cover
Contact Name
Ebni Sholikhah
Contact Email
ebnisholikhah@uny.ac.id
Phone
+6282220388720
Journal Mail Official
kebijakan_pendidikan@uny.ac.id
Editorial Address
Prodi Kebijakan Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta Jln Colombo No 1, Karangmalang Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2746007X     DOI : https://doi.org/10.21831/sakp.v10i2
Spectrum Analisis Kebijakan Pendidikan is an open access, and peer-reviewed journal. This journal focuses on publishing articles on student research results for undergraduate, postgraduate, and doctoral students. This journal is published every three months. The theme of this journal covers the results of research in the field of education and education policy.
Articles 314 Documents
UJI KOMPETENSI GURU DAN PENINGKATAN KINERJA GURU DI KABUPATEN KULON PROGO Rostaviana, Rizkha Putro
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 7, No 1 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v7i1.13070

Abstract

AbstrakPenelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Setting di Kabupaten Kulon Progo. Subyek penelitian adalah koordinator UKG, pengawas sekolah, kepala sekolah, pendidik dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan teknik analisis Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukan: 1) Hasil uji kompetensi guru di Kabupaten Kulon Progo: (a) dilatar belakangi oleh UU No. 14 tahun 2005; (b) bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru; (c) Sumber daya terdiri dari sumber dana, sumber daya manusia dan sarana prasarana; (d) faktor pendukung adalah ketersediaan sarana prasarana, dukungan pemerintah dan motivasi guru sedangkan faktor penghambat yaitu keterbatasan teknis dan penguasaan teknologi; (e) respon guru yaitu positif dan negatif; 2) Peningkatan kinerja guru dilihat dari: (a) kompetensi pedagogik; guru menguasai karakteristik peserta didik, menguasai teori belajar dan prinsip pembelajaran, mampu mengembangkan kurikulum, menyelenggarakan kegiatan yang mendidik, mampu berkomunikasi dengan baik; (b) kompetensi profesional; guru menguasai materi struktur konsep dan pola pikir keilmuan serta mampu menggunakan media yang ada; 3) Kendala guru dalam peningkatan kinerja adalah: rendahnya motivasi belajar peserta didik; rendahnya keaktifan belajar peserta didik; keterbatasan teknologi oleh guru; 4) Upaya yang dilakukan guru yaitu memotivasi peserta didik menggunaknan metode pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi belajar; melakukan pendekatan kepada peserta didik dan mengikuti pelatihan.Kata Kunci: Uji Kompetensi Guru, Peningkatan Kinerja GuruAbstractThis research uses qualitative descriptive research approach. Setting in Kulon Progo Regency. Research subjects are UKG coordinator, school supervisor, principal, educator and learner. Data collection techniques are observation, interview, and documentation study. Data validity with source triangulation and engineering triangulation. Data analysis technique used Miles and Huberman model. The results showed: 1) Result of teacher competency test in improving teacher performance: (a) background by Law no. 14 of 2005; (b) aims to improve teacher competence; (c) Resources comprised of sources of funds, human resources and infrastructure; (d) supporting factors are the availability of infrastructure facilities, government support and teacher motivation while limiting factors are technical limitations and technological mastery; (e) teacher's response is positive and negatif; 2) an increase in performance of teachers seen from: (a) pedagogikal competence; teachers master the characteristics of learners, master the theory of learning and learning principles, able to develop the curriculum, organize activities that educate, able to communicate well; (b) profesional competence; teachers master the material structure and concept of scientific thinking and able to use the existing media; 3) The teachers in the performance was: low motivation to learn learners; low learning activity of learners; technological limitations by teachers; 4) The efforts made by teachers namely motivate school tuition menggunaknan a method of learning who are able to raise the motivation to study; made approach to school tuition and follow the training.Keywords: teacher competence test, teacher performance improvement
IMPLEMENTASI PROGRAM SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL (SPMI) DI SMP NEGERI 8 YOGYAKARTA Pemelanintyas, Roro
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 3 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v8i3.15864

Abstract

AbstrakPenelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di SMP Negeri 8 Yogyakarta serta faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi program. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman dan Saldana yang terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, kondensasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: implementasi program Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di SMP Negeri 8 Yogyakarta dengan menggunakan teori implementasi dari tokoh Charles O. Jones yaitu : 1) Pengorganisasian, pelaksana telah dibentuk melalui SK Kepala Sekolah terkait tim penjaminan mutu sekolah, management, jadwal kegiatan. Interpretasi, sosialisasi telah dilakukan setiap tahun ajaran dan komitmen tinggi pelaksana program. Apikasi/Penerapan, P rogram Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) merupakan siklus yang dilakukan setiap tahunnya dan memiliki kegiatan-kegiatan, Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dan pemetaan, perencanaan RKS/RKJM, penerapan RKS/RKJM, monitoring dan evaluasi, penetapan standar mutu baru. 2) Faktor pendukung program yaitu dukungan kepala sekolah, dukungan komite sekolah, komitmen tim penjamin mutu sekolah. Faktor penghambat yaitu kurangnya pemahaman terkait program SPMI, sarana dan prasaran kurang memadai, banyaknya program yang dijalankan, waktu yang terbatas, evaluasi dan tindak lanjut kurang diperhatikan.Kata kunci: implementasi program, Sistem Penjaminan Mutu Sekolah (SPMI), SMP Negeri 8 Yogyakarta.AbstractThis study aims to describe the implementation of the Internal Quality Assurance System (SPMI) program at State Junior High School 8 Yogyakarta as well as the supporting and inhibiting factors of program implementation. This type of research is descriptive qualitative. The validity of the data uses source triangulation and technique triangulation. Data analysis techniques using an interactive model developed by Miles, Huberman and Saldana consisting of data collection, data presentation, condensation and conclusion drawing. The results of this study indicate that: the implementation of the Internal Quality Assurance System (SPMI) program at State Junior High School 8 Yogyakarta using the theory of implementation of the figure Charles O. Jones, namely: 1)Organizing, implementing has been formed through the Principal's Decree related to the school quality assurance team, management , schedule of activities. Interpretation, socialization has been carried out every school year and program implementers are highly committed. Application / Application, the Internal Quality Assurance System Program (SPMI) is a cycle that is carried out annually and has activities, School Self Evaluation (EDS) and mapping, RKS / RKJM planning, implementation of RKS / RKJM, monitoring and evaluation, setting quality standards new. 2)Supporting factors for the program are school principal support, school committee support, school qulity assurance team commitment. Inhibiting factors are lack of understanding related to the SPMI program, inadequate facilities and infrastructure, a large number of programs being run, limited time, evaluation and follow-up are not given enough attention.Keyword: program implementation, School Quality Assurance System (SPMI), State Junior High School 8 Yogyakarta
KULTUR SEKOLAH DI SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA Wiji Astiti, Annisa Fatturahmi
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 6 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i6.5326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kultur sekolah di SMA Negeri 5 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru, karyawan dan siswa SMA Negeri 5 Yogyakarta dengan objek penelitian meliputi artefak fisik dan non-fisik. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun validasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisisdata yang digunakan dalam penelitian meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kultur sekolah di SMA Negeri 5 Yogyakartameliputi: (1) Artefak fisik yang dimiliki oleh SMA Negeri 5 Yogyakarta telah menggambarkan kultur positif, dan tercermin telah membudayakan nilai-nilai kebersihan,kerapian dan kedisiplinan (2) Artefak non-fisik juga telah menggambarkan kultur positif. SMA Negeri 5 Yogyakarta telah membudayakan nilai-nilai kebersihan yang sudah dibiasakan kepada warga sekolah antara lainmelalui program Jumat bersih dan SEMUTLIS, (3) Nilai disiplin yang di pedomani oleh buku tata tertib dengan tegas dan jelas, (4) Nilai gemar membaca dengan menyediakan buku-buku yangmenarik bagi siswa dan pemberian reward bagi yang sering berkunjung dan sering meminjam, (5) Nilai religius dengan menerapkan ajaran agamis di lingkungan sekolah dan merayakan hari besar agama untuk semua agama yang dianut oleh siswa, (6)  Nilai prestasi dengan mengikutsertakan siswadalam kegiatan perlombaan dalam dan luar negeri. Adapun interaksi warga sekolah terlihat akrab,SMA Negeri 5 Yogyakarta memiliki program pagi simpati untuk mengakrabkan para siswa, baik sesama siswa ataupun dengan para guru. Warga sekolah SMA Negeri 5 Yogyakarta mempunyai rasabangga terhadap sekolah.Kata kunci: Kultur fisik sekolah , Kultur non-fisik, SMA Negeri 5 Yogyakarta
