cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): November 2019" : 18 Documents clear
ANALISIS MANAJEMEN LOGISTIK OBAT DI PUSKESMAS LUBUK BUAYA KOTA PADANG ANALYSIS OF DRUG LOGISTIC MANAGEMENT IN LUBUK BUAYA PUSKESMAS PADANG Ilma Nuria Sulrieni; Silvia Rozalina
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i1.588

Abstract

ABSTRAK Penyimpanan stok obat di Puskesmas Lubuk Buaya belum disusun secara teratur dikarenakan gudang tempat penyimpanan obatnya kecil. Puskesmas Lubuk Buaya juga sering mengalami kekurangan obat, karena prosedur yang kurang baik. Oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai analisis manajemen logistik obat di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, penentuan informan dilakukan dengan cara purposive sampling, pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam (Indepth Interview), telaah dokumen, dan tabel Checklist Observasi, analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis isi (Content analysis). Metode yang digunakan untuk menguji keabsahan data yaitu metode triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian dilihat dari komponen input, didapatkan bahwa dari segi dana dan metode sudah cukup baik, namun untuk tenaga pengelola obat dan sarana prasarana belum memadai. Pada komponen proses, untuk perencanaan dan pengadaan obat masih terdapat permasalahan pada sistem E-katalog sehingga sering terjadinya kekosongan obat dan pada penyimpanan obat ukuran gudang tidak memenuhi standar dan obat belum disusun sesuai abjad. Komponen Output, Pengelolaan obat saat ini sudah berjalan dengan baik, namun dari segi pembagian tugasnya masih belum jelas. Pengelolaan obat di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang tahun 2017 belum berjalan dengan baik. Disarankan kepada Kepala Puskesmas bisa membuat perhitungan terhadap beban kerja petugas gudang farmasi, sebagai pertimbangan dalam membuat deskripsi kerja petugas gudang dan pertimbangan penambahan jumlah petugas gudang dan apotik. Kata kunci: Manajeme, Logistik, Obat, Puskesmas  ABSTRACT Storage of medicinal stock at Lubuk Buaya Public Health Center has not been arranged regularly because the storage warehouse wash small. Lubuk Buaya health center also often lack of drugs, because the procedure wash less good. Therefore, research on the analysis of drug logistic management in Puskesmas Lubuk Buaya of Padang City wash conducted. The type of research used in this study wash qualitative, the determination of informants wash done by purposive sampling, data collection wash done by in-depth interviews (Indepth Interview), document review, and Observation Checklist table, data analysis wash done by using content analysis approach (Content analysis) . The method used to test the validity of the data wash the method of triangulation of sources and methods. The results of the study seen from the input component, found that in terms of funds and methods were good enough, but for drug management personnel and infrastructure facilities wash not adequate. In the process component, for the planning and procurement of drugs there are still problems in the E-catalog system so that often the occurrence of drug void and the storage of drugs the size of the warehouse did not meet the standards and drugs have not been prepared alphabetically. Output Components, Current drug management wash working well, but in terms of division of tasks wash still unclear. The management of medicines at Lubuk Buaya Community Center in Padang City in 2017 has not gone well. It wash suggested to Head of Puskesmas can make calculation to work load of pharmacy warehouse officer, as consideration in making job description of warehouse officer and consideration of increasing number of warehouse officer and pharmacy. Keywords : Management, Logistic, Drugs, Puskesmas
PENGARUH KONSUMSI JUS NANAS TERHADAP KADAR ASAM URAT PADA PENDERITA ARTHRITIS GOUT Annita Annita; Honesty Diana Morika; Indah Komala Sari
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i1.435

Abstract

Peningkatan kadar asam urat dalam darah (hiperurisemia)merupakan factor utama terjadinya atritis gout. Salah satu cara untuk menurunkan kadar asam urat yaitu dengan pemberian jus nanas. Dimana nanas ini memiliki kandungan Vitamin C, alkaloid, Vitamin B6, Kalium, beserta enzim bromelain dimana kandungan yang terdapat dalam nanas tersebut yang berperan sebagai menurunkan kadar asam urat serta sebagai anti inflamasi (peradangan) pada sendi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh konsumsi jus nanas terhadap kadar asam urat pada penderita atritis. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen design dengan rancangan one group pretest postest design.  Jumlah sample yaitu 16 responden yang dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data diolah secara komputerisasi dengan analisa univariat menggunakan statistic deskripstif dan analisa bivariat menggunakan uji t-test dependen dengan tingkat kemaknaan 95% (p value ≤ 0,05). Hasil penelitian didapatkan adanya perbedaan rata-rata sebelum diberikan perlakuan sebesar 8.631 dan sesudah diberikan perlakuan sebesar 7.181 dengan nilai p= 0,000 dimana p ≤ 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adanya pengaruh konsumsi jus nanas terhadap kadar asam urat pada penderita artritis gout.
PENGARUH PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SALAM TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT PASIEN ARTHRITIS GOUT THE EFFECT OF INDONESIAN BAY-LEAF WATER STEW ON URIC ACID LEVEL IN PATIENTS WITH GOUT ARTHRITIS Roza Marlinda; Putri Dafriani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i1.478

