cover
Contact Name
Denok Sunarsi
Contact Email
denoksunarsi@unpam.ac.id
Phone
+6287778307751
Journal Mail Official
padma_mnj@unpam.ac.id
Editorial Address
Jl. Surya Kencana No.1, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417 - Telp: (021) 7412566
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat
Published by Universitas Pamulang
ISSN : -     EISSN : 27770036     DOI : -
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat diterbitkan oleh Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang dan terbit setahun 4 kali yaitu Bulan Januari, April, Agustus, dan Desember. Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat merupakan blind and peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: sosial, kependidikan, teknologi, sains, hukum, bahasa, ekonomi dan kewirausahaan dari berbagai kalangan akademisi baik nasional maupun internasional. Penerbitan Perdana Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol.1, No.1, April 2021 dan diakui melalui SK Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah (PDDI) LIPI No. 0005.27770036/K.4/SK.ISSN/2021.05 (mulai edisi Volume 1 No. 1, April 2021).
Articles 253 Documents
Mengembangkan Kreatifitas Remaja Dan Memanfaatkan Sosial Media Untuk Promosi Usaha Di Masa Pandemi Di RT. 001/ RW. 008, Cirendeu Jasmani Jasmani; Udin Ahidin; Pranoto Pranoto; Baliyah Munadjat; Devi Fitria Wilandari
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17882

Abstract

Dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya terdapat generasi muda yang menyandang permasalahan social seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan obat dan narkoba, anak jalanan dan sebagainya baik yang disebabkan oleh faktor dari dalam dirinya (internal) maupun dari luar dirinya (eksternal). Jika hal ini tidak segera ditanggulangi akan dapat mengancam keberadaan dan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Penurunan peranan dan kualitas diri terjadi di kalangan muda, kreativitas, kemauan, dan kemampuan mengembangkan pemikiran untuk membangun bangsa yang ditujukan untuk kaderisasi yang baik dan berkompeten akan mengalami hambatan. Oleh karena itu perlu adanya upaya, programDalam   proses   pertumbuhan   dan    perkembangannya, terdapat   generasi muda     yang menyandang     permasalahan     sosial seperti     kenakalan remaja, penyalahgunaan  obatdan  narkota,  anak  jalanan  dan  sebagainya    baik  yang disebabkan   oleh  faktor  daridalam dirinya (internal)   maupun  dari luar dirinya (eksternal).  Jika  hal  itu  tidak segera  ditanggulangi  akan  dapat  mengancam keberadaandan  kelangsungan hidup bangsa dan negara. Penurunan peranan dankualitas diri terjadi di kalangan generasi muda,     kreativitas,      kemauan,     dan kemampuan    mengembangkan    pemikiran    untuk  membangun    bangsa    yang ditujukan   untuk   kaderisasi   yang   baik   dan   berkompeten  akan   mengalami hambatan.  Oleh  karena   itu  perlu  adanya  upaya,  program  dankegiatan  yang secara   terus    menerus   melibatkan    peran   serta   semua   pihak   baikkeluarga, lembaga pendidikan, organisasi pemuda, masyarakat dan terutama generasi muda itu sendiri. Di lokasi pengabdian, banyak  remaja   dari  kalangan  usia sekolah   maupun  yang  telah  lulus saat pandemic tidak memiliki kegiatan yang dapat mengasah kemampuan, keterampilan   dan  kreatifitas mereka.  Padahal kreatifitas sangat dibutuhkan, terutama untuk dapat survive  di masa pandemi ini. Kreatifitas dalam menciptakan usaha atau kreatifitas lain untuk menghilangkan stress di kala pandemi. Selain itu, penggunaan sosial media di kalangan remaja juga sangat tinggi.Kata Kunci: Jiwa Kreatif, Sosial Media, Promosi In the process of growth and development, there is a young generation who suffers from social problems such as juvenile delinquency, drug and narcotics abuse, street children and so on, both caused by internal (internal) and external (external) factors. If this is not addressed immediately, it will threaten the existence and survival of the nation and state. The decline in the role and quality of self occurs among the younger generation, creativity, willingness, and ability to develop thoughts to build a nation aimed at good and competent regeneration will experience obstacles. Therefore, it is necessary to have efforts, programs and activities that continuously involve the participation of all parties, including families, educational institutions, youth organizations, the community and especially the younger generation themselves. At the service location, many teenagers from school age or who have graduated during the pandemic do not have activities that can hone their abilities, skills and creativity. Though creativity is needed, especially to be able to survive in this pandemic. Creativity in creating a business or other creativity to relieve stress during a pandemic. In addition, the use of social media among teenagers is also very high.Keywords: Creative Spirit, Social Media, Promotion
Motivasi Untuk Membangkitkan Semangat Pelaku Umkm Kelurahan Buaran Yang Terdampak Pandemi Covid 19 Quliah Alfendah; Muhammad Syahid Kadir; Martina Gracia Nauli Sibarani; Riki Haryono; Leni Dwiyarti; Nanang Qosim Yusuf
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17871

