cover
Contact Name
Mawardi
Contact Email
mawardibio@unsam.ac.id
Phone
+6285277516900
Journal Mail Official
bioeducation@unsam.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samudra Jalan Meurandeh, Langsa Lama, Kota Langsa, Provinsi Aceh - 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Jeumpa
Published by Universitas Samudra
ISSN : 2356069X     EISSN : 27154343     DOI : https://doi.org/10.33059/jj
Jurnal Jeumpa merupakan artikel kajian bidang biologi baik yang bersifat Pendidikan Biologi dan Biologi Sains, yang diterbitkan secara berkala dua kali setiap tahun pada bulan Januari dan juni dengan 10 artikel/Nomor atau 20 artikel/Volume oleh Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Samudra. Jurnal Jeumpa ini berisikan artikel-artikel hasil penelitian dari Peneliti, Dosen, Guru, dan Mahasiswa seluruh Indonesia. Reviewer berasal dari dalam dan luar Universitas Samudra
Articles 227 Documents
Literatur Review: Dinamika Persebaran dan Adaptasi Biologis Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) di Wilayah Laut Tropis Indonesia Fadhliana, Nana; Arifina, Alia; Zamzami, Nanda; Firdus, Firdus; Nasir, Muhammad
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13226

Abstract

Ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) merupakan ikan karang bernilai ekologis dan ekonomis tinggi yang tersebar di perairan tropis Indo-Pasifik, termasuk Indonesia. Spesies ini memiliki ciri morfologi tubuh pipih memanjang, mulut lebar, serta sirip ekor membundar, dan dikenal sebagai ikan karnivora berumur panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penyebaran dan kemampuan adaptasi biologis kerapu macan di perairan tropis Indonesia berdasarkan studi literatur periode 2015–2025. Data dikumpulkan melalui tinjauan literatur sistematis dari jurnal nasional terakreditasi SINTA, jurnal internasional bereputasi (Scopus/Scimago-indexed), serta basis data akademik seperti Google Scholar, DOAJ, dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa kerapu macan tersebar di berbagai wilayah perairan Indonesia, antara lain Kepulauan Seribu, Karimun Jawa, Takabonerate, Maluku Tengah, Teluk Kupang, Sumatera Utara, Bangka Belitung, Teluk Ambai Yapen, dan Buleleng, Bali. Penyebaran ini didukung oleh kemampuan adaptasi terhadap variasi lingkungan laut tropis, meliputi suhu 19–29°C, salinitas 10–35 ppt, dan pH 7,5–8,5. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan ekosistem pesisir yang berkelanjutan.
Analisis Kesiapan Pengawas, Kepala Sekolah, dan Guru dalam Penerapan Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam di Sekolah Menengah Atas Kota Malang Khalil, Muhammad; Maryam, Siti; Hidayah, Hikmah; Ibrohim, Ibrohim; Susilo, Herawati
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan pengawas, kepala sekolah, dan guru dalam menerapkan Kerangka Kerja Pembelajaran Mendalam di SMA di Kota Malang. Pembelajaran Mendalam menekankan penguatan dimensi profil lulusan, prinsip pembelajaran, pengalaman belajar, dan kerangka pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan tiga kelompok partisipan utama. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola pemahaman, praktik, hambatan, serta strategi implementasi pembelajaran mendalam di satuan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki kesiapan paling kuat melalui kepemimpinan reflektif dan kolaboratif, serta pemanfaatan forum belajar guru dan supervisi terbuka. Guru telah menginternalisasi esensi pembelajaran mendalam melalui kegiatan kontekstual, refleksi, dan desain pengalaman belajar, namun masih menghadapi kendala berupa beban administratif dan keterbatasan waktu. Sementara itu, pengawas memahami esensi pembelajaran mendalam dan peran supervisi reflektif, tetapi masih memerlukan penguatan kemampuan coaching dan analisis perencanaan pembelajaran. Kesiapan pengawas, kepala sekolah, dan guru secara garis besar telah terbentuk, namun implementasi di lapangan membutuhkan waktu dan dukungan sistemik, penguatan pedagogis, serta refleksi berkelanjutan.
Keanekaragaman Burung Frugivora di Kawasan Jaboi Kecamatan Sukajaya Kota Sabang Wulandari, Ayu; Kamal, Samsul; Ahadi, Rizky; Zuraidah, Zuraidah; Agustina, Elita
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13483

