cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 477 Documents
Penerapan Metode Ekspositori Lisan dan Tertulis pada Layanan Bimbingan Klasikal untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa di Bidang Layanan Pribadi Topik Layanan Kecerdasan Emosi dan Pengendalian Diri Semester 1 SMA Negeri 4 Kota Bima Tahun Pelajaran 2021/2022 Emi Yuliati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i2.222

Abstract

Pemahaman siswa terhadap topik “Kecerdasan Emosi dan Pengendalian Diri” sangat rendah. Hal ini menjadi dasar diadakannya penelitian tindakan kelas. Penelitian bertujuan mendeskripsikan penerapan dan dampaknya metode Ekspositori lisan dan tertulis pada Layanan Bimbingan Klasikal terhadap pemahaman siswa pada topik “Kecerdasan Emosi dan Pengendalian Diri” di kelas XI IPS-3 Semester 1 SMAN 4 Kota Bima Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian perbaikan layanan bimbingan ini diterapkan pada siswa XI IPS-3 sebanyak 32 siswa, terdiri dari 14 laki-laki  orang dan 16 orang perempuan. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah sejumlah ≥90% dapat mencapai nilai ≥80.00. Hasil asesmen pemahaman siklus 1, siswa yang mencapai pemahaman yang diharapkan adalah 80%. Kinerja guru sehingga persentase kinerja guru adalah 85% termasuk dalam kriteria “Baik”, belum mencapai standar keberhasilan kinerja yang ditetapkan, yaitu  ≥ 95% atau kriteria “Sangat Baik”. Oleh karena itu, penelitian  pada siklus 1 belum berhasil dan perlu diadakan tindakan perbaikan untuk siklus 2. Hasil asesmen pemahaman siswa pada siklus kedua telah mencapai 91,50%. Kinerja guru siklus 2 dari 18 aspek pengamatan, persentase kinerja guru adalah 96,80% termasuk dalam kriteria “Sangat Baik” dan telah  mencapai standar keberhasilan kinerja yang ditetapkan, yaitu  ≥ 95% dengan kriteria “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil siklus 2, penelitian layanan bimbingan yang dilaksanakan sudah optimal sehingga tidak diteruskan pada siklus berikutnya. Peningkatkan pemahaman siswa terhadap topik “Kecerdasan Emosi dan Pengendalian Diri” disebabkan oleh peningkatan aktivitas, interaksi guru dan siswa dalam proses pembelajaran di kelas dengan penerapan metode Ekspositori Lisan dan Tertulis pada Layanan Bimbingan Klasikal. Dengan demikian setelah pelaksanaan perbaikan pembelajaran sampai siklus 2, telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan, dan penelitian dianggap telah berhasil.
Peningkatan Pengetahuan Guru tentang Metode Simulasi melalui Teknik Modelling Simulasi Kesiapsiagaan Bencana di SMAN 4 Kota Bima Siti Maryatun
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i2.223

Abstract

Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan mendeskripsikan teknik penerapan modelling dan dampak peningkatan pengetahuan guru tentang metode simulasi di SMAN 4 Kota Bima Tahun Pelajaran 2019/2020. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 4 Kota Bima dengan subyek penelitiannya yaitu guru Geografi dan guru Pembimbing Akademik (Wali Kelas) kelas X, dan total guru dalam penelitian ini sebanyak 15 orang. Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah hasil catatan langkah-langkah simulasi 85% minimal dalam kategori lengkap. Pada siklus 1, ada  12 (80%) orang guru memenuhi kriteria indikator kinerja yang ditetapkan. Penelitian dilanjutkan ke siklus 2. Hasil penelitian pada siklus 2 menunjukkan pelaksanaan teknik  modelling 100% guru telah melaksanakan observasi langkah-langkah simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi yang dilakukan Tim Tagana dari Dinas Sosial NTB dan Dinas Sosial Kota bima sebagai model. 86,67% guru  guru telah mencatatat minimal lengkap langkah-langkah metode simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan 86,67% guru berhasil mencapai kriteria pengetahuan yang ditetapkan. Adapun indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah keterlaksanaan teknik modelling apabila minimal 85%  guru melaksanakan  4 langkah kunci teknik medelling dan hasil catatan langkah-langkah simulasi 85%  minimal dalam kategori lengkap serta pengetahuan guru tentang metode simuasi apabila hasil angket guru tentang  metode simuasi minimal 85%  menunjukkan pengetahuan dalam kategori  baik. Dengan demikian hasil ini telah memenuhi seluruh indikator keberhasilan  kinerja yang ditetapkan yakni minimal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa melalui tehnik modelling simulasi kesiapsiagaan bencana gempa bumi dapat meningkatkan pengetahuan guru tentang metode simulasi.
Praktik Pembelajaran Inovatif Guru Penggerak di SDN Inpres Tenga Esa Novita
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i2.225