Abstract

Data yang didapatkan adanya BI meluncurkan hasil riset kepada UMKM dan hasilnya adalah 87,5 % UMKM berdampak langsung Covid 19, sementara 12, 5 % yang kebal terhadap dampak Covid 19 ini, hal ini menunjukan bahwa rata-rata UMKM belum siap menghadapi pandemi yang belum selesai ini, salah satunya adalah UMKM yang berada di Wilayah Tangerang Selatan.  Motivasi, hadir dari dalam diri dan hati setiap insan. Ialah kemauan untuk melakukan sesuatu bukan hanya berdasar pada faktor ekternal seperti imbalan atau pujian, melainkan muncul karena seseorang insan memang benar-benar ingin melakukan suatu tindakan. Tanpa adanya dorongan ataupun paksaan dari luar sekalipun, ia akan tetap terus berusaha demi mencapai tujuan yang diinginkan. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat yang diperoleh adalah bertambahkan keilmuan bagi para pelaku UMKM di kelurahan Buaran Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan agar memiliki pandangan yang lebih baik bagaimana menerapkan ilmu manajemen khususnya dalam membangkitkan motivasi diri, sehingga Motivasi Untuk Membangkitkan Semangat Pelaku UMKM Kelurahan Buaran Yang Terdampak Pandemi COVID 19 dapat berjalan dengan baik. Ilmu yang diperoleh pada pengabdian kepada masyarakat kali ini diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi kita dalam menyampaikan materi dan motivasi serta berkontribusi bagi para UMKM, untuk kemajuan usahanya.Kata Kunci: Motivasi, Covid 19, UMKM, Manajeman SDM The data obtained by BI launching research results to UMKM and the results are that 87.5% UMKM have a direct impact on Covid 19, while 12.5% are immune to the impact of Covid 19, this shows that on average UMKM are not ready to face a pandemic that has not yet occurred. After this completion, one of them is UMKM in the South Tangerang Region. The existence of motivation in a person is very important, especially for employees. Strength and willingness to do something such as work can usually appear on its own when Motivation can also be called a reason, which is formed from two sources, namely oneself and the environment or internal factors and external factors. Of the two, the strongest motivation comes from oneself. The will to do something is not only based on external factors such as rewards or praise, but arises because someone really wants to do an action. Even without any external encouragement, he will keep trying to achieve the desired goal The results of community service obtained are increasing knowledge for UMKM in the Buaran sub-district, Kec. Serpong, South Tangerang City in order to have a better view of how to apply management knowledge, so that the motivation to awaken the spirit of Entrepreneurship in Buaran Village Affected by the COVID-19 Pandemic can run well. The knowledge gained in community service this time is expected to be able to provide new enthusiasm for us in conveying material and motivation as well as contributing to UMKM, for the progress of their business.Keywords: Motivation, UMKM, Management, Human Resource, Covid 19
Implementasi Strategi Pemasaran Secara Digitalisasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berwirausaha Sejak Usia Dini Melalui Edukasi Serta Penyuluhan Dalam Masa Pandemi Covid-19 Trea Agryani; Mohamad Haekhal Mahessa
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17877

