cover
Contact Name
Muhammad Muzaini
Contact Email
ucha.2610@gmail.com
Phone
+628114408260
Journal Mail Official
redaksi.jrip@gmail.com
Editorial Address
Education and Talent Development Center of Indonesi (ETDC Indonesia) Office Jalan Bumi 18 Blok A No. 1 Bumi Permata Hijau, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran
ISSN : 27761959     EISSN : 27768872     DOI : https://doi.org/10.51574
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran (JRIP) adalah jurnal penelitian dan pengembangan kependidikan yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). Tujuan artikel ini adalah untuk mempublikasikan penelitian atau kajian kritis dibidang kependidikan dengan kualitas terbaik. Fokus Kajian & Ruang Lingkup Inovasi Pembelajaran Riset Pembelajaran Lesson Study Evaluasi Pembelajaran STE(A)M (Science, Technology, Enginering, Art, And Mathematics) Kemampuan Berpikir Siswa Learning Disability
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2022): September-December 2022" : 6 Documents clear
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Quraisy, Andi
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-December 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional denga hasil belajar matematika siswa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuntitatif. Adapun analisis yang dipergunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Untuk analisis inferensial digunakan analisis korelasi dengan hasil signifikan menggunakan uji t. Hasil analisis dekriptif untuk masing - masing variabel yaitu untuk variabel kecerdasan emosional memiliki rata - rata 64,35 dan standar deviasi sebesar 9,915 sedangkan untuk hasil belajar dengan rata - rata 59,25 dengan standar deviasi sebesar 15,6. Hal tersebut menunjukkan bahwa kecerdasan emosional sedikit lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar matematika siswa. Hasil analisis inferensial diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kecerdasan emosional dengan hasil belajar. Hal tersebut ditunjukkan dengan nilai dari uji t hitung = 3,12 yang lebih besar dari t tabel = 2,39 walaupun dengan tingkat hubungan antar variabel masih tergolong lemah yaitu hanya pada 0,36.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM POSING SETTING KOOPERATIF Arriah, Fathrul; Ahmad, Nahdhatul Rugaiziah
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-December 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.666

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan di salah satu SMP kelas VIII SMP Di Kabupaten Bulukumba yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan problem posing matematika siswa melalui pendekatan kooperatif. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VIII.A SMP yang berjumlah 23 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar dan lembar observasi. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil yang diperoleh setelah diberikan tindakan yaitu: (1). Pada Pretes diperoleh skor rata-rata kemampuan problem posing matematika siswa adalah sebesar 58,47 dengan standar deviasi 3,82 dari skor ideal 65 dan berada pada kategori rendah, (2). Pada Postest, diperoleh skor rata-rata kemampuan problem posing matematika siswa adalah sebesar 81,30 dengan standar deviasi 8,28 dari skor ideal 95 dan berada pada kategori tinggi. Peningkatan rata-rata dari Pretest ke Postest menandakan adanya peningkatan kemampuan problem posing matematika siswa, (3). Jumlah siswa yang tuntas secara individu setelah diberikan perlakuan sebanyak 22 orang siswa (95,7%). Dari persentase tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan problem posing setting kooperatif efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika matematika pada siswa Kelas VIII.A SMP.
ANALISIS KEMAMPUAN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA POKOK BAHASAN POLA BILANGAN KELAS VIII A SMPN 1 PALOPO Azhar, Muh.; Pasandaran, Rio Fabrika
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-December 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.672

