cover
Contact Name
Lalu Masyhudi
Contact Email
laloemipa@gmail.com
Phone
+6287864008292
Journal Mail Official
bajangjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Permas Indah Perumahan Royal Zam-zam F17 Labuapi Lombok Barat NTB
Location
Kab. lombok barat,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Published by bajang Institute
ISSN : 27979210     EISSN : 27982912     DOI : -
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, with registered number ISSN: 2797-9210 (Print), ISSN: 2798-2912 (Online) is a scientific multidisciplinary journal published by bajang Institute. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. Particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas both of which are published each month. The scope of the journal studies broadly includes:Community Services, People, Local Food Security; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region; Education for Sustainable Development; Economics; Tourism, Health.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,919 Documents
PENDAMPINGAN IBU HAMIL RESIKO TINGGI PAPARAN DEBU BATUBARA DI DESA BUNTU KARAU KABUPATEN BALANGAN Suhraward Suhraward; Januarsih Januarsih; Ahmad Rizani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6772

Abstract

Bayi berat lahir rendah (BBLR) adalah berat badan saat lahir kurang dari 2500 gram. WHO mencatat bahwa Indonesia berada diperingkat ke-9 dunia dengan persentasi >15,5% dari kelahiran bayi setiap tahunnya. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukan bahwa proporsi BBLR sebanyak 6,2%.3 Kasus BBLR di Kalimantan Selatan sebanyak 4,53%.4 Data Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan tahun 2018 menunjukkan bahwa pada tahun 2017 persentase BBLR mengalami kenaikan sebesar 3,4% dibandingkan dengan tahun 2016 yaitu sebesar 3,3%. Kasus BBLR terbanyak di Kabupaten Balangan adalah wilayah kerja Puskesmas Margasari yaitu terdapat kasus BBLR sebanyak 7,5%, kasus ini meningkat dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 2,2%. Bayi berat lahir rendah (BBLR) akan meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas bayi. BBLR dapat menyebabkan risiko infeksi yang tinggi, kekurangan gizi, kondisi cacat pada masa kanak-kanak, risiko penyakit degenerative ketika beranjak dewasa, dan masalah-masalah lain yang berkaitan dengan produktivitas anak. Wilayah Desa Buntu Karau Kecamatan Juai Kabupaten Balangan terkena dampak langsung dari kegiatan operasional pertambangan, merupakan lokasi dari keberadaan fasilitas utama perusahaan, dimana masyarakat memiliki frekuensi hubungan tinggi dengan perusahaan. Lingkupnya adalah satu atau beberapa desa yang wilayah atau area pencarian hidupnya terkena dampak langsung dari kegiatan perusahaan, baik yang bersifat dampak lingkungan dan social berdasarkan studi baseline (pendahuluan) dan Amdal (Analisa mengenai dampak lingkungan) sehingga masuk dalam kriteria Ring 1 untuk daerah tambang Batubara
SENAM NIFAS SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERJADINYA BABY BLUES DI WILAYAH PUSKESMAS HANTAKAN Januarsih Januarsih; Rita Kirana; Ahmad Rizani
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6773

Abstract

Pengalaman menjadi orang tua tidak selamanya menyenangkan, terlebih menjadi seorang ibu. Realitanya tanggung jawab sebagai seorang ibu seringkali menimbulkan konflik dalam diri seorang wanita. Seorang wanita postpartum membutuhkan adaptasi fisik maupun psikis pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan. Dalam proses adaptasi tersebut sebagian wanita berhasil beradaptasi dengan baik tetapi sebagian lainnya tidak berhasil menyesuaikan diri dan mengalami gangguan psikologis dengan berbagai gejala atau syndrome yang disebut Baby Blues Syndrome. Salah satu upaya pencegahan terjadinya Baby blues adalah dengan melakukan aktifitas fisik. Aktifitas fisik yang berupa senam nifas yang bisa dilakukan segera setelah persalinan dengan gerakan yang meningkat setiap hari sesuai kemampuan ibu. Senam nifas dengan teratur dapat mempercepat pemulihan status kesehatan fisiologis dan psikologis pasca persalinan. Pemulihan kesehatan fisiologis yang paling terpenting adalah percepatan penyembuhan rahim, perut, dan otot pinggul yang mengalami trauma serta mempercepat kembalinya bagian-bagian tersebut kebentuk normal. Secara psikologis senam nifas dapat menambah kemampuan ibu menghadapi stress dan bersantai sehingga mengurangi depresi Pasca Persalinan. Berdarakan penilaian estetika atau kecantikan senam nifas akan memperbaiki elastisitas otot-otot yang telah mengalami penguluran, mempertahankan postur tubuh yang baik, dan mengembalikan kerampingan tubuh.
PELATIHAN KETENTUAN UMUM TATA CARA PERPAJAKAN DAN PPh BADAN BAGI PENGURUS KOPERASI INKOPAD Tyas Pambudi; Abubakar Arief; Aina Zahra Parinduri; Salwa Hayati
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6774

