cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+62411-452901
Journal Mail Official
sri.mulyani@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Program Pascasarjana Universitas Bosowa Jl.Urip Sumoharjo Km.4, Gedung B Lt. 9, Kampus Universitas Bosowa Makassar 90231 Telp/Fax : (0411)452901-452789/(0411)-424568 Email : ubpostgradjournal@gmail.com Homepage : postgraduate.universitasbosowa.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Journal of Aquaculture and Enviroment
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 26566508     EISSN : 26851008     DOI : https://doi.org/10.35965/jae.v3i1.267
Journal of Aquaculture and Enviroment  merupakan jurnal ilmiah yang dikelola secara peer review memiliki e-ISSN:  2685-1008 dan p-ISSN: 2656-6508 diterbitkan oleh Postgraduate Bosowa University Publishing.  Terbit dua kali (Juni dan Desember) dalam satu tahun.  Journal of Aquaculture and Enviroment menerbitkan artikel yang pada bidang aquaculture, fisheries biotechnology, feed and fish nutrition, marine microbiology, marine aquaculture, fishery technology, fisheries biology, population dynamics, fisheries sensing, fishing, marine ecology, fish ecology, coastal management, marine biology, marine conservation, marine culture, marine geology dan oseanografi. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Articles 91 Documents
PENGARUH SHELTER BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN CRABLET KEPITING RAJUNGAN (Portunus pelagicus) Sri Wahyuni; Sutia Budi; Mardiana Mardiana
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2020
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v3i1.571

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan shelter dalam meningkatkan kelulusan hidup dan menurunkan kanibalisme crablet rajungan (Portunus pelagicus). Penelitian ini di laksanakan selama 2 bulan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar. Salah satu upaya untuk mengurangi tingkat kanibalisme pada budidaya rajungan (Portunus pelagicus) adalah dengan pemberian shelter berupa Rumput laut Glacillaria, rumput sintetis, waring hitam. Rajungan (Portunus pelagicus) stadia crablet diperoleh dari BPBAP Jepara  dengan berat awal 0.03 gram sedangkan berat akhir 0.64 gram, metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian pengunaaan jenis shelter yang berbeda terhadap pertumbuhan mutlak dan panjang karapas  yang bertujuan untuk mengurangi tingkat kanibalisme kepiting tidak berpengaruh nyata. Sedangkan hasil perhitungan sintasan Rajungan (Portunus pelagicus) dapat disimpulkan bahwa hasil penggunaan jenis shelter yang berbeda dapat  berpengaruh nyata (P< 0,01) The aim of this study was to determine the use of shelter in increasing survival and reducing cannibalism of small crab (Portunus pelagicus) crablets. ` This research was carried out for 2 months at the Center for Brackish Water Aquaculture (BPBAP) Takalar. One effort to reduce the level of cannibalism in crab cultivation (Portunus pelagicus) is to provide shelter in the form of Glacillaria seaweed, synthetic grass, black waring. Crayfish (Portunus pelagicus) crablet stage was obtained from BPBAP Jepara with an initial weight of 0.03 grams and a final weight of 0.64 grams. The method used was a completely randomized design with 4 treatments and 3 replications. The results of the study using different types of shelter on absolute growth and carapace length aimed at reducing the level of crab cannibalism did not have a significant effect. While the results of the calculation of the survival of the crab (Portunus pelagicus) can be concluded that the results of using different types of shelters can have a significant effect (P < 0.01)
PENGARUH WARNA WADAH BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN NANNOCHLOROPSIS SP Nur Achmad Saputra; A. Gusti Tantu; Machuluddin Amin; Dahlifa Dahlifa; Sutia Budi
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2020
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v3i1.1063

