cover
Contact Name
Ronny Prasetyo
Contact Email
apsrj.policejournal@gmail.com
Phone
+6281225294499
Journal Mail Official
apsrj.policejournal@gmail.com
Editorial Address
Akademi Kepolisian Republik Indonesia. Jl. Sultan Agung No.131, Candi Baru, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Advances in Police Science Research Journal
ISSN : 27224864     EISSN : 27224872     DOI : -
Advances in Police Science Research Journal (Adv. Police Sci. Research J.) (ISSN Online 2722-4872 ISSN Print 2722-4864) merupakan jurnal double blind peer-reviewed journal yang terbit tiap bulan, diterbitkan oleh Akademi Kepolisian Indonesia. Jurnal ini memuat artikel-artikel hasil penelitian berkaitan dengan kajian ilmu kepolisian dalam berbagai perspektif, baik sosial, hukum, kebudayaan, politik, ekonomi, teknologi, maupun pertahanan dan keamanan. Jurnal ini bertujuan menjadi wadah bagi para peneliti, akademisi, mahasiswa, pemangku kebijakan, dan masyarakat dalam memberikan masukan bagi pengembangan studi ilmu kepolisian di Indonesia dan dalam konteks global. Advances in the Police Science Research Journal (Adv. Police Sci. Research J.) (ISSN Online 2722-4872 ISSN Print 2722-4864) is a double-blind peer-reviewed journal, published monthly, published by the Indonesian National Police Academy. This journal contains research articles relating to the study of police science in various perspectives, both social, legal, cultural, political, economic, technological, as well as defense and security. This journal aims to be a forum for researchers, academics, students, policymakers, and the public to provide input for the development of police science studies in Indonesia and in a global context.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 555 Documents
- UPAYA BHABINKAMTIBMAS MELALUI PENYULUHAN DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA CURANMOR GUNA TERWUJUDNYA KAMTIBMAS DI WILAYAH HUKUM POLRES SRAGEN Nanda Bima Syaputra
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK UPAYA BHABINKAMTIBMAS MELALUI PENYULUHAN DALAM MENCEGAH TINDAK PIDANA CURANMOR GUNA TERWUJUDNYA KAMTIBMAS DI WILAYAH HUKUM POLRES SRAGEN Nanda Bima Syaputra, No.Ak 18.069, nandabimas32@gmail.com Masyarakat Indonesia memiliki keberagaman kultur dan budaya yang menyebabkan gesekan permasalahan hukum. maka perlu kejelian dan kepekaan polri melalui upaya preemtif dan preventif dengan professional dan akuntabilitsas. Kota Sragen merupakan daerah yang memiliki jumlah tingkat kejahatan Curanmor yang tinggi. Hal ini menggambarkan masih kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan miliknya. Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah bagaimana upaya Bhabinkamtibmas melalui penyuluhan dengan tujuan peneitian untuk dapat mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan Bhabinkamtibmas melalui Binluh dalam menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya kasus Curanmor dengan Lokasi penelitian adalah di wilayah hukum Polres Sragen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Adapun teori dan konsep yang digunakan untuk menganalisa permasalahan ini adalah teori manajemen, Teori Kompetensi , dan konsep Bhabinkamtibmas Teknik pengumpulan data yang dapat digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah sasaran dalam pelaksanaan binluh di polres Sragen masih belum maksimal dan target menurunkan angka Curanmor belum terpenuhi hal ini di dasari pada angka kasus Curanmor yang masih meningkat serta juga masih banyak nya Bhabinkamtibmas yang belum melaksanakan Pendidikan kejuruan Binmas. Saran terhadap Polres Sragen untuk menerapkan system Penghargaan dan hukuman kepada anggota, memberikan pelatihan Pendidikan kejuruan terhadap anggota Bhabinkamtibmas, dan anggota Bhabinkamtibmas agar meningkatkan intensitas kujungan serta kualitas materi yang diberikan kepada masyarakat. Kata Kunci: Upaya , Bhabinkamtibmas, Penyuluhan, Pencegahaan.