POLA ASUH ANAK PADA KELUARGA MISKIN DI DESA GOYUDAN Husada, Luthfan Purwa
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 1 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i1.8829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola pengasuhan pada keluarga miskin diDesa Goyudan Magelang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatifdeskriptif dengan subjek penelitianya adalahanak danorang tua darikeluarga miskin. Teknikpengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Setting penelitian inibertempat di Desa Goyudan Magelang. Analisis data melalui reduksi data, penyajian data, danpenarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitianini menunjukan bahwa (1) Pola asuh orang tua yang diterapkan pada keluarga miskin di DesaGoyudan berbeda-beda, namun ada yang lebih dominan yaitu pola asuh permisif dan pola asuhotoriter. Disebutkan sebagai pola asuh permisif dikarenakan orang tua pada keluarga miskin di DesaGoyudan tidak terlalu membatasi anak dalam melakukan sesuatu. Sedangkan pada pola asuh otoriterditandai dengan pemaksakaan kehendak seperti pendidikan anak, tanpa memperhatikan kemauan danperasaan anak (2) Hambatan-hambatan yang dihadapi oleh orang tua khususnya dalam menerapkanpola asuh diantaranya yaitu pendapatan keluarga yang kurang mencukupi kebutuhan. Pendidikanrendah orang tua juga mempengaruhi cara berfikir dalam mendidik anak-anaknya. Selain hal tersebut,lingkungan juga berpengaruh pada pembetukan karakteristik pola asuh.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH BERBASIS PESANTREN DI MTS AL FURQON SANDEN BANTUL Daru, Wahyu Praban
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 7, No 2 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v7i2.13082

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Implementasi kebijakan sekolah berbasis pesantren di madrasah tsanawiyyah (MTs) Al Furqon Sanden Bantul; 2) Faktor pendukung dan faktor penghambat dalam mengimplementasikan kebijakan sekolah berbasis pesantren di madrasah tsanawiyyah (MTs) Al Furqon Sanden Bantul. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti dengan menggunakan lembar observasi dan pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Implementasi kebijakan sekolah berbasis pesantren di madrasah tsanawiyyah (MTs) Al Furqon Sanden Bantul adalah: pengorganisasian pelaksanaan kebijakan sekolah berbasis pesantren, kesiapan sekolah untuk melaksanakan sekolah berbasis pesantren, pelaksanaan kebijakan penyelenggaraan sekolah berbasis pesantren. (2) Faktor pendukung meliputi: perhatian Pemerintah, dukungan organisasi Nahdlatul Ulama yaitu badan otonom LP Maarif, dukungan Yayasan Al Furqon, kepercayaan komite sekolah, komunikasi antar warga sekolah, kekompakan pendidik dan tenaga kependidikan, komitmen pendidik dan tenaga kependidikan serta sarana prasarana yang ada. Sedangkan faktor penghambat meliputi: pemerintah diharapkan dapat mengetahui dan responsiif terhadap kebijakan sekolah berbasis pesantren dan memberikan ruang fokus dalam kurikuler yang menonjol, keadaan sarana dan prasarana yang kurang merata khususnya sarana prasarana untuk ruangan laboratorium.Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Sekolah Berbasis Pesantren, MTs Al Furqon SandenAbstractThis study aims to describe: 1) Implementation of pesantren-based school policies in madrasahtsanawiyyah (MTs) Al Furqon Sanden Bantul; 2) Supporting factors and obstacles in implementing school- based pesantren policy in madrasah tsanawiyyah (MTs) Al Furqon Sanden Bantul. This research is a type of qualitative research. The method used in this research is descriptive method. The subjects of this study were principals, teachers, and students. Data collection techniques used in the form of observation, interviews, and documentation. The main instrument of this research is researcher by using observation sheet and interview guide. Data analysis used is data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicate that: (1) Implementation of pesantren-based school policy in madrasah tsanawiyyah (MTs) Al Furqon Sanden Bantul is: organizing the implementation of school-based pesantren policy, school readiness to implement pesantren-based schools, implementation of school-based boarding school policy. (2) Supporting factors include: Government attention, Nahdlatul Ulama organization support, autonomous body of LP Maarif, support of Al Furqon Foundation, trust of school committee, communication among school people, compactness of educator and educational staff, commitment of educator and educational staff and existing infrastructure . While the inhibiting factors include: the government is expected to be able to know and be responsive to the pesantren-based school policy and to provide a focus room in the curricular that stands out, the condition of facilities and infrastructure that is not evenly distributed, especially infrastructure for laboratory space.Keywords: Policy Implementation, School Based Pesantren, MTs Al Furqon Sanden