Abstract

Penelitian kualitatif yang didesain dengan bentuk naratif ini bertujuan menceritakan pelaksanaan praktik pembelajaran inovatif Guru Penggerak Angkatan 1 Kabupaten Bima di SDN Inpres Tenga. Dalam pembelajaran inovatif tersebut, peneliti memanfaatkan metode pembelajaran blended learning, dimana pembelajaran dikombinasi dengan antara moda tatap muka atau offline dan daring atau online. Pembelajaran model ini diterapkan dengan tujuan mengembangkan lingkungan belajar yang student-centered sehingga tercipta merdeka belajar. Siswa diharapkan lebih aktif dan mandiri dalam memperoleh pengetahuan melalui fasilitasi guru. Sebelum pembelajaran inovatif ini diterapkan, guru sebagai fasilitator pembelajaran telah dilatih dan dibekali ilmu dan keterampilan dalam mengelola pembelajaran yang merdeka dalam Program Guru Penggerak dengan berbagai bentuk pelatihan dan pendampingan (individu maupun kelompok). Selama dan setelah pelatihan, guru merancang aksi nyata untuk diterapkan di sekolah masing-masing. Dalam hal ini, guru merancang aksi nyata yang berkaitan dengan pemanfaatan IT dalam proses pembelajaran seperti mencari sumber belajar secara mandiri, yaitu sumber belajar selain buku teks dalam bentuk tertulis, gambar maupun video. Dalam pelaksanaanya di SDN Inpres Tenga, model pembelajaran blended learning masih adalah tahap awal, dimana pelatihan siswa masih sederhana, seperti latihan untuk menerima soal dan tugas-tugas melalui aplikasi online khususnya WA sekaligus mengirim kembali jawabannya secara online. Model pembelajaran ini juga pada akhirnya ikut andil dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa dalam menggunakan segenap potensi dan keterampilan yang dimiliki dalam hidupnya.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa melalui Penerapan Model Think Talk Write pada Pembelajaran Ekonomi Materi Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi di SMAN 1 Soromandi Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Sunarmi Sunarmi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i2.226

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ekonomi mendorong peneliti untuk mencari solusi pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan menganalisis tingkat pemahaman siswa pada penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) mata pelajaran Ekonomi materi “Pertumbuhan dan Pembangunan ekonomi” di SMAN 1 Soromandi. Subyek perbaikan adalah siswa kelas XI IPS-1 SMAN 1 Soromandi  dengan jumlah siswa 30 orang; terdiri dari 14 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Hasil pos tes siklus 1 menunjukkan bahwa hasil belajar siswa rata-rata 75,17 dan persentase ketuntasan 76,67%, akan tetapi nilai ini belum memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan yakni rata-rata ≥70 dengan ketuntasan klasikal ≥ 85%. Dari sisi hasil belajar siklus 1 belum berhasil. Untuk kinerja guru, skor kinerja guru dalam pelaksanaan pembelajaran adalah 81,25%. Dengan demikian dari sisi kinerja guru, siklus 1 belum mencapai indikator kinerja yang ditetapkan yakni  ≥90.00%. Penelitian dilanjtkan ke siklus 2 dengan modifikasi perencanaan dan pelaksanaan penelitian sesuai hasil refleksi siklus 1. Hasil pos tes siklus 2 menunjukkan  bahwa hasil belajar siswa rata-rata 78,67 dan persentase ketuntasan 90,00%. Dengan demikian, nilai rata-rata dan persentase klasikal ini telah memenuhi indikator keberhasilan prestasi belajar yang ditentukan. Dalm hal kinerja guru, skor menunjukkan ketuntasan guru dalam melaksanakan pembelajaran dengan persentase 91.25%, dan nilai ini telah memenuhi indikator kinerja yang telah ditetapkan. Efektifitas penerapan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) dapat diamati pada peningkatan prestasi belajar siswa dan kinerja guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Semua indikator keberhasilan telah tercapai, dan penelitian dianggap telah berhasil.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menyusun Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui Supervisi Akademik Diskusi Kelompok Terfokus di SMAN 3 Pekat Syafruddin Syafruddin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i2.244

