu, maka dapat dilihat kinerja bangunan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya geser maksimal yang terjadi hingga gedung mengalami keruntuhan untuk arah X adalah 2386.5141 ton dengan displacement (perpindahan) 288.821 mm. Sedangkan untuk arah Y adalah 3118.081 ton dengan displacement (perpindahan) 19.355 mm. Berdasarkan hasil analisis ragam spektrum respons terhadap level kinerja struktur gedung sesuai Applied Technology Council-40 (ATC-40), pada arah X menunjukan bahwa Gedung Rumah Sakit tersebut termasuk dalam kategori level Life Safety, sedangkan pada arah Y menunjukan bahwa Gedung Rumah Sakit termasuk dalam kategori level Immediate Occupancy.
ANALISIS KARAKTERISTIK ALIRAN SUNGAI PADA SUNGAI CIMADUR, PROVINSI BANTEN DENGAN MENGGUNAKAN HEC-RAS Adelia Agustina; Bertarina Bertarina; kastamto kastamto
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Volume 03, Issue 01, January 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.72 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i01.1768

Abstract

DAS Cimadur merupakan salah satu DAS yang berada di wilayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. DAS Cimadur mengalami masalah banjir sejak beberapa tahun yang lalu terutama disekitar sungai Cimadur. Salah satu permasalahan banjir terbesar terjadi pada tahun 2019 yang mengakibatkan terendamnya sebagian daerah perkampungan, pendangkalan dasar sungai, dan rusaknya infrastruktur keairan. Dalam rangka penanganan masalah banjir di sungai Cimadur tersebut, maka diperlukan adanya kajian terlebih dahulu mengenai karakteristik aliran sungai. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik aliran sungai di bagian hilir sungai Cimadur, dengan cara menghitung debit banjir di DAS sungai Cimadur untuk kala ulang 5, 10, 25, dan 50 tahun dan mesimulasikan karakteristik aliran di sungai Cimadur dengan menggunakan program HEC-RAS 4.1. Berdasarkan perhitungan debit, debit banjir untuk kala ulang 5, 10, 25, dan 50 tahun adalah 281,8140 m3/dtk, 352,8301 m3/dtk, 459,6876 m3/dtk, 553,1754 m3/dtk. Berdasarkan simulasi HEC-RAS, aliran sungai pada profil sungai yang lurus memiliki kecepatan aliran lebih besar dibagian tengah section melintangnya dibandingkan dengan bagian kanan dan kiri dari section melintang sungai tersebut. Namun, kecepatan yang hampir sama besar pada bagian tengah dan kanan section melintang sungai diperlihatkan pada profil sungai yang membelok kearah kiri.
KAJIAN SISTEM OPERASIONAL KERETA API RUTE PADANG -PARIAMAN UNTUK MENDUKUNG SEKTOR PARIWISATA SUMATERA BARAT Anggun Pratiwi JF; Angelalia Roza
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Volume 03, Issue 01, January 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.311 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i01.1795

Abstract

Pemerintah daerah kota Padang dan Pariaman berupaya keras dalam meningkatkan dan mengembangkan pariwisata, salah satunya di perlukan dukungan sarana dan prasarana transportasi pariwisata yaitu transportasi kereta api yang banyak digemari oleh masyarakat. Rute ini menjadi pendukung dalam sektor pariwisata karena stasiun pemberhentian berada dekat kawasan pantai sehingga memudahkan masyarakat untuk menuju objek wisata pantai sekitar daerah Pariaman. Jumlah penumpang KA Sibinuang 28% persen berumur dibawah 21 tahun dengan jenis kelamin wanita 53%. Jenis pekerjaan penumpang KA Sibinuang paling banyak adalah wiraswasta dengan tujuan terbesarnya adalah berwisata sebanyak 58% yang lainnya adalah untuk bekerja, sekolah, bedangan dan lain-lain. Kajian sistem operasional KA Sibinuang meliputi waktu tempuh, waktu henti, tundaan dan load factor. Melalui t-test,  waktu tempuh seluruh total perjalanan kereta api Sibinuang masih dalam batas penerimaan karena nilai t hitung < t tabel dan waktu tunda keberangkatan dan kedatangan masih dalam batas wajar yaitu 3–12 menit. Nilai load factoratau kapasitas muat penumpang sebesar 83,93% perbulan dalam 1 tahun. Berdasarkan analisis uji validilitas dan uji reliabilitas pada tingkat kepuasan kinerja (performance) dan kepentingan (importance) menggunakan metoda Importance Performance Analysis (IPA). Dari analisis diperoleh hasil valid dan reliabel pada seluruh item kuisioner yang disebarkan. Pada diagram kartesius metode IPA didapatkan hasil sebesar 97% (sangat memuaskan). Maka dapat diperoleh hasil bahwa KA Sibinuang rute Padang-Pariaman sudah memenuhi standarisasi operasional perkeretaapian di Indonesia dan dengan peforma yang sangat memuaskan untuk mendukung sektor pariwisata pada daerah Sumatera Barat terutama daerah Pariaman.
ANALISA DESKRIPTIF PENGELOMPOKAN DATA KONSENTRASI PM2,5 BERDASARKAN HARI PADA TITIK PEMANTAUAN BUNDARAN HI JAKARTA UNTUK DATA FEBRUARI-OKTOBER 2021 Nelvidawati Nelvidawati
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Volume 03, Issue 01, January 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.252 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i01.1864

