cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Berbasis Genre dengan Media Pembelajaran Kartu Topik untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Menyusun Teks Tanggapan di SMPN 4 Bolo Kelas IX-3 Semester I Tahun Pelajaran 2020/2021 Dinamaryati Dinamaryati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v1i2.57

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisa dampak peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi menyusun teks tanggapan di SMPN 4 Bolo kelas IX.3 semester I tahun pelajaran 2020/2021 melalui penerapan pendekatan pembelajaran berbasis genre dengan media pembelajaran kartu topik. Sebelum tindakan diberikan kepada siswa, prestasi belajar siswa rendah. Hal ini ditunjukkan dengan rendahnya rata-rata hasil belajar yakni 68.00 dengan ketuntasan klasikal 70.00%. Selanjutnya, penelitian melibatkan siswa kelas IX-3 berjumlah 32 siswa terdiri dari 15 laki-laki dan 17 perempuan, dimana data diperoleh dari post pest, pengamatan dan dokumentasi selama tindakan diterapkan. Kemudian data dibandingkan dengan hasil test pra-siklus dan juga kriteria keberhasilan yang ditetapkan sebelum penelitian dilakukan. Adapun kriteria yang ditetapkan adalah hasil belajar  siswa  telah  mencapai  ≥70, dengan persentase  tuntas belajar  klasikal sekurang-kurangnya 80% atau minimal 70% siswa yang memperoleh skor ≥70. Sementara untuk kinerja guru, kriteria yang diharapkan adalah tercapainya nilai ≥90 untuk perencanaan pembelajaran dan ≥89,50 untuk pelaksanaan pembelajaran. Hasil pos tes siklus I mencapai 69.00 (+1.00) dengan ketuntasan klasikal 75%. Skor kinerja guru dalam perencanaan pembelajaran siklus I mencapai 89.20 (+0.20) dan pelaksanaan pembelajaran pada angka 88.90 (+0.90). Hasil belajar siswa dan kinerja guru siklus I belum mencapai kriteria keberhasilan, sehingga penelitian dilanjutkan ke siklus II. Selanjutnya setelah pelaksanaan tindakan pada siklus II diperoleh hasil pos tes siklus II rata-rata 77.00% (+8.00) dengan persentase ketuntasan 83.00% (+8.00). Untuk kinerja guru, skor perencanaan pemebelajaran mencapai 91.00 (+1.80) dan pelaksanaan pembelajaran pada nilai 90.00 (+1.10). Dengan demikian, perbaikan pembelajaran pada siklus II dapat mencapai kriteria keberhasilan dengan sukses, sehingga siklus selanjutnya tidak perlu dilanjutkan lagi. Peningkatkan prestasi belajar siswa, disebabkan oleh peningkatan aktivitas, interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan menyusun teks tanggapan melalui penerapan pendekatan pembelajaran berbasis genre dengan media pembelajaran kartu topik.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Metode Resitasi dengan Media Gambar pada Mata Pelajaran IPA Materi Struktur dan Fungsi Tumbuhan di Kelas VIII-1 Semester 1 SMPN 4 Bolo Tahun Pelajaran 2020/2021 Kasmir Kasmir
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v1i2.58