Abstract

Berdasarkan observasi yang dilakukan di SMA Negeri 3 Pekat tempat peneliti bertugas, ditemukan bahwa kemampuan guru dalam menyusun silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) masih belum utuh dan benar.Kinerja guru belum dilandasi cara berfikir, bersikap dan bertindak secara system yaitu menekankan pada perubahan menurut alur input, proses dan output.Kelemahan ini perlu ditingkatkan melalui penelitian tindakan yang terdiri atas dua siklus. Data tentang kemampuan guru dalam menyusun silabus dan RPP dikumpulkan dengan menilai silabus dan RPP tersebut pada kondisi awal dengan Instrumen Penilaian silabus dan RPP yang dikembangkan dalam buku kerja kepala sekolah  setelah diuji coba oleh peneliti. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif. Setelah diskusi kelompok terfokus dilaksanakan selama dua siklus penelitian tersebut ternyata ada peningkatan kemampuan guru menyusun silabus dan RPP sebagai berikut: Nilai rata-rata menyusun silabus pada kondisi awal 61,04 dengan prosentase kelayakan 15,38 %. Siklus I menjadi 64,19 dengan prosentase kelayakan 61, 54 %. Sedangkan pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh 67 dengan nilai kelayakan 84,62 %. Total prosentase kenaikan dalam menyusun silabus pada akhir siklus II sebesar 7,69 %.  Kodisi peningkatan juga terjadi pada kemampuan menyusun RPP  yaitu dari kondisi awal sebesar  64,08 dengan prosentase kelayakan 23,08 %. Pada akhir siklus I nilai meningkat menjadi 65,07  dengan prosentase kelayakan 61,54 %. Akhir dari siklus II nilai rata-rata 66,15 , prosentase kelayakan 100 % dengan total kenaikan 7,70 %. Prestasi lain dari hasil penelitian ini adalah terjadinya pergeseran cara berfikir guru dari serba birokratrik, mentalitas instruktif, dan ketergantungan  yang sangat tinggi ke non birokratik, kooperatif, kolaboratif, kreatif dan mandiri.
Peran Guru dalam Pembelajaran Home Visit di Masa Pandemi Covid-19 pada Siswa Kelas IV SD Negeri 25 Woja Tahun Pembelajaran 2020/2021 Hidayat Hidayat; Fifi Fitriana Sari; Febi Jumrianti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i2.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan peran guru dalam pembelajaran home visit di masa pandemi Covid-19 pada siswa kelas IV SD Negeri 25 Woja Tahun Pembelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan sumber data diperoleh dari data primer dan data sekunder yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran home visit di SD Negeri 25 Woja. Instrumen dalam penelitian ini berupa pedoman observasi, pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Pengecekan keabsahan temuan di peroleh dari triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 25 Woja melaksanakan pembelajaran tatap muka berdasarkan Surat Edaran Bupati Dompu: Nomor 420/3495.UM/Dikbud tanggal 22 Juli 2020 tentang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka pada zona hijau dan kuning di masa pandemi Covid-19 (kondisi khusus). Adapun pada pengimplementasian home visit terdapat tiga tahapan yaitu: a) tahap persiapan, b) tahap pelaksanaan, dibagi menjadi 2 yaitu: tahap pelaksanaan kegiatan awal dan kegiatan lanjutan, c) tahap monitoring dan evaluasi pembelajaran, Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) pembelajaran home visit ini dilakukan berdasarkan instruksi Surat Edaran Bupati Dompu: Nomor 420/3495.UM/Dikbud tanggal 22 Juli 2020 tentang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka pada zona hijau dan kuning di masa pandemi Covid-19 (kondisi khusus). 2) pelaksanaan home visit terdapat tiga tahap yaitu: a) tahap persiapan b) tahap pelaksanaan terbagi menjai dua yaitu: tahap pelaksanaan kegiatan awal dan tahap pelaksanaan kegiatan lanjutan. c) tahap monitoring dan evaluasi pembelajaran.
The Use of Adverbials of Time in Bimanese Language: A Case Study in Bajo Village Yeni Karlina; Furqanul Hakim; Saraswati Haylian Chiani
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v2i2.248

Abstract

This study aims to determine the category of using adverbs of time in Bimanese language and how the Bimanese use adverbs of time in the sentences. The samples of this study were eight participants, the native speakers of Bimanese language in Bajo Village. The data research were obtained by means of interviews, observation, audio recording, and taking note. The category of using adverb of time in Bimanese language consists of three categories. First was present category. The researchers found three categories used by Bimanese people, namely: simple present, present continuous, and present perfect. The second category was past tense. There were three categories used by the Bimanese people, namely: simple past, past continuous, and past perfect. The third category was future. In this category the researchers only found one category, namely future time.
Peningkatan Hasil Belajar Akidah Akhlak dengan Menggunakan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VI MIS Karumbu Kabupaten Bima St. Asni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v3i1.258