Abstract

ABSTRAKArthritis Gout merupakan peradangan pada sendi yang disebabkan oleh peningkatan kadar asam urat dalam darah, karena terganggunya metabolisme purin (hiperurisemia) dalam tubuh yang ditandai dengan nyeri sendi, sehingga dapat mengganggu aktifitas. Disamping penataksanaan secara farmakologi, penggunaan bahan herbal daun salam (Sysgium Polyanthum) dapat dijadikan alternatif untuk mengobati arthritis gout. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan daun salam terhadap kadar asam urat pada pasien arthritis gout. Penelitian ini bersifat pre eksperiment dengan one-group pre-test dan post-test design. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Alai Kota Padang, November sampai Juni 2019. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita gout di wilayah kerja Puskesmas Alai Kota Padang berjumlah 118 orang. Sampel diambil dengan Teknik purposive sampling, sebanyak 8 orang. Data diolah menggunakan uji t-dependen. Hasil penelitian didapatkan rata - rata kadar asam urat sebelum dan sesudah dilakukan pemberian air rebusan daun salam adalah 5.7 mg/dl dan 4,9 mg/dl, nilai p-value = 0,000 (P<0,05), berarti ada pengaruh pemberian air rebusan daun salam terhadap kadar asam urat pada penderita Arthritis Gout. Pemberian air rebusan daun salam memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar asam urat pada penderita Arthritis Gout, sehingga bisa dijadikan salah satu  terapi komplementer untuk menurunkan kadar asam urat pada pasien arthritis gout.Kata Kunci: Asam Urat, Daun Salam, Arthritis ABSTRACTArthritis Gout is an inflammation of the joints caused by elevated levels of uric acid in the blood, because of the disruption of purine metabolism (hyperuricemia) in the body characterized by joint pain, which interfere the activities. Beside pharmacological governance, Indonesian Bay-Leaf (Sysgium Polyanthum) can be used as an alternative to treat gout arthritis. The purpose of this study is to determine the effect of Indonesian Bay-Leaf water- stew on uric acid levels in patients with gout arthritis. This study is pre-experimental research with one-group pre-test and post-test design. The research was conducted in the working area of Alai Kota Padang, November to June 2019. The population in this study is all gout sufferers in the working area of Alai Kota Padang amounted to 118 people. The samples were taken with purposive sampling technique, as much as 8 people. Data is processed using the T-dependent test. The results of the study obtained average levels of uric acid before and after the water administration is given the leaf decoction is 5.7 mg/dl and 4.9 mg/dl, the p-value = 0.000 (P < 0.05), means there is a significant effect of leaf stew to uric acid levels in patients with Arthritis Gout. Indonesian Bay-Leaf water-stew has a significant effect on the levels of uric acid in patients with Arthritis Gout, so that it can be used as a complementary therapy to lower uric acid levels in patients with gout arthritis.Keywords: Uric Acid, Indonesian Bay-Leaf, Arthritis
HUBUNGAN PENINGKATAN IMT DENGAN KEJADIAN KOLELITIASIS BMI IMPROVEMENT RELATIONSHIP WITH KOLELITIASIS Nurhikmah Rizki; Desi Abdullah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i1.439

