cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 263 Documents
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA I WAYAN SUINDHIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2163

Abstract

Learning outcomes are the output of the teaching and learning process. One of the problems in learning in schools is the low learning outcomes of students. This can be known from the initial data of students' daily test scores that are still under the Minimum Completeness Creteria (KKM). Many factors affect learning outcomes, one of which is the learning model. The Problem Based Learning Model is a cooperative learning model that requires students to be active and motivate students to support and help each other in mastering the subject matter studied. The learning model is one of the factors that affect student learning outcomes . This best practice research aims to determine the effect of the application of the Problem Based Learning model on the physics learning outcomes of grade XII MIPA1 students of SMA Negeri 1 Petang, semester 1 of the 2022/2023 academic year. In this study, it was obtained that there was an influence on student learning outcomes after applying the Problem Based Learning model. Byapplying Problem Based Learning, physics learning outcomes increased from an average completeness of 72.5% to 85.3%. ABSTRAKHasil belajar merupakan merupakan output dari proses belajar mengajar. Salah satu masalah dalam pembelajaran di sekolah adalah rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari data awal nilai ulangan harian siswa yang masih berada di bawah Kreteria Ketuntasan Minimal (KKM). Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar salah satunya adalah model pembelajaran. Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa untuk aktif dan memotivasi siswa supaya dapat saling mendukung dan membantu satu sama lain dalam menguasi materi pelajaran yang dipelajari. Model pembelajaran adalah salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian best praktice ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar fisika siswa kelas XII MIPA1 SMA Negeri 1 Petang, semester 1 tahun pelajaran 2022/2023. Dalam penelitian ini diperoleh bahwa ada pengaruh hasil belajar siswa stelah menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Dengan menerapkan pembelajaran Problem Based Learning hasil belajar fisika meningkat dari rata-rata ketuntasan 72,5% menjadi 85,3%.
PENERAPAN TEKNIK WORD MATCHING GAME UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN VOCABULARY PESERTA DIDIK PADA MATERI NARRATIVE TEXT KELAS IXD SMP NEGERI 3 PRAYA BAIQ DEWI MUHIMMAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2164

Abstract

Classroom Action Research aims to increase students' vocabulary knowledge through the application of the Word Matching Game Technique. Action Implementation This research was carried out in 2 cycles. Each cycle was held 2 meetings with an allotted time of 80 minutes for each meeting. The results of data analysis in this study showed that there was an increase in both the observations, questionnaires and test results. The test results showed the percentage of completeness from the pre-cycle, namely 52% to 76% in cycle I, then there was an increase in Return in cycle II to 88%. This proves that the Word Matching Game Technique can increase vocabulary knowledge in students, especially in procedure text material for class IXD SMP Negeri 3 Praya Academic Year 2022/2023 ABSTRAKPenelitian Tindakan Kelas bertujuan meningkatkan pengetahuan vocabularry peserta didik melalui penerapan Teknik Word Matching Game. Pelaksanaan Tindakan Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Masing-masing siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan dengan alokasi waktu 80menit tiap pertemuan. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan baik pada hasil pengamatan, kuisioner maupun hasil tes. Adapun hasil tes menunjukkan persentase ketuntasan dari Pra siklus yakni 52 % menjadi 76% pada siklus I, selanjutnya terjadi peningkatan Kembali pada siklus II menjadi 88%. Hal ini membuktikan bahwa Teknik Word Matching Game dapat meningkatkan pengethauan vocabulary pada peserta didik khususnya pada materi procedure text kelas IXD SMP Negeri 3 Praya Tahun Pelajaran 2022/2023
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA TOPIK FLUIDA STATIS RAMADHAN VERY KURNIAWAN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2165