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) adalah untuk mengetahui seberapa besar Implementasi Strategi Pemasaran Secara Digitalisasi Teknologi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berwirausaha Sejak Usia Dini Melalui Edukasi Serta Penyuluhan Dalam Masa Pandemi Covid-19 Berlokasi Di Panti Asuhan Al Kamilah. Penelitian yang dilakukan dalam penulisan ini bersifat deskriptif kualitatif, Adapun Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode campuran sekuensial / bertahap terutama metode eksploratori sekuensial. Dalam tahap pertama mengumpulkan dan menganalisis data kualitatif dalam menjawab rumusan masalah. Untuk melengkapi data kualitatif pada tahap kedua digunakan data kuantitatif.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Strategi Pemasaran Secara Digitalisasi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berwirausaha Sejak Usia Dini Melalui Edukasi Serta Penyuluhan Dalam Masa Pandemi Covid-19 di Di Panti Asuhan Al Kamilah yang diukur dengan menggunakan 7 (tujuh) dimensi pengukuran yaitu mencipta pengetahuan, menyimpan pengetahuan, berbagi pengetahuan, memperbaharui pengetahuan, mengembangkan strategy pemasaran, digitalisasi pemasaran, dan Teknologi diklasifikasikan baik. Implementasi strategy pemasaran secara digital juga diklasifikasikan baik. Perpaduan antara pengetahuan untuk pemberian edukasi dan penyuluhan yang dimiliki, kapabilitas, dan kemampuan dalam berwirausaha digabungkan dengan strategi pemasaran yang dimiliki menghasilkan performa berwirausaha sejak dini anak – anak Panti Asuhan AL - Kamilah lebih baik dibandingkan sebelumnya bahkan mampu menciptakan keunggulan bersaing berkelanjutan. Sebuah peningkatan kemampuan berwirausaha secara digital melalui edukasi dan penyuluhan dalam masa pandemic covid-19 di Panti Asuhan AL - Kamilah sebagai hasil penelitian ini.Kata Kunci: Strategy Pemasaran, Digitalisasi, Kemampuan Berwirausaha, Edukasi, Penyuluhan The purpose of Community Service (PKM) is to find out how big the implementation of a digitalized technology marketing strategy is to increase entrepreneurial skills from an early age through education and counseling during the Covid-19 pandemic at the Al Kamilah orphanage. The research conducted in this writing is descriptive qualitative. The method used in this research is a mixed method sequential / gradual, especially sequential exploratory method. In the first stage, collect and analyze qualitative data in answering the problem formulation. Quantitative data were used to complement the qualitative data in the second stage. The results of this study indicate that the implementation of digitalized marketing strategies to improve entrepreneurial skills from an early age through education and counseling during the Covid-19 pandemic at the Al Kamilah Orphanage which is measured using 7 (seven) dimensions of measurement, namely creating knowledge, storing knowledge. , sharing knowledge, updating knowledge, developing a marketing strategy, digitizing marketing, and technology is classified as good. The implementation of a digital marketing strategy is also classified as good. The combination of knowledge to provide education and counseling, capabilities and abilities in entrepreneurship combined with their marketing strategies have resulted in early entrepreneurial performance for the AL - We are better than before and even able to create a sustainable competitive advantage. An increase in digital entrepreneurial skills through education and counseling during the Covid-19 pandemic at the AL - We are the result of this research. Keywords: Marketing Strategy, Digitalization, Entrepreneurial Ability, Education, Counseling
Pelatihan Manajemen Koperasi Pegawai Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta Achmad Sofyan Rasyid; Bintoro Yudho Joko Handoyo; Denny Kurniawan; Dyah Sumbiharsih; Dwi Marsudi; Sarwani Sarwani
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17865

