cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayanai, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB Email: jurnalp4i@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : 2775717X     EISSN : 27757188     DOI : 10.51878
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 281 Documents
BEST PRACTICE PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SENI BUDAYA MELALUI PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING KELAS X TKJ SMK NEGERI 3 BALIKPAPAN MUHAMMAD YUSRI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i3.1668

Abstract

This Best Practice is the author's best experience in learning Cultural Arts. The background of this best practice problem is the existence of problems in the form of student complaints that students are sometimes lazy to create Decorative Arts in the form of exploration of Decorative patterns in the form of Static or Dynamic. This is the cause for students when they take Cultural Arts lessons, so students only learn to draw as they are. Based on this problem, the author tries to apply Cultural Arts learning which is the assignment of an Exhibition at the end of the Semester, which will be held in June 2020. The purpose of this best practice is to find out whether students are enthusiastic about participating in Cultural Arts lessons in the assignment of Ornamental Art Exhibition based on Dayak motifs. The formulation of the problem is whether the task of the Dayak Motif-based Ornamental Art Exhibition in class X can increase their enthusiasm in participating in Cultural Arts learning. The results obtained by applying Cultural Arts learning in the form of an exhibition of Decorative Arts works based on Dayak motifs in class X turned out to be very active and enthusiastic in participating in the exhibition which was held for 3 days. This is evident from the results of learning Arts and Culture in the form of enthusiastic exhibition assignments, and reaching a percentage of 82.86%, far from the standard level of completeness set by the school which is only 75%. The conclusion of this best practice is that the Cultural Arts learning model in the form of Exhibition assignments is proven to be able to improve student achievement in Cultural Arts Lessons for class X SMKN 3 Balikpapan. ABSTRAKBest Practice ini merupakan pengalaman terbaik penulis dalam pembelajaran Seni Budaya. Latar belakang masalah best practice ini adalah adanya permasalahan berupa keluhan siswa bahwa siswa terkadang malas berkarya Seni Ragam Hias dalam bentuk eksplorasi pola Hias yang berbentuk Statis maupun Dinamis. Hal ini menjadi penyebab pada siswa saat mengikuti pelajaran Seni Budaya, sehingga siswa hanya belajar cenderung menggambar apa adanya. Berdasarkan masalah ini penulis mencoba menerapkan pembelajaran Seni Budaya yang bersifat pemberian tugas Pameran pada akhir Semester, yang dilaksanakan di bulan Juni 2020. Tujuan best practice ini adalah untuk mengetahui apakah siswa antusias mengikuti pelajaran Seni Budaya pada pemberian tugas Pameran Seni Rgam Hias berbasis motif Dayak. Rumusan masalah adalah apakah tugas Pameran Seni Ragam Hias berbasis Motif Dayak pada kelas X dapat meningkatkan antusiasnya dalam mengikuti pembelajaran Seni Budaya. Hasil yang diperoleh dengan menerapkan pembelajaran Seni Budaya dalam bentuk tugas Pameran karya Seni Ragam Hias yang berbasis motif Dayak pada kelas X ternyata siswa sangat aktif dan antusias mengikuti Pameran tersebut yang dilaksanakan selama 3 hari. Hal ini terbukti dari hasil pembelajaran Seni Budaya dalam bentuk tugas Pameran yang antusias tersebut, dan mencapai prosentase 82,86% jauh dari tingkat standar ketuntasan yang ditetapkan oleh sekolah yang hanya 75%. Kesimpulan dari best practice ini adalah bahwa model pembelajaran Seni Budaya dalam bentuk tugas Pameran terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada Pelajaran Seni Budaya kelas X SMKN 3 Balikpapan.
PERSEPSI GURU TERHADAP KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 BAIQ WIDAYUNG PUNDAKA SARI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i3.1669

