Journal of Maritime Empowerment
Artikel yang dimuat meliputi HASIL-HASIL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT yang berhubungan dengan pendidikan maritim, kelautan dan perikanan, sosial dan politik kemaritiman, ekonomi dan manajemen maritim, serta teknik dan industri maritim yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh dewan editor.
Articles
136 Documents
PEMANFAATAN MEDIA ONLINE DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN KELUARGA BAGI IBU RUMAH TANGGA DI KIJANG KOTA KABUPATEN BINTAN
Lia Suprihartini;
Roni Kurniawan
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 2 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v2i2.2403
Jenis kegiatan pengabdian ini adalah penyuluhan yang dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktek dalam memanfaatkan media online, seperti bagaimana memanfaatkan berbagai market place untuk kegiatan e-commerce, membuat video bloger, serta memahami kegiatan trading pasar saham. Selain beruba penyuluhan kegiatan ini juga mencakup pendampingan kepada para ibu-ibu rumah tangga di daerah Kijang Kota Kabupaten Bintan agar dapat mempraktekkan ilmu yang mereka dapatkan secara langsung dengan cara membuka dan mendaftarkan toko online mereka pada salah satu Market Place. Kegiatan ini berlangsung sampai pada akhir bulan Oktober 2019. Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan yaitu agar para Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Kijang Kota dapat memahami dan mengetahui bagaimana pemanfaatan Media Online misalnya dalam pemasaran e-commerce, bagaimana memahami e-comerce yang baik dalam memasarkan barang melalui media internet, misal melalui social media, bagaimana membuat akun dagang di Situs E-Commerce seperti di Shoope, Bukalapak, Lazada dan situs E-Comerce lainnya, serta mengenal dan memahami pasar saham (Trading) menuangkan ide bisnis dalam media online, yang dapat mereka manfaatkan sebagai Solusi dalam meningkatkan Perekonomian Keluarga
SOSIALISASI PEMBENTUKAN KOPERASI NELAYAN KABUPATEN BINTAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Myrna Sofia;
Inge Lengga Sari Munthe;
Abdul Jalal
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 2 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v2i2.2404
Kesejahteraan nelayan masih perlu memperoleh perhatian yang sangat serius oleh berbagai pihak, hal ini dikarenakan pendapatan nelayan yang tidak menentu. Karena kegiatan melaut sangat tergantung pada cuaca dan bulan. Begitu juga jika cuaca yang tidak bagus hal ini sangat mempengaruhi pendapatan nelayan. Jadi jika pada suatu waktu nelayan tidak melaut maka nelayan tidak akan memperoleh penghasilan sementara kebutuhan sehari-hari harus dipenuhi oleh nelayan tersebut. Adanya suatu wadah atau fasilitas yang bisa memberikan solusi terhadap kesulitan yang dihadapi oleh nelayan tersebut.adalah dengan memberikan motivasi akan pentingnya koperasi dan prosedur pembentukan koperasi untuk para nelayan. Atas dasar tersebut perlu dilakukan sosialisasi tentang bagaimana cara prosedur pembentukan koperasi dan memotivasi nelayan serta menjelaskan manfaat koperasi bagi nelayan. Karena melalui koperasi akan meningkatkan skill baik dalam manajemen keuangan keluarga maupun melakukan kegiatan yang bermanfaat jika nelayan tidak melaut. Kegiatan ini dilaksanakan di desa Kawal Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau tepatnya di RW 001. Sebagian besar pesertanya adalah anggota koperasi Risal Mandiri dan beberapa nelayan lain yang belum bergabung menjadi anggota koperasi. Hasil dari kegiatn ini adalah antusias nelayan sangat baik terkait prosedur pendirian koperasi dimana koperasi risal mandiri belum berbadan hokum karena ada beberapa syarat administrsi yang belum dipenuhi. Dan partisipan juga menanyakan terkait iuran anggota koperasi jika masuk menjadi anggota disuatu koperasi.
PEMANFAATAN E-GOVERNMENT DI DALAM PROFESIONALISME KERJA TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS KINERJA APARATUR DESA TEMBELING TELUK BINTAN KABUPATEN BINTAN
Nurhasanah;
Risdy Absari Indah Pratiwi
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 2 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v2i2.2405
Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan E-government di dalam profesionalisme kerja terjadap peningkatan kualitas kinerja aparatur Desa Tembeling di Teluk Bintan. Dengan adanya pengabdian ini diharapkan menjadi tolak ukur sebagaimana E-Government ini tidak hanya menjadi tanggung jawab dari pemerintah saja, masyarakat umum dapat membantu pemerintah dalam hal mengumpulkan data dan mengorganisirnya Di Tembeling sudah ada layanan ini dengan sistem Simdes Desa. Aplikasi â€ÂÂSIMDES†ini merupakan program aplikasi komputer yang berbasis desktop dan sangat bermanfaat untuk warga Tembeling bahkan, dengan layanan ini Pemerintah desa juga lebih mudah mencatat data kependudukan mulai informasi Kartu Keluarga, Kematian warga, Kelahiran dan Surat pengantar. Dengan memanfaat aplikasi SIMDES, bisa mempermudah dan mempercepat proses mencatat dan mengolah informasi data kependudukan dan mempermudah mengolah informasi baik data warga yang baik atau yang masuk.