Abstract

Rendahnya hasil belajar pada materi struktur dan fungsi tumbuhan pembelajaran IPA di kelas VIII-1 SMPN 4 Bolo semester 1 tahun pelajaran 2020/2021 dengan rata-rata nilai formatif tes siswa berada di titik 75.00 dan ketuntasan klasikal 78.00%, membutuhkan tindakan perbaikan pembelajaran. Penelitian perbaikan pembelajaran ini bertujuan menjelaskan dan menganalisis dampak penerapan metode resitasi dengan media gambar dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan kinerja guru dalam pembelajaran IPA pada materi struktur dan fungsi tumbuhan di kelas VIII-1 SMPN 4 Bolo semester 1 tahun pelajaran 2020/2021. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-1 berjumlah 30, terdiri dari 13 orang laki-laki dan 17 orang perempuan. Kriteria keberhasilan penelitian ditetapkan dalam hal prestasi belajar adalah  ≥80.00 dengan ketuntasan klasikal ≥85.00%, dan kinerja guru untuk perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran adalah 92.00. Setelah pelaksanaan tindakan di siklus I, hasil pos tes menunjukkan bahwa hasil belajar siswa rata-rata 78.25. Nilai rata-rata ini telah mengalami peningkatan (+3.25) dan persentase ketuntasan meningkat (+2.00) dibanding sebelum diadakan perbaikan. Sementara itu, kinerja guru untuk perencanaan pembelajaran mencapai nilai 91.80 (+0.30) dan pelaksanaan pembelajaran ada di skor 91.88 (+0.18) pada siklus I. Prestasi belajar siswa dan kinerja guru masih belum sesuai kriteria keberhasilan sehingga perlu dilanjutkan ke siklus selanjutnya. Pada siklus II, hasil pos tes menunjukkan bahwa hasil belajar siswa rata-rata 85.55 (+7.30) dengan persentase ketuntasan klasikal 90.75% (10.75).  Persentase ini telah memenuhi indikator kinerja yakni ≥85.00%. Dengan demikian pada siklus II ini telah berhasil mencapai indikator yang ditetapkan yakni rata-rata ≥80.00 dan persentase ketuntasan ≥85.00%. Sementara, skor kinerja guru menunjukkan skor kemampuan perencanaan pembelajaran pada angka 93.30 (+1.50) dan kemampuan pelaksanaan pembelajaran pada skor 93.00 (+1.42). Dan skor yang diperoleh di siklus II ini berhasil memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, penerapan metode resitasi dengan media gambar dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan kinerja guru dalam pembelajaran IPA pada materi struktur dan fungsi tumbuhan di kelas VIII-1 SMPN 4 Bolo semester 1 tahun pelajaran 2020/2021sukses pada siklus II, dan penelitian tindakan berhasil.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture pada Mata Pelajaran IPS Materi Masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara di Kelas VII SMPN 2 Lambitu Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 Fatimah Fatimah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v1i2.59

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisa penerapan dan dampak model pembelajaran  picture and picture terhadap peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPS materi masyarakat Indonesia pada Masa Praaksara kelas VII semester I SMPN 2 Lambitu. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII sebanyak 12 siswa terdiri dari 5 laki-laki dan 7 perempuan. Pada keadaan prasiklus, rata-rata nilai siswa 66 dan ketuntasan klasikal yang dicapai 73%. Sementara kriteria keberhasilan yang ditetapkan adalah rata-rata nilai siswa ≥75 dan ketuntasan kasikal ≥85%. Setelah proses awal penelitian, pelaksanaan tindakan dengan memanfaatkan model pembelajaran picture and picture menunjukkan peningkatan pada hasil belajar siswa dan kinerja guru, dimana rata-rata nilai siswa mencapai 82.17 dan prosentase ketuntasan minimal pada 73.68. Peningkatan ini belum mencapai kriteria keberhasilan penelitian, sehingga diteruskan ke siklus II. Pada siklus II, peningkatan juga terjadi pada nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal menjadi 87.11 dan 89.47%. Demikian juga dengan kinerja guru, terjadi peningkatan signifikan dari siklus I dan siklus II. Perencanaan pembelajaran meningkat 2,33% dan pelaksanaan pembelajaran meningkat sebesar 1,86%, mencapai indikator yang ditetapkan 90. Demikian juga pelaksanaan pembelajaran siklus II sebesar 97,10 mencapai indikator kinerja yang ditetapkan 90. Dengan perbaikan proses pembelajaran berhasil memenuhi indikator kinerja yang ditentukan. Peningkatkan hasil belajar siswa, disebabkan oleh peningkatan aktivitas pembelajaran siswa, interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan menggunkan penerapan model pembelajaran  picture and picture yang dilaksanakan guru, sesuai dengan nilai kinerja guru. Dengan demikian setelah pelaksanaan perbaikan pembelajaran sampai siklus II, telah mencapai indikator kinerja yang ditetapkan, dan penelitian dianggap telah berhasil.
Upaya Peningkatan Keaktifan dan Prestasi Belajar Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Discovery pada Mata Pelajaran Biologi Materi Metabolisme Sel di SMAN 1 Palibelo Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 Abdurahman Abdurahman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v1i2.60