Abstract

Keanekaragaman burung frugivora di kawasan Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, belum terdokumentasi secara spesifik, meskipun kawasan ini memiliki variasi habitat yang berpotensi mendukung keberadaan burung pemakan buah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas, komposisi spesies, dan tingkat keanekaragaman burung frugivora di kawasan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada Oktober 2025 dengan menggunakan kombinasi metode titik hitung (point count) dan garis transek (line transect). Pengambilan data dilakukan pada enam titik pengamatan yang mewakili tiga tipe habitat, yaitu hutan, pemukiman, dan pesisir. Setiap titik diamati selama 20 menit dengan radius pengamatan sekitar 500 m. Identifikasi burung dilakukan secara langsung di lapangan berdasarkan ciri morfologi dan suara, didukung dokumentasi foto, serta diverifikasi menggunakan buku Burung-burung di Sumatera, Jawa, Bali dan Kalimantan. Data dianalisis menggunakan Indeks Keanekaragaman Shannon–Wiener (H'). Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 10 spesies burung frugivora dari 6 famili dengan total 87 individu. Famili Sturnidae dan Pycnonotidae merupakan famili dominan dengan persentase masing-masing 30%. Nilai indeks keanekaragaman (H' = 1,9225) tergolong sedang, menunjukkan heterogenitas habitat dan dominasi spesies generalis yang mampu beradaptasi terhadap lingkungan semi-urban dan pesisir. Hasil ini menegaskan bahwa kawasan Jaboi masih mendukung keberadaan burung frugivora dan berpotensi menjadi indikator stabilitas ekosistem setempat.
Kajian Penggunaan Artificial Intelligence terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Sekolah Menengah Atas Wahyuni, Wahyuni; Agustina, Elita
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13490

Abstract

Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam bidang pendidikan menunjukkan perkembangan yang signifikan dan mulai diintegrasikan dalam pembelajaran biologi di jenjang Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan AI terhadap hasil belajar biologi siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah artikel ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2023–2025. Sumber data diperoleh melalui database Google Scholar, ResearchGate, dan Garuda, kemudian diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dalam pembelajaran biologi umumnya menggunakan platform digital seperti ChatGPT, Gemini, Copilot, PlantNet Identifier, dan video generator berbasis AI. Materi biologi yang paling banyak mengintegrasikan AI meliputi sistem ekskresi, sistem pencernaan, keanekaragaman hayati, ekosistem, dan genetika. Penggunaan AI terbukti mampu meningkatkan hasil belajar, motivasi, respons siswa, serta keterampilan berpikir kritis, argumentasi, kolaborasi, dan komunikasi. Namun demikian, terdapat potensi dampak negatif berupa ketergantungan berlebihan terhadap AI dan risiko plagiarisme akademik. Penerapan AI dalam pembelajaran biologi memberikan peluang strategis untuk meningkatkan efektivitas, kreativitas, dan kualitas pendidikan di era digital.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil belajar Siswa SMA Hanim, Nafisah; Azkia, Mafaza
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13492