Abstract

This study aims to determine the teacher's perception of the principal's leadership during the Covid-19 pandemic at the Unwanul Falah Foundation, East Lombok based on two types of variables, namely gender and education level. This study uses a quantitative approach with a survey method. Data was collected using a simple random sampling technique with a population of 50 teachers under the auspices of the foundation and 44 samples of returned and valid question naires filled out online with google form. Data processing using SPSS 16.0 application for windows. The results of the study concluded that there was no significant difference between teachers' perceptions of the leadership of school principals during the Covid-19 pandemic, both seen from the gender variable with a value of sig = 0.334 > 0.05 and from aducation leverl variable with a value of sig = 0.250 > 0.05. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru terhadap kepemimpinan kepala sekolah pada masa pandemi Covid-19 di Yayasan Unwanul Falah Lombok Timur berdasarkan dua jenis variabel yaitu jenis kelamin dan jenjang pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan populasi sebanyak 50 guru yang berada di bawah naungan yayasan tersebut dan hasil kuesioner yang kembali dan valid yang diisi melalui online dengan google form adalah 44 sampel. Pemrosesan data menggunakan aplikasi SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara persepsi guru terhadap kepemimpinan kepala sekolah pada masa pandemi Covid-19 baik dilihat dari variabel jenis kelamin dengan nilai Sig = 0.334 > 0.05 maupun dari variabel jenjang pendidikan dengan nilai Sig = 0.250 > 0.05.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MELALUI MEDIA GAMBAR KARIKATUR KORAN JAWA POS MARIADI MARIADI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1879

Abstract

The purpose of this study was to describe the improvement in short story writing skills after learning to write poetry through the media of caricature images of the Jawa Pos newspaper. This study used a classroom action research method consisting of three cycles, namely cycle I, cycle II, and cycle III. Each cycle consists of 4 stages, namely: planning, action implementation, observation and interpretation, and reflection. The data source is class IX-A students of MTs Negeri 5 Jombang in the 2022/2023 academic year. The technique applied is: students identify the elements of short stories, students observe the Jawa Pos caricature images, students write short stories based on the Jawa Pos caricature images. The results showed that there was a positive change in student behavior. After the action is taken, students become more active, happy, responsible, and find it easier to write short stories. The increase in the percentage of students' short story writing abilities occurred as follows: cycle I was 64.37%, cycle II was 79.36%, and cycle III was 85.89%. It can be concluded that there has been a change in learning behavior in a positive direction followed by an increase in short story writing skills after learning to write short stories through the media of caricature images of the Jawa Pos newspaper. ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis cerpen setelah dilakukan tindakan pembelajaran menulis puisi melalui media gambar karikatur koran Jawa Pos. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tiga siklus, yakni siklus I, siklus II, dan siklus III. Masing-masing siklus terdiri atas 4 tahap yaitu: perencanaan, implementasi tindakan, observasi dan interpretasi, serta refleksi. Sumber datanya adalah siswa kelas IX-A MTs Negeri 5 Jombang tahun Pelajaran 2022/2023. Teknik yang diterapkan yaitu: siswa mengidentifikasi unsur-unsur cerpen, siswa mengamati gambar karikatur Jawa Pos, siswa menulis cerita pendek berdasarkan gambar karikatur Jawa Pos tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan perilaku siswa yang positif. Setelah dilakukan tindakan siswa menjadi lebih aktif, gembira, bertanggung jawab, serta merasa lebih mudah menulis cerpen. Peningkatan persentase kemampuan menulis cerpen siswa yang terjadi sebagai berikut: siklus I sebesar 64,37 %, siklus II sebesar 79,36 %, dan siklus III sebesar 85,89 %. Dapat disimpulkan bahwa telah terjadi perubahan perilaku belajar ke arah yang positif yang diikuti dengan peningkatan keterampilan menulis cerpen setelah diterapkan pembelajaran menulis cerpen melalui media gambar karikatur koran Jawa Pos.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN METODE PRAKTIKUM UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA PADA MATERI LAJU REAKSI SUPARMI SUPARMI
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1880

