cover
Contact Name
M. Arifki Zaianro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
m.arifkiz@yahoo.com
Editorial Address
Jalan Imam Bonjol Gang Sultan Anom Perumahan Sultan Anom Residence Blok D No 1
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
MAHESA : Malahayati Health Student Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 2746198X     EISSN : 27463486     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MAHESA : Malahayati Health Student Journal, dengan nomor ISSN 2746-198X (Cetak) dan ISSN 2746-3486 (Online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh DIII Keperawatan Universitas Malahayati Lampung. MAHESA : Malahayati Health Student Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan. MAHESA : Malahayati Health Student Journal telah menggunakan Open Journal System dimana penulis, editor dan reviewer bisa memantau proses naskah secara online. Dalam satu tahun MAHESA : Malahayati Health Student Journal terbit sebanyak 4 kali yaitu pada bulan Maret, Juni, September, Desember.
Articles 1,573 Documents
Hubungan Pola Asuh da Sikap Orang Tua dengan Kemandirian Personal Hygiene pada Anak usia Pra sekolah Dian Ayu; Diah Argarini; Susan Widiastuti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.467 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i3.6073

Abstract

ABSTRACT Parenting can be defined as the overall interaction between parents and children, where parents intend to guide, stimulate behavior, knowledge and values that are considered most appropriate by parents towards the formation of the main personality, so that children can be independent, grow and develop in a healthy and optimal manner. Health problems that often occur in pre-school age children with the inability to maintain independence in personal hygiene are the incidence of diarrhea. During this pandemic, it often has a big impact on children's health because they are not diligent in washing their hands before doing activities, causing various diseases such as diarrhea. Poor personal hygiene in children also has the potential to cause health problems, such as inflammation of the respiratory tract, anemia, skin diseases, intestinal worms, and diarrhea. This study aims to determine the relationship between parenting patterns and parental attitudes towards personal hygiene independence in preschool age children. The results of the study show that there is a significant relationship on the level of parenting chords, parental attitudes and personal hygiene independence P value as much 0,000 (p<0,05). The relationship between parenting patterns, parental attitudes, personal hygiene independence, Pre-school age children. Keywords: Parenting, Parents Attitude, Personal Hygiene, Pre-School Age Children ABSTRAK Pola asuh orang tua dapat didefinisikan sebagai suatu keseluruhan interaksi yang dilakukan oleh orang tua dengan anak, di mana orang tua bermaksud membimbing, menstimulasi tingkah laku, pengetahuan serta nilai-nilai yang dianggap paling tepat oleh orang tua menuju terbentuknya kepribadian yang utama, agar anak dapat mandiri, tumbuh dan berkembang secara sehat dan optimal.  Masalah kesehatan yang seringkali terjadi terhadap anak di usia pra sekolah dengan ketidakmampuan untuk menjaga kemandirian didalam personal hygiene adalah kejadian diare. Pada masa pandemik ini sering kali memiliki dampak yang besar yang berpengaruh pada kesehatan anak akibat tidak rajin cuci tangan sebelum beraktivitas sehingga menimbulkan berbagai penyakit seperti halnya diare. Personal hygiene yang kurang baik pada anak juga berpotensi menimbulkan permasalahan kesehatan, semacam peradangan saluran respirasi, anemia, penyakit kulit, cacingan, serta diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara pola asuh dan sikap orang tua terhadap kemandirian personal hygiene pada anak usia prasekolah. Hasil penelitiaan menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan pada skor tingkat pola asuh, sikap orang tua dengan kemandirian personal hygiene. P value sebesar 0,000 (p<0,05). Ada hubungan antara pola asuh dan sikap orang tua dengan kemandirian personal hygiene pada anak usia pra sekolah. Kata Kunci: Pola Asuh, Sikap Orang Tua, Personal Hygiene, Anak Usia Pra Sekolah  
Perbandingan Jumlah Trombosit Pada Sampel Darah 3 ML, 2 ML, & 1 ML Dengan Antikoagulan K2EDTA Setelah Ditunda 4 Jam Di RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Syuhada Syuhada; Abdurrahman Izzudin; Tusy Triwahyuni; Bella Tania Putri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.21 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i4.6429

