cover
Contact Name
Busriadi
Contact Email
bbusriadi@gmail.com
Phone
+6285285034518
Journal Mail Official
jurnalistikhlaffebi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Sumatera KM.04 Sungai Binjai Kec. Bathin III Kab. Bungo Provinsi Jambi Kode Pos 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan & Manajemen Syariah
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
STIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan & Manajemen Syariah : is open-access peer-reviewed online journal which provides a forum for the full range of scholarly study of islamic studies. The editors welcome articles and research reports addressing to the current issues such as: Islamic Economics, Banking and Islamic Management.
Articles 176 Documents
Analisis Pengaruh Capital Adequacy Ratio, Financing To Deposit Ratio, Biaya Operasional Dan Pendapatan Operasional, Dan Non Performing Financing Terhadap Profitabilitas Pada BMT Beringharjo (Periode 2009-2014) Ainil Fhadilah
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 2 No. 2 (2020): (September 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v2i2.206

Abstract

Profitabilitas digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam memperoleh laba atau keuntungan, sangat penting diamati mengingat keuntungan yang memadai diperlukan untuk mempertahankan arah sumber modal. Naik turunnya nilai Return On Asset (ROA) dapat dipengaruhi oleh beberapa rasio keuangan lainnya seperti Capital Adequacy Ratio (CAR), Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non Performing Financing (NPF) yang berlaku umum di koperasi dan berdasarkan pedoman penilaian kesehatan keuangan KJKS BMT Undang-undang nomor 35.3/per/m.kukm/2007. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh CAR, FDR, BOPO, dan NPF terhadap ROA pada BMT Beringharjo Yogyakarta. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data laporan keuangan tahunan dari tahun 2009-2014. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh CAR, FDR, BOPO, dan NPF terhadap ROA pada BMT Beringharjo Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variable independen CAR, FDR, BOPO, dan NPF secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap variable dependen ROA. Secara parsial CAR mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, BOPO berpengaruh negative dan signifikan terhadap ROA, dan NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA pada BMT Beringharjo Yogyakarta. Kemampuan dari keempat variable tersebut terhadap ROA dalam penelitian ini sebesar 99,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan kedalam model penelitian.
Pengaruh Tekonlogi Informasi Terhadap Kepuasan Nasabah Pada Pegadaian Syariah (Studi Kasus Pada Pegadaian Syariah Di Provinsi Jambi) Busriadi Busriadi
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 2 No. 2 (2020): (September 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v2i2.210

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh teknologi terhadap kepuasan nasabah. Permasalahan penelitian merujuk pada fenomena bisnis PT. Pegadaian Syariah (Persero) Tbk. Di Provinsi Jambi. permasalahan penelitian ini adalah bagaimana membangun kepuasan nasabah tercapai sesuai harapan. Tujuan penelitian dirumuskan untuk mencari jawaban atas alur kinerja Mutu pelayanan. Permodelan yang dirumuskan pada penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman yang kritis dalam konsep dan pengukuran manajemen hubungan pelanggan. Peneliti memasukan unsur Efektivitas Ragam Teknologi yang Ditawarkan, Teknologi yang Mudah Dipergunakan, Teknologi yang Tepat Guna dan Teknologi yang Berfungsi dengan Baik yang memiliki konsekuensi yang signifikan terhadap kepuasan nasabah. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif dan metode kuantitatif dengan tujuan menguji pengaruh antar variabel yang diteliti melalui pengujian hipotesis Penelitian ini mempergunakan 110 responden dan keseluruhan responden adalah nasabah PT. Pegadaian Syariah (Persero) Tbk. Di Provinsi Jambi. Analisis data mempergunakan Structural Equation Model (SEM) dengan program komputer Amos 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi berdampak positip dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Penelitian ini melahirkan sebuah penyermpurnaan yang bersifat memperkuat justifikasi penelitian terdahulu di mana penelitian ini mengembangkan kajian pengaruh mutu pelayanan dengan memperluas kajian terhadap kepuasan nasabah.
Pengaruh Penerapan Strategi Segmenting, Targeting, Dan Positioning Terhadap Pembiayaan Mikro Pada PT. BRI Syariah KCP Muara Bungo Feby Yulia Ningsih
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 2 No. 2 (2020): (September 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v2i2.211