PELATIHAN ASPEK MARKETING MIX UNTUK USAHA KERAJINAN TANGAN DALAM PEMANFAATAN POTENSI ALAM BINTAN DI KECAMATAN BINTAN UTARA
Iranita Iranita;
Kiki Wulandari
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 3 No 2 (2021): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v3i2.3496
Untuk menciptakan ekonomi kreatif dibutuhkan kerjasama oleh seluruh pihak baik pemerintah, para intelektual dan dunia pengusaha. Pemerintah bertugas menetapkan regulasi yang berkaitan dengan ekonomi kreatif dan memberikan ruang kepada masyarakat untuk menggali kreatifitas masyarakat yang bisa bersumber dari nilai budaya daerah masing-masing. Salah satu lini bisnis di Indonesia yang memiliki perkembangan cukup baik adalah bisnis kerajinan tangan. Hal ini dikarenakan kekayaan alam yang berlimpah terutama hasil laut di Indonesia, sehingga banyak produk dibuat kerajinan tangan dengan pemanfaatan limbah hasil laut. Inilah yang kemudian mendorong banyak pihak untuk mencoba peluang bisnis yang satu ini. Salah satu nya adalah Kelurahan Tanjung Uban Utara Kecamatan Bintan Utara Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. Cukup beragam produk kerajinan tangan yang dihasilkan terutama Kelurahan Tanjung Uban Utara. Usaha ekonomi masyarakat itu yang memiliki potensi untuk dipasarkan dan dikembangkan dengan manajemen pemasaran yang lebih luas. Bentuk yang ada sudah bagus, dan perlu ditingkatkan lagi khususnya yang menyangkut produk, harga, promosi dan distribusinya. Desain kerajinan tangan masyarakat cukup menarik dan perlu ditingkatkan penjualan di pasar, baik pasar lokal maupun potensi pasar luar negeri, sehingga potensi pasar semakin luas. Strategi yang diterapkan untuk memasuki pasar adalah bauran pemasaran (marketing mix), bagaimana produk bisa memiliki keunggulan bersaing dan diminati konsumen.
CERDAS BERPOLITIK: LITERASI MEDIA ANTI HOAX KELURAHAN DOMPAK KECAMATAN BUKIT BESTARI KOTA TANJUNGPINANG
Novi Winarti;
Nanik Rachmawati;
Ardi Putra
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 3 No 2 (2021): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v3i2.3497
Saat ini hampir semua lapisan masyarakat menggunakan literasi media, khususnya media digital. Dengan partisipasi politik masyarakat Dompak yang tinggi, harus diselaraskan dengan pengetahuan dan kecerdasan penggunaan media. Oleh karena itu melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, wawancara awal kepada Aparat Kelurahan Dompak. Tahap kedua yakni pemberian buku saku kepada masyarakat Kelurahan Dompak, melalui pihak Kelurahan. Ketiga, dilakukan pendampingan terhadap masyarakat.Respon masyarakat Kelurahan Dompak sangat positif dengan dibagikannya buku saku dan pendampingan yang dilaksanakan, sehingga masyarakat mampu melawan hoax di dalam politik dengan literasi media. Pada akhirnya, apa yang menjadi hal yang salah selama ini dalam melaksanakan proses demokratisasi, yakni adanya berita-berita
SOSIALISASI FORMULASI PENYESUAIAN TARIF DAN PENERAPANNYA BAGI PEMEGANG KUASA USAHA KETENAGALISTRIKAN (PKUK)
Muhammad Mujahidin;
Firmansyah Kusasi
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 3 No 2 (2021): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v3i2.3498
Listrik merupakan salah satu komoditi strategis dalam perekonomian Indonesia karena selain digunakan secara luas oleh masyarakat terutama untuk keperluan penerangan, listrik juga merupakan salah satu sumber energi utama bagi sektor industri. Oleh karena itu, Pemerintah menaruh perhatian yang cukup besar terhadap harga penjualan listrik kepada konsumen, mengingat perubahan harga. listrik akan mempunyai dampak yang cukup signifikan terhadap kenaikan harga-harga umum, yang pada gilirannya akan berpengaruh juga terhadap perekonomian secara makro. Salah satu faktor yang menentukan tingkat harga penjualan listrik adalah biaya penyediaan tenaga listrik, pertumbuhan listrik di Indonesia cukup tinggi dan rasio elektrifikasi masih rendah atau masih banyak daerah yang belum mendapat aliran listrik maka perlu pendanaan yang cukup besar yang akan dipergunakan untuk mempertahankan suplai listrik di masyarakat dan menambah usaha melistriki daerah yang belum mendapatkan listrik, metodologi teknis yang diterapkan, mobilisasi & konsolidasi tim, penyusunan rencana kegiatan serta pengumpulan data referensi. Capaian/target, mengetahui komponen-komponen biaya yang mempengaruhi besaran tarif tenaga listrik, membuat suatu Kajian Formulasi