Abstract

Koperasi adalah sebuah organisasi ekonomi yang dioperasikan dan dimiliki oleh orang perorang yang bergabung secara suka rela untuk memperjuangkan kepentingan bersama. Kegiatan koperasi dilakukan secara bertahap mulai dari sejak didirikan dalam skala kecil kemudian terus berkembang dalam skala yang besar, maka skala usaha dan cakupan kegiatan usaha juga menjadi lebih besar. Koperasi Konsumen Lapas Anak Jakarta adalah koperasi pegawai yang berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta yang dibentuk pada tanggal 9 Maret 2018 melalui rapat yang dihadiri oleh Pegawai LPKA Kelas II Jakarta. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan langkah-langkah pendekatan dengan instasi LPKA Kelas II Jakarta, dengan cara workshop dan sosialisai acara serta pelatihan berupa penjelasan mengenai manajemen koperasi untuk membuat kemandirian koperasi pegawai yang berbasis anggota serta memiliki nilai dan prinsip-prinsip partisipasi, kebersamaan dan kemandirian. Kesimpulan dari hasil workshop dan sosialisasi program pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1. Pelatihan Manajemen Koperasi memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada anggota koperasi untuk dapat menjadi koperasi yang mandiri karena koperasi merupakan organisasi yang berbasis anggota serta memiliki nilai dan prinsip-prinsip partisipasi, kebersamaan dan kemandirian. 2. Hasil observasi setelah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat menunjukan, Anggota Koperasi LPKA Kelas II Jakarta lebih aktif dalam partisipasi kegiatan koperasi koperasi konsumen lapas anak Jakarta. 3. Hasil Analisa SWOT yang dilakukan harus dilakukan pengembangan dan perbaikan dalam operasional dan manajemen Koperasi LPKA Kelas II Jakarta dengan memperhatikan setiap Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman yang dimiliki dan dihadapi Koperasi LPKA Kelas II Jakarta di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.Kata Kunci: Pelatihan, Manajemen,KoperasiCooperative is an economic organization that is operated and owned by individuals who join voluntarily to fight for common interests. Cooperative activities are carried out in stages starting from being established on a small scale then continuing to develop on a large scale, so the business scale and scope of business activities also becomes larger. The Jakarta Children's Prison Consumer Cooperative is an employee cooperative located at the Jakarta Class II Child Special Guidance Institute which was formed on March 9, 2018 through a meeting attended by Class II Jakarta LPKA Employees. The method used in this community service activity uses approach steps with LPKA Class II Jakarta institutions, by means of workshops and socialization of events as well as training in the form of explanations about cooperative management to make employee cooperatives independent based on members and have values and principles of participation, togetherness and independence. The conclusions from the results of the workshop and socialization of this community service program are: 1. Cooperative Management Training provides training and counseling for cooperative members to become independent cooperatives because cooperatives are member-based organizations and have the values and principles of participation, togetherness and independence. 2. The results of observations after the Community Service activities show that members of the Jakarta LPKA Class II Cooperative are more active in participating in the cooperative activities of the Jakarta juvenile prison consumer cooperative.Keywords: Training, Management, CooperativeKoperasi adalah sebuah organisasi ekonomi yang dioperasikan dan dimiliki oleh orang perorang yang bergabung secara suka rela untuk memperjuangkan kepentingan bersama. Kegiatan koperasi dilakukan secara bertahap mulai dari sejak didirikan dalam skala kecil kemudian terus berkembang dalam skala yang besar, maka skala usaha dan cakupan kegiatan usaha juga menjadi lebih besar. Koperasi Konsumen Lapas Anak Jakarta adalah koperasi pegawai yang berada di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta yang dibentuk pada tanggal 9 Maret 2018 melalui rapat yang dihadiri oleh Pegawai LPKA Kelas II Jakarta. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan langkah-langkah pendekatan dengan instasi LPKA Kelas II Jakarta, dengan cara workshop dan sosialisai acara serta pelatihan berupa penjelasan mengenai manajemen koperasi untuk membuat kemandirian koperasi pegawai yang berbasis anggota serta memiliki nilai dan prinsip-prinsip partisipasi, kebersamaan dan kemandirian. Kesimpulan dari hasil workshop dan sosialisasi program pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1. Pelatihan Manajemen Koperasi memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada anggota koperasi untuk dapat menjadi koperasi yang mandiri karena koperasi merupakan organisasi yang berbasis anggota serta memiliki nilai dan prinsip-prinsip partisipasi, kebersamaan dan kemandirian. 2. Hasil observasi setelah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat menunjukan, Anggota Koperasi LPKA Kelas II Jakarta lebih aktif dalam partisipasi kegiatan koperasi koperasi konsumen lapas anak Jakarta. 3. Hasil Analisa SWOT yang dilakukan harus dilakukan pengembangan dan perbaikan dalam operasional dan manajemen Koperasi LPKA Kelas II Jakarta dengan memperhatikan setiap Kekuatan, Kelemahan, Peluang dan Ancaman yang dimiliki dan dihadapi Koperasi LPKA Kelas II Jakarta di masa sekarang maupun di masa yang akan datang.Kata Kunci: Pelatihan, Manajemen,Koperasi AbstackCooperative is an economic organization that is operated and owned by individuals who join voluntarily to fight for common interests. Cooperative activities are carried out in stages starting from being established on a small scale then continuing to develop on a large scale, so the business scale and scope of business activities also becomes larger. The Jakarta Children's Prison Consumer Cooperative is an employee cooperative located at the Jakarta Class II Child Special Guidance Institute which was formed on March 9, 2018 through a meeting attended by Class II Jakarta LPKA Employees. The method used in this community service activity uses approach steps with LPKA Class II Jakarta institutions, by means of workshops and socialization of events as well as training in the form of explanations about cooperative management to make employee cooperatives independent based on members and have values and principles of participation, togetherness and independence. The conclusions from the results of the workshop and socialization of this community service program are: 1. Cooperative Management Training provides training and counseling for cooperative members to become independent cooperatives because cooperatives are member-based organizations and have the values and principles of participation, togetherness and independence. 2. The results of observations after the Community Service activities show that members of the Jakarta LPKA Class II Cooperative are more active in participating in the cooperative activities of the Jakarta juvenile prison consumer cooperative.Keywords: Training, Management, Cooperative
Mengimplementasikan Gerakan Sadar Lingkungan Kepada Masyarakat Setempat Sutrisno Sutrisno; Yanurianto Yanurianto; Hadi Winata; San Ridwan Maulana; Abdul Khoir
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17883