Abstract

Media audio visual adalah salah satu media pembelajaran yang populer digunakan di sekolah. Salah satu kelebihan menggunakan media pembelajaran audio visual antara lain meminimalisir kegiatan belajar mengajar yang didominasi secara verbal dan semua peserta didik diharapkan mendapat pengalaman yang sama dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Akidah Akhlak peserta didik dengan menggunakan media audio visual. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Karumbu Kabupaten Bima dengan jumlah peserta didik sebanyak 25 orang, terdiri dari 11 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Proses Penelitian ini terdiri dari Tes awal, Siklus 1 dan Siklus 2. Pada saat melakukan tes awal diketahui hanya 11 orang peserta didik yang nilainya mencapai KKM 70. Sehingga perlu diadakan perbaikan kembali. Maka pada siklus I menunjukkan hasil belajar meningkat akan tetapi masih memerlukan perbaikan pada siklus ke II. Setelah dilakukan pembelajaran selama 2 siklus, telah dicapai ketuntasan belajar karena nilai rata-rata peserta didik telah mencapai diatas nilai KKM. Dari hasil penelitian ini maka diketahui bahwa penggunan audio visual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Aqidah Akhlak.
Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Pada Soal Terbuka Materi Bangun Ruang Sisi Datar Bella Hani Syafira; Asep Nursangaji; Dede Suratman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v3i1.273

Abstract

Penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah analitis dan berpikir kreatif matematis siswa pada pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif. Studi ini melibatkan 25% siswa kelas delapan SMP Negeri 4 Sungai Raya Pontianak. Survei ini menunjukkan bahwa empat siswa memiliki pemikiran kreatif sangat baik (22%), empat belas siswa cukup baik (61%), dan lima siswa sangat buruk (22%). Siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Sungai Raya Pontianak hanya memenuhi dua indikator berpikir kreatif yaitu kelancaran dan kemampuan beradaptasi. Berdasarkan survei yang dilakukan mereka bisa menjawab persoalan dengan baik dan fasih dari berbagai sudut pandang, tapi tidak bisa memberikan ide atau metode yang segar. Akibatnya siswa cenderung menghafal sesuai dengan yang dicontohkan oleh  guru. Hal ini diduga bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih kurang, solusi untuk  guru supaya  dapat menerapkan dan mengarah kepada siswa agar tidak terpaku kepada rumus yang diberikan dan dapat mengembangkan ide-ide kreatifnya.
Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif Group Resume untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika pada Materi Fluida Statik (Hukum Pascal dan Hukum Archimedes) Siswa Kelas XI IPA SMAN 1 Soromandi Semester 1 Tahun Pelajaran 2020/2021 Sri Rahmatiah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), Edisi Januari - Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v3i1.281

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Fisika siswa Kelas XI IPA SMAN 1 Soromandi melalui strategi pembelajaran aktif group resume pada materi fluida statik: hukum Pascal dan hukum Archimedes. Subjek dalam penelitian ini adalaah siswa kelas XI IPA SMAN 1 Soromandi semester 1 tahun pelajaran 2020/2021 yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini dirancang melalui empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Dalam implementasinya, penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil pengumpulan data pada setiap kegiatan observasi dari pelaksanaan setiap siklus penelitian dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan teknik persentase untuk melihat kecenderungan yang terjadi dalam setiap kegiatan penelitian. Berdasarkkan hasil penelitian, hasil belajar siswa meningkat dari pra-siklus ke siklus 1 dan siklus 2. Pada pra-siklus siswa yang tuntas memenuhi KKM sebanyak 19 siswa dari 30 siswa, dengan persentase 63,33%  tidak mencapai nilai KKM 11 siswa. Setelah dilakukan tindakan perbaikan pembelajaran pada siklus 1, ketuntasan klasikal meningkat menjadi 83,33%,  dimana 25 siswa memenuhi KKM yang ditetapkan. Capaian ini belum memenuhi indikator keberhasilan kinerja yang  ditetapkan. Perbaikan pembelajaran dilanjutkan pada siklus 2 melalui modifikasi penerapan strategi pembelajaran aktif group resume, dan hasil belajar siswa meningkat. Ada 28 siswa telah memenuhi KKM dan capaian ketuntasan klasikal menjadi 93,33%. Capaian dan ketuntasan klasikal menjadi indikator bahwa penelitian berhasil pada siklus 2.

Page 5 of 48 | Total Record : 477