Abstract

ABSTRACT Insufficient sample volume and delay can increase blood clotting; besides can cause platelets aggregation (stick to one another). Objectives: to determine whether there is a difference between the results of the hematology test of the platelet count in the volume of 3 ml, 2 ml, and 1 ml blood samples with K2EDTA anticoagulant after being postponed 4 hours. This study used an observational analytic method with a cross sectional design. The mean results of the platelet count in 1 ml and 2 ml of blood volume in the K2EDTA vacutaier tube which are postponed for 4 hours are higher than the platelet count in 3 ml of blood volume. Conclusion: There is no significant difference in the number of platelets in 3 ml, 2 ml, and 1 ml blood samples in the K2EDTA vacutainer tube after being postponed 4 hours. Key words: Hematology Test, Blood Volume, Postponed 4 Hours. ABSTRAK Volume sampel yang kurang dan penundaan dapat meningkatkan pembekuan darah dan menyebabkan trombosit mengalami agregasi (menempel dengan yang lainnya). Tujuan mengetahui apakah terdapat perbedaan antara hasil pemeriksaan hematologi jumlah trombosit pada volume sampel darah 3 ml, 2 ml, dan 1 ml dengan antikoagulan K2EDTA setelah ditunda 4 Jam pada orang sehat. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Hasil: Hasil rerata jumlah trombosit pada volume darah 1 ml dan 2 ml dalam tabung vacutaier K2EDTA yang ditunda selama 4 jam lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah trombosit pada volume darah 3 ml. Tidak terdapat perbedaan bermakna jumlah terombosit pada sampel darah 3 ml, 2 ml, dan 1 ml pada tabung vacutainer K2EDTA setelah ditunda 4 jam. Kata Kunci : Pemeriksaan Hematologi, Volume Darah, Ditunda 4 Jam.
Perbandingan Kadar Hemoglobin Pada Sampel Darah 3 mL, 2 mL, & 1 mL Dengan Antikoagulan K2EDTA Setelah Ditunda 4 Jam Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung Syuhada Syuhada; Tusy Triwahyuni; Zehan Aura Nabigha; Bella Tania Putri; Hemas Priyayi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.832 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i3.6416

Abstract

ABSTRACT Laboratory examinations pass through three stages, namely pre-analytical, analytical and post-analytic. The highest error rate is at the preanalytic stage reaching 70%. The comparison between the volume of blood samples and the unbalanced amount of anticoagulants as well as the length of time delays in the examination can affect the results of laboratory tests, resulting in an inaccurate examination. This study aims to determine whether there are differences in the results of hemoglobin levels in 3 mL, 2 mL, & 1 mL blood samples with K2EDTA anticoagulant after 4 hours postponed. This research method is analytic observational with a cross-sectional approach using primary data through a hematological examination using the Mindray BC-3600 Hematology Analyzer at UTD RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. The subjects of this study amounted to 50 respondents who met the inclusion criteria and exclusion criteria. 6 mL of blood was taken and then put into three K2EDTA vacutainer tubes with a volume of 3 mL, 2 mL, and 1 mL and then postponed for 4 hours. In the One Way Anova test, the results were 0.0977 (p-value 0.05) so the difference between 3 mL, 2 mL, and 1 mL blood samples was considered to have no significant difference. There was no significant difference between the examination of hemoglobin levels in 3 mL, 2 mL, and 1 mL blood samples with K2EDTA anticoagulant after 4 hours postponed.  Keywords: Hematological Examination, Blood Volume, K2EDTA, Postponed ABSTRAKPemeriksaan laboratorium melewati tiga tahap yaitu praanalitik, analitik dan pascaanalitik. Tingkat kesalahan tertinggi yaitu pada tahap praanalitik mencapai 70%. Perbandingan antara volume sampel darah dengan jumlah antikoagulan yang tidak seimbang serta lama penundaan waktu pemeriksaan dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium sehingga menghasilkan pemeriksaan yang kurang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil pemeriksaan kadar hemoglobin pada sampel darah 3 mL, 2 mL, & 1 mL dengan antikoagulan K2EDTA setelah ditunda 4 jam. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional menggunakan data primer melalui pemeriksaan hematologi dengan alat Hematology Analyzer Mindray BC-3600 di UTD RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Subjek penelitian ini berjumlah 50 orang responden  yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Darah diambil sebanyak 6 mL lalu dimasukan kedalam 3 tabung vacutainer K2EDTA dengan volume 3 mL, 2 mL, dan 1 mL kemudian ditunda 4 jam. Analisis data menggunakan uji statistik parametrik yaitu One Way Anova dengan SPSS 26. Pada uji One Way Anova didapatkan hasil 0,0977 (p-value 0,05) sehingga perbedaan antara sampel darah 3 mL, 2 mL, dan 1 mL dianggap tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara pemeriksaan kadar hemoglobin pada sampel darah 3 mL, 2 mL, dan 1 mL dengan antikoagulan K2EDTA setelah ditunda 4 jam.Kata Kunci: pemeriksaan hematologi, volume darah, K2EDTA, penundaan
Hubungan Durasi Dan Intensitas Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Anak Usia Prasekolah Di Wilayah RW 14 Ziah Afifah Zahra; Susanti Widiastuti; Diah Argarini
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.199 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i3.6003