Abstract

Kepedulian umat manusia terhadap lingkungan hidup pada saat ini sudah merupakan kepedulian global dalam rangka kepentingan hidup umat manusia. Kepedulian sekelompok manusia saja terhadap lingkungan hidup tentu tidak cukup, oleh karena perubahan suatu lingkungan yang dampaknya bukan saja terbatas secara lokal, tetapi berdampak global. Permasalahan lingkungan hidup semestinya bukan lagi menjadi suatu permasalahan yang bersifat individual, atau mereka yang berstempel sebagai aktivis lingkungan, atau pemangku kebijakan beberapa negara saja, melainkan telah menjadi bagian dan tanggung jawab bersama umat manusia yang merasa masih mau hidup di muka bumi ini. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat dengan tujuan menyadarkan dan menumbuhkan pemahaman warga sekitar tentang lingkungan.Kata Kunci: Sadar Lingkungan, Karang Taruna Humanity's concern for the environment at this time has become a global concern in the context of the interests of human life. The concern of a group of humans for the environment is certainly not enough, because of changes in an environment whose impact is not only limited locally, but has a global impact. Environmental problems should no longer be an individual problem, or those who have the stamp as environmental activists, or only policy makers of several countries, but have become part of and shared responsibility for human beings who feel they still want to live on this earth. Therefore, community service with the aim of awakening and growing the understanding of local residents about the environment.Keywords: Environmentally Conscious, Youth Organization
Sosialisasi Pengaruh Sosial Media Terhadap Pendidikan Akhlak Anak Muhammad Daffa Saefudin; Indra Cahya Firdaus; Imam Sholikhin; Ivan Syah Putra; Khikmatul Maulidah
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17873

