cover
Contact Name
zain sarnoto
Contact Email
jurnalstatement2021@gmail.com
Phone
+628129731518
Journal Mail Official
jurnalstatement2021@gmail.com
Editorial Address
Jl. Nusa Indah 1 No. 163 Perumnas 1 Jakasampurna Bekasi barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Statement : Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
ISSN : 20892640     EISSN : 2797071X     DOI : https://doi.org/10.56745/js.v11i2.238
Core Subject : Religion, Education,
jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan yang bernaung dibwah Perkumpulan Masyarakat Peduli Pendidikan (PMPP), menerima naskah hasil penelitian dalam bidang ilmu sosial diantaranya pendidikan, agama dan kajian ilmu sosial lainnya
Articles 158 Documents
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG MEMBUAT PRODUK 2D DENGAN TEKNIK UKIR DATAR MELALUI PERMAINAN INTERAKTIF SISWA KELAS XI SMK NEGERI 58 JAKARTA TIMUR Amriadi, Amriadi
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil pembelajaran pembuatan produk dengan teknik ukir yang sangat rendah dibandingkan dengan mata pelajaran lain menjadi pembicaraan utama guru-guru di sekolah kami. Guru hanya bisa menyalahkan secara sepihak saja, yaitu kesalahan hanya ada pada pihak siswa saja. Padahal sebenarnya keberhasilan siswa juga ditentukan oleh pihak guru itu sendiri. Salah satu contoh permasalahan yang kami temukan di kelas misalnya dalam teknik ukir, dimana dalam teknik ukir siswa harus dapat menjelaskan dan memahami pengertian ukir datar, siswa mengalami kesulitan. Melalui permainan interaktif, diharapkan kesulitan-kesulitan dalam teknik ukir sebagaimana uraian diatas dapat segera diatasi. Menurut Ahmadi ( dalam Firmanawaty, 2003 ), permainan adalah suatu perbuatan yang mengandung keasikan dan dilakukan atas kehendak sendiri, bebas tanpa paksaan, dengan tujuan untuk mendapatkan kesenanga. Data yang dijaring meliputi keaktipan siswa dalam proses pembelajaran, memberikan dan mengemukakan pendapat, dan keterampilan menyimpulkan pelajaran. Target keberhasilan yang diharapkan adalah 75 % dari 30 siswa. Kriteria keberhasilan dari hasil belajar pada penelitian ini yaitu apabila dalam setiap siklus mencapai target minimal atau mendekati 75 % dari jumlah siswa. Dari serangkaian pengujian data, maka ditemukan interpretasi atau tafsiran dalam penelitian tindakan kelas di Kelas XI di SMKN 58 Jakarta Selatan tentang “membuat produk 2D dengan teknik ukir datar dengan menggunakan metoda permainan interaktif“ dapat mengaktifkan siswa dalam pembelajaran, meningkatkan keberanian siswa dalam mengungkapkan pendapat, dapat menyimpulkan pelajaran dan menimbulkan sikap positif terhadap pelajaran Pembuatan Produk dengan Teknik Ukir
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI SISWA TENTANG KETERAMPILAN GERAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI SISWA KELAS XI SMK NEGERI 58 JAKARTA TIMUR Bahrudin, Didin
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan dimulai dari peningkatan kredibilitas tenaga pendidik, hal ini merujuk dari pemahaman bahwa mutu pendidikan akan ditentukan oleh sumber (guru), sehingga diperlukan perubahan cara berfikir guru yang creadible untuk memahami arti pendidikan. Hal ini, senada dengan pemahaman tentang tujuan pendidikan nasional yang membentuk organisasi pendidikan yang bersifat otonom sehingga mampu melakukan inovasi dalam pendidikan untuk menuju suatu lembaga yang beretika, selalu menggunakan nalar, berkemampuan komunikasi sosial yang positif dan memiliki sumber daya manusia yang sehat dan tangguh.. Selama ini proses belajar mengajar senantiasa terfokus pada guru, sehingga yang lebih aktif adalah guru, sedangkan siswa tidak diberi kesempatan untuk berkreatifitas dan mandiri. Penerapan perencanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan dengan metode demonstrasi dapat meningkatkan aktivitas proses belajar mengajar. Dari hasil observasi memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas siswa yang pada siklus 1 hanya rata-rata 6.04% menjadi 7.10% pada siklus kedua. Pembelajaran dengan metode demonstrasi relevan dengan pembelajaran kontekstual. Dengan pembelajaran metode demonstrasi pada materi keterampilan gerak diharapkan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan lebih menyenangkan dan menignkatkan motivasi siswa. Kemampuan dalam diskusi kelompok juga mengalami kemajuan yang sangat berarti. Hal ini bisa dilihat dari sudah mulai terbiasa dengan belajar dalam kelompok. Aktivitas siswa dalam kelompok mencermati kesempurnaan setelah siklus kedua. Ini dapat dilihat dari peningkatan aktivitas siswa mencermati 97.05%. Penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran menunjukkan peningkatan. Hal ini dapat ditunjukan dengan rata-rata hasil ulangan harian (rata-rata ulangan harian 1 tdengan metode demonstrasi 6.04 menjadi 7.10 (ulangan harian II) setelah menggunakan metode demonstrasi
PSIKOSOMATIS DAN PENDEKATAN PSIKOLOGI BERBASIS AL-QUR’AN Sarnoto, Ahmad Zain