Abstract

This study aims to improve the chemistry learning outcomes of class XI IPA 5 students at SMA Negeri 3 Kotabumi for the 2021-2022 academic year in the matter of reaction rate factors. This research is a classroom action research consisting of 2 cycles in which each cycle is composed of planning, action, observation and reflection activities. The scope of the material in the first cycle is the reaction rate factor for surface area and concentration, while for the second cycle, the reaction rate factor is for temperature and catalyst. The subjects of this study were 34 students of XI IPA 5 at SMA Negeri 3 Kotabumi in the 2021-2022 academic year. Each cycle consists of 2 meetings where at the end of the cycle a formative test of 20 multiple choice types is given. The indicator of the success of this study is if 75% of students have learning outcomes above the KKM, namely 72. The results of the study indicate a positive increase in chemistry learning outcomes in the matter of reaction rate factors. There was an increase in the average learning outcomes from cycle I of 70.15 to 76.62 in cycle II as well as for classical completeness which reached 50% in cycle I then increased to 79% in cycle II with an increase of 29%. From the results of the study it was concluded that the application of the investigative group learning model with the practicum method in learning material reaction rate factors can improve chemistry learning outcomes for XI IPA 5 students at SMA Negeri 3 Kotabumi in the 2021-2022 academic year ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa kelas XI IPA 5 di SMA Negeri 3 Kotabumi tahun pelajaran 2021-2022 pada materi faktor-faktor laju reaksi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus yang mana setiap siklus tersusun dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Cakupan materi pada siklus I yaitu faktor laju reaksi untuk luas permukaan dan konsentrasi, sedangkan untuk siklus II yaitu faktor laju reaksi untuk suhu dan katalis. Subjek penelitian ini yaitu siswa XI IPA 5 di SMA Negeri 3 Kotabumi tahun paelajaran 2021-2022 yang berjumlah 34 orang. Setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan dimana di akhir siklus diberikan tes formatif berjenis pilihan ganda sebanyak 20 butir. Indikator keberhasilan dari penelitian ini yaitu jika 75% siswa memiliki hasil belajar di atas KKM yaitu 72. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan positif terhadap hasil belajar kimia pada materi faktor-faktor laju reaksi. Terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar dari siklus I sebesar 70, 15 menjadi 76,62 pada siklus II begitu juga untuk ketuntasan klasikal dimana mencapai 50% pada siklus I kemudian meningkat menjadi 79% pada siklus II dengan kenaikan sebesar 29%. Dari hasil penelitain disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran group investigasi dengan metode praktikum pada pembelajaran materi faktor-faktor laju reaksi dapat meningkatkan hasil belajar kimia siswa XI IPA 5 di SMA Negeri 3 Kotabumi tahun pelajarn 2021-2022
INOVASI PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF ORANG TUA DALAM PENERAPAN MANAJEMEN MUTU TERPADU DI SDIT CENDIKIA SUHCROTUL AMIN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1881

Abstract

In the era before 2000 the institutionof Islamic education was underestimated. Islamic institutions at that time were only considered alternative schools if they were not accepted into the favorite state education institutions. However, at this time the Islamic education institutions have been able to carry out amazing innovations, not even a few Islamic education institutions have appeared to be superior and quality institutions. One of the factors for the realization of this is due to the implementation of Integrated Quality Management in islamic institutions. Therefore, this research is important to find out the educational innovation Islam perspective of parents in implementing integrated quality management in the Cendikia Integrated Islamic school, Kotawringin Barat Regency, Central Kalimantan. This research is a qualitative research of the field risert type. Data mining using participant observation methods, in-depth interviews and documentation. The source of this research data is the head of Integrated Quality Management. In addition, the author also observed the Terpadi Cendikia Islamic School of Kotawaringin Barat as the place for this study. The findings of this study are that the old man at the Cendikia Kotawaringin Barat Integrated Islamic School thinks that the school managerial has carried out educational innovations, including through the application of Integrated Quality Management, namely management that is oriented towards continuous and continuous improvement by involving all components in the Cendikia Integrated Islamic School , the goal is not only result-oriented but pays more attention to the process to achieve maximum results. The result of the implementation of Integrated Quality Management in the Cendikia Integrated Islamic School is to form, educate, students have character / character karimah, have a trustworthy leader spirit, become a generation ulul a lbab, y that is a generation whose speech is always wet with thought, his heart that always remembers his God, and his intellect that always thinks. ABSTRAKPada era sebelum tahun 2000 lembaga pendidikan Islam dipandang sebelah mata. Lembaga Islam pada masa itu hanya dianggap sebagai sekolah alternatif bila tidak diterima di lembaga pendidikan negeri yang difavoritkan. Namun pada sekarang ini lembaga pendidikan Islam telah mampu melakukan inovasi-inovasi yang mengagumkan, bahkan tidak sedikit lembaga pendidikan Islam yang tampil menjadi lembaga yang unggul dan berkualitas. Salah satu faktor terwujudnya hal tersebut karena penerapan Manajemen Mutu Terpadu di lembaga pendidikan Islam. Karenanya penelitian ini penting untuk mengetahui inovasi pendidikan Islam perspektif orang tua dalam menerapkan manajemen mutu terpadu di sekolah Islam Terpadu Cendikia Kabupaten Kotawringin Barat Kalimantan Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis field risert. Penggalian data menggunakan metode observasi partisipan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah kepala Manajemen Mutu Terpadu. Selain itu penulis juga mengamati Sekolah Islam Terpadi Cendikia Kotawaringin Barat sebagai sebagai tempat penelitian ini. Temuan penelitian ini bahwa orang tua di Sekolah Islam Terpadu Cendikia Kotawaringin Barat beranggapan bahwa manajerial sekolah sudah melaksanakan inovasi-ivovasi pendidikan di antaranya melalui penerapan Manajemen Mutu Terpadu, yaitu manajemen yang berorientasi pada perbaikan berkesinambungan dan terus menerus dengan melibatkan semua komponen yang ada di Sekolah Islam Terpadu Cendikia, tujuannya tidak hanya berorientasi pada hasil namun lebih memperhatikan proses untuk mencapai hasil maksimal. Hasil dari penerapan Manajemen Mutu Terpadu di Sekolah Islam Terpadu Cendikia adalah membentuk, mendidik, siswa memiliki karakter/ berakhlakul karimah, memiliki jiwa pemimpin yang amanah, menjadi generasi ulul albab, yaitu generasi yang lisannya senantiasa basah dengan zikir, hatinya yang selalu mengingat Tuhannya, serta akalnya yang selalu berfikir.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PAI MELALUI METODE MIND MAPPING JAMALAH JAMALAH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1882

