cover
Contact Name
Nurbeti Sinulingga
Contact Email
nurbetisinulingga14@gmail.com
Phone
+6285261645510
Journal Mail Official
nurbetisinulingga14@gmail.com
Editorial Address
Jalan Bilal No. 52 Kel. Pulo Brayan Darat I Kec. Medan Timur Kode Pos 20239
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
ISSN : 24428116     EISSN : 25977180     DOI : https://doi.org/10.52943/jikebi.v7i1.534
Core Subject : Health,
Imelda Midwifery Scientific Journal (Imelda Midwifery Scientific Journal) Imelda College of Health Sciences (STIKes) Imelda which has now become Imelda University Medan accepts related writings: 1. Maternal Health 2. Pregnancy / Antenatal Care 3. Postpartum 4.Child Health 5. Reproductive Health 6. Family Planning 7. Midwifery Imelda Midwifery Scientific Journal (Imelda Midwifery Scientific Journal) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of midwifery.
Articles 196 Documents
PENGARUH KARAKTERISTIK BAYI TEHADAP KEJADIAN PNEUMONIA PADA BAYI DI RUMAH SAKIT IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2017 Mira Indrayani
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia merupakan penyebab kematian terbesar bayi di Indonesia. Angka Case Fatality Rate (CFR) pneumonia pada bayi tahun 2015 yaitu 0,17%. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh faktor karakteristik bayi terhadap kejadian pneumonia pada bayi di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia Medan tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah retrospective study dengan desain case control. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia Medan, dari bulan Maret sampai Desember tahun 2017. Populasi adalah seluruh bayi penderita pneumonia dan bukan penderita pneumonia yang datang ke Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia. Sampel diambil secara consecutive sampling dengan pencocokan (matching) sama dengan kasus dalam hal umur dan jenis kelamin. Besar sampel 74 bayi, dengan sampel kasus 37 bayi penderita pneumonia dan kontrol 37 bayi bukan penderita pneumonia. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi square dan regresi logistik berganda metode enter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian pneumonia pada bayi di Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia dipengaruhi oleh status gizi (p=0,040; OR=10,652), berat bayi lahir (p=0,005; OR=11,278), dan status imunisasi (p=0,003; OR=7,354). Disarankan kepada Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Kota Medan untuk mengadakan penyuluhan tentang pneumonia dan pencegahannya seperti peningkatan status gizi, berat bayi lahir, imunisasi serta membuat pelatihan bagi petugas kesehatan tentang Program Kesehatan Ibu dan Anak.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU PRIMIGRAVIDA TENTANG MANFAAT TABLET ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI KLINIK RIDHO MEDAN TAHUN 2018 Griselli Saragih; Serin Widya Lestari
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zat besi adalah salah satu mineral penting yang diperlukan selama kehamilan, untuk memenuhi kebutuhan akan zat besi selama hamil, ibu harus mengkonsumsi zat besi sekitar 45-40 mg sehari. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dari makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging berwarna merah, hati, kuning telur, sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, tempe, roti, dan sereal. Tujan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu primigravida tentang manfaat tablet zat besi pada ibu hamil di klinik nursafiah sunggal.Jenis penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan data primer dengan penyebaran kuesioner dan ditabulasikan untuk mendapatkan hasil. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik total sampling sebanyak 30 orang.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan dari 30 orang ibu hamil yang lebih banyak berpengetahuan kurang sebanyak 15 orang (50%), ibu hamil berpengetahuan cukup sebanyak 11 orang (36,7%), dan lebih sedikit berpengetahuan baik sebanyak 4 orang (13,7%). Dari segi umur lebih banyak berpengetahuan kurang berumur 20 – 30 tahun sebanyak 10 orang (33,3%), dan yang berpengetahuan baik lebih sedikit berumur >30 tahun sebanyak 1 orang (3,3%). Dari segi pendidikan lebih banyak ibu hamil berpengetahuan kurang berpendidikan SMP sebanyak 7 orang (23,3%), dan yang berpengetahuan baik berpendidikan SMA sebanyak 1 orang (3,3%). Dari segi informasi lebih banyak ibu hamil berpengetahuan kurang memperoleh informasi dari Masyarakat 6 orang (20%), dan yang berpengetahuan baik memperoleh informasi dari Tenaga Kesehatan sebanyak 1 orang (3,3%).Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa umur, pendidikandan sumber informasi mempengaruhi pengetahuan ibu hamil.Oleh karena itu diharapkan petugas kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang tablet zat besi agar dapat meningkatkan kesehatan ibu dan janin.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG BAHAYA VARICELLA SELAMA KEHAMILAN DI KELURAHAN SICANANG KECAMATAN MEDAN BELAWAN TAHUN 2018 Elvalini Warnelis Sinaga
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cacar air merupakan infeksi primer oleh Virus Varicella Zoster (VZV), suatu anggota famili Herpesviridae dan patogen langsung pada manusia (Mandal, 2008). Jika ibu hamil terjangkit cacar air akan menambah resiko pada janin berupa kelainan bentuk dan saraf yang parah sehingga bayi mengalami retardasi mental. Bisa juga bayi lahir prematur. Bahkan ibu bisa mengalami komplikasi berupa radang otak atau radang paru. Sekitar 20% janin dari ibu penderita cacar air beresiko meninggal dunia dalam waktu 5-10 hari setelah dilahirkan (Rukiyah, 2011). Menurut penelitian yang dilakukan Abdullah di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan, balita yang mengalami penyakit vericella (cacar air) sekitar 500 orang pada tahun 2009, pada tahun 2010 didapatkan 590 balita yang terserang penyakit vericella (cacar air). Adapun tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Bahaya Varicella Selama Kehamilan di Kelurahan Sicanang Kecamatan Belawan Tahun 2018.Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Pengambilan sampel dengan menggunakan cara total sampling dan sampel diambil sebanyak 60 responden dari jumlah populasi yang mana jumlah populasi sbanyak 60 responden. Setelah melakukan penelitian didapat bahwa pengetahuan kurang sebanyak 26 responden (43%), berdasarkan pendidikan mayoritas ibu berpengetahuan kurang pada SD sebanyak 22 responden (36%), berdasarkan pekerjaan mayoritas berpengetahuan kurang pada IRT sebanyak 17 responden (28%), berdasarkan sumber informasi mayoritas berpengetahuan kurang pada Keluarga sebanyak 12 responden (20%). Diharapkan kepada ibu hamil agar meningkatkan pengetahuan tentang Varicella dan mengetahui pencegahannya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN SADARI DALAM MENDETEKSI DINI CA. MAMMAE PADA WANITA USIA SUBUR DI KLINIK NANA DIANA MEDAN TAHUN 2018 Wellina BR Sebayang
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 4 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan penyakit dengan pravelansi cukup tinggi di dunia. Lima besar kanker di dunia adalah kanker paru-paru, Ca.mammae, kanker usus besar, kanker lambung, dan kanker hati. Survei yang telah dilakukan WHO menyatakan bahwa 8-9 persen wanita mengalami Ca.mammae. Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian, sebanyak 8,2 juta orang meninggal akibat kanker (WHO, 2014). Data di Indonesia, tiap tahun diperkirakan terdapat 100 penderita baru per 100.000 penduduk. Ini berarti dari jumlah 237 juta penduduk, ada sekitar 237.000 penderita kanker baru setiap tahunnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan tindakan SADARI dalam mendeteksi dini Ca.mammae pada wanita usia subur di Klinik Nana Diana tahun 2018. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 148 orang dan sampel yang di gunakan adalah 50 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian dari 50 wanita usia subur menunjukkan mayoritas wanita usia subur berpengetahuan kurang sebanyak 34 (68%) responden, sikap negatif sebanyak 32 (64%) responden dan yang tidak melakukan SADARI sebanyak 46 orang (92%). Berdasarkan analisa uji chi square terdapat hubungan antara pengetahuan dengan SADARI dengan p value 0,004 dan terdapat hubungan antara sikap dengan SADARI dengan p value 0,001.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL IBU DENGAN STATUS IMUNISASI DASAR BAYI DI WILAYAH PUSKESMAS LOLOFITU MOI Nova Linda Rambe; Sri Puspita Natalia Zai
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v5i1.159