PENGARUH PENDIDIKAN POLITIK TERHADAP PARTISIPASI POLITIK PEMILIH PEMULA PADA PEMILU 2019 DI SMA KECAMATAN BANTUL Sari, Novia Santiya
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 4 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v8i4.15875

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan politik terhadap partisipasi politik pemilih pemula pada Pemilu 2019 di SMA Kecamatan Bantul. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode survei. Tempat penelitian meliputi: SMA Negeri 1 Bantul, SMA Negeri 2 Bantul, SMA Negeri 3 Bantul, SMA Patria Bantul, SMA 17 Bantul, dan SMA Muhammadiyah Bantul. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII di SMA Kecamatan Bantul dengan jumlah 903 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling berjumlah 211 siswa yang ditentukan dengan berdasarkan tabel Issac dan Michael dengan taraf kesalahan 10% . Instrumen penelitian berupa angket yang diuji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data dilakukan dengan uji normalitas dan uji linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pendidikan politik dengan partisipasi politik pemilih pemula di SMA Kecamatan Bantul sebesar 60,3%.Kata Kunci: Partisipasi Politik, Pendidikan Politik, Pemilu 2019AbstractResearch the effect of political education on the political participation of beginner voters in the 2019 election in Bantul district Senior High School aims to determine the effect of political education on the political participation of beginner voters in the 2019 election in Bantul district Senior High School. This research is quantitative research using survey method. The place of research was conducted in Bantul Senior High School which included: 1 Bantul Senior High School, 2 Bantul Senior High School, 3 Bantul Senior High School, Patria Bantul Senior High School, 17 Bantul Senior High School, and Muhammadiyah Bantul Senior High School. The population of this study was all students of class 12th who were beginner voters in Bantul district senior high school with a total of 903 students. The sample of this study was the beginner voters who came from the 12th grade in the Bantul district senior high school amount 211 students which is determined based on the Issac and Michael tables with an error rate of 10%. The research instrument was in the form of a poll on the influence of political education on the political participation of beginner voters in the 2019 election in Bantul district senior high school which has been tested for validity and reliability. The data analysis technique is done by normality test and linearity test. The results showed that there was a significant influence between political education and the political participation of beginner voters in the Bantul district senior high school. The magnitude of the influence of political education on the political participation of beginner voters in the 2019 election in Bantul High School is strong was in the amount of 60.3%.Keywords: Political Participation, Political Education, 2019 Election
IMPLEMENTASI TRILOGI KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA DI SD TAMAN MUDA IBU PAWIYATAN TAMAN SISWA YOGYAKARTA Nugroho, Lilik
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i3.9247

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Implementasi Kepemimpinan PendidikanMenurut Ki Hadjar Dewantara Di SD Taman Muda Ibu Pawiyatan Taman Siswa Yogyakarta. Penelitianini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif kualitatif. Setting Penelitian di SD Taman Muda IbuPawiyatan Taman Siswa Yogyakarta. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dankajian dokumen. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Berdasarkan hasilpenelitian tentang Implementasi Kepemimpinan Pendidikan Menurut Ki Hadjar Dewantara Di SD TamanMuda Ibu Pawiyatan Taman Siswa Yogyakarta, di tarik kesimpulan: 1) Penerapan kepemimpinan KiHadjar Dewantara di SD Taman Muda Tamansiswa menerapkan sistem among sebagai sistem pendidikanyang didasarkan asas kemerdekaan dan kodrat alam yang selanjutnya dikembangkan menjadi lima asaspokok yang disebut Pancadarma Taman Siswa yang meliputi asas kemerdekaan/ kebebasan, asas kodratalam, asas kebudayaan, asas kebangsaan dan asas kemanusiaan. 2) Hambatan yang ditemui dalammenerapkan kepemimpinan Ki Hadjar Dewantara terdapat dua faktor yang diantaranya adalah faktorinternal atau faktor yang berasa dari dalam sekolah dan faktor eksternal atau faktor yang berasal dari luarsekolah. faktor yang bersal dari dalam sekolah meliputi sumber daya manusia dalam hal ini pendidik/ guru,sarana dan prasarana yang disediakan sekolah, dan kemampuan siswa itu sendiri. 3) Upaya sekolah untukmengatasai beberapa hambatan adalah dengan mengembangkan sumber daya manusia dalam hal inipendidik atau guru melalui pembinaan, diklat pendidikan, dan pemberian tugas tambahan bagi guru.Kata kunci: implementasi, trilogi kepemimpinan, pendidikan Ki Hadjar Dewantara