Abstract

Fokus penelitian mengkaji tentang pengaruh penerapan strategi segmenting, targeting, dan positioning terhadap pembiayaan mikro pada Pt. Bri Syariah Kcp Muara Bungo. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dan membatasi permasalahan yang ada pada rumusan masalah. Rumusan masalah dinyatakan dalam kalimat pernyataan, selanjutnya peneliti menggunakan teori untuk menjawabnya. Berdasarkan hasil penelitian Pengaruh Penerapan Strategi Segmenting, Targeting, dan Positioning Terhadap Pembiayaan Mikro pada PT. BRI Syariah KCP Muara. Bungo Berdasarkan uji parsial terlihat bahwa ada dua variabel yang tidak berpengaruh, yaitu segmenting dan targeting, Sedangkan variabel positioning berpengaruh positif terhadap pembiayaan mikro pada PT. BRI Syariah KCP Muara Bungo. uji secara simultan, ketiga variabel yaitu segmenting, targeting dan positioning secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap pembiayaan mikro pada PT. BRI Syariah KCP Muara Bungo.
Analisis Penanganan Pembiayaan Murabahah Non Performing Financing (NPF) Dengan Mitigation Of Risk In Islamic Financial Institutions Di KJKS BMT Al-Makmur Cubadak Lima Kaum Kab. Tanah Datar Elmiliyani Wahyuni; Sri Maulidia
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): (Maret 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v2i1.219

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah terjadinya pembiayaan murabahah bermasalah (NPF) selama tiga tahun terakhir mengalami kenaikkan yang signifikan pada KJKS BMT Al-Makmur Cubadak Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Sehingga diperlukan cara penanganan pembiayaan bermasalah berdasarkan mitigation of risk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui bagaimana analisis penanganan pembiayaan murabahah bermasalah (NPF) apakah telah sesuai dengan ketetapan yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab terjadinya pembiayaan bermasalah yaitu kurangnya analisis dalam menganalisa karakter nasabah, kelemahan dalam melakukan pembinaan dan monitoring pembiayaan, penurunan pendapatan usaha nasabah, dan nasabah yang sengaja menghindar. Mitigasi menghindari risiko dilakukan dengan menerapkan denda sebesar Rp 1000 untuk satu kali keterlambatan, dan memberikan potongan tagihan kepada nasabah yang mampu melunasi pembiayaan sebelum waktu jatuh tempo berakhir. Kemudian mitigasi kedua yang dilakukan mengurangi risiko dengan menerapkan pola pembiayaan untuk meringankan angsuran pembayaran anggota yang mengalami kesulitan dalam membayar, dengan sistem rescheduling, dalam hal ini BMT menerapkan pola perpanjangan waktu, dan kebijakan pengurangan tunggakan bagi hasil. Tetapi dalam hal lain BMT tidak melakukan penarikkan jaminan, konversi akad dan juga litigasi dikarenakan pihak BMT menyelesaiakan permasalahan pembiayaan dengan jalan musyawarah.
The Shariah Compliance Analysis Based On Financial Ratio Aspects (Study Of Companies That Are Always Listed Onthe Indonesian Sharia Stock Index) Evan Hamzah Muchtar
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): (Maret 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v2i1.220

Abstract

Produk syariah di pasar modal berkembang melalui berbagai produk investasi syariah yang terus meningkat jumlahnya dan didukung oleh regulasi yang kuat, baik dari sisi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN). MUI). Proses penapisan saham syariah mencakup dua aspek yang harus dipenuhi emiten untuk masuk ke dalam indeks saham syariah, yaitu aspek kualitatif dan kuantitatif. Makalah ini akan membahas permasalahan yang muncul dan menimbulkan perdebatan di kalangan akademisi dan praktisi syariah dalam proses penyaringan saham yang terdaftar di indeks saham syariah dan analisis kepatuhan syariah berdasarkan aspek rasio keuangan.
Late Charge Pada Syariah Card Dalam Perspektif Islam Khoiri Khoiri
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): (Maret 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v2i1.221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hukum denda keterlambatan (late chage) dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Nomor 54/DSN-MUI/X/2006 Tentang Syariah Card). Hasil penelitian ditemukan bahwa denda keterlambatan (late charge) dalam syariah card sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) Nomor 54/DSN-MUI/X/2006 Tentang Syariah Card) diperbolehkan dengan catatan bahwwa denda keterlambatan (late charge) adalah sanksi atau hukuman yang didasarkan pada prinsip ta’zir yaitu bersifat menyerahkan dan demi perbaikan serta bertujuan agar nasabahnya lebih disiplin dalam melaksanakan kewajibannya dan uang hasil dari denda tidak diklaim sebagai pendapatan penerbit kartu tetapi diperuntukkan sebagai dana sosial,dan besar nominalnya juga berdasarkan kesepakatan bersama bukan sepihak.
Bai’ Al Wafa’ Dalam Tinjauan Hukum Islam Muklisin Muklisin; Khoiri Khoiri
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 1 No. 2 (2019): (September 2019)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v1i2.222