Abstract

Imunisasi merupakan bentuk pencegahan penyakit yang sangat efektif dalam penurunan angka kematian bayi dan balita. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pendidikan Formal Ibu Dengan Status Imunisasi Dasar Bayi Di Wilayah Puskesmas Lolofitu Moi. Metodologi penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan Retrospektif. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi yang lahir pada bulan Maret-Mei 2016 di wilayah Puskesmas Lolofitu Moi. Instrumen yang digunakan adalah lembar cheklist. Hasil dari 62 responden ibu yang tingkat pendidikan rendah mayoritas memiki bayi dengan status imunisasi dasar bayi tidak imunisasi sebanyak 11 orang (40,7%), ibu yang tingkat pendidikan menengah mayoritas memiliki bayi dengan status imunisasi dasar bayi lengkap sebanyak 17 orang (77,3%), dan ibu yang tingkat pendidikannya tinggi mayoritas memiliki bayi dengan status imunisasi dasar bayi lengkap sebanyak 11 orang (84,6%). Simpulan ada hubungan antara tingkat pendidikan formal ibu dengan status imunisasi dasar bayi (R<a:0,000 < 0,05). Saran diharapkan lebih meningkatkan pelayanan imunisasi dengan konseling dan penyuluhan tentang pentingnya kelengkapan imunisasi pada ibu-ibu yang akan mengimunisasikan bayinya.
PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TENTANG BAHAYA BERHUBUNGAN SEKS SAAT MENSTRUASI DI DUSUN MANDIRI KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2019 Griselli Saragih; Serin Widya Lestari
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v5i1.160

Abstract

Kebanyakan wanita tidak mengetahui efek berhubungan seks saat haid, karena dapat menyebabkan endometriosis, infeksi dan kista dalam rahimnya dan sulit disembuhkan.Penelitian ini dilakukan di Di Dusun Mandiri Kabupaten Langkat. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data primer dengan jumlah populasi sebanyak 35 orang dan dimana teknik pengambilan sampel yang dilakukan adalah teknik total sampling.Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dari 35 pasangan usia subur mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 15 orang (42,86%), yang berumur 20 – 35 tahun mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 17 orang (51,52%), pendidikan SD mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 9 orang (81,82%), pendidikan SMP mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 7 orang (70%) pendidikan SMA mayoritas pengetahuan cukup sebanyak 8 orang (57,14%) dan pendidikan perguruan tinggi seluruhnya pengetahuan baik sebanyak 2 orang (100%). Responden yang mendapatkan informasi dari tenaga kesehatan mayoritas pengetahuan cukup sebanyak 6 orang (60%), mendapatkan informasi dari media cetak mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 5 orang (55,56%) dan mendapatkan informasi dari media elektronik mayoritas pengetahuan kurang sebanyak 14 orang (77,78%).
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA PENGETAHUAN IBU UNTUK MEMILIH IMPLANT SEBAGAI ALAT KONTRASEPSI DI KELURAHAN TERJUN KECAMATAN MEDAN MARELAN TAHUN 2018 Puput Melati Hutauruk
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v5i1.161

Abstract

Gerakan keluarga berencana sangat mempengaruhi sumber daya manusia dengan upaya peningkatan keperdulian dan peran serta masyarakat. Implant adalah metode kontrasepsi yang hanya mengadung progestin dengan masa kerja panjang dan di susukkan dibawah kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi rendahnya minat dan pengetahuan Ibu untuk memilih Implant sebagai alat kontrasepsi di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan Tahun 2018. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan besar sampel sebanyak 87 orang. Penelitian dilakukan pada tanggal 6 Juni 2018 sampai 20 Juni 2018. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner yang meliputi pertanyaan dari faktor pengetahuan, faktor pendidikan, faktor sumber ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas pengetahuan responden berada dalam klasifikasi cukup 49 responden (56,3%) dan pengetahuan kurang 5 responden (5,7%), dari segi pendidikan 46 orang (52,9%) berpendidikan SD dan 1 responden (1,1%) tamat Perguruan Tinggi, dari segi sumber ekonomi baik sebanyak 55 orang (63,2%), dan sumber ekonomi kurang sebanyak 4 responden (4,6%) untuk tidak berKB karena KB itu mahal Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan setiap faktor masih mempengaruhi ketidak mauan Ibu dalam menggunakan alat kontrasepsi Implant. Diharapkan adanya pembentukan program penyuluhan di setiap daerah yang pengetahuannya baik bisa termotivasi menjadi peserta KB Implant, Di harapkan kepada pemerintah agar mengadakan KB gratis, karena banyak responden menganggap KB Implant itu mahal.Selanjutnya diharapkan pada responden untuk memotivasi diri untuk menggunakan alat kontrasepsi implant agar pemakaian antara alat kontrasepsi yang satu dengan yang lainnya berimbang.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEJADIAN HYPEREMESIS GRAVIDARUM DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA (IPI) MEDAN TAHUN 2018 Wellina BR Sebayang; Serin Widya Lestari
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v5i1.162