Abstract

Inkopad, sebuah koperasi yang mendukung prajurit TNI dan mencakup berbagai bisnis, mengalami kendala dalam memahami aturan perpajakan yang kompleks di Indonesia. Untuk mengatasi masalah ini, mereka berkolaborasi dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang peraturan perpajakan, terutama seputar Ketentuan Umum Perpajakan (KUP) dan penghitungan Pajak Penghasilan Badan bagi Koperasi. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah penyuluhan dan pelatihan, dengan menyediakan materi dalam bentuk slide PPT dan menjawab pertanyaan peserta untuk meningkatkan pemahaman mereka. Selain itu, mereka juga akan menghasilkan laporan SPT PPh Badan yang sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku sebagai teknologi tepat guna. Hasil dari PKM ini akan dipublikasikan dalam jurnal nasional dan berbentuk poster PKM untuk mendukung peningkatan pemahaman perpajakan di kalangan pengurus Inkopad
PEMBERDAYAAN REMAJA PUTERI DAN GURU UKS UNTUK PENINGKATAN KEPATUHAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH MELALUI GIAT REMAJA PEDULI ANEMIA DI SMP IT UKHUWAH BANJARMASIN Erni Yuliastuti; Noorhayati Maslani; Isnaniah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6775

Abstract

Hasil studi pendahuluan dari 15 remaja puteri, 7 orang mengatakan tidak minum secara teratur karena rasanya yang tidak enak, menimbulkan rasa mual saat meminumnya, lupa minum TTD dan kurang merasa penting meminumnya.5 orang mengatakan minum multivitamin lain yang rasanya lebih enak berupa syrup dan 3 orang lainnya minum TTD sesuai aturan minum yang dianjurkan. Kondisi ini menggambarkan pengetahuan remaja puteri yang masih kurang terhadap pentingnya konsumsi TTD. Program pemberian TTD dapat berhasil apabila remaja puteri patuh mengkonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran. Namun masih banyak remaja putri yang tidak patuh mengkonsumsi TTD karena beberapa faktor, yaitu pengetahuan, sikap, dukungan guru dan orang tua. Metode Pengabdian masyarakat yang digunakan yaitu pembentukan kader kesehatan remaja sebagai perwakilan kelas dan pelatihan kader kesehatan remaja dan guru UKS dalam memberikan edukasi pada remaja puteri SMPIT Ukhuwah agar meningkatkan kesadaran remaja puteri dalam kebiasaan minum TTD. Luaran PKM adalah siswi remaja remaja bisa meningkatkan pengetahuannya tentang anemia sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya anemia pada remaja sebagai kelompok yang rentan anemia, mengurangi dan meningkatkan kepatuhan mereka meminum tablet tambah darah untuk mencegah anemia, terbentuknya kader kesehatan remaja puteri SMP IT Ukhuwah pada masing-masing kelas, peningkatan kebiasaan remaja puteri SMP IT minum TTD, Publikasi artikel ilmiah dan terbentuknya kelompok Giat Remaja Sehat Peduli Anemia. Juga dengan adanya keder kesehatan remaja dalam setiap kelas diharapkan bisa memudahkan para siswi mendapatkan informasi tentang anemia melalui teman sebaya. Mereka juga lebih mudah mengemukakan keluhan –keluhan yang menjadi tanda-tanda anemia dengan temannya
SOSIALISASI BIAYA LINGKUNGAN UNTUK MENJAGA KESEIMBANGAN KAWASAN PERKEBUNAN PADA PETANI SAYUR DI DESA WUASA Abdul Kahar; Mustamin Mustamin; Tenripada Tenripada; Nurleni Rahman
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6776