Abstract

Pertumbuhan fitoplankton dipengaruhi oleh beberapa faktor fisika seperti suhu, cahaya matahari, kedalaman, kekeruhan, salinitas, dan kandungan oksigen, faktor kimia seperti pH, fosfat, nitrat, nitrit, dan silikat serta warna wadah kultur. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh warna wadah terhadap pertumbuhan Nanochloropsis sp. Penelitian didesain menggunakan Rencana Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang diuji adalah penggunaan wadah kultur yang memiliki warna berbeda dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Warna wadah yang digunakan adalah merah, kuning, biru dan bening. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan warna wadah berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan Nannochloropsis sp. Warna wadah terbaik untuk pertumbuhan Nannochloropsis sp. adalah bening. Phytoplankton growth is influenced by several physical factors such as temperature, sunlight, depth, turbidity, salinity, and oxygen content, chemical factors such as pH, phosphate, nitrate, nitrite, and silicate as well as the color of the culture container. The purpose of the study was to determine the effect of container color on the growth of Nanochloropsis sp. The study was designed using a Completely Randomized Plan (CRD). The treatment tested was the use of culture containers that had different colors with four treatments and three replications. The color of the container used is red, yellow, blue and clear. The results showed that the use of container color significantly affected the growth of Nannochloropsis sp. The best container color for the growth of Nannochloropsis sp. is clear.
PENGARUH EKSTRA BUAH PALA MYRISTICA ARGENTHA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SINTASAN IKAN MAS KOI CYPRINUS CARPIO PADA DOSIS BERBEDA Nur Yanti; Sutia Budi; Mardiana Mardiana
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 3 No. 1 (2020): Journal of Aquaculture and Enviroment Desember 2020
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v3i1.1064

Abstract

Ikan koi di Indonesia merupakan ikan hias favorit dan banyak digemari masyarakat luas karena tubuhnya yang mempesona dan harganya relatif tidak terlalu mahal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak kasar Buah Pala Myristica argentea terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan Koi Cyprinus caprio. Hewan uji digunakan jenis ikan Mas Koi Cyprinus carpio berumur 2 bulan dengan ukuran 10 ± 3,6 cm. Kepadatan ikan Mas yang digunakan pada penelitian ini adalah 1 ekor./L. Wadah penelitian berupa toples transparan berukuran 5 L. Penelitian didesain dengan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan masing – masing tiga ulangan. Perlakuan yang diujikan adalah perbedaan dosis ekstrak Pala dalam pakan yang diberikan, yaitu perlakuan A (0 %), perlakuan B (5 %), perlakuan C (10 %) dan perlakuan D (15 %). Parameter uji berupa laju pertumbuhan dan sintasan ikan Mas Koi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak buah Pala pada pakan ikan Mas Koi memberikan nilai yang baik dimana pada tingkat pertumbuhan dan sintasan menunjukkan nilai yang baik. Nilai ini menunjukkan respon ikan Mas Koi pada ekstrak kasar Pala dapat diterima. Koi fish in Indonesia is a favorite ornamental fish and much favored by the wider community because of its charming body and the price is relatively not too expensive. The purpose of this study was to determine the effect of the crude extract of Myristica argentea Nutmeg on the growth and survival of the Koi fish Cyprinus caprio. The test animals used the type of Mas Koi Cyprinus carpio aged 2 months with a size of 10 ± 3.6 cm. The density of goldfish used in this study was 1 fish./L. The research container was a transparent jar measuring 5 L. The study was designed in a completely randomized design with 4 treatments and three replications each. The treatments tested were the different doses of Nutmeg extract in the feed given, namely treatment A (0 %), treatment B (5 %), treatment C (10%) and treatment D (15 %). The test parameters were the growth rate and survival rate of Mas Koi fish. The results showed that the administration of Nutmeg fruit extract on Mas Koi fish feed gave a good value where the growth rate and survival showed good values. This value indicates that the response of the Koi carp to the crude extract of nutmeg is acceptable.
ANALISIS FISIKA KIMIA AIR DANAU PANIAI-PAPUA UNTUK PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN Maximus M Kayame; Erni Indrawati; Sri Mulyani
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Aquaculture and Enviroment Juni 2021
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v3i2.635