Abstract

ABSTRACT The duration and intensity of the use of gadgets in preschoolers is increasing because gadgets have several interesting features for preschoolers, therefore parents must limit their children so that they do not have a negative impact on the growth of preschoolers. This study aims to determine the relationship between the duration and intensity of gadgets on the development of preschool children in the RW14 Tambun Selatan area. The sampling technique in this study used random sampling. The sample in this study amounted to 58 respondents, the questionnaire on the duration of the use of this gadget has been tested for validity and reliability with a Cronbach's alpha coefficient of 0.850, a questionnaire on the intensity of gadget use with a Cronbach's alpha coefficient of 0.760. The results of the study using Chi-Square a = <0.05 obtained P = 0.013 and 0.01, so H1 is rejected, meaning that there is a relationship between the duration and intensity of using gadgets with the development of preschool children aged 3-5 years. In this study, it can be concluded that most children have good duration when using gadgets and most children are moderate in intensity when playing gadgets. Keywords : Duration, Intensity, Preschool Age Development ABSTRAK Durasi dan intensitas penggunaan gadget pada anak usia prasekolah semakin meningkat disebabkan gadget mempunyai beberapa fitur yang menarik untuk anak usia prasekolah, maka dari itu orang tua harus membatasi anak agar tidak berdampak negatif bagi pertumbuhan anak usia prasekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi dan intensitas gadget terhadap perkembangan pada anak usia prasekolah diwilayah RW14 Tambun Selatan. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 58 responden, kuesioner durasi penggunaan gadget ini telah diuji validitas dan reabilitas dengan nilai koefisien cronbach’s alpha 0.850, kuesioner intensitas penggunaan gadget dengan nilai koefisien cronbach’s alpha 0.760. Hasil penelitian menggunakan Chi-Square a= <0.05 didapatkan P = 0.013 dan P = 0.01, sehingga H1 ditolak artinya ada hubungan durasi dan intensitas menggunakan gadget dengan perkembangan anak usia prasekolah 3-5 tahun. Pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa kebanyakan anak sering durasi nya saat menggunakan gadget dan kebanyakan anak sedang intensitasnya saat bermain gadget. Kata kunci: Durasi, Intensitas, Perkembangan Anak Usia Prasekolah
Korelasi Kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) Dengan Jumlah Trombosit Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Dr.H Bob Bazar SKM Lampung Selatan Rina Kriswiastiny; Zulfian Zulfian; Deviani Utami; Fristy Dhea Laorenzi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.949 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i4.4028