Abstract

ABSTRAK Kolelitiasis merupakan Endapan satu atau lebih komponen empedu yaitu kolesterol, bilirubin, garam empedu, kalsium, protein, asam lemak, dan fosfolipid. Tiga tahapan, yakni asimtomatik, simtomatik, dan kolelitiasis dengan komplikasi. Gejala klinis spesifik untuk mendiagnosis adalah kolik bilier. Metode pencitraan yang dapat digunakan untuk mendiagnosis kolelitiasis adalah USG, ERCP, CT-scan, MRI, maupun MRCP. Pilihan utama terapi kolelitiasis simtomatik adalah kolesistektomi. Penelitian ini bertujuan Mengetahui hubungan antara peningkatan IMT dengan kejadian kolelitiasis di Bagian Bedah Digestif RSI Siti Rahmah Padang  Metode penelitian, analitik observasional. Penelitian dilakukan dengan pendekatan cross sectional. Pasien usia ≥20 tahun disertai data tinggi badan dan berat badan yang tercatat di rekam medik bagian bedah digestif  periode januari- juni 2018. Teknik Simple Random Sampling, Besar sampel untuk penelitian ini adalah 40, sampel ditambah 10% menjadi 44 sampel. Hasil penelitian menunjukkan Hubungan yang bermakna antara peningkatan IMT terhadap kejadian kolelitiasis  Kolelitiasis,  13 (76,5%) non-kolelitiasis , 4 (23,5%) dengan nilai p yaitu 0,001. Kesimpulan Frekuensi pasien dengan IMT meningkat lebih tinggi pada pasien kolelitiasis dibandingkan dengan pasien non-kolelitiasis. Terdapat hubungan yang bermakna antara peningkatan indeks massa tubuh dengan kejadian kolelitiasis dengan nilai p=0,001 (p<0,05). Kata kunci : digestif,  IMT, kolelitiasis  ABSTRACT Cholesterasis is the deposition of one or more of the bile components namely cholesterol, bilirubin, bile salts, calcium, proteins, fatty acids, and phospholipids. Three stages, namely asymptomatic, symptomatic, and cholestatic with complications. The specific clinical symptoms to diagnose are the biliary colic. Imaging methods that can be used to diagnose colelitiasis are ULTRASOUND, ERCP, CT-Scan, MRI, or MRCP. The main choice of symptomatic cholecystasis therapy is cholinistectomy. This research aims to determine the relationship between IMT increase and the incidence of cholestasis in the Digestif surgery section of RSI Siti Rahmah Padang Research method, observational analytic. Research is conducted with a cross sectional approach. Patients aged ≥ 20 years accompanied by the height and weight data recorded in the medical record of the surgical section digestif the period from January to June 2018. Simple Random Sampling Technique, large samples for this study are 40, samples plus 10% to 44 samples. The results showed a meaningful relationship between a BMI increase in the incidence of kolelitiasis, 13 (76.5%) Non-kolelitiasis, 4 (23.5%) With the P value of 0.001. The conclusion of the patient's frequency with the BMI increased higher in patients with cholehoiasis compared with non-cholestatic patients. There is a meaningful link between the increase in the body mass index with a cholestatic occurrence with a value of P = 0.001 (P < 0.05).  Keywords: digestif, BMI, kolelitiasis
PENGARUH STATUS GIZI TERHADAP ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMP ANGKASA LANUD PADANG RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS WITH THE ANEMIA IN TEENAGE GIRL IN SMP ANGKASA LANUD PADANG Ibrahim Ibrahim; Andika Herlina Mardaprawata; Pebri Ramadhani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i1.446