Abstract

Pelaksanaan kegiatan ini terkait dengan penerapan ilmu pengetahuan, perkembangan jejaring sosial membawa banyak pengaruh baik dan buruk yang jarang diketahui oleh anak-anak. Sosialisasi ini mengajarkan tentang pengaruh media sosial, agar anak-anak paham cara menggunakan media sosial. Dengan menggunakan metode sosialisasi, sosialisasi ini memberikan edukasi dan pengenalan terhadap media sosial yang sedang viral saat ini, pelaksanaan sosialisasi ini dapat menimbulkan argumentasi bahwa masih banyak generasi muda yang belum mengetahui bahaya jejaring sosial. dan cara menggunakan jejaring sosial.Kata Kunci: Media Sosial, Pengaruh Sosial Media Implementation of activities related to the application of science, the development of social networks, good and bad influences that are rarely known by children. This socialization teaches about the influence of social media, so that children understand how to use social media. By using the socialization method, this socialization provides education and introduction to social media that is currently viral, the implementation of this socialization can lead to the argument that there are still many young people who do not know the dangers of social networking. and how to use social networks.Keywords: Social Media, Social Media Influence
Edukasi Penggunaan Dan Manfaat Whatsapp Business Terhadap Meningkatkan Penjualan Umkm Rumah Kesadaran Dan IPEMI Nia Latifah; Ika Kusumawati; Tri Widagdo; Rachmat Yumadhi; Hendra Efendi
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17878

Abstract

UMKM adalah unit usaha milik pribadi yang saat ini sudah dikenal akrab oleh masyakarat. Dimasa pandemi saat ini, UMKM menjadi salah satu yang terdampak karena berkurangnya pembeli dari biasanya. Seperti yang disampaikan oleh staf ahli kementrian keuangan yang disampaikan pada 16 Oktober 2020 melalui bisnis.tempo.co, menyatakan bahwa UMKM adalah usaha yang paling terdampak sehingga berdasarkan survei ADB sebanyak 48,6 persen UMKM tutup sementara. Kondisi pandemi saat ini menjadi hal yang sangat berpengaruh dibidang apapun, termasuk UMKM. Disisi lain, teknologi yang saat ini sudah semakin maju menjadi peluang untuk membawa UMKM kembali berdiri. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan aplikasi Whatsapp Business. Aplikasi ini adalah varian dari Whatsapp yang bisa dimanfaatkan untuk berjualan atau berbisnis. Tampilannya di desain khusus agar pengguna Whatsapp dapat dengan mudah mempromosikan barang dagangannya, dan mempermudah menemukan sasaran konsumen yang tepat. Sehingga dapat meningkatkan angka penjualan. Dengan demikian, Pengabdian Kepada Masyarakat ini diberi judul Edukasi Penggunaan dan Manfaat Whatsapp Business terhadap Peningkatan Penjualan UMKM Rumah Kesadaran dan IPEMI. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan pengetahuan secara praktis tentang pembuatan akun whatsapp business dan cara memanfaatkannya untuk pelaku UMKM. Dengan menggunakan metode seminar, praktek, dan diskusi, diharapkan pelaku UMKM dapat menyerap pengetahuan tentang aplikasi ini, sehingga dapat dengan mudah menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari.Kata Kunci: UMKM, Whatsapp Business, Pengabdian Kepada Masyarakat, COVID-19 MSMEs are privately owned business units that are currently well known to the public. During the current pandemic situation, MSMEs are affected due to fewer buyers than usual. As conveyed by the Ministry of Finance's expert staff who was conveyed on October 16, 2020, via Bisnis.tempo.co, stating that MSMEs were the most affected businesses, and based on an ADB survey, 48.6 percent of MSMEs were temporarily closed. The current pandemic condition has become very influential in any field, including MSMEs. On the other hand, technology that is now increasingly advanced is an opportunity to revive MSMEs. One of them is by using the Whatsapp Business application. This application is a variant of Whatsapp that can be used to sell or do business. The display is specially designed so that Whatsapp users can easily promote their wares and make it easier to find the best target consumers. Therefore, it can increase sales figures. Thus, this Community Service has titled Education on the Use and Benefits of Whatsapp Business to Increase Sales of MSMEs Rumah Kesadaran and IPEMI. The general purpose of this service activity is to provide training and practical knowledge about creating WhatsApp business accounts and how to use them for MSME players. By using seminar, practice, and discussion methods, it is expected that MSME players can absorb knowledge about this application so that it can be easily used in daily activities. Keywords: MSMEs, Whatsapp Business, Community Service, COVID-19
Strategi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Hasil Penjualan Produk Anak Didik Pemasyarakatan Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta Hilmi Fabeta Pratama; Hendry Juli Widodo; Bedali Gulo; Intan Permata Hati; Mukhlis Catio; Hamsinah Hamsinah
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17867