Abstract

ABSTRACT Chronic hyperglycemia and insulin resistance in people with type 2 diabetes mellitus cause vascular damage that begins with endothelial dysfunction due to the process of glycosylation and oxidative stress in endothelial cells, where endothelial dysfunction is a condition where the endothelial loses its physiological function such as increasing vasodilation, fibrinolysis, and anti-platelet aggregation. The endothelial layer plays a role in facilitating physical barriers between blood vessel walls and the lumen, by secreting a number of mediators to regulate platelet aggregation, coagulation and fibrinolysis. To determine the relationship between the time blood sugar levels value and the platelet count in type 2 Diabetes mellitus patients at Hospital DR.H. Bob Bazar South Lampung. This research design is correlative analytic with cross sectional method using purposive sampling as many as 201  samples of type 2 Diabetes mellitus  patients who match with the inculsion criteria. Data collecting begin in January 2021. The data on this research used secondary data in the form of medical records. After the dat collected, data will evaluated by the Spearman test.  The research sample was 201 patients with type 2 diabetes with a minimum value of the time blood sugar levels  levels contained in the data 120 mg / dl, the maximum value of the time blood sugar levels  levels found in the data was 392 mg / dl and the average time blood sugar  level was 227 mg / dl, for the number of platelets. obtained the maximum value of the number of platelets contained in the data is 556,000, the minimum value of the number of platelets in the data is 110,000 and the mean value of platelet count is 266,363. The results of the Spearman correlation showed that the value of p = 0.071 and the value of r = 0.128, because the value of p = 0.071> 0.05 so that it can be stated that Ha is rejected and Ho is accepted or there is no relationship between the two variables studied, with r = 0.128 which means there is no relationship or a weak correlation between  time blood sugar levels and platelet counts in type 2 Diabetes mellitus patients at  DR. H. Bob Bazar, SKM Hospital  South Lampung. There is no relationship between time blood sugar  levels and platelet counts in type 2 Diabetes Mellitus patients at DR.H. Bob Bazar, SKM Hospital  South Lampung in 2020 with results of p = 0.071 and r = 0.128. Keywords: Diabetes Mellitus, Time Blood Sugar Levels , Platelet  ABSTRAK Hiperglikemia kronik dan resistensi insulin pada penderita DM tipe 2 meyebabkan kerusakan vaskuler yang diawali dengan terjadinya disfungsi endotel akibat proses glikosilasi dan stres oksidatif pada sel endotel, dimana disfungsi endotel merupakan kondisi endotel kehilangan fungsi fisiologisnya seperti meningkatkan vasodilatasi, fibrinolysis, dan anti agregasi trombosit. Lapisan endotel berperan untuk memfasilitasi hambatan fisik antara dinding pembuluh darah dengan lumen, dengan cara menysekresikan sejumlah mediator guna mengatur agregasi trombosit, koagulasi dan fibrinolysis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara nilai GDS dengan jumlah trombosit pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit DR.H. Bob Bazar Lampung Selatan. Jenis Penelitian ini adalah analitik korelatif dengan metode cross sectional menggunakan purposive sampling sebanyak 201 sampel pasien DM tipe 2 yang memenuhi kriteria inkulsi. Pengambilan data dimulai pada bulan Januari 2021. Data yang digunakan yaitu data sekunder berupa rekam medik. Data dievaluasi dengan uji Spearman. Didapatkan sampel penelitian berjumlah 201 pasien DM tipe 2 dengan nilai minimal dari Kadar GDS yang terdapat di data 120 mg/dl , nilai maksimal dari kadar GDS yang terdapat di data 392 mg/dl  dan rerata Kadar GDS yaitu 227 mg/dl, untuk  jumlah trombosit didapatkan  nilai maksimal Jumlah trombosit yang terdapat di data yaitu 556.000 , nilai minimal Jumlah trombosit yang terdapat di data 110.000 dan nilai rerata Jumlah trombosit adalah 266.363. hasil korelasi Spearman  didapatkan nilai p=0,071 dan nilai r=0,128, karena nilai p=0,071 > 0,05 sehingga dapat dinyatakan Ha ditolak dan Ho diterima atau tidak terdapat hubungan antara kedua variabel yang diteliti, dengan r=0,128 dapat diartikan tidak terdapat hubungan atau berhubungan lemah  antara kadar GDS dengan jumlah trombosit  pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit DR. H. Bob Bazar, SKM Lampung Selatan. Tidak terdapat hubungan antara kadar GDS dengan jumlah trombosit pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit DR.H. Bob Bazar, SKM Lampung Selatan tahun 2020  dengan hasil p=0,071 dan r=0,128. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Kadar GDS, Jumlah Trombosit
Hubungan Antara Motivasi Kerja Dengan Kinerja Perawat Dalam Penerapan Patient Safety Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Ruang Rawat Inap RS Marinir Cilandak Regina Rossa Mauliddhina; Dwi Rohyani; Nita Sukamti
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.834 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i3.6062

