cover
Contact Name
Mawardi
Contact Email
mawardibio@unsam.ac.id
Phone
+6285277516900
Journal Mail Official
bioeducation@unsam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra Jalan Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa, Provinsi Aceh - 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Jeumpa
Published by Universitas Samudra
ISSN : 2356069X     EISSN : 27154343     DOI : https://doi.org/10.33059/jj
Jurnal Jeumpa merupakan artikel kajian bidang biologi baik yang bersifat Pendidikan Biologi dan Biologi Sains, yang diterbitkan secara berkala dua kali setiap tahun pada bulan Januari dan juni dengan 10 artikel/Nomor atau 20 artikel/Volume oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Samudra. Jurnal Jeumpa ini berisikan artikel-artikel hasil penelitian dari Peneliti, Dosen, Guru, dan Mahasiswa seluruh Indonesia. Reviewer berasal dari dalam dan luar Universitas Samudra
Articles 227 Documents
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG LIMBAH IKAN NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) TERHADAP PERTUMBUHAN BOBOT ITIK PEKING Anas Platyrhynchos Domestica L. Chairunisah, Tya; Elfrida, Elfrida; Pandia, Ekariana S
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.4184

Abstract

Itik (Anas platyrhynchos domestika L.) termasuk kedalam golongan itik tipe pedaging, yaitu jenis itik yang memiliki produktivitas tinggi terhadap pembentukan daging (karkas), sedangkan produktivitas telurnya rendah. Secara performans itik peking berbadan besar, dagingnya tebal, dan memiliki daya alih pakan menjadi protein (daging) tinggi dari pada menjadi produk protein berupa telur. Di indonesia itik peking sudah dikenal sejak 25 tahun silam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung limbah ikan nila (Oreochromis niloticus) terhadap pertumbuhan bobot itik peking (Anas platyrhynchos domestica L.). Metode yang dilakukan adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan teknik Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 4 perlakuan (P0,P1,P2,P3) dengan 6 pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan itik yang paling tinggi terdapat pada perlakuan P3 dengan pemberian tepung limbah ikan nila sebesar 75% sedangkan pertumbuhan itik terendah terdapat pada perlakuan kontrol P0 tanpa pemberian tepung limbah ikan nila (Oreochromis niloticus). Hasil uji ANAVA yaitu Fhitung > Ftabel yaitu 50,95 > 3,10 pada taraf kepercayaan 5%. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahawa pemberian tepung limbah ikan nila berpengaruh terhadap pertumbuhan bobot itik peking (Anas platyrhynchos domestica L).
KUALITAS PERAIRAN SUNGAI LAE SOURAYA DI KOTA SUBULUSSALAM BERDASARKAN INDEKS KEANEKARAGAMAN PLANKTON desi, Ajadesimayasari
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.5254

Abstract

Sungai Lae Souraya termasuk aliran sungai di daerah Kota Subulussalam yang melintasi pemukiman masyarakat dan sungai dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari seperti aktivitas pertanian, mencuci, dan menangkap ikan. Plankton yaitu organisme yang pergerakannya sendiri bergantung pada arus. Keberadaan plankton di suatu perairan dapat dijadikan bioindikator perairan. Adapun tujuan dari adanya penelitian ini untuk memberitahui bagaimana keanekaragaman plankton serta bagaimana kualitas(mutu) perairan sungai Lae Souraya di Kota Subulusalam berdasarkan indeks keanekaragaman plankton. Metode yang dipakai ialah metode survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik yang dipakai dalam mengambil sampel ialah purposive sampling. Sampel air yang selanjutnya diteliti diambil pada bulan September 2021 di sungai Lae Souraya Kota Subulussalam. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman plankton tergolong sedang dibuktikan dengan adanya nilai keanekaragaman H’=2,2784 sesuai dengan kriteria Shannon-wienner 1<H’<3. Spesies Spirogrya cataformis ialah jenis plankton yang mendominasi air soraya dan spesies Peredinium umbonatum ialah spesies yang paling sedikit di air soraya. Kualitas perairan sungai Lae Souraya tergolong stabil atau tercemar sedang berdasarkan nilai indeks keanekaragaman.
IMPLEMENTASI FLIPPED CLASSROOM TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA PADA MATERI METABOLISME LIPID Muhammad, Nazar; M Nur, Yaumil Istiqlal; Widarta, Fajar Okta
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.5414