Abstract

This research aims to identify students' understanding of physics concepts in the topic of static fluids and analyze which subtopics often pose a problem. This study is a quantitative descriptive research using an instrument of 8 three-tier questions on Hydrostatic Pressure, Pascal's Law, and Archimedes' Principle. The research subjects consisted of 35 students from grade XI of St. Albertus Malang Catholic High School who have studied static fluids. The results of the study showed that students experienced misconceptions in all tested subtopics of static fluids, namely Hydrostatic Pressure (16.19%), Pascal's Law (39.04%), and Archimedes' Principle (45.71%). ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemahaman konsep fisika siswa pada topik fluida statis serta menganalisis sub topik apa saja yang seringkali menjadi permasalahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan intrumen 8 soal three tier tentang Tekanan Hidrostatis, Hukum Pascal, dan Hukum Archimedes. Subjek penelitian terdiri dari 35 siswa kelas XI SMA Katolik St Albertus Malang yang telah menempuh topik fluida statis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami miskonsepsi pada semua sub topik fluida statis yang diujikan yaitu Tekanan Hidrostatis (16,19%), Hukum Pascal (39, 04%), dan Hukum Archimedes (45,71%).
PEMBELAJARAN BERBASIS PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN SOAL HOTS MATA PELAJARAN IPA RIANA SUSANTI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2166

Abstract

HOTS questions are one of the demands of skills in 21st century learning. These skills can be developed through practicum activities carried out in study groups both in learning activities and activities outside the classroom. HOTS (Higher Order Thinking Skill) questions are questions of higher order thinking, because they require analysis to answer them. The students of SMP Negeri 1 Mojotengah have very poor higher-order thinking skills. This can be seen when working on HOTS questions on the Final Semester Assessment (PAS) questions, their learning outcomes are low. Practicum-based learning provides an alternative to make students better understand HOTS questions. The research objective is to improve learning outcomes with HOTS questions for students through practicum-based learning. There are 2 data collection techniques, namely testing and documentation techniques. Research Results Practicum-based learning can improve learning outcomes with HOTS questions, this can be seen from the analysis of student learning outcomes, namely 83% with the criteria for class VIIIE student learning outcomes being very good and the average posttest score of 83.1. Practicum-based learning increases learning outcomes with HOTS questions. This can be seen from the hypothesis test showing t count 5.441 ? t table: 2.657 this indicates that there is a significant difference between the learning outcomes of the control class and the experimental class. Thus practicum-based learning can improve student learning outcomes with HOTS questions. ABSTRAKSoal HOTS merupakan salah satu tuntutan keterampilan dalam pembelajaran abad 21. Ketrampilan tersebut dapat dikembangkan melalui kegiatan praktikum yang dilakukan dalam kelompok belajar baik dalam kegiatan pembelajaran maupun kegiatan di luar kelas. Soal HOTS ( Higher Order Thinking Skill) merupakan soal berpikir tingkat tinggi, karena membutuhkan analisis untuk menjawabnya. Peserta didik SMP negeri 1 Mojotengah kemampuan dalam berpikir tingkat tinggi masih sangat kurang hal ini dapat dilihat saat mengerjakan soal HOTS pada soal Penilaian Akhir Semester ( PAS) hasil belajarnya rendah. Dengan pembelajaran berbasis praktikum memberikan alternatif untuk membuat siswa lebih memahami soal HOTS. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar dengan soal HOTS bagi siswa melalui pembelajaran berbasis praktikum. Teknik pengumpulan data ada 2 yaitu teknik tes dan dokumentasi. Hasil Penelitian Pembelajarn berbasis praktikum dapat meningkatkan hasil belajar dengan soal HOTS, hal ini terlihat dari analisis hasil belajar siswa yaitu 83% dengan kriteria hasil belajar siswa kelas VIIIE baik sekali dan nilai rata rata postests 83,1. Pembelajarn berbasis praktikum terjadi peningkatan hasil belajar dengan soal HOTS. Hal ini terlihat dari uji hipotesis menunjukkan t hitung 5,441 ? t tabel : 2,657 ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara hasil belajar kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Dengan demikian Pembelajaran berbasis praktikum dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan soal HOTS.
OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK RITEL MELALUI OJEK (ONLINE, JEJARING SOSIAL, E-COMMERCE DAN KOMUNITAS) PADA SISWA KELAS XI BISNIS DARING DAN PEMASARAN 1 DI SMK NEGERI 1 PEMALANG TUNFADILAH TUNFADILAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2167