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kelayakan perairan berdasarkan parameter fisika dan kimia perairan danau Paniai untuk kegiatan budidaya ikan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan mengkaji kondisi kualitas air perairan danau Paniai, Papua. Pengambilan dan pengukuran sampel air pada setiap lokasi sampling dilakukan dengan metode composite sampling (gabungan tempat). Contoh air danau diambil pada permukaan dan pertengahan. Pengukuran dan pengumpulan data dilakukan sebanyak 2 kali dengan interval waktu antar pengukuran selama 1 bulan. Hasil penelitian didapatkan parameter fisika masih memenuhi syarat baku mutu, parameter kimia, dari delapan parameter yang diukur terdapat 3 parameter yang tidak memenuhi baku mutu yaitu, H2S, Nitrat dan Posfat. Hal ini menunjjukan bahwa tingginya buangan limbah dari sektor pertanian dan rumah tangga yang masuk ke dalam danau dan berpontesi terjadinya eutrofikasi dan peledakan pertumbuhan tanaman air. This study aims to analyze the feasibility of the waters based on the physical, chemical and biological parameters of the waters of Paniai lake for fish farming activities. This research is a quantitative descriptive study by examining the condition of the water quality of the waters of Lake Paniai, Papua. Water samples were taken and measured at each sampling location using the composite sampling method (combined places). Lake water samples were taken at the surface and in the middle. Measurement and data collection were carried out 2 times with an interval of 1 month between measurements. The results showed that the physical parameters still show the quality standard requirements, chemical parameters, from the eight parameters measured there were 3 parameters that did not show the quality standards, namely, H2S, Nitrate and Phosphate. This shows that the high discharge of waste from the agricultural and household sectors that enters the lake has the potential for eutrophication and explosive growth of aquatic plants.
ANALISIS PENDAPATAN RUMAH TANGGA NELAYAN YANG MELIBATKAN WANITA NELAYAN SEBAGAI PEKERJA DARAT DI DESA PITUSUNGGU KECAMATAN MA’RANG KABUPATEN PANGKEP Herimisniaty Herimisniaty; Suryawati Salam; Sri Mulyani
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Aquaculture and Enviroment Juni 2021
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v3i2.1066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan rumah tangga nelayan yang melibatkan wanita nelayan di Desa Pitusunggu Kecamatan Marang Kabupaten Pangkep. Penelitian ini didesain dengan menggunakan jenis penelitian kombinasi model atau desain sequantial explanatory, yakni desain penelitian yang mengkombinasikan atau menggabungkan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif secara berurutan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pitusunggu Kecamatan Marang karena merupakan salah satu daerah pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Pangkep, dengan waktu yang diperlukan selama dua bulan yakni bulan Februari 2016 sampai dengan Maret 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wanita nelayan yang terlibat dalam kelompok usaha di Desa Pitusunggu Kecamatan Marang Kabupaten Pangkep, yakni sebanyak 12 Kelompok Usaha, masing-masing memiliki 10 orang anggota, sehingga populasi sebanyak 120 orang. Teknik penentuan sampel dilakukan secara simple random sampling. Jumlah sampel ditentukan sebanyak 50 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pendapatan rata-rata yang diterima responden adalah sebesar Rp860.066,- dengan R/C ratio sebesar 2,4 yang artinya bahwa setiap pengeluaran Rp1,- akan memberikan hasil usaha perikanan sebesar Rp2.43 dan B/C Ratio sebesar 1,43. Data tersebut menunjukkan bahwa usaha pengolahan hasil perikanan menguntungkan. Jadi secara umum dapat dikatakan bahwa usaha pengolahan mampu meningkatkan pendapatan nelayan dan (2) Pemberdayaan komunitas perempuan nelayan dapat dilakukan melalui penguatan kelembagaan, pengembangan sumber daya manusia, dan peningkatan modal.
ANALISIS PENDAPATAN PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT EUCHEUMA SPINOSUM DI DESA PULAU PADAELO KECAMATAN PULAU SEMBILAN Hasan Basri; Suryawati Salam; Sri Mulyani
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 1 No. 2 (2019): Journal of Aquaculture and Enviroment Juni 2019
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v1i2.1067

