cover
Contact Name
-
Contact Email
redaksi.biomed@gmail.com
Phone
+6287859850400
Journal Mail Official
redaksi.biomed@gmail.com
Editorial Address
UNITRI PRESS UPT. Penerbitan & Jurnal Ilmiah Jl. Telaga Warna, Tlogomas Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Biomed Science
ISSN : 23385189     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Biomed Science : ISSN 2338-5189 (media cetak) , adalah jurnal peer-review yang menerbitkan artikel tentang praktik, teori, dan penelitian di semua bidang kesehatan dan kebidanan. Scope jurnal terdiri dari kebidanan,kesehatan,kesehatan masyarakat Setiap naskah yang diserahkan akan ditinjau oleh satu peer-reviewer menggunakan metode double blind review. Biomed Science diterbitkan oleh UNITRI PRESS Jurnal Biomed Science merupakan Jurnal Ilmiah Obstetri Gynekologi dan ilmu kesehatan yang memuat tulisan perancangan, pengumpulan, pengolahan dan analisis data, baik merupakan pemikiran konseptual maupun penerapannya. jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan Juli dan Desember.
Articles 123 Documents
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN DAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS DENGAN TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI MASA NIFAS DI BIDAN PRAKTEK SWASTA NY NURUL TULUNGAGUNG Defi Kristina Sari; Suhartik Suhartik
Biomed Science Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Atmarita (2004) Tingkat pendidikan dan pengetahuan gizi sangatberpengaruh terhadap perubahan sikap dan perilaku hidup sehat. Tingkat pendidikan yang lebih tinggi akan memudahkan seseorang atau masyarakat untuk menyerap informasi dan mengimplementasikannya dalam perilaku dan gaya hidup sehari-hari, khususnya dalam  hal kesehatan dan gizi.Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan ibu nifas dengan tingkat konsumsi zat gizi masa nifas.. Penelitian ini dilaksanakan di BPS Nurul Tulungagung   yang akan dilaksakan pada bulan September sampai dengan Oktober 2020 . Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain penelitian Analitik yaitu dengan menggunakan metode pendekatan Cross sectional. Besar populasi yang digunakan adalah seluruh ibu nifas yaitu 36 responden, Sampel menggunakan total population, teknik sampling menggunakan total sampling, sedangkan alat ukur yang digunakan ialah Kuesioner dan form recall 1x24 jam..Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah data tingkat pendidikan lebih banyak 44,4% berpendidikan menengah. Tingkat pengetahuan ibu tentang gizi ibu  nifas sebagian besar baik yaitu 47,2%. Tingkat konsumsi energi ibu sebagian besar sedang yaitu 61,1% dan tingkat konsumsi protein sebagian besar sedang yaitu 41,67%. Uji yang digunakan adalah uji chi squere dengan continuity correction. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dapat mempengaruhi tingkat konsumsi zat gizi ibu dalam memilih bahan makanan dan memenuhi kebutuhan gizi ibu. Dengan penelitian ini diharapkan bidan dapat meningkatkan memberikan penyuluhan tentang gizi ibu masa nifas di BPS Nurul
HUBUNGAN JENIS KONTRASEPSI, RIWAYAT PERSALINAN, TINGKAT PENGETAHUAN PERSONAL HIGYNE DENGAN KONDISI KESEHATAN REPRODUKSI PADA WANITA USIA SUBUR DI DUSUN JARUMAN DESA WAJAK KABUPATEN MALANG Astutik, Vivin Yuni; Daramitha, Nisa'i
Biomed Science Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan jenis kontrasepsi, riwayat persalinan, tingkat pengetahuan personal higyne dengan kondisi kesehatan reproduksi pada wanita usia subur. Berdasarkan studi penelitian yang peneliti lakukan pada bulan Desember 2021 di dapatkan 15 wanita usia subur, 12 dari wanita usia subur mengatakan sering mengalami gatal gatal, kepututihan pada daerah kewanitaan. 15 orang dari wanita usia subur menyatakan ketika mengalami masalah tersebut jarang untuk di periksakan hanya dilakukan penanganan seperti menggunakan larutan antiseptik tetapi masalah tidak terselesaikan. Begitu juga 15 dari wanita usia subur 7 di antaranya menggunakan kontrasepsi suntik dan 8 wanita usia subur menggunakan kontrasepsi pil. Kesehatan Reproduksi adalah suatu keadaan sehat mental, fisik dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses reproduksi.   Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Metode pengampilan sampel adalah secara total sampling, tempat dan waktu penelitian ini dilakukan di Dusun Jaruman Desa Wajak Kabupaten Malang. Waktu penelitian Maret-April 2022, populasi dalam penelitian ini sebanyak 36 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 wanita usia subur. Analisa data menggunakan regresi linear berganda.   Dari hasil analisa statistic deskriptif terhadap variabel diatas dapat dilihat bahwa jenis kontrasepsi, riwayat persalinan, tingkat pengetahuan personal higyne dengan kondisi kesehatan reproduksi pada wanita usia subur yang dibuktikan dengan nilai Fhitung504.939 lebih besar dari Ftabel yaitu 2,63.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN ASAP ROKOK DENGANKEJADIAN ISPA PADA ANAK UMUR 1– 3 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUJON Qotimah Qotimah; Sayuti Sayuti
Biomed Science Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian ISPAsebagai infeksiakibat mikroorganismeyang menyerang salah satu atau lebih bagian dari saluran napas mulai dari hidung (saluran bagian atas) hingga jaringan di dalam paru-paru (saluran bagian bawah) yang sering dialami oleh anak. Salah satu penyebab ISPA yaitu kekurangan status gizi dan terpapar asap rokok.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dan asap rokokdengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Dampit. Desain penelitian mengunakan desain kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling sebanyak 33 orang. Teknik pengumpulan data dengan memberikan kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu deskriptif dan regresi linear bergandamenggunakan SPSS. Waktu Penelitian September-Desember 2019.Nilai thitung (5,542) ttabel (2,042) dan nilai signifikasi sebesar (0,000) (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun. Nilai thitung (3,285) ttabel (2,042) dan nilai signifikasi sebesar (0,003) (0,050) artinya ada hubungan yang signifikan antara asap rokokdengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun. Nilai F hitung (9,046) Ftabel (3,320) dan nilai signifikasi sebesar (0,000) (0,050) artinya terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi (X1) dan asap rokok (X2) dengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun (Y). Nilai R Square (R2) membuktikan ada hubungan status gizi dan asap rokokdengan kejadian ISPA pada anak umur 1– 3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Pujon sebesar 70,9%, sedangkan 29,1% selebihnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
HUBUNGAN USIA IBU DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN POST DATE DI PUSKESMAS CAMPURDARAT TULUNGAGUNG Sari, Defi Kristina; Sutriyani, Titin
Biomed Science Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan Post Date merupakan kehamilan yang berlangsung sampai 42 minggu atau lebih, dihitung dari hari pertama haid terakhir. Salah satu faktor penyebab terjadinya kehamilan Post Date adalah usia ibu dan paritas. Berdasarkan data di Puskesmas Campurdarat  pada 6 bulan terakhir yaitu pada bulan Januari – Juli 2021 terdapat data  ibu hamil sejumlah 100 orang. Ibu hamil yang mengalami kehamilan post date mencapai 35 kasus ( 30 % ). Adapun beberapa faktor penyebab terjadinya kehamilan post date, antara lain: usia terdapat 18 orang ( 51,4 % ), paritas mencapai 10 orang ( 28,6 % ) dan fatktor lain 7 orang (20%)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara usia ibu dan paritas  dengan kejadian kehamilan post date di Puskesmas Campurdarat. Metode pengambilan sampel menggunakan tehnik sampling purposive. Populasinya adalah seluruh ibu hamil. Sampelnya adalah ibu hamil yang mengalami kehamilan Post Date berjumlah 30 orang. Waktu penelitian yaitu bulan Juli – September  2021. Teknik analisis menggunakan  regresi linear  berganda yang dibantu oleh program SPSS 20.Hasil analisis di dapatkan nilai Thitung Ttabel, dengan nilai Thitung X1 (2,582) Ttabel (2,052) dan X2 Thitung Ttabel yaitu 0,941 2,045. Hasil analisa untuk X1memiliki arti  bahwa variabel usia ibu (X1) ada hubungan yang signifikan dengan kejadian kehamilan Post Date, sedangkan hasil analisa untuk X2 memiliki arti bahwa variavbel paritas tidak ada hubungan yang signifikan antara Paritas dengan kejadian Post Date.Nilai Fhitung (5,488) Ftabel (3,34), yang berarti ada hubungan yang signifikan antara variabel usia ibu dan paritas terhadap kejadian kehamilan Post Date. R Square (28,9%) yang berarti sebanyak 28,9% variabel usia ibu dan paritas mempengaruhi variabel kehamilan Post Date dan sebesar 71,1% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