Abstract

Hasil refleksi pra-sklus menunjukan, rendahnya hasil belajar siswa dengan indikator rata-rata yakni yakni rata-rata 67, dengan ketuntasan klasikal 70%. Demikian juga dengan kinerja guru APKG I 85.00 dan APKG II 80.00. Berdasarkan latar belakan masalah tersebut peneliti merumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimanakah Upaya Peningkatan keaktifan dan Prestasi Belajar Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Discovery pada Mata Pelajaran Biologi Materi Metabolisme Sel di SMAN 1 Palibelo Semester 1   Tahun Pelajaran 2020/2021? Tujuan Penelitian Perbaikan Pembelajaran: 1) Mendeskripsikan penerapan pengunaan model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan keaktifan dan pprestasi belajar siswa pada pembelajaran Biologi materi metabolisme sel di SMAN 1 Palibelo semester I tahun pelajaran 2020/2021. 2) Mendeskripsikan cara meningkatkan keaktifan dan pprestasi belajar siswa Kelas XII IPA-1 SMAN 1 Palibelo pada pembelajaran Biologi materi metabolisme sel semester I tahun pelajaran 2020/2021 melalui model pembelajaran discovery learning. 3. Menganalisis dampak penerapan model pembelajaran discovery learning untuk meningkatkan keaktifan dan pprestasi belajar siswa pada pembelajaran Biologi materi metabolisme sel di kelas XII IPA-1 SMAN 1 Palibelo tahun pelajaran 2020/2021. Obyek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas XII IPA-1 SMAN 1 Palibelo pada pembelajaran Biologi materi metabolisme sel semester I tahun pelajaran 2020/2021 melalui model pembelajaran discovery learning. Subyek dalam penelitian ini adalah jumlah siswa 31 siswa terdiri dari 15 laki-laki dan 16 perempuan. Perbaikan dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus. Siklus I dari tanggal 25 Oktober 2020 sampai dengan 05 November 2020 dan siklus II dilaksanakan tanggal 10 November 2020 sampai dengan  23 November 2020. Hasil pos tes siklus I diatas menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa rata-rata 69,00 (+2,00), tetapi nilai ini belum memenuhi indikator kinerja yang ditetapkan yakni rata-rata ≥70. Persentase ketuntasan 72,00%, Persentase ini masih dibawah indikator kinerja yakni ≥ 85%. Dari sisi prestasi belajar siklus I (pertama) belum berhasil. Skor  kinerja guru kompetensi guru dalam perencanaan pembelajaran APKG I pada siklus I 88.00%. (+3,00). Kinerja guru kompetensi guru dalam pelaksanaan pembelajaran APKG II pada siklus I 82.00% (+2,00). Dengan demikian dari sisi kinerja guru siklus I belum mencapai indikator kinerja yang ditetapkan yakni  APKG I ≥93,00 dan APKG II ≥91,00. Pada pembelajaran hasil pos tes siklus II diatas menunjukkan  bahwa prestasi belajar siswa rata-rata 75,50 (+6,00). Persentase ketuntasan 87,00% (+15,00). Persentase ini telah memenuhi indikator kinerja yakni ≥ 85%. Dengan demikian pada siklus II ini telah berhasil mencapai indikator yang ditetapkan yakni rata-rata ≥70 dan persentase ketuntasan ≥85%. Dari sisi prestasi belajar siklus II (kedua) telah berhasil. Kinerja guru menunjukkan bahwa skor ketuntasan guru dalam menyusun Rencana Pembelajaran APKG I dengan prosestase 95.00 (+7,00). Ketuntasan guru dalam melaksanakan rencana pelaksanaan pembelajaran APKG II 93,00 (+11,00). Dengan perbaikan proses pembelajaran berhasil memenuhi indikator kinerja yang ditetapkan yakni APKG I ≥ 93,00 dan APKG II ≥91,00. Peningkatkan prestasi belajar siswa, disebabkan oleh peningkatan aktivitas, interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan pembelajaran discovery learning. Dengan demikian setelah pelaksanaan perbaikan pembelajaran sampai siklus II, telah mencapai indikator kinerja yang ditetapkan, dan penelitian dianggap telah berhasil.
Penerapan Bimbingan Klasikal dengan Metode Brainstorming atau Curah Pendapat untuk Meningkatkan Pemahaman Konseli Generasi Z pada Topik Dampak Smartphone dan Media Sosial di Kelas XII MIPA.1 Semester 1 SMAN 4 Kota Bima Tahun Pelajaran 2020/2021 Sarifuddin Sarifuddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v1i2.80