Abstract

Perairan pulau Padaelo merupakan salah satu wilayah potensial untuk pengembangan budidaya rumput laut Eucheuma spinosum. Aspek teknis perairan mendukung untuk dilakukan usaha budidaya namun aspek analisis pendapatan juga diperlu dikaji. Tujuan  penelitian ini adalah menganalisis pendapatan pembudidaya rumput laut diperairan Desa Pulau padaelo serta membandingkan antara pendapatan yang diperoleh dengan biaya yang dikeluarkan pada usaha budidaya rumput laut.  Dilaksanakan pada bulan Januari sampai Maret 2016. Metode analisis dilakukan dengan menentukan pendapatan yang diperoleh dari hasil pengurangan dari total pendapatan dikurangi total pengeluaran. Sedangkan R/C ratiao diperoleh dengan membagi total pendapatan dengan total pengeluaran. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan pembudidaya rumput lau adalah Rp. 43.010.000 pertahun atau Rp. 6.144.286 persiklus.  R/C ratio sebesar 2,049 atau dengan kata lain sangat layak untuk diteruskan. Padaelo island is one of the potential areas for cultivation of seaweed Eucheuma spinosum. The technical aspect of the waters of support to do farming but also income analysis diperlu aspects studied. The purpose of this study was to analyze revenue seaweed cultivators waters padaelo Island Village and comparing the income obtained by the cost incurred in seaweed farming. Implemented in January to March 2016. The analysis method to determine the income obtained from the reduction of total revenues minus total expenses. While the R / C ratiao is obtained by dividing total earnings by total spending. Research shows that the average income of farmers grass Lau is Rp. Or Rp 43.01 million per year. 6144286 persiklus. R / C ratio of 2,049 or  very worthy to be forwarded.
ANALISIS PENGEMBANGAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT Gracillaria sp DI KECAMATAN SINJAI TIMUR KABUPATEN SINJAI Irmawati Malkab; Hadijah Hadijah; Sri Mulyani
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Aquaculture and Enviroment Juni 2021
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v3i2.1068