The UPAYA BHABINKAMTIBMAS MELALUI PEMBINAAN PENYULUHAN GUNA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI WILAYAH HUKUM POLRES SEMARANG jessica dewastyana
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UPAYA BHABINKAMTIBMAS MELALUI PEMBINAAN PENYULUHAN GUNA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI WILAYAH HUKUM POLRES SEMARANG Jessica Dewastyana, 18.241, jessicadewastyana00@gmail.com Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tindak pidana penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Semarang pada 3 tahun terakhir, hal ini membuat penulis ingin menelaah mengenai pelaksanaan upaya pembinaan penyuluhan oleh Bhabinkamtibmas untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melaksanakan observasi, studi dokumen dan wawancara anggota Satuan Binmas Polres Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan upaya Bhabinkamtibmas melalui pembinaan penyuluhan untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba dan bagaimana meningkatkan upaya Bhabinkamtibmas melalui pembinaan penyuluhan untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Semarang. Konsep dan teori untuk menganalisis fokus penelitian. Konsep penelitian meliputi konsep Bhabinkamtibmas, Pembinaan penyuluhan, dan penyalahgunaan narkoba. Teori meliputi teori POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling), teori unsur manajemen (Man, Money, Methods, Material), teori SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threats). Metode penelitian secara sistematis adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian adalah field research. Sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, studi kasus, dan observasi. Lokasinya di Satuan Binmas Polres Semarang. Validitas dengan triangulasi data, dengan Teknik reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa tindak pidana narkoba masih tinggi dikarenakan, pelaksanaan perencanaan oleh Satuan Binmas Polres Semarang ada yang belum dilaksanakan. Kurangnya jumlah personel yang ada. Pengawasan pimpinan untuk kegiatan yang kurang maksimal, dan juga situasi pandemi Covid-19 yang mengharuskan berkurangnya kegiatan tatap mata dengan masyarakat. Simpulan pelaksanaan upaya Bhabinkamtibmas melalui pembinaan penyuluhan untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat dijalankan optimal. Saran untuk lebih mengoptimalkan seperti para pimpinan diharapkan lebih menerapkan sesuai peraturan yang ada, jumlah personel yang kurang bisa disiasati dengan penambahan motivasi personel, pimpinan jangan hanya mengawasi lewat laporan melainkan harus terjun juga ke lapangan, melakukan sosialisasi agar personel yang sudah melakukan Dikbangspes membagi ilmunya dengan personel yang lain, juga lebih menggerakkan kegiatan pembinaan masyarakat dengan menggunakan sosial media.
Optimalisai Penggalangan Oleh Satintelkam Guna Mencegah Penyebaran Paham Radikalisme Di Wilayah Hukum Polres PANJI PUTRA
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Optimalisai Penggalangan Oleh Satintelkam Guna Mencegah Penyebaran Paham Radikalisme Di Wilayah Hukum Polres Sragen PANJI ARJUNSYAH PUTRA, No. Akademi 18.058, panjiarjun077@gmail.com Di dalamxera globalisasi yangxserba cepat membuat banyak sekali pengaruh dalam lini kehidupan bermasyarakat. Perubahan-perubahan tersebut membuat dampak pada perilaku manusia baik perubahan positif yang menguntungkan manusia dan juga perubahan negatif yang dapat menyebabkan kerusuhan dalam kehidupan bermasyarakat seperti cepatnya penyebaran akan paham radikalisme. Dari paham tersebut dapat berkembang terorisme yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat sehingga polri berperan aktif dalam upaya pencegahan tersebut. Maka dari itu penulis ingin membahas mengenai bagaimana pelaksanaan penggalangan dan upaya pengomptimalan satintelkam Polres Sragen dalam penggalangan, Permasalahan yang di angkat