Abstract

ABSTRAK Dampak anemia pada wanita dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga mudah sakit dan menurunkan kemampuan konsentrasi belajar. Hasil studi pendahuluan di SMP Angkasa Lanud Padang ditemukan 60% remaja putri mengalami anemia. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan status gizi terhadap anemia pada remaja putri di SMP Angkasa Lanud Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study yang dilaksanakan tanggal 13-26 Mei 2017. Populasi semua seluruh remaja putri berjumlah 92 orang dengan teknik sampel random sampling dengan jumlah sampel 48 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran hemoglobin dan pengukuran IMT (BB dan TB). Data di olah secara komputerisasi dengan analisis univariat menggunakan statistik deskriptif dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan (52,1%) remaja putri mengalami anemia, dan lebih dari separoh (52,1%) remaja putri memiliki gizi kurang. Ada pengaruh status gizi (p value = 0,035) anemia pada remaja putri. Berpedoman dari hasil penelitian dapat disimpulkan ada pengaruh status gizi terhadap anemia pada remaja putri, maka diharapkan kepada pihak sekolah untuk dapat bekerja sama dengan petugas Puskesmas untuk melaksanakan pemeriksaan hemoglobin secara berkala dan melakukan penyuluhan kesehatan tentang anemia dan gizi yang seimbang sehingga remaja putri dapat memahami tentang penyakit anemia pada masa remaja. Kata Kunci : Status Gizi, Anemia, Remaja, Hemoglobin  ABSTRACT Impact of anemia in women can lower the immune system so easily sick and reduce the ability to concentrate learning. The results of preliminary study at SMP Angkasa Lanud Padang found 60% of adolescent girls experience anemia. The purpose of this study to look at the relationship of nutritional status pattern with the incidence of anemia in young women in SMP Angkasa Lanud Padang. The type of research used is quantitative analytic with cross sectional study approach conducted on May 13-26, 2017. Population of all teenage girls amounted to 92 people with sample random sampling technique with a sample size of 48 people. was collection using questionnaires. The was were computerized with univariate analysis using descriptive statistics and bivariate analysis using chi-square test with significance level α = 0,05. The results obtained (52.1%) of adolescent girls experienced anemia. As much as (52.1%) adolescent girls have less nutrition. There was correlation between nutritional status (p value = 0,035) with occurrence of anemia in female adolescent. Based on the result of the research, it can be concluded that there is relationship between nutritional status and menstrual pattern with the occurrence of anemia in adolescent girls, it is expected to the school to be able to cooperate with health center officer to give health education about anemia and check Hemoglobin periodically to young woman so that young woman can understand the cause of the incidence of anemia in adolescence. Keywords : Nutrition Status, Hemoglobin, Anemia, adolescence,
ANALISIS PELAKSANAAN PROSEDUR KLAIM NON KAPITASI PUSKESMAS BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN KOTA PADANG ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF CLAIM NON KAPITASI PUSKESMAS PROCEDURE BADAN PENYELANGGARA JAMINAN SOSIAL KESEHATAN OF PADANG CITY Yuliva .,; Ropendi Pardede; Wyzri Andipo
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i1.589

Abstract

ABSTRAKRumitnya proses pengajuan klaim non kapitasi dan seringnya terjadi keterlambatan pembayaran, mengakibatkan tidak teraturnya Puskesmas melakukan pengajuan klaim non kapitasi ke BPJS Kesehatan, data BPJS Keshatan Cabang Padang  menunjukkan bahwa dari 22 Puskesmas di Kota Padang terdapat 10 Puskesmas yang tidak mengajukan klaim non kapitasi selama 3 bulan berturut- turut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pelaksanaan prosedur klaim non kapitasi Puskesmas BPJS Kesehatan Kota Padang.Penelitian ini adalah kualitatif eksploratif yaitu penelitian yang dilakukan dengan menggali informan dari BPJS Kesehatan, Puskesmas Pauh, Nanggalo, dan Bungus Teluk Kabung yang berjumlah 8 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, telaah dokumen dan wawancara