cover
Contact Name
Jumsurizal
Contact Email
jme@umrah.ac.id
Phone
+6285272357877
Journal Mail Official
jme@umrah.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Dompak, Tanjungpinang Kepulauan Riau
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Journal of Maritime Empowerment
ISSN : -     EISSN : 26569981     DOI : https://doi.org/10.31629/jme
Artikel yang dimuat meliputi HASIL-HASIL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT yang berhubungan dengan pendidikan maritim, kelautan dan perikanan, sosial dan politik kemaritiman, ekonomi dan manajemen maritim, serta teknik dan industri maritim yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh dewan editor.
Articles 136 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS OBSERVASI SAMPAH DI MANGROVE DOMPAK Idris, Fadhliyah; Hidayati, Jelita Rahma; Hayaty, Nurul; Koenawan, Chandra Joei; Yandri, Falmi; Kurniawan, Rika; Nugraha, Aditya Hikmat; Sadam, Sadam; Aditianda, Said Rully; Anjani, Poppy Yulia; Aulia, Hillyatul; Arifatin, Ilil; Achmadiyah, Soneta
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7700

Abstract

Permasalahan sampah laut di kawasan pesisir, termasuk ekosistem mangrove di Dompak, semakin memprihatinkan dengan dominasi sampah plastik dan keberadaan mikroplastik. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah mendorong perlunya kegiatan sosialisasi yang terarah dan berbasis data lapangan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi pengelolaan sampah sekaligus melakukan observasi jenis sampah di ekosistem mangrove Dompak. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dengan pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman masyarakat, serta pengamatan langsung komposisi sampah ukuran makro dan mikro di lokasi penelitian. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara nilai pre test dan post test, sedangkan uji N-Gain menghasilkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah sebesar 66,67% pada kategori sedang. Observasi lapangan memperlihatkan bahwa sampah plastik mendominasi hingga 80% dari total komposisi sampah makro, sedangkan mikroplastik yang terdeteksi pada sedimen didominasi oleh tipe film sebesar 85%. Temuan ini mengindikasikan bahwa sosialisasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah, namun pencemaran plastik di ekosistem mangrove Dompak masih tinggi sehingga memerlukan tindak lanjut berupa aksi nyata dan penguatan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
FOCUS GROUP DISCUSSION DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS KOMUNITAS DI BANK SAMPAH BERKAH SEI JANG KOTA TANJUNGPINANG Kurnianingsih, Fitri; Syuzairi, Mohammad; Muzwardi, Ady
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7571

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Tanjungpinang menjadi tantangan serius bagi upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran, keterampilan, dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, Focus Group Discussion (FGD), dan pendampingan teknis kepada pengurus serta masyarakat di Bank Sampah Berkah, Kelurahan Sei Jang. FGD berfungsi untuk mengidentifikasi permasalahan utama, seperti keterbatasan fasilitas, rendahnya keterampilan teknis, dan lemahnya jaringan pemasaran produk daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam perilaku pemilahan sampah rumah tangga, penguatan kapasitas pengurus, dan munculnya inovasi produk berbasis daur ulang, seperti kompos dan kerajinan plastik. Kegiatan ini juga berhasil memperluas jejaring kemitraan antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha, yang menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan. Kesimpulannya, pendekatan partisipatif melalui FGD dan pendampingan berkelanjutan terbukti efektif dalam memperkuat pengelolaan sampah berbasis komunitas dan mendukung penerapan ekonomi sirkular di tingkat lokal. Model Bank Sampah Berkah Sei Jang diharapkan menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di wilayah perkotaan lainnya di Indonesia.
SOSIALISASI PENGENALAN  EMOSI BERBASIS FILM INSIDE OUT PADA SISWA SDN 010 BINTAN UTARA Irawan, Nina; Sari, Keysa Puspita; Mardani, Hesti Setyo; Rizqullah, Fikri Hassan; Ramadhan, Andry Hafiz; Putri, Nindy Monica; Anggriani, Desma Tri; Fatahurrazak, Fatahurrazak
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7677