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar PAI dengan menggunakan metode mind mapping. Penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus, setiap siklus 2 kali pertemuan. Cakupan materi yang dipelajari pada siklus 1 adalah Strategi Dakwah Islam di Nusantara, sedangkan pada siklus 2 Sejarah perkembangan Islam di Nusantara. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA 1 tahun pelajaran 2022/2023 dengan jumlah 34 siswa. Obyek penelitian yaitu peningkatan motivasi dan hasil belajar PAI. Data hasil belajar PAI dikumpulkan dengan menggunakan penilaian hasil belajar. Kriteria keberhasilan tindakan apabila tidak ada siswa yang mendapat nilai di bawah KKM atau 75, dengan nilai rata-rata klasikal 82. Pada siklus 1 masih ada 5,88% siswa yang mendapat nilai di bawah KKM dengan rata-rata hasil belajar 81,00 sedangkan pada siklus 2 semua siswa sudah tuntas dengan nilai rata-rata menjadi 86,29. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa antara siklus 1 dengan siklus 2. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode mind mapping dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa kelas XII MIPA 1 SMAN 1 Mojo Kediri tahun pelajaran 2022/2023 pada materi Sejarah Peradaban Islam di Nusantara.
UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI-AGM-1 MAN 1 PANDEGLANG MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE MAMAD MAMAD
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1883

Abstract

This study aims to find out how much the use of the Think Pair Share Cooperative Learning Model in increasing student learning activities and achievements in the Qur'an-Hadith subject in class XI-AGM-1 MAN 1 Pandeglang, with an indicator of success of 75% and a score of completeness of 72. The research method used is class action (Classroom Action Research), which consists of two cycles and each cycle consists of 4 activities; planning, action, observation and reflection. The instruments used in this study were learning achievement tests conducted at the end of each cycle, interviews about student responses to the application of the Think Pair Share Cooperative Learning Model in the Qur'an-Hadith learning process and observation sheets. The results showed that learning the Qur'an Hadith using the Think Pair Share Cooperative Learning Model has succeeded in increasing the activity and learning achievement of class XI-AGM-1 MAN 1 Pandeglang, which can be shown from the increase in student activity from 65% at the beginning , increased to 80% in cycle II, as well as student achievement from the average value of the initial observation test of 68, with the Cooperative Learning Model Type Think Pair Share student scores increased in cycle I the average value obtained was 72 and Cycle II the average value is 75. Based on the results of this study, the Think Pair Share Cooperative Learning Model is recommended for use in learning the Qur'an-Hadith, so that it can increase the activity and learning achievement of students. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dalam meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Qur’an-Hadits di kelas XI-AGM-1 MAN 1 Pandeglang, dengan indikator keberhasilan sebesar 75 % dan nilai ketuntasan sebesar 72. Metode  penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas (Classroom Action Research), yang terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya terdiri dari 4 kegiatan; perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar yang dilakukan pada setiap akhir siklus, wawancara tentang tanggapan siswa terhadap penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dalam proses pembelajaran Qur’an-Hadits dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Qur’an Hadis dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share telah berhasil meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas XI-AGM-1 MAN 1 Pandeglang,  yang dapat di tunjukkan dari adanya peningkatan aktivitas siswa dari 65 % di awal, meningkat menjadi 80 % pada siklus II, demikian juga prestasi belajar peserta didik dari nilai rata-rata tes observasi awal sebesar 68, dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share nilai siswa meningkat pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh sebesar 72 dan Siklus II nilai rata-rata sebesar 75. Berdasarkan hasil penelitian ini, Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share direkomendasikan untuk digunakan dalam pembelajaran Qur’an-Hadis, sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik.
ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL PULAU MADURA PADA SISWA UPTD SDN KRATON 1 BANGKALAN SULFATUS ZAQIYAH; JAKA TRI LAKSANA; DINA DWI RACHMAWATI; ERNA DWI LESTARI; BAGUS RAHMAD WIJAYA
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1884