HUBUNGAN ANTARA PARITAS, POLA ASUPAN NUTRISI DAN KEBIASAAN SEHARI-HARI DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RSI GONDANGLEGI MALANG Donna Dwinita Adelia; Siti Nurjanah; Bibiana Benga Angin
Biomed Science Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abortus merupakan masalah kesehatan masyarakat karena memberikan dampak pada kesakitan dan kematian ibu. Sebagaimana diketahui penyebab utama kematian ibu hamil dan melahirkan adalah perdarahan, infeksi dan eklampsia. Namun sebenarnya abortus juga merupakan penyebab kematian ibu, hanya saja muncul dalam bentuk komplikasi perdarahan dan sepsis. Akan tetapi, kematian ibu yang disebabkan komplikasi abortus sering tidak muncul dalam laporan kematian, tetapi dilaporkan sebagai perdarahan atau sepsis. Abortus dapat mengakibatkan kematian karena adanya perdarahan yang terus menerus dan infeksi pada saat melakukan abortus. Abortus atau dalam bahasa indonesia disebut keguguran merupakan salah satu penyebab perdarahan yang terjadi pada kehamilan trimester pertama dan kedua. Perdarahan ini dapat menyebabkan berakhirnya kehamilan atau kehamilan terus berlanjut. Secara klinis, 10-15% kehamilan yang terdiagnosis berakhir dengan abortus (Wiknjosastro, 2010). Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara paritas, pola asupan nutrisi dan kebiasaan sehari-hari dengan kejadian Abortus. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, sampel yang diguanakan dalam penelitian ini adalah 32 orang. Data yang digunakan yaitu menggunakan data sekunder dan di analisis menggunakan SPSS. Penelitian ini didapatkan hasil dari X1 sebesar.998 t tabel 2.048 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara paritas (X1) dengan kejadian abortus (Y), ). Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Siti Maqrivatul  (2019), diperoleh hasil frekuensi berdasarkan paritas ibu dengan kejadian abortus yaitu sebagian besar ibu yang mengalami abortus adalah paritas tidak aman (0,1 dan 3) yaitu abortus spontan sebanyak 101 (70,1%) dan abortus provokatus sebanyak 13 orang (8,5%). Sedangkan pada paritas aman (2-3) 5 berjumlah 29 (20%) ibu yang mengalami abortus spontan dan 2 (1,4) ibu yang mengalami abortus provokatus. Hasil analisis data menggunakan uji Chi-Square di peroleh hasil P-value sebesar 0,526, hal ini dapat di simpulkan Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paritas ibu dengan kejadian abortus di RSUD Panembahan Senopati Bantul yang menunjukkan bahwa kejadian abortus yang dialami responden dalam penelitian ini tidak disebabkan oleh paritas 
HUBUNGAN GIZI IBU HAMIL DAN AKTIVITAS SEHARI-HARI DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RS BEN MARI Sayuti Sayuti
Biomed Science Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abortus adalah terhentinya proses kehamilan yang sedang berlangsung sebelum mencapai umur 28 minggu atau berat janin sekitar 500 gram. Abortus adalah berakhirnya suatu kehamilan (oleh akibat-akibat tertentu) atau buah kehamilan belum mampu untuk hidupdiluar kandungan (Rukiyah dan Yulianti, 2010). Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di RS Ben Mari pada tanggal 15 Desember 2020, jumlah ibu hamil yang mengalami abortus pada bulan September-November 2020 terdapat 59 ibu hamil dan setelah dilakukan wawancara dengan petugas ruangan, faktor penyebab abortus adalah aktivitas yang berat 25 ibu hamil (14,75%), gizi yang buruk 15 ibu hamil (8,85%), lingkungan yang kotor 10 ibu hamil (5,9%), dan psikologis yang terganggu 9 ibu hamil (5,31%).            Penelitian ini dilakukan secara survey, dimana sampel di ambil secara random sebanyak 30 responden pada ibu ibu yang mengalami abortus. Penelitian ini di lakukan di RS. Ben Mari pada bulan Maret 2021 sampai dengan Mei 2021. Variabel Abortus di ukur dengan menggunakan Indikator ( 1.Jumlah pengeluaran darah, 2. Jenis perdarahan, 3. Nyeri yang dirasakan).  