dalam penulisan ini di bedah dengan konsep intelijen, konsep optimalisasi, konsep radikalisme, konsep penggalangan, teori manajemen, teori peran, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Analisis data dengan cara reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Penulisan ini menunjukan kondisi awal peran Satuan intelijen keamanan Polres Sragen yang dalam pelaksanaan penggalangan masih belum melaksanakan perencanaan dengan baik seperti melaksanakan casing terlebih dahulu sehingga hal ini sangat mempengaruhi dalam hasil pelaksanaan penggalangan, kodisi ideal pada saat melakukan penggalangan terlebih dahulu dalam perencanaan di lakukan casing pemecahan masalah dari penulis tentang kondisi awal adalah dengan melakukan pendisiplinan dengan melaksanakan APP rutin sebelum pelaksanaan penggalangan sehingga dalam melaksanakan penggalangan menjadi jelas dengan tujuan dan sasaran dari penggalangan tersebut Sehingga dalam pelaksanaannya di harapkan pemecahan masalah yang diberikan penulis akan mampu mengoptimalkan kinerja penggalangan Satintelkam polres dalam pencegahan paham radikal sehingga terselenggarakannya pemeliharaan keaman dan ketertiban yang kondusif. Kata Kunci: Satintelkam-Penggalangan Satintelkam-radikalisme
Optimalisasi, Pelayanan Prima OPTIMALISASI KINERJA UNIT PELAYANAN SIM BERBASIS ONLINE DALAM MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA DI POLRES PEKALONGAN KOTA IMAN ARSYHAFDI ISMAIL
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK OPTIMALISASI KINERJA UNIT PELAYANAN SIMBERBASIS ONLINE DALAM MEWUJUDKAN PELAYANAN PRIMA DI POLRES PEKALONGAN KOTAIman Arsyhafdi Ismail, 18.209, imanarsyhafdi@yahoo.comPenulisan tugas akhir ini dilatar belakangi oleh reformasi pelayanandibidang teknologi informasi di Indonesia serta terdapat beberapa masalahyakni penumpukan antrean pemohon SIM dan waktu giliran yang panjang,animo masyarakat belum didukung oleh sarana dan prasarana sertafasilitas yang memadai, dan gangguan jaringan menjadi alasan perlunyaoptimalisasi kinerja dari unit pelayanan SIM berbasis Online dalammewujudkan pelayanan prima di Polres Pekalongan Kota.Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mendeskripsikanpelaksanaan kinerja unit pelayanan SIM berbasis Online, danmendeskripsikan bentuk optimalisasi yang dilakukan oleh unit pelayananSIM berbasis Online dalam mewujudkan pelayanan prima di PolresPekalongan KotaSebagai pisau analisis, penulis menggunakan beberapa teori dankonsep, yaitu: teori manajemen, teori kompetensi, konsep optimalisasi,konsep kinerja, konsep pelayanan prima, konsep teknologi kepolisian danElectronic Registration and Identifiaction (ERI). Penelitian dilaksanakan diPolres Pekalongan Kota serta jenis penelitian ini dilakukan denganpendekatan kualitatif, serta teknik pengumpulan data dengan carawawancara, observasi lapangan, dan studi dokumen.Hasil penelitian pada Tugas Akhir ini adalah pada pelaksanaanpelayanan SIM berbasis Online di Satpas melalui website www.sidoarum.id. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi awal adalah personelyang tidak sesuai dengan DSP dan hanya 2 dari 6 anggota yangmelaksanakan Pendidikan kejuruan,sarana prasarana yang belum optimal,serta mekanisme yang belum sepenuhnya dilaksanakan secara Online.Upaya-upaya yang dilakukan Satpas yaitu peningkatan jaringan internet,melakukan sosialisasi di media elektronik/media cetak, dan meningkatkansarana prasarana..Berdasarkan hasil penelitian, Satpas Polres Pekalongan Kotadinilai perlunya melakukan perbaikan sarana prasarana, mengikutkanpendidikan kejuruan bagi personel Satpas, pelaksanaan sosialisasi yang lebih aktif, menempatkan personel sesuai keahlian/kemampuan serta DSP-RILL kesatuan. Dan melakukan koordinasi terkait aplikasi SIM SINAR PRESISI yang merupakan Update atau terobosan terbaru oleh KorlantasPolri dalam pelayanan SIM berbasis Aplikasi.