Abstract

Kegiatan PKM ini menggunakan metode dalam bentuk pelatihan keterampilan melalui ceramah, demontrasi dan Tanya jawab dan sasaran kegiatan PKM ini adalah pelaku anak didik klas II jakarta. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dapat dilaksanakan dengan sangat baik dengan menggunakan sistem online daring (zoom), juga ditunjukkan adanya rasa antusias yang tinggi dari para peserta sebanyak 30 orang yang mengikuti kegiatan pelatihan dan peserta juga dapat memahami seluruh penjelasan materi dengan baik serta merasa puas dan senang adanya kesesuaian materi dengan kebutuhan yang diinginkan para peserta dalam pengembangan bisnisnya. Adapun faktor pendukung pelatihan ini dapat berjalan dengan baik adanya dukungan dari pihak (LPKA) serta pihak dari Universitas Pamulang  untuk mengikuti pelatihan tersebut. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu adanya kondisi pandemik Covid-19 mengakibatkan proses kegiatan PKM harus dilaksanakan melalui sistem daring dan tingkat pengetahuan dari sebahagian pelaku LPKA yang sangat kurang memahami penggunaan teknologi internet.Kata Kunci: Digital Marketing, Anak Didik Pemasyarakatan khusus Kelas II Jakarta This PKM activity uses methods in the form of skills training through lectures, demonstrations and questions and answers and the target of this PKM activity is the perpetrators of Jakarta class II students. The results of the implementation of this service activity can be carried out very well using the online online system (zoom), it is also shown that there is a high enthusiasm of the participants as many as 30 people who take part in the training activities and participants can also understand all the explanations of the material well and feel satisfied and satisfied. happy with the suitability of the material with the needs of the participants in developing their business. The supporting factors for this training can run well with support from the party (LPKA) as well as parties from the University of Pamulang to take part in the training. While the inhibiting factor, namely the Covid-19 pandemic condition, resulted in the process of PKM activities having to be carried out through an online system and the level of knowledge of some LPKA actors who did not really understand the use of internet technology.Keywords : Digital Marketing, Special Class II Jakarta Correctional Boys
Meningkatkan Pengetahuan Dalam Menghadapi Covid-19 Guruh Dwi Pratama; Theobaldus Boro Tura; Ali Zaenal Abidin; Reza Octovian; Dijan Mardiati
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17884

