cover
Contact Name
Febri Hadi
Contact Email
jmi@upiyptk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmi@upiyptk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Ilmiah UPI YPTK
ISSN : 25028774     EISSN : 14125854     DOI : -
Jurnal Majalah Ilmiah UPI YPTK adalah jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Putra Indonesia, YPTK, Padang Sumatera Barat, Indonesia. Jurnal ini menerbitkan karya yang memajukan pengetahuan tentang teori, praktik, dan penelitian di bidang multidisiplin ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis yang terlibat dalam penelitian, pengembangan, dan praktik komputer, Teknik, Teknologi, Pendidikan, Psikologi, Bisnis dan Ekonomi. Jurnal Majalah Ilmiah UPI YPTK untuk membahas masalah-masalah multidisiplin ilmu, dengan memberikan informasi kepada para peneliti yang tertarik di bidang tersebut
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol. 31 (2024) No. 2" : 4 Documents clear
Optimalisasi TPACK Guru SD dalam Pembelajaran Matematika untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila Ahmad, Syafri; Kenedi, Ary Kiswanto; Zen, Zelhendri; Zainil, Melva; Ensuriati, Ensuriati; Ibrahim, Sarah
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 31 (2024) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v31i2.163

Abstract

Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya kemampuan guru SD dalam mengintegrasikan nilai Profil Pelajar Pancasila (P3) dan teknologi dalam pembelajaran matematika. Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran berbasis P3 dan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). Metode pelaksanaan melibatkan tiga kegiatan utama: lokakarya internalisasi nilai P3 dalam pembelajaran matematika, pelatihan pengembangan pembelajaran matematika berorientasi P3, dan pelatihan TPACK. Peserta yang terlibat sebanyak 30 guru SD di Gugus III Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta memperoleh skor di atas 75,00, yang menandakan pencapaian indikator keberhasilan. Guru mampu menyusun dan mengimplementasikan pembelajaran matematika yang berbasis nilai Pancasila dan teknologi, menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif dan mendukung perkembangan holistik siswa. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan guru dalam mengintegrasikan nilai Pancasila dan teknologi dalam pembelajaran, dan dapat menjadi model bagi program pelatihan serupa di wilayah lain. Implikasi dari pelatihan ini adalah pentingnya pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar.
Pelatihan Guru Sekolah Dasar dalam Mengembangkan Pembelajaran Digital Berbasis STEM Zainil, Melva; Kenedi, Ary Kiswanto; Suherman, Dea Stivani; Akmal, Atika Ulya; Azkiyah, Nurzhila; Wahyuni, Sisri
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 31 (2024) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v31i2.164

Abstract

Kurangnya pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar (SD), serta kurangnya kemampuan guru SD dalam mengimplementasikan pembelajaran kelas digital berbasis STEM sesuai dengan Kurikulum Merdeka, menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Rendahnya pemahaman guru terhadap integrasi STEM dalam pendidikan berdampak pada kualitas pembelajaran yang belum optimal dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan era digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru SD di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, dalam menyusun dan mengimplementasikan pembelajaran berbasis STEM serta kelas digital berbasis STEM sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Program ini dirancang secara komprehensif dan mencakup dua metode utama, yaitu pelatihan penyusunan konsep STEM dan pelatihan implementasi pembelajaran digital berbasis STEM. Proses pelatihan melibatkan metode kolaboratif, simulasi, diskusi kelompok, dan praktik langsung untuk memastikan bahwa guru dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam kelas mereka. Evaluasi kemampuan dilakukan melalui tes sebelum dan sesudah pelatihan, dan hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan para peserta. Rata-rata nilai evaluasi akhir mencapai di atas 85 untuk semua materi. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam menggabungkan konsep STEM dan teknologi digital dalam pembelajaran. Rekomendasi dari kegiatan ini mencakup evaluasi jangka panjang atas dampak implementasi STEM terhadap hasil belajar siswa serta pengembangan pelatihan lanjutan guna memperkuat keterampilan guru secara berkelanjutan
Peran Perguruan Tinggi Mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam Mewujudkan Insan Literat Astri, Renita; Kamal, Ahmad; Faradika, Faradika
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 31 (2024) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v31i2.166

Abstract

Gerakan Literasi Sekolah (GLS) merupakan inisiatif strategis untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik sejak dini, yang bertujuan menciptakan budaya membaca dan menulis yang berkelanjutan. Untukmendukung GLS, perguruan tinggi dapat memainkan peran penting melalui pengabdian kepada masyarakat . Artikel ini menguraikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Dharma Andalas dengan fokus pada pelatihan guru-guru MGMP TIK SMA Kota Padang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang aplikasi game edukasi berbasis Android menggunakan Quick App Ninja. Dilaksanakan pada tanggal 10 September 2024 di Universitas Dharma Andalas, terdiri dari empat metode utama: (1) Metode Sosialisasi, mencakup pemaparan tentang pentingnya literasi dan potensi game edukasi; (2) Metode Rancangan Bangun Aplikasi yang melibatkan perancangan dan pembuatan prototipe aplikasi game edukasi; (3) Metode Pelatihan dan Pendampingan yang memberikan pelatihan teknis kepada para guru; dan (4) Metode Simulasi dan Evaluasi untuk menguji efektivitas aplikasi dan mengumpulkan umpan balik. Dengan pelatihan ini, diharapkan guru-guru dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik, sekaligus memperkuat keterampilan literasi siswa. Artikel ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana perguruan tinggi berkolaborasi dengan kelompok pendidikan untuk mendukung GLS dan mewujudkan insan literat sepanjang hidup
Pendidikan, Pelatihan (DIKLAT) dan Pengembangan Pegawai untuk Meningkatkan Kinerja Pegawai Regen, Ronal; Helia, Suhelmi; Marlius, Doni; Dona, Elva; Fernos, Jhon
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 31 (2024) No. 2
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v31i2.173

Abstract

Education and development is one of the efforts that can be made by organizations in order to improve the education, skills, competencies and performance of their employees, therefore education and training (training) for an organization must be seen as a long-term investment in the field of human resources. Civil servants as state apparatus are required to provide good service to the community, to maintain the survival of an agency it needs to be supported by human resources who have a leadership spirit, have skills, have high creativity. The quality of work of civil servants (PNS) is considered inadequate and is below the expected quality standards, such as slow service delivery to the general public, lack of coordination of several jobs, lack of respect for working hours, discipline and working time, all of which indicate that the quality of civil servants (PNS) needs to be addressed. Qualified, highly motivated human resources who are willing to work together in teams will be the key to organizational success. The objectives of this community service activity are to provide education, training and employee development to improve the quality of public services, develop managerial capacity, strengthen ethics and morality, and improve employee leadership. Participants who participated in this community service activity amounted to 50 people. The material presented is about education, training (DIKLAT) and employee development to improve employee performance. The results of the training show that employees have an understanding of education, training and development to improve employee performance. This activity is expected to be able to improve employee performance so that services to the community also improve.

Page 1 of 1 | Total Record : 4