Variabel gizi ibu hamil diteliti dengan menggunakan indicator (frekuensi makanan, 2. Jenis makanan, 3. LILA ibu selama hamil). Variabel aktivitas sehari hari diteliti dengan indicator (1. Lama (jam ) ibu bekerja, 2. Jenis pekerjaan 3. Lama istirahat).             Pendekatan analisa yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan hasil kedua variabel x berpengaruh terhadap Y yang dapat di lihat dari nilai F hitung dan hasil determinasi. Nilai Fhitung sebesar 4,013 Ftabel 3,34 artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Gizi Ibu Hamil dan Aktivitas Sehari-hari dengan KejadianAbortus. Nilai R Square (R2) = 510 yang artinya Gizi Ibu Hamil (X1) dan Aktivitas Sehari-hari (X2) berpengaruh terhadap kejadian Abortus (Y) sebesar 5,10 %, sedangkan 49,0 % lainnya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Untuk mengetahui hubungan secara sendiri sendiri dapat dilihat dari nilai thitung gizi ibu hamil (X1) dan kejadian Abortus (Y), terdapat hubungan yang signifikan yang dapat dibuktikan dengan nilai thitungttabel yaitu 2,231 2,052 Aktivitas Sehari-hari (X2) dan kejadian Abortus (Y) terdapat hubungan yang signifikan yang dapat dibuktikan dengan thitung ttabel yaitu 2,082 2,052.
STUDI PENGARUH AKTIVITAS FISIK DAN STRES SELAMA KEHAMILAN TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMSIA IBU HAMIL TRIMESTER II DAN III Yusnita Julyarni Akri; Donny Yunamawan
Biomed Science Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklampsia merupakan salah satu penyebab angka kematian ibu dan janin, dengan angka kejadian yang cukup tinggi. Resiko preeklampsia diketahui dapat meningkat pada ibu hamil yang mengalami stres dengan pola aktivitas fisik yang kurang atau juga berlebih.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan stres yang di alami ibu dalam kehamilan dengan kejadian preeklamsia pada trimester II dan III di RS. Bhayangkara Hasta Brata Batu. Desain penelitian menggunakan desain kuntitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data melalui kuisioner. Metode analisis data menggunakan deskriptif dan regresi linear berganda menggunakan SPSS.Hasil analisis, variabel aktivitas fisik diperoleh nilai thitung ttabel (5,2422,042), variabel stress di peroleh thitungttabel (7,8722,042), dengan masing-masing nilai signifikan 0,05 dan nilai FhitungFtabel (9,7874,048) dan nilai signifikan sebesar 0,000 (p value 0,050). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh aktivitas fisik dan stres yang dialami ibu dalam kehamilan dengan kejadian preeklamsia trmester II dan III di RS. Bhayangkara Hasta Brata Batu secara bersamaan (simultan) maupun masing-masing (parsial) variabel.
PENGARUH PENDAMPINGAN SUAMI, SAUDARA/IBU, DAN TEMAN TERHADAP KELANCARAN PROSES PERSALINAN DI PUJON KABUPATEN MALANG Sayuti Sayuti; Sripina Ulandari
Biomed Science Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Persalinan merupakan suatu proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang dapat hidup ke dunia dan di luar rahim melalui jalan lahir atau jalan lain. Mulainya persalinan sejatinya ditandai oleh kontraksi uterus yang semakin sering, kuat, lama, dan akhirnya teratur. Sakit pinggang bagian bawah dapat menyertai kontraksi uterus (nyeri), keadaan ini mempengaruhi kejiwaan ibu dalam menghadapi proses berikutnya sehingga perlu adanya dukungan. Kecemasan atau ketidaktenangan jiwa merupakan reaksi fisiologis, beberapa diantara dari ibu yang bersalin tersebut timbul rasa gelisah dalam menghadapi persalinannya. Dari survei awal dapat disimpulkan bahwa masih banyak ibu yang akan bersalin mengalami perlambatan persalinan bila tidak didampingi oleh suami atau keluarganya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pendampingan suami, pendampingan saudara/ibu dan teman secara bersama-sama terhadap kelancaran proses persalinan dan mengetahui perlakuan yang paling dominan terhadap kelancaran proses persalinan.Penelitian ini dilakukan di BPM Nia Pujon Kabupaten Malang, populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang akan melahirkan di BPM Nia Pujon Kabupaten Malang dengan variabel independent yaitu pendampingan suami, pendampingan saudara/ibu dan pendampingan teman dengan variabel dependent adalah proses persalinan.Hasil