Optimalisasi, Binluh,Kamtibmas OPTIMALISASI PEMBINAAN DAN PENYULUHAN BHABINKAMTIBMAS DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA NARKOBA DI WILAYAH HUKUM POLRES WONOSOBO raafi haidar putra assegaf
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK OPTIMALISASI PEMBINAAN DAN PENYULUHAN BHABINKAMTIBMAS DALAM PENCEGAHAN TINDAK PIDANA NARKOBA DI WILAYAH HUKUM POLRES WONOSOBO Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya angka kasus narkoba di wilayah hukum Polres Wonosobo dalam kurun waktu tahun 2017-2021 terjadi kenaikan jumlah kasus dan menempati urutan kedua dari kasus pidana yang terjadi di polres wonosobo. Berdasarkan hal tersebut maka harus dilakukan upaya pengoptimalan pembinaan dan penyuluhan oleh bhabinkamtibmas Polres Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan pelaksanaan Binluh oleh Bhabinkiamtibmas Polres Wonosobo dalam mencegah tindak pidana Narkoba, (2) mendeskripsikan upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan Binluh oleh Bhabinkamtibmas Polres Wonosobo dalam mencegah tindak pidana Narkoba. Peneliti menggunakan teori dan konsep untuk menganalisis permasalahan upaya mengoptimakan Binluh oleh Bhabinkamtibmas dalam mencegah tindak pidana Narkoba di Polres Wonosobo. Teori yang digunakan antara lain Teori Kompetensi dan Teori Manajemen, Konsep yang digunakan antara lain konsep Optimalisasi, Bhabinkamtibmas, pembinaan dan penyuluhan serta konsep penyalahgunaan narkoba. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan (Field Research) dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuuhan Bhabinkamtibmas Polres Wonosobo dalam mencegah tindak pidana Narkoba belum maksimal karena keterbatasan SDM yang sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan maupun sarpras yang kurang memadai. Simpulan dalam penelitian ini menegaskan antara lain : (1) kegiatan Binluh sudah dilaksanakan sesuai dengan tahapankegiatan antara lain perencanaan,pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan, (2) terdapat faktor internal yang mempengaruhi kegiatan pembinaan dan penyuluhan bhabinkamtibmas Polres Wonosobo yaitu minimnya jumlah anggota yang sudah mengikuti pendidikan dan pelatihan, sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi yaitu masyarakat dan kondisi geografis, (3) sudah dilakukan upaya-upaya untuk mengoptimalkan pembinaan dan penyuluhan oleh SatBinmas yakni terobosan program-program dan metode yang inovatif dan atraktif dalam melaksanakan kegiatan Binluh agar sasaran yang ingin dicapai dapat tercapai. Saran dalam penelitian ini yaitu dengan melakukan kegiatan dikjur bagi anggota untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, kerjasama dengan FKPM dalam menjaga Kamtibmas serta perbaikan sarana dan prasarana yang berguna untuk meningkatkan hasil dari kegiatan pembinaan dan penyuluhan. Kata kunci : pembinaan dan penyulluhan, masyarakat , kamtibmas,penyalahgunaan narkoba
UPAYA PENINGKATAN KINERJA BHABINKAMTIBMAS POLSEK BOYOLALI KOTA DALAM KEGIATAN SAMBANG GUNA PENCEGAHAN PENCURIAN DENGAN PEMBERATAN Mohammad Dea Fajrul Falah
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan kinerja Bhabinkamtibmas Polsek Boyolali Kota dalam kegiatan sambang. Kegiatan sambang yang dilakukan belum optimal dan tepat sasaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kinerja dan upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja Bhabinkamtibmas Polsek Boyolali Kota dalam kegiatan sambang guna pencegahan pencurian dengan pemberatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen yang digagas oleh George R. Terry dan teori problem-oriented policing yang digagas oleh Herman Goldstein yang meliputi scanning, analysis, response, dan assessment. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini di wilayah hukum Polsek Boyolali Kota. Sumber data primer diperoleh dari wawancara, observasi, dan studi dokumen. Validitas data diuji dengan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data kualitatif menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Bhabinkamtibmas Polsek Boyolali Kota dalam kegiatan sambang guna pencegahan pencurian dengan pemberatan dalam rangka terpeliharanya Kamtibmas belum sesuai dengan Perkap Nomor 7 Tahun 2021 tentang Bhabinkamtibmas secara keseluruhan. Berikutnya, upaya pencegahan pencurian dengan pemberatan yang dilakukan masih belum tepat sasaran. Hal itu disebabkan karena upaya mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas hanya berdasarkan asumsi. Kesimpulannya, kinerja Bhabinkamtibmas Polsek Boyolali Kota dalam kegiatan sambang guna pencegahan pencurian dengan pemberatan masih belum optimal. Selain itu, upaya-upaya pencegahan pencurian dengan pemberatan yang dilakukan juga kurang tepat sasaran. Sehingga, langkah-langkah pemecahan masalah yang diberikan diharapkan berhasil untuk meningkatkan kinerja Bhabinkamtibmas Polsek Boyolali Kota.
