Pendekatan Kebijakan Publik dalam Politik Pendidikan Islam
merupakan jurnal publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam di Provinsi Aceh, terbit secara paper-based pada tahun 2016 dan terbit secara online sejak tahun 2017. Jurnal As-Salam terbit 2 (dua) kali dalam setahun, periode pertama pada bulan Juni dan periode kedua pada bulan Desember. Jurnal As-Salam Bersifat open acsess dan Peer-Reviewed. Tujuan utama Jurnal As-Salam adalah untuk menyediakan platform bagi para cendekiawan, akademisi dan peneliti nasional maupun internasional untuk berbagi pemikiran dalam bidang Integrasi Sains–Islam (interdisciplinary) dan Pendidikan.
Articles
196 Documents
Metodologi Penulisan Musnad Ahmad ibn ?anbal
Ahmad Sudianto
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Musnad merupakan suatu kitab hadis yang disusun berdasarkan nama-nama para sahabat periwayat hadis. Susunannya didasarkan pada posisi masing-masing sahabat dalam memeluk Islam,jaminan surga ataupun dengan urutan alpabetis. Musnad Ahmad ibn Hanbal merupakan kitab musnad paling popular dan isinya paling memadai .Kitab ini disusun diera periwayatan hadis secara kritis yang berbeda dengan periode sebelumnya. Di dalamnya dimuat sekitar 40.000 hadis dengan pengulangan sekitar 10.000 hadis.Seleksi ketat terhadap hadis-hadis yang dikumpulkan penyusunnya menjadikan kitab ini terhindar dari riwayat mauquf dan mursal, melainkan hanya sedikit saja. Kredibilitas Ahmad ibn Hanbal (w.241 H) dalam bidang hadis diakui oleh para ulama hadis sebagai seorang amir al-mukminin fi al-hadis. Hal ini menjadikan kitab musnad karyanya dinilai sebagai kitab hadis terbaik setelah Muwatta, Sahih Bukhari dan Sahih Muslim.
Pembelajaran Bahasa Ditinjau dari Segi Aksiologi
Andika Hariyanto Surbakti
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tulisan ini merupakan review literatur tentang tinjauan pembelajaran bahasa dari sudut pandang aksiologi. Permasalahan yang diulas yaitu: untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu itu digunakan? Bagaimana kaitan antara cara penggunaan tersebut dengan kaidah-kaidah moral? Bagaimana penentuan objek-objek yang ditelaah berdasar pilihan-pilihan moral? Bagaimana kaitan antara teknik, prosedural yang merupakan operasionalisasi metode ilmiah dengan norma-norma moral atau professional? Hasil dari studi ini adalah sebagai berikut: Tujuan pembelajaran bahasa adalah keterampilan komunikasi dalam berbagai konteks komunikasi. Dalam pembelajaran bahasa, guru sebagai pengguna, harus mengikuti golongan kedua yang benyebutkan bahwa ilmu harus berlandaskan pada kaidah-kaidah moral. Tanggung jawab etis tidak hanya menyangkut mengupayakan penerapan pembelajaran bahasa secara tepat dalam kehidupan manusia, tetapi harus menyadari apa yang seharusnya dikerjakan untuk memperkokoh kedudukan serta martabat manusia.
Solusi Umum Persamaan Diferensial Eksak Empat Variabel
Hasrul Harahap;
Nur Ainun Lubis
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tinjau persamaan diferensial eksak empat variabel. Dalam tulisan ini akan dicari suatu metode dalam menentukan solusi umum dari persamaan diferensial eksak empat variabel dan jika persamaannya tidak eksak, maka akan ditentukan suatu metode dalam menentukan faktor integrasi dari persamaan diferensial empat variabel yang tidak eksak tersebut, sehingga persamaannya menjadi persamaan diferensial eksak empat variabel.
Optimisasi Dengan Adanya Big data Problem
Muhammad Huda Firadaus
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan menangani jumlah data yang banyak didalam permasalahan identifikasi keanggotaan. Sistem identifikasi digunakan dalam statistik untuk membentuk model matematika sistem dinamis dari suatu data. Akan didefinisikan istilah big data secara khusus yaitu big data akan ditunjukkan melalui banyaknya jumlah dari input-output data, kemudian data input-output dimodelkan, dari model ini kemudian diselesaikan untuk memperoleh estimasi parameter yang optimal. Model diselesaikan dengan teori semidefinit programming (SDP). Contoh perhitungan disajikan.
Penyelesaian Persamaan Klein-Gordon Menggunakan Metode Homotopi
Ismi Ratin Nabiyah
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Persamaan Klein-Gordon nonlinear merupakan persamaan yang menggambarkan keadaan suatu partikel yang bergerak periodik dalam keadaan tertentu. Penurunan persamaan Klein-Gordon nonlinear didasarkan pada analogi yang sama seperti pada penurunan persamaan Schrodinger nonlinear. Melalui analogi tersebut, persamaan Klein-Gordon nonlinear dibangun dengan menambahkan suku potensial kuantum pada persamaan Klein-Gordon linear. Persamaan Klein-Gordon nonlinear merupakan persamaan diferensial parsial yang bentuknya nonlinear . Masalah nonlinear biasanya sulit diselesaikan secara analitik, karena faktor nonlinear yang sangat kuat. Pada penelitian ini persamaan tersebut diselesaikan dengan metode homotopi. Metode homotopi merupakan suatu metode penyelesaian persamaan diferensial yang berbentuk linear maupun nonlinear, penyelesaiannya berbentuk deret yang yang diinterpretasikan dengan bantuan software Mathematica 7. Penyelesaian persamaan Klein-Gordon nonlinear menggunakan metode homotopi secara manual dihitung sampai orde tiga, kemudian untuk orde lima dan orde enam dihitung menggunakan bantuan software Mathematica 7. Berdasarkan hasil yang diperoleh, penggunaan metode homotopi untuk menyelesaikan persamaan Klein-Gordon akan semakin baik penyelesaiannya jika digunakan orde yang lebih tinggi.