Abstract

Siswa yang berada pada tahap peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, akan mengalami terjadinya perubahan signifikan dalam aspek fisik, psikologis, dan sosial-emosional. Untuk mengembangkan kematangan emosi, siswa dituntut untuk mengenali emosi, mengungkapkan perasaan secara wajar, memahami berbagai macam emosi dan ekspresi emosi dari diri sendiri dan orang lain, serta mengungkapkan perasaan berdasarkan pertimbangan kontekstual. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang mengenali emosi yang dimiliki kepada siswa SDN 010 Bintan Utara melalui media film Inside Out. Film Inside Out sendiri menceritakan sosok Riley yang memiliki 5 jenis emosi yang memiliki perannya masing-masing dalam mengungkapkan emosi yang dimiliki yaitu Joy (senang), Sadness (sedih), Fear (takut), Angry (marah) dan Disgusting (jijik/muak). Metode pelaksanaan menggunakan ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan mengisi LKPD Termometer Emosi dengan melibatkan 38 siswa kelas 6. Kegiatan dilaksanakan selama 1 hari. Hasil kegiatan menunjukkan siswa dapat mengenali 5 jenis emosi berdasarkan film Inside Out dan menuangkannya dalam LKPD Termometer emosi. Selain itu selama kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari siswa maupun guru.
SOSIALISASI KONDISI STOK DAN ATURAN PENANGKAPAN PERIKANAN KAKAP DAN KERAPU DI DUSUN GILI TAPAN TELUK SALEH Fahruddin, Muh.; Ilyas, Anita Prihatini; Muis, Abdul; Anas, Azwar; Santika, Lora
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7723

Abstract

Kegiatan sosialisasi mengenai kondisi stok dan aturan penangkapan perikanan kakap dan erapu dilaksanakan di Desa Labuhan Sangoro, Dusun Gili Tapan, Teluk Saleh, Kabupaten Sumbawa, pada 30 Mei 2025. Teluk Saleh merupakan wilayah yang memiliki nilai penting secara ekologis dan sosial ekonomi, namun perikanan kakap dan kerapu di kawasan ini menunjukkan indikasi fully-exploitedingga over-exploited akibat tekanan penangkapan yang tinggi. Kegiatan sosialisasi melibatkan pemerintah daerah, akademisi, dan lembaga terkait dengan tujuan utama meningkatkan pemahaman nelayan terhadap aturan penangkapan, termasuk larangan penggunaan alat tangkap merusak serta penerapan ukuran minimum tangkap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar nelayan memahami pentingnya perikanan kakap-kerapu bagi keberlangsungan ekonomi keluarga mereka. Namun, pengetahuan nelayan terkait regulasi resmi masih terbatas, terutama mengenai aturan teknis yang berlaku. Diskusi partisipatif mengungkap bahwa nelayan mengalami penurunan hasil tangkapan dalam beberapa tahun terakhir, baik dari sisi jumlah maupun ukuran ikan. Sebagian nelayan menyatakan kesediaannya untuk mulai menerapkan aturan, meskipun masih ada kekhawatiran akan dampak penurunan hasil dalam jangka pendek. Selain itu, kegiatan sosialisasi berhasil memetakan kebutuhan nelayan terhadap dukungan teknis, antara lain penyediaan alat tangkap ramah lingkungan, pelatihan, dan penguatan kelembagaan. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi aturan membutuhkan tindak lanjut berupa program nyata yang dapat mendukung transisi menuju praktik perikanan berkelanjutan. Secara keseluruhan, sosialisasi di Dusun Gili Tapan menjadi langkah awal penting dalam membangun kesadaran kolektif nelayan mengenai pengelolaan sumber daya perikanan berkelanjutan. Untuk menjaga keberlanjutan ekosistem laut sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir, diperlukan pendampingan berkelanjutan, konsistensi penegakan aturan, dan dukungan nyata dari pemerintah serta pemangku kepentingan.
SOSIALISASI DAN PRAKTIK PEMBUATAN PESTISIDA NABATI UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN DESA SEBONG LAGOI Natasya, Nurul; Rizwana, Nurul Atiqah; Patricya, Vanessa; Anisa, Nurstefani; Rozahana, Seffi; Syafitri, Kinasih Dewi; Olyvia, Jessyola; Febrianty, Wan Jesica; Prastari, Cindytia; Febrilian, hanisah
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7655