Penyesuaian dan Penerapannya bagi Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya kajian formulasi penyesuaian tarif dan penerapannya bagi PKUK, Manfaat kegiatan ini adalah sebagai acuan dalam menetapkan kebijakan tarif dan penerapannya bagi PKUK. Sedangkan dampak dari kegiatan ini adalah terselenggaranya usaha penyediaan tenaga listrik oleh PKUK, Sebagai tindak-lanjut terhadap Kerangka Acuan Kerja pekerjaan Kajian Formulasi Penyesuaian Tarif dan Penerapannya Bagi Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan (PKUK) yang diselenggarakan oleh Departeman Energi dan Sumber Daya Mineral c.q Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi.
PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE) TERHADAP KINERJA NELAYAN DALAM MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR-KABUPATEN BINTAN
Nurhasanah Nurhasanah;
Abdul Jalal
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 3 No 2 (2021): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v3i2.3499
Peningkatan kreativitas masyarakat dengan pelatihan-pelatihan. Pemberian bantuan KUBE tanpa dilengkapi dengan kreatifitas hanya akan membuat usaha yang diharapkan berkembang menjadi macet ditengah jalan. Pengembangan usaha bukan hanya bermodal aset tetapi juga memerlukan modal keterampilan dan kreatifitas untuk dapat mengantisipasi berbagai kendala yang akan datang ditengah usaha sedang berjalan. Memperbaiki pelaksanaan KUBE. Program pemerintah yang dimulai dengan top-down seringkali hasilnya tidak optimal karena memaksakan suatu keadaan untuk diterima oleh masyarakat yang menerima bantuan. Lebih baikmengembangkan program yang dimulai dengan bottom-up sehingga bantuan yang diberikan sesuai dengan yang diharapkan. Dalam program KUBE dilaksanakan dengan cara top-down sehingga peralatan yang diberikan sebagai bantuan tidak dapat dimanfaatkan dengan optimal, karena peralatan tidak sesuai dengan skala usaha yang sedang berjalan atau dirintis. Meningkatkan monitoring pelaksanaan program. Walaupun selama ini telah ada pendampingan namun tidak semua KUBE memperoleh pendampingan yang cukup. Karena merasa tidak diawasi maka perkembangan beberapa KUBE menjadi tidak baik atau tidak berkembang. Selain itu, para pendamping sebaiknya memiliki keterampilan khusus dan merupakan pegawai dinas bukan relawan sehingga mampu membantu perkembangan KUBE dan bertanggung jawab atas tugas yang dijalankannya.
TRANSPLANTASI KARANG SEBAGAI UPAYA KONSERVASI TERUMBU KARANG DI KAMPUNG BARU, LAGOI, BINTAN
Dedy Kurniawan;
Risandi Dwirama Putra;
Susiana Susiana;
Jumsurizal Jumsurizal;
Try Febrianto;
Dwi Septiani Putri;
Hasnarika Hasnarika;
M Ramlan
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 3 No 2 (2021): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v3i2.3500
Ekosistem terumbu karang merupakan ekosistem yang rentan terhadap kerusakan. Berbagai aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan dan perubahan iklim global telah menyebabkan kondisi ekosistem terumbu karang mengalami kerusakan, sehingga kondisi tutupan karang hidup yang baik semakin menurun, sementara yang mengalami kerusakan semakin meningkat. Untuk menjaga kondisi dan kelestarian ekosistem terumbu karang di Perairan Desa Sebong Lagoi agar tidak menurun, maka diperlukan suatu upaya konservasi terumbu karang. Salah satu upaya konservasi yang dapat dilakukan yaitu kegiatan transplantasi karang. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah diharapkan kelompok masyarakat Kampung Baru, Desa Sebong Lagoi mampu melakukan kegiatan transplantasi karang, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga perawatan. Kegiatan yang dilakukan yaitu memberikan pengenalan dan pelatihan kegiatan tranplantasi karang kepada kelompok masyarakat Kampung Baru, Desa Sebong Lagoi mulai dari kegiatan persiapan dalam memilih lokasi dan peralatan yang dibutuhkan, pelaksanaan kegiatan transplantasi yaitu pemilihan induk dan metode transplantasi karang, serta pendampingan sehingga mampu mengaplikasikan kegiatan transplantasi dan perawatan transplantasi karang. Kegiatan ini mendapat respon positif dan antusias dari Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokdarwis) dan masyarakat Kampung Baru Desa Sebong Lagoi terkait kegiatan pengabdian tersebut, serta kegiatan pengabdian dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan secara tatap muka dengan masyarakat, namun dengan memperhatikan protokol Covid-19.
