cover
Contact Name
Marselin Jamlaay
Contact Email
marselin90@gmail.com
Phone
+6285243068955
Journal Mail Official
marselin90@gmail.com
Editorial Address
JL. Kesehatan
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer)
ISSN : 27749428     EISSN : 27978907     DOI : -
Lingkup naskah Jurnal ELKO mencakup bidang ilmu: 1. Sistem Tenaga Listrik 2. Elektronika 3. Instrumentasi dan Kontrol 4. Energi Baru dan Terbarukan 5. Multimedia 6. Signal & Image Processing 7. Big Data 8. Artificial Inteligence.
Articles 56 Documents
Rancang Bangun Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Surya Solar Home Sistem Sebagai Media Pembelajaran Lory Marcus Parera; Ir. Hamles L Latupeirissa; Gloria Angela Ririhena
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v5i1.87

Abstract

Abstrak - Matahari merupakan sumber energi yang ramah lingkungan tersedia dalam jumlah besar dan tidak bersifat polutif memiliki manfaat besar sebagai salah satu sumber penyedia energi listrik. Pemanfaatan enegri matahari dilakukan dengan ketersediaan modul surya yang dapat mengkonversi listrik DC. Solar Home Sistem (SHS) adalah sistem pembangkit listik tenaga surya yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan listrik berskala kecil atau keperluan lainnya. Ketersediaan modul praktikum untuk sarana pembelajaran sangat bermanfaat seiring dengan peningkatan mutu pembelajaran dibidang energi baru terbarukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang sebuah PLTS system SHS yang dapat digunakan sebagai modul pembelajaran terapan. Rancangan prototipe yang dilakukan di Lab Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ambon. Metode yang digunakan antara lain pengumpulan literatur, perancangan rangkaian, rancangan bangun prototipe PLTS SHS, pembuatan modul praktikum dan pengujian hasil rancangan. Modul surya 20Wp mengisi baterai 12/4 Ah. Modul praktikum ini dapat mendukung metode pembelajaran dengan terdapat 3 jenis pengujian modul antara lain modul karakteristik modul surya meliputi arus, tegagan, hasil pengisian baterai. Kata kunci: modul praktikum, PLTS off grid, solar home system
Rancang Bangun Alat Pengering Ikan Teri Tipe Rak Susun Menggunakan Elemen Pemanas dan Thermokopel Ari Permana L; Soleman Sesa; Hendrik K Tupan
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v5i1.119

Abstract

Proses pengeringan ikan alami mempunyai kendala di antaranya pengeringan lama, memerlukan tempat luas, gangguan lalat apalagi pada musim hujan yang membuat terkendala dalam proses pengeringan. diantaranya pengeringan dengan sinar matahari atau biasa disebut pengeringan secara tradisional dilakukan dengan menjemur ikan sampai ± 3 hari jika cuaca cerah dan membalik ikan 4-5 kali agar pengeringan merata. Menggunakan pengering dengan elemen pemanas  pada bagian belakang alat pengering ikan sistem oven, sehingga pengeringan ikan dapat berjalan dengan baik. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan penelitian ini adalah Riset and Development (riset dan pengembangan) yaitu suatu metode yang dipakai untuk mengembangkan model alat.  Pengujian hari pertama dengan interval waktu 5 menit di mulai waktu 0 menit sampai 65 Menit, Temperatur suhu naik mulai dari 29,7 sampai 65,1 ᵒC (derajat celcius). Tegangan fluktuatis dari 210 V sampai 214 V, Arus Konstan berada pada 1,55 A, Daya naik mulai dari 322 watt sampai 332 watt, Konsumsi Energi Naik mulai dari 1028 sampai 1578, Kondisi ikan basah berangsur angsur mulai mongering. Pengujian hari kedua dengan interval waktu 5 menit di mulai waktu 0 menit sampai 60 Menit, Temperatur suhu naik mulai dari 29,8 sampai 46,5 ᵒC (derajat celcius). Tegangan fluktuatis dari 214 V sampai 212 V, Arus Konstan berada pada 1,56 A, Daya naik fluktuatif dari 335 watt sampai 330 watt, Konsumsi Energi Naik mulai dari 1610 sampai 2468, Kondisi ikan mulai kering berangsur-angsur mengering.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS JEMAAT GPM REHOBOTH BERBASIS WEB Eka Adhitya Dharmawan; Sri Widyanti Ginting; Reynold P.J.V. Nikijuluw
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v4i2.106

