cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
pahlawanjurnal@gmail.com
Phone
+6285250815108
Journal Mail Official
pahlawanjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Achmad Yani Banjarmasin Jln. A. Yani Km. 5,5 Komplek Stadion Lambung Mangkurat Banjarmasin Alamat E-mail : pahlawanjurnal@gmail.com
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pahlawan : Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Budaya
ISSN : 23380853     EISSN : 26859920     DOI : https://doi.org/10.57216/pah
Core Subject : Education,
JURNAL PAHLAWAN memuat isu aktual dibidang pendidikan, Sosial dan Budaya berisi tentang artikel-artikel Ilmiah, baik berupa opini maupun Hasil Penelitian dalam bidang pendidikan
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022" : 14 Documents clear
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Operasi Penjumlahan Dan Pengurangan Pecahan Melalui Model Direct Instruction Divariasi Dengan Numbered Heads Together Di Kelas V SDN Semangat Karya Batola Salasiah
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.87 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.288

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah siswa sulit memahami operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan mengakibatkan rendahnya hasil belajar matematika siswa karena proses pembelajaran kurang maksimal. Salah satu upaya meningkatkan hasil belajar yaitu melalui model Direct Instruction divariasi dengan Numbered Heads Together. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dengan dua siklus pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester genap SDN Semangat Karya Batola, sebanyak 23 orang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Jenis data penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan siswa, dan data kuantitatif diperoleh melalui teknik pengukuran dengan tes tertulis secara individu. Analisis data dihitung berdasarkan skala persentase dan indikator ketuntasan belajar yang ditetapkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas guru pada siklus I mencapai kriteria baik dan pada siklus II mencapai kriteria sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus I mencapai kriteria aktif dan pada siklus II mencapai kriteria sangat aktif. Ketuntasan klasikal hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 73,91% dan pada siklus II mencapai 91,3%. Hal tersebut menunjukkan ketercapaian indikator yang telah ditetapkan. Berdasarkan temuan ini dapat disimpulkan bahwa model Direct Instruction divariasi dengan Numbered Heads Together dapat meningkatkan hasil belajar operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan pada siswa kelas V SDN Semangat Karya Batola dan hipotesis dapat diterima. Model Direct Instruction divariasi dengan Numbered Heads Together ini dapat dijadikan salah satu alternatif dalam pemilihan model pembelajaran dalam pembelajaran Matematika serta dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Literasi Sains Pada Materi Kemagnetan Armiati; Yudha Irhasyuarna; Rizky Febriyani Putri
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.264 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.289

Abstract

Penelitian ini berawal dari rendahnya keterampilan literasi sains di Indonesia. Salah satu penyebabnya karena kurangnya ketersediaan bahan ajar berbasis literasi sains di Indonesia. Salah satu materi IPA yang dapat dikembangkan yaitu pada materi kemagnetan. Maka peneliti melakukan penelitian pengembangan bahan ajar berbasis literasi sains pada materi kemagnetan, yaitu dengan memasukkan 4 aspek literasi sains kedalam modul pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, keterbacaan, dan kepraktisan bahan ajar berbasis literasi sains pada materi kemagnetan yang dikembangkan. Prosedur penelitiaan ini dibagi menjadi 3 tahap, yaitu Define, Design, Development. Berdasarkan hasil dari 5 validator modul, untuk validasi tampilan mendapatkan persentase 86%, validasi soal mendapatkan persentase 87%, dan validasi isi mendapatkan persentase 87%. Berdasarkan hasil uji coba, uji coba keterbacaan modul pada uji perorangan mendapatkan persentase 96%, keterbacaan soal evaluasi pada uji perorangan dengan persentase 92%, keterbacaan modul pada uji kelompok kecil dengan persentase 91%, dan keterbacaan soal evaluasi pada uji kelompok kecil dengan persentase 92%. Hasil uji coba kepraktisan modul pada uji perorangan mendapatkan persentase 94%, dan kepraktisan modul pada uji kelompok kecil dengan persentase 87%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan modul IPA berbasis literasi sains valid, mudah dan sangat praktis.
Analisis Validitas Terhadap Pengembangan Bahan Ajar IPA Berbasis Literasi Sains Pada Materi Objek IPA Dan Pengamatannya Humaidi Humaidi; Yudha Irhasyuarna; Ellyna Hafizah
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.336 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.293

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari permasalahan kurangnya ruang peserta didik untuk mengimplementasikan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari, dan juga status literasi sains peserta didik Indonesia yang tergolong rendah, sehingga dilakukan pemgembangan pada sebuah bahan ajar menjadi bahan ajar berjenis modul yang berbasis literasi sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan bahan ajar dinyatakan sangat baik dengan skor rata-rata validasi yaitu 3,60 Produk yang dikembangkan diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam hal mengembangkan kemampuan literasi sains peserta didik.
Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Berbicara Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Role Playing Siswa Kelas 5 SDN Semangat Dalam 2 Barito Kuala Noorbadiah
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.393 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.353