Abstract

Kondisi lingkungan perairan tambak terutama dari aspek kualitas fisika dan kimia perairan sangat menentukan keberhasilan budidaya rumput laut gracilaria sp.  Tujuan  penelitian ini adalah menganalisis parameter fisika dan kimia air tambak yang mendukung pengembangan budidaya rumput laut dan penentuan lokasi yang sesuai untuk pengembangan budidaya rumput laut ditinjau dari aspek fisika dan kimia air di empat desa/Kelurahan  Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai.  Dilaksanakan pada bulan Januari sampai Februari 2016. Teknik analisis dilakukan dengan menentukan beberapa parameter fisika kimia air sebagai faktor pembatas yang terdiri dari: kecerahan, suhu, kedalaman, salinitas, pH, DO,CO2, fosfat, dan nitrat.  Parameter pembatas  dalam empat  kelas kategori, yaitu kelas sangat sesuai, sesuai, kurang sesuai , dan tidak sesuai.  Hasil Penelitian menunjukkan tambak di Kelurahan Samataring, Desa Tongke-tongke, Desa Panaikang, dan Desa Pasimarannu sesuai untuk pengembangan budidaya rumput laut gracillaria sp. Condition pond water environment, especially from the aspect of water quality chemical physics determine the success of seaweed farming gracilaria sp. The purpose of this study was to analyze the physical and chemical parameters of water ponds, which supports the development of seaweed farming and determining a suitable site for the development of seaweed cultivation from the aspect of chemical physics of water in four villages / East Village Sinjai Sinjai district. Conducted in January and February 2016. Technical analysis is done by determining several physical parameters of water chemistry as a limiting factor consisting of: brightness, temperature, depth, salinity, pH, DO, CO2, phosphate, and nitrate. Parameters delimiter in four grade categories, namely class is suitable, appropriate, less appropriate and not appropriate. Research shows ponds in the village of Samataring, Tongke-tongke, Panaikang and pasimarannu appropriate for the cultivation of seaweed gracillaria sp.
ANALISIS USAHA BUDIDAYA KEPITING BAKAU UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PEMBUDIDAYA TAMBAK DI KABUPATEN PANGKEP Vivi Imrona Fardiyah; A. Gusti Tantu; Sri Mulyani
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Aquaculture and Enviroment Juni 2021
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v3i2.1069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan input produksi terhadap hasil produksi, juga mengestimasi tingkat efisiensi penggunaan input produksi pada budidaya penggemukan kepiting bakau di Kabupaten Pangkep. Pada penelitian ini, teknik pengambilan sampel adalah sensus, yaitu petani pembudidaya penggemukan kepiting sebagai responden. Analisis data menggunakan Stochastic Production Frontier yang penyelesaiannya dengan bantuan program LIMDEP versi 6. Hasil estimasi menunjukkan dengan menggunakan fungsi produksi frontier bahwa variabel bebas yang signifikan berpengaruh positif terhadap produksi kepiting adalah luas keramba, jumlah benih dan jumlah pakan.  Analisis terhadap Efisiensi Teknis (ET) rata-rata sebesar 0,94986. nilai tersebut dapat dikatakan sebagai prestasi atas kinerja penggunaan input produksi yang sangat memuaskan (mendekati 1), namun disisi lain kesempatan untuk melakukan pengembangan relatif sempit sehingga perlu upaya ekstensifikasi. Nilai R/C rasio sebesar 1,9516, artinya bahwa budidaya penggemukan kepiting bakau masih menguntungkan sehingga layak untuk dikembangkan. His study aimed to analyze the effect of the use of inputs to production, also estimate the efficiency of use of production inputs in the cultivation of mangrove crab fattening in Pangkep. In this study, the sampling technique is the census that farmers crab fattening farmers as respondents. Analysis of data using Stochastic Production Frontier settlement with the help of the program LIMDEP version 6. The estimation results show using frontier production function that the independent variables were significant positive effect on the production of crab is spacious cages, seed number and amount of feed. Analysis of the Technical Efficiency (ET) by an average of 0.94986. The value can be regarded as the achievement of the performance use of production inputs very satisfying (approaching 1), but on the other hand the opportunity to develop a relatively narrow so that extending the necessary efforts. Rated R / C ratio of 1.9516, it means that the cultivation of mangrove crab fattening still profitable so as to develop.
ANALISIS KERUSAKAN EKOSISTEM MANGROVE TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT PESISIR DI DESA TONGKE-TONGKE KECAMATAN SINJAI TIMUR KABUPATEN SINJAI Ikbal Ikbal; A. Gusti Tantu; Sri Mulyani
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 1 No. 2 (2019): Journal of Aquaculture and Enviroment Juni 2019
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v1i2.1070