Abstract

Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) REHOBOTH, yang merupakan Jemaat terbesar pada Klasis GPM Pulau Ambon yang tersebar mulai dari pesisir pantai sampai pada dataran tinggi dan pegunungan. Dalam melakukan pelayanan dalam ruang lingkup Jemaat pemetaan sangat di perlukan karena lokasi yang berada di lingkungan padat penduduk sehingga mempersulit dalam menemukan lokasi dan batasan batasan dari tiap sektor pelayanan dari tiap komplek perumahan. Sehingga dibutuhkan suatu system pemetaan yang lebih baik dalam membantu menjalankan proses pelayanan dalam Jemaat tersebut. Kesulitan penyebaran informasi secara cepat dan akurat mendorong penulis merancangbangun system informasi geografis pemetaan Jemaat GPM Rehoboth berbasis web. Penelitan ini menggunakan pengembangan rekayasa perangkat lunak dengan menggunakan menerapkan metode System Development Life Cycle (SDLC). SDLC juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap: rencana, analisis, desain, implementasi, uji coba dan pengelolaan. Perancangan desain tampilan yang User friendly pada Web. Tampilan peta Jemaat berisi polygon utama peta Jemaat GPM REHOBOTH yang dapat di akses Sistem Informasi geogrefis Jemaat GPM Rehoboth dapat mempermudah operator dalam mengakses dan merubah Data Jemaat dengan mudah dan fleksibel di mana saja dan kapan saja. Aplikasi ini juga dapat membantu masyarakat dalam mempermudah informasi tentang pemetaan pelayanan dalam Jemaat.
Analisa Kualitas Daya Listrik Pembangkit Listrik Tenaga Surya Lory Marcus Parera; Marselin Jamlaay; Alven Fidel Lokollo
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v5i1.93

Abstract

PLTS memiliki permasalahan pada kualitas daya listrik yang dihasilkan pada proses switch pada inverter atau beban - beban non-linear. Kualitas daya listrik merupakan aspek yang penting dari sistem tenaga listrik. Peninjauan dan pengukuran kualitas daya listrik pada PLTS di Laboratorium Mini-grid Pungao Pattimura untuk mengetahui kualitas daya yang dihasilkan PLTS.Penelitian dilakukan dengan Metode Kuantitatif dengan cara direct observation. Penelitian ini dilakukan pengambilan data tegangan, arus dan daya yang dihasilkan PLTS terhadap beban – beban. Pengukuran dilakukan pada 3,4,dan 7 agustus 2023 dengan jangka waktu 6 jam pada pukul 09.00WIT hingga 15.00WIT. Hasil pengukuran pada hari ke -1 hingga ke-3 menemukan gangguan distorsi gelombang arus dan tingginya THD I khususnya pada orde ganjil harmonisa yang memiliki nilai maksimal 3 hari pengukuranan sebesar 107% melebihi standar SPLN yang ditetapkan serta adanya tegangan pada aliran netral instalasi. Mendapat permasalahan harmonisa pada PLTS maka diberiikan rekomendasi pemasangan filter pasif dengan perhitungan secara matematis untuk mengeliminasi harmonisa dan memperbaiki faktor daya dengan menggunakan data hari ke-2, dengan hasil perhitungan didapat perbaikan faktor daya dari 0.5 menjadi 0.85 . Diperlukan pemasangan filter pasif untuk memperbaiki faktor daya dan mengeliminasi harmonisa khusunya pada orde 3 dan 5 serta dilakukan pengecekan isolasi dan peralatan listrik.
PERBANDINGAN NILAI TAHANAN PENTANAHAN MENGGUNAKAN ELEKTRODA BATANG PADA MEDIA TANAH RAWA, PASIR, DAN LIAT DI AREA KOTA AMBON Johanis Tupalessy
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v5i1.122

Abstract

Nilai tahanan pentanahan merupakan tolak ukur baik atau tidaknya suatu sistem pentanahan yang terpasang. Nilai tahanan pentanahan sangat dipengaruhi oleh jenis tanah dan kedalaman tanam elektroda pembumian. Oleh karena itu dilakukan pengukuran yang bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai tahanan pentanahan pada tanah dengan kondisi jenis tanah yang berbeda. Pengukuran dilakukan dengan variasi kedalaman tanam elektroda 20 cm – 100 cm pada kondisi jenis tanah rawa, pasir, dan liat. Hasil penelitian menunjukan pengaruh jenis tanah terhadap nilai tahanan pentanahan dimana pada ketiga kondisi jenis tanah didapatkan nilai yang berbeda- beda. Selanjutnya terjadi penurunan nilai tahanan pentanahan setiap kenaikan dari kedalaman jarak tanam elektroda. Dan pengaruh jumlah elektroda, dimana pada hasil dengan menggunakan dua batang elektroda dengan sistem paralel, didapatkan hasil nilai tahanan pentanahan yang dua kali lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan elektroda tunggal.
Power loss analysis on the Tantui Atas distribution network using ETAP Marceau Armstrong Fillex Haurissa; Farrel Aqshal Alfarizi Naca
Jurnal ELKO (Elektrikal dan Komputer) Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54463/je.v4i2.109

Abstract

The process of distributing electricity from power plants to consumers always experiences loss of energy or power losses. Power losses are unavoidable in the distribution network system and if it exceeds the percentage it will harm the distribution network system manager in terms of power or energy distribution. There are two types of shrinkage in the electric power system, namely technical and non-technical shrinkage. Technical depreciation is depreciation that occurs as a result of impedance on generation equipment and distribution equipment in transmission and distribution so that there is lost power. This research is Survey Research, where no changes are made or there is no special treatment of the variables studied. The types of data needed to analyze this calculation are: SLD data, transformer capacity, transformer load, channel length data, conductor type and capacity. The variable used in analyzing the results of this study is the power losses in the Upper Tantui penyulang. Based on the simulation results and also the analysis of the power losses on the Upper Tantui repeater, it can be concluded that the value of power losses during WBP conditions is still in normal conditions, which is below the SPLN standard of 5%, while in the installed load conditions the value of power losses has exceeded the normal limit according to SPLN standards, which is above 5%, where in the installed load conditions the value of power losses has reached 5.48%.