cover
Contact Name
Ebni Sholikhah
Contact Email
ebnisholikhah@uny.ac.id
Phone
+6282220388720
Journal Mail Official
kebijakan_pendidikan@uny.ac.id
Editorial Address
Prodi Kebijakan Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta Jln Colombo No 1, Karangmalang Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 2746007X     DOI : https://doi.org/10.21831/sakp.v10i2
Spectrum Analisis Kebijakan Pendidikan is an open access, and peer-reviewed journal. This journal focuses on publishing articles on student research results for undergraduate, postgraduate, and doctoral students. This journal is published every three months. The theme of this journal covers the results of research in the field of education and education policy.
Articles 314 Documents
KEBIJAKAN SEKOLAH BUDAYA DI SD NEGERI 1 TRIRENGGO BANTUL Ramadhan, Rai Asmara
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v9i1.17034

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan latar belakang dan implementasi kebijakan sekolah budaya di SD Negeri 1 Trirenggo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Trirenggo pada bulan Maret sampai April. Subjek penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) latar belakang kebijakan sekolah budaya karena ingin melestarikan nilai budaya luhur dan kearifan lokal. Proses perumusan kebijakan sekolah budaya didominasi kepala sekolah dengan merumuskan tujuan dan perencanaan lalu disosialisasikan kepada guru, bersama-sama menyusun silabus dan RPP, dijabarkan programnya dan terlihat respon dari siswa; (2) implementasi kebijakan sekolah budaya yaitu adanya rapat, seminar, menunjuk koordinator program, guru paham mengintegrasikan RPP, program pengintegrasian, kegiatan sekolah dan pembiasaan. Faktor pendukung yaitu, guru, wali murid, pihak ketiga, fasilitas, dan kejelasan program. Sedangkan faktor penghambatnya seperti, SDM kurang terlatih, banyaknya kegiatan, ekonomi wali murid, dan lingkungan. Kata kunci: Kebijakan, Sekolah Budaya, Sekolah Dasar AbstractThis study aims to describe the background and implementation of cultural school policy in Public Elementary School 1 Trirenggo. The type of this research is qualitative descriptive. The research was conducted in 1 Trirenggo State Elementary School from March to April. The subject of this study is the Principal, teachers, and students. The results showed that: (1) the background of cultural school policy because they want to preserve noble cultural values and local wisdom. The formulation process of cultural school policy dominated by the Principal from formulating goals and planning then socialized to the teachers, together arranged syllabus and lesson plans, spelled out the program, and responses appear from students; (2) the implementation of cultural school policy is briefings, seminars and appoints a program coordinator, the teacher interprets lesson plan, integrative programs, school activities and habituation. Supporting factors such as teachers, parents, third parties support, facilities, and detailed program. While the inhibiting factors such as, human resources, to many activities, economic parents, and the environment. Keywords: Policy, Culture School, Elementary School.
PENGEMBANGAN KULTUR SEKOLAH DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 SLEMAN Lestari, Yasmi Puji
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i3.9252

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kultur sekolah yang ada di SMP Negeri 1 Sleman.Penelitian ini difokuskan untuk menggali dan menggambarkan tentang kultur fisik dan non fisik, serta nilai-nilaidan keyakinan yang di budayakan sehingga menjadi kultur sekolah di SMP Negeri 1 Sleman.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitianini meliputi pelaksana teknis kepala sekolah, 3 guru, 1 karyawan, dan 3 siswa dengan objek pengembangankultur sekolah. Setting penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Sleman. Teknik pengumpulan data yangdigunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Milesdan Hubberman, yakni dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi data.Triangulasi yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sekolah dalam mengembangkan kultur di SMP Negeri 1Sleman sebagai berikut. (1) Penanaman budaya bersih dengan dibentuknya regu piket, Jumat bersih sertatumitlangkung. (2) Penanaman budaya berprestasi dengan adanya sarapan pagi, classmeeting dan pemberianreward. (3) Penanaman budaya religius dengan sholat berjamaah, tadarus setiap hari Jumat dan pendalamaniman untuk siswa non muslim, serta pengajian rutin sekolah. (4) Penanaman budaya disiplin dengan pembuatantata tertib sekolah dan pemberian sanksi tegas bagi yang melanggar. (5) Penanaman budaya kerjasama siswadengan pembentukan kelompok pengerjaan tugas, dan outbound. (6) Penanaman budaya sopan santun denganpenerapan senyum, salam, sapa, sopan, santun dan salaman pagi di pintu masuk sekolah. (7) Penanaman budayatanggung jawab pembentukan kelompok kerja siswa dan pembagian wilayah sekolah yang sedang dalam upayarealisasi. (8) Menanamkan minat membaca dengan wajib baca selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai.Kata kunci: Kultur Sekolah, Pengembangan Kultur Sekolah, Penanaman Budaya
PERAN EDUKATIF ORANGTUA DALAM KEBERHASILAN PENDIDIDKAN ANAK Trisnawati, Dwi
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 4, No 1 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v4i1.1359