Abstract

Ketuntasan masih belum dicapai untuk hasil belajar keterampilan berbicara. Salah satunya adalah siswa merasa kejenuhan karena kurangnya motivasi dalam pembelajaran, tidak percaya diri berbicara didepan umum dan Kepasifan yang menyebabkan pembelajaran kurang bermakna sehingga berimbas pada hasil belajar tidak maksimal. Untuk memotivasi, mengaktifkan dan membuat siswa percaya diri yaitu melalui model pembelajaran kooperatif tipe Role Playing, digunakan dengan berkelompok melalui bermain drama dapat membuat siswa termotivasi, lebih aktif dan siswa lebih percaya diri berbicara kedepan kelas. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), setting di SDN Semangat Dalam 2 Barito Kuala, kelas 5 semester 2 berjumlah 23 siswa, terdiri dari 15 laki-laki dan 8 perempuan. Faktor yang diteliti adalah faktor guru, siswa, dan hasil belajar. Analisis data menggunakan data kualitatif, yaitu observasi saat proses pembelajaran berlangsung dan data kuantitatif, yaitu hasil belajar. Hasil penelitian menunjukan aktivitas guru Siklus 1 pertemuan 1 mencapai kategori baik dengan memperoleh skor 24 (75%) meningkat hingga memperoleh skor 31 (97%) pada akhir siklus 2. Aktivitas siswa juga meningkat pada setiap pertemuannya, untuk aktivitas siswa pada akhir siklus 2 pertemuan 2 mencapai persentase 85,8% dengan kategori sangat aktif. Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan. Pada siklus 1 pertemuan pertama mencapai (39,1%) dan kedua (65,2%). Pada siklus 2 pertemuan 1 mencapai (82,6%), dan pertemuan 2 mencapai (100%). Disarankan kepada guru hendaknya menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Role Playing untuk meningkatkan hasil belajar keterampilan berbicara siswa karena pelaksanaan model ini dapat memotivasi siswa lebih antusias dan aktif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta mampu merangsang minat siswa dalam pembelajaran.
Meningkatkan Hasil Belajar Materi Energi Panas Dan Bunyi Menggunakan Model Jigsaw Melalui Media Pada Visual Siswa Kelas IV SDN Sungai Pitung Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala Salmiah
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.53 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.357

Abstract

Permasalahan dalam pengajaran IPA adalah rendahnya hasil belajar siswa karena siswa kesulitan dalam memahami materi pelajaran serta siswa kurang simpatik dan terkesan pasif dalam menerima pelajaran di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar pada materi energi panas dan bunyi dengan menggunakan model Jigsaw melalui media visual siswa kelas IV SDN Sungai Pitung Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terbagi menjadi dua siklus. Setting penelitian ini, yaitu siswa kelas IV dengan jumlah siswa 19 orang yang terdiri dari 11 perempuan dan 8 laki-laki. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa model Jigsaw melalui media visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Sungai Pitung Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala pada materi energi panas dan bunyi. Aktivitas guru pada akhir siklus I dengan skor 12 kriteria baik meningkat dengan skor 14 kriteria sangat baik pada akhir siklus II. Aktivitas siswa pada akhir siklus I 55,59% dengan criteria cukup aktif meningkat menjadi 83,22% dengan kriteria sangat aktif pada akhir siklus II. Hasil belajar siswa akhir siklus I hanya mencapai 63,15% meningkat menjadi 94,73% diakhir siklus II. Berdasarkan dari hasil temuan ini diharapkan kepada guru-guru dapat menggunakan model Jigsaw melalui media visual daalm pembelajaran IPA di sekolah dasar sebagai upaya dalam meningkatkan perbaikan suatu pembelajaran IPA, serta peningkatan mutu maupun kualitas pembelajaran yang ada di sekolah dasar.
The Correlation Between The Students’ Vocabulary Mastery And Their Skill In Writing Short Sentences Of Simple Future Tense Helmi
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.764 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.358

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kosakata penguasaan dan keterampilan menulis kalimat pendek simple future tense. Desain penelitian ini adalah desain korelasional; untuk mengetahui masalah penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UIN antasari dari kelas intensif Bahasa inggris dan sampelnya diambil oleh menggunakan ukuran sampel untuk menentukan jumlah sampel berdasarkan tabel ukuran sampel, penulis mendapat tiga mahasiswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes, ada dua jenis tes untuk mengukur kemampuan siswa dalam penguasaan kosakata dan keterampilan menulis kalimat pendek siswa berdasarkan simple future tense. Teknik yang digunakan untuk menganalisis product moment dengan menggunakan SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan positif antara penguasaan kosakata dan keterampilan siswa dalam menulis kalimat pendek simple future tense.
Kinerja Tenaga Kependidikan Pada SMA Negeri 8 Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Insaniyah
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.03 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.361

