cover
Contact Name
ahmad zain
Contact Email
elbanyumasi@yahoo.co.id
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
jurnalprofesi2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Kota Bekasi
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
ISSN : 27970701     EISSN : 23018836     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan, menampung hasil penelitian dan kejian dalam bidang pendidikan dan keguruan
Articles 151 Documents
KECERDASAN EMOSIONAL DAN SUASANA HATI PENDIDIK DALAM PEMBELAJARAN Muhsinah, Lia
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 1 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang emosi yang merupakan suatu konsep yang sangat majemuk, beberapa ahli menjelaskan pengertian emosi dalam berbagai definisi. Sejalan dengan usianya, emosi seorang individu akan terus berkembang. Proses pembentukan melewati setiap fase perkembangan, yang didukung oleh faktor eksternal maupun faktor internal. Faktor internal misalnya usia, lingkungan, dan keluarga. Sedangkan faktor eksternal seperti teman sebaya, lingkungan dan masyarakat. Kecerdasan emosional diyakini mampu mengungguli kecerdasan intelektual. Seseorang yang mampu mengelola emosinya dengan baik, akan lebih mudah untuk mempengaruhi orang lain serta mendapatkan tempat untuk berkomunikasi dengan baik. Fungsi pendidik atau guru dalam membentuk dan mengubah tingkah laku siswa ke arah yang lebih baik sejatinya didukung oleh kemampuan guru menciptakan suasana yang dapat menghasilkan perubahan tingkah laku tersebut. Sikap yang ditunjukkan oleh seorang guru dapat mempengaruhi cara pembelajaran dan karir siswa di masa depan. Dalam mensukseskan pendidikan, guru berperan sebagai contoh ataupun role model, guru sebagai pembentuk akhlak yang baik, dan guru sebagai pakar dalam mata pelajaran yang mereka ajarkan. Guru tidak hanya dituntut untuk cerdas secara kognitif, namun harus cerdas dalam mengelola emosi dan suasana hati. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan individu untuk mengenali emosi diri, mengelola emosi diri, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain dan membina hubungan dengan orang, dalam hal ini ketika berinteraksi dan berkomunikasi dengan peserta didik.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM MEMINIMALISASI PERUNDUNGAN DI PONDOK PESANTREN MODERN DAAR EL-AZHAR RANGKASBITUNG BANTEN Mubtadin, Hamim
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 2 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanaman niali-nilai pendidikan multikultural yang dilakukan di pondok pesantren adalah mengadakan Acara Pekan Perkenalan (Khutbatul Arsy), menggunakan bahasa resmi pesantren dan prosesi duduk santri ketika belajar dikelas atau di majlis ilmu serta mencanmpurbaurkan kamar santri dari bebagai kalangan, mengatur posisi duduk santri agar berbaur, membiasakan berdiskusi dalam berbagai kesempatan, juga menerapkan budaya antri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian kualitatif tidak menggunakan angka-angka statistik dalam analisisnya, namun sebatas penjelasan deskriptif meskipun ada kalanya data dianalisis dengan menggunakan angka, seperti menghitung presentase, sumber data dalam penelitian ini terbagi atas dua macam sumber antara lain: sumber data primer (fakta-fakta yang diolah menjadi data oleh peneliti yang merupakan pengujian data dilapangan secara empiris) dan data skunder (laporan-laporan kasus anak-anak dari bagian pengasuhan, BK, dan organisasi santri ditempat penelitian). Pengumpulan data didapatkan dari hasil observasi, wawancara dan penyebaran angket
MOTIVASI MENGAJAR PENDIDIK DALAM PROSES PEMBELAJARAN UNTUK MENJAGA KUALITAS HAFALAN AL-QURAN PESERTA DIDIK DI MTS PONDOK PESANTREN DARUL QUR’AN PERCUT SEI TUAN-DELI SERDANG, SUMATERA UTARA Nasution, Marzuki Affan; Shunhaji, Akhmad; Sarnoto, Ahmad Zain
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 1 (2024): Profesi I Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Motivasi Mengajar Pendidik Dalam Proses Pembelajaran Untuk Menjaga Kualitas Hafalan Al-Qur’an Di MTS Pondok Pesantren Darul Qur’an Percut Sei Tuan-Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskripsi. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah 1. Motivasi mengajar pendidik untuk menjaga kualitas hafalan Al-Qur’an di MTs Pondok Pesantren Darul Qur’an terbilang cukup baik. Motivasi mengajar pendidik di MTs Pondok Pesantren Darul Qur’an terbagi menjadi dua yaitu motivasi internal dan eksternal. Motivasi internal pendidik terbilang sama, yaitu ingin melaksanakan tanggung jawab yang telah diberikan oleh pihak madrasah dengan baik. Sedangkan motivasi eksternal pendidik terbilang beragam, diantaranya ingin memenuhi kebtuhan sehari-hari keluarganya, ingin menambah pengalaman dan lainnya. Namun motivasi mengajar tersebut belum merata di setiap pendidik, terdapat beberapa kendala yang mempengaruhi motivasi mengajar pendidik diantaranya tidak adanya regulai yang jelas terkait kenaikan gaji terkhusus di Lembaga Takhassus Tahfiz Al-Qur’an Pondok Pesantren Darul Qur’an, padatnya jadwal keseharian santri yang dibarengi dengan kurangnya jam tahfiz di MTs Pondok Pesantren Darul Qur’an, sehingga pendidik lebih mengkedepankan capaian target hafalan dibandingkan kualitas hafalan, padatnya jumlah santri dalam satu kelas, mempengaruhi pendidik dalam menjaga kualitas hafalan para santrinya. 