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan  peran  edukatif  orangtua  dalam keberhasilan  pendidikan  anak  dan  untuk  mendeskripsikan  faktor  pendukung  serta penghambat orangtua dalam melakukan peran edukatif untuk meningkatkan keberhasilan pendidikan anak.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan  di  SD  Muhammadiyah  Demangan.  Subjek  penelitian  ini  adalah  orangtua yang ditentukan dengan teknik purposive. Informan penelitian ini adalah 5 guru kelas, 5 orangtua anak berprestasi dan 5 orangtua anak kurang berprestasi. Teknik pengumpulan data  dengan  wawancara  mendalam  dan  dokumentasi.  Pengabsahan  data  penelitian  ini menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu data collection, data reduction, data display dan conclusion drawing/ verifying.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Keberhasilan pendidikan anak di SD Muhammadiyah  Demangan  dicirikan  dengan  prestasi,  menjadi  juara  kelas,  mengikuti lomba  olimpiade  dan  berkarakter  baik;  2)  Peran  edukatif  orangtua  dalam  keberhasilan pendidikan anak, yaitu memberi contoh dan menyuruh mencontoh, membiasakan belajar, memberi penjelasan, memberi dorongan, menyuruh  dan melarang,  mengajak berdiskusi, memberi bimbingan dan penyuluhan, mengajak anak untuk berbuat, memberi kesempatan mencoba,  menciptakan  situasi  yang  baik,  mengadakan  pengawasan  dan  pengecekan, menerapkan  pendidikan  karakter,  serta  menerapkan  model  pola  asuh  demokratis;  3) Faktor pendukung dan penghambat keberhasilan anak dapat dilihat dari keadaan jasmani dan  psikologis.  Anak  yang  berhasil  cenderung  tidak  memiliki  hambatan  karena  jasmani dan  psikologisnya  baik,  sedangkan  anak  yang  belum  berhasil  memiliki  hambatan psikologis,  yaitu  masih  ada  rasa  malas,  kurang  termotivasi,  kurang  disiplin  dan  kurang percaya diri; 4) Faktor pendukung dan penghambat orangtua dalam melaksanakan peran edukatif  untuk  keberhasilan  pendidikan  anak  yaitu:  (a)  Faktor  pendukung:  orangtua memiliki  pendidikan  baik,  memiliki  pekerjaan  atau  penghasilan  baik,    memiliki  waktu untuk  mendampingi  dan  membimbing  anak  belajar,  serta  orangtua  semakin  mudah mengakses  informasi  dan  komunikasi;  (b)  Faktor  penghambat:  orangtua  memiliki pendidikan  rendah,  adanya  lingkungan  dan  media  massa  yang  kurang  bersahabat, kurangnya waktu luang untuk mendampingi dan membimbing anak secara langsung. Kata Kunci peran edukatif orangtua, keberhasilan pendidikan anak
PENDIDIKAN KEDISIPLINAN BAGI SANTRI DI ASRAMA Rahmawati, Fiera Laela
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v8i2.15847

Abstract

AbstrakPenelitian ini mendeskripsikan tentang pendidikan kedisiplinan santri di Asrama MTs Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta, faktor pendukung dan penghambat serta strategi asrama untuk mengatasi faktor penghambat. Pendekatan penelitian yang digunakan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pamong asrama, musyrifah atau guru pendamping asrama, dan santri MTs Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan pendidikan kedisiplinan dilakukan melalui implementasi kegiatan-kegiatan dan tata tertib yang berlaku di asrama seperti: jam asrama, jam belajar, tata cara berbusana, dan lain sebagainya. Kemudian, pelaksanaan pendidikan kedisiplinan di asrama dilaksanakan dengan adaptasi dan pembiasan. (2) Faktor pendukung meliputi pemberian wewenang secara penuh oleh pihak madrasah kepada pamong dan musyrifah untuk mengelola asrama secara penuh dan konsistensi. Faktor penghambat seperti kurangnya sumber daya manusia dan masih terdapat sebagian santri yang belum disiplin. (3) Upaya yang dilakukan oleh pihak asrama sebagai strategi yaitu penambahan sumber daya dan melakukan pendekatan secara persuasif pada santri.Kata kunci: kedisiplinan, asramaAbstractThis research described about disciplinary education for student in Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta Islamic Junior Boarding School, supporting and inhibiting factors and strategies to overcome inhibiting factors. This research uses qualitative approach with descriptive method. The subjects of this study were boarding school teacher and students of Muallimaat Muhammadiyah Yogyakarta Islamic Junior Boarding School. Technic data collection used is observation, interview and documentation. Data analysis is done by data reduction, data presentation and conclusion. Test data validity using source triangulation ang engineering triangulation.The results showed that: (1) The implementation of disciplinary education is carried out through the implementation of activities and rules that apply in the boarding school such as: boarding hours, study hours, dress procedures, and so forth. Then, the implementation of disciplinary education in the boarding school was carried out with adaptation and refraction. (2) Supporting factors are full authority of administrator manage by pamong and musyrifah and consistency. Then, the inhibiting factors are lack of human resources and there are students have not being discipline. (3) The efforts made by administrator as a strategy are adding resources and making persuasive approaches to students.Keywords: disciplinary, boarding school
KULTUR AKADEMIK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS TARUNA NUSANTARA MAGELANG Maulina, Izna
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i8.10308