Abstract

Wuasa adalah sebuah desa di Kecamatan Lore Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Indonesia. dengan luas 113,11 km2, Wuasa memiliki 3.470 penduduk pada tahun 2023. Terletak di Lembah Napu, 105 km arah selatan dari Palu, Desa Wuasa dihubungkan dengan ibu kota provinsi melalui Jalan Nasional Trans Sulawesi. Sebagai ibu kota kecamatan dan titik penghubung antara Poso dan Palu, Desa Wuasa memiliki aktivitas ekonomi, sosial, dan pertanian yang lebih banyak dari desa-desa di sekitarnya. Wilayah ini memiliki potensi lahan pertanian yang sangat luas dan subur dan menjadi salah satu wilayah pemasok beras dan sayur mayur bagi masyarakat dan sejumlah perusahaan yang ada di Sulawesi Tengah. Potensi ini merupakan penopang kehidupan ekonomi masyarakat setempat. Namun demikian mayarakat perlu meyadari dampak ekologi yang kemungkinan terjadi akibat penggunaan beberapa pestisida serta pola penebagangan yang kurang mempertimbangkan keberlanjutan alam. Hal inilah yang kemudian mendorong tim pengabdi untuk melakukan pengabdian dalam bentuk sosialisasi. Biaya lingkungan yang dikeluarkan oleh petani untuk menjaga keseimbangan kawasan pertanian. Melalui sosialisasi ini, diharapkan informasi yang disampaikan mampu memotivasi para petani utamanya di Desa Wuasa perlunya melakukan pengelolaan lahan berkelanjutan mengurangi erosi, dan meningkatkan kualitas air, tanah, dan tanaman berkelanjutan. Melalui sosialisasi ini, pentingnya menjaga keseimbangan kawasan pertanian, petani sayur dapat lebih bertanggung jawab untuk memastikan bahwa lahan pertanian menjadi lebih baik
PERSPEKTIF PETANI SAYUR TENTANG BIAYA LINGKUNGAN DALAM MENJAGA KAWASAN PERTNAIAN BERKELANJUTAN DI DESA WUASA Mustamin Mustamin; Tenripada Tenripada; Asda Faizal; Rahman Nurleni
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6777

Abstract

Biaya lingkungan untuk keberlanjutan perkebunan sayur di Desa Wuasa masih dalam proses pengembangan perluasan lahan. Namun, sampai saat ini dari sisi keberlanjutan untuk aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan sudah berjalan atau proses berkelanjutan menuju keberlanjutan. Aspek sosial mempunyai dampak yang positif, artinya lapangan kerja terbuka lebar. Aspek ekonomi, secara umum dengan adanya perkebunan sayur dapat meminmalisir kemiskinan. Aspek lingkungan, sampai saat petani sayur sudah berusaha semaksimal mungking untuk meminimalisir penggunaan pupuk kimia, dan beralih ke pupuk organic. Secara keseluruhan dengan biaya lingkungan mampu meminimalisir dampak lingkungan yang merugikan masyarakat di Desa Wuasa dan sekitarnya
UPAYA MENINGKATKAN CAKUPAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI PELATIHAN DAN PENYEGARAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUPATEN BANJAR Vonny Khresna Dewi; Tut Barkinah; Rita Kirana
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6778