2. Kualitas hafalan Al-Qur’an santri di MTs Pondok Pesantren Darul Qur’an tergolong bagus. Karena selain indikator umum hafalan Al-Qur’an yang berkualitas seperti hafalan yang lancar, bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid dan fashahah. Lembaga Takhassus Tahfiz Al-Qur’an Pondok Pesantren Darul Qur’an juga membuat kriteria penilaian hafalan Al-Qur’an. dimana apabila seorang santri tersebut lulus dalam ujiannya, berarti santri tersebut memiliki hafalan Al-Qur’an yang berkualitas
KONSEP PEMIMPIN DALAM AL-QUR’AN Rahmawati, Sri Tuti
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 2 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kepemimpinan dalam al-Qur’an yang menawarkan formula konseptual tentang kepemimpinan, dan mengkomparasikannya dengan sudut pandang ilmu manajemen.. Jenis penelitian ini dalah penelitian ilmu manajemen. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif. Pendekatannya adalah pendekatan Tafsir Maudhu’i. Data dikumpulkan dari sumber kepustakaan. Teori yang dipakai menganalisa adalah teori kepemimpinan dalam ilmu manajemen. Temuan penelitian ini adalah bahwa konsep kepemimpinan dalam al-Qur’an lebih bersifat ilahiah, karena sejak awal manusia diciptakan statusnya sudah menjadi khalifah (pemimpin). Karena itulah, persyaratan mendasar seorang pemimpin adalah keimanan, bersyukur, berbuat adil, dan menghindari hawa nafsu maupun kekufuran
Implementasi Supervisi Akademik Kepala Madrasah di Madrasah Tsanawiyah Al-Wathoniyah 1A Duren Sawit Jakarta Timur pada Masa Pandemi Covid 19 Alhan, Khusni
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 1 (2024): Profesi I Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to see how the implementation of academic supervision of headmaster during the Covid 19 pandemic. This research was conducted using qualitative methods with the type of phenomenological research. The research was conducted at MTs Al-Wathoniyah 1A Duren Sawit, Academic Year 2020-2021. Data collection was carried out by interview, observation and documentation. The subjects of this study were the headmster, the deputy head of the madrasah in the field of curriculum, and teachers in the field of study. The implementation of the academic supervision of headmaster is carried out in three cycles, namely cycle 1 in the form of a contract, cycle 2 in the form of implementation, and cycle 3 in the form of strengthening. The results showed that the implementation of academic supervision of headmaster during the Covid 19 pandemic was going well. Although the learning uses a weekly class shift system, it does not reduce the enthusiasm of the headmaster to continue to improve the quality of the teaching and learning process at MTs Al-Wathoniyah 1A Duren Sawit. Teaching and learning activities at MTs Al-Wathoniyah 1A Duren Sawit are conducted face-to-face with a system of alternating classes every week. MTs Al-Wathoniyah 1A Duren Sawit is in the green zone so that it was allowed by the Covid 19 task force team in North Labuhanbatu Regency to carry out face to-face teaching and learning activities
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA SEKOLAH EFEKTIF DI SEKOLAH DASAR Farida, Farida
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 1 (2024): Profesi I Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the style and role of principal leadership in an effort to develop an effective school culture. This type of research is a case study conducted at SD Islam Terpadu Darul Qalam Jakarta (DAQTA). Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Data analysis techniques used are: (1) data reduction; (2) presentation of data; And (3) conclusions. Test the validity of the data through the test: (1) credibility; (2) transferability; (3) dependability; (4) confirmability. The results of this study indicate that (1) the principal does not only apply one particular leadership style, but according to the conditions at hand. (2) The role of the principal in developing an effective school culture is as an educator, manager, administrator, supervisor, leader, innovator and motivator. (2) The Headmaster’s efforts in developing an effective school culture are: (a) Developing harmonious relationships among all school components, (b) Developing school security, (c) Developing a school environment conducive to learning