Abstract

ABSTRACT Nurses have different motivations, and experience in carrying out care in conditions during the COVID-19 pandemic has the potential to cause long-term and short-term consequences for nurses, the social environment, and other health professions (Fernandes et al, 2020). motivation or encouragement from within the nurse will be needed in supporting the success of the patient safety implementation program. (Toode, Kristi, 2015) With the quality of nurse performance, it is increasingly demanded to improve the quality of health services. Knowing the work motivation of nurses, nurse performance, and the application of patient safety during the COVID-19 pandemic in the Cilandak Marine Hospital inpatient room, knowing whether there is a relationship between work motivation and nurse performance in implementing patient safety in the Cilandak Marine Hospital inpatient room. This quantitative research is correlational research with a cross-sectional approach, with a sample of 85 people from the inpatient ward of the Cilandak Marine Hospital, with a total sampling technique. The research instrument consisted of 3 questionnaires that had been tested for validity and reliability with Cronbach's alpha coefficient value > 0.90, the data was then analyzed with descriptive statistics to determine the relationship between work motivation and nurse performance in the application of patient safety in the inpatient room of the hospital. Cilandak Marines. The results showed that there was a relationship between work motivation and the application of patient safety (p-value 0.05). Nurses who have work motivation in the good category have a relationship with improving the performance of nurses who are good and very good at their work. Keywords: Work Motivation, Nurse Performance, Patient Safety Implementation ABSTRAK Perawat mempunyai motivasi yang berbeda-beda, pengalaman dalam melakukan perawatan pada kondisi masa pandemic covid-19 ini berpotensi menyebabkan konsekuensi jangka panjang dan jangka pendek bagi diri perawat, lingkungan sosial dan profesi kesehatan lainnya (Fernandes dkk, 2020). motivasi atau dorongan dari dalam diri perawat akan diperlukan dalam mendukung keberhasilan program pelaksanaan patient safety.(Toode, Kristi, 2015) Dengan kualitas kinerja perawat semakin dituntut untuk meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan. Tujuan untuk mengetahui motivasi kerja perawat, kinerja perawat, dan penerapan patient safety pada masa pandemic covid-19 di ruang rawat inap RS Marinir Cilandak, mengetahui adakah hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam penerapan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Marinir Cilandak. Penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional, dengan sampel penelitian berjumlah 85 orang yang berasal dari ruang rawat inap Rumah Sakit Marinir Cilandak, dengan teknik total sampling. Instrumen  penelitian terdiri dari 3 kuesioner yang telah di uji validas dan realibilitasnya dengan nilai koefisien cronbach’s alpha >0,90, data kemudian di analisis dengan descriptive statistic untuk mengetahui adanya hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat dalam penerapan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Marinir Cilandak. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan antara motivasi kerja dan penerapan patient safety (p value 0,05). Perawat yang memiliki motivasi kerja dalam kategori baik maka ada kaitannya dengan peningkatan kinerja perawat yang baik dan sangat bagus untuk pekerjaannya. Kata kunci: Motivasi Kerja, Kinerja Perawat, Penerapan Patient Safety
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemilihan Tempat Persalinan Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi Melda Kartika Sari; Rian Maylina Sari; Mefrie Puspita
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.107 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i4.6886

