cover
Contact Name
Ahmad Habibi
Contact Email
pascampduniska@gmail.com
Phone
+6285845959702
Journal Mail Official
pascampduniska@gmai.com
Editorial Address
Jalan Adhyaksa No.2 Kayutangi, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi
ISSN : -     EISSN : 27765113     DOI : http://dx.doi.org/10.31602/jmpd.v1i2.5022
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi (JMPD) adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh UPT Publikasi dan Pengelolaan Jurnal Universitas Islam Kalimantan MAB Banjarmasin. Jurnal ini terbit sebanyak dua kali setahun, yaitu pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini menerbitkan penelitian dan artikel konseptual yang berkaitan dengan bidang ilmu Manajemen Pendiikan. Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi (JMPD) ini khusunya berfokus dalam penyebaran dan pengembangan bidang Manajemen Pendidikan yang berkaitan dengan: Manajemen Pendidikan Manajemen Kurikulum Manajemen Pendidikan Formal Manajemen Pendidikan Non Formal dan Pelatihan Manajemen Pendidikan Tinggi Manajemen Bimbingan dan Konseling Manajemen Kelas Manajemen Mutu Pendidikan Manajemen SDM Pendidikan Manajemen Tekhnologi Pendidikan dan Pembelajaran Manajemen Media Pendidikan dan Pembelajaran Manajemen Keuangan Pendidikan
Articles 125 Documents
TANTANGAN DAN STRATEGI KEPEMIMPINAN DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0: LITERATUR REVIEW Ahda Sabila; Muhammad Giatman; Ernawati Ernawati; Khofifah Alawyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.17924

Abstract

Penelitian dilakukan berdasarkan tinjauan literatur, tujuan penelitian dilakukan untuk menganalisa tantangan dan strategi kepemimpinan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis, yang dimulai dengan tahapan-tahapan berikut: pemilihan artikel, review, dan klasifikasi berdasarkan tujuan dan hasil penelitian. Selain itu, analisis temuan dilakukan dengan merujuk pada sumber-sumber terkait yang relevan dengan topik pembahasan. Hasil literatur review menunjukkan bahwa kepemimpinan pada SMK dalam menghadapi revolusi industri tentu harus dapat mengoptimalkan peningkatan kualitas pendidikan di SMK, dan diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan di dunia industri 4.0. Pemimpina pada SMK diperlukan keterampilan yang mencakup kemampuan: mendengarkan, berkomunikasi secara verbal, membangun hubungan, mengelola konflik, serta menghargai diri sendiri dan orang lain. Kepala sekolah memainkan peran kunci dalam memastikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan industri. kepala sekolah perlu terus meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan, serta membangun budaya kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, seperti industri dan lembaga pemerintah
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN TEMATIK (MULTI KASUS SDN SUNGAI PINANG DENGAN SDN PALIMBANG GUSTI 1) Arief Rahman; Jarkawi Jarkawi; Agustina Rahmi
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22312

Abstract

Pembelajaran tematik merupakan pendekatan pembelajaran terpadu yang bertujuan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik sekolah dasar. Namun, dalam implementasinya, pembelajaran tematik masih menghadapi berbagai problematika yang mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran tematik di sekolah dasar melalui studi multi kasus di SDN Sungai Pinang dan SDN Palimbang Gusti 1 Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi multi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala sekolah dan guru kelas. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran tematik di SDN Sungai Pinang lebih dominan pada aspek pelaksanaan pembelajaran, seperti rendahnya keaktifan siswa, keterbatasan variasi metode dan media pembelajaran, serta pengelolaan kelas yang belum optimal. Sementara itu, di SDN Palimbang Gusti 1, problematika lebih menonjol pada aspek perencanaan dan evaluasi pembelajaran, khususnya dalam penyusunan perangkat pembelajaran tematik dan penerapan penilaian autentik. Meskipun memiliki karakteristik yang berbeda, kedua sekolah menunjukkan kesamaan permasalahan pada keterbatasan sarana pembelajaran dan perlunya peningkatan kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran tematik memerlukan upaya komprehensif yang melibatkan peningkatan kompetensi guru, penyediaan sarana pembelajaran, dan dukungan manajemen sekolah.
STUDI KEBIJAKAN PENGIKUTSERTAAN ORANG TUA TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI MIN 11 HULU SUNGAI UTARA Siti Mugayah; Husnul Madihah; Agustina Rahmi
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22314