mendalam. Pengolahan data mengunakan triagulasi sumber dan metode. Rekaman hasil wawancara mendalam dibuat dalam bentuk transkip dan dianalisis serta diinterpretasikan dalam bentuk hasil penelitian.Hasil penelitian didapatkan jumlah petugas entri Puskesmas masih belum cukup, verifikator bidang PMP belum mencukupi namun staf keuangan BPJS Kesehatan Cabang Padang sudah mencukupi. Sarana dan prasarana dalam prosedur klaim non kapitasi Puskesmas sudah lengkap dan metode yang digunakan oleh BPJS Kesehatan sudah sesuai dengan bisnis prosesnya serta pihak Puskesmas sesuai dengan SOP dan Perjanjian Kerja Sama. Proses melengkapi berkas klaim belum berjalan dengan baik, klaim yang diserahkan tidak lengkap dan sering terlambat. Masih ada berkas klaim yang tidak lolos proses verifikasi, saat proses verifikasi ulang masih ditemukan berkas yang tidak lengkap dan salah. Persetujuan klaim tertunda saat kepala cabang tidak ditempat. Secara keseluruhan, mekanisme prosedur klaim sudah dilaksanakan sesuai dengan pedoman atau bisnis proses yang ada, dalam pelaksanaannya sudah berjalan dengan baik dan lancar namun masih ada sedikit kendala.Penyerahan berkas pengajuan klaim oleh Puskesmas masih ada yang belum lengkap dan tidak tepat waktu, serta pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan belum tepat pada waktunya.Disarankan agar petugas entri Puskesmas tidak memiliki tugas ganda agar tidak terjadi keterlambatan dan ketidaklengkapan penyerahan berkas pengajuan klaim. Kata Kunci:  Analisis, Klaim, BPJS Kesehatan, Puskesmas, Non Kapitasi ABSTRACTThe complexity of the process by filing of non-capitation claims and the frequent delay of payment, resulting in irregularity of puskesmas filed non-capitation claims to BPJS Keehatan, file of BPJS Keshatan Padang  showed that from 22 Puskesmas in Padang city there were 10 Puskesmas that didn’t filing of non-capitation claims in 3 consecutive months. This research is to find out the analysis of the implementation non-capitation claims Puskesmas procedure BPJS Padang.This research is a qualitative explorative research done by digging informants from BPJS Kesehatan, Puskesmas Pauh, Nanggalo, and Bungus Teluk Kabung which amounted to 8 people. Data collection is done through observation, document review and in-depth interview. Data processing uses source and method triagulation. Records of in-depth interview results were made in the form of transcripts and analyzed and interpreted in the form of research results.The result of the research was found that the entry staff in Puskesmas was not enough, the PMP field verifier was not sufficient yet the acounting staff of BPJS Kesehatan Branch of Padang was sufficient. Facilities and infrastructure are complete and the method used by BPJS Kesehatan is in accordance with the business process and the Puskesmas in accordance with SOP and Cooperation Agreement. The process of completing the claim file has not gone well, the submitted claims are incomplete and often late. There is still a claim file that does not pass the verification process, while the re-verification process still found incomplete and incorrect files. Claim approval pending when the branch head is not in place. Overall, the mechanism of claims procedures have been implemented in accordance with the guidelines or business processes that exist, in the implementation is running well and smoothly but there are still a few constraints.Submission of claims filed by Puskesmas is still incomplete and not timely, and the claim payment by BPJS Kesehatan has not been right on time. It is recommended that Puskesmas entry officers do not have double duty to avoid delay and incomplete submission of claim filing. Keywords:  Analysis, Claim, BPJS Kesehatan, Puskesmas, Non Kapitasi
PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA (CITRULLUS LANATUS) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUKESMAS HIANG KABUPATEN KERINCI TAHUN 2019 THE INFLUENCE OF WATERMELON JUICE (CITRULLUS LANATUS) ON CHANGES IN BLOOD PRESSURE IN HYPERTENSION IN THE WORK AREA OF THE HIANG COMMUNITY HEALTH CENTER IN KERINCI REGENCY IN 2019 Ropendi Pardede; Indah Komala Sari; Tiurmaida Simandalahi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i1.417