EFEKTIVITAS KESEJAHTERAAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMP INFORMATIKA DAN TAHFIDZ ADZIKRA SAWANGAN, DEPOK, JAWA BARAT Sodikin, Didik; susanto, Susanto; Tanrere, Syamsul Bahri
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 1 (2024): Profesi I Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze and describe teacher performance, teacher welfare and find the effectiveness of welfare in improving teacher performance at SMP Informatika and Tahfidz Adzikra Sawangan, Depok, West Java.The conclusions of this research are first, regarding teacher performance, overall a teacher's performance can be said to be good, this can be seen based on several indicators such as indicators for making Learning Implementation Plans, indicators for Preparing Teaching Materials, Indicators for Innovation in Effective Learning Activities, Indicators Selection of Learning Media and Discipline Indicators. Second, so far teacher welfare to improve teacher performance at Informatics and Tahfidz Adzikra Middle Schools has been implemented as closely as possible, this can be seen in accordance with welfare indicators which include: Salary, Providing Rewards, Providing opportunities to improve teaching abilities, Comfortable working environment conditions, welfare The honorary teacher at SMP Informatika and Tahfidz Adzikra Sawangan, Depok, from a financial perspective, is not very large when compared to superior schools out there, because this school is still relatively new, and there are still very few students at the school. Honorary teachers who feel appreciated, supported and have good working conditions will tend to be more motivated, enthusiastic and dedicated in providing the best education for students.Third, the provision of welfare to teachers makes a big contribution to improving the performance of teachers at SMP Informatika and Tahfidz Adzikra Sawangan, Depok City. This can be seen when teachers' salaries are increased, teachers look enthusiastic, this means that welfare has a big influence on the performance of teachers. , because welfare can provide encouragement to employees to produce maximum performance
Konsep Pembelajaran Berdiferensiasi pada pendidikan berbasis Al-Qur'an Sarnoto, Ahmad Zain
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 1 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

artikel ini mengungkap tentang Alquran sebagai asas pengajaran, karena mencakup ajaran-ajaran Islam yang menata kehidupan kaum muslimin dalam seluruh masalah agama dan dunia. Konsep pendidikan dan pembelajaran saling berkaitan. Pendidikanadalah membimbing peserta didik untuk mandiri dan dewasa. Salah satu prinsip yang menjadi dasar merancang desain pembelajaran yang mengakomodasi berbagai karakteristik siswa yang berbeda yakni pembelajaran diferensiasi. Pembelajaran diferensiasi adalah dasar filosofi sekaligus struktur pengorganisasian atau kerangka kerja yang menggambarkan proses pembelajaran yang berprinsip memberi kesempatan bagi terbaik semua siswa. Kesempatan paling baik untuk siswa belajar adalah ketika gurunya mengakomodasi perbedaan tingkat kesiapan, minat, dan profil pembelajaran siswa . Akomodasi penerapan pembelajaran diferensiasi diperlukan untuk menerima dan mengakomodasi berbagai karakteristik siswa beragam yang belajar dalam satu lingkungan yang sama
IMPLEMENTASI MODEL ASYIK DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SOSIAL-EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI TKIT AL ADZKIYA BEKASI Syukron, Ahmad
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 1 (2024): Profesi I Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Model ASYIK dalam mengembangkan keterampilan sosial-emosional anak usia dini di TKIT Al-Adzkiya Bekasi. Model ASYIK (Aman, Senang, Yakin, Inovatif dan Kreatif) merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada aspek keamanan, keseruan, dan kepercayaan diri anak dalam proses belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak usia 4-6 tahun, 4 guru, dan kepala sekolah TKIT Al-Adzkiya Bekasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Model ASYIK yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, berhasil meningkatkan keterampilan sosial-emosional anak. Peningkatan terlihat pada aspek kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, dan kemampuan membina hubungan. Faktor pendukung utama adalah komitmen guru dan keterlibatan orang tua, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu dan variasi kemampuan anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Model ASYIK efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial-emosional anak usia dini dan merekomendasikan penerapannya di lembaga PAUD lainnya dengan penyesuaian kontekstual.
MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF DALAM MENINGKATKAN SIKAP DEMOKRATIS SISWA DI SMA CENDERAWASIH 1 JAKARTA Wahid , Choirul Imam; susanto, Susanto; Aziz, Abdul
Profesi : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 2 (2024): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk penerapan Model Pembelajaran Kolaboratif Dalam Meningkatkan Sikap Demokratis Siswa di SMA Cenderawasih 1 Jakarta yang meliputi kurikulum yang diterapkan di SMA Cenderwasih 1 Jakarta, model pembelajaran yang diterapkan di SMA Cenderawasih 1 Jakarta, implementasi model pembelajaran kolaboratif di SMA Cenderawasih 1 Jakarta, metode meningkatkan sikap demokratis siswa di SMA Cenderawasih 1 Jakarta. Melalui penelitian dengan menggunakan metode kualitatif, dengan rancangan pendekatan studi kasus. Untuk menggali data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya hasil dari teknik tersebut dipilih sesuai fokus penelitian. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah bentuk penerapan Model Pembelajaran Kolaboratif Dalam Meningkatkan Sikap Demokratis Siswa di SMA Cenderawsih 1 Jakarta. SMA Cenderawasih 1 Jakarta menerapkan dua kurikulum yaitu kurikulum Merdeka untuk kelas X dan XI sedangkan kurikulum 2013 untuk kelas XII. Seluruh pendidik dituntut untuk menerapkan pembelajaran kolaboratif yang mana agar pembelajaran berjalan dua arah. Hasil menunjukkan bahwa dengan model pembelajaran yang beragam peserta didik atau siswa dapat memahami materi yang disampaikan yang mana peserta didik juga dapat mengemukakan pendapat karena dalam proses pembelajaran pendidik memberikan ruang kepada seluruh peserta didik atau siswa ruang untuk berdiskusi. Sikap demokratis dibentuk dalam proses pembelajaran akan tetapi di luar pembelajaran peserta didik dapat mengaplikasikan sikap demokratis yang sudah terkonsep diladalam ruang belajar dengan adanya kegiatan sekolah yang melibatkan siswa atau peserta didik.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 15 No. 2 (2025): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 15 No. 1 (2025): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 2 (2024): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 14 No. 1 (2024): Profesi I Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 2 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 12 No. 1 (2023): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 11 No. 2 (2022): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 11 No. 1 (2022): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 10 No. 2 (2021): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 10 No. 1 (2021): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 9 No. 2 (2020): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 9 No. 1 (2020): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 2 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 8 No. 1 (2019): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 7 No. 2 (2018): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 7 No. 1 (2018): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 6 No. 2 (2017): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 6 No. 1 (2017): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 5 No. 2 (2016): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 5 No. 1 (2016): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 2 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 4 No. 1 (2015): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 2 (2014): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 3 No. 1 (2014): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 2 No. 2 (2013): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 2 No. 1 (2013): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 2 (2012): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan Vol. 1 No. 1 (2012): Profesi | Jurnal Ilmu Pendidikan dan Keguruan More Issue