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kultur akademik di Sekolah Menengah Atas(SMA) Taruna Nusantara Magelang, serta faktor pendukung dan penghambat kultur akademik di SMATaruna Nusantara Magelang.Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian empat orang guru,empat siswa kelas X, XI, dan XII, petugas perpustakaan, petugas laboratorium, dan guru tamu di SMATaruna Nusantara Magelang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dankajian dokumen. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan member check.Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi, menyajikan data, dan membuat kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. (1) Kultur akademik di SMA Taruna NusantaraMagelang menunjukkan kultur yang positif dengan banyaknya prestasi akademik dan non akademik yangtelah dicapai; (2) SMA Taruna Nusantara Magelang sudah melakukan kegiatan pendukung seperti pidato,diskusi panel, belajar mandiri, remedial teaching, spesial treatment, demi mewujudkan siswa yang kritisdan kreatif; (3) Program-program untuk meningkatkan prestasi siswa dilaksanakan dan dimonitoringdengan baik, seperti belajar mandiri, kode kehormatan, spesial treatment, remidial teaching, kurikulumkhusus,program karantina dan penghargaan; (4) SMA Taruna Nusantara Magelang mengalami hambatanterkait rasio guru dan murid yang tidak seimbang yaitu 1: 42, dimana rasio ideal guru dengan murid untukjenjang SMA adalah 1:15; (5) Faktor penghambat kultur akademik di SMA Taruna Nusantara Magelangadalah keragaman latar belakang siswa, dimana tidak semua siswa memiliki latar belakang kebiasaan ataubudaya disiplin dan kerja keras di keluarganya, sehingga butuh penyesuaian diri di SMA Taruna NusantaraMagelang yang penuh dengan tuntutan.Kata kunci :kultur akademik, budaya akademik, SMA Taruna Nusantara
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KELAS CERDAS ISTIMEWA DI SMA N 1 WONOGIRI Wulandini, Anggi
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 5, No 4 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v5i4.5243

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan kebijakan kelas Cerdas Istimewa di SMA N 1 Wonogiri, dalam hal dasar perumusan kebijakan dan penerapan yang ada di SMA N 1 Wonogiri. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Kepala Sekolah/ Wakil Kepala Sekolah, guru kelas CI, siswa kelas CI yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan teori Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dengan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian sebagai berikut: 1)Kebijakan kelas CI dirumuskan oleh Kepala Sekolah dibantu oleh tim guru. 2) Seleksi peserta didik melalui seleksi nilai Ujian Nasional dan seleksi tertulis mata pelajaran Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi. 3) Guru yang mengajar di kelas CI ditentukan oleh Kepala Sekolah. 4) Kurikulum dikembangkan oleh masing-masing guru mata pelajaran kelas CI. 5) Program/ kegiatan yang diberikan untuk kelas CI sama dengan kelas Reguler. 6) Fasilitas belajar antara siswa kelas CI dengan Reguler sama. Di sini terlihat bahwa kelas CI di SMA N 1 Wonogiri belum mengacu pada pedoman kelas CI sebagaimana diatur dalam UU Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 pasal 5 ayat 4, Permendiknas Nomor 34 tahun 2006 tentang Pembinaan Prestasi Peserta Didik yang Memiliki Potensi Kecerdasan dan/ atau Bakat Istimewa, Permendiknas Nomor 70 tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusi bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Potensi Kecerdasan dan/ atau Bakat Istimewa. Panduan Direktorat Pembina Pendidikan Luar Biasa (PLB), dan teori para ahli.Kata Kunci: implementasi kebijakan, kelas cerdas istimewa, dan SMA N 1  Wonogiri
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KELAS OLAHRAGA DI SMP NEGERI 1 NGAWEN Wijayanti, Melly Permatabella
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v7i5.13149

