cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 585 Documents
Pengaruh Pembelajaran Sistem Informasi Akuntansi terhadap Peningkatan Keterampilan Mahasiswa: Peran Motivasi Belajar sebagai Variabel Moderasi Kalolu, Maximilian Anting; Pontoh, Grace Theresia; Arif, Hermita
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4241

Abstract

Tujuan studi ini adalah menganalisis pengaruh pembelajaran pada rumpun mata kuliah Sistem Informasi Akuntansi terhadap peningkatan keterampilan mahasiswa secara holistik yang mencakup keterampilan teknologi keterampilan lunak dan keterampilan riset serta menguji peran moderasi motivasi belajar. Penelitian kuantitatif korelasional ini menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling melalui perangkat lunak SmartPLS dengan sampel sebanyak 234 mahasiswa akuntansi Universitas Hasanuddin angkatan 2023. Hasil analisis membuktikan bahwa pembelajaran terintegrasi pada rumpun mata kuliah sistem informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan keterampilan holistik mahasiswa. Selain itu motivasi belajar terbukti secara signifikan memperkuat pengaruh tersebut sekaligus bertindak sebagai moderasi semu yang memberikan dampak positif secara langsung terhadap pengembangan kompetensi. Kesimpulannya integrasi kurikulum berbasis teknologi yang komprehensif diiringi tingginya motivasi belajar merupakan strategi esensial untuk mengoptimalkan kesiapan profesional mahasiswa menghadapi dinamika industri masa depan. Sebagai tindak lanjut dari temuan ini penelitian di masa mendatang disarankan untuk memperluas cakupan sampel ke berbagai perguruan tinggi lainnya guna menguji konsistensi model serta mengeksplorasi variabel prediktor tambahan seperti kompetensi pedagogik dosen kelengkapan fasilitas laboratorium maupun pengalaman magang mahasiswa.
Analisis Pengaruh Penggunaan Learning Management System (LMS) terhadap Kemandirian Belajar Siswa SMK 1 Muhammadiyah Cikampek Ramadhan, Farel Disyah; Elviani, Ulva
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4258

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pengaruh penggunaan dua platform Learning Management System (LMS), yaitu Google Classroom dan Moodle, terhadap kemandirian belajar siswa di SMK 1 Muhammadiyah Cikampek dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif komparatif. Penelitian melibatkan 65 responden yang terdiri atas 33 siswa pengguna Google Classroom dan 32 siswa pengguna Moodle. Instrumen penelitian menggunakan angket Skala Likert 5 poin yang mencakup 10 indikator penggunaan LMS dan 9–10 indikator kemandirian belajar. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas Shapiro-Wilk, analisis deskriptif per dimensi, serta uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penggunaan LMS pada kedua platform berada pada kategori tinggi, yaitu Google Classroom sebesar 88,0% dan Moodle sebesar 89,6%. Selain itu, tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua platform baik pada skor penggunaan LMS (U=483,5, p=0,557) maupun kemandirian belajar siswa (U=548,0, p=0,796), dengan effect size tergolong negligible (r < 0,10). Moodle lebih unggul pada aspek kecanggihan fitur pembelajaran dengan rata-rata indikator X5, X8, dan X9 sebesar 4,573 dibandingkan Google Classroom sebesar 4,374, sedangkan Google Classroom lebih unggul pada aspek kemudahan akses dan kesederhanaan penggunaan dengan rata-rata indikator X1 dan X2 sebesar 4,455 dibandingkan Moodle sebesar 4,360 sehingga lebih mendukung kemandirian belajar secara organik. Temuan ini mengimplikasikan bahwa pemilihan LMS perlu disesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan pembelajaran yang ingin dicapai. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti merekomendasikan agar penelitian selanjutnya melibatkan jumlah responden yang lebih besar dan cakupan sekolah yang lebih luas untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian, menggunakan metode mixed methods dengan tambahan wawancara atau observasi agar memperoleh data yang lebih mendalam, serta mengkaji faktor lain yang memengaruhi kemandirian belajar seperti motivasi belajar, dukungan guru, literasi digital, dan akses internet. Selain itu, penelitian berikutnya juga dapat membandingkan platform LMS lainnya atau meneliti pengaruh LMS terhadap hasil belajar, keterlibatan siswa, dan kemampuan berpikir kritis pada berbagai jenjang pendidikan.
Relevansi Nilai Kooperatif Kepramukaan terhadap Aspek Afektif Pembelajaran PJOK Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan Fadil, Muhammad Ihsan; Rahmadi, Rahmadi; Arifin, Syamsul; Putra, Fadli Suardhana Eka
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4278