Abstract

ABSTRACT Labor is a physiological process that is directly related to health indicators. One of the health indicators is a decrease in the maternal mortality rate (MMR), namely with proper delivery assistance. The causes of AKI are bleeding, hypertension and infection that can occur during delivery and after delivery and can be avoided if delivery is assisted by health workers. This study aims to determine the factors associated with the choice of place of delivery in pregnant women. This research is a quantitative research with a cross sectional research design. The population in this study were all pregnant women at the Kenali Besar Public Health Center, Alam Barajo District, amounting to 1,102 in 2020 and sampling was carried out using an accidental sampling technique of 88 people. This research was carried out at the Kenali Besar Health Center Jambi City on 12 to 23 July 2021. Data collection was carried out using a questionnaire and the results of this study were analyzed univariately and bivariately with the chi-square test. The results of univariate analysis showed that 94.3% of respondents had good knowledge, 63.6% of respondents had a positive attitude, 60.2% of respondents had positive support and 95.5% of respondents chose a place to give birth at a health facility. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between knowledge (0.000), attitudes (0.030) and family support (0.046) with the choice of place of delivery for pregnant women at the Kenali Besar Health Center, Jambi City. Conclusion: knowledge, attitudes and family support related to the choice of place of delivery for pregnant women at the Kenali Besar Public Health Center, Jambi City.Keywords: Choice of Delivery Place, Health Facility, Pregnant Women ABSTRAK Persalinan merupakan proses fisiologis yang secara langsung berhubungan dengan indikator kesehatan. Salah satu indikator kesehatan yaitu adanya penurunan angka kematian ibu (AKI) yaitu dengan pertolongan persalinan yang tepat. Penyebab AKI yaitu perdarahan, hipertensi dan infeksi yang dapat terjadi saat persalinan maupun pasca persalinan dan dapat dihindari apabila persalinan ditolong tenaga kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan tempat persalinan pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Kenali Besar Kecamatan Alam Barajoyang  berjumlah 1.102 Tahun 2020 dan pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 88 orang.Penelitian ini telah dilakukan di Puskesmas  Kenali  Besar  Kota Jambi pada Tanggal 12 s/d 23 Juli Tahun 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan hasil penelitian ini dianalisis secara univariat dan bivariat dengan ujichi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 94,3% responden berpengetahuan baik, 63,6% responden memiliki sikap positif, 60,2% responden memiliki dukungan positif dan 95,5%responden memilih tempat bersalin di fasilitas kesehatan. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan (0,000), sikap (0,030) dan dukungan keluarga (0,046) dengan pemilihan tempat persalinanpada ibu hamil di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga berhubungan dengan pemilihan tempat persalinan pada ibu hamil di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Kata Kunci: Pemilihan Tempat Persalinan, Fasilitas Kesehatan, Wanita Hamil
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengendalian Kadar Gula Darah Pada Penyandang Diabetes Mellitus Di Kelurahan Bukit Betung Sungailiat Bangka Mega Yustika; Naryati Naryati
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.313 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i4.6876

Abstract

ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a disease or metabolic disorder characterized by high blood sugar levels accompanied by impaired carbohydrate, lipid, and protein metabolism as a result of insulin function insufficiency. Risk factors that can be controlled in blood sugar levels are physical activity, a healthy diet with balanced nutrition, medication adherence, and stress control. The purpose of this study was to determine the factors associated with controlling blood sugar levels in people with diabetes mellitus in Kelurahan Bukit Betung Sungailiat Bangka Tahun 2021. The design used was a quantitative study with a correlational analytical research design and a cross-sectional approach. The number of samples involved was 60 respondents using a simple random sampling technique. Results of this study showed that there is a correlation between physical activity and blood sugar levels (Pv = 0.001), there is a correlation between a healthy balanced diet and blood sugar levels (Pv = 0.001), there is a correlation between stress control and blood sugar levels (Pv = 0.037), and correlation between medication adherence and blood sugar levels (Pv=0.045). It is hoped that health services, especially in Puskesmas and Posyandu Elderly, Kelurahan Bukit Betung are expected to improve programs that aim to encourage people with diabetes mellitus to achieve optimal quality of life by further improving education in the form of counseling about diabetes mellitus and its prevention using leaflets, flipcharts, and In public lectures.  Keywords: Diabetes Mellitus, Physical Activity, Healthy Diet Balanced Nutrition, Stress Control, and Medication Adherence. ABSTRAK  Diabetes mellitus (DM) adalah suatu penyakit atau gangguan metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah disertai dengan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid dan protein sebagai akibat insufisiensi fungsi insulin. Faktor-faktor resiko yang dapat  dikendalikan dalam  kadar gula darah yaitu aktivitas fisik, diet sehat gizi seimbang, kepatuhan minum obat dan pengendalian stress. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengendalian kadar gula darah pada penyandang diabetes mellitus di Kelurahan Bukit Betung Sungailiat Bangka Tahun 2021. Desain penelitian yang digunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian analitik korelasional dan menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel yang dilibatkan sebanyak 60 responden dengan menggunakan tekniksimple random sampling. Hasil dari penelitian ini diperoleh ada hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah (Pv=0,001), ada hubungan diet sehat gizi seimbang dengan kadar gula darah (Pv=0,001), ada hubungan antara pengendalian stres dengan kadar gula darah (Pv=0,037), dan ada hubungan kepatuhan pengobatan dengan kadar gula darah (Pv=0,045). Diharapkan bagi pelayanan kesehatan khususnya di Puskesmas dan Posyandu Lansia Kelurahan Bukit Betung diharapkan untuk meningkatkan program yang bertujuan untuk mendorong masyarakat penyandang diabetes mellitus untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan cara lebih meningkatkan edukasi berupa penyuluhan tentang diabetes mellitus dan pencegahannya menggunakan leaflet, lembar balik, dan ceramah umum. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Aktivitas Fisik, Diet Sehat Gizi Seimbang, Pengendalian Stress, Kepatuhan Pengobatan
Literatur Review: Efektifitas Kie Terhadap Kesiapan Catin Dalam Menghadapi Kehamilan Pertama Aprina Aprina; Siti Fatonah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.391 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i4.6879