A UPAYA PENINGKATAN PENYELIDIKAN SATUAN RESERSE NARKOBA GUNA PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA NARKOBA DI WILAYAH HUKUM POLRES SEMARANG Nora Septiana
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK UPAYA PENINGKATAN PENYELIDIKAN SATUAN RESERSE NARKOBA GUNA PENGUNGKAPAN TINDAK PIDANA NARKOBA DI WILAYAH HUKUM POLRES SEMARANG NORA SEPTIANA, 18.242, noraseptiana99@gmail.com Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Penyebab terjadinya, salah satunya adalah faktor ekonomi. Kabupaten Semarang adalah salah satu wilayah yang memiliki kasus narkoba paling serius di Jawa Tengah. Kabupaten Semarang menjadi tempat yang paling efektif untuk melakukan transit konsumen narkoba bahkan menjadi produksi atau produsen narkoba sekaligus pengekspornya. Penelitian ini dimaksud untuk membahas bagaimana pelaksanaan penyelidikan tindak pidana narkoba Satres Narkoba guna pengungkapan tindak pidana narkoba di wilayah hukum Polres Semarang. Selain itu juga mengenai upaya peningkatan penyelidikan itu sendiri tentang manusia, uang, anggaran dan metode yang dilakukan untuk meningkatkan penyelidikan Satuan Reserse Narkoba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis. Teori-teori yang digunakan oleh penulis adalah teori prinsip manajemen (George R. Terry) dan teori Motivasi. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara, observasi dan telaah dokumen. Dalam penyusunan laporannya menggunakan teknik dan analisis reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diharapkan adalah mampu meningkatkan penyelidikan di Satuan Reserse Narkoba Polres Semarang sehingga semua tindak pidana narkoba dapat terungkap dengan baik. Selain itu, kompetensi penyidik terkait dengan pengunkapan tindak pidana narkoba melalui kegiatan penyelidikan juga harus ditingkatkan karena Sumber Daya Manusia (SDM) masih kurang. Dengan adanya penelitian ini diharapkan mampu menjadi acuan pelaksanaan tugas Satres Narkoba Polres Semarang dalam upaya peningkatan penyelidikan tindak pidana narkoba. Sehingga hasil pengungkapan kasusnya lebih maksimal dan semua kasus dapat tertangani dengan baik sehingga masyarakat dapat menjadi taat dan patuh terhadap hukum yang berlaku di wilayah hukum Polres Semarang Kata Kunci: Penyelidikan, Tindak Pidana Narkoba, Satuan Reserse Narkoba
OPTIMAZING THE ROLE OF BHABINKAMTIBMAS TROUGHT BINLUH ACTIVITIES IN PREVENTING DRUGS ABUSE IN PEKALONGAN CITY POLICE STATION MUHAMMAD DIMAS PERMADI .S
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rise of drug abuse cases that occurred resulted in the emergence of a sense of concern by the people of Pekalongan City about the impact. The police, through Bhabinkamtibmas, have made efforts to prevent this problem. However, in carrying out its duties, factors were found that indicated obstacles and shortcomings so that the implementation of the Bhabinkamtibmas role was said to be not optimal. This study aims to describe the implementation of the role of Bhabinkamtibmas and describe efforts to optimize the role of Bhabinkamtibmas through binluh activities in preventing drug abuse at the Pekalongan City Police. This research method uses a qualitative approach with the type of descriptive analysis research. The concepts and theories used are crime prevention theory, SWOT analysis theory, and management theory as well as drug abuse concept, optimization concept, Bhabinkamtibmas concepts, and counseling guidance concept. The factual condition based on the results of the research is that in the implementation of the Bhabinkamtibmas role an activity plan was found that did not include efforts to prevent drug abuse to the community, there was one area that was rarely visited by Bhabinkamtibmas, and the reporting process was not as expected. In addition, the ability of Bhabinkamtibmas in providing guidance and counseling tens to be boring and aborts obligations without being oriented to the output of creating community empowerment. The problem-solving effort provided are by increasing the level of community education through counseling in each school, socializing regulations on drug abuse, and empowering the community through the Tangguh village program. Furthermore, maximizing planning in accordance with applicable regulations, dividing the area of counseling guidance, and supervising and providing rewards and punishments to members of Bhabinkamtibmas.