Abstract

Penelitian dilaksanakan bulan Januari sampai dengan Maret 2016 di Desa Tongke-tongke Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Metode yang digunakan adalah metode quisionering dilakukan dengan random sampling. Analisa data dilakukan secara deskriptif dan Paired Sample T-test untuk mengetahui signifikasi perbedaan beberapa indikator yang dianalisis pada saat sebulum dan sesudah terjadinya kerusakan ekosistem mangrove. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pendapatan masyarakat pantai sebelum dan sesudah kerusakan ekosistem mangrove di lokasi penelitian di dapatkan perbedaan yang signifikan.  Tingkat saving masyarakat nelayan relative rendah, yakni hanya sebesar rata-rata empat koma enam puluh lima persen dari total pendapatan keluarga sehingga potensi pengembangan perekonomian wilayah melalui peningkatan investasi lokal juga relative rendah. Terdapat perbedaan yang signifikan antara keragaman jenis tangkapan nelayan antara sebelum dan sesudah terjadinya kerusakan hutan mangrove dimana berbagai jenis biota laut tangkapan nelayan menjadi hilang dan/atau semakin langka sesudah terjadinya kerusakan ekosistem hutan mangrove. Kerusakan ekosistem hutan mangrove berpengaruh terhadap kesempatan kerja masyarakat nelayan yang disebabkan berkurangnya bahan baku, benih untuk budidaya serta berkurangnya potensi tangkapan nelayan sekitar lokasi penelitian. The research was conducted from January to March 2016 in the village of Tongke-tongke Eastern SinjaiSinjai district. The method used is a method quisionering done by random sampling. The data were analyzed descriptively and Paired Sample T-test to determine the significance of differences in some of the indicators that are analyzed at the time sebulum and after the occurrence of damage to mangrove ecosystems. The results showed that the income of coastal communities before and after the destruction of mangrove ecosystems in the study site in getting significant difference. Saving the fishing community level is relatively low, which only amounted to an average of four point sixty five percent of the total family income so that the potential of regional economic development through increased local investment is also relatively low. There are significant differences between the species diversity of fishermen between before and after the occurrence of damage to mangrove forests where many kinds of marine fishermen became lost and / or increasingly scarce after the destruction of mangrove forest ecosystems. Damage to the mangrove forest ecosystem affect the employment opportunities of fishing communities resulting reduction in raw materials, seeds for cultivation as well as decrease the potential for fishermen catch around the study site.
PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN KECERAHAN WARNA IKAN MAS KOI CYPRINUS CARPIO DENGAN PEMANFAATAN TEPUNG WORTEL DALAM PAKAN Budi, Sutia; Mardiana, Mardiana
Journal of Aquaculture and Environment Vol. 3 No. 2 (2021): Journal of Aquaculture and Enviroment Juni 2021
Publisher : Postgraduate Bosowa University Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/jae.v3i2.1097

Abstract

Ikan Hias jenis ikan Mas Koi Cyprinus carpio memiliki daya tarik pada warna yang dimunculkan dari tubuhnya. Tepung Wortel memiliki pigmen karotenoid, asam askorbat, flavenoid, phenol asit dan lutein. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan kecerahan warna ikan Mas Koi Cyprinus carpio melalui pemberian tepung wortel dalam pakan dengan dosis yang berbeda. Parameter peubah yang diukur berupa perubahan warna dengan menggunakan scoring melalui metode modifikasi TCF dan pertumbuhan mutlak. Wadah penelitian menggunakan toples transparan 7 L, dengan volume air sebanyak 5 L per wadah. Hewan uji yang digunakan adalah ikan Mas dengan kepadatan 1 ekor per wadah. Perlakuan yang di uji adalah berbagai dosis tepung wortel dalam pakan, yakni A = 0 % , B = 5 %, C = 10 % dan D = 15 %, dengan masing – masing 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai konsentrasi tepung wortel dalam pakan memberikan pengaruh terhadap pertumuhan dan kecerahan warna tubuh ikan Mas Koi.. Ornamental fish, the type of Koi carp, Cyprinus carpio, has an attraction to the color that emerges from its body. Carrot flour has carotenoid pigments, ascorbic acid, flavenoid, phenol acetate and lutein. This study aimed to evaluate the growth and color brightness of the Koi carp Cyprinus carpio through the application of carrot flour in the feed with different doses. Parameters measured in the form of color changes using scoring through the modified TCF method and absolute growth. The research container used a 7 L transparent jar, with a volume of 5 L of water per container. The test animals used were goldfish with a density of 1 fish per container. The treatments tested were various doses of carrot flour in the feed, namely A = 0%, B = 5%, C = 10% and D = 15%, with 3 replicates each. The results showed that the treatment of various concentrations of carrot flour in the feed had an effect on the growth and brightness of the body color of Mas Koi fish..

Page 3 of 10 | Total Record : 91