Abstract

ABSTRACT Pre-marital IEC in catin is an important thing that must be given as an effort to improve catin knowledge including about preparation before marriage. We hope that with the insights and knowledge gained, catin can foster a healthy and safe married life, with the aim that readers can get an overview of the knowledge of the groom and bride-to-be and before presenting communication, information and education (KIE), as well as to find out the effectiveness of giving from presenting the IEC. The method used is a literature review where the data is obtained from an electronic database, namely Google Scholer, between 2018-2022. 68 articles selected 3 articles that fit the purpose of this study . The results obtained from a review of articles on readiness to face the first pregnancy came from the preparations made by the bride and groom before and became pregnant, information and education communication (IEC) regarding reproductive health and preparation for the first time is very effective and very much needed by the prospective bride and groom to have good readiness. during the first pregnancy, during the first pregnancy many women are not ready to face pregnancy because they do not have good knowledge and previous experience, it is certain to the local KUA to make reproductive health materials a mandatory material that must be submitted to prospective brides and can revitalize Cooperation with related parties for health education material Keywords: KIE, Bride and Groom, Pregnancy Preparation ABSTRAK KIE Pranikah pada catin ini merupakan hal penting yang harus diberikan sebagai upaya meningkatkan ilmu catin diantaranya yaitu wawasan mengenai persiapan sebelum menikah. Diharapkan dengan wawasan serta ilmu yang didapatkan tersebut, catin bisa membina kehidupan pernikahan sehat serta aman, dengan tujuan pembaca dapat mendapatkan gambaran pengetahuan pasa pasangan calon pengantin Pria dan Wanita sebelum dan sesudah pemberian komunikasi, informasi dan edukasi (KIE), serta untuk mengetahui efektifitas pemberian dari pemberian KIE tersebut. Metode yang digunakan adalah literatur review dimana Data diperoleh dari database elektronik yakni google scholer antara tahun 2018-2022.  68 artikel ditemukan dipilih 3 artikel yang sesuai dengan tujuan penelitian ini. Hasil yang diperoleh dari telaah artikel kesiapan dalam menghadapi kehamilan pertama berasal dari persiapan yang dilakukan oleh calon pengantin sebelum menikah dan hamil, komunikasi informasi dan edukasi (KIE) mengenai kesehatan reproduksi dan kesiapan menghadapi kehamilan pertamanya sangat efektifitas dan sangat diperlukan oleh pasangan calon pengantin agar memiliki kesiapan yang baik pada saat kehamilan pertama, pada masa kehamilan pertama banyak perempuan yang belum siap menghadapi kehamilan karena belum memiliki pengetahuan yang baik serta perngalaman sebelumnya, direkomendasikan kepada KUA setempat untuk menjadikan materi kesehatan reproduksi menjadi materi wajib yang harus disampaikan kepada calon pengantin dan bisa melakukan revitalisasi kembali Kerjasama dengan pihak terkait untuk perihal penyuluhan materi kesehatan Kata Kunci: KIE, Calon Pengantin, Persiapan Kehamilan
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Penerapan Protokol Kesehatan Remaja Saat Pandemi Covid-19 Reza Erlina Cristy; Nadirahilah Nadirahilah
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.909 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v2i4.7143