PERFORMANCE OPTIMIZATION OF THE CORRUPTION UNIT IN HANDLING CORRUPTION REALIZE PRECISION LAW ENFORCEMENT IN THE JURISDICTION OF POLICE RESORT SUKOHARJO JANOSLAN HUBERT SINAGA
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 7 (2022): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the rampant corruption in the district of Sukoharjo, where the corruption that occurs is mostly about the misuse of village funds. In 2018,2019, and 2020, four cases of corruption in village funds were found. The cOrruption unit that has handled corruption in the last five years has only been able to Resolve so optimization efforts are needed. The purpose of this study s to find out the performance of the corruption unit in handling corruption cases. Including the factors that affect the handling of corruption.. This research uses a qualitative approach with case study research. The focus of this research is on optimizing the performance of the corruption unit in handling corruption crime in the jurisdiction of Sukoharjo Police Station. In collecting data through interviews, observation, and document studies which were analyzed by reducing data, presenting data, then drawing conclusions also verifying data. The knives of analysis in this research are the theory of competence, the theory of management (POAC), the concept of optimization, the concept of performance, the concept of precision, and the concept of law enforcement. The result of this research shows that both the performance and efforts in optimizing the Corruption Unit in handling corruption crime in the jurisdiction of Sukoharjo Police Station were declared not optimal. The problem-solving steps taken are related to increasing the competence of members and improving management in the corruption unit. Suggestions based on this research are, to increase the human resources in terms of member competence and improve the management of the Corruption Unit in handling corruption crime.
UPAYA PENYIDIK PPA MELALUI DIVERSI GUNA MENDUKUNG PENYELESAIAN TINDAK PIDANA ANAK DI WILAYAH HUKUM POLRES KUDUS Yuandhika Kresna Sang Damar
Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 7 (2022): July, Advances in Police Science Research Journal
Publisher : Indonesian National Police Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT EFFORTS OF PPA INVESTIGATORS THROUGH DIVERSION TO SUPPORT THE SETTLEMENT OF CRIMINAL CRIMES IN THE UNIT OF KUDUS POLICE Yuandhika Kresna Sang Damar, 18.146, yuandhikaksd@gmail.com Child criminal cases are one of the conventional forms of crime that have increased in cases in Kudus Regency. The Criminal Investigation Unit, especially the PPA unit as the main implementer in law enforcement of crimes against children in the Kudus Polres area, plays a very important role in disclosing and resolving cases of child crimes so that the situation and conditions of the community become conducive as expected by the community. To identify the performance of the Criminal Investigation Unit, the authors carry out research of the implementation of diversion in the investigation of criminal acts of children in accordance with applicable regulations. The research was carried out using qualitative methods to obtain accurate data obtained through interviews, observations, and document studies, using primary and secondary data sources. Then the stages of data analysis used by the author are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that in practice, the investigators of the PPA of the Unit of Kudus Police were influenced by two (2) factors, namely internal and external factors. Internal factors that most influence the implementation of diversion in criminal investigations are the competence of investigators who do not have the knowledge, skills, and attitudes in accordance with the rules so that in their implementation they are still not as expected, while external factors that influence are suspects who are diverted in investigations are still classified as underage so it is easy to experience mental depression and psychological fear while at the police station and dealing with investigators during the examination process. The conclusion is that the sompetence of PPA investigators is still not maximizied in the process of implementing diversion through the criminal investigation process and the community’s efforts are still not visible due to the many factors and obstacle that occurs, so there’s need for quality improvement through training and development as well as the implementation of planning management, organizing, implementation and supervision as an effort to carry out diversion in the process of investigating criminal acts with child suspects

Filter by Year

2017 2022


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 12 (2022): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 11 (2022): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 10 (2022): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 9 (2022): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 8 (2022): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 7 (2022): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 6 (2022): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 5 (2022): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 4 (2022): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 3 (2022): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 2 (2022): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 6 No. 1 (2022): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 12 (2021): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 11 (2021): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 10 (2021): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 9 (2021): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 8 (2021): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 7 (2021): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 6 (2021): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 5 (2021): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 4 (2021): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 3 (2021): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 2 (2021): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 5 No. 1 (2021): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 12 (2020): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 11 (2020): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 10 (2020): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 9 (2020): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 8 (2020): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 7 (2020): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 6 (2020): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 5 (2020): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 4 (2020): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 3 (2020): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 2 (2020): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 4 No. 1 (2020): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 12 (2019): December, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 11 (2019): November, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 10 (2019): October, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 9 (2019): September, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 8 (2019): August, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 7 (2019): July, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 6 (2019): June, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 5 (2019): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 4 (2019): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 3 (2019): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 2 (2019): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 3 No. 1 (2019): January, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 5 (2017): May, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 4 (2017): April, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 3 (2017): March, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 2 (2017): February, Advances in Police Science Research Journal Vol. 1 No. 1 (2017): January, Advances in Police Science Research Journal More Issue