Abstract

Kehamilan merupakan peristiwa yang alamiah, mulai dari terjadinya pembuahan (konsepsi) hingga proses pertumbuhan janin di dalam rahim. Proses kehamilan yang normal terjadi selama 40 minggu antara waktu menstruasi terakhir dari kelahiran (38 minggu dari pembuahan). Hyperemesis gravidarum adalah mual dan muntah berlebihan yang terjadi pada wanita hamil sehingga menyebabkan ketidakseimbangan kadar elektrolit, dehidrasi, ketosis, dan kekurangan nutrisi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan suami terhadap kehamilan kejadian dengan hyperemesis gravidarum. Desain penelitian analitik cross sectional dengan besar sampel 30 orang. Penelitian dilakukan pada tanggal 7 Oktober 2018 sampai 16 November 2018. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuesioner. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa terdapat 6 responden yang tidak mendapatkan dukungan dari suami. Sebanyak 4 responden (33%) tidak menderita hyperemesis gravidarum dan 2 responden (73%) menderita hyperemesis gravidarum. Responden yang mendapat dukungan dari suami yaitu sebanyak 24 orang, terdapat 20 responden (93%) yang tidak menderita hyperemesis gravidarum dan 4 responden (17%) menderita hyperemesis gravidarum. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan suami dengan kejadian hiperemsis gravidarumdi RSU IPI Medan. Dimana ibu hamil dengan dukungan positip dari suami tetap berpeluang untuk mengalami hyperemesis gravidarum.
HUBUNGAN TINGKAT POLA ASUH IBU DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI PUSKESMAS SIGOMPUL KEC. LINTONG NIHUTA TAHUN 2018 Lili Suryani Tumanggor; Ester Jelita
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v5i1.163

Abstract

Prevalensi status gizi kurang pada balita di dunia sangat tinggi, terutama di negara-negara berkembang termasuk Indonesia oleh karena itu status gizi kurang pada balita memerlukan perhatian serius dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan. Upaya penanggulangan gizi kurang pada balita telah banyak dilakukan, tetapi belum menunjukkan penurunan yang berarti. Hal ini dimungkinkan karena sebagian besar ibu belum menyadari pentingnya pencegahan status gizi kurang pada balita serta bahaya yang ditimbulkan.Sesuai data yang didapatkan dari Puskesmas Sigompul bahwa prevalensi gizi kurang pada tahun 2016 sebesar 33.5 % dari 80 balita dan untuk gizi kurang sebesar 24,3 % dari 56 balita. Sedangkan data yang didapatkan pada tahun 2017 terakhir sebesar 3.2 % dari 65 balita dan untuk gizi kurang 3,8 % dari 85 balita.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pola asuh ibu dengan status gizi pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sigompul Tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 64 orang. Sedangkan sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 32 orang. Analisa data dengan menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan hasil uji statistikdidapatkan nilai signifikan sebesar 0.00. yang menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat pola asuh ibu dengan status gizi pada balita di Puskesmas Sigompul Kec. Lintong Nihuta Tahun 2018.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA 2018 Resy Tesya Mulianda; Aprita Mustiana
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 5 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v5i1.164

Abstract

Kehamilan adalah suatu proses pembuahan dalam rangkamelanjutkan keturunan sehingga menghasilkan janin yang akan tumbuh di dalam rahim seorang wanita (Waryana, 2010).Motif atau motivasi berasal dari kata latin moreve yang berarti dorongan dari dalam diri manusia untuk bertindak atau berperilaku.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil trimester III.Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif yaitu untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Dengan besar sampel 30 orang.Penelitian dilakukan pada tanggal 19 November 2018 sampai 30 November 2018 yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner penelitian. Adapun hasil penelitian yang didapat adalah dengan tingkat pengetahuan ibu mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 17 orang (56,7%). Berdasarkan pendidikan ibu mayoritas berpendidikan baik SMAsebanyak 9 orang (30%).berdasarkan Pekerjaan ibu mayoritas Ibu rumah Tangga mayoritas 14 orang (46,7%). Berdasarkan paritas ibu mayoritas baik sebanyak 9 orang (30%). Adapun saran dalam penelitian ini adalah bagi responden diharapkan dapat menambah pengetahuan pada ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan Trimester III.

Page 7 of 20 | Total Record : 196