Abstract

Penyakit virus corona 2019 (corona virus disease/COVID-19) sebuah nama baru yang diberikan oleh Wolrd Health Organization (WHO) bagi pasien dengan infeksi virus novel corona 2019 yang pertama kali dilaporkan dari kota Wuhan, Cina pada akhir 2019. Penyebaran terjadi secara cepat dan membuat ancaman pandemi baru. Pada tanggal 10 Januari 2020, etiologi penyakit ini diketahui pasti yaitu termasuk dalam virus ribonucleid acid (RNA) yaitu virus corona jenis baru, betacorona virus dan satu kelompok dengan virus corona penyebab severe acute respiratory syndrome (SARS) dan middle east respiratory syndrome (MERS CoV). Pencegahan utama sekaligus tata laksana adalah isolasi kasus untuk pengendalian penyebaran. Masih diperlukan berbagai riset untuk mengatasi ancaman pandemi virus baru ini, sehingga pemahaman akan pencegahan virus ini sangat dibutuhkan untuk masyarakat luas.Kata Kunci: Pengetahuan, Pencegahan, Covid 19 Corona virus disease 2019 (corona virus disease/COVID-19) is a new name given by the World Health Organization (WHO) to patients with infection with the 2019 novel corona virus, which was first reported from the city of Wuhan, China at the end of 2019. The spread is occurring rapidly. and create new pandemic threats. On January 10, 2020, the etiology of this disease was known for sure, including the ribonucleid acid (RNA) virus, namely a new type of corona virus, betacorona virus and one group with the corona virus that causes severe acute respiratory syndrome (SARS) and middle east respiratory syndrome (MERS CoV). ). The main prevention as well as management is case isolation to control the spread. Various studies are still needed to overcome the threat of this new virus pandemic, so an understanding of prevention of this virus is very much needed for the wider community.Keywords: Knowledge, Prevention, Covid 19
Penerapan Intuitive Based Marketing Pada Sumber Daya Petani Tanaman Hias Dalam Meningkatkan Keuntungan Dan Kesejahteraan Petani Tanaman Hias Di Desa Bojongsari Baru Kota Depok Yayan Sudaryana; Tika Dian Pangastuti; Timra Madana Pitri; Tumpak O. P Sianturi
Jurnal PADMA: Pengabdian Dharma Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): PADMA
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jpdm.v2i1.17874

Abstract

Pengabdian ini berjudul Penerapan Intuitive Based Marketing pada sumber daya petani tanaman hias dalam meningkatkan keuntungan dan kesejahteraan petani tanaman hias di Desa Bojong Sari Baru Kota Depok. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman secara praktis terhadap mahasiswa mengenai pentingnya mengembangkan kemampuan bisnis dengan menerapkan kecerdasan emosional dan kreativitas melalui usaha bertani tanaman hias yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.  Metode yang digunakan adalah metode partisipasi interaktif dan penyampaian materi secara langsung serta simulasi dan diskusi mengenai manajemen, pengelolaan, pemasaran produk dan penerapan MSDM dalam pengembangan intuisi berbasis marketing yang berdampak pada kesejahraan masyarakat. Kesimpulan dari pengabdian  kepada masyakat ini adalah bahwa dilakukan pemetaan serta menentukan keterampilan pengembangan SDM yang mendukung penerapan intuisi pemasaran yang dilakukan berdasarakan penelitian dan pengamatan objek  dalam upaya meningkatkan keuntungan dan kesejahteraan petani tanaman hias di desa Bojong Sari Baru Kota Depok.Kata Kunci: Manajemen, Sumber Daya Manusia, Intuitive Based Marketing, Keuntungan, Kesejahteraan This service is entitled Application of Intuitive Based Marketing on ornamental plant farmer resources in increasing the profits and welfare of ornamental plant farmers in Bojong Sari Baru Village, Depok City. The general purpose of this community service activity is to provide practical understanding to students about the importance of developing business skills by applying emotional intelligence and creativity through ornamental plant farming which has a fairly high economic value. The method used is the method of interactive participation and direct delivery of material as well as simulations and discussions on management, management, product marketing and the application of HRM in the development of marketing-based intuition that has an impact on the welfare of the community. The conclusion of this community service is that mapping and determining HR development skills that support the application of marketing intuition are carried out based on research and object observations in an effort to increase the profits and welfare of ornamental plant farmers in the village of Bojong Sari Baru, Depok City.Keywords: Management, Human Resources, Intuitive Based Marketing, Profit, Well-Being

Page 9 of 26 | Total Record : 253