Abstract

Pengikutsertaan orang tua merupakan salah satu faktor strategis dalam peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada satuan pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pengikutsertaan orang tua dalam peningkatan mutu pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 11 Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala madrasah, guru, pengurus komite madrasah, dan orang tua peserta didik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengikutsertaan orang tua di madrasah dirumuskan secara partisipatif dan diimplementasikan melalui berbagai bentuk keterlibatan orang tua dalam kegiatan akademik, keagamaan, dan dukungan program madrasah. Implementasi kebijakan tersebut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan, terutama pada aspek kedisiplinan, motivasi belajar, dan pembentukan karakter peserta didik. Faktor pendukung kebijakan meliputi komitmen kepala madrasah dan guru, dukungan komite madrasah, serta kesadaran orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu orang tua, perbedaan tingkat pemahaman, dan keterbatasan sarana komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan pengikutsertaan orang tua yang dirumuskan dan diimplementasikan secara efektif dapat meningkatkan mutu pendidikan di madrasah.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MEWUJUDKAN VISI DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 10 HULU SUNGAI UTARA Mujiburrahman Mujiburrahman; Jarkawi Jarkawi; Muhammad Yuliansyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22316

Abstract

Kepemimpinan kepala madrasah memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan kepala madrasah dalam mewujudkan visi sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala madrasah, guru, serta tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah berperan sebagai pemimpin visioner yang mampu mengomunikasikan visi sekolah, membina kinerja guru, melaksanakan supervisi akademik, serta membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab. Strategi kepemimpinan kepala madrasah diwujudkan melalui perencanaan program yang selaras dengan visi sekolah, keteladanan dalam kepemimpinan, dan pengelolaan lingkungan madrasah yang kondusif. Keberhasilan kepemimpinan kepala madrasah didukung oleh komitmen kepala madrasah, dukungan guru dan tenaga kependidikan, serta budaya kerja yang kondusif. Namun demikian, terdapat kendala berupa perbedaan kompetensi dan kedisiplinan guru, keterbatasan sarana tertentu, serta tantangan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebijakan pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala madrasah yang visioner dan adaptif merupakan faktor kunci dalam mewujudkan visi sekolah secara efektif.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH BERBASIS PONDOK PESANTREN DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI SMP ISLAM NURUL HIJRAH JORONG DAN SMP TAHFIDZ BILINGUAL DARUL QUR’AN ISTIQOMAH PELAIHARI Nasrullah Nasrullah; Didi Susanto; Muhammad Yuliansyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22317

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan, khususnya pada sekolah berbasis pondok pesantren yang menekankan pembinaan karakter dan nilai spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala sekolah berbasis pesantren dalam penyelenggaraan pendidikan melalui studi multi kasus di SMP Islam Nurul Hijrah Jorong dan SMP Tahfidz Bilingual Darul Qur’an Istiqomah Pelaihari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi multi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah di kedua sekolah bercirikan kepemimpinan spiritual yang berlandaskan nilai-nilai pesantren, seperti keteladanan, kedisiplinan, dan religiusitas. Kepala sekolah berperan strategis dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan dengan mengintegrasikan kurikulum nasional dan program kepesantrenan. Faktor pendukung kepemimpinan kepala sekolah meliputi kuatnya budaya religius, dukungan yayasan dan guru, serta keteladanan kepala sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, perbedaan kesiapan guru, serta tantangan adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berbasis pesantren merupakan model kepemimpinan yang kontekstual dan relevan dalam penyelenggaraan pendidikan yang berorientasi pada pembinaan karakter dan nilai spiritual.
PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL DAN KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP MUTU LAYANAN PEMBELAJARAN DI MTS SE-KECAMATAN AMUNTAI SELATAN Reza Wahyu Hernadi; Kasypul Anwar; Agustina Rahmi
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22318

Abstract

Mutu layanan pembelajaran merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi manajerial dan kompetensi supervisi kepala sekolah terhadap mutu layanan pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah se-Kecamatan Amuntai Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan desain eksplanatori. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh guru MTs se-Kecamatan Amuntai Selatan yang berjumlah 45 orang, sehingga digunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu layanan pembelajaran. Kompetensi supervisi kepala sekolah juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu layanan pembelajaran. Secara simultan, kompetensi manajerial dan kompetensi supervisi kepala sekolah berpengaruh signifikan terhadap mutu layanan pembelajaran dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,398. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan mutu layanan pembelajaran di madrasah tsanawiyah memerlukan penguatan kompetensi kepala sekolah, baik dalam aspek manajerial maupun supervisi pembelajaran.
PERENCANAAN STRATEGI DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 HULU SUNGAI UTARA Yulia Marni; Husnul Madihah; Muhammad Yuliansyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22320