Abstract

Faktor penyebab kegagalan dalam pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh banyak hal, antara lain pengetahuan, kepercayaan, efikasi diri, dukungan keluarga dan sosial budaya. Tujuan memberikan pelatihan dan penyegaran tentang ASI Eksklusif Pada ibu hamil trimester III adalah untuk meningkatkan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Banjar. Metode pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah bentuk program pelatihan dan penyegaran kepada ibu hamil trimester III meliputi persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan dilaksanakan pada tahun 2023 dengan lokasi di Wilayah Kerja Puskesmas Mataraman dan Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar. Kelompok sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah 40 ibu hamil trimester III. Hasil Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Puskesmas Astambul Kabupaten Banjar pada tanggal 6 -7 September 2023 dan di Puskesmas Mataraman Kabupaten Banjar pada tanggal 13-14 September 2023 didapatkan hasil dari Puskesmas Astambul perbandingan hasil pre test dan post test ada peningkatan pengetahuan dengan katagori baik dari 50% menjadi 85%. Sedangkan dari Puskesmas Mataraman perbandingan hasil pre test dan post test ada peningkatan pengetahuan dengan katagori baik dari 55% menjadi 95%. Evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Puskesmas Astambul pada tanggal 18 Oktober 2023 dan di Puskesmas Mataraman pada tanggal 19 Oktober 2023 didapatkan hasil ibu yang melahirkan sebanyak 12 orang semuanya (100%) telah memberikan ASI .Kesimpulan yang di dapat kegiatan pelatihan dan penyegaran pemberian ASI Eksklusif dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil sehingga pencapaian cakupan pemberian ASI Eksklusif bisa meningkat
UPAYA PENINGKATAN KEBUGARAN PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PEMURUS DALAM KOTA BANJARMASIN Megawati Megawati; Rubiati Hipni; Isrowiyatun Daiyah
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6779

Abstract

Kehamilan merupakan suatu proses dari kehidupan seorang wanita, dimana terjadi perubahanperubahan besar dari aspek fisik, mental dan sosialnya. Perubahan tersebut tidak lepas dari adanya faktor-faktor yang memengaruhinya yang dapat berupa faktor fisik, lingkungan, sosial, budaya serta ekonomi. Setiap faktor saling memengaruhi karena saling terkait satu sama lain dan dapat merupakan suatu hubungan sebab akibat. Kelas ibu hamil merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk menyebarkan informasi yang berkaitan dengan perawatan saat kehamilan. Senam hamil sangat diperlukan oleh setiap ibu hamil, karena senam hamil dapat membuat tubuh yang bugar dan sehat, dan dapat membuat ibu hamil tetap mampu menjalankan aktivitas sehari–hari, sehingga stres akibat rasa cemas menjelang persalinan akan dapat diminimalkan. Salah termasuk senam ibu hamil adalah yoga ibu hamil, yoga ilmu yang menjelaskan kaitan antara fisik, mental, dan spiritual manusia untuk mencapai kesehatan yang menyeluruh, Ibu hamil perlu tetap bergerak aktif guna menjaga kebugaran tubuh, salah satunya dengan melakukan yoga ibu hamil. Berdasarkan permasalahan tersebut maka untuk mengatasinya sebagai solusi dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan kegiatan sebagai berikut: Pelaksanaan prenatal yoga pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pemurus Dalam Kota Banjarmasin. Adanya komitmen bersama bagi petugas kesehatan dalam melaksanakan prenatal yoga pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pemurus Dalam Kota Banjarmasin. Kegiatan KIE mengenai upaya peningkatan kebugaran pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pemurus Dalam Kota Banjarmasin.
PENGEMBANGAN KOMPETENSI DIGITAL LEADERSHIP BAGI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Maman Suryaman; Lila Setiyani; Tiawan Tiawan; Dedih Dedih; Sudiono Sudiono
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6780

Abstract

Digitalization has been adopted by the education sector. Successful adoption requires leadership that understands IT strategy. SMKN in Karawang is a vocational-based educational institution that tries to implement link and match with industry and has tried to encourage successful technology adoption. The concept of digital leadership has become part of the framework that can guide organizations to be successful in adopting and utilizing technology, so that they can achieve their vision optimally. This community service activity aims to develop digital leadership competencies for school structures. This service procedure is carried out by evaluating the ability to adopt technology in schools, which is then explained regarding digital leadership development strategies. This activity was attended by 23 SMKN schools in Karawang Regency with a total of 46 participants. The results of this service were able to provide inspiration for school structures to digitize all existing processes in schools. Apart from that, the understanding absorbed by the participants can be used as material in preparing a school development strategy plan
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU HAMIL MELALUI EDUKASI MENGGUNAKAN LEMBAR BALIK KEPADA KADER DAN IBU HAMIL Rubiati Hipni; Tri Tunggal; Novi Ismarini
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 6: Nopember 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i6.6781