Teknik Linierisasi untuk Menyelesaikan Persoalan Rantai Suplai Lokasi-Inventori
Rizki Habibi
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas masalah manajemen rantai suplai lokasi-inventori dua eselon dengan multi-gudang dan multi-pengecer dimana gudang dan pengecer dapat melakukan penyimpanan (inventori). Masalah aslinya dirumuskan sebagai program tak-linear integer campuran. Optimasi program tak-linier memiliki kompleksitas yang lebih tinggi dan akan dihadapkan dengan beberapa masalah dan tidak mudah untuk diselesaikan, sehingga perlu diubah menjadi fungsi linier menggunakan suatu teknik linierisasi agar dapat diselesaikan dengan algoritma optimasi program linier. Penelitian ini menerapkan teknik linierisasi piecewise untuk mengubah program tak-linier integer campuran pada persoalan rantai suplai lokasi-inventori menjadi program linier integer campuran.
Optimisasi Kombinatorial dengan 2 Join
Mimi Sari Syahputri
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sebuah 2 join merupakan generalisasi dari 1 join dan merupakan edge cutset yang muncul secara alami dari dekomposisi beberapa kelas graf tertutup yang diambil dari induced subgraf. Sebuah 2 join digunakan untuk penyelesaian masalah optimisasi kombinatorial waktu polinomial dan berperan sampai akhir pada susunan karakteristik. Tidak semua graf memiliki 2 join maka akan dberikan algoritma untuk mendeteksi adanya 2 join pada sebuah graf yang difokuskan untuk 4-tuple. Graf yang dapat dideteksi memiliki 2 join merupakan terhubung yang dapat dipartisi.
Self-Assessment: One of Ways Attaining Students’ Target Language in Autonomous Learning
Sungkawati Kardi Wahyuningsih
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This paper introduces the steps in developing students’ self-assessment in autonomous learning. Self-assessment is used as reflection students’ knowledge and understanding and also to motivate students to learning independently. Self-assessment will help students to attain their target language by learning autonomously. There are five ways in developing students’ self assessment. They are (1) Conduct an honest review of the learning process; (2) Set the goals regarding to the learning process for a period; (3) Breaks the goals into the smaller competence for every learning time; (4) Refer back to the self-assessment to ensure that the goals are in line to improving the language skills; and (5) Conduct another self-assessment in next period to get an idea of how your goals are progressing and whether they have been an effective way to improve the language skills.
Reflecting Theories in Three Themes of Professional Development
Mustafa Kamal Nasution
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
there are three themes of professional development will be discussed in this paper; a commitment to professional development, a commitment to collaborative reflection on practice, recognizing context and culture in professional development. All Themes are elaborated respectively and relate the professional development theories to the Indonesian education system, and as a result, develop any potential understanding. All themes seem to support each other. the succeed effort of a teacher will contribute positively to their profession, in collaborative work or in the context and culture. The progress of the teacher professional development should come from the all parties’ effort. As we all know that education does not only stand alone but it is strongly influenced by the present context of politics, social, culture, or religious. In, Indonesia the advancement of this sector would strongly rely on government action rather than grassroots or professional organization initiatives. Based on the reflection, the paper proposes narrowing gaps between the universities and the schools. Implementing this direction is believed to some extent would reach certain advancement in teacher professional development in Indonesia.
PEMANFAATAN APLIKASI WHATSAPP SEBAGAI SARANA DISKUSI ANTARA PENGAWAS DAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Carona Elianur
Jurnal As-Salam Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal As-Salam
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Aplikasi media sosial khususnya WhatsApp saat ini sudah semakin banyak digunakan, hal ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam. Penggunaan aplikasi WhatsApp ini dapat membantu mempermudah diskusi karena tidak terkendala jarak dan waktu. Rumusan masalah yang diambil dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam?; (2) bagaimana efepktifitas pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai Sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam?. Metode Penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.Populasi dan Sampel Penelitian sebanyak 8 orang yang merupakan guru-guru pendidikan agama Islam yang berada di bawah bimbingan dari peneliti yang juga sebagai pengawas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) Memanfaatkan WhatsApp sebagai Sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam dapat dilakukan dengan cara membuat akun WhatsApp terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan membuat grup chating WhatsApp, dan selanjutnya dengan menggunakan grup chating WhatsApp tersebut digunakan sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam, baik itu berupa diskusi pemecahan masalah di sekolah maupun pertukaran informasi; dan (2) pemanfaatan aplikasi WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru pendidikan agama Islam secara keseluruhan berdasarkan kuisioner yang telah diisi oleh guru pendidikan agama Islam adalah efektif.