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena menarik yang terjadi dewasa ini dan hampir melanda umat manusia adalah kerasnya persaingan antar individu untuk bertahan hidup. Dalam upaya seseorang untuk bertahan hidup, tak jarang konflik yang berkepanjangan mucul seiring dengan lewatnya waktu. Seorang sibuk memikirkan masa depannya, masa depan anak-anaknya, kehidupannya untuk hari esok, penyakitnya yang tak kunjung sembuh, vonis dokter bahwa tensinya tinggi hangga ia dinyatakan mengidap penyakit darah tinggi, takut tak mampu menyelesaikan studinya, dan lain-lain sehingga ia terfokus hanya memikirkan masalahnya tersebut. Akibatnya, ia terbawa arus pikirannya yang tanpa ia sadari menjadikan konflik pada dirinya. Kejadian ini terus berlangsung sepanjang hidupnya dan puncaknya ia tak mampu lagi mengendalikan pikirannya. Jadilah ia seseorang penderita suatu penyakit yang dalam bahasa kedokteran disebut psikosomatik atau depressi terselubung. Apa itu psikosomatik? Psikosomatik berkaitan dengan jiwa dan raga atau berhubungan dengan gangguan emosi atau mental pada diri manusia dimana ia tak mampu mengendalikan pikirannya yang ia rasakan dan dampaknya menurunnya daya tahan tubuh orang tersebut
Konsep Manajemen Mutu dalam Perspektif Al-Qur’an Sarnoto, Ahmad Zain
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memaparkan kajian manajemen mutu pendidikan melalui perspektif al-Qur’an dalam konteks pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dan termasuk dalam kategori penelitian kualitatif. Adapun metode yang digunakan adalah metode tematik (maudu’iy), hasil penelitian menunjukan bahwa sistem penjaminan mutu pendidikan sudah diatur oleh pemerintah, meliputi banyak hal, antara lain tentang batasan mutu, Berdasarkan tafsir ayat dalam upaya yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan antara lain: mengintensifkan kegiatan bimbingan dan penyuluhan, menciptakan suasana pembelajaran yang menarik dan memberikan penghargaan bagi siswa yang berprestasi, mengikutsertakan guru dalam pelatihan dan pengembangan keprofesiannya
ORANG TUA DAN PERANNYA DALAM MENANAMKAN AKHLAK ANAK USIA DINI Qowim, Agus Nur
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan mendasar bagi setiap anak terdapat dua macam, yaitu kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani. Dua kebutuhan ini harus diberikan secara seimbang. Oleh karena itu, bagi orang tua kebutuan dasar anak-anak adalah penanaman tauhid dan akhlak. Dan sesungguhnya yang menjadi pilar-pilar dasar dalam mendidik anak adalah pengetahuan dan akhlak. Yang mana pengetahuan untuk kecerdasannya dan akhlak untuk budi pekertinya, namun yang terpenting adalah penanaman akhlak melalui teladan yang diberikan langsung orang tua kepada anak. Jadi pengetahuan dan akhlak merupakan pilar utama dalam mendidik anak. Penanaman akhlak tersusun dari dua kata, yang pertama Penanaman yang asal katanya tanam mempunyai arti dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ialah cara hasil, hal. Sedangkan kata yang kedua yaitu Akhlak yang mempunyai arti budi pekerti. Jadi penanaman akhlak adalah bagaimana cara hasil mengarahkan anak tentang budi pekerti, tentunya orang tualah yang berperan penuh dalam penanaman akhlak terhadap anak-anaknya
POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Imran, Ali
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter dalam keluarga adalah upaya sistematis penanaman nilai-nilai karakter kepada anak yang dilakukan oleh orang tua dalam keluarga yang meliputi komponen pengetahuan (kognitif), perasaan afektif), dan tindakan (psikomotorik) untuk melakukan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, maupun lingkungan sekitar. Usia dini merupakan usia yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian seorang anak juga sebagai usia penting bagi pengembangan intelegensi permanen dirinya, mereka juga mampu menyerap informasi yang sangat tinggi. Santrock menyimpulkan bahwa pada usia dini inilah momen penting perkembangan otak, kecerdasan dan kemampuan belajar anak yang signifikan
PENGARUH KOMUNIKASI GURU TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Ningrum, Desy Ayu
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya komunikasi bertujuan untuk memberikan informasi, mendidik dan menerangkan informasi bahkan menghibur komunikan. agar komunikan terpengaruh dan berubah sifat sesuai dengan kehendak komunikator dan untuk mempengaruhi tingkah laku si penerima informasi yang dinyatakan dalam tindakan-tindakan tertentu sebagai respons terhadap informasi yang diterimanya Komunikasi sangat berperan, karena dalam proses belajar terdapat unsur yang saling mempengaruhi. Komunikasi yang dilangsungkan dengan sadar dengan keinginan untuk mengetahui dan mempengaruhi, mempengaruhi disini mengandung makna edukatif. Dengan komunikasi, proses perubahan tingkah laku akan terjadi dan dari tidak tahu menjadi tahu, dan tidak paham menjadi paham. Dengan demikian komunikasi dapat menimbulkan efek sesuai dengan tujuan yang diharapkan, yaitu menumbuhkan motivasi belajar siswa sehingga prestasi siswa akan menjadi baik
Al-Qur'an dan Keseimbangan antara Artifisial Intelligent dan Spiritual Intelligent Sarnoto, Ahmad Zain