Abstract

Retail business competition is not only sufficient by offering prime quality products, competitive prices, creating customer satisfaction and providing better service to the public or consumers, but primarily in addition to creating customer satisfaction, it also strives to build community loyalty and interest in shopping. The purpose of preparing this Best Practice report is to determine the impact of modern retail marketing mix on the satisfaction of people's shopping interest and its implications for the loyalty of people's shopping interest. Observations obtained through the direct influence of the modern retail marketing mix simultaneously have a positive and significant effect on the satisfaction of people's shopping interest, but the price factor partially does not have a significant effect on the satisfaction of people's shopping interest. Satisfaction of the shopping community's interest has a positive and very significant influence on the loyalty variable of the shopping community's interest. This means that the satisfaction felt by the community for shopping will increase shopping loyalty. ABSTRAKKompetisi bisnis ritel tidak hanya cukup dengan menawarkan produk kualitas prima, harga bersaing, menciptakan kepuasan pembeli dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat atau konsumen, namun utamanya selain menciptakan kepuasan pelanggan, juga upayakan untuk membangun loyalitas minat masyarakat berbelanja. Tujuan pembuatan laporan Best Practice ini untuk mengetahui dampak marketing mix modern ritel terhadap kepuasan minat belanja masyarakat dan implikasinya pada loyalitas minat belanja masyarakat. Hasil pengamatan diperoleh melalui pengaruh langsung marketing mix modern ritel secara bersamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan minat masyarakat berbelanja, namun faktor harga secara parsial tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan minat masyarakat berbelanja. Kepuasan minat masyarakat belanja memiliki pengaruh yang positif dan sangat signifikan terhadap variabel loyalitas minat masyarakat belanja. Hal ini berarti kepuasan yang dirasakan masyarakat untuk belanja akan meningkatkan loyalitas berbelanja.
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN BERFIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA VINA LUSIANA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i1.2168

Abstract

The problem of students in learning mathematics is the low literacy skills of the participants in translating mathematical problems in the form of text into mathematical symbols, sometimes students do not understand what the reading text means. This is caused by several factors, including related to the learning strategy implemented by the teacher and the media used is not appropriate for the material presented so that students' mathematical thinking skills are not well developed. Based on these problems, the researcher conducted research with the title application of problem based learning assisted by the GeoGebra application to improve students' mathematical thinking in the matter of two-variable Linear inequalities systems. This research was conducted in grade X SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang. The subjects in this study were students of class X3 and X4 SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang with a total of 40 female students. The approach taken by researchers in this study uses a quantitative approach. From the results of the pre-test and post-test students' mathematical ability data for the experimental class the ability to think mathematically during the post-test increased from the pre-test results with an increase of 19% and for students' very mathematical thinking abilities in the pre-test only 0% but after applying the model PBL with GeoGebra post-test scores increased to 42% which is a huge change. While the control class from pre-test to post-test did not change significantly. From the results of data analysis, the value (sig.2-tailed) with the t-test was 0.005. While the value (sig.1-tailed) is 0.0025.The Value is 0.0025 < 0.05. Thus the null hypothesis (Ho) is rejected, which means the alternative hypothesis (H1) is accepted. Therefore, students' mathematical creative thinking abilities taught problem based learning (PBL) model with the Geogebra are better than students' mathematical creative thinking abilities taught problem based learning (PBL) learning model on the matter of a two-variable linear inequality system. ABSTRAKPermasalahan siswa dalam pembelajaran matematika adalah rendahnya kemampuan literasi peserta dalam menerjemahkan masalah matematika dalam bentuk teks kedalam simbol matematika, terkadang siswa tidak memahami apa maksud dari teks bacaan tersebut. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain berkaitan dengan strategi pembelajaran yang dilaksanakan guru dan media yang digunakan belum tepat guna terhadap materi yang disampaikan sehingga kemampun berfikis matematis siswa tidak terbagun dengan baik, Berdasarkan permasalahan tersebut, maka peneliti melakukan penelitian dengan judul penerapan problem based learning berbantuan aplikasi GeoGebra untuk meningkatkan berfikir matematis siswa pada materi sistem pertidaksamaan Linear dua Variabel. Penelitian ini dilaksanakan dikelas X SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X3 dan X4 SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Lembang dengan jumlah 40 siswa perempuan. Pendekatan yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dari hasil data kemapuan matematis siswa pre-test dan post test untuk kelas eksperimen kemampuan berfikir matematis saat post test meningkat dari hasil pre-test dengan peningkatan sebesar 19% dan untuk kemampuan berfikir sangat matematis siswa di pre-test hanya 0% namun setelah penerapan model PBL berbantuan GeoGebra nilai post test meningkat menjadi 42% perubahan yang sangat besar. Sedangkan kelas control dari pre-test ke postes tidak terjadi perubahan secara signifikansi. Dari hasil analisis data diperoleh nilai (sig.2-tailed) dengan uji-t dua pihak adalah 0,005. Sedangkan nilai (sig.1-tailed) adalah 0,0025. Nilai 0,0025< 0,05. Dengan demikian Hipotesis nihil (Ho) ditolak yang berarti Hipotesis aternatif (H1) diterima. Oleh karena itu kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan Geogebra lebih baik daripada kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran problem based learning (PBL) tanpa berbantuan Geogebra pada materi sistema pertidaksamaan linear dua variable (SPtLDV).
IMPROVING STUDENTS’ ENGLISH COMMUNICATION CAPABILITY THROUGH HABITUAL SPOKEN AND WRITTEN SIHAR PARDEDE
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i2.2359