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas Maritim Raja Ali Haji dilangsungkan di Desa Sebong Lagoi dengan tema “Daun Pepaya Senjata Hijau Lawan Hama” yang berfokus pada penyuluhan serta praktik pembuatan pestisida berbahan alami. Alasan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengatasi isu yang dihadapi oleh petani yang masih bergantung pada pestisida kimia, yang berdampak buruk bagi tanah, tanaman, lingkungan, serta biaya produksi. Melalui pendekatan observasi, diskusi, dan praktik langsung, mahasiswa berperan sebagai penghubung untuk memperkenalkan pemanfaatan daun pepaya sebagai cara alternatif dalam mengendalikan hama secara ramah lingkungan. Hasil dari kegiatan ini memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat mengenai pembuatan dan penggunaan pestisida nabati. Warga menunjukkan minat yang tinggi, ikut berperan aktif dalam praktik, dan mengungkapkan keinginan untuk menggunakan pestisida alami karena lebih terjangkau, mudah didapatkan, serta aman bagi lingkungan. Dengan cara ini, program ini tidak hanya menawarkan solusi terhadap masalah hama, tetapi juga membantu mewujudkan sistem pertanian yang berkelanjutan, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat kontribusi nyata dari perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat desa. Selain itu, kegiatan ini juga selaras dengan tujuan Kuliah Kerja Nyata yaitu membangun masyarakat kepulauan melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai budaya, meningkatkan kemampuan kepemimpinan serta kerja sama mahasiswa lintas disiplin, serta mencari solusi atas permasalahan pembangunan masyarakat desa secara berkelanjutan.
KEGIATAN KOLABORASI KOMUNITAS: PENGECATAN MURAL DAN REVITALISASI TAMAN MENUJU LINGKUNGAN YANG LEBIH HIJAU Mulyati, Sri; Ukhriyawati, Catur Fatchu; Anggraini, Dini; Mohamed, Suhana; Yuniartri, Viola; Listary, Tini
Jurnal Pemberdayaan Maritim Vol 8 No 1 (2025): Journal of Maritime Empowerment
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Penjaminan Mutu, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/jme.v8i1.7717

Abstract

Taman kota memiliki peran strategis sebagai ruang publik yang berfungsi untuk interaksi sosial, rekreasi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat. Namun, banyak taman menghadapi berbagai tantangan seperti kurangnya pemeliharaan dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ruang hijau. Taman Mawar di Johor Bahru merupakan salah satu contoh yang mengalami permasalahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan fungsi sosial Taman Mawar melalui kegiatan kolaboratif yang menggabungkan seni mural dan restorasi taman. Secara khusus, tujuan kegiatan meliputi: (1) memperindah lingkungan taman melalui karya mural bertema lingkungan dan keberlanjutan; (2) memperbaiki dan menata ulang area taman agar lebih bersih, nyaman, dan ramah lingkungan; (3) menumbuhkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga ruang publik; dan (4) memperkuat kolaborasi lintas negara antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional 2025 ini mengusung tema “Bekerja dengan Masyarakat melalui Lukisan Mural dan Restorasi Taman.” Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif oleh mahasiswa Universitas Riau Kepulauan dan Universiti Teknologi MARA Cawangan Johor, dengan dukungan pemerintah daerah serta masyarakat setempat. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pembuatan mural bertema lingkungan dan keberlanjutan, penataan serta penghijauan taman, dan pelibatan aktif warga sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mural mampu memperindah taman sekaligus berfungsi sebagai media edukasi lingkungan bagi pengunjung. Restorasi taman meningkatkan kebersihan, kenyamanan, dan kualitas ruang hijau. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak fisik, sosial, dan edukatif yang signifikan, serta memperkuat kolaborasi lintas lembaga dan negara. Program ini membuktikan bahwa pengabdian masyarakat dapat berkontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).