Abstract

The World Health Organization (WHO) estimates that 830 women in the world and in Indonesia 38 mothers die every day due to complications from pregnancy and the birth process (WHO, 2019). K1 and K4 visits in the working area of the Karang Intan 2 Community Health Center, Banjar Regency from January to May 2022 were not optimal, it was found that the K1 visit coverage of 38.79% and K4 34.35% was still less than the expected K1 and K4 achievement percentage. The programs at posyandu are also not much developed due to the limitations and lack of knowledge of cadres. Efforts to carry out training of cadres in efforts to improve the health of pregnant women through education using feedback sheets for cadres and pregnant women in the working area of Karang Intan 2 Health Center, Banjar Regency. This service aims to increase the knowledge and understanding of cadres and pregnant women regarding how to improve the health status of pregnant women in the Karang Intan 2 Health Center Working Area, Banjar Regency. The method involves training and mentoring for cadres using Power Point media, videos, flip sheets and leaflets. Participants consist of 20 cadres from PKM Partners, 10 pregnant women, 1 midwife and 1 nutritionist at Karang Intan 2 Community Health Center, Banjar Regency, evaluated through pre-test and post-test as well as monitoring and evaluation by assessing cadre counseling for pregnant women at the posyandu. The results show that there is an increase in improvement from before, this shows that the material presented can be understood by cadres and pregnant women well

Page 98 of 192 | Total Record : 1919


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 11 (2026): April 2026 Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026 Vol. 5 No. 9 (2026): Februari 2026 Vol. 5 No. 8 (2025): Januari 2026 Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025 Vol. 5 No. 6 (2025): Nopember 2025 Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025 Vol. 4 No. 12: Mei 2025 Vol. 4 No. 11: April 2025 Vol. 4 No. 10: Maret 2025 Vol. 5 No. 4: September 2025 Vol. 5 No. 3: Agustus 2025 Vol. 5 No. 2: Juli 2025 Vol. 5 No. 1: Juni 2025 Vol. 4 No. 9: Februari 2025 Vol. 4 No. 8: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: Mei 2024 Vol. 3 No. 11: April 2024 Vol. 3 No. 10: Maret 2024 Vol. 4 No. 7: Desember 2024 Vol. 4 No. 6: Nopember 2024 Vol. 4 No. 5: Oktober 2024 Vol. 4 No. 4: September 2024 Vol. 4 No. 3: Agustus 2024 Vol. 4 No. 2: Juli 2024 Vol. 4 No. 1: Juni 2024 Vol. 3 No. 9: Februari 2024 Vol. 3 No. 8: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: Mei 2023 Vol. 2 No. 11: April 2023 Vol. 2 No. 10: Maret 2023 Vol. 3 No. 7: Desember 2023 Vol. 3 No. 6: Nopember 2023 Vol. 3 No. 5: Oktober 2023 Vol. 3 No. 4: September 2023 Vol. 3 No. 3: Agustus 2023 Vol. 3 No. 2: Juli 2023 Vol. 3 No. 1: Juni 2023 Vol. 2 No. 9: February 2023 Vol. 2 No. 8: Januari 2023 Vol. 1 No. 12: Mei 2022 Vol. 1 No. 11: April 2022 Vol. 1 No. 10: Maret 2022 Vol. 2 No. 7: Desember 2022 Vol. 2 No. 6: Nopember 2022 Vol. 2 No. 5: Oktober 2022 Vol. 2 No. 4: September 2022 Vol. 2 No. 3: Agustus 2022 Vol. 2 No. 2: Juli 2022 Vol. 2 No. 1: Juni 2022 Vol. 1 No. 9: Februari 2022 Vol. 1 No. 8: Januari 2022 Vol. 1 No. 7: Desember 2021 Vol. 1 No. 6: Nopember 2021 Vol. 1 No. 5: Oktober 2021 Vol. 1 No. 4: September 2021 Vol. 1 No. 3: Agustus 2021 Vol. 1 No. 2: Juli 2021 Vol. 1 No. 1: Juni 2021 More Issue