Abstract

Local potential-based education is an education that is beneficial for the development of students in utilizing local advantages in the fields of economy, culture, language, communication and other fields. In this case the researcher wants to know whether in thematic learning theme 3, sub-theme 3, learning 3 can be integrated with existing local potential on the island of Madura. This study uses a qualitative research method with the data obtained will be explained descriptively where the analysis of the material goes through several stages, namely a) identification of learning material Thematic Theme 3 Sub-theme 3 Lesson 3 Class V, b) material based on local potential of Madura Island, c) doing details Thematic Learning Implementation Plan Theme 3 Sub-theme 3 Class V 3 Learning based on the local potential of Madura Island, and d) conveying the implementation of Thematic Learning Theme 3 Sub-theme 3 Class V 3 Learning based on the local potential of Madura Island. The results of the study show that the integration of the local potential of the island of Madura in thematic learning can be carried out well. Implementation of local potential-based learning can increase students' curiosity in learning. Learning based on local potential gives more contextual impressions in learning and students are also indirectly involved with the surrounding conditions so that students can more easily understand the material being studied. ABSTRAKPendidikan berbasis potensi lokal merupakan suatu pendidikan yang bermanfaat bagi pengembangan peserta didik dalam memanfaatkan keunggulan lokal di bidang ekonomi, budaya, bahasa, komunikasi dan bidang lainnya. Dalam hal ini peneliti ingin mengetahui apakah pada pembelajaran tematik tema 3 subtema 3 pembelajaran 3 dapat diintegrasikan dengan potensi lokal yang ada di pulau Madura. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan data yang diperoleh akan dijelaskan secara deskriptif dimana analisis tersebut melalui beberapa tahapan yaitu a) identifikasi materi pembelajaran Tematik Tema 3 Subtema 3 Pebelajaran 3 Kelas V, b) materi berbasis potensi lokal Pulau Madura, c) melakukan perincian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Tema 3 Subtema 3 Pembelajaran 3 Kelas V berbasis potensi lokal pulau Madura, dan d) menyampaikan implementasi Pembelajaran Tematik Tema 3 Subtema 3 Pembelajaran 3 Kelas V berbasis potensi lokal pulau Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian potensi lokal pulau Madura pada pembelajaran tematik dapat dilaksanakan dengan baik. Implementasi pembelajaran berbasis potensi lokal dapat meningkatkan rasa ingin tahu siswa dalam belajar, memberikan kesan yang kontekstual dalam pembelajaran dan peserta didik juga secara tidak langsung dilibatkan dengan kondisi yang ada di sekitarnya sehingga peserta didik dapat lebih mudah memahami materi yang dipelajari.
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SUNARSIH SUNARSIH
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1885