PELATIHAN PENGGUNAAN SISTEM INFOMASI AKUNTANSI DALAM PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM
Asmaul Husna;
Hadli Lidya Rikayana
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 2 No 2 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v2i2.3508
Pulau Penyengat merupakan salah satu pulau yang memiliki objek wisata sejarah di Kota Tanjungpinang. Sebagai tempat destinasi wisata yang terkenal, masyarakat pulau ini tidak menyia-nyiakan peluang usaha untuk menompang perekonomian mereka. Meskipun banyak masyarakat yang melakukan wirausaha dalam bentuk UMKM, masih sedikit dari mereka yang melakukan pencatatan transaksi. Hal ini disebabkan karena masih minimnya pengetahuan mereka tentang pencatatan dan manfaat dari pencatatan tersebut. Apalagi penggunaan sistem informasi dalam membuat laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: 1) Memberikan pemahaman tentang manfaat pencatatan bagi pelaku UMKM. 2) Memberikan edukasi tentang pencatatan transaksi berbasis teknologi informasi bagi pelaku UMKM. 3) Meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM dalam mengembangkan sistem informasi akuntansi berbasis teknologi informasi. 4) Meningkatkan kecepatan menghasilkan laporan keuangan. 5) Menghasilkan pengusaha UMKM yang memahami pencatatan transakasi sederhana dan pengelolaan keuangan dari aktivitas bisnis yang dijalankan. Lokasi kegiatan pengabdian ini adala Pulau Penyengat. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini merupakan penelitian dengan menggunakan teknik observasi, diskusi pendekatan kemasyarakatan, survei dan wawancara sesuai dengan tahapan kegiatan yang dilakukan. Hasil dari pengabdian ini adalah 1) Pelaku usaha belum membuat laporan keuangan sebagai pencatatan usaha mereka. 2) Masyarakat Penyengat sangat antusias dalam mengikuti Pelatihan Penggunaan Sistem Infomasi Akuntansi Dalam Pembuatan Laporan Keuangan UMKM. 3) Dengan adanya pengabdian ini mendorong pelaku UMKM membuat laporan keuangan sehingga dapat menggembangkan usahanya.
PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DAN MANAJEMEN PEMASARAN PADA USAHA RUMAHAN
Inge Lengga Sari Munthe;
Rizki Yuli Sari
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 3 No 1 (2020): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31629/jme.v3i1.3509
Tujuan kegiatan ini agar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mitra tentang klasifikasi biaya dan perhitungan harga pokokproduksi serta manajemen pemasaran. Pelaku bisnis ada di bidang produksi maupun non produksi, di bidang produksi berarti pelaku bisnis membuat produk atau barang dari bahan mentah menjadi barang jadi, sedangkan di bidang non produksi pelaku bisnis menawarkan jasa. Peluang usaha rumahan yang banyak dilakukan antara lain usaha kuliner, usaha laundry dan usaha salon. Usaha rumahan membutuhkan modal baik itu modal materi atau pun non materi. Metode pengabdian ini dilakukan dengan cara sosialisasi . Tim membantu melakukan perhitungan harga pokok produksi untuk menentukan harga produk dengan cara mengklasifikasi biaya ke dalam biaya produksi dan biaya non produksi dan mensosialisasikan metode pemasaran produk. Setelah diberikan pelatihan para peserta mengakui mereka memiliki kemampuan dan keterampilan yang memadai dalam membuat pencatatan perhitungan biaya produksi. Para peserta berupaya akan melakukan pencatatan untuk setiap aktivitas produksi yang mereka lakukan. Dalam hal lain, para peserta mendapatkan kemampuan lain yaitu membuat kegiatan promosi produk yang bersifat penjualan online di media sosial. Upaya tersebut memberikan manfaat perluasan jangkauan promosi produk yang harapannya dapat meningkatkan penjualan produk.