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kebijakan kelas olahraga di SMP Negeri 1 Ngawen. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, pelatih, dan siswa kelas olahraga. Data penelitian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua pelaku kebijakan ini mengetahui standar yang mengacu pada dasar hukum kebijakan kelas olahraga. Tujuan kelas olahraga mengacu pada visi sekolah yaitu unggul di bidang olahraga. Pemenuhan sumber daya pada kebijakan ini kurang maksimal karena masih kekurangan pelatih dan kurangnya sumber pendanaan. Komunikasi antar pelaku kebijakan kelas olahraga berjalan dengan baik dengan adanya rapat koordinasi dan grup whats app. Karakteristik kebijakan kelas olahraga ditanamkan dengan adanya slogan yang berbunyi “Playuku Banter, Sekolahku Pinter, Tumindakku Bener”. Kondisi sosial siswa kelas olahraga ditentukan oleh lingkungan sekitar yang membangun motivasi siswa. Dan sekolah tidak memberatkan masalah ekonomi kepada siswa.Kata kunci : Implementasi kebijakan kelas olahraga, siswa kelas olahraga di SMP Negeri 1 Ngawen.AbstractThis study aims to describe the implementation of a policy of sports class in Junior Public School 1 Ngawen. This qualitative descriptive study using the method of interviewing, observation, and documentation. The subject of research is the principal, coach, and sports class students. Research data were analyzed using models, Miles and Huberman. Test the validity of the data using triangular sources. The results showed that not all perpetrators of these policies knowing the standards refer to the legal basis for the policy class exercise. The goal of class exercise refers to the vision of the school that is superior in the field of sport. The fulfillment of this policy resource on insufficient because it still lacks a coach and lack of funding sources. Communication between the perpetrator of the policy class exercise went well with the meeting of the coordination group and whats app. Characteristics of sports class policy is implanted with a slogan that reads Playuku Banter, Sekolahku Pinter, Tumindakku Bener. Social conditions of students of sports class is determined by the environment around which establishing the motivation of students. And the school did not burden the economic problems to students.Keywords: Policy implementation exercise classes, sports classes in Junior Public School 1 Ngawen
KEBIJAKAN SEKOLAH DALAM MENANGANI KEKERASAN SISWA DI SMA NEGERI 1 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA Wati, Endri Wahyu Setiyo
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v9i2.17050

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui dan mengidentifikasi kebijakan sekolah dalam menangani kekerasan siswa di sekolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dengan pengamatan, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teori Miles and Hubberman. Sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) program sekolah dalam menangani kekerasan siswa di sekolah seperti pengawalan dan pengontrolan kegiatan kesiswaan, literasi keagamaan, optimalisasi peran Bimbingan Konseling, dan penegakan tata tertib. (2) pelaksanaan program sekolah dalam menangani kekerasan siswa di sekolah yaitu merujuk pada aspek komunikasi, sumber daya, sarana dan prasarana, alokasi waktu, sturktur birokrasi, dan sikap pelaksana. (3) faktor pendukung; kerjasama warga sekolah, peran personil pelaksana, dan sistem organisasi yang berjalan dengan baik. Faktor penghambatnya adalah cara pandang orangtua terhadap karakter anaknya. Sedangkan cara mengatasi faktor penghambat tersebut adalah memberikan forum komunikasi antara pihak terkait dengan memberikan bukti-bukti valid dari sekolah. Kata Kunci : kebijakan sekolah, kekerasan siswa di sekolahAbstractThe goals of the research are to know and identify policy education that be used to handle students violences at school. The method of this research used approximation qualitative with descriptive reseacrh. Data is colleted by observation, interview and documentations. The analysis of data used Miles and Hubberman theory. The other component is validation of the data. It used triangulation of technique and resources. The outputs of this reaseacrh are (1) School program to handle students violences at school. (2) The implementation of school programs is to handle students violences at SMA Negeri 1 Depok Sleman Yogyakarta based on communication aspect, resources, medium and infrastructure, time allocation, structure of bureaucracy, and demeanor of implementer. (3) The supporting element of this program is collaboration of all components of school, the influences of executors, and the system organization. Blocked factor is point of view of the student’s parents about characteristic of their children. The way to solve it is give discussion and communication forum with valid evidences from school. Keywords: School policy, students violence
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SEKOLAH DASAR RUJUKAN DI SD NEGERI I BANTUL Ekawati, Yuni
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v6i5.10095