Abstract

This research is Classroom Action Research (CAR) using the Discovery Learning learning model. The problem formulated in this study is how effective the application of the discovery learning method is on science learning outcomes for students in class VII E MTsN 5 Jombang. The research was conducted on class VII E MTsN 5 Jombang students for the 2022/2023 school year with a total of 32 students. The instrument used in this research is the learning achievement test. The learning outcomes test is a class action research ability test in the form of a written test that focuses more on Environmental Pollution material. The data collection technique used in this study was a written test. The tests carried out at the beginning of the study, namely pre-cycle, cycle I and cycle II were analyzed using evaluation results analysis techniques to determine learning completeness both individually and classically by analyzing written test results data using learning completeness criteria. The percentage of learning outcomes obtained by these students is then compared with the KKM that has been determined by the school/madrasah. A student is said to have completed learning if he has achieved a score of ? 75. This is based on the KKM from MTsN 5 Jombang and classical completeness if 85% of the class achieves a score of 75 and above. To calculate student learning outcomes, the percentages correction formula is used. ABSTRAKPenelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah bagaimana efektivitas penerapan metode discovery learning terhadap hasil belajar IPA pada peserta didik kelas VII E MTsN 5 Jombang. Penelitian dilaksanakan pada peserta didik kelas VII E MTsN 5 Jombang tahun ajaran 2022/2023 dengan jumlah peserta didik sebanyak 32 anak. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah tes hasil belajar. Tes hasil belajar sebagai tes kemampuan penelitian tindakan kelas berupa tes tertulis yang lebih menitik beratkan pada materi Pencemaran Lingkungan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tertulis. Tes dilaksanakan pada awal penelitian yaitu prasiklus, siklus I dan siklus II dianalisis dengan teknik análisis hasil evaluasi untuk mengetahui ketuntasan belajar baik secara individual maupun secara klasikal dengan cara menganalisis data hasil tes tertulis menggunakan kriteria ketuntasan belajar. Persentase hasil belajar yang diperoleh peserta didik tersebut kemudian dibandingkan dengan KKM yang sudah ditentukan oleh Sekolah/Madrasah. Seorang peserta didik disebut tuntas belajar jika telah mencapai skor ? 75. Hal ini berdasarkan pada KKM dari MTsN 5 Jombang dan ketuntasan klasikal apabila 85% kelas mencapai skor 75 ke atas. Untuk menghitung hasil belajar siswa digunakan rumus percentages correction.
PENERAPAN HIGHER ORDER THINKING LEARNING MELALUI METODE PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG HIMPUNAN RISKIJATIN RISKIJATIN
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v2i4.1886

Abstract

The process of implementing Mathematics learning by applying the Higher Order Thinking Learning Mind Map Method is carried out in two forms of Giving Mind Map Method Tasks, namely in cycle 1 using power point and in cycle 2 and cycle 3 using an LCD Projector. The use of this strategy has led to some better student learning behavior. This behavior is in the form of active student activities in learning, such as students who actively ask questions, express opinions, and dare to appear in front. The results of students' understanding abilities in learning Mathematics as measured by the results of students' answers to questions related to the material that has been delivered from each cycle have increased. In the average achievement it is clear that there is an increase from the average value of 73.17 to 83.50 and an increase in the presentation of students' mastery learning by 23.30%, from 70.00% of students who complete learning to 93.30%. Higher Order Thinking Learning Through the Mind Map Method in Mathematics is able to improve learning outcomes. ABSTRAKProses pelaksanaan pembelajaran Matematika dengan menerapkan Higher Order Thinking Learning Metode Peta Pikiran dilakukan dalam dua bentuk Pemberian Tugas Metode Peta Pikiran yaitu pada siklus 1 menggunakan power point dan pada siklus 2 dan siklus 3 menggunakan LCD Proyektor. Penggunaan strategi ini telah memunculkan beberapa perilaku belajar siswa yang lebih baik. Perilaku tersebut berupa aktifitas siswa yang aktif dalam belajar, seperti siswa yang aktif bertanya, mengemukakan pendapat, dan berani tampil di depan. Hasil kemampuan pemahaman siswa dalam belajar Matematika yang diukur dengan hasil jawaban siswa terhadap pertanyaan yang berhubungan dengan materi yang telah disampaikan dari setiap siklusnya mengalami peningkatan. Pada pencapaian rata-rata tampak jelas adanya peningkatan dari nilai rata rata 73,17 menjadi 83,50 dan peningkatan presentasi ketuntasan belajar peserta didik sebesar 23,30% yakni dari 70,00% peserta didik yang tuntas belajar menjadi 93,30% Dengan menerapkan Higher Order Thinking Learning Melalui Metode Peta Pikiran pada mata pelajaran Matematika ini mampu meningkatkan hasil belajar.

Page 11 of 29 | Total Record : 281