penelitian ini menunjukkan kondisi subyek penelitian setelah diberi perlakuan menunjukkan bahwa perlakuan pendampingan suami, pendampingan saudara/ibu, pendampingan teman memberikan pengaruh terhadap lama persalinan dan luka perineum. Sedangkan perlakuan pendampingan suami, pendampingan saudara dan pendampingan teman tidak berpengaruh terhadap variabel nyeri, kontraksi uterus dan volume perdarahan dalam proses persalinan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG ANEMIA, POLA NUTRISI, DAN KEPATUHAN DALAM MENGONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBUHAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUJON Ahisa Novianti; Eti Kuswandari
Biomed Science Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia pada ibu hamil adalah kondisi di mana ibu hamil dengan kadar hemoglobin dalam darahnya kurang dari 11,0%. Anemia dapat mengurangi daya tahan tubuh ibu dan meninggikan frekuensi komplikasi kehamilan serta persalinan. Kekurangan kadar hemoglobin dalam darah mengakibatkan kurangnya oksigen yang dibawah dan di transfer ke sel tubuh maupun sel otak dan uterus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Anemia, Pola Nutrisi, dan Kepatuhan dalam mengonsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pujon. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu yang mengalami Anemia di Pujon berjumlah 34 orang ibu, dengan tehnik sampling yang digunakan total sampling. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pendekatan uji analisis regresi linear berganda dan alat bantu computer program SPSS 16 for widows. Dari hasil analisis statistik deskriptif terdapat pengaruh dengan nilai variabel(X1) yaitu thitung ttabel yaitu, 3,387   2,042 dan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel(X2) yang diketahui dari nilai thitung ttabel yaitu, 3,893 2,042 juga terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel(X3) yang diketahui dari nilai thitung ttabel yaitu, 3,295 2,042 Sedangkan nilai Rsquare dari variabel X1, X2 dan X3 yaitu sebesar 0,397 yang artinya (X1), (X2) dan (X3) berpengaruh terhadap (Y) sebesar 39,7% sedangkan 60,3% lainya dipengaruhi oleh faktor yang tidak diteliti.
PENGARUH KENAIKAN BERAT BADAN SELAMA HAMIL DAN RIWAYAT HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN PREEKLAMSI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK RAWAT INAP NU MADINAH PUJON Yusnita Julyarni Akri; Donny Yunamawan; Elaria Bora
Biomed Science Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preeklampsia merupakan penyulit dalam kehamilan maupun persalinan yang apabila tidak terdeteksi sedini mungkin dan tidak ditangani dengan cepat dan tepat dapat menimbulkan komplikasi yang fatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kenaikan berat badan selama hamil dan riwayat hipertensi dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil trimester III di klinik rawat inap NU madinah pujon.                   Metode pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, dimana total sampling merupakan tehnik sampling yang menggunakan seluruh populasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan pendekatan kuantitatif analitik. Dengan menggunakan metode model regresi linear berganda.                   Nilai thitung variabel kenaikan berat badan selama hamil (X1) sebesar 2,079   ttabel 2,052 artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara kenaikan berat badan selama hamil (X1) dengan kejadian preeklamsia ibu hamil trimester III (Y). Nilai thitung variabel riwayat hipertensi (X2) sebesar 2,382 ttabel  2,052 artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara riwayat hipertensi (X2) dengan kejadian preeklamsia ibu hamil trimester III (Y). Nilai Fhitung sebesar 74,245 nilai Ftabel0,05 (3,34) artinya terdapat hubungan secara bersamaan atau silmultan yang signifikan antara antara variabel kenaikan berat badan selama hamil (X1) dan riwayat hipertensi (X2) dengan kejadian preeklamsia ibu hamil trimester III (Y). Nilai koefisien  regresi (Rsquare) sebesar 0,846 artinya pengaruh variabel bebas deengan kejadian preeklamsia (0,846  x 100%) sama dengan 84,6% sedangkan 15,4% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.

Page 11 of 13 | Total Record : 123