Abstract

ABSTRAKPenderita hipertensi di dunia terus meningkat setiap tahunnya. 1,13 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Diperkirakan 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi. Di indonesia termasuk dari 5 (lima) negara yang menyumbang kasus hipertensi lebih dari 50% kasus ini muncul. Di Puskesmas Hiang penyakit Hipertensi merupakan urutan ke-2 dari 10 penyakit terbanyak, pada tahun 2017 penderita penyakit Hipertensi sebanyak 240 orang dan tahun 2018 meningkat menjadi 357 orang. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jenis penelitian Quasy Eksperimen dengan rancangan Two Grup Posttest Design. Dilaksanakan di wialayah kerja Puskesmas Hiang pada April–Agustus 2019. Populasi berjumlah 95 orang. Sampel diambil dengan teknik Purposive Sampling berjumlah 16 orang. Pengumpulan data  menggunakan lembar observasi, data diolah secara komputerisasi. Analisis univariat menggunakan mean dan analisis bivariat menggunakan uji independent t-tes dengan α= 0,05. Hasil didapatkan rata-rata tekanan darah kelompok kontrol pretest sistolik 147.50 dan diastolik 95.00, kelompok kontrol posttest sistolik 131.25 dan diastolik 85.00.  Sedangkan kelompok intervensi pretest sistolik 147.50 diastolik  95.00 dan kelompok  intervensi  posttest sistolik 123.75 diastolik 75.00. Hasil univariat kelompok intervensi, ada pengaruh terhadap penurunan tekanan darah terhadap penderita hipertensi. Didapatkan nilai p-Value sistolik 0,022 dan diastolik p-value 0,019. Disimpulkan ada pengaruh pemberian jus semangka terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diharapkan pihak puskesmas dapat memberikan informasi kesehatan tentang manfaat buah semangka kepada masyarakat sebagai salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi, dan pihak puskesmas juga dapat menerapkan secara langsung kepada masyarakat cara pembuatan jus semangka. Kata Kunci: Semangka, Tekanan darah, Hipertensi ABSTRACTPeople with hypertension in the world continues to increase every year. 1.13 billion people in the world suffer from hypertension. This means that 1 in 3 people in the world is diagnosed with hypertension. An estimated 9.4 million people die from hypertension. In Indonesia, including from 5 (five) countries which accounted for hypertension cases more than 50% of these cases emerged. In Puskesmas Hiang Hypertension is the second out of 10 most diseases, in 2017 there were 240 people with hypertension and in 2018 it increased to 357 people. The study aims to determine the effect of giving watermelon juice to changes in blood pressure in patients with hypertension. This type of research is Quasy Experiment with the design of Two Group Posttest Design. Held in the working area of hiang puskesmas in April-August 2019. The population of hypertension sufferers is 95 people. Sampling: Purposive Sampling technique totaling 16 people. Data collection uses observation sheets, data is processed computerized. Univariate analysis using the mean and bivariate analysis using the independent t-test with α = 0.05. The results obtained an average blood pressure in the systolic pretest control group 147.50 and 95.00 diastolic, 131.25 systolic posttest control group and 85.00 diastolic. While the systolic pretest intervention group was 147.50 diastolic 95.00 and the systolic posttest intervention group was 123.75 diastolic 75.00. Univariate results of the intervention group, there is an influence on the reduction in blood pressure in patients with hypertension. Obtained systolic p-value of 0.022 and diastolic p-value of 0.019. It was concluded that there was an effect of giving watermelon juice to changes in blood pressure in patients with hypertension. It is expected that the puskesmas can provide health information about the benefits of watermelon to the community as a way to reduce blood pressure in hypertensive patients, and the puskesmas can also apply directly to the community how to make watermelon juice. Keywords: Watermelon, Blood Pressure, Hypertension
PENGARUH KOSUMSI JUS JAMBU BIJI MERAH TERHADAP PENINGKATAN KADAR TROMBOSIT PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) EFFECTS OF RED GUAVA JUICE CONSUMPTION ON INCREASED THROMBOCYTE LEVELS IN DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) PATIENTS Dwi Christina Rahayuningrum; Honesty Diana Morika
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 2, No 1 (2019): November 2019
Publisher : Stikes Syedza Saintika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v2i1.442

Abstract

ABSTRAK Penyakit Demam Berdarah (DBD) menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. DBD merupakan penyakit berbasis vektor yang menjadi penyebab kematian utama di negara tropis. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan,  DBD di RSUD Dr. M. Zein Painan tahun 2019 berada diurutan pertama yaitu 284 kasus (5,5%). Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Exsperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita DBD di Ruangan Penyakit Dalam RSUD Dr. M. Zein Painan yaitu sebanyak 55 orang. Teknik Sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang yang terbagi 8 orang kelompok intervensi dan 8 orang kelompok kontrol. Hasil penelitian didapatkan nilai rerata kadar trombosit pada kelompok kontrol  178.625 mcL, sedangkan pada kelompok intervensi  301.125 mcL. Berdasaran uji Hipotesis didapatkan p value = 0,003. ≤ 0,05. Disarankan kepada Direktur RSUD Dr. M. Zein Painan untuk dapat melakukan perawatan nonfarmakologi sebagai pendukung perawatan farmakologi yaitu dengan jus jambu biji merah. Kata Kunci : Jus Jambu Biji Merah; Kadar Trombosit; DBD ABSTRACT Dengue Fever (DHF) is transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito. DHF is a vector-based disease that is the leading cause of death in tropical countries. Data from the South Pesisir Selatan District Health Office, DBD in Dr. M. Zein Painan in 2019 was first in 284 cases (5.5%). The type of research used is Quasy Experiment. The population in this study were all patients with DHF in the Internal Medicine Room Dr. M. Zein Painan as many as 55 people. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 16 people divided into 8 intervention groups and 8 control groups. The results showed an average value of platelet levels in the control group 178,625 mcL, whereas in the intervention group 301.125 mcL. Based on the hypothesis test p value = 0.003 was obtained. ≤ 0.05. It is recommended to the Director of RSUD Dr. M. Zein Painan to be able to carry out nonpharmacological treatments as a support for pharmacological treatments, namely red guava juice. Keywords: Red Guava Juice; Thrombocyte Levels; DHF

Page 2 of 2 | Total Record : 18