Abstract

Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam agenda pendidikan global dalam kebijakan Education 2030 Framework for Action. Dalam konteks pendidikan Indonesia, Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) merupakan mata pelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan aspek keterampilan fisik, tetapi juga pada aspek afektif untuk pembentukan karakter melalui aktivitas gerak. Dalam Kurikulum Merdeka maupun kurikulum sebelumnya, PJOK diposisikan sebagai ruang strategis untuk menanamkan nilai-nilai sosial seperti kerjasama, sportivitas, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Gerakan Pramuka sebagai pendidikan non-formal yang memiliki peran strategis dalam mengembangkan nilai-nilai karakter terkhusus dalam nilai kooperatif seperti kepemimpinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang hubungan antara nilai kooperatif kepramukaan dengan aspek afektif pembelajaran PJOK pada siswa UPTD SMP Negeri 2 Bati-Bati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto non eksperimental. Sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket dan observasi dengan skala Likert. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara nilai kooperatif kepramukaan dengan aspek afektif pembelajaran PJOK dengan nilai r = 0,323 dan signifikansi 0,045 < 0,05. Kontribusi nilai kooperatif terhadap aspek afektif sebesar 8%. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai kooperatif siswa dalam kegiatan kepramukaan, maka semakin baik pula aspek afektif dalam pembelajaran PJOK. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain seperti motivasi belajar, hasil belajar, atau menggunakan metode penelitian yang berbeda agar diperoleh hasil yang lebih komprehensif.
Upaya Guru dalam Membangun Lingkungan Kelas yang Ramah untuk Anak Berkebutuhan Khusus Waroh, Muna; Jannah, Fathul; Afandi, Nur Kholik
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4290

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingya implementasi pendidikan inklusi sebagai upaya mewujudkan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh peserta didik, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Meskipun kebijakan pendidikan inklusi telah diterapkan di Indonesia, praktik di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menciptakan lingkungan kelas yang ramah dan suportif bagi ABK. Kondisi ini menunjukkan urgensi penelitian untuk mengkaji secara mendalam strategi guru dalam membenangun lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam membangun lingkungan kelas yang ramah bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SD Islamic Center, Samarinda. Pendidikan inklusi menekankan terciptanya kelas yang aman, suportif, dan menghargai perbedaan agar ABK dapat berpartisipasi optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelas dan Guru Pendamping Khusus (GPK). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi preventif melalui edukasi teman sebaya, penerapan aturan partisipatif, pendampingan personal ABK, adaptasi media pembelajaran, serta koordinasi dengan orang tua. Strategi tersebut menciptakan interaksi harmonis, meningkatkan penerimaan sosial, dan mendukung keberhasilan belajar ABK. Kendala utama meliputi keterbatasan kompetensi guru dan kurangnya pelatihan khusus. Penelitian ini menekankan pentingnya peran guru, pendampingan intensif, dan dukungan sekolah untuk menciptakan kelas inklusif, serta merekomendasikan pengembangan profesional guru sebagai upaya optimalisasi pendidikan inklusi. Berdasarkan temuan berikut, penelitian ini merekomendasika agar peneltiaian selanjutnya memperluas cakupan lokasi, melibatkan lebih banyak informan seperti kepala sekolah dan orang tua, serta mengkaji secara lebih mendalam efektivitas strategi pembelajaran inklusif terhadap hasil belajar dan perkembangan prikososial ABK.
Systematic Literature Review: Analisis Kepemimpinan Pendidikan dalam Pencegahan Cyberbullying pada Siswa Sekolah Dasar Prayogo, Arif; Nuraeni, Siti; Siswadi, Siswadi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (4)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i4.4388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian cyberbullying berdasarkan pendekatan metodologi serta fokus kajian yang digunakan dalam berbagai studi ilmiah. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Data penelitian diperoleh dari berbagai basis data jurnal bereputasi melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 30 artikel ilmiah yang terbit pada rentang tahun 2021–2026 dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode kuantitatif mendominasi penelitian terkait cyberbullying, dengan desain yang paling banyak digunakan adalah analisis regresi, survei cross-sectional, dan studi korelasional. Sementara itu, metode kualitatif dan pendekatan Research and Development (R&D) masih digunakan dalam jumlah yang terbatas. Berdasarkan tren penelitian, sebagian besar studi berfokus pada dampak psikologis cyberbullying, faktor risiko, serta peran lingkungan sosial seperti orang tua, teman sebaya, dan iklim sekolah. Selain itu, terdapat pula perhatian pada aspek empati, moral, dan dinamika peran individu sebagai pelaku, korban, dan bystander. Namun demikian, penelitian yang mengarah pada intervensi, program pencegahan, serta kebijakan pendidikan masih relatif sedikit dan belum berkembang secara optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa penelitian cyberbullying masih didominasi oleh pendekatan eksploratif dan korelasional, dengan kecenderungan pada identifikasi masalah dibandingkan solusi. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan penelitian yang lebih aplikatif dan inovatif, khususnya melalui pendekatan kualitatif dan R&D. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memetakan arah dan tren penelitian, serta menjadi dasar dalam pengembangan studi selanjutnya yang lebih komprehensif dan solutif.

Filter by Year

2021 2026