Abstract

Bai wafa’, suatu akad jual beli dimana pembeli berkomitmen setelah sempurna aqad bai’ untuk mengembalikan barang yang dibelinya kepada penjualnya sebagai ganti pengembalian harga barang tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan bai’ wafa’ dalam tinjauan hukum islam. Penelitian ini merupakan penelitian perpustakaan atau library research yaitu penelitian yang menemukan objeknya dilakukan dengan menggali informasi kepustakaan.
Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat Di Bank BRI Syariah Kantor Cabang Sidoarjo Ratnani, Rahmi Eka; Pramudya, Firman; Liofa, Lingga Parama; R., M. Irfan Izzuddin; Musyafaah, Nur Lailatul
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 3 No. 2 (2021): (September 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v3i2.230

Abstract

Kredit Usaha Rakyat merupakan salah datu cara membantu pedagang saha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) mendapatkan modal usaha. Pembiayaan KUR bisa dilakukan di bank, termasuk Bank Syariah. Bank BRI Syariah juga menawarkan pembiayaan KUR. Artikel ini mengkaji secara mendalam tentang pembiayaan Kredit Usaha Menengah di Bank BRI Syariah Sidoarjo. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan konsep murābaḥah bil wakalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nasabah bisa mengajukan pembiyaan KUR ke BRI Syariah dengan syarat yang telah ditetapkan bank. Akad dilakukan dengan murābaḥah bil wakalah. Maka nasabah mendapat uang dari bank, lalu bank mewakilkan nasabah untuk membelanjakan barang dengan uang tersebut. Bank memberi waktu 14 hari, agar nasabah memberikan laporan kepada bank dan menyerahkan struk belanja untuk diproses lebih lanjut. Konsep tersebut telah sesuai dengan unsur dan syarat murābaḥah bil wakalah. Adapun bagi nasabah yang melanggar dari batas waktu yang ditentukan, maka bank melakukan edukasi dan peneguran kepada nasabah. Hal tersebut merupakan bagian dari proses kerjasama, bahwa semua pihak harus saling amanah.
Problematika Penerapan Pembiayaan Dengan Akad Mudhârabah Di Perbankan Syari’ah (Studi Kasus Di BRI Syari’ah Kuamang Kuning) Ujang Ruhyat Syamsoni
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): (Maret 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v2i1.232

Abstract

Bank syari'ah sebagai lembaga keuangan baru yang muncul lebih belakangan dari pada bank-bank konvensional di dalam operasionalnya akan menghadapi berbagai problematika yang juga merupakan tantangan tersendiri bagi bank Islam. Dengan demikian, apakah bank-bank syari'ah telah konsisten dalam mendekatkan teori-teori perbankan Islam dengan prakteknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problem yang dihadapi oleh BRI Syari’ah Kuamang Kuning dalam menerapkan akad mudharabah dalam pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriftif analitik. Subjek penelitiannya BRI Syari’ah Kuamang Kuning, adapun objek penelitiannya adalah problem penerapapan akad mudharabah pada pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem yang dihadapi oleh Bank BRI Syariah Kuamang Kuning dalam mengaplikasikan akad mudharabah adalah dijumpainya pergeseran-pergeseran seperti penentuan bagi hasil yang tidak bergantung pada kesulitan dan kebutuhan mudharib. Penyelesaian akad mudharabah dalam sistem perbankan syari'ah ditentukan dalam akad yang dipersiapkan oleh bank syari'ah dengan klasula secara rinci dan detail sehingga bank syari'ah bisa menghindar dari resiko jika terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh pihak mudharib atau jika terjadi klaim dari shahib al-mal.
Koperasi Dan Baitul Maal Wattamwil (BMT) Dalam Pandangan Islam (Analisis Keabsahan Bentuk Badan Usaha Menurut Syariat Islam) Munawwaroh Munawwaroh; Rahmawati Rahmawati
ISTIKHLAF: Jurnal Ekonomi, Perbankan dan Manajemen Syariah Vol. 2 No. 1 (2020): (Maret 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo Jambi, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/istikhlaf.v2i1.233

Abstract

Koperasi dan baitul maal wattamwil (BMT) merupakan salah satu bentuk badan usaha yang ada dan berkembang di Indonesia. Islam juga telah menggariskan hukum-hukum yang terkait dengan pembentukan badan usaha, dalam kajian fiqh muamalah dikenal dengan istilah syirkah. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana hukum badan usaha koperasi dan baitul maal wattamwil jika ditinjau dari syariat Islam, khususnya hukum-hukum yang berkaitan dengan syirkah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah telaah pustaka. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa badan usaha koperasi dan baitul maal wattamwil tidak sesuai dengan syariat Islam atau tidak memenuhi ketentuan-ketentuan yang terkait dengan hukum syirkah di dalam Islam.

Page 8 of 18 | Total Record : 176