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perbedaan pemahaman konsep, motivasi belajar, dan respon mahasiswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan Flipped Classroom dengan mahasiswa yang mengikuti proses pembelajaran secara konvensioal pada materi metabolisme lipid di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experimental desain model Post Test Only Control Group Design. Populasi mencakup seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Syiah Kuala yang memprogram mata kuliah biokimia pada semester genap tahun ajaran 2021/2022. Sebagai kelas sampel adalah mahasiswa unit 01 sebagai kelas kontrol dan mahasiswa unit 02 sebagai kelas eksperimen. Data pemahaman konsep diperoleh dari hasil tes sumatif berbentuk soal multiple choice sedangkan data peningkatan motivasi belajar diperoleh dari kuisioner untuk mengidentifikasi motivasi belajar mahasiswa. Data pemahaman konsep dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji- t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman konsep mahasiswa kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hasil uji-t diperoleh nilai signifikansi 0.000 sehingga H1 diterima. Motivasi belajar siswa yang menggunakan Flipped Classroom juga terlihat lebih besar berdasarkan rata-rata motivasi belajar kelas eksperimen.
SPESIES MALACOSTRACA DI KAWASAN HUTAN MANGROVE KUALA LANGSA KOTA LANGSA Fitriani, Riska
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.5415

Abstract

Malacostraca adalah Crustace yang memiliki ukuran besar, memiliki ruas-ruas tubuh yang jelas (5 ruas kepala, 8 ruas dada dan 6 ruas perut). Sebagian besar dari kelas ini yaitu udang, kepiting, lobster dan kelomang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui jumlah spesies dari kelas Malacostraca di Kawasan Hutan Mangrove Kuala Langsa Kota Langsa. Penelitian dilakukan sejak bulan Maret sampai Agustus 2021. Pengambilan sampel penelitian dilakukan pada tanggal 31 Juli 2021 sampai 8 Agustus 2021. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik purposive sampling. Identifikasi Malacostraca menggunakan buku Kepiting Uca di Hutan Mangrove Indonesia, 2015 dan Protokol Pengumpulan Data Perikanan Kepiting Bakau Scylla serrata, Indonesia, 2017. Analisis data dengan mendeskripsikan ciri morfologi dan ciri-ciri khusus, yang dimiliki masing-masing spesies Malacostraca beserta nama ilmiahnya. Hasil penelitian ditemukan 10 spesies. Simpulan penelitian ini adalah Malacostraca yang ditemukan berjumlah 10 spesies yaitu Scyla tranquebarica, Thalamita crenata, Cancer irroratus, Metopograpsus messor, Uca annulipes, Uca tetragonon, Uca vocans, Uca forcipata, Clibanarius longitarsus, dan Penaues monodon.
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI BUKU TEKS BIOLOGI KELAS XI DAN HUBUNGANNYA TERHADAP MINAT BACA SISWA SMAN DI KOTA BANDA ACEH Safrida
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.5424

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang disebabkan oleh kesalahan ejaan pada buku teks biologi kelas XI dan untuk mengetahui hubungannya dengan minat baca siswa SMAN kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah buku tesk Biologi kelas XI yang paling dominan digunakan siswa dan siswa kelas XI SMAN di Kota Banda Aceh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan angket Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa terdapat miskonsepsi yang disebabkan oleh kesalahan ejaan pada buku teks Biologi yang digunakan siswa SMAN di Kota Banda Aceh. Miskonsepsi yang paling tinggi terdapat pada materi struktur dan fungsi jaringan hewan yaitu sebesar 23%. Sementara itu, miskonsepsi yang paling rendah terdapat pada materi sistem reproduksi dan sistem koordinasi yaitu sebesar 3%. Hasil uji korelasi antara kesalahan ejaan dengan minat baca menghasilkan nilai rhitung = -0,408. Angka tersebut menunjukkan bahwa kedua variabel mempunyai korelasi yang sedang, karena nilai rhitung = -0,408 > 0,400. Sedangkan nilai probabilitas antara kesalahan ejaan dengan minat baca diperoleh sebesar 0,213> 0,05. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kesalahan ejaan pada buku teks dengan minat baca siswa SMAN di Kota Banda Aceh, namun tidak signifikan.
PERTUMBUHAN IKAN CUPANG (Betta splendens) DENGAN PEMBERIAN TEPUNG LIMBAH CANGKANG KEPITING BAKAU (Scylla sp.) Sulastri, Irma
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.5496