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja tenaga kependidikan di SMA Negeri 8 Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah ditinjau dari standar kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi manajerial sebagaimana tersebut di atas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Data penelitian berupa primer dan sekunder diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Dilihat dari kompetensi kepribadian tenaga kependidikan masih rendah etos kerja, pekerjaan masih belum tepat waktu. Dalam kompetensi profesional, tenaga kependidikan kurang mampu menggunakan peralatan kerja dengan baik, seperti pendokumentasian data institusi menggunakan berbagai media, serta memberikan pelayanan administrasi yang baik sesuai prinsip pelayanan. Dalam kompetensi sosial, tenaga kependidikan kurang bekerjasama dengan semua pendidik dan antar tenaga kependidikan itu sendiri. Sedangkan pada kompetensi manajerial, tenaga kependidikan tidak dapat merencanakan program kerja dan kegiatan dengan baik sesuai dengan bidang pekerjaannya masing-masing, karena masih ada pekerjaan yang belum dilaksanakan. Untuk lebih meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan, disarankan agar lebih aktif mengikuti pelatihan dan seminar yang berkaitan dengan bidang kompetensi tenaga kependidikan khususnya pada jenjang pendidikan SLTA.
Adaptasi Kurikulum Di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif Alpha Ariani
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.096 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.362

Abstract

Sekolah penyelenggara pendidikan inklusif dituntut untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian termasuk dalam hal kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan adaptasi kurikulum di sekolah dasar penyelenggara pendidikan inklusif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan di lima sekolah dasar inklusif yang ada di Banjarmasin dengan informan kepala sekolah, guru kelas, dan guru pembimbing khusus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu sekolah inklusif menggunakan kurikulum nasional sebagai acuan dalam pembelajaran. Agar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa maka dilakukan adaptasi kurikulum ketika proses pembelajaran berlangsung. Adaptasi dilakukan dalam hal modifikasi materi, penggunaan media, dan penilaian hasil belajar siswa. Namun sekolah masih banyak menemui kendala untuk menyusun dan mendokumentasikan ke dalam program pembelajaran individual (PPI).
Metode Guru BK Dalam Mengatasi Masalah Penyesuaian Diri Pada Anak Berkebutuhan Khusus: (Studi Kasus pada Siswa dengan Autisme di SLB Harapan Bunda Banjarmasin) Dewy Nurchaifa Pebriany
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.007 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan metode yang dilakukan guru BK dalam mengatasi permasalahan penyesuain diri pada siswa dengan autisme di SLB Harapan Bunda Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan jenis penelitian kualitatif (studi kasus). Subjek penelitian ialah guru BK dan siswa dengan autisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah penyesuaian diri siswa dengan autisme meliputi kurang mandiri, cenderung kaku, dan egosentris. Metode guru BK dalam mengatasi permasalahan penyesuaian diri subjek yaitu dengan metode bimbingan khusus. Metode bimbingan khusus dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu metode kelompok (metode ceramah, metode demonstrasi/ praktik, metode drill, dan karya wisata) dan metode individu (metode tanya jawab dan metode penugasan).
Eksplorasi Nilai Religius Dalam Ungkapan Bahasa Banjar Siti Faridah; Saidah Tunnoor
Pahlawan Vol. 18 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.945 KB) | DOI: 10.57216/pah.v18i1.364

Abstract

Ungkapan dalam bahasa Banjar merupakan salah satu bagian dari bahasa sastra lisan yang telah dihasilkan oleh masyarakat Banjar pada masa lalu dengan berbagai bentuk dan keunikannya. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui dan menggali nilai-nilai religius dalam ungkapan bahasa Banjar. Pada penelitian ini digunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berbentuk teks-teks kalimat atau kumpulan ungkapan bahasa Banjar dari informan.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi teks dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasi ungkapan bahasa Banjar berdasarkan nilai-nilai religius yang dikandungnya.Temuan dari penelitian ini adalah nilai-nilai religius yang terdapat dalam ungkapan bahasa Banjar meliputi: lurus hati, bahati masigit, talanggar dauh, diandak di bahu handak ka kapala, halus-halus iwak,ganal-ganal biawak, balang kambingan. Nilai-nilai ini sangat penting bagi generasi muda. Oleh karena itu, penggunaan dan pelestarian ungkapan bahasa Banjar dalam dunia pendidikan dan generasi muda sangat penting untuk terus dilanjutkan.

Page 1 of 2 | Total Record : 14