Abstract

ABSTRACT Corona virus is a virus that has shocked the world, The best way to deal with it is to apply health protocols. The purpose of this research is to determine the relationship between parenting style and implementation of health protocols. The population of the research is was the all student SMP AL-NUR Cibinong as many 500 respondents with a total sample of 217 respondents. with the sampling technique used was Proportional Random Sampling. The results of research that have conducted shows that most of the respondents are at the age of 14 years as many as 32.3%, male 61.3%, get democratic parenting 71.9 %, and implement health protocols 64.5%. The results of the research using the chi-square test with a confidence level of 95% (p-value = 0.05). The results of this study indicate that there is a significant relationship between parenting style and implementation of health protocols. with p-value = 0,000. This research is expected to increase awareness of adolescents in implementing the protocol health. Keywords: Parenting style, Implementation of health protocols. ABSTRAK Corona virus merupakan virus yang telah menggemparkan masyarakat dunia, cara terbaik untuk penanggulangannya adalah dengan menerapkan protokol kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan penerapan protokol kesehatan pada remaja di SMP AL-NUR Cibinong. Populasi penelitian ini semua siswa yang bersekolah di SMP AL-NUR Cibinong sebanyak 500 responden, dengan jumlah sampel 217 responden. Dengan teknik sampling yang digunakan adalah Proportional Random Sampling. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan sebagaian besar responden berada di usia 14 tahun sebanyak 32,3 %, berjenis kelamin Laki-laki 61,3 %, mendapatkan pola asuh demokratis 71,9 %, dan menerapkan protokol kesehatan 64,5%. Hasil analisis data menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95% (p-value = 0,05). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan penerapan protokol kesehatan dengan p-value = 0,000, Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran remaja dalam menerapkan protokol kesehatan. Kata Kunci: Pola Asuh Orang Tua, Penerapan Protokol Kesehatan

Page 12 of 158 | Total Record : 1573


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 4 (2026): Volume 6 Nomor 4 (2026) Vol 6, No 3 (2026): Volume 6 Nomor 3 (2026) Vol 6, No 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 (2026) Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 (2026) Vol 5, No 12 (2025): Volume 5 Nomor 12 (2025) Vol 5, No 11 (2025): Volume 5 Nomor 11 (2025) Vol 5, No 10 (2025): Volume 5 Nomor 10 (2025) Vol 5, No 9 (2025): Volume 5 Nomor 9 (2025) Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025) Vol 5, No 7 (2025): Volume 5 Nomor 7 (2025) Vol 5, No 6 (2025): Volume 5 Nomor 6 (2025) Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025) Vol 5, No 4 (2025): Volume 5 Nomor 4 (2025) Vol 5, No 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 (2025) Vol 5, No 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 (2025) Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (2025) Vol 4, No 12 (2024): Volume 4 Nomor 12 (2024) Vol 4, No 11 (2024): Volume 4 Nomor 11 (2024) Vol 4, No 10 (2024): Volume 4 Nomor 10 (2024) Vol 4, No 9 (2024): Volume 4 Nomor 9 (2024) Vol 4, No 8 (2024): Volume 4 Nomor 8 (2024) Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024) Vol 4, No 6 (2024): Volume 4 Nomor 6 (2024) Vol 4, No 5 (2024): Volume 4 Nomor 5 (2024) Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024) Vol 4, No 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 (2024) Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024) Vol 4, No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (2024) Vol 3, No 12 (2023): Volume 3 Nomor 12 (2023) Vol 3, No 11 (2023): Volume 3 Nomor 11 (2023) Vol 3, No 10 (2023): Volume 3 Nomor 10 (2023) Vol 3, No 9 (2023): Volume 3 Nomor 9 (2023) Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023) Vol 3, No 7 (2023): Volume 3 Nomor 7 (2023) Vol 3, No 6 (2023): Volume 3 Nomor 6 (2023) Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023) Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023) Vol 3, No 3 (2023): Volume 3 Nomor 3 (2023) Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023) Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 Nomor 1 (2023) Vol 2, No 4 (2022): Volume 2 Nomor 4 (2022) Vol 2, No 3 (2022): Volume 2 Nomor 3 (2022) Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2 (2022) Vol 2, No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 (2022) Volume 1 Nomor 4 Desember 2021 Volume 1 Nomor 3 September 2021 Volume 1 Nomor 2 Juni 2021 Volume 1 Nomor 1 Maret 2021 More Issue