Abstract

Ikan cupang (Betta splendens) merupakan ikan yang hidup di air tawar dan diminati oleh masyarakat sebagai ikan hias atau ikan aduan, hal ini dikarenakan ikan cupang memiliki warna tubuh dan ciri khas yang sangat menarik perhatian orang. Pertumbuhan ikan dipengaruhi faktor internal yaitu jenis kelamin dan gen, sedangkan faktor ekternal antara lain pakan kemudian lingkungan hidup ikan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan campuran tepung limbah cangkang kepiting bakau (Scylla sp.) terhadap pertumbuhan bobot tubuh ikan cupang. Penelitian menggunakan metode eksperimen non-faktorial dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan itu terdiri dari P0 (0g), P1 (63g), P2 (126g) dan P3 (189g) tepung cangkang kepiting. Data analisis menggunakan uji Analisis Varian (ANOVA). Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa P3 merupakan perlakuan yang mengalami pertumbuhan bobot tubuh lebih besar, namun setelah uji hipotesis pertumbuhan bobot tubuh ikan tidak berpengaruh karena nilai Fhitung < Ftabel dan disetiap perlakuan hanya berbeda 0,1 g.
JENIS PTERIDOPHYTA YANG TERDAPAT DI KAWASAN WISATA BRAYEUN KECAMATAN LEUPUNG KABUPATEN ACEH BESAR Fauziah, Asyifa; Hasanuddin, Hasanuddin; Andayani, Dewi; Nurmaliah, Cut; Wardiah, Wardiah
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.5520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan jumlah pteridophyta, jenis pteridophyta epifit dan teresterial serta jenis pteridophyta dimorfisme yang terdapat di kawasan Wisata Brayeun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode survei eksploratif dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian: (1) Terdapat 23 Jenis pteridophyta yang tergolong kedalam 13 familia (2) Pada Kawasan Wisata Brayeun ditemukan 15 jenis pteridophyta yang hidup secara teresterial dan 6 jenis pteridophyta yang hidup secara epifit yaitu Drymoglossum piloselloides, Drynaria quercifolia, Microsorium fortunei, Pyrrosia lanceolata, Aspelium nidus dan Davalia trichomanoides (3) ditemukan 4 jenis pteridophyta dimorfisme yaitu Stenochlaena palustris, Pteris ensiformis, Drymoglossum piloselloides dan Drynaria quercifolia.
KEANEKARAGAMAN MAKROFAUNA TANAH DI LAHAN PERKEBUNAN SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) PTPN 1 KECAMATAN LANGSA BARO, KOTA LANGSA Nasution, Diah Permata Sari
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.5579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dari makrofauna tanah di lahan perkebunan sawit. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif-Kuantitatif. Metode yang digunakan ada dua jenis yaitu pit fall trap dan hand shorting. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 1381 individu makrofauna tanah yang tergolong dalam 16 spesies, 16 genus, 13 famili, 11 ordo, 6 kelas dan 3 filum. Nilai Indeks Keanekaragaman dalam kategori sedang yaitu 2.605, Nilai Indeks Kemerataan jenis dalam kategori stabil yaitu 0,939, Nilai Indeks Similaritas (IS) pada stasiun 1 dan 2 serta stasiun 1 dan 3 sebesar 89,655% yang dikategorikan memiliki kesamaan yang tinggi, pada stasiun 2 dan 3 sebesar 93,333% dikategorikan memiliki kesamaan yang sangat tinggi. Nilai kepadatan populasi, Kepadatan relatif , Frekuensi populasi, dan Frekuensi relatif memiliki hasil yang bervariasi. Dapat disimpulkan bahwa kepadatan populasi tiap spesies di perkebunan kelapa sawit umur 5 tahun lebih tinggi dibanding dengan di perkebunan kelapa sawit umur 10 tahun dan 15 tahun.
The PROFIL FITOKIMIA DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK AIR DAUN Tegetes erecta L Fitrah Asma Ulhusna
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.5641

Abstract

Tanaman Tegetes erecta L merupakan tumbuhan herba yang tumbuh di daerah tropis. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis senyawa bioaktif dan aktivitas antioksidan edari kstrak air daun T. erecta. Uji fitokimia dilakukan secara kualitatif. Aktivitas antioksidan dianalisis dengan metode DPPH. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan bioaktif pada ekstrak air daun T. erecta adalah alkaloid, saponin, tannin, flavonoid, steroid, dan polifenol tetapi negatif untuk kuinon dan triterpenoid. Ekstrak daun T. erecta dengan pelarut air memiliki aktivitas antioksidan sebesar 17.08 ppm. Kesimpulan dari penelitian adalah adalah ekstrak air daun T. erecta memiliki senyawa bioakatif berupa alkaloid, saponin, tannin, flavonoid, steroid, dan polifenol serta ekstrak air daun T. erecta memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat yaitu 17.08 ppm. Kata Kunci: antioksidan, ekstrak, fitokimia, Tagetes erecta L.
RAGAM TUMBUHAN BERPOTENSI OBAT TERHADAP INFEKSI MIKROOGANISME DI SEUNAGAN TIMUR Iswadi; Indriani, Aprila; Wiwit Artika; Hasanuddin; Samingan
Jurnal Jeumpa Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v9i1.5693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan bagian tumbuhan yang berpotensi sebagai obat tradisional dalam mengobati penyakit yang di sebabkan oleh mikroorganisme. Metode penelitian yang dipakai adalah metode observasi dan wawancara. Responden yang diwawancarai terdiri dari 47 orang. Hasil penelitian memperlihatkan terdapat 20 jenis tumbuhan yang berasal dari 17 Familia yang berpotensi dan digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati 11 jenis penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme di Seunagan Timur. Tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai tumbuhan obat berasal dari familia Zingiberaceae, Myrtaceae dan Leguminosae. Tujuh bagian tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme adalah rimpang, daun, buah, kulit buah, air, getah dan biji, bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan sebagai bahan pembuatan obat adalah daun (57 %) dan buah (14%).

Page 11 of 23 | Total Record : 227