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL (KEBHINNEKAAN) DI SD MODEL KABUPATEN SLEMAN Widiya Astuti, Desi Ristiya
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 4, No 1 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v4i1.1353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan implementasi pendidikan multikultural dalam aspek pemahaman, interaksi dan strategi pembelajaran di SD Model Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan kajian dokumen. Keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber dan teknik. Analisis data menggunakan teknik analisis model interaktif Hubberman dan Milles yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Implementasi pendidikan multikultural dilihat dari aspek; (a) Pemahaman pendidikan multikultural sudah dimiliki kepala sekolah dan guru; (b) Interaksi yang terjadi sangat komunikatif antara kepala sekolah, guru, dan siswa; (c) Nilai-nilai pendidikan multikultural ditanamkan melalui kegiatan baik di dalam ksedelas maupun di luar kelas; (d) Strategi pembelajaran melalui pembiasaan rutin dan pembiasaan terprogram serta pengintegrasian ke dalam mata pelajaran, (2) Faktor pendukung meliputi sikap saling menghormati dan menghargai yang timbul dari dalam siswa, komunikasi yang baik, sarana dan prasarana, latar belakang budaya siswa yang beragam, sosialisasi, serta dukungan dari lembaga pemerintah. Faktor penghambat meliputi guru kesulitan mengintegrasikan nilai multikultural pada mata pelajaran tertentu, motivasi siswa masih kurang, kurangnya dukungan orang tua; (3) Solusi dalam mengatasi faktor penghambat yaitu diskusi dengan guru lainnya, pemberian teguran dan diberi solusi serta diadakan open house.Kata Kunci: implementasi, pendidikan multikultural 
STRATEGI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENINGKATAN MUTU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 SRANDAKAN Budiarta, Plendes Suluh
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 1 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v8i1.15842

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) Implementasi Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) strategi implementasi kebijakan peningkatan mutu, (2) kendala implementasi kebijakan peningkatan mutu, serta (3) solusi untuk mengatasi kendala implementasi kebijakan peningkatan mutu di SMP Negeri 1 Srandakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles and Hubberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan keabsahan data diuji dengan trianggulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. (1) Strategi implementasi kebijakan peningkatan mutu di SMP Negeri 1 Srandakan telah berjalan sesuai dengan tujuan pendiriannya. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator diantaranya yaitu standar dan tujuan kebijakan yang telah tercapai, sumber daya ada yang mendukung, komunikasi antara kepala sekolah dengan guru, karyawan, dan siswa berjalan dengan lancar, interorganisasi dan aktivitas pengukuhan berjalan dengan baik, karakteristik agen pelaksana yang mendukung, serta kondisi sosial, ekonomi, dan politik yang kondusif dan mendukung strategi implementasi kebijakan peningkatan mutu. (2) Kendala yang muncul dalam implementasi kebijakan peningkatan mutu yaitu: rendahnya pemahaman siswa terhadap pentingnya pendidikan, jumlah tenaga pendidik yang belum memadai, sarana prasarana pembelajaran belum memadai, dan keadaan ekonomi orang tua siswa tergolong dalam tingkat ekonomi menengah ke bawah. (3) Solusi untuk mengatasi kendala dalam implementasi kebijakan peningkatan mutu yaitu: memberi pendekatan agar siswa ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya, mencari guru pengganti sesuai mata pelajaran, pengadaan sarana prasarana melalui dana BOS, menyediakan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa tidak mampu.Kata kunci: implementasi, kebijakan pendidikan, mutu pendidikan, SMP Negeri 1 SrandakanAbstractThis study aims to describe (1) the strategy of implementing quality improvement policies, (2) constraints to implementing quality improvement policies, and (3) solutions to overcome the obstacles to implementing quality improvement policies in State Middle School 1 Srandakan. This type of research is