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika tipe Higher Order Thinking Skill (HOTS) pada Pokok Bahasan Pola Bilangan di kelas VII A SMPN 1 Palopo. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk menganalisa siswa dalam menyelesaikan soal tipe HOTS pada materi pola bilangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 1 Palopo. Subjek yang dipilih dalam penelitian ini berjumlah 3 siswa yang terdiri dari 1 siswa yang memiliki nilai tes yang tinggi, 1 siswa yang memiliki nilai tes yang sedang, dan 1 siswa yang memiliki nilai tes yang tendah. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Pada penelitian ini juga digunakan instrumen pendukung yaitu: 1) tes soal HOTS, dan 2) pedoman wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis kualitatif dimana peneliti melakukan reduksi terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam menyelesaikan soal tipe HOTS pada materi pola bilangan yaitu kemampuan berpikir tingkat tinggi subjek R-13 dalam menyelesaikan soal tipe HOTS pada materi pola bilangan berada pada kategori menganalisis, mengevaluasi dan mengkreasi dengan memenuhi ketiga indikator menganalisis, mengevaluasi serta indikator mengkreasi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) BERBANTUAN MEDIA KOKAMI TERHADAP KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA Erviani, Irma; Hambali, Hilmi; Thahir, Rahmatia
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-December 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) berbantuan media Kokami terhadap keterampilan kolaborasi siswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP 40 Sinjai. dan sampel yang terdiri dari kelas VIII SMP Negeri 40. Teknik pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling. Data yang dikumpulkan yaitu data mengenai keterampilan kolaborasi siswa yang kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan kolaborasi siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) berbantuan media Kokami yaitu 94% dan berada pada kategori sangat kuat. Hasil uji hipotesis menggunakan uji Paired Sample Test menunjukkan nilai signifikan 0,000 atau kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa, ada pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) Berbantuan Media Kokami Terhadap Keterampilan Kolaborasi Siswa di SMP Negeri 40 Sinjai.
PENERAPAN TEKNIK MODELLING UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK TUNADAKSA DI SD NEGERI 49 KOTA TERNATE Safitri, Adelia; Rajiman, Hasbila; Dingomaba, Lismawanti; Husain, Rahayu R; Syam Tonra, Wilda
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-December 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.711

Abstract

Anak tunadaksa merupakan jenis anak berkebutuhan khusus yang terdapat kekurangan dalam hal fisik. Salah satunya ialah kebutuhan akan keterampilan, berkomunikasi, berinteraksi serta bersosialisasi dengan anak normal lainnya. Akan tetapi anak tunadaksa sering kali merasa tidak percaya diri karena memiliki keterbatasan fisik. Hal ini membuat tim peneliti melakukan observasi di SD NEGERI 49 KOTA TERNATE dengan tujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri anak yang berkebutuhan khusus dengan menggunakan teknik modelling. Teknik modeling bertujuan untuk mempelajari perilaku baru dengan mengamati model dan mempelajari keterampilannya menurut Hutomono (dalam Erfantini, I.H dkk: 2019). Sedangkan menurut Jones (dalam Liza, W.l: 2020) Modeling merupakan teknik untuk mengajari si pengamat keterampilan dan aturan perilaku. Keywords: Teknik Modelling. Kepercayaan Diri. Anak Tunadaksa
DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA GAYA BELAJAR VISUAL DALAM MENYELESAIAKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL (SPLDV) PADA SISWA SMP Asdi, Sulfikar; Ma’rup, Ma’rup; Mahmud, Randy Saputra
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 2 No. 3 (2022): September-December 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v2i3.713

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 53 Makassar yang bertujuan untuk mendeksripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa gaya belajar visual dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV) pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 53 Makassar yang difokuskan pada 3 kategori siswa gaya belajar visual tertinggi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang dirancang untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif siswa gaya belajar visual khususnya pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa teknik angket, teknik tes dan teknik wawancara. Instrumen yang digunakan berupa angket gaya belajar visual yang berjumlah 15 butir, tes kemampuan berpikir kreatif yang berjumlah 3 soal dan pedoman wawancara. Wawancara dilakukan untuk mengetahui lebih mendalam kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan soal sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Subjek penelitian terdiri dari 3 siswa yaitu siswa gaya belajar visual tertinggi pertama, siswa gaya belajar visual tertinggi kedua dan siswa gaya belajar visual tertinggi ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) siswa dengan gaya belajar visual tertinggi pertama hanya mampu memenuhi indikator kefasihan dan fleksibilitas yakni berada pada tingkat ke-3 (kreatif). (2) Siswa dengan gaya belajar visual tertinggi kedua hanya memenuhi indikator fleksibilitas yakni berada pada tingkat ke-2 (cukup kreatif). (3) Siswa dengan gaya belajar visual tertinggi ketiga tidak mampu memenuhi ketiga indikator kemampuan berpikir kreatif yakni berada pada tingkat 0 (tidak kreatif).

Page 1 of 1 | Total Record : 6