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implemetasi Kebijakan Sekolah Dasar Rujukan di SDN IBantul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif. Setting Penelitiandilakukan di SDN I Bantul. Subjek Penelitian ini adalah Ka.Bid. Sekolah Dasar Disdikpora, Kepala SekolahSDN I Bantul, lima Pendidik, dua Tim Pengembang Kurikulum dan dua Tim Ekstrakurikuler. TeknikPengumpulan data menggunakan wawancara, pengamatan, dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan datamenggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian sebagi berikut: Implementasi KebijakanSekolah Dasar Rujukan dengan tiga program yaitu program peningkatan mutu pendidikan, sarpras, sertakapasitas guru dan kepala sekolah. Tujuan implementasi kebijakan sekolah dasar rujukan yaitu untukmendiseminasikan hasil kinerja terbaik sekolah. Pendiseminasian hasil kinerja terbaik sekolah ke sekolahlain dalam Implementasi Kebijakan Sekolah Dasar Rujukan di SD Negeri I Bantul yaitu dengan diadakannyadiklat dan mengundang perwakilan guru di Tingkat Gugus I Kecamatan Bantul, meminjamkan file yangmendukung peningkatan mutu pendidikan disekolah serta guru SD Negeri I Bantul menjadi narasumber diKurikulum 2013. Faktor Pendukung dan Penghambatnya yaitu adanya sumber daya, jumlah kelas sesuaidengan animo siswa, serta penghambatnya kurang maksimal lahan sekolah untuk pembelajaran olahraga danfasilitas yang diberikan untuk meningkatkan profesionalisme guru yang merangkap sebagai guruekstrakurikuler.Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Kebijakan Sekolah Dasar Rujukan.
KEBIJAKAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP AL-HIKMAH KARANGMOJO GUNUNGKIDUL Wulandari, Desy Dwi
Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 4, No 2 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/sakp.v4i2.1433

Abstract

Penelitian ini untuk mendeskripsikan kebijakan pendidikan karakter di SMP Al-Hikmah serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui  observasi,  wawancara,  dan  kajian  dokumen.  Subjek  penelitian  adalah  kepala  sekolah,  guru, karyawan,  dan  siswa.  Analisis  data  penelitian  yaitu  reduksi  data,  penyajian  data,  dan  penarikan kesimpulan.  Uji  keabsahan  data  dengan  triangulasi  teknik  yaitu  hasil  penelitian  dicek  dengan  observasi dan kajian dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kebijakan pendidikan karakter dicetuskan untuk  membentuk  perilaku  siswa  yang  memiliki  karakter  yang  baik.  (2)  Program  pendidikan  karakter yaitu program intrakurikuler dan ektrakurikuler. Pendidik dalam pendidikan karakter adalah diri sendiri, orang  tua,  guru,  kepala  sekolah,  karyawan,  teman,  lingkungan  masyarakat,  dan  media  massa.  Strategi pendidikan  karakter  melalui  integrasi  pembelajaran  di  sekolah  dan  pelajaran  pesantren.  Metode pendidikan  karakter  yaitu  inkulkasi  (penanaman)  nilai,  keteladanan,  fasilitasi,  dan  pengembangan ketrampilan.  Evaluasi  dilakukan  pada  rapat-rapat  sekolah.  (3)  Faktor  pendukung  kebijakan  adalah kemauan siswa, integrasi pendidikan di sekolah dan pesantren. Faktor penghambat yaitu input siswa yang berasal  dari  berbagai  daerah,  sarana  dan  prasarana,  dana,  konsistensi  guru  dalam  mengajar,  pengaruh lingkungan, serta inovasi kurikulum di pesantren.Kata kunci: Kebijakan, Pendidikan Karakter

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 1 (2026): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 4 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 3 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 2 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 14, No 1 (2025): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 4 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 3 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 2 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 13, No 1 (2024): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 4 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 3 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 2 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 12, No 1 (2023): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 4 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 3 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 11, No 1 (2022): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 4 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 3 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 2 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 10, No 1 (2021): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 3 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 2 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 9, No 1 (2020): Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan Vol 8, No 4 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 3 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 2 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 8, No 1 (2019): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 6 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 5 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 4 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 3 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 2 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 7, No 1 (2018): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 8 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 7 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 6 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 5 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 4 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 3 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 2 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 6, No 1 (2017): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 7 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 6 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 5 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 4 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 3 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 2 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 5, No 1 (2016): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 2 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan Vol 4, No 1 (2015): spektrum analisis kebijakan pendidikan More Issue