descriptive using a descriptive qualitative approach. The research subjects were principals, vice principals, and teachers. Data collection is done by observation, interviews, and documentation. Data were analyzed using Miles and Hubberman's interactive analysis model, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. While the validity of the data is tested by triangulation of techniques and sources. The results of the study show the following. (1) The strategy for implementing quality improvement policies in SMP Negeri 1 Srandakan has been in accordance with the objectives of its establishment. This can be seen from several indicators including the standards and policy objectives that have been achieved, existing resources that support, communication between principals with teachers, employees, and students running smoothly, interorganization and confirmation activities go well, the characteristics of implementing agents that support, as well as conducive social, economic and political conditions and support strategies for implementing quality improvement policies. (2) Constraints that arise in the implementation of quality improvement policies are: low student understanding of the importance of education, inadequate number of educators, inadequate learning infrastructure facilities, and economic conditions of parents of students belonging to the middle to lower economic level. (3) Solution to overcome the obstacles in implementing quality improvement policies, namely: giving an approach so that students want to continue their education to the next level, looking for substitute teachers according to subjects, procurement of infrastructure through BOS funds, providing Smart Indonesia Program (PIP) for disadvantaged students.Keywords: implementation, education policy, quality of education, SMP Negeri 1 Srandakan
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDIDIKAN HOMESCHOOLING ANAK PELANGI YOGYAKARTA Wahyuningsih, Dwi
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 7 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i7.10300

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kebijakan pendidikan diHomeschooling Anak Pelangi serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakanpendidikan di Homeschooling Anak Pelangi antara lain kebijakan tentang pendidik, peserta didik,kurikulum, proses belajar mengajar dan tujuan pendidikan. Ada beberapa kebijakan yang dilaksanakanuntuk meningkatkan kualitas pendidikan homeschooling. Faktor pendukung kebijakan di HomeschoolingAnak Pelangi adalah SDM dan fasilitas memadai, partisipasi orangtua, teamwork dari pimpinan, divisi danguru, dan legalitas dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. Faktor penghambat kebijakan diHomeschooling Anak Pelangi Yogyakarta adalah alokasi waktu belajar mengajar yang kurang.Kata kunci: implementasi, kebijakan pendidikan, homeschooling

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 4 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 3 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 4 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 3 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 2 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 1 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 4 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 3 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 1 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 4 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 3 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 4 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 3 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 3 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 4 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 3 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 1 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 6 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 4 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 3 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 2 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 1 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 7 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 6 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 2 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 1 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 7 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 6 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 4 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 3 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 2 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 2 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 1 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan More Issue