Abstract

Kurangnya keterlibatan siswa dan rendahnya hasil belajar biologi masih menjadi permasalahan pada siswa kelas XI-4 SMA Negeri 1 Baitussalam, Aceh Besar. Observasi awal mengindikasikan bahwa proses pembelajaran belum berjalan secara efektif, khususnya pada tahap penyajian masalah, sehingga siswa kurang aktif dan mengalami kesulitan memahami materi sistem pernapasan manusia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan hasil belajar setelah diterapkan model Problem Based Learning. Penelitian menggunakan metode pra-eksperimental dengan desain One-Group Pretest–Posttest. Sampel terdiri dari 25 siswa, dengan instrumen tes pilihan ganda sebanyak 30 soal yang sudah divalidasi dan diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain dan uji-t paired sample. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 46,80 meningkat menjadi 92,50 pada post-test. Nilai N-Gain sebesar 0,80 termasuk kategori tinggi. Uji-t menunjukkan t-hitung= 15,28 > t-tabel= 2,064 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-4 pada materi sistem pernapasan manusia.
The Penerapan Principal Component Analysis (PCA) dalam Identifikasi Kesesuaian Habitat Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Kawasan Gunung Sala, Aceh Utara Suryadi, Suryadi; Abdullah, Abdullah; Zulfikar, Zulfikar; Muarrif, Samsul
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.12747

Abstract

Konflik manusia–gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) meningkat seiring berkurangnya luasan dan kualitas habitat akibat alih fungsi lahan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik lingkungan serta menganalisis tingkat kesesuaian habitat gajah sumatera di kawasan Gunung Sala, Kabupaten Aceh Utara, menggunakan pendekatan spasial dan principal component analysis (PCA). Data dikumpulkan dari sepuluh titik pengamatan yang merepresentasikan variasi kondisi ekologis, meliputi tutupan vegetasi, jarak ke sumber air, elevasi, kemiringan lereng, dan tingkat gangguan antropogenik. Hasil pemetaan menunjukkan dua titik tergolong “Sangat Sesuai”, tujuh titik “Sesuai”, dan satu titik “Kurang Sesuai”. Habitat dengan kesesuaian tinggi umumnya berada di dekat sungai, bertopografi landai, dan memiliki vegetasi rapat, sedangkan kesesuaian rendah ditemukan pada elevasi tinggi dan jauh dari sumber air. Analisis PCA mengidentifikasi dua komponen utama yang menjelaskan variasi spasial kesesuaian habitat, dengan jarak ke air, tutupan vegetasi, dan gangguan manusia sebagai variabel dominan. Hasil penelitian ini menyediakan dasar ilmiah bagi pengembangan zonasi konservasi, pemulihan habitat, dan mitigasi konflik manusia–gajah secara berkelanjutan.
Analisis Populasi Burung Ardeidae di Hutan Mangrove Syiah Kuala Banda Aceh Parida, Parida; Kamal, Samsul; Ahadi, Rizky; Widyanto, Anton; Zuraidah, Zuraidah
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 2 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i2.13928

Abstract

Hutan mangrove di Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, memiliki peran strategis sebagai habitat burung air di kawasan pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis populasi burung dari famili Ardeidae di kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan di lima titik hitung, yaitu Alue Naga Kanan, Alue Naga Kiri, Hutan Kota, Belakang Makam Syiah Kuala, dan Tibang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dan pengamatan dilakukan dengan metode line transect pada pagi dan sore hari selama Juli hingga September 2025. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 4 spesies burung dari famili Ardeidae dengan total 787 individu. Spesies yang ditemukan meliputi kuntul kecil (Egretta garzetta) sebanyak 471 individu (60%), kuntul besar (Ardea alba) sebanyak 312 individu, kuntul karang (Egretta sacra) sebanyak 3 individu, dan kuntul kerbau (Bubulcus ibis) sebanyak 1 individu. Kepadatan populasi yaitu pada titik hitung 5 menjadi lokasi kepadatan populasi tertinggi, mencapai 0,026 individu/km2. Dominansi kuntul kecil dan kuntul besar mengindikasikan bahwa karakteristik ekologis hutan mangrove di Syiah Kuala sangat mendukung ketersediaan pakan dan tempat perlindungan bagi kedua spesies tersebut. Kesimpulannya, ekosistem hutan mangrove di Kecamatan Syiah Kuala merupakan habitat vital bagi famili Ardeidae, sehingga upaya pelestarian vegetasi mangrove sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan populasi burung tersebut.