Abstract

Perencanaan strategi merupakan elemen penting dalam peningkatan mutu pendidikan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan strategi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan subjek penelitian kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan strategi peningkatan mutu pendidikan dilaksanakan secara sistematis dan partisipatif melalui perumusan visi, misi, dan tujuan madrasah yang didukung analisis kondisi internal dan eksternal. Implementasi strategi diwujudkan melalui penguatan mutu pembelajaran, peningkatan layanan akademik dan nonakademik, pengelolaan sarana dan prasarana, serta pembinaan karakter peserta didik. Keberhasilan pelaksanaan strategi didukung oleh komitmen kepala madrasah, kualifikasi dan dedikasi guru, dukungan pendanaan pemerintah, serta keterlibatan warga madrasah dan orang tua peserta didik. Namun demikian, pelaksanaan strategi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan dana, latar belakang ekonomi peserta didik yang beragam, serta perbedaan kemampuan dan karakteristik siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan strategi yang disusun dan diimplementasikan secara sistematis dan kontekstual berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
STRATEGI WALI KELAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 17 BANJARMASIN Yulizar Abidarda; Muhammad Eka Prasetia
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22321

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memahami strategi yang digunakan guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 17 Banjarmasin, serta mengetahui kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 17 Banjarmasin. Untuk membahas rumusan masalah, peneliti menggunakan metode penelitian yang dilihat dari jenis penelitiannya, yaitu penelitian kualitatif. Informan atau subjek penelitian adalah wali kelas dan siswa. Selain itu, dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan untuk analisis data digunakan teknik deskriptif kualitatif, yaitu data tertulis atau lisan dari orang-orang atau pelaku yang diamati. Dalam hal ini, penulis melakukan penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kondisi yang sebenarnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan motivasi dilakukan melalui pemberian motivasi berupa penguatan tentang pentingnya pendidikan, pemberian bimbingan, pengarahan, serta pemberian pujian kepada siswa yang belajar dengan baik, dan terus-menerus menumbuhkan kecintaan terhadap belajar. Dengan demikian, motivasi belajar siswa akan meningkat. Strategi lain yang dilakukan wali kelas adalah pemberian poin, pemberian penghargaan (reward), serta hukuman (punishment) untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Dengan adanya berbagai bentuk motivasi belajar tersebut, siswa diharapkan menjadi lebih aktif dan antusias dalam mengikuti proses pembelajaran.Adapun kendala atau faktor penghambat wali kelas dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMP Negeri 17 Banjarmasin adalah rendahnya minat siswa terhadap pelajaran, pengaruh negatif teman sebaya, serta kurangnya perhatian dan pengawasan dari orang tua siswa.
STRATEGI PENGELOLAAN KELAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 14 BANJARMASIN Muhammad Eka Prasetia; Ainun Heiriyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22322

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang “strategi pengelolaan kelas dalam meningkatkan minat belajar siswa di SMP Negeri 14 Banjarmasin.” Pembahasan dalam penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan strategi pengelolaan kelas oleh guru sebagai upaya meningkatkan minat belajar siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat guru dalam mengelola kelas untuk meningkatkan minat belajar siswa.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu memberikan gambaran yang lebih rinci terhadap objek penelitian berdasarkan data primer dan data sekunder. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan wawancara dalam bentuk pedoman yang terdiri atas beberapa pertanyaan. Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi, termasuk triangulasi sumber data, serta verifikasi data melalui uji validasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pengelolaan kelas telah dilaksanakan dengan cukup baik, seperti menata kelas sebelum pembelajaran, menggunakan metode pembelajaran yang menyenangkan, serta memberikan motivasi dan semangat sebelum memulai pelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya siswa yang menyukai dan tertarik mengikuti pembelajaran dengan memperhatikan penjelasan guru. Adapun faktor-faktor yang menghambat guru dalam mengelola kelas adalah belum lengkapnya sarana dan prasarana, faktor siswa itu sendiri, serta peran orang tua siswa.
TANTANGAN DAN SOLUSI DALAM EVALUASI PENDIDIKAN ISLAM Umar Umar; Nuril Huda; Dina Hermina; Agustina Rahmi
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22323

Abstract

Evaluasi Pendidikan Islam memiliki banyak tantangan. Penulis menulis 3 ( tiga ) di antaranya. Pertama ialah setiap siswa mempunyai kebutuhan dan gaya belajar yang berbeda. Kedua ialah tidak semua guru dapat melaksanakan evaluasi yang tepat dan obyektif dengan baik. Ketiga ialah perbedaan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1.identifikasi tantangan dalam evaluasi pendidikan Islam 2.solusi untuk mengatasi tantangan dalam evaluasi pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif-kepustakaan dengan teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi seperti buku dan jurnal. Penulis menulis 3 ( tiga ) solusi untuk 3 ( tiga ) tantangan tersebut. Pertama ialah kesesuaian alat evaluasi. Kedua ialah standar untuk objektivitas agar tidak bias evaluasi. Ketiga ialah sejumlah nilai terkait perbedaan budaya ialah tasamuh ( toleransi ), ta’awun ( saling menolong ), dan tawazun ( harmoni).

Page 12 of 13 | Total Record : 125