Abstract

The objectives of this research are to find out whether the use of communication in habitual activities improves the students' speaking capability to do interaction in English spoken and written, the This research consisted of two cycles in which there were four steps in each cycle, namely planning, implementing, observation, and reflection. The researcher collected quantitative data of speaking and writing tests and qualitative data of classroom situation, field note, photograph, interview, and questionnaires. The results are (1) the students' speaking skill improved, the improvement of speaking score from 3. 86 up to 5.95 (2) Direct interview and written type established good communication activity between the teacher and the student and improved classroom management. On the other hand the disadvantage of direct interview and written type was difficulty in time management to conduct one to one interview with students in a big speaking and writing class. Therefore, the teacher should arrange good time allocation in large class to achieve the best outcome. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan komunikasi dalam kegiatan pembiasaan meningkatkan kemampuan berbicara siswa untuk melakukan interaksi dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan, Penelitian ini terdiri dari dua siklus dimana terdapat empat langkah dalam setiap siklusnya, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Peneliti mengumpulkan data kuantitatif tes berbicara dan menulis dan data kualitatif situasi kelas, catatan lapangan, foto, wawancara, dan angket. Hasilnya adalah (1) keterampilan berbicara siswa meningkat, peningkatan nilai berbicara dari 3,86 menjadi 5,95 (2) Wawancara langsung dan tulisan membentuk aktivitas komunikasi yang baik antara guru dan siswa serta pengelolaan kelas yang lebih baik. Di sisi lain kelemahan dari wawancara langsung dan tertulis adalah kesulitan dalam manajemen waktu untuk melakukan wawancara satu lawan satu dengan siswa di kelas berbicara dan menulis yang besar. Oleh karena itu, guru harus mengatur alokasi waktu yang baik di kelas besar untuk mencapai hasil yang terbaik.
MENYELIDIKI DAMPAK TEKNOLOGI KELAS TERHADAP KEMAJUAN SISWA PADA PENELITIAN TINDAKAN KELAS BERBASIS KOLABORASI (ANALISIS PROSEDUR, IMPLEMENTASI DAN PENULISAN LAPORAN) TUTUT SUGIARTI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i2.2360

Abstract

This study aims to analyze the procedures, implementation and writing of collaboration-based classroom action research reports. This research was conducted using library research- based research methods, with data analysis techniques using descriptive analysis techniques. The results of the study explain that the classroom action research procedure begins with the procedure for identifying learning problems encountered in the classroom by educators, then formulating problems, planning research, determining research instruments, conducting research, analyzing data and writing reports. Implementation is carried out through four stages, namely planning, implementation, observation, and follow- up. This implementation is carried out by teachers in collaboration with teaching teachers or involving other parties as teachers. The CAR report is basically not much different from other research, it's just that the description in the CAR research is more descriptive. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur, implementasi dan penulisan laporan penelitian tindakan kelas berbasis kolaborasi. Penelitian ini dilakuan menggunakan metode penelitian berbasis library research (Penelitian Kepustakaan), dengan teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa prosedur penelitian tindakan kelas dimulai dengan prosedur identifikasi masalah pembelajaran yang ditemui di kelas oleh pendidik, lalu melakukan perumusan masalah, melakukan perencanaan penelitian, penentuan instrumen penelitian, pelaksanaan penelitian, analisis data dan penulisan laporan. Implementasi dilakukan melalui empat tahapan yakni perencanaan, pelaksanaan, obervasi, dan tindak lanjut. Implementasi ini dilakukan oleh guru berkolaborasi dengan guru pengajar atau melibatkan pihak lain sebagai pengajar. Laporan PTK pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan penelitian lain, hanya saja uraian dalam penelitian PTK lebih bersifat deskriptif.
KEPUASAN KERJA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI KINERJA PEGAWAI PADA SMA NEGERI 1 MALINAU KABUPATEN MALINAU RADEN BAGUS MAYASETA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i2.2361