Abstract

The very high flow of vehicles passing through Bundaran HI has resulted in a decrease in air quality in this area. PM2,5 is one of the pollutant substances produced from vehicle fumes that can be harmful to health. The number of vehicles that pass through this area depends on the presence of office and business activities. The purpose of this study was to determine the pattern of distribution of PM2.5 concentration data by day and how much data did not exceed the quality standard. The research was conducted by descriptive method. The results showed that the pattern of distribution of PM2.5 data which was below the quality standard occurred in February to mid-April 2021 and early June to early July. This is due to the PSBB and PPKM that apply in the city of Jakarta. When the regulation was revoked, the concentration of PM2.5 was more dominant above the quality standard. If the data is grouped by day, the percentage of PM2.5 concentration data that does not pass the quality standard is Monday 43.59%, Tuesday 35.89%, Wednesday 38.46%, Thursday 41.02%, Friday 41.03%, Saturday 56 .41%, Sunday 41.02%..
ALOKASI AIR DAS SEKAMPUNG SEBAGAI UPAYA PENGELOLAAN SUMBER DAYA AIR BERKELANJUTAN Lilik Ariyanto
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Volume 03, Issue 01, January 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.912 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i01.1483

Abstract

ABSTRAKSemakin berkembangnya suatu wilayah selalu ditandai dengan pertambahan jumlah penduduk, pertumbuhan kegiatan ekonomi dan industri serta meningkatnya kapasitas pemenuhan kebutuhan air terlebih untuk daerah dengan pemanfaatan lahan sebagai daerah Irigasi yang juga merupakan salah satu kawasan lumbung pangan sebagai penyangga daerah di sekitarnya. DAS Sekampung merupakan salah satu DAS utama di Provinsi Lampung yang masuk ke dalam Wilayah Sungai Seputih-Sekampung yang dikategorikan sebagai Wilayah Sungai strategis nasional yang memiliki potensi ketersediaan air yang besar sekaligus dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan air Irigasi pada Daerah Irigasi Sekampung Sistem seluas 55.373 Ha. Dengan ketersediaan air yang ada maka perlu diperhitungkan dan direncanakan pengalokasian air agar dapat memenuhi kebutuhan air untuk daerah di sekitarnya. Untuk mengetahui besaran kebutuhan air, maka diperlukan analisis data dan proyeksi perhitungan kebutuhan air yang terdiri dari kebutuhan air penduduk, ternak, industri, pemeliharaan sungai dan kebutuhan air Irigasi. Sedangkan potensi ketersediaan air dapat diperkirakan dengan pendekatan empiris menggunakan pengalihragaman hujan menjadi aliran sebagai control dari analisis data pengamatan tinggi mukaair pada bangunan pengambilan yang ada di sepanjang Sungai Way Sekampung. Berdasarkan analisis data dan perhitungan alokasi air diketahui bahwa untuk DAS Sekampung tingkat ketersediaan air rata-rata sebesar 26.73 m3/detik sedangkan kebutuhan air rata-rata sebesar 19.26 m3/detik, sehingga kondisi neraca air dapat dikategorikan surplus untuk dapat dilaksanakan pengalokasian air untuk memenuhi kebutuhan air yang ada.Kata kunci: Neraca Air, Alokasi, DAS Sekampung
STUDI PENYUSUNAN DATA BASE TRANSPORTASI DARAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU Wilton Wahab; Afrizal Putra Prices; Angelalia Roza
JICE (Journal of Infrastructural in Civil Engineering) Volume 03, Issue 01, January 2022
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.244 KB) | DOI: 10.33365/jice.v3i01.1868

Abstract

Kabupaten Indragiri Hulu merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Riau yang saat ini memiliki perkembangan sangat pesat terdiri dari lahan pertanian, industri dan penduduk beserta transportasinya. Akibat perkembangan penduduk dan transportasi maka akan membutuhkan angkutan umum sebagai penunjang perkembangan tersebut. Tujuan dari penelitian ini unuk mengetahui demand angkutan perdesaan dan menganalisis jumlah kebutuhan armada pelayanan serta merekomendasi sistem penyelenggaaraan Angkutan Perdesaan. Hasil dari penelitian ini yaitu Untuk pengeluaran BOK + PPN 10% per km keseluruhan trayek pada alternatif 1 sebesar Rp1.829.704.867,- dan pada alternatif 2 yaitu Rp 2.049.580.512,-. Untuk pendapatan yang didapat pada keseluruhan trayek per km yaitu sebesar Rp 3.739.060.000,-. Kemudian untuk keuntungan yang didapat pada alternatif 1 yaitu Rp 1.909.355.133,- dan kentungan yang didapat pada alternatif 2 yaitu Rp 1.689.479.487,-.