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 13 No 2 (2023): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital yang semakin maju, pertemuan antara kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan kecerdasan spiritual (Spiritual Intelligence/SI) menjadi topik yang semakin relevan, terutama dalam konteks Al-Qur'an sebagai sumber pedoman hidup umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Al-Qur'an dapat memberikan wawasan dalam menjaga keseimbangan antara perkembangan AI dan pentingnya memelihara SI. Melalui analisis mendalam terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan dan literatur terkini tentang AI dan SI, penelitian ini mengungkapkan bahwa Al-Qur'an menyediakan kerangka etis dan spiritual yang dapat memandu pengembangan dan penggunaan AI secara bertanggung jawab. Temuan menunjukkan bahwa integrasi prinsip-prinsip Al-Qur'an dalam pengembangan AI dapat meningkatkan manfaatnya bagi umat manusia sambil tetap mempertahankan nilai-nilai spiritual dan etika. Penelitian ini juga mengidentifikasi potensi sinergi antara AI dan SI dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan modern. Kesimpulannya, keseimbangan antara AI dan SI, dengan bimbingan Al-Qur'an, dapat menciptakan paradigma baru dalam teknologi yang tidak hanya canggih secara teknis tetapi juga kaya akan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas
PENDIDIKAN PRIBADI TANGGUH MENUJU PANGGILAN PUBLIK Agus, Agus
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 2 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In order to realize the strengthening of self-capacity towards public calling, it is necessary to develop adequate, qualified and qur'ani self-capacity. This study aims to describe and analyze Surah Al Muzamil verses 1-14. This study uses a qualitative research method with a descriptive analysis approach. The focus of the research is strengthening self-capacity towards public calling (analysis of the Qur'an Surah Al Muzammil verses 1-14). The results of this study are strengthening self-capacity by getting used to getting closer to Allah SWT, through the medium of night prayer (tahajjud), if you want to start an activity so you can feel the presence of Allah SWT. As for other media, to build self-capacity is to do remembrance, put your trust, be optimistic, sincere, sincere, patient and istiqomah. Then also each individual must be able to build selfawareness
PARADIGMA DISTINGTIF MAQASID SYARI’AH DAN MAQASID AL-QUR’AN Darmawan, Kasis
Statement: Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 2 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study of maqasid syari’ah and maqasid Al-Qur’an is a crucial discourse in contemporary Islamic legal studies. Although both are rooted in divine revelation, there are fundamental differences in their paradigms, scopes, and approaches. Maqasid syari’ah focuses on the preservation of five essential human needs (dharuriyyat): religion, life, intellect, lineage, and property, with an orientation towards regulating social life. On the other hand, maqasid Al-Qur’an encompasses a broader scope, reflecting the universal objectives of the Qur'an, such as justice, compassion, and cosmological balance. This study aims to explore the distinctions between these two paradigms. A qualitative approach is employed through a literature review of classical and modern works discussing these concepts. The findings indicate that maqasid Al-Qur’an offers a more holistic framework for understanding the Qur'an's message across various dimensions of life, while maqasid syari’ah tends to provide practical guidance within legal and social contexts. This research makes a significant contribution to the development of Islamic studies by offering an integrative and relevant perspective to address modern global challenges. The findings are expected to serve as a foundation for formulating Islamic-based solutions oriented toward universal values and the overall welfare of humanity.

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15 No 2 (2025): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 15 No 1 (2025): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 2 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 14 No 1 (2024): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 13 No 2 (2023): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 13 No 1 (2023): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 12 No 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 12 No 1 (2022): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2021): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2020): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2020): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2019): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2018): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2017): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 2 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 6 No 1 (2016): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2015): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2014): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2013): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2013): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2012): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2012): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2011): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2011): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan More Issue