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of job satisfaction on improving employee performance and the factors that influence it. In this study, the evaluation model used the consumer-oriented approach by Fitzpatrick, Sanders, Worthen and the research approach used a qualitative design, and the analytical tools used were simple regression and simple correlation coefficients, while the t-test for partial correlation was used to test the hypothesis of this study. Based on the results of the analysis, the simple regression equation Y = 80.991 + (- 0.230) X. This equation shows that together all variables have a correlation or level of dependence (r) of 0.18 or 18%, while the remaining 82% is influenced by factors or other variables. Testing the hypothesis using the t-test shows that tobservation with a significant level ? = 0.05 is calculated with ttable, where the tcount value is 0.119 < from ttable = 2.160 so it can be concluded that the hypothesis proposed in this study is accepted with an error rate of 5%, which means that job satisfaction is acceptable because X (job satisfaction) has a positive effect of 0.119 on employee performance at SMA Negeri 1 Malinau, Malinau Regency. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap peningkatan prestasi kerja pegawai dan faktor-faktor yang mempengaruhi. Dalam penelitian ini menggunakan model evaluasi the consumer-oriented approach oleh Fitzpatrick, Sanders, Worthen dan pendekatan penelitian menggunakan desain kualitatif, serta alat analisis yang digunakan adalah regresi sederhana dan koefisien korelasi sederhana, sedangkan untuk menguji hipotesis penelitian ini digunakan Uji-t untuk korelasi persial.  Berdasarkan hasil analisis, maka persamaan regresi sederhana Y = 80,991 + (- 0,230) X. Persamaan tersebut menunjukkan bahwa secara bersama-sama semua variabel mempunyai korelasi atau tingkat ketergantungan (r) sebesar 0,18 atau 18%, sementara sisanya 82% dipengaruhi faktor atau variabel lainnya. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t menunjukkan bahwa tobservasi dengan level of sicnifikan ? = 0,05 hitung dengan ttabel, dimana nilai thitung adalah 0,119 < dari ttabel = 2,160 dengan demikian dapat disimpulkan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima dengan tingkat kesalahan 5%, yang berarti bahwa kepuasan kerja dapat diterima karena X (kepuasan kerja) berpengaruh positif sebesar 0,119 terhadap prestasi kerja pegawai pada SMA Negeri 1 Malinau Kabupaten Malinau.
PENERAPAN MODEL STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS IV MIN 3 DEMAK SITI ROHMAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v3i2.2362

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of students in class IV C MI Negeri 3 Demak mathematics using the Student Teams Achievement Division (STAD) learning model. This research was conducted in 2 cycles and each cycle consisted of 2 meetings. The data - the data obtained in the form of qualitative data and quantitative data. Qualitative data were obtained through observation and questionnaires, while quantitative data were obtained through written tests. The results of this study are that learning outcomes can be improved by applying the STAD learning model by 76.5% in cycle 1 and 88.2% in cycle 2. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran matematika siswa kelas IV C MI Negeri 3 Demak dengan menggunakan model pembelajaran Student Teams Achevement Division ( STAD ). Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Data - data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh melalui observasi dan angket, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes tertulis. Hasil dari penelitian ini adalah hasil belajar dapat ditingkatkan dengan penerapan model pembelajaran STAD sebesar 76,5 % pada siklus 1 dan 88,2 % pada siklus 2.