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan dampak penerapan bimbingan klasikal dengan metode brainstorming atau curah pendapat untuk meningkatkan pemahaman konseli generasi Z pada  topik dampak smarpthone dan media sosial di kelas XII MIPA.1 semester I SMAN 4 Kota Bima  tahun pelajaran 2020/2021. Konseli atau siswa yang peneliti bimbing adalah masuk dalam generasi Z, generasi native digital yang lahir tahun 1995-2010. Memahami tentang dampak  smartphone dan media sosial dengan demikian sangat penting bagi generasi Z  untuk membantu  konseli memperoleh perkembangan yang normal,  memiliki  mental yang sehat. Subyek penelitian ini adalah siswa atau konseli kelas XII MIPA.1 SMAN 4 Kota semester I tahun pelajaran 2020/2021 sebanyak sebanyak 33 konseli, terdiri dari 15 laki-laki  orang dan 18 di Bima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan klasikan 70% pada pra siklus meningkat pada siklus I menjadi 80% dan 91, 50% pada siklus II. Hasil tersebut membuktikan bahwa penerapan bimbingan klasikal dengan metode brainstorming atau curah pendapat dapat meningkatkan pemahaman konseli generasi Z pada  topik dampak smarpthone dan media sosial di kelas XII MIPA.1 semester I SMAN 4 Kota Bima  tahun pelajaran 2020/2021.
Peningkatan Prestasi Belajar Siswa pada Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Menulis Teks Resensi dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) di Kelas XI MIPA 1 SMAN 2 Bolo Semester II Tahun Pelajaran 2020/2021 Agustina Agustina
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v1i2.93

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan penerapan dan dampak model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) pada prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia materi menulis teks resensi di kelas XI MIPA di  SMAN 2 Bolo Semester II Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian melibatkan 32 siswa, yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 17 orang perempuan. Hasil penelitian pra-siklus yang telah dilakukan peneliti, prestasi belajar siswa rendah, hal ini ditunjukkan dengan rendahnya rata-rata nilai formatif tes siswa yakni rata-rata  70.00 dengan ketuntasan klasikal 72.00%. Dengan kriteria keberhasilan yang ditentukan yakni rata-rata ≥73.00 dengan ketuntasan klasikal ≥85.00%, maka penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Prestasi belajar siswa siklus I rata-rata 72.70 nilai rata-rata ini mengalami peningkatan sebelum diadakan perbaikan (+2.70) dengan persentase ketuntasan 77.00%, nilai persentase ini mengalami peningkatan dibanding sebelum diadakan perbaikan (+5.00). Prestasi belajar siswa siklus II rata-rata 76.76  dimana nilai rata-rata ini mengalami peningkatan sebelum diadakan perbaikan (+4.06) dengan persentase ketuntasan 88.80%, dan nilai persentase ini mengalami peningkatan dibanding sebelum diadakan perbaikan (+11.80). Peningkatkan prestasi belajar siswa, disebabkan oleh peningkatan aktivitas, interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) yang dilaksanakan sejalan dengan nilai kinerja guru. Dengan demikian, kriteria keberhasilan telah dicapai dengan sukses pada siklus II.
Peran Orangtua dalam Memotivasi Belajar Peserta Didik di Masa Pembelajaran Daring Dea Mustika
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v1i2.105

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peran orangtua dalam memotivasi belajar peserta didik di masa pembelajaran daring. Penelitian ini merupakan penelitian kualititatif yang bersifat study kasus. Sumber data melibatkan tiga orang tua dan tiga orang peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan teknik Miles Huberman yang meliputi pada tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa di masa pembelajaran daring orang tua berperan sebagai pembimbing yang mendampingi dan membantu mengarahkan peserta didik jika mengalami kesulitan dalam pembelajaran. Berperan sebagai fasilitator dengan menyediakan fasilitas belajar sesuai kebutuhan peserta didik selama pembelajaran daring. Berperan sebagai motivator dengan memberi dukungan berupa pujian dan hadiah pada peserta didik. Walaupun dalam pelaksanaan perannya masih terdapat hambatan tetapi peran yang telah dijalankan orang tua menunjukkan kepedulian orang tua terhadap pendidikan bagi peserta didik.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Menyusun RPP Saintifik Melalui Workshop di SMA Sekolah Binaan Kabupaten Bima Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022 Yusuf Yusuf
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i1.165

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini dilaksanakan guna memecahkan masalah rendahnya kompetensi guru berkaitan dengan perencanaan pembelajaran siantifik guru di sekolah binaan. Workshop digunakan untuk memecahkan masalah kompetensi guru dalam perencanaan pembelajaran saintifik tersebut. Dalam proses penelitian, penelitian pra siklus dilaksanakan sebagai refleksi awal dalam rangka memetakan kebutuhan guru di sekolah binaan yang akan digunakan sebagai dasar untuk melaksanakan workshop. Selanjutnya, ditentukan kriteria keberhasilan penelitian sebagai indikator keberhasilan yang digunakan dalam penelitian yakni: perencanaan pembelajaran yang berhasil. Dengan memperhatikan kondisi awal guru-guru Rumpun Mata Pelajaran IPS di SMA binaan penulis, maka indikator kinerja dalam penelitian ini ditentukan sekurang-kurangnya 85% guru menunjukkan kompetensi yang baik dalam menyusun RPP saintifik dengan nilai ≥ 4,25,  dalam skala 1-5. Sebagai pembanding dimunculkan data skor perencanaan pembelajaran saitifik pra siklus, yakni 14,29% guru  telah menyusun RPP kompetensi yang baik dengan nilai ≥ 4,25. Pelaksanaan workshop memperoleh hasil siklus 1 dan siklus 2. Kompetensi guru dalam menyusun RPP saintifik melampaui indikator kinerja yang ditetapkan. Dengan demikian sampai dengan akhir pelaksanaan siklus 2, penelitian dinyatakan berhasil dalam meningkatkan kompetensi guru dalam Menyusun RPP Saintifik secara signifikan melalui pelaksanaan workshop di SMA sekolah binaan  Kabupaten Bima Semester 1 tahun pelajaran 2021/2022. Sebagai kesimpulannya, pelaksanaan workshop dapat digunakan sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP saintifik.
Penerapan Metode Simulasi untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Geografi Materi Mitigasi Bencana Alam di Kelas XI IPS-4 SMAN 4 Kota Bima Semester II Tahun Pelajaran 2020/2021 Darmi Darmi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i1.166

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan implementasi metode simulasi pada mata pelajaran Geografi materi mitigasi bencana untuk meingkatkan prestasi belajar siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS-4 SMAN 4 Kota Bima. Jumlah siswa kelas XI IPS-4  ada 32 orang yang terdiri dari 16 orang laki-laki dan 16 perempuan. Hasil penelitian pra-siklus yang telah dilakukan peneliti, prestasi belajar siswa rendah, hal ini ditunjukkan dengan rendahnya rata-rata nilai formatif tes siswa yakni 73,93 dengan ketuntasan klasikal 71,88%.  Hal ini masih dibawah indikator keberhasilan yang ditentukan yakni rata-rata ≥75 dengan ketuntasan klasikal ≥85%. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil post tes siklus I rata-rata presta siswa ≥ 74,86 (+0,92), dengan persentase ketuntasan ≥ 71,88%, tetapi nilai ini belum memenuhi indikator keberhasilan yakni rata-rata ≥75. Persentase ini masih dibawah indikator  ≥ 85%. Dari sisi prestasi belajar siklus 1 belum berhasil. Untuk kinerja guru, siklus 1 belum mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan. Hasil pos tes siklus 2 menunjukkan bahwa rata-rata prestasi belajar siswa ≥ 80,40 (+6,46). Persentase ketuntasan 90,63% (+18.75%). Persentase ini telah memenuhi indikator kinerja yakni ≥ 85%. Dengan demikian pada siklus 2 ini telah berhasil mencapai indikator yang ditetapkan yakni rata-rata ≥75 dan persentase ketuntasan ≥85%. Dengan perbaikan proses pembelajaran berhasil memenuhi indikator kinerja guru yang diharapkan. Peningkatkan prestasi belajar siswa, disebabkan oleh peningkatan aktivitas, interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan metode simulasi yang dilaksanakan guru, sesuai dengan nilai kinerja guru. Dengan demikian setelah pelaksanaan perbaikan pembelajaran sampai siklus 2, telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, dan penelitian dianggap telah berhasil.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Teknik Mind Mapping pada Pembelajaran IPA Biologi Materi Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom di Kelas X-1 Semester I SMAN 4 Kota Bima Tahun Pelajaran 2021/2022 Ilyas Pardede
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i1.167

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan dan analisis dampak penggunaan teknik mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA Biologi Klasifikasi Makhluk Hidup 5 Kingdom. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri 4 Kota Bima tahun pelajaran 2021/2022 dengan jumlah siswa 32 orang yang terdiri dari 14 orang laki-laki dan 18 orang perempuan. Penelitian Tindaka Kelas (PTK) ini dilakukan dalam dua siklus. Hasil pos tes siklus I ≥ 70,47 (+6,88) nilai ini dari aspek rata-rata telah memenuhi indikator kinerja, akan tetapi dari aspek ketuntasan meskipun telah mengalami peningkatan tetapi belum memenuhi indikator kinerja yang ditetapkan. Dari hasil belajar siklus I belum berhasil. Skor  kinerja guru APKG I pada siklus I sebesar 90.00% (+0,45). Kinerja guru APKG II pada siklus I sebesar 86.00% (+0,40). Hasil pos tes siklus II ≥ 77,66 (+9,00). Persentase ketuntasan 90,63% (+28,13%). Persentase ini telah memenuhi indikator kinerja yakni ≥ 85%. Dengan demikian pada siklus II ini telah berhasil mencapai indikator yang ditetapkan yakni rata-rata ≥75 dan persentase ketuntasan ≥85%. Dari sisi hasil belajar siklus II telah berhasil. Skor kinerja guru APKG I siklus II ≥ 94.00 (+0,30) Skor ketuntasan guru APKG II siklus II 93.00 (+1,15). Dengan perbaikan proses pembelajaran berhasil memenuhi indikator kinerja yang ditetapkan yakni APKG I ≥ 93.00% dan APKG II > 90.00. Peningkatkan Prestasi belajar siswa disebabkan oleh peningkatan aktivitas, interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan teknik mind mapping yang dilaksanakan guru, sesuai dengan nilai kinerja guru. Dengan demikian setelah pelaksanaan perbaikan pembelajaran sampai siklus II, telah mencapai indikator kinerja yang ditetapkan, dan